cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
ys120@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkk@ums.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta, Central Java, Indonesia 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keilmuan dan Keislaman
ISSN : -     EISSN : 29644941     DOI : -
Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian, artikel tinjauan (review), laporan kasus, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Ruang lingkup jurnal ini berfokus pada topik Keilmuan dan Keislaman, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: Pendidikan, Sosial dan Humaniora, Keislaman, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik, Kesehatan dan Kedokteran, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Komputer, Informasi, dan Data, Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen, Lingkungan dan Energi, Seni dan Desain, Hukum, Politik, dan Pemerintahan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol. 4, no. 2, juni 2025" : 15 Documents clear
Etika Autonomi dan Praktik Informed Consent pada Pasien Pre-Operasi di Rumah Sakit Putri Kamila; Siti Soekiswati; Yusuf Alam Romadhon; Busyra; Tria Puspita Sari
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.373

Abstract

Informed consent adalah informasi secara lengkap, sah, dan akurat yang diberikan oleh dokter atau tenaga kesehatan kepada pasien atau keluarga pasien sebelum tindakan medis dilakukan. Informed consent sangat penting diterapkan sebelum tindakan medis dilakukan, dan harus mengacu pada prinsip dasar kaidah bioetik autonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah informed consent pada pasien operasi di rumah sakit sudah sesuai dengan prinsip kaidah bioetik autonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan rekam medis, yang kemudian dianalisis dan dilakukan triangulasi data. Peneliti melakukan observasi selama pelayanan kesehatan di rumah sakit dalam berbagai situasi dari pagi hingga sore hari. Wawancara semi-terstruktur dilakukan kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan dengan penandatanganan informed consent sebagai pernyataan kesediaan menjadi informan dalam penelitian ini. Selain itu, peneliti juga merekap data dari rekam medis yang diberikan oleh Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan rumah sakit. Peneliti menganalisis pelaksanaan informed consent pada pasien pra-operasi di rumah sakit, apakah sudah sesuai dengan prinsip-prinsip kaidah bioetik autonomi atau belum. Dapat disimpulkan bahwa informed consent pada pasien pra-operasi di rumah sakit sudah sesuai dengan kaidah bioetik autonomi.
Peran Usia, Paritas, dan Pendidikan dalam Kepatuhan Ibu Hamil terhadap Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Miranda Azahra; Siti Soekiswati; Wijayanti
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.398

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi indeks utama dalam menilai pencapaian program kesehatan ibu. AKI di Indonesia menempati posisi ketiga tertinggi di Asia Tenggara. Pemanfaatan pelayanan antenatal care (ANC) yang tepat bisa menjadi suatu intervensi yang hemat biaya dalam menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu. Manfaat ANC adalah untuk memelihara kesehatan ibu dan anak dimulai dari periode kehamilan hingga masa nifas, serta melakukan deteksi dini faktor risiko pada kehamilan. Penelitian ini membahas tingkat kepatuhan ANC yang dilihat dari faktor predisposisi berupa usia, paritas, dan tingkat pendidikan ibu. Penelitian ini menerapkan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 95 ibu hamil yang menjalani pemeriksaan ANC di Puskesmas Weru Sukoharjo dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data rekam medis kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan Fisher. Analisis bivariat menunjukkan bahwa hubungan usia dengan tingkat kepatuhan kunjungan ANC memiliki nilai p = 0.324 (> 0.05), dan hubungan paritas dengan tingkat kepatuhan kunjungan ANC memiliki nilai p = 0.707 (> 0.05). Sementara itu, analisis hubungan tingkat pendidikan dengan tingkat kepatuhan kunjungan ANC memiliki nilai p = 0.012 (< 0.05). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu terhadap kepatuhan kunjungan ANC. Hubungan usia dan paritas terhadap kepatuhan kunjungan ANC ditemukan tidak signifikan. Peneliti menyarankan tenaga kesehatan untuk meningkatkan sosialisasi tentang layanan ANC.
Hubungan Usia, Pendidikan, dan Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Hipertensi Berpendekatan Cross Sectional Rio Yunandar; Siti Soekiswati; Sri Wahyu Basuki; N Juni Triastuti; Nurul Istiqomah
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.399

Abstract

Hipertensi dianggap sebagai salah satu masalah kesehatan paling berbahaya di seluruh dunia. Hipertensi dapat didiagnosis ketika seseorang memiliki dua hasil pengukuran tekanan darah yang berbeda, khususnya tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg. Variabel seperti usia, tingkat pendidikan, dan tingkat pengetahuan dapat mempengaruhi timbulnya penyakit hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, dan prevalensi hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Strategi pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk memperoleh sampel sebanyak 78 lansia yang terdiagnosis hipertensi dan tidak hipertensi di posyandu lansia di Desa Kerten, Laweyan, Surakarta. Selain itu, uji chi-square digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Hubungan antara usia, tingkat pendidikan, dan tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi terbukti tidak terdapat hubungan yang signifikan yaitu didapatkan hasil (p> 0,05). Studi ini menyarankan agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan, terutama mengenai penyakit hipertensi, tanpa memandang usia, karena hipertensi tidak hanya terjadi pada masa lansia. Usia yang sudah lanjut harus diimbangi dengan rasa kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri agar dapat menghindari terjadinya penyakit hipertensi pada masa lansia.
Reconstruction of Islamic Law Using Mahmoud Mohamed Taha's Approach Ahmad Nabil Amir; Tasnim Abdul Rahman
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.423

Abstract

Makalah ini meninjau idea-idea politik dan hukum Al-Ustaz Mahmoud Mohamed Taha (1909-1985), pandangannya tentang syariat, nilai-nilai kebebasan, dan aspirasi pembaharuannya. Fikrah ini diketengahkan dalam karyanya The Second Message of Islam, yang mencerminkan hasrat perubahan, kemodenan, dan penggemblengan masyarakat Muslim yang moden, egaliter, demokratik, dan liberal. Ia turut menyorot perkembangan politik yang intens di zamannya dengan pendirian Parti Republican (Jumhuri Party), yang dibentuk oleh Taha pada 1945 dalam konteks perjuangan kebangsaan Sudan pada akhir Perang Dunia Kedua bagi menuntut kemerdekaan dan sebagai wadah politik yang penting dalam menentang kewenangan dan kebobrokan rezim Jaafar Al-Numeiry yang bersifat anti-imperialis dan anti-monarkis. Kaedah penelitian ini berdasarkan tinjauan kualitatif berbentuk kajian pustaka dan analisis kandungan. Penemuan kajian menunjukkan perjuangan Taha yang radikal dalam memperjuangkan prinsip kebebasan dan keadilan ini berakar dari faham Islam yang moden, terbuka, egaliter, dan bebas yang dianjurkannya. Ini dimaknai oleh ideologi politik yang progresif dan demokratik yang diilhamkan, yang mendasari falsafahnya yang transenden dan menjelmakan kekuatan spiritual, moral, humanis, serta nilai-nilai religius yang intrinsik dalam Islam.
Indikator yang Memengaruhi Kemampuan Membaca Pemahaman pada Siswa Kelas IV di SDN 2 Kasongan Baru Ika Puspita; Ahmad Syar&#039;i
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.434

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik kelas IV SDN 2 Kasongan Baru mengalami kesulitan dalam membaca pemahaman pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Data Display), dan Penarikan Kesimpulan (Conclusion Drawing). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa ada empat sub-indikator yang menjadi faktor penyebab kesulitan membaca pemahaman yang dialami peserta didik, yaitu sikap dan minat, kebiasaan membaca, daya tahan membaca yang cepat berkurang, dan kemampuan berbahasa. Meskipun demikian, guru terus berupaya meningkatkan keterampilan membaca pemahaman peserta didik melalui berbagai metode pendekatan dan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan tersebut.
Peran Afirmasi Positif pada Laman Akun Tiktok @iwan.komikharian sebagai Penguatan Karakter Integritas Siswa Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani; Markhamah
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.444

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran afirmasi positif dalam konten TikTok @iwan.komikharian sebagai strategi penguatan karakter integritas siswa. Metode kualitatif deskriptif diterapkan dengan analisis konten terhadap 15 video yang memuat kalimat afirmasi positif. Hasil penelitian mengungkap bahwa afirmasi positif secara efektif mengembangkan empat dimensi integritas: (1) kejujuran, (2) tanggung jawab, (3) refleksi diri, dan (4) konsistensi. Format audiovisual dan interaktif TikTok terbukti memudahkan internalisasi nilai-nilai tersebut, sesuai dengan elemen Profil Pelajar Pancasila. Temuan ini menegaskan potensi platform media sosial sebagai sarana inovatif pendidikan karakter di era digital, sekaligus merekomendasikan kolaborasi antara pendidik dan kreator konten untuk merancang materi serupa.
Kohesi Gramatikal pada Artikel Redaksi Bertema Seni dan Budaya di Media Digital Mojok.co Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani; Atiqa Sabardila
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.446

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran kohesi gramatikal dalam 15 artikel redaksi bertema seni dan budaya di Mojok.co (periode Juni–Oktober 2024). Dengan pendekatan analisis wacana kualitatif, ditemukan bahwa penggunaan substitusi, referensi, repetisi, dan konjungsi tidak hanya berfungsi sebagai alat linguistik untuk memperkuat struktur teks, tetapi juga menjadi sarana penyampaian ironi, humor, dan kritik sosial yang khas. Hasil analisis menunjukkan tiga fungsi utama: (1) membangun argumen yang sistematis, (2) meningkatkan keterikatan pembaca melalui gaya narasi personal, dan (3) memperkuat identitas kultural dalam menyampaikan pesan seni-budaya. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap studi linguistik terapan, khususnya dalam konteks media digital Indonesia, dengan menegaskan bahwa kohesi gramatikal tidak sekadar alat teknis, melainkan elemen strategis dalam membentuk gaya penulisan yang efektif dan berdampak sosial.
Strategi Bahasa Warganet: Bentuk dan Fungsi Tindak Tutur di Kolom Komentar Meme dan Rage Comic Indonesia Fauriyah Wahidah Puji Munawwaroh; Markamah
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.453

Abstract

Studi ini mengkaji fenomena bentuk dan fungsi tindak tutur dalam kolom komentar pada fanpage Facebook Meme dan Rage Comic Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur yang digunakan, (2) mengidentifikasi strategi kesantunan yang terkandung di dalamnya, dan (3) memaparkan potensi penerapan hasil analisis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari komentar pengguna melalui teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan pencatatan. Analisis data menggunakan metode padan untuk mengkaji konteks meme dan metode agih untuk mengklasifikasikan jenis serta fungsi kalimat. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga jenis tindak tutur, dengan tindak tutur ilokusi menjadi yang paling dominan (66,67%), mencakup bentuk asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Selain itu, ditemukan pula tindak tutur lokusi (28,89%) dan perlokusi (4,44%). Temuan ini berimplikasi pada pengembangan materi ajar Bahasa Indonesia yang otentik dan relevan dengan konteks komunikasi digital siswa.
Peran Pemberdayaan Guru dan Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Mutu Sekolah di Indonesia Achmad Riduansyah; Syahrani; Muammar; Aslamiah; Celia Cinantya
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.455

Abstract

Pemberdayaan guru merupakan strategi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan, namun implementasinya di Indonesia masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas, dukungan struktural, dan pemahaman kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi elemen kunci pemberdayaan guru—meliputi pemberdayaan psikologis, dukungan struktural, dan otonomi pengajaran—serta pengaruhnya terhadap mutu sekolah melalui studi kepustakaan. Dengan metode analisis konten berbasis teori Rappaport (1981) dan Burns (1978), hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemberdayaan psikologis meningkatkan motivasi dan efektivitas guru; (2) dukungan struktural memperluas partisipasi guru dalam pengambilan keputusan, meski terhambat pendanaan; dan (3) otonomi pengajaran mendorong inovasi, tetapi terbatas oleh budaya kerja kurang kolaboratif. Temuan kunci menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berperan sebagai pendorong utama keberhasilan pemberdayaan guru. Implikasi penelitian ini merekomendasikan kebijakan fleksibel, pelatihan kepemimpinan bagi kepala sekolah, dan alokasi pendanaan khusus untuk mendukung pemberdayaan guru secara berkelanjutan.
Optimalisasi Kinerja Pamong Belajar dan Tenaga Administrasi Sekolah di SDN Timbung Kabupaten Tapin: Strategi, Hambatan, dan Implikasinya pada Transformasi Digital Dwi Lutfiana Sari; Lia Maulia; Eva Amelia; Syarif Fadilah; Ahmad Suriansyah; Aslamiah
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi kinerja pamong belajar dan tenaga administrasi di SDN Timbung, Kabupaten Tapin, serta mengidentifikasi hambatan implementasinya. Studi difokuskan pada sekolah dasar pedesaan dengan tantangan infrastruktur terbatas dan akses teknologi rendah. Metode kualitatif deskriptif diterapkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, tiga pamong belajar, dan dua tenaga administrasi, observasi partisipatif, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi kinerja dicapai melalui dua strategi utama: (1) pelatihan Pedagogical Content Knowledge (PCK) untuk meningkatkan kreativitas pengajaran, dan (2) penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) guna mempercepat proses administrasi. Kedua intervensi ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan kualitas layanan pendidikan. Namun, implementasi menghadapi kendala seperti keterbatasan perangkat teknologi, koneksi internet tidak stabil, relevansi pelatihan yang kurang sesuai konteks lokal, serta beban kerja tidak seimbang. Simpulan penelitian menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan struktural. Dukungan berkelanjutan berupa peningkatan infrastruktur, pelatihan berbasis kebutuhan, serta redistribusi tugas diperlukan guna memastikan transformasi digital di SDN Timbung berjalan efektif dan berkelanjutan.

Page 1 of 2 | Total Record : 15