cover
Contact Name
Muh Jaelani Al-Pansori
Contact Email
baleliterasi.bl@gmail.com
Phone
+6281804432748
Journal Mail Official
baleliterasi.bl@gmail.com
Editorial Address
Kantor Pusat, Jalan Basuki Rahmat-Praya Lombok Tengah NTB, Indonesia
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Olahraga dan Kesehatan
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 31235700     DOI : https://doi.org/10.58218/jok
Core Subject :
Focus The Journal of Physical Education, Sports, and Health focuses on the dissemination of research results, literature reviews, and scientific developments in the fields of physical education, sports, and health. This journal aims to be a platform for academics, researchers, practitioners, and students who are concerned with improving the quality of physical education and health across various educational levels. Scope This journal accepts manuscripts relevant to the following topics: 1. Strategies and models of teaching Physical Education, Sports, and Health (PESH) 2. Curriculum innovation and assessment in physical education and health 3. Physical activity and its relation to physical and mental well-being 4. School-based health education, nutrition, and reproductive health 5. Health promotion through physical education and sports 6. Educational technology in physical education and health 7. Sports and health psychology in educational settings 8. Management and development of school sports programs 9. Adapted physical education for students with special needs 10. Interdisciplinary studies related to sports, health, and education
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Motivasi belajar berkaitan denga ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ATLETIK 100 METER SISWA SMA NEGERI 1 SUKAMULIA: ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ATLETIK 100 METER SISWA SMA NEGERI 1 SUKAMULIA Pandu Juliawan Maulana; Karno Dinata; Herman Afrian; Mahfuz Mahfuz
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v1i3.1646

Abstract

Motivasi belajar berkaitan dengan dorongan seseorang untuk melakukan Tindakan aktif khususnya dalam proses belajar pada mata Pelajaran PJOK lari 100 meter. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi motivasi belajar dalam pembelajaran PJOK materi lari 100 meter siswa SMA Negeri 1 Sukamulia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriftif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X4 SMA Negeri 1 Sukamulia dengan menggunakan Teknik sampel yaitu teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang dalam penlitian ini sebanyak 29 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui penyebaran kuesioner (angket) serta melakukan observasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjuk bahwa motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran PJOK lari 100 meter pada siswa SMA Negeri 1 Sukamulia ada pada kategori “Baik” dengan persentase 41,38% dan rentangan nilai berada pada angka 7. Hal ini menunjukan bahwa siswa di SMA Negeri 1 Sukamulia menunjukkan motivasi belajar terhadap pembelajaran PJOK lari 100 meter berkategori baik.
Proses belajar merupakan realisa PENGARUH KELENGKAPAN SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA MTS SE-DESA PANDAN WANGI KECAMATAN JEROWARU: PENGARUH KELENGKAPAN SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA MTS SE-DESA PANDAN WANGI KECAMATAN JEROWARU Zainul Majdi; Didik Daniyantara; Zainul Arkanuddin; Herman Afrian
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v1i3.1647

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelengkapan sarana dan prasarana olahraga terhadap minat belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Desa Pandan Wangi Kecamatan Jerowaru. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah: Apakah kelengkapan sarana dan prasarana olahraga berpengaruh terhadap minat belajar siswa di sekolah-sekolah yang dipilih? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, digunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sarana dan prasarana olahraga memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000 yang kurang dari 0,05. Selain itu, nilai t-hitung sebesar 4,701 melebihi nilai t-tabel sebesar 1,660, menunjukkan bahwa variabel tersebut secara signifikan mempengaruhi minat belajar siswa. Dengan demikian, hipotesis alternatif (H1) diterima, dan hipotesis nol (H0) ditolak. Nilai Pearson Correlation ditemukan sebesar 0,735, menunjukkan hubungan yang kuat antara kelengkapan fasilitas olahraga dan minat belajar siswa. Nilai signifikansi sebesar 0,000 semakin mendukung kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel-variabel tersebut. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sarana dan prasarana olahraga yang lengkap berperan penting dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa.
A PERBEDAAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DI DAERAH DATARAN RENDAH DAN DATARAN TINGGI: PERBEDAAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DI DAERAH DATARAN RENDAH DAN DATARAN TINGGI Karno Dinata; lalu azizuddin; Lalu Erpan Suryadi; Herman Afrian; Muhammad Husni Tamim
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v1i3.1668

Abstract

This study aims to determine the differences in physical fitness levels between elementary school students living in lowland and highland areas. Physical fitness is a crucial component of children's growth and development and is influenced by environmental factors, including geographical conditions. This study used a comparative quantitative method. The sample consisted of the entire population of fifth-grade students from two elementary schools: 30 students from a lowland area and 30 students from a highland area, totaling 60 students. Data were collected using the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI), which includes five test items: 40-meter sprint, bent-arm hang, 30-second sit-ups, vertical jump, and 600-meter run. The results showed a significant difference in the physical fitness levels between students in highland and lowland areas. Students from highland areas had higher physical fitness scores, especially in endurance and muscular strength components. The t-test results showed a significance value of (p) < 0.05, indicating that the difference was statistically significant. These findings suggest that geographical environment affects the physical fitness levels of elementary school students. Keywords: physical fitness, highland, lowland, elementary school students, TKJI
HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN LEMPAR TURBO SISWA KELAS IV SDN 1 TETEBATU SELATAN Sandrio Indrawan; Karno Dinata; Herman Afrian
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v1i3.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tinggi badan dan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan lempar turbo pada siswa kelas IV SDN 1 Tetebatu Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 33 siswa dan ditentukan dengan teknik total sampling. Variabel yang diteliti meliputi tinggi badan, kekuatan otot lengan (melalui tes push-up), dan kemampuan lempar turbo (diukur dalam satuan meter). Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tinggi badan dengan kemampuan lempar turbo (r = -0,027; p > 0,05). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan lempar turbo (r = 0,612; p < 0,01). Uji regresi berganda menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan lempar turbo (F = 9,204; p < 0,05) dengan kontribusi sebesar 38%. Dengan demikian, kekuatan otot lengan merupakan faktor yang lebih dominan dibandingkan tinggi badan dalam mempengaruhi kemampuan lempar turbo pada siswa sekolah dasar. Kata Kunci: tinggi badan, kekuatan otot lengan, kemampuan lempar turbo, siswa sekolah dasar.
Efektivitas Latihan Senam Kebugaran Jasmani Terhadap Peningkatan Vo2max Siswa Smpn 3 Sakra Timur Marwan hakim Awan; Herman Afrian; Rina Nopiana
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v1i3.1737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui seberapa besar Efektivitas Latihan Senam Kebugaran Jasmani Terhadap Peningkatan VO2max Siswa SMPN 3 Sakra Timur. Metode penelitian yang di gunakan adalah eksperimen dan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group. Desain pretest-posttest control group adalah salah satu jenis desain eksperimen yang digunakan untuk mengukur perubahan yang terjadi pada kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan atau intervensi. . Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data pretest niali VO2max siswa sebelum sampel diberikan perlakuan atau treatment, dan data Posttest setelah sampel diberikan perlakuan atau treatment dengan menggunakan metode latihan Senam Kebugaran Jasmani (SKJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan Senam Kebugaran Jasmani (SKJ) memiliki efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan VO?max siswa SMPN 3 Sakra Timur. Dimana pada sesi pretest, rata-rata VO?max siswa tercatat sebesar 32,36 dengan nilai terendah 23,0 dan nilai tertinggi 41,10. Sementara itu, pada posttest setelah diberikan perlakukan latihan senam kebugaran jasmani, rata-rata VO?max meningkat menjadi 36,32 dengan nilai minimum 27,0 dan maksimum 45,50. Hal ini diperkuat dengan hasil uji t (paired sample t-test) menunjukkan bahwa nilai t hitung (2,968) lebih besar daripada t tabel (2,002) yang berarti bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Kata kunci: Senam Kebugaran Jasmani, VO?max, Siswa.
The Effectiveness of Using Traditional Games on the Physical Fitness of Fifth-Grade Students at MI NW Tebaban: Efektivitas Penggunaan Metode Permainan Tradisional Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V MI NW Tebaban Galih Aria; Hari Septianwari; Didik Daniyantara; Lalu Erpan Suryadi
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): April
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v2i1.1754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode permainan tradisional terhadap kebugaran jasmani siswa kelas V MI NW Tebaban. Desain penelitian yang digunakan adalah One-group Pretest-posttest Research Design. Populasi pada penelitian adalah siswa kelas V MI NW Tebaban yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik sampling jenuh dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel, yaitu siswa kelas V MI NW Tebaban. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan uji prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas. Pengujian hipotesis menggunakan uji paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjuk nilai signifikansi pada uji independent sample t-test mendapatkan hasil 0.001 dimana lebih kecil dari pada 0,05, dan berdasarkan pada pengambilan keputusan nilai sig. 0.001 < 0.05 berarti (Ho) ditolak dan (Ha) diterima. Peningkatan juga terjadi pada nilai rata-rata tes para siswa dari 14,17 meningkat menjadi 15,47 setelah diterapkannya metode permainan tradisional. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunaan metode permainan tradisional efektif untuk meningkatkan kebugaran jasmani.
PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP MINAT PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRGA DAN KESEHATAN PADA PESERTA DIDIK MI NWDI TEGARON: PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP MINAT PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRGA DAN KESEHATAN PADA PESERTA DIDIK MI NWDI TEGARON Aswani Nawang Minggari Minggari; Karno Dinata; Muhammad Husni Tamim
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh game online terhadap minat belajar PJOK pada peserta didik MI NWDI Tegaron. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan sampel 45 siswa kelas IV-VI. Hasil menunjukkan korelasi negatif signifikan antara intensitas bermain game online dengan minat belajar PJOK (r = -0.429, p = 0.000), dimana game online berkontribusi 18.4% terhadap penurunan minat. Dampak utama meliputi penurunan partisipasi fisik dan gangguan konsentrasi. Penelitian merekomendasikan pembatasan waktu bermain game dan pengembangan metode PJOK yang lebih menarik.
Levels of Knowledge and Skills in Freestyle Swimming Among Students at Darul Mujahidin NWDI Majidi Islamic Junior High School: Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Renang Gaya Bebas Siswa SMP Islam Darul Mujahidin NWDI Majidi M Latiful Ramdani diana
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): April
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v2i1.1816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan siswa kelas VIII SMP Islam Darul Mujahidin NWDI Majidi dalam renang gaya bebas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu memperagakan teknik dasar renang gaya bebas dengan cukup baik. Namun, pemahaman teori atau pengetahuan dasar tentang teknik renang masih rendah, ditunjukkan dengan banyaknya kesalahan dalam menjawab pertanyaan tes pengetahuan. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara keterampilan praktik dan pemahaman teori. Oleh karena itu, pembelajaran renang di sekolah sebaiknya menyeimbangkan antara praktik dan teori agar siswa lebih optimal dalam menguasai renang gaya bebas. Kata kunci: Pengetahuan, Keterampilan, Renang Gaya Bebas, Pendidikan Jasmani.
The Effect of Structured Physical Training on Changes in Maximum Oxygen Consumption (VO2max) Among Students at Keruak State Junior High School No. 3: Pengaruh Latihan Fisik Terprogram Terhadap Perubahan Nilai Konsumsi Oksigen Maksimal (Vo2Max) Pada Siswa Smp Negeri 3 Keruak MUHAMMAD SYAMSUL HARIADI ARI
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): April
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v2i1.1820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fisik terprogram terhadap perubahan nilai konsumsi oksigen maksimal (VO?Max) pada siswa SMP Negeri 3 Keruak. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa ekstrakurikuler karate, yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen (15 siswa) dan kontrol (15 siswa). Instrumen pengukuran menggunakan Multistage Fitness Test (Beep Test) untuk menilai VO?Max sebelum dan sesudah perlakuan. Program latihan fisik terprogram dilaksanakan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, durasi 40–45 menit/sesi, dan intensitas 80–95% denyut jantung maksimal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata VO?Max pada kelompok eksperimen sebesar 12,48 ml/kg/menit (40,9%), lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya meningkat 4,97 ml/kg/menit (16,5%). Uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t = 6,132; p < 0,001), dengan efek besar (Cohen’s d = 1,77). Dengan demikian, latihan fisik terprogram efektif dalam meningkatkan kapasitas aerobik siswa SMP Negeri 3 keruak.
Conducting the 2.4-Km Cooper Test as Part of Physical Education Classes in High School: Pelaksanaan Tes Cooper 2,4 Km dalam Pembelajaran PJOK di Sekolah Menengah Muhammad Faesal; Lina Amalia; Muhammad Saputra Ramdani
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): April
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v2i1.2921

Abstract

Tes Cooper 2,4 km merupakan instrumen pengukuran kebugaran jasmani yang digunakan untuk menilai daya tahan kardiorespirasi melalui aktivitas lari berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan serta hasil observasi Tes Cooper 2,4 km dalam pembelajaran PJOK di MAS Riadlussalihin NWDI Dasan Lekong. Metode penelitian menggunakan observasi deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa yang diamati selama dua belas pertemuan pembelajaran. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, stopwatch, lintasan lari 2,4 km, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pencatatan waktu tempuh, dan dokumentasi aktivitas pembelajaran, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan bertahap pada teknik lari, kestabilan kecepatan, pengaturan pernapasan, serta skor Tes Cooper siswa. Pada akhir pengamatan siswa menunjukkan peningkatan daya tahan fisik dan efisiensi gerak yang lebih baik. Tes Cooper 2,4 km dinilai efektif sebagai alat evaluasi kebugaran jasmani dalam pembelajaran PJOK.

Page 2 of 3 | Total Record : 24