Jurnal Agama Sosial dan Budaya
Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, P-ISSN 2962-6560, E-ISSN 2963-7139 is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Amuntai High School of Al Quran, South Kalimantan which contains writings from lecturers, education staff, education observers and others. This journal is published bi-monthly in February, April, June, August, October, and December in print and online. This journal publishes research results related to Islamic issues related to social issues such as the study of the Quran and Hadith, Islamic philosophy, education, social, local wisdom, politics, economics, urbanism, multiculturalism, and others through interdisciplinary study. All papers submitted to the journal must be written in good Indonesian, English, Arabic or Malay.
Articles
670 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KARAKTER ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Adinda nooradila;
Anisa mahmudah;
Rara Fradya Heriyadi
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.270
Pendidikan anak dapat diartikan adalah semua perbuatan dalam usaha manusia yang dilakukan secara sadar dari orang dewasa untuk memberikan pengaruh pada anak didiknya agar dapat meningkatkan kedewasaan dan bertanggung jawab atas segala tindakan atau perbuatannya secara moril. Adapun Pendidikan karakter anak sangat berpengaruh pada perkembangan, fisik, emosional, mental, intelektual, sosial dan sikap anak terutama anak berkebutuhan khusus yang dalam kesehariannya masih membutuhkan peran orang lain untuk melakukan kegiatannya. Meskipun begitu bukan berarti anak berkebutuhan khusus menjadi anak yang ketergantungan terhadap orang lain, akan tetapi anak tersebut jika dalam kesehariannya di didik dengan secara sabar, berulang-ulang setidaknya anak bisa menjadi mandiri dan dapat terbiasa dengan kegiatan-kegiatannya. Pengaruh pendidikan agama islam pada karakter sangat penting pada anak berkebutuhan khusus dapat dilihat dari nilai-nilai moral, disiplin, empati dan kepedulian, ketahanan mental, identitas dan keperyaan diri. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui penelitian data-data yang dikumpulkan lewat jurnal-jurnal, dan buku. Setelah melakukan Analisa data jurnal dan buku dapat menyimpulkan bahwa pengaruh Pendidikan agama islam memiliki peranan yang penting bagi karakter anak dengan kondisi kemampuan yang berbeda-beda yang dialami anak berkebutuhan khusus.
PERBEDAAN WAKTU IBADAH SHOLAT UMAT ISLAM DI BERBAGAI DAERAH
RAHEL YULIAN NOOR;
SAIFULLAH;
WITRI DWI JULIYANTI
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.271
Artikel ini membahas tentang perbedaan waktu ibadah sholat di berbagai daerah dikarenakan pengaruh rotasi bumi dan revolusi bumi dalam menentukan waktu shalat. Perjalanan harian matahari menjadi sebuah indikator dalam menentukan awal dan akhir waktu shalat dalam keseharian yang di konversi dalam bentuk formulasi salah satunya melalui deklinasi matahari matahari. Dalam perkembangan berikutnya dikatakan bahwa peredaran matahari tidaklah tetap. Unsur diklinasi matahari secara global sudah diperhitungkan sehingga dapat menghasilkan jadwal waktu shalat dari hari ke hari yang mengalami perubahan sesuai dengan posisi matahari tersebut. Dari hasil penelitian diketahui bahwa posisi rotasi dan revolusi bumi dinilai sangat urgensi dalam formulasi penentuan awal waktu shalat
Kemampuan Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat dalam Menjaga Konsistensi Ibadah di Tengah Maraknya Penggunaan Gadget
Wanda Masayu;
Illyana Ramadha;
Ummi Kultsum
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.274
Maraknya penggunaan gadget telah menjadi fenomena global yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Waktu yang seharusnya digunakan untuk membaca kitab suci, bermeditasi, atau merenungkan nilai-nilai keagamaan seringkali tergeser oleh waktu yang dihabiskan di dunia digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan variabel secara objektif dengan didukung data-data berupa angka yang didapatkan dari keadaaan yang sebenarnya. Populasi yang diteliti adalah mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang diwakili oleh 30 sampel yang dipilih secara acak. Data diolah dan disajikan dalam bentuk tabel data tunggal sederhana disertai deksripsinya. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan gadget memengaruhi konsistensi ibadah mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat. Sebagian besar mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat masih mampu mempertahankan konsistensi ibadah di tengah maraknya penggunaan gadget. Namun, penggunaan gadget berpotensi mengganggu pengelolaan waktu ibadah, apabila hal ini tidak disikapi dengan tepat. Penggunaan gadget juga menghambat mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat dalam menjalankan ibadah, seperti mengganggu kekhusyukan beribadah. Pada akhirnya, gadget memiliki dampak positif dan dampak negatif terhadap konsistensi beribadah mahasiswa. Apalagi dalam penggunaan gadget yang memang harus dibatasi dalam penggunannya agar kita sebagai umat muslim tidak lalai dalam beribadah. Namun, gadget juga berfungsi sebagai sarana ibadah bagi para mahasiswa.
GADAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Sri Gunari;
Nida An Khovia;
Alisya Hayatun Nufuz
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.278
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti mempunyai kebutuhan. Terlebih lagi, ada kalanya kita mengalami kesulitan mendapatkan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Gadai merupakan salah satu jawaban atas kesulitan itu, namun sayangnya di dalam transaksi gadai menggadai di masyarakat ini masih terdapat elemen riba yang dilarang oleh ajaran Islam, oleh karena itu diperlukan sistem gadai yang sesuai ajaran Islam. Dalam fiqih muamalah, pengertian gadai disebut dengan rahn. Rahn merupakan tindakan memberikan barang kepada pihak yang memberikan pinjaman sebagai jaminan atas kewajiban pelunasan utang. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk menjaga ketenangan hati pemberi pinjaman atau untuk mengamankan uang yang dipinjamkan. Sifat gadai ini adalah akad tabaru’, artinya murtahin (pegadai) tidak dapat mengambil keuntungan atas barang yang digadaikan. Murtahin dibolehkan mengambil uang pemeliharaan dari rahn apabila barang yang digadaikan memerlukan pemeliharaan. Intisari dari transaksi gadai dalam ajaran Islam adalah melibatkan kerjasama dan pertolongan antar sesama untuk mengurangi beban satu sama lain, dan praktik ini telah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw., yang juga secara pribadi melaksanakannya.
KONSEP HUTANG PIUTANG DALAM SUDUT PANDANG ISLAM
Arum Prabaningrum;
Dhiya Amalia;
Sitti Atiqah Azzah
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.280
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui Konsep Hutang Piutang dalam Sudut Pandang Islam. Seperti yang kita ketahui Hutang Piutang telah menjadi hal umum yang terjadi disekitar masyarakat. Setiap individu atau pembisnis pasti pernah mengalami situasi ketika mereka meminjam uang atau memberikan pinjaman kepada orang lain. Dalam pandangan Islam, hutang piutang memiliki pengertian dan syarat -syarat yang diatur berdasarkan ajaran agama islam. Pengetahuan tentang hutang piutang dalam Islam menjadi penting agar kita dapat menjalankan praktik ekonomi sesuai dengan ketentuan syariat. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah metode literature review. Data-datanya diperoleh dari beberapa sumber kepustakaan yang ada, kemudian dianalisis serta ditelaah dari sumber-sumber referensi yang ditemukan dari artikel serta buku, sebagaimana halnya dalam studi kepustakaan atau library research. Dalam penelitian ini, menjelaskan tentang apa itu hutang piutang, dasar hukumnya berdasarkan Al-qur’an dan hadis nabi, rukun dan syarat, sistem, dan hikmah serta manfaat hutang piutang sesuai syariat islam (ekonomi islam).
PENTINGNYA PEMAHAMAN DAN IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAM DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Zahratul Hayati;
Dinda Hariyanti Kumala;
Muhammad Nurul Ikhsan
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.281
Islamic religious education is also a learning tool to form moderate attitudes and behavior in religious matters. Contains lessons about tolerance, multiculturalism and differences in understanding in religious contexts, which are important content tools for Islamic Religious Education. Ideally, this also applies to Islamic religious education learning which is closely related to the internalization of religious moderation. Integrating religious moderation into Islamic religious education can be done through several strategies, namely strengthening moderation, programming and learning models. These three strategies are interrelated with each other in developing policies to implement increased moderation in the context of Islamic Religious Education. The policy of the Directorate of Islamic Religious Education of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia in achieving moderation is considered important in moving towards integration to form peaceful attitudes and behavior supported by moderate religious understanding. Apart from that, religious moderation can also be applied in religious extracurricular activities.
Hukum Ortodonsia Untuk Memperindah Gigi Dalam Perspektif Islam
Muhammad Rendy Azha Danish;
Arya Rahman Fahrezi;
Mutiara Sayuti;
Amirah Abidah Fathin
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.283
Ortodonsia adalah cabang ilmu kedokteran gigi yang mempelajari tentang bagaimana memperbaiki susunan gigi dan rahang yang tidak normal. Perawatan ortodonti, yang sering dikenal dengan kawat gigi, semakin populer di kalangan masyarakat. Perawatan ini dapat dilakukan dengan tujuan pengobatan atau estetika. Kajian hukum Islam terhadap perawatan ortodonti ini menarik untuk dilakukan, karena terdapat dua tujuan yang berbeda. Tujuan pertama perawatan ortodonti adalah untuk memperbaiki fungsi gigi. Gigi yang tidak teratur dapat mengganggu fungsi pengunyahan, pencernaan, dan pembentukan suara. Tujuan kedua perawatan ortodonti adalah untuk memperbaiki penampilan. Gigi yang rapi dan teratur dapat meningkatkan kepercayaan diri dan penampilan seseorang. Mengetahui hukum - hukum ortodonsia untuk memperindah gigi dalam perspektif islam. Menjelaskan mengapa Islam membolehkan atau melarang hal - hal terkait Ortodonsia Kedokteran Gigi. Penelitian pada artikel ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai hukum yang mendasari tentang penggunaan ortodonti untuk memperindah gigi dalam pandangan Islam. Penulisan artikel ini menggunakan metode systematic review. Pencarian systematic review menggunakan situs Google Scholar dan Google Books. Hasilnya ditemukan bahwa terdapat beberapa pendapat. Perbedaan pendapat tersebut adalah hasil dari kajian Al-Quran dan Hadits dari ulama - ulama baik di Indonesia maupun luar negeri.
Peran Manajemen Islam dalam Membangun Organisasi yang Berkelanjutan dan Etis
Helda Yanti;
Fatmala Sari;
Putri Marisa Handayani;
Ayu Novita Sari
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.284
This scholarly article discusses the role played by Islamic management principles in sustainable and ethical organizational development. Islamic management bases itself on strong moral and ethical values, and promotes sustainability through prudent and sustainable actions. In an era of globalization and the complexity of modern business, these principles can help organizations achieve long-term success while maintaining their ethical integrity. In today's fast-paced and ever-changing business world, the concepts of sustainability and ethics have become very important. Organizations are increasingly recognizing the need to incorporate sustainable and ethical practices into their operations to ensure long-term success and have a positive impact on society. In the context of Islam, the principles of sustainability and ethics are deeply embedded in religious teachings. Therefore, Islamic management plays an important role in building a sustainable and ethical organization. The principles of Islamic management are rooted in the Qur'an and the teachings of Prophet Muhammad (peace be upon him). One of the basic principles of Islamic management is the concept of social responsibility. Islamic organizations are encouraged to contribute positively to society by engaging in charitable activities and encouraging economic development.
PERAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN AL-QURAN PADA ANAK USIA DINI
Maesya Mutiara Wati;
Muhammad Madanil Akwan;
Norhanna
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.285
The parents role in educating children since Infancy in the family. The child is a boon and mandate entrusted by God to His servant who will be asked for the responsibility in the Hereafter. The obligation as a parent is to provide education to children starting from an early age. The development of early childhood is strongly bound by the environment and the family. This paper aims to describe the role of parents to introduce their children to learn, read and write the Al-Qur'an. As one of the most important education that must be given to early childhood as part of the Muslim community. Al-Qur'an as the holy book of Muslims acts as a source of law, the basis of knowledge and as a benchmark in the formation of early childhood behavior. The Qur'ani religious and personal character are needed in forming a civilized nation. The method used in this research is descriptive qualitative with a literature study approach. Data collection techniques in this study were carried out by collecting and analyzing primary data sources from books, articles and research results that have been conducted by previous researchers. The data analyzed is relevant to research the role of parents to introduce their children to learn, read and write the Al-Qur'an The findings from several references illustrate how the implementation of learning to read and write Al-Qur'an for early childhood from parents.
Menganalisis Pro-Kontra Masyarakat Terhadap Pemahaman Investasi Konvensional dan Investasi Syariah
Aufa Dalilah;
Rahma Dalila;
Rina Apriliyanti
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i5.287
This study aims to determine public literacy towards investment so that it can find out the tendency of the community in choosing the type of investment and the reasons for choosing the type of investment. In this study using quantitative methods whose data collection methods use questionnaire-based applications with respondents coming from various jobs that influence understanding and decisions in investing. In addition, this study used the library method. Pay attention to the suitability of the results of library research with the actual situation. Data collection using reference sources in the form of writing that requires analysis. The results of the study prove that the increase in the number of people who start investing continues to increase, this happens in various investment instruments. There is a tendency for people to choose sharia investment with the aim of avoiding usury. This is in line with the principle of investment in Islam. However, there are problems found. People who invest do not necessarily know the type of instrument chosen, there is a tendency to follow the circumstances of the times that began to intensively invest without considering the funds spent, so there are many misinterpretations of investment which result in people feeling investment like gambling. The results of this study can be taken into consideration that sharia literacy in Indonesia is quite an emergency, because its understanding is not in line with the number of people who invest, so this research can be a teaching material to provide evidence of the importance of providing socialization to the community to avoid gambling under the guise of investment and not violate Islamic law in the future.