cover
Contact Name
Latif Anshori Kurniawan
Contact Email
latif@upgris.ac.id
Phone
+628386063355
Journal Mail Official
sasindo@upgris.ac.id
Editorial Address
Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Program Studi PBSI, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Jl. Gajah Raya No. 40 Semarang sasindo@upgris.ac.id Principal Contact Jurnal Sasindo PBSI UPGRIS Universitas PGRI Semarang sasindo@upgris.ac.id Support Contact Rawinda Fitrotul Mualafina, S.S., M.A. Phone +6281328685615 rawindafitrotul@upgris.ac.id https://journal3.upgris.ac.id/index.php/sasindo/about/contact
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26146959     DOI : https://doi.org/10.26877/sasindo
Core Subject : Education,
Sasindo: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mencakup artikel penelitian, laporan penelitian, ulasan, dan komentar ilmiah dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan perincian sebagai berikut. Pengajaran Bahasa Indonesia Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Pengajaran Sastra Indonesia Ilmu Bahasa (Linguistik) Semantik Sintaksis Analisis Wacana Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Pragmatik Sosiolinguistik Psikolinguistik Linguistik Kognitif Gaya Bahasa (Stilistika) Kajian Sastra Indonesia Folklore Indonesia
Articles 80 Documents
Citra Perempuan dalam Buku Kalarahu, Kumpulan Cerita Rakyat Jawa Terbitan Pusat Pendidikan Nasional: Kajian Feminisme Andini Larasati; Muhajir; Setia Naka Andrian
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.155

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra perempuan dalam buku Kalarahu, Kumpulan Cerita Rakyat Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kulaitatif. Jenis penelitian deskriptif kualitatif karena menyajikan data dalam bentuk deskripsi (kata dan kalimat) berupa citra perempuan dalam buku tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan simak catat. Teknik tersebut digunakan untuk mengumpulkan data dari buku Kalatahu, Kumpulan Cerita Rakyat Jawa, lalu data yang didapat dimasukkan dalam instrument penelitian berupa tabel data. Hasil dari penelitian, citra perempuan dibedakan menjadi citra diri perempuan dan citra sosial. Citra diri dibagi menjadi citra fisik dan psikis. Citra sosial dibadi menjadi citra dalam keluarga dan citra dalam masyarakat. Dalam penggambaran citranya, aspek feminisme liberal sudah ditunjukkan oleh beberapa perempuan dalam cerita rakyat Jawa.
Kepribadian Tokoh Utama Perempuan dalam Novel SesukKarya Tere Liye: Kajian Psikologi Sastra Safia Agung Lestari; Siti Fatimah; Ahmad Rifai
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh utama dalam novel Sesuk karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil penyajian data dilakukan secara informal. Penelitian dilakukan menggunakan Psikologi Humanistik Abraham Maslow yang membagi kepribadian berdasarkan lima tingkatan hierarki kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian berdasarkan lima tingkatan hierarki kebutuhan telah terpenuhi, diantaranya kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman/keselamatan, kebutuhan kasih sayang dan memiliki, kebutuhan harga diri, dan kebutuhan aktualisasi diri.
Gaya Bahasa Hiperbol Dalam Novel SabiyaKarya Mellyana Dhian Yulia Rachmawati; Nanik Setyawati; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.265

Abstract

Penelitian berjudul “Gaya Bahasa Hiperbol dalam Novel Sabiya Karya Mellyana Dhian” bertujuan mendeskripsikan jenis gaya bahasa hiperbol pada novel Sabiya. Dengan sumber data berupa novel Sabiya karya Mellyana Dhian dan data berupa satuan liangual yang mengandung gaya bahasa hiperbol. Untuk menemukan data penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik pengumpulan data yaitu teknik sadap, menganalisis data penelitian ini menggunakan metode agih, dan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam data menggunakan metode padan. Hasil analisis data yang diperoleh akan disajikan secara informal menggunakan kata-kata yang dirangkai secara ringkas, sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Hasil yang ditemukan terdapat 88 data yang mngandung gaya bahasa hiperbol.  
Nilai Sosial dalam Novel Si Anak Savana Karya Tere Liye Dimas Yusifa Ulinnuha; Eva Ardiana Indrariani; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Nilai Sosial dalam Novel Si Anak Savana Karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan metode BSC (baca, simak, catat). Teknik baca digunakan untuk mengetahui alur cerita, karakter, pandangan, dan pesan dalam novel si anak savana. Pengumpulan data juga dilakukan teknik catat, selanjutnya data yang sudah dikumpulkan di analisis berdasarkan jenis nilai sosial. Berdasarkan analisis data Nilai Sosial dalam Novel Si Anak Savana Karya Tere Liye ini ditemukan beberapa jenis nilai soaial yang terkandung dalam Novel tersebut. Jenis nilai sosial  meliputi menolong, kepedulian, disiplin, demokrasi, kerja sama, toleransi, nilai rasa memiliki, dan kesetiaan. Bentuk nilai sosial menolong dibuktikkan dengan tiga belas kutipan, kepedulian dibuktikkan dengan dua belas kutipan, disiplin dibuktikkan dengan delapan kutipan, demokrasi dibuktikkan dengan lima kutipan, kerja sama dibuktikkan dengan tiga kutipan, toleransi dibuktikkan dengan tiga kutipan, nilai rasa memiliki dibuktikkan dengan dua kutipan, dan kesetiaan dibuktikkan dengan dua kutipan.
Implikatur dalam Video Animasi Tekotok Tahun 2022 Ari Wahyu Wibowo; Rawinda Fitrotul Mualafina; Hadi Riwayati Utami
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/0rm6at94

Abstract

Penyampaikan argumen berupa kritikan, sindiran, maupun pendapat dapat dilakukan denngan berbagai cara. Salah satunya dengan menggunakan menyampaikan secara tersirat melalui kata atau kalimat yang dapat disebut implikatur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implikatur yang terjadi pada video animasi “Tekotok” tahun 2022. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa kata, kalimat, atau paragraf yang termasuk dalam aspek implikatur. Sumber data dalam penelitian berasal dari Kanal Youtube “Tekotok” pada tahun 2022. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat. Hasil penelitian menjukkan bahwa dalam animasi “Tekotok” tahun 2022 terdapat dua implikatur yang digunakan. Pertama, melalui implikatur konvensional yang disampaikan secara tersirat tetapi mudah dipahami maksud yang disampaikan. Tuturan pada video animasi “Tekotok” Tahun 2022 yang mengandung implikatur konvensional ditemukan sebanyak 10 data. Kedua, melalui implikatur nonkonvensional atau implikatur percakapan. Pada implikatur percakapan tuturan yang disampaikan harus memeperhatikan konteks dan hal lain untuk mengetahui maksud sebenarnya yang hendak disampaikan. Dalam video animasi “Tekotok” tahun 2022 tuturan yang mengandung implikatur percakapan ditemukan sebanyak 17 data.
Gaya Bahasa Retoris dan Kiasan dalam Novel Rapijali Karya Dee Lestari Vina Yus Ragil Nofebriani
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang digunakan oleh Dee Lestari dalam novel yang berjudul Rapijali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan teknik simak catat. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah satu menemukan gaya bahasa, dua mengklasifikasikan sesuai dengan jenis gaya bahasa. Hasil analisis penelitian mengenai gaya bahasa dalam novel Rapijali telah menemukan sebanyak seratus delapan puluh delapan data gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan. Penjelasan di atas, ditemukan data dari gaya bahasa retoris sebanyak delapan puluh empat data, namun tidak semua gaya bahasa retoris digunakan dalam novel Rapijali ini, dari delapan puluh empat data gaya bahasa retoris yang ditemukan hanya terdapat enam jenis gaya bahasa yaitu hiperbola, silepsis, apofasis, litotes, apostrof, dan asidenton. Dalam novel Rapijali menemukan gaya bahasa kiasan sebanyak tujuh puluh empat data, namun tidak semua gaya bahasa kiasan digunakan dalam novel tersebut, dari tujuh puluh empat gaya bahasa kiasan yang ditemukan terdapat tujuh jenis gaya bahasa yaitu simile atau persamaan, personifikasi, metafora, alusi, hipalase, ironi, dan sarkasme.
Analisis Unsur Kekerasan dalam Novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq sebagai Alternatif Materi pada Pembelajaran di SMA Negeri 1 Cepiring Dewi Nur Rohmah; Muhajir Muhajir; Setia Naka Andrian
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kekerasan dalam novel Dilan 1990 karya Pidi Baiq. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Dalam mengambil data penelitian meggunakan teknik simak dan catat . Bahan atau sumbernya datanya adalah novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq. Hasil penelitian Novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq ada tiga, yaitu: memfokuskan pada bentuk kekerasan dalam karya sastra biasanya sebagai suatu saran yang berhubungan dengan yang dapat diambil lewat cerita, kekerasan dalam novel Dilan 1990 karya Pidiq ini diantaranya yang pertama kekerasan fisik yang meliputi pemukulan dan tamparan. Kedua kekerasan nonfisik yaitu memaki, membentak, dan megucapkan kata kasar. Pelaksanaan pembelajaran sastra dalam kekerasan pada novel Dilan 1990 karya Pidi Baiq sebagai materi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan sebagai urutan supaya lebih rinci dalam melaksanakan pembelajaran.
Gaya Bahasa dalam Lirik Lagu Album Manusia Karya Muhammad Tulus Rusyadi Kajian Stilistika Farida Yusriani Nurjati; Siti Fatimah; Hadi Riwayati Utami
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud gaya bahasa dalam lirik lagu album Manusia karya Muhammad Tulus Rusyadi. Metode penelitian pada penelitian ini yaitu metode deskriptif  kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Hasil analisis data dapat diketahui bahwa penggunaan gaya bahasa retoris sebanyak 26 kali, meliputi: 1) aliterasi 5 kali; 2) asonansi 7 kali; 3) asindenton 1 kali; 4) polisindenton 4 kali; 5) chiasmus 2 kali; 6) hiperbola 6 kali; dan 7) anastrof 1 kali. Penggunaan gaya bahasa kiasan sebanyak 6 kali, meliputi: 1) simile 1 kali; 2) paradok 1 kali; 3) antifrasis 1 kali; 4) hipalase 2 kali; dan 5) personifikasi 1 kali. Dapat disimpulkan bahwa wujud gaya bahasa yang digunakan dalam lirik lagu album Manusia karya Muhammad Tulus Rusyadi, yaitu gaya bahasa retoris sebanyak 26 kali, sedangkan gaya bahasa kiasan sebanyak 6 kali.
Nilai Sosial Kasih Sayang dalam Novel Orang-Orang Oetimu Karya Felix K. Nesi Patria Inti Sejahtera; Siti Fatimah; Hadi Riwayati Utami
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai sosial kasih sayang dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk-bentuk nilai sosial kasih sayang dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Bentuk-bentuk nilai sosial kasih sayang yaitu pengabdian, tolong menolong, kekeluargaan, kesetiaan, dan kepedulian.
Gaya Bahasa dalam Novel Surat Kecil Untuk Tuhan Karya Agnes Davonar sebagai Alternatif Bahan Ajar di SMA Nita Aditia; Arisul Ulumuddin; Ambarini Asriningsari
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.289

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Gaha Bahasa dalam Novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar serta Analisis gaya bahasa dalam Novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar Sebagai Alternatif Bahan ajar di SMA. Hasil penelitian kemudian dimanfaatkan sebagai bahan ajar di tingkat SMA. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi dokumen. teknik analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Penyajian data disajikan dalam bentuk kata-kata sebagai pendeskripsian data yang diperoleh. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 8 gaya bahasa meliputi: (a) hiperbola; (b) personifikasi; (c) anafora; (d) repetisi; (e) retorika; (f) ironi; (g) metonimia; (h) metafora.