cover
Contact Name
Latif Anshori Kurniawan
Contact Email
latif@upgris.ac.id
Phone
+628386063355
Journal Mail Official
sasindo@upgris.ac.id
Editorial Address
Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Program Studi PBSI, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Jl. Gajah Raya No. 40 Semarang sasindo@upgris.ac.id Principal Contact Jurnal Sasindo PBSI UPGRIS Universitas PGRI Semarang sasindo@upgris.ac.id Support Contact Rawinda Fitrotul Mualafina, S.S., M.A. Phone +6281328685615 rawindafitrotul@upgris.ac.id https://journal3.upgris.ac.id/index.php/sasindo/about/contact
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26146959     DOI : https://doi.org/10.26877/sasindo
Core Subject : Education,
Sasindo: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mencakup artikel penelitian, laporan penelitian, ulasan, dan komentar ilmiah dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan perincian sebagai berikut. Pengajaran Bahasa Indonesia Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Pengajaran Sastra Indonesia Ilmu Bahasa (Linguistik) Semantik Sintaksis Analisis Wacana Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Pragmatik Sosiolinguistik Psikolinguistik Linguistik Kognitif Gaya Bahasa (Stilistika) Kajian Sastra Indonesia Folklore Indonesia
Articles 80 Documents
Pembelajaran Menulis Teks Drama Melalui Model Experiental Learning pada Peserta Didik Kelas VIII Ovy Sendyka Absari; Arisul Ulumuddin; Ngatmini Ngatmini
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil penerapan model Experiental Learning dalam pembelajaran menulis teks drama pada peserta didik kelas VIII SMPN 3 Jepara tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan data lengkap yang dideskripsikan sesuai keadaan saat dilakukannya penelitian. Kegiatan penelitian dilakukan secara urut mulai dari pendahuluan yang memuat salam, doa, kehadiran, apersepsi. Kegiatan inti mencakup pendalaman teori dasar, mengamati dan mempraktikkan. Setelah selesai membuat teks drama peserta didik yang berjumlah 29 melakukan praktik pementasan drama yang dibentuk menjadi 2 kelompok. Kegiatan terakhir yaitu penutup memuat simpulan, refleksi, tanya jawab, tindak lanjutan, doa penutup, salam. Penerapan model Experiental Learning berjalan sesuai dengan rencana dan target nilai yang diharapkan. Hal tersebut dibuktikan dengan perbandingan nilai pretest mencapai angka 80,35 dan posstest mencapai diangka 92,25. Selain data hasil tes, data nontes berupa observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi mendapat respon positif dari pendidik bahas Indonesia kelas dan peserta didik kelas VIII F. Respon dari angket dan wawancara menandakan bahwa model Experiental Learning diakui sebagai model yang berpotensi mengubah suasana saat proses pembelajaran menjadi kondusif dan aktif. Selain itu, menambah rasa percaya diri dan kreativitas, dan dapat berpikir kritis.
PENERAPAN STRATEGI KOMUNIKASI SMART DALAM MENINGKATKAN PEMEROLEHAN BAHASA ANAK SLOW LEARNER DI BIMBEL ADULAM SEMARANG Widiya Ningsih
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi komunikasi SMART (Simple, Memorable, Attractive, Repetitive, Touching) dalam meningkatkan pemerolehan bahasa anak slow learner di Bimbel Adulam Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola dan tutor, serta dokumentasi transkrip pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Simple membantu mengurangi beban kognitif melalui penyederhanaan instruksi, strategi Repetitive memperkuat pemahaman melalui pengulangan bermakna, strategi Memorable mempermudah penguasaan kosakata melalui pengalaman kontekstual, strategi Attractive menjaga perhatian anak, dan strategi Touching meningkatkan keberanian berkomunikasi melalui dukungan emosional. Penerapan strategi SMART secara konsisten terbukti mendukung pemerolehan bahasa anak slow learner secara bertahap dan meningkatkan respons verbalnya.
Ekranisasi Novel The Architecture of Love ke dalam Novel: Analisis Perubahan Unsur Naratif Putri Prehartiningsih
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk perubahan yang terjadi dalam proses Ekranisasi Novel The Architecture of Love ke dalam Film, serta bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi elemen naratif dan makna cerita. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca novel, menyimak film, dan mencatat perubahan apa saja yang terjadi. Kemudian, data yang diperoleh diklasifikasikan pada kategori yang telah ditentukan, yaitu pensiutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Pada hasil penelitian ini diperoleh data sebanyak 86 data perubahan dalam pelestarian novel ke film. Pada aspek penciutan terdapat 33 data (17 penciutan alur, 13 penciutan tokoh, dan 3 penciutan latar) bagian yang dihilangkan seperti pertemuan River dan Andara di San Farnsisco, tokoh Mamak Paul, Mama Raia, Paley Park dan Toko buku Word. Aspek penambahan diperoleh 27 data (17 alur, 7 tokoh, dan 3 latar) seperti adegan Raia memergoki suami selingkuh, tokoh Mentari dan pemilik toko buku, serta latar National Dental dan toko buku Daun. Sedangkan pada aspek perubahan bervariasi diperoleh 26 data (20 alur, 1 tokoh, dan 5 latar) seperti modifikasi tokoh Teddy menjadi Diaz Umbara.
Senyapan dan Kilir Lidah dalam Tuturan Korban Eksploitasi Oriental Circus Indonesia (OCI) pada Podcast YouTube Aisyah Aisyah; Suyoto Suyoto; Siti Ulfiyani
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.493

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena senyapan dan kilir lidah dalam tuturan narasumber podcast yang merupakan korban eksploitasi sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) dengan trauma masa lalu. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana bentuk senyapan dan kilir lidah dalam tuturan korban OCI pada podcast YouTube serta alasan di balik timbulnya senyapan dan kilir lidah dalam tuturan korban tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan alasan di balik timbulnya senyapan serta kilir lidah dalam tuturan korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa tuturan korban eksploitasi OCI pada podcast YouTube yang mengandung senyapan dan kilir lidah. Data dikumpulkan melalui metode simak, teknik simak libat bebas cakap, dan catat. Analisis data dilakukan dengan metode agih dan metode padan. Penyajian data dilakukan secara informal menggunakan kata-kata biasa. Hasil penelitian ditemukan dua jenis senyapan, yaitu senyapan diam dan senyapan terisi, serta empat bentuk kilir lidah, yakni seleksi semantik keliru, malapropisme, antisipasi, dan perseferasi. Senyapan muncul karena lupa kata yang hendak dituturkan, telanjur memproduksi kalimat, jeda gramatikal, bertutur sambil berpikir, dan mengambil napas. Adapun kilir lidah muncul karena penutur menghasilkan kata lain saat bertutur, kemiripan kata, kata kurang familiar, dan gugup.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Kanal YouTube Ueno Family Japan 2024/2025 winda naufa fadilah rohmah
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis alih kode dan campur kode yang muncul dalam tuturan kanal YouTube Ueno Family Japan, serta mengungkap faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak bebas libat cakap dan catat. Data diperoleh dari lima video unggahan Ueno Family Japan yang mengandung peristiwa alih kode dan campur kode. Data kemudian dianalisis menggunakan teori alih kode internal dan alih kode eksternal Suwito, dan campur kode ke dalam, ke luar, dan campuran, teori Suwandi. Hasil penelitian menunjukkan peristiwa alih kode sebanyak 195 data, yaitu alih kode internal 83 data dan alih kode eksternal 112 data. Sementara itu, campur kode terdapat 412 data, yaitu campur kode ke dalam 113 data, campur kode ke luar 226 data, dan campur kode campuran 73 data. Penyebab terjadinya alih kode dan campur kode adalah penutur dan pribadi penutur, mitra tutur, hadirnya penutur ketiga, topik pembicaraan, penggunaan istilah populer, dan untuk membangkitkan rasa humor.
Perempuan Sebagai Subaltern: Studi Feminisme Spivak dalam Cerpen "Perempuan Hujan" Karya Indra Tranggono Nurlaily Syam; Ridwan
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.534

Abstract

This study aims to analyze how women are represented as subalterns in the short story “Perempuan Hujan” by Indra Tranggono using the feminist perspective of Gayatri Chakravorty Spivak. The research employs a qualitative method with discourse analysis and a postcolonial feminist framework. Data collection techniques used in this study include library research and note-taking to identify relevant quotations in the short story text. The research data consists of narratives, dialogues, and descriptions that depict the position of female characters in the story. The results show that the female character in the short story is represented as a subaltern through several aspects, including the loss of identity, objectification of the female body, symbolic presence, and her relationship with patriarchal structures.
Penerapan Model POE2WE Berbasis Web Educaplay dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Teks Pidato Persuasif Siswa Kelas VIII SMP Nurul Ulum Semarang Inayah Muya
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.591

Abstract

This study aims to describe the application of the POE2WE (Prediction, Observation, Explanation, Elaboration, Write, Evaluation) model based on Educaplay web in learning to read persuasive speech texts for eighth grade students of SMP Nurul Ulum Semarang. The POE2WE model combined with Educaplay media is used to increase student engagement and understanding, particularly by providing interactive and multimedia resources that enhance the learning experience for eighth grade students. Data collection techniques in this study are test and non-test techniques. The test technique is used to measure reading skills for persuasive speech texts, while non-test techniques are observation, interviews, and documentation. This study uses a qualitative approach with the Classroom Action Research (CAR) method, which is implemented in two cycles. The research subjects are one class consisting of 33 students. Data analysis is carried out descriptively and qualitatively to describe the process of implementing the learning model. The results of the study indicate that the application of the POE2WE model based on Educaplay web can improve persuasive speech text reading skills, indicated by an increase in student learning outcomes with an average value of 87.4 in cycle II.
KEKERASAN YANG DINORMALKAN ALEGORI PERADABAN DALAM LAGU PERADABAN (.FEAST) MELALUI PERSEPKTIF KEKUASAAN DAN WACANA MICHEL FOUCAULT Aslan Abidin; Bungatang; Muh. Raya Fahreza
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.602

Abstract

This study examines the representation of normalized violence in the lyrics of the song "Peradaban" by .Feast through the perspective of power and discourse by Michel Foucault. Songs as a product of popular culture are seen as not only serving as entertainment but also as a medium for social criticism that reflects power relations in society. This study uses a descriptive qualitative approach through literature study with reading and note-taking techniques on the lyric text as the main data source. The results show that the song's lyrics contain representations of physical and symbolic violence that appear through depictions of the burning of religious symbols, the insulting of collective identity, acts of deprivation, practices of social judgment, and experiences of repeated oppression. The repetition of these events demonstrates a tendency for social acceptance of violent practices until they are gradually perceived as part of the reality of life. The analysis also found that language and symbols in the lyrics function as a medium for producing discourse that shapes how society interprets power and social conflict. In addition to presenting a critique of domination, several parts of the lyrics show the emergence of critical awareness through the rejection of linguistic control and the affirmation of collective independence. The findings of this study indicate that the allegory of civilization in the song not only depicts human progress but also reveals social contradictions that display the continuation of violent practices in modern society. Keywords: Normalization of violence, Discourse of power, Allegory of civilization
PENYUSUNAN RUBRIKASI MAJALAH SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KETERBACAAN DAN KREATIVITAS SISWA Dika Rianza
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.630

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena penyusunan rubrik dalam majalah sekolah masih belum tersusun secara optimal sehingga keterbacaan dan kreativitas siswa belum berkembang dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyusunan rubrikasi majalah sekolah sebagai upaya meningkatkan keterbacaan serta kreativitas siswa di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui pengkajian berbagai buku, jurnal, dan sumber ilmiah lain yang berkaitan dengan media pembelajaran dan jurnalistik sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rubrikasi yang tersusun secara sistematis dapat membantu pembaca memahami isi majalah dengan lebih mudah, meningkatkan daya tarik penyajian informasi, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kreatif, dan bekerja sama dalam kegiatan penerbitan majalah sekolah. Selain itu, penyusunan rubrik yang baik mampu menjadikan isi majalah lebih komunikatif, terarah, dan menarik bagi pembaca.
Psikologi Tokoh Utama dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa  Karya Hanung Bramantyo (Kajian Psikologi Humanistik) Merlin Nursiah; Moch Muarifin; Sujarwoko
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.634

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penggambaran kondisi kejiwaan tokoh dalam film sebagai cerminan perubahan kehidupan manusia. Kajian ini menelaah psikologi tokoh pada film Tuhan Izinkan Aku Berdosa karya Hanung Bramantyo melalui teori humanistik Abraham Maslow. Tujuannya ialah menjelaskan terpenuhinya kebutuhan tokoh berdasarkan hierarki Maslow, mulai dari kebutuhan jasmani, keamanan, kasih sayang dan rasa memiliki, penghargaan, sampai aktualisasi diri. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif, dengan data berupa dialog serta adegan film yang diperoleh melalui teknik simak dan catat, lalu dianalisis secara mendalam. Hasilnya menunjukkan bahwa tokoh mengalami proses pemenuhan kebutuhan secara bertahap, dari kebutuhan dasar seperti makan, beristirahat, dan merasa aman, hingga kebutuhan lebih tinggi berupa harga diri dan pengembangan diri. Pergulatan batin yang dialami tokoh menjadi bagian penting dalam pencarian makna hidup serta pembentukan potensi dirinya. Oleh karena itu, film ini bukan hanya menghadirkan persoalan sosial, tetapi juga menampilkan pertumbuhan kepribadian tokoh dari sisi psikologis