cover
Contact Name
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Contact Email
lufimonkey25@gmail.com
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
alafifacademy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pamekaran No. 668, Suci Kaler, Kec. Karangpawitan, Kab. Garut Prov. Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
RUMI
Published by Lentera Hidup Mulia
ISSN : 31244408     EISSN : -     DOI : 10.58972/rumi.v5i2.8472
Core Subject :
RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan pemikiran kritis dari berbagai bidang keilmuan secara multidisipliner. Jurnal ini hadir sebagai wadah akademik bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk mendiseminasikan karya ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat. RUMI berfokus pada integrasi berbagai disiplin ilmu seperti pendidikan, sosial-humaniora, keislaman, ekonomi, sains dan teknologi, serta bidang lainnya yang memiliki kontribusi terhadap pembangunan dan pengembangan keilmuan. Dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, orisinalitas, dan etika publikasi, setiap naskah yang masuk akan melalui proses peer-review secara profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
Penerapan Sistem Akuntansi Biaya Tenaga Kerja Sederhana Untuk Meningkatkan Profitabilitas UMKM Snack dan Catering Rindu Dwi Astuti; Amelia Dewi Asmoko; Azriel Aldino Michael Andriyanto; Lazuardi Zaidan Suryawan; Endang Kartini Panggiarti; Tiara Rani Santoso
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi biaya tenaga kerja pada usaha mikro, kecil, dan menengah Snack dan Catering Rindu, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip akuntansi biaya yang berlaku umum. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus tunggal, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi langsung terhadap proses produksi, serta dokumentasi catatan keuangan yang tersedia. Teknik analisis dilakukan secara interpretatif dengan membandingkan praktik pencatatan dan penghitungan biaya tenaga kerja yang diterapkan oleh usaha tersebut terhadap kerangka konseptual akuntansi biaya, mencakup klasifikasi biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung, metode alokasi, serta relevansinya terhadap penentuan harga pokok produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Snack dan Catering Rindu belum menerapkan pencatatan biaya tenaga kerja secara sistematis dan terpisah dari komponen biaya lainnya, sehingga mengakibatkan perhitungan harga pokok produksi yang kurang akurat dan berpotensi memengaruhi margin keuntungan secara tidak proporsional. Temuan ini memberikan dasar bagi rekomendasi perbaikan sistem pencatatan biaya yang lebih terstruktur guna mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih tepat pada usaha berskala kecil dan menengah
Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi (HPP) dengan Metode Variable Costing pada UMKM “Too Long Potato” di Kuliner Rindam Magelang Muhammad Syarif Hidayat; Pinkan Pratama Putri; Nur Wakhidatus Solikhah; Dayu Wardani; Endang Kartini Panggiarti; Tiara Rani Santoso
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan harga pokok produksi dengan metode Variable Costing pada UMKM Too Long Potato yang berada di Kuliner Rindam, Magelang. Penentuan tersebut akan berpengaruh terhadap penetapan harga jual dan laba yang akan diperoleh. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara penjual, informasi biaya produksi seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead variabel. Dengan data tersebut dapat dianalisis harga pokok produksi dengan metode Variabel Costing. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa total biaya variabel produksi per bulan adalah sebesar Rp3.936.000 dengan rata-rata produksi 448 porsi per bulan, sehingga diperoleh HPP per porsi sebesar Rp8.786. Dengan harga jual yang ditetapkan pemilik sebesar Rp15.000 per porsi, usaha ini menghasilkan margin kontribusi sebesar 41,43% dan laba bersih sebesar Rp1.434.000 per bulan. Analisis Break Even Point menunjukkan titik impas tercapai pada penjualan 218 porsi per bulan dengan margin of safety sebesar 51,3%, yang mengindikasikan bahwa usaha ini berada dalam kondisi keuangan yang cukup sehat. Penelitian ini menenunjukkan bahwa meskipun pemilik selama ini menetapkan harga berdasarkan modal dan harga pasar, harga jual yang ditetapkan sudah berada dalam kondisi aman. Penerapan harga pokok produksi metode variable costing ini direkomendasikan agar pemilik dapat membuat keputusan bisnis yang lebih terukur, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga bahan baku.
Demokratisasi Era Habibie Dan Implikasi Otonomi Manajemen Pendidikan Islam di Indonesia Muhammad Nurul Arifin; Sabarudin
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pemerintahan B.J. Habibie menjadi penanda perubahan besar dalam perjalanan bangsa Indonesia, yakni peralihan dari sistem kekuasaan yang sentralistik dan otoriter menuju tatanan kehidupan berbangsa yang lebih demokratis. Gelombang reformasi yang hadir pada periode transisi tersebut melahirkan sejumlah produk legislasi yang strategis, salah satunya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang turut membuka celah kebebasan bagi pengelolaan institusi pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Artikel ini berupaya mengkaji secara mendalam bagaimana kebijakan-kebijakan demokratisasi di bawah kepemimpinan Habibie memberikan dampak nyata terhadap kemandirian manajemen lembaga pendidikan Islam di tanah air. Pendekatan yang digunakan ialah kajian kepustakaan berdimensi historis-analitis yang bersumber dari regulasi, kebijakan, serta literatur akademik terkait. Temuan kajian mengungkapkan bahwa arus demokratisasi pada era tersebut telah mendorong terjadinya desentralisasi dalam tata kelola pendidikan Islam, memperkokoh kemandirian institusional madrasah, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kurikulum yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Kajian ini menyimpulkan bahwa reformasi 1998 menjadi pijakan historis yang sangat berarti bagi perubahan manajemen pendidikan Islam ke arah yang lebih demokratis, transparan, dan bernafaskan nilai Islam.
Maqāṣid al-Syarī‘ah: Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis, dan Urgensinya dalam Istinbāṭ Hukum Andi Huzaifa; Fatmawati; Rauf Muhammad Amin
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article comprehensively examines the concept of maqāṣid al-sharī‘ah, covering its definition, historical development, classification, and its urgency in the process of Islamic legal derivation (istinbāṭ al-fiqhī). This study employs a qualitative approach using library research and descriptive-analytical methods on primary and secondary sources in the field of Islamic legal theory (uṣūl al-fiqh). The findings indicate that maqāṣid al-sharī‘ah represents the purposes and wisdom intended by Allah in every legal ruling to realize human welfare (maṣlaḥah) and repel harm. Historically, the concept evolved from the companions’ ijtihad practices, through the theoretical elaboration of al-Juwaynī and al-Ghazālī, culminating in al-Shāṭibī’s systematic framework, and further developed by Ibn ‘Āshūr and Jasser Auda in contemporary scholarship. Its classification encompasses three levels: al-ḍarūriyyāt (essential), al-ḥājiyyāt (complementary), and al-taḥsīniyyāt (embellishments). In legal derivation, maqāṣid functions as a guide for understanding texts, the basis for qiyās and ijtihad, a control mechanism for maṣlaḥah mursalah, a tool for resolving conflicting evidence, and a guide for contemporary legal reasoning.
Innovative Strategies of PAI Lecturers in Enhancing Students’ Learning Behavior through Effective Instructional Design at Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University Samarinda Amalia Nur Aini; Suci Ramadhani; Gianto; Umar Fauzan; Muhamad Mustaqim
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan perilaku belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Meskipun pembelajaran berpusat pada mahasiswa semakin ditekankan, praktik pembelajaran PAI masih sering didominasi oleh pendekatan konvensional yang membatasi keterlibatan dan partisipasi aktif mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi pembelajaran inovatif yang diterapkan oleh dosen PAI, dengan dukungan instructional design yang efektif, berkontribusi terhadap pengembangan perilaku belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif desain studi kasus yang dilaksanakan di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen dengan melibatkan dosen dan mahasiswa PAI. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi 
Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Metode Variable Costing pada Usaha Tani Sayur Gambas Bapak Gunadi di Desa Nampurejo, Purworejo Nurlita Khursaniyah Eka Prihanto; Haikal Irvanda Gunadi Putra; Najma Aulia Ramadlani; Muhamad Ardimas Firdaus; Endang Kartini Panggiarti; Tiara Rani Santoso
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the application of the variable costing method in determining the cost of production of sponge gourd farming managed by Mr. Gunadi in Nampurejo Village, Purworejo Regency. The research was conducted to obtain more accurate production cost information as a basis for business decision-making. A quantitative descriptive method with a case study approach was employed. Data were collected through interviews, direct observation, production cost documentation, and literature review. The analysis involved identifying all costs incurred during the cultivation process and classifying them into variable and fixed cost categories. The results revealed that total variable production costs for one planting season amounted to Rp2,431,334, while fixed costs represented by asset depreciation reached Rp149,211. With a harvest output of 2,641 kilograms, the production cost was calculated at Rp921 per kilogram. The findings indicate that the farming business generates a substantial profit margin because the selling price significantly exceeds the production cost. Furthermore, the study demonstrates that the variable costing method provides more relevant cost information to support pricing decisions, cost control, and business performance evaluation in agricultural operations.
Tantangan dan Masalah Implementasi Putusan PTUN Oleh Badan dan Pejabat Tata Usaha Negara Alif Marta Nurhadi; Garri Selastiani; Rafael Ahmad Eryasafli; Ulfi Dwiani; Taufiq Alamsyah
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the challenges and legal problems in the implementation of State Administrative Court (PTUN) decisions by state administrative officials in Indonesia. Although normatively PTUN decisions with permanent legal force are binding and must be executed, in practice their implementation faces various structural, regulatory, and cultural obstacles. Using a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, the study analyzes Article 116 of Law No. 5 of 1986 and its amendments, as well as relevant academic studies. The findings indicate that the main weaknesses lie in the ambiguity of execution norms, the absence of a dedicated executorial body, weak supervision of non-compliant officials, and the ineffectiveness of dwangsom and administrative sanction mechanisms. These conditions contradict the rule of law principle and undermine legal certainty for justice seekers. The article offers recommendations for normative and institutional reform to strengthen the enforceability of PTUN decisions within Indonesia's administrative law system. 
Dinamika Perkembangan Teknologi Informasi Dalam Perspektif Sejarah Muhammad Nurul Arifin; Zainal Arifin Ahmad; Muhammad Hilma Alrosyid
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Advances in information technology have become a key factor driving significant changes in various aspects of human life, including communication, work, and data management. From a historical perspective, information technology has undergone a long evolution that began with simple tools such as the abacus, then developed into computing machines, until entering the digital era marked by the presence of the internet and artificial intelligence. This study aims to examine the dynamics of information technology development from a historical point of view and its implications for human civilization. The method used is a qualitative approach through literature study by examining various scientific sources such as books, journals, and related documents. The results of the study show that the development of information technology has taken place gradually but continuously, which can be classified into several phases, namely the manual, mechanical, electronic, and digital eras. Each stage has made an important contribution to improving efficiency, speed, and accuracy in information processing. In addition, these advances have also accelerated the process of globalization and encouraged the occurrence of digital transformation in various fields of life. Thus, it can be concluded that the dynamics of information technology development not only reflect technological progress alone, but also serve as the main catalyst in social and cultural changes in modern society
Dinamika Sosial Masyarakat Pasca Penutupan Lokalisasi Payo Sigadung Kota Jambi Adib Al Furqon; Dinda Syufradian Putra; Riri Maria Fatriani; Dimas Subekti
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sosial masyarakat pasca penutupan Lokalisasi Payo Sigadung Kota Jambi. Penutupan lokalisasi dilakukan melalui Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pemberantasan Pelacuran dan Perbuatan Asusila. Meskipun secara resmi telah ditutup, berbagai laporan menunjukkan bahwa aktivitas prostitusi masih ditemukan di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori perubahan sosial Soerjono Soekanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutupan lokalisasi membawa perubahan sosial berupa meningkatnya rasa aman masyarakat, berkurangnya aktivitas prostitusi terbuka, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketertiban lingkungan. Namun demikian, masih ditemukan praktik prostitusi terselubung, munculnya stigma sosial terhadap kawasan eks lokalisasi, serta keresahan masyarakat akibat aktivitas yang masih berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan sosial yang terjadi bersifat dinamis dan belum sepenuhnya mencapai tujuan kebijakan.
Efektivitas Kebijakan Pengelolaan Sampah Melalui Program Bank Sampah di Kota Jambi Mahesa Tri Andika; Michael Lega; Riri Maria Fatriani; M.Yusuf
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah di Kota Jambi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sehingga diperlukan upaya pengelolaan sampah yang efektif melalui program Bank Sampah sebagai implementasi Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 5 Tahun 2020 dan Instruksi Wali Kota Jambi Nomor Hkm.12/02/Ins/II/HKU/2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui program Bank Sampah di Kota Jambi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, pengelola Bank Sampah, dan nasabah Bank Sampah. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui program Bank Sampah di Kota Jambi tergolong cukup baik namun belum optimal. Dari aspek motivasi, terdapat komitmen pemerintah, pengelola, dan sebagian masyarakat dalam mendukung program, meskipun partisipasi masyarakat masih belum konsisten. Dari aspek kapabilitas umum organisasi, koordinasi, pembinaan, dan monitoring telah berjalan, namun masih terdapat keterbatasan sumber daya manusia dan kelembagaan. Dari aspek kapabilitas spesifik, pelatihan, pendampingan, dan inovasi pengelolaan sampah telah dilakukan, tetapi dukungan finansial, sarana prasarana, dan fasilitas operasional masih menjadi kendala utama.