cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
ISSN : 08539472     EISSN : 25025104     DOI : 10.21831
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 356 Documents
PENILAIAN AFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI Sukanti Sukanti
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.755 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v9i1.960

Abstract

Terdapat empat karakteristik afektif yang penting dalam pembelajaran yaitu: (1)minat, 2) sikap, 3) konsep diri, dan 4) nilai. Penilaian afektif bertujuan: 1) untukmemperoleh informasi minat peserta didik terhadap mata pelajaran Akuntansi yangselanjutnya digunakan untuk meningkatkannya jika ternyata minat peserta didik rendah, 2)untuk mengetahui sikap peserta didik terhadap mata pelajaran Akuntansi, hasil pengukuransikap berguna untuk menentukan strategi pembelajaran yang tepat untuk peserta didik, 3)untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri, informasi ini dapat digunakan untukmenentukan program yang sebaiknya ditempuh peserta didik untuk menentukan jenjangkarir dan 4) untuk mengungkap nilai individu, informasi yang diperoleh ini berupa nilaiyang positif dan yang negatif, hal-hal yang positif diperkuat dan yang negatif diperlemah danakhirnya dihilangkan. Pengukuran afektif dapat dilakukan dengan angket dan pengamatan.Terdapat sepuluh langkah yang harus diikuti dalam pengembangan instrumen afektif yaitu: 1)menentukan spesifikasi instrumen, 2) menulis instrumen, 3) menentukan skala pengukuran,4) menentukan sistem penskoran, 5) menelaah instrumen, 6) melakukan uji coba, 7)menganalisis instrumen, 8) merakit instrumen, 9) melaksanakan pengukuran, dan 10)menafsirkan hasil pengukuran.Kata kunci: penilaian, afektif
PENINGKATAN KEMAMPUAN MELAKUKAN PROSES ADMISTRASI TRANSAKSI PEMBELIAN DAN PENJUALAN SESUAI DENGAN SOP ADMINISTRASI TRANSAKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA PESERTA DIDIK KELAS XII PEMASARAN 3 SMK N I BANTUL TAHUN AJARAN 2016/2017 Aris Purwantinah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 15, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.431 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v15i2.17222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penelitian tindakan kelas dalam rangka peningkatan kemampuan melakukan proses administrasi transaksi pembelian dan penjualan sesuai SOP administrasi dengan menggunakan metode simulasi pada peserta didik Kelas XIIPM3 SMK N I Bantul  tahun ajaran 2016/2017.Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart yang menggunakan siklus. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII PM3 dan objek penelitian ini adalah kemampuan melakukan proses administrasi transaksi pembelian dan penjualan sesuai SOP administrasi dengan menggunakan metode simulasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes, observasi, catatan lapangan, wawancara, dokumentasi, dan angket. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Validitas data yang digunakan adalah validitas demokratis, validitas proses, dan validitas dialogis.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa metode simulasi mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam melakukan proses administrasi transaksi pembelian dan penjualan sesuai SOP administrasi transaksi. Hal ini terbukti dari berbagai respon peserta didik yang menyatakan bahwa mereka menjadi lebih jelas, lebih mudah, lebih paham karena metode simulasi memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempraktikkan secara langsung alur proses administrasi pembelian dan penjualan sesuai SOP sesuai dengan dunia usaha/dunia industri pada umumnya walaupun hanya dalam bentuk praktik tiruan di dalam kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Siklus I sebanyak 19 kali pertemuan dan siklus II sebanyak 9 kali pertemuan. Indikator keberhasilan hasil penelitian tindakan kelas diukur dari keberhasilan proses dan keberhasilan produk.  Keberhasilan proses ditunjukkan dengan meningkatkan sikap peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran yaitu sikap memiliki motivasi, mendengarkan dengan aktif, berani bertanya, , bertanggung jawab, aktif berdiskusi,  tertarik mengikuti kegiatan, memiliki semangat, dan memiliki rasa senang mengikuti pelajaran. Keberhasilan produk dapat dilihat dari hasil tes yang selalu meningkat mulai dari siklus I sampai akhirnya pada siklus kedua sebanyak 32 anak dinyatakan telah kompeten dan hanya satu anak saja yang belum kompeten karena mendapat nilai 70 dari kreteria KKM 75. Nilai rata-rata akhir siklus II adalah 84,09. Kata kunci: Kemampuan melakukan proses administrasi, metode simulasi
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI Chouirun Nisak; Annisa Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.078 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v11i1.1681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Akuntansi dengan implementasi model Problem Based Learning.Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan subjek penelitian siswa kelas X AK 3 SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 19 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus memiliki empat tahap pelaksanaan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa: lembar observasi Aktivitas Belajar siswa, catatan lapangan, soal pre-testsertapost-test, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptifkualitatif. Indikator keberhasilan yaitu Aktivitas Belajardalam pembelajaran dengan model Problem Based Learningmencapai75% untuk setiap siswa dan 75% dari jumlah siswa dan Prestasi Belajar Akuntansi mencapai nilai KKM yaitu 75 sebanyak 75% dari jumlah siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akitvitas dan Prestasi Belajar siswa dapat meningkat setelah diberi tindakan.Pada pra siklus hanya terdapat satu aspek Aktivitas Belajar siswa yaitu menjawab pertanyaan sebesar 15,79%, pada siklus I yang menunjukkan Aktivitas Belajar sebanyak 36,84% siswa, pada siklus II sebanyak89,47% siswa. Prestasi Belajar Akuntansi siswa pra siklus menunjukkan yang mendapat nilai ≥75 atau mencapai KKM adalah 9 siswa atau 47%, pada siklus I Prestasi Belajar Akuntansi siswa yang mendapat nilai ≥ 75 atau mencapai KKM adalah 16 siswa atau 84,21%, pada siklus II Prestasi Belajar Akuntansi siswa yang mendapat nilai ≥ 75 atau mencapai KKM adalah 19 siswa atau 100%.   Kata-kata kunci: Problem Based Learning, Aktivitas Belajar, Prestasi Belajar Akuntansi
KORELASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DENGAN PENILAIAN KINERJA MANAJEMEN Denies Priantinah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 4, No 1 (2005): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.296 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v4i1.1770

Abstract

Mini Research ini dikembangkan dari contingency theory yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara struktur organisasi dan situasi, dengan efektifitas organisasi yang dihasilkan dari hubungan ini. Perspektif kontinjensi ini mendukung bahwa penggunaan informasi akuntansi dalam mengevaluasi kinerja manajerial akan bersifat kontingen pada faktor-faktor organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keterkaitan antara faktor desain organisasi dan penggunaan informasi akuntansi untuk penilaian kinerja manajemen. Penelitian ini berusaha mengumpulkan bukti, apakah benar faktor desain organisasi berpengaruh pada informasi akuntansi dimana informasi ini akan digunakan untuk penilaian kinerja manajemen. Hasil analisis penelititan yang didominasi oleh perusahaan yang menggunakan job shop, bukan flow shop (80% menggunakan job shop) menunjukkan informasi biaya produksi tidak digunakan untuk mengevaluasi kinerja manajerial. Penggunaan informasi biaya untuk kinerja manajerial pada saat barang dalam proses l untuk menilai kinerja manajerial tidak dilakukan. Informasi biaya mengenai biaya set up tidak digunakan untuk menilai kinerja manajerial. Probabilitas juga menunjukkan bahwa penggunaan metode akuntansi untuk biaya set up tidak signifikan dalam penggunaannya untuk penilaian kinerja manajerial
MEMBANGUN COMPETITIVE ADVANTAGE DUNIA PENDIDIKAN MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI Sukirno DS
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 3, No 1 (2004): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.36 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v3i1.839

Abstract

Rapid development of information technology will influence continouesly on education organization in all the side of world. Information technology offers many advantages to the organization needs to promote service quality or productivity. This paper discuss about meaning, adption and implication of information technology in education sector. The institution can make better plan and action in learning and teaching, research development, student services, and public service mission. By adopting information technology, in turn, the education instituion will have competitive advantage. By adopting information technology, it is hoped that education institution could achieve goals and  could create customer satisfacition.   Key Word : competitive advantage,pendidikan, teknologi informasi
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS Sukanti Sukanti
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.218 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v6i1.1786

Abstract

Peningkatan kompetensi guru dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain melalui kualifikasi akademik guru, pendidikan dan pelatihan, uji sertifikasi, memberi kesempatan perbaikan pembelajaran. Perbaikan pembelajaran ini dapat dilakukan melalui penelitian tindakan kelas, penelitian tindakan kelas ini merupakan penelitian yang menempatkan guru sebagai peneliti, sebagai agen perubahan yang pola kerjanya bersifat kreatif dan inovatif. Penelitian tindakan kelas ini sangat tepat bagi guru karena guru merupakan orang yang paling akrab dengan kelasnya, namun demikian penelitian tindakan kelas kurang  mendapatkan perhatian guru. Salah satu faktor yang mempengaruhi kompetensi guru adalah penelitian tindakan kelas. Oleh karena itu jika penelitian tindakan kelas dilaksanakan secara sadar dan sistematik yang dilakukan di kelas akan meningkatkan kompetensinya, namun tentunya tidak semua  kompetensi dapat ditingkatkan tetapi hanya subkompetensi tertentu saja seperti kompetensi: (1) memahami gaya belajar dan kesulitan belajar peserta didik, (2) menguasai teori dan prinsip belajar serta pembelajaran yang mendidik, (3) mengembangkan kurikulum yang mendorong keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran, (4) merancang pembelajaran yang mendidik, (5) melaksanakan pembelajaran yang mendidik, (6) mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran, (7) mengevaluasi kinerja sendiri, (8) mengembangkan diri secara berkelanjutan, (9) menguasai substansi bidang studi dan metodologi keilmuannya, (10) menguasai struktur  dan materi kurikulum bidang studi, (11) menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, (12) mengorganisasikan materi kurikulum bidang studi, (13)   meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas.
ECONOMIC VALUE ADDED: DARI SUATU ALAT PENILAI KINERJA MANAJEMEN MENUJU KONSEP PEMERATAAN PENDAPATAN Ignatius Bondan Suratno
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 4, No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.72 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v4i2.855

Abstract

ECONOMIC VALUE ADDED: DARI SUATU ALAT PENILAI KINERJA MANAJEMEN MENUJU KONSEP PEMERATAAN PENDAPATANDewasa ini, ukuran keberhasilan perusahaan terutama bukanlah laba. Ada ukuran lain yang telah menggeser profit oriented menjadi value oriented. Pengukuran kinerja berdasarkan rasio keuangan seringkali kurang mencerminkan kinerja yang sebenarnya, perusahaan tampak terlihat baik yang sebenarnya, kinerja tidak mengalami peningkatan dan bahkan menurun. Untuk itu diperlukan suatu alat ukur kinerja yang menunjukkan prestasi manajemen yang sebenarnya yang mampu mendorong aktivitas atau strategi yang menambah nilai ekonomis Konsep nilai tambah ekonomi bukanlah sesuatu yang baru sebagai alat penilaian kinerja manajemen, namun ada aspek lain yang menarik untuk didiskusikan. Dalam tulisan ini akan dikupas apa EVA itu, cara menghitungnya,  keunggulan dan kekurangannya, dan peran EVA dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat. Dalam menghitung EVA, ada keleluasaan untuk menyimpang dari GAAP sejauh bertujuan untuk menghasilkan angka yang valid. Oleh karena kesederhanaan konsep dan perhitungannya, EVA mampu mengukur kinerja sampai dengan unit organisasi yang terkecil. Dengan beberapa kelebihan EVA dibandingkan dengan alat penilai kinerja sebelumnya, bukan berarti EVA tidak memiliki kekurangan. Peran EVA dalam beberapa aspek pun dibahas terutama dalam pengungkapan informasi-informasi  yang merupakan nilai tambah yang mencerminkan distribusi pendapatan perusahaan.
ANALISIS DAYA SAING JAVA “A” COCOA DALAM RANGKA MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN Babun Suharto
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 5, No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.624 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v5i1.866

Abstract

ANALISIS DAYA SAING JAVA “A” COCOA DALAM RANGKA MENENTUKAN STRATEGI PEMASARANPAM anaysis product showed that Java “A” Cocoa product have high competition in the international market. It’s supported by the resources cost ratio (DRCR) : 0,86. It’s mean that, domestic costs to achieve 86% positive different betweem income for tredeable input cost. So, if we want to create income of product sale Rp. 1,00, we only need sacrifice domestic cost Rp. 0,86. Privat Cost Ratio (PCR) : 0,86 to strengthen the statement that Java “A” Cocoa hame high competitive. It mean, to get income of sale Rp. 1,00, we need domestic resources Rp. 0,84. In multiple regression analysis, premium priice as dependent variable, and cost of : fermentation and drainage, sortasion, package, storage, sanitation, and terminal price as independent variables. All independent variables had influence into premium piece, and the partial influence only several independent variable had significant influence toward premium price for each p;antion. Fermantation and drainafe for PTPN XII and Kendang Lembu pantation, sortation for Jatirono plantation, sanitation for Kalitelepak, and Kalikempit. For general, consumer preferention into production Java “A” Cocoa PTPN XII is fermentation and drainage. Kata Kunci : Daya Saing, Strategi Pemasaran  dan Java “A” Cocoa
PENGEMBANGAN GAME EDUKATIF BERBASIS RPG MAKER XP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKUNTANSI Asriyatun Asriyatun; Mahendra Adhi Nugroho
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.978 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v12i1.5165

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan berupa game edukatif sebagai media pembelajaran Akuntansi untuk siswa SMK Kelas XI. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukatif berbasis Role-Playing Game (RPG) Maker XP sebagai media pembelajaran Akuntansi, mengetahui kelayakan game edukatif tersebut sebagai media pembelajaran, dan mengetahui pengaruhnya terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah Research and Development (RD). Tahapan dalam pengembangan game edukatif ini meliputi: tahap identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, pengembangan produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk, dan  analisis dan revisi produk akhir. Pada tahap validasi, game edukatif ini divalidasi oleh dosen sebagai ahli media dan ahli materi serta guru akuntansi. Game edukatif diujicobakan kepada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Godean yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui angket dan tes. Data yang diperoleh dari angket dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, sedangkan data dari hasil tes dianalisis menggunakan Gain-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan game edukatif sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian ahli media diperoleh nilai rata-rata 4,26 yang termasuk dalam kategori Sangat Layak, ahli materi diperoleh nilai rata-rata 4,14 termasuk dalam kategori Layak, guru Akuntansi diperoleh nilai rata-rata 4,77 yang termasuk dalam kategori Sangat Layak, dan penilaian siswa menunjukkan nilai rata-rata 4,43 yang termasuk dalam kategori Sangat Layak. Dengan demikian, game edukatif berbasis Role-Playing Game (RPG) Maker XP ini layak digunakan sebagai media pembelajaran. Berdasarkan analisis peningkatan hasil belajar siswa dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan pada saat uji coba, diperoleh nilai gain sebesar 0,55 pada kategori sedang. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan game edukatif ini tergolong sedang.   Kata kunci: Role-Playing Game (RPG) Maker XP, Game Edukatif sebagai media pembelajaran, Akuntansi
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS X AKUNTANSI 3 SMK NEGERI 7 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012 Lorentya Yulianti Kurnianingtyas; Mahendra Adhi Nugroho
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.829 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v10i1.922

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bersifat partisipatif dankolaboratif. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan Keaktifan Belajar Akuntansi denganimplementasi Strategi Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw pada siswa kelas X Akuntansi3 SMK Negeri 7 Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012 dan mengetahui peningkatan KeaktifanBelajar Akuntansi siswa kelas X Akuntansi 3 SMK Negeri 7 Yogyakarta tahun ajaran2011/2012 pada masing-masing siklus.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipasi, angket,dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif.Analisis data kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Sedangkan analisis data kuantitatif dilakukan dengan mempersentasekan data kuantitatif yangdiperoleh.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkanbahwa implementasi Strategi Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw dapat meningkatkanKeaktifan Belajar Akuntansi pada siswa kelas X Akuntansi 3 SMK Negeri 7 Yogyakartatahun ajaran 2011/2012. Hal tersebut didukung dengan data penelitian yang menunjukkanadanya peningkatan pada aspek membaca materi Akuntansi, bertanya tentang materi yangbelum dipahami, mendengarkan penjelasan guru maupun diskusi kelompok, mencatat materiAkuntansi, mengerjakan tugas dan latihan, semangat bekerjasama dalam kelompok, beranimengemukakan pendapat dalam diskusi, dan menjawab pertanyaan maupun menanggapipendapat orang lain. Perhitungan rata-rata skor Keaktifan Belajar Akuntansi pada setiapsiklus juga menunjukkan peningkatan. Pada siklus I diperoleh rata-rata skor KeaktifanBelajar Akuntansi sebesar 61,42% dan pada siklus II diperoleh skor 86,07% atau peningkatanyang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah 24,65%. Sedangkan pada siklus III diperoleh skor91,43% maka peningkatan yang terjadi dari siklus II ke siklus III adalah sebesar 5,35%.Secara keseluruhan peningkatan skor Keaktifan Belajar Akuntansi yang terjadi dari siklus Ihingga siklus III adalah sebesar 30,01%.

Filter by Year

2004 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 01 (2025): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol. 22 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 21, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 21, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 20, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 19, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 18, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 18, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 17, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 17, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 16, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 15, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 8, No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 5, No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 5, No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 4, No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 4, No 1 (2005): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 3, No 1 (2004): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia More Issue