cover
Contact Name
Elazhari
Contact Email
datab2411@gmail.com
Phone
+6281219737675
Journal Mail Official
lemkomindo.jlas@gmail.com
Editorial Address
Jl.Balai Desa, Gg. Arseto, Kel. T.Deli, Kec. Medan Amplas-Medan-Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Liaison Academia and Society
ISSN : 27980871     EISSN : 27980871     DOI : https://doi.org/10.58939/j-las
Core Subject :
Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung terhadap kontennya, berdasarkan prinsip bahwa penyediaan hasil penelitian bagi publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "vol 6 no 3: september 2026" : 11 Documents clear
Edukasi Keamanan Penggunaan Skincare untuk Mencegah Kontaminasi Bakteri dan Jamur pada Siswa SMAS Methodist 8 Medan Fridelly Mairani; Cut Masyitah Thaib; Syukur Berkat Waruwu
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1495

Abstract

Penggunaan produk skincare di kalangan remaja semakin meningkat sebagai bagian dari perawatan kulit sehari-hari. Namun, tingginya penggunaan skincare belum selalu diikuti dengan pengetahuan yang memadai mengenai penggunaan, penyimpanan, kebersihan, serta risiko kontaminasi bakteri dan jamur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMAS Methodist 8 Medan mengenai keamanan penggunaan skincare sebagai upaya mencegah kontaminasi mikroorganisme dan gangguan kesehatan kulit. Kegiatan dilaksanakan pada 29 Mei 2026 dengan sasaran siswa/i SMAS Methodist 8 Medan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, edukasi, demonstrasi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup faktor penyebab kontaminasi bakteri dan jamur, dampak penggunaan produk yang terkontaminasi, cara memilih produk yang aman, pentingnya memperhatikan masa kedaluwarsa, serta teknik penggunaan dan penyimpanan skincare yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan peserta mengikuti kegiatan secara antusias. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai keamanan penggunaan skincare, khususnya dalam mengenali faktor penyebab kontaminasi, produk yang tidak layak digunakan, serta penerapan penggunaan dan penyimpanan skincare secara higienis. Peserta juga menunjukkan pemahaman mengenai pentingnya mencuci tangan sebelum menggunakan skincare, tidak berbagi produk dengan orang lain, memperhatikan tanggal kedaluwarsa, dan menyimpan produk sesuai petunjuk. Kegiatan ini dinilai berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sehingga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan kulit dan meminimalkan risiko kontaminasi bakteri dan jamur.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Nilai Dalam Pembentukan Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa di SMP Islam Plus Al-Ikhlas Taqwa Medan Febrian Adan Sakuroh; Abdul Mujib; Samsul Bahri; Muhammad Faisal Husna
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis nilai dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila terhadap peningkatan sikap toleransi siswa kelas VIII di SMP Islam Plus Al-Ikhlas Taqwa Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya sikap toleransi sebagian siswa, yang terlihat dari kurangnya penghargaan terhadap perbedaan pendapat dan rendahnya empati sosial dalam interaksi sehari-hari di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 16 siswa, yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Instrumen yang digunakan berupa angket sikap toleransi berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata sikap toleransi siswa meningkat dari 59,56 pada saat pretest menjadi 85,44 pada saat posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,64 yang termasuk kategori sedang. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 kurang dari 0,05, yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari penerapan model Problem Based Learning berbasis nilai terhadap peningkatan sikap toleransi siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran Pendidikan Pancasila yang efektif dalam membentuk karakter toleransi siswa di sekolah.
Edukasi Pencegahan Bullying Melalui Game dan Yel-Yel Interaktif pada Siswa MTs Nurul Huda Tempilang Sisi Pitriyana; Wafebri Wafebri; Della Amelya; Ummu Rosiyah; Yuliansyah Yuliansyah
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1561

Abstract

Bullying masih jadi salah satu masalah yang sering terjadi di sekolah dan bisa memengaruhi kenyamanan serta hubungan antar siswa. Kurangnya pemahaman tentang berbagai bentuk bullying membuat beberapa tindakan, seperti mengejek, memberi nama julukan yang tidak menyenangkan, mengucilkan, atau melakukan kekerasan fisik, seringkali masih dianggap sebagai lelucon. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada para siswa tentang cara mencegah bullying dengan pendekatan yang lebih menarik dan menghibur. Kegiatan tersebut diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di MTs Nurul Huda Tempilang pada tanggal 11 Agustus 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh 130 siswa dan siswi dari enam kelas, yaitu kelas VII, VIII, dan IX. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi tentang arti, jenis dampak, dan cara mencegah bullying, kemudian dilanjutkan dengan permainan "Bullying atau Tidak?". "Stop dan Jawab", tayangan video pendidikan, refleksi bersama, dan yel-yel anti-bullying. Informasi tentang pelaksanaan kegiatan didapat dari pengamatan saat kegiatan berlangsung, keterlibatan siswa, serta dokumentasi yang telah dilakukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa mengikuti serangkaian sosialisasi dengan antusiasme yang cukup tinggi, terutama pada sesi bermain dan bernyanyi bersama. Dengan bermain permainan yang interaktif, siswa bisa memahami contoh tindakan bullying dan berani memberikan jawabannya. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa metode interaktif bisa membuat suasana belajar menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Secara keseluruhan, sosialisasi ini diharapkan bisa membuat siswa lebih paham tentang bullying dan mendorong mereka untuk saling menghormati serta berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Kegiatan seperti itu bisa dilakukan terus-menerus dengan evaluasi yang lebih rapi agar bisa tahu perubahan pemahaman siswa setelah mereka mengikuti pelajaran.
Analisis Tingkat Kebangkrutan Pada PT FKS Food Sejahtera Tbk Periode 2021-2025 Athaayaa Rifaa Bennetito; Rani Kurniasari
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1562

Abstract

Kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19 menyebabkan tekanan terhadap kinerja keuangan perusahaan, termasuk sektor Food and Beverages, sehingga perusahaan perlu menjaga efisiensi aset, likuiditas, dan profitabilitas agar terhindar dari financial distress yang dapat berujung pada kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prediksi kebangkrutan pada PT FKS Food Sejahtera Tbk periode 2021-2025, mengetahui faktor-faktor penyebab perbedaan hasil antar model, serta menentukan model yang paling relevan digunakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif non statistik dengan menganalisis data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT FKS Food Sejahtera Tbk 2021-2025 yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia, menggunakan empat model prediksi kebangkrutan, yaitu Altman Z-Score, Springate, Zmijewski, dan Grover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Altman Z-Score menghasilkan rata-rata sebesar 0,049 dan model Springate sebesar 0,448, keduanya berada pada kategori bangkrut. Sementara itu, model Zmijewski menghasilkan rata-rata -1,508 yang dikategorikan sehat, dan model Grover menghasilkan rata-rata 0,036 yang juga dikategorikan sehat. Perbedaan hasil antar model terutama dipengaruhi oleh besarnya bobot akumulasi retained earnings pada Altman dan Springate, sedangkan Zmijewski dan Grover lebih menekankan pada profitabilitas dan leverage tahun berjalan. G-Score dinilai paling relevan sebagai acuan karena mengikutsertakan unsur modal kerja terhadap total aset sekaligus profitabilitas (EBIT/TA dan ROA), sehingga lebih peka terhadap dinamika kinerja operasional tahunan dan tidak terbebani akumulasi kerugian masa lalu yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini. Secara keseluruhan, keempat model menunjukkan adanya tren pemulihan kondisi keuangan perusahaan sejak tahun 2023 setelah mengalami tekanan pada tahun 2022.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Adminstrasi terhadap Kepuasan Masyarakat pada Kantor Kecamatan Medan Labuhan Iwan Andila; Siti Ummi Arfah Nasution; Ilfi Rahmi Putri
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jk04rd74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Kualitas Pelayanan Administrasi yang terdiri dari dimensi Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy terhadap Kepuasan Masyarakat pada Kantor Kecamatan Medan Labuhan, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi masyarakat pengguna layanan administrasi di Kantor Kecamatan Medan Labuhan. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data berupa angket (kuesioner) dengan skala Likert 1–5. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear berganda melalui Uji F, Uji Koefisien Determinasi (R²), dan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item instrumen valid dan reliabel. Secara simultan, kelima dimensi kualitas pelayanan administrasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat (F-hitung = 295,118; sig. = 0,000), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,937 yang berarti 93,7 persen variasi kepuasan masyarakat dijelaskan oleh model penelitian ini. Secara parsial, dimensi Assurance dan Responsiveness berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat, dengan Assurance sebagai dimensi paling dominan, sedangkan Tangibles dan Reliability tidak berpengaruh signifikan secara parsial akibat tingginya interkorelasi antar dimensi. Penelitian ini merekomendasikan agar Kantor Kecamatan Medan Labuhan memprioritaskan peningkatan kepastian dan daya tanggap pelayanan guna meningkatkan kepuasan masyarakat secara berkelanjutan.
Analisis Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia di Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan, Desa Selemak Hamparan Perak Cut Diana Sari; Siti Wardah Pratidina Nst; Elwardi Hasibuan
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/gkjben60

Abstract

Sumber daya manusia berperan strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan pesantren. Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan mengembangkan SDM melalui program pelatihan, pembinaan spiritual, dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta kependidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan SDM, pelaksanaan pelatihan dan pembinaan, integrasi nilai spiritual, kendala yang dihadapi, serta dampak program terhadap kinerja SDM. Landasan teori mencakup manajemen SDM, pengembangan SDM, dan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, staf administrasi, bendahara, guru senior, dan guru baru yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM dilakukan melalui pelatihan, workshop, supervisi, evaluasi kinerja, serta pembinaan spiritual yang terintegrasi dengan budaya pesantren. Pembinaan spiritual diwujudkan melalui shalat berjamaah, pengajian rutin, kajian kitab, dan tausiyah keagamaan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan tuntutan adaptasi teknologi. Namun demikian, program pengembangan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi, profesionalisme, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan tenaga pendidik dan kependidikan. Dengan demikian, strategi pengembangan SDM di Pondok Pesantren Modern Darul Ihsan telah berjalan dengan baik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Analisis Yuridis Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Berlian Berlian
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/38cq0k38

Abstract

Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menandai dimulainya era baru pembaruan hukum pidana nasional di Indonesia. Kehadiran KUHP baru menggantikan Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indië sebagai produk hukum kolonial yang telah berlaku selama lebih dari satu abad. Perubahan tersebut tidak hanya menyangkut substansi hukum pidana materiil, tetapi juga membawa implikasi terhadap sistem peradilan pidana Indonesia yang meliputi kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dalam sistem peradilan pidana Indonesia, mengidentifikasi perubahan paradigma yang dibawa oleh KUHP baru, serta mengkaji tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan hasil penelitian, serta bahan hukum tersier yang relevan. Analisis bahan hukum dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KUHP baru membawa perubahan mendasar terhadap sistem peradilan pidana melalui pergeseran paradigma pemidanaan dari pendekatan retributif menuju pendekatan korektif, restoratif, dan rehabilitatif. Perubahan tersebut tercermin dalam pengaturan mengenai tujuan pemidanaan, pedoman pemidanaan, pengakuan terhadap hukum yang hidup dalam masyarakat (living law), pertanggungjawaban pidana korporasi, serta pengenalan pidana alternatif. Namun demikian, implementasi KUHP baru masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain harmonisasi dengan peraturan perundang-undangan sektoral, sinkronisasi dengan hukum acara pidana, kesiapan aparat penegak hukum, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi, percepatan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta penguatan koordinasi antarlembaga guna mewujudkan sistem peradilan pidana yang efektif, terpadu, dan berkeadilan.
Pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Pegawai di Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Setdaprovsu) Nunuk Mutia Sari; Siti Ummi Arfah Nasution; Zulaili Zulaili
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/2rq1bs15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa Pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Pegawai pada Biro Kesejehteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pegawai Biro Kesejehteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 55 responden yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear sederhana dan uji t (uji parsial) yang diolah dengan menggunakan perhitungan statistik melalui aplikasi Statistical for the Social Science (SPSS) versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Work Life Balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Biro Kesejehteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara yang dibuktikan dengan nilai koefisien regresi Work Life Balance (X) sebesar 0,789 dan nilai t hitung sebesar 9.785 > t tabel 0,678 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0.05.
Pengaruh Kompetensi  dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Utara Rasikin Rasikin; Siti Ummi Arfah Nasution; Rusli Efendi Damanik
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/z0zecp24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompetensi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya kinerja pegawai yang diduga disebabkan oleh belum optimalnya kompetensi dan motivasi kerja pegawai dalam menjalankan tugas pengelolaan keuangan dan aset daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan pengolahan data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Pegawai (t-hitung 2,477 > t-tabel 2,007; sig. 0,017 < 0,05); (2) Motivasi Kerja secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (t-hitung 1,772 < t-tabel 2,007; sig. 0,082 > 0,05); (3) Kompetensi dan Motivasi Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (F-hitung 4,359 > F-tabel 3,175; sig. 0,018 < 0,05), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,144 yang berarti kedua variabel bebas mampu menjelaskan 14,4% variasi Kinerja Pegawai, sedangkan 85,6% sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kesimpulannya, peningkatan kompetensi pegawai perlu menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai, dengan tetap memperhatikan aspek motivasi kerja secara berkelanjutan.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA GANDAWESI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2026 Wida Riandita Ruswandi Wida; Maulana Yusup Maulana; Merlly Amalia Merlly; Suharno Suharno; Yeti Yuwansyah Yeti
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/y7qz8x76

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan pada balita dan sangat berkaitan dengan kondisi sanitasi lingkungan. Di Desa Gandawesi, kasus diare masih dilaporkan terjadi bersamaan dengan kondisi sanitasi yang tidak memadai, seperti penggunaan sistem drainase terbuka, adanya genangan air, dan penumpukan limbah rumah tangga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di Desa Gandawesi, Kabupaten Majalengka, tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian terdiri atas 184 balita, dengan sampel sebanyak 65 balita yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 responden (30,8%) memiliki kondisi sanitasi lingkungan yang tidak memadai, sedangkan 21 balita (32,3%) pernah mengalami diare. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di Desa Gandawesi, Kabupaten Majalengka (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi sanitasi lingkungan memiliki peran penting dalam pencegahan kejadian diare pada balita. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kebersihan dan sanitasi lingkungan melalui penggunaan air yang aman, pengelolaan limbah rumah tangga, perbaikan drainase, pengurangan genangan air, serta edukasi kepada orang tua mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Pemerintah desa dan puskesmas diharapkan meningkatkan edukasi serta pemantauan sanitasi rumah tangga, khususnya pada keluarga yang memiliki balita. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel yang lebih besar dan variabel lain, seperti perilaku cuci tangan, kualitas air, kebersihan makanan, status gizi, dan kondisi sosial ekonomi keluarga.

Page 1 of 2 | Total Record : 11