cover
Contact Name
Wildan Insan Fauzi
Contact Email
wildaninsanfauzi@upi.edu
Phone
+6285221045707
Journal Mail Official
historia@upi.edu
Editorial Address
Gedung Numan Soemantri, FPIPS UPI, Laboratorium Prodi Pendidikan Sejarah, Lantai 4, Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung, 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah
ISSN : 26204789     EISSN : 26157993     DOI : https://doi.org/10.17509/historia.v5i1
Focus and Scope 1. Learning History at school 2. Learning History in college 3. History education curriculum 4. Historical material (local, national, and world history) 5. History of education 6. Historical material in social studies
Articles 241 Documents
REFORMATION IN LEARNING HISTORY Suranto, -
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 11, No 2 (2010): History Teaching
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.94 KB) | DOI: 10.17509/historia.v11i2.12329

Abstract

Learning history in school have benefit for life and for the nation and state itself. Learning history can evoke a sense of history and national consciousness, but the reality that there is less functional and even become a boring subject. Various reformation efforts have been made, but has not shown significant result, therefore, necessary reforms. These reforms were carried out with a systemic reform, changing the mindset about learning the history and unite the steps of all parties concerned, including decision makers. Renewal in learning the history of applied learning model that develops students intellectually. Through this model of learning is expected to be more attractive and functioning properly.
CONTENT OF WOMEN HISTORY IN THE CURRICULUMOF HISTORY FOR SENIOR HIGH SCHOOL COMPARISON STUDY OF 1994, 2004, AND 2006 Budiarti, Budiarti; Fahmi, Giri Rachmawati
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 14, No 1 (2013): local wisdom in history education
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.132 KB) | DOI: 10.17509/historia.v14i1.1921

Abstract

This paper reviewed the content of women in history in the 1994, 2004 (KBK), and 2006 curriculums. It uses content analysis method. The result of this research shows that the content of women history was not increased and in different in from curriculum to the others. In 1994 Curriculum, women history only focused on the woman organizations in national movement period. In KBK and KTSP, there was women history in Hinduism-Buddhism era, and in the colonial era. In KBK and 2006 curriculums, students could learn more although the material was not as complete as in 1994, but they can learn it from the internet. From the analysis result of the women history narration in history textbook in 1994 Curriculum, KBK, and 2006 curriculums, because of the patriarchy culture and political factor, the writing of women history was androcentric.
Mitologisasi dan Ideologisasi dalam Buku Teks Pelajaran Sejarah SMA Religian, Riyan Ilham Yustian
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 2, No 1 (2019): Historiografi Buku Teks Sejarah: dari nasionalisme hingga Ecopedagogy
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.706 KB) | DOI: 10.17509/historia.v2i1.12565

Abstract

Artikel ini merupakan suatu tinjauan historiografi pada buku teks pelajaran sejarah SMA yang mengungkapkan aspek mitologi dan ideologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi (content analysis). Buku yang dianalisis dalam penelitian ini adalah narasi sejarah yang terdapat dalam buku teks pelajaran Sejarah kelas XI SMA yang ditulis oleh Habib Mustofo dkk., dan diterbitkan oleh yudistira berdasarkan pada Kurikulum berbasis kompetensi 2004. Hasil penelitian menunjukan terdapat mitologi dan ideologi pada buku teks pelajaran sejarah di SMA. Hal tersebut menunjukan ideologi Negara dalam membangun konsep Nasionalisme pada buku teks sejarah. Penulisan materi sejarah pada buku teks dibuat untuk kepentingan pendidikan, sehingga materi sejarah disesuaikan demi tercapainya tujuan pendidikan sejarah. Negara biasanya melakukan mitologisasi dan ideologisasi historis melalui kreativitas penulisan sejarah dalam rangka menemukan kesamaan warisan kultural, kesamaan pahlawan, kesamaan norma, kesamaan adat istiadat.
From Oranje Nassau to Pulau Laut : The Invest of Coal Mining In Southeast Kalimantan From 1845 to 1931 Mansyur, Mansyur
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 14, No 2 (2013): Pembelajaran sejarah berbasis budaya
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.03 KB) | DOI: 10.17509/historia.v14i2.2037

Abstract

European Industrial Revolution in the eighteenth century brought significant changes not only in Europe itself but also in other parts of the world, including Indonesia, which was used to be a country of the Dutch colony. The invention of steam-powered ships triggered the Dutch to use steam-powered vessels as the alteration of yachts, wind-powered ships, in the 19th century. In the beginning, the steam-powered ships used rotating wheels on the left and right sides; however, the ships finally used ordinary windmills or propellers. In the crisis year in 1930, Pulau Laut Mining Company production dropped so that it was closed down in the same year. The decrease and the lack of this production worsened the competition of other producer countries in the world market and the unstable coal market.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio berbasis Podcast pada Materi Sejarah Lokal di Sumatera Selatan Asmi, Adhitya Rol
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 3, No 1 (2020): Pendidikan Sejarah dan Sejarah Pendidikan
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.744 KB) | DOI: 10.17509/historia.v3i1.21017

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengembangan Media Pembelajaran Audio Berbasis Podcast Pada Materi Sejarah Lokal Di Sumatera Selatan” memuat data mengenai sejarah lokal, Sriwijaya. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana Model Fisikal Media pembelajaran berbasis Audio Podcast pada mata kuliah Sejarah Indonesia Kuno dan bagaimana efektifitas Media pembelajaran berbasis Audio Podcast pada mata kuliah Sejarah Indonesia Kuno. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah mendapatkan prototype Media pembelajaran berbasis Audio Podcast pada mata kuliah Sejarah Indonesia Kuno dan mengetahui efektifitas Media pembelajaran berbasis Audio Podcast pada mata kuliah Sejarah Indonesia Kuno. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model penelitian ADDIE. Langkah-langkah pengembangan model ADDIE adalah sebagai berikut (1) Analisis, (2) Desain (3) Development (4) Implementasi (5) Evaluasi. Kevalidan media pembelajaran ini dinilai oleh empat tim ahli, yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media. Kevalidan materi memiliki nilai sebesar 4,78 dengan kategori valid, kevalidan bahasa sebesar 4,38 dengan kategori valid, kevalidan media dengan nilai sebesar 4 dengan kategori valid dan kevlidan desain pembelajaran dengan kategori sangat valid. Penelitian pengembangan ini telah dilakukan dan diterapkan pada mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya pada  mata kuliah Sejarah Indonesia Kuno 1. Efek potensial penggunaan media Audio berbasis Podcast  pada tahap Uji coba lapangan dengan hasil rata-rata pretest yaitu 36,42 dengan kategori sangat rendah dan kemudian rata-rata postest yaitu 82.32 dengan kategori baik. Terjadi peningkatan sebesar 45,9% dan nilai N-gain 0,72 jika 0,72 ≥ 0,7 maka termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukan media Audio berbasis Podcast  pada materi Sriwijaya telah berhasil diterapkan dan memiliki nilai kevalidan dan memiliki dampak efektifitas.
THE HISTORY OF THE FRANKFURT SCHOOL FROM CRITICISM TO EMANCIPATION MOVEMENT Fatah, Damanhuri
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 13, No 1 (2012): pembelajaran sejarah lokal dan nasional
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.49 KB) | DOI: 10.17509/historia.v13i1.7700

Abstract

Pengembangan Model Penilaian KSAVE dalam Pembelajaran Sejarah yulianti, Iing
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 1, No 2 (2018): Buku Teks Sejarah dan Sejarah Indonesia
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.738 KB) | DOI: 10.17509/historia.v1i2.10700

Abstract

Pendidikan sejarah dalam menghadapi abad ke-21 perlu melakukan berbagai pengembangan dan penguatan kembali sebagai pendidikan untuk membangun karakter bangsa yang memiliki kemampuan berpikir komprehensif, kritis, kreatif, inovatif melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik serta kemampuan ICT yang mumpuni sehingga mampu menjadi warga negara Indonesia yang memiliki visi nasional yang kuat untuk menghadapi arus globalisasi yang semakin cepat. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah mempersiapkan calon guru sejarah yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap, nilai serta etika yang dibutuhkan untuk menghadapi kehidupan abad ke-21.  Penelitian ini mencoba untuk mempersiapkan mahasiswa calon guru sejarah melalui pengembangan model penilaian KSAVE (Knowledge, Skill, Attitude, Value and Ethics) yaitu Ways of Thinking terdiri dari: (1) Creativity and Innovation; (2) Critical Thinking, problem solving, decision making; (3) Learning to learn, metacognition. Ways of Working terdiri dari : (4) Communication; (5) Collaboration. Tools of Working .yang terdiri dari: (6) Information literacy; (7) ICT literacy. Living in the World yang terdiri dari (8) Citizenship; (9) Life dan career; (10) Personal and Social responsibility. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Research and Development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara berpikir mahasiswa Departemen Pendidikan Sejarah masih rendah hal ini terlihat dari aspek berpikir kritis, pemecahan masalah, pembuatan keputusan, kreativitas, inovasi, dan metakognisi. Sedangkan cara bekerja, alat untuk bekerja, dan keterampilan hidup menunjukkan kriteria cukup baik. mereka telah memiliki kemampuan bekerja secara kolaboratif dan komunikatif baik di lingkungan kampus dan rumah. Mereka juga sudah memiliki keterampilan untuk mengakses berbagai sumber seperti youtube, blog, situs web, dan layanan internet lainnya untuk mencari informasi yang dibutuhkan dalam perkuliahan, hanya saja mereka perlu dilatih untuk memproses informasi dari berbagai sumber ke dalam bentuk tulisan yang mengandung unsur kritis, kreatif, dan inovatif. Mereka juga sudah memiliki keterampilan hidup sebagai warga Negara dalam konteks lokal dan global, keterampilan hidup dan karir serta keterampilan tanggung jawab sosial dan personal cukup baik.
CHARACTER EDUCATION INTEGRATION IN SOCIAL STUDIES LEARNING Agung, Leo
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 12, No 2 (2011): History Learning
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.403 KB) | DOI: 10.17509/historia.v12i2.12111

Abstract

Recently many violent and moral degradations occurred in Indonesia have affected most of the youth. The moral degradation symptoms are indicated by the increase of drug abuse, free sex, crime, violent act, and many other disrespectful behaviors. The source of this multidimensional crisis and the nation’s downturn is the identity crisis and the failure in developing the nation’s character education. The IPS (the social studies) lesson is, in fact, aimed at improving the personal, social, and intellectual competences. Therefore, it is the time to integrate the character education with the school’s lessons, particularly in the social studies or IPS in the level of junior high school. In this case, the lesson is expected to be a tool and opportunity for students to develop various good characteristics such as religious, honest, integrited, tolerant, discipline, independent, hard worker, creative, patriotic, and friendly qualities.
THE UNITY OF INDONESIA Narny, Yenny
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 12, No 1 (2011): Nationalism and History Education
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.921 KB) | DOI: 10.17509/historia.v12i1.12122

Abstract

Since independence Indonesia’s military has played an active role in defending the territorial integrity of Indonesia. For example, the military has been used to put down rebellions in various regions, such as Darul Islam in West Java in 1948, the Acehnese rebellion that was led by Daud Beurueh in 1950, Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), the Revolutionary Government of the Indonesian Republic) in West Sumatra in 1958, and Piagam Perjuangan Semesta Alam (Permesta) Charter of Universal Struggle in North Sulawesi in 1958. Disagreements with central government policies were the cause of these rebellions since they were intended to change the central government, not to achieve separatism. In addition, in 1961 a military operation was used to support the claim of Indonesia to West Irian (now Papua). By carrying out a military operation and negotiating with those giving support from the United States, in 1969 Indonesia succeeded in its goal of claiming Papua as a part of Indonesia. The success in pulling Papua into Indonesia’s territory did not directly stop the military operation there because the military had to maintain order in the region to frustrate the Organisasi Papua Merdeka (OPM), Free Papuan Organisation, separatist movement that began in 1964 and continues to the present day
NEGERI SEMBILAN: RANTAU MINANGKABAU DI SEMENANJUNG TANAH MELAYU Omar, Rahilah; Nelmawarni, -
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 9, No 2 (2008): Perkembangan Islam di Indonesia
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.814 KB) | DOI: 10.17509/historia.v9i2.12169

Abstract

For a long time, the people of Minangkabaus have had strong inclination to leave their original village in search of new settlement besides seeking wealth. In the Minangkabau culture, this practice of leaving one’s home is known as merantau. This practice has caused a strong influence in terms of history, blood ties and cultural linkages especially between the Kingdom of Pagaruyung of Sumatra and Negeri Sembilan and in general the Minangkabaus. The existence of Negeri Sembilan began with the coming of the Minangkabaus perantau to the place. They explored the area and built settlements within these localities. Their roles as pioneer settlers and setting new localities are seen as one of the important aspects in the history of Negeri Sembilan. The Minangkabaus perantau did not only struggle to achieve a better living but had also successfully established a kingdom and instilled the Adat Pepatih as the cultural basis of Negeri Sembilan.

Page 4 of 25 | Total Record : 241


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2025): on progress Vol 8, No 1 (2025): Media dan Propaganda Kesehatan era Kolonial Vol 7, No 1 (2024): Kritik Sosial dalam Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 2 (2023): Pembelajaran Sejarah berbasis Digital Vol 6, No 1 (2023): Sejarah untuk Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 2 (2022): Pengembangan Materi dalam Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 1 (2022): Kreativitas dalam Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2021): Pengayaan Materi Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2020): Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal Vol 3, No 1 (2020): Pendidikan Sejarah dan Sejarah Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Pendidikan Sejarah abad 21 Vol 2, No 1 (2019): Historiografi Buku Teks Sejarah: dari nasionalisme hingga Ecopedagogy Vol 1, No 2 (2018): Buku Teks Sejarah dan Sejarah Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Pembelajaran Sejarah lokal Vol 14, No 2 (2013) Vol 14, No 2 (2013): Pembelajaran sejarah berbasis budaya Vol 14, No 1 (2013): local wisdom Vol 14, No 1 (2013): local wisdom in history education Vol 13, No 2 (2012): Local History in History Learning Vol 13, No 1 (2012): pembelajaran sejarah lokal dan nasional Vol 12, No 2 (2011): History Learning Vol 12, No 1 (2011): Nationalism and History Education Vol 11, No 2 (2010): History Teaching Vol 11, No 1 (2010): Feudalism, History, and Education Vol 10, No 2 (2009): Nationalism, Ethnicity, and National Integrity Vol 9, No 2 (2008): Perkembangan Islam di Indonesia More Issue