cover
Contact Name
Mega Septia Sarda Dewi
Contact Email
mega.septia.ft@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahidah.faninastiti.ft@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : -     EISSN : 26210959     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.
Articles 132 Documents
ANALISIS PENGARUH SUDUT KABEL PENGGANTUNG RADIAL TERHADAP KINERJA STRUKTURAL PADA JEMBATAN PELENGKUNG TERIKAT BAJA NETWORK DENGAN INKLINASI Fajar Tamami; Mohammad Salman Alfarisi; Daffa Syarif Abdullah; Nindyawati Nindyawati
Bangunan Vol. 29 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p153-160

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh sudut kabel penggantung radial terhadap kinerja struktural pada jembatan pelengkung terikat baja dengan inklinasi ke dalam sebesar 5 derajat. Studi dilakukan menggunakan metode elemen hingga (FEM) dengan perangkat lunak SAP2000 v.25. Parameter utama yang dianalisis adalah sudut penggantung relatif terhadap pelengkung, dengan tujuan mengoptimalkan distribusi gaya aksial, lendutan maksimum, dan berat total struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi dengan sudut penggantung 74 menghasilkan kombinasi optimal antara berat struktur yang paling ringan sebesar 1464,71 ton dan lendutan minimum 34,41 mm. Peningkatan jumlah penggantung secara umum meningkatkan efisiensi kinerja struktural, yang dinilai menggunakan formula Performance. Nilai kinerja tertinggi sebesar 1 tercapai pada konfigurasi ini, mencerminkan distribusi beban yang lebih merata. Konfigurasi ini direkomendasikan untuk diterapkan pada desain jembatan pelengkung terikat guna mencapai efisiensi material dan kinerja yang maksimal. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efek variasi pembebanan dan material pada konfigurasi hanger yang berbeda.
PENGARUH PENGALAMAN MENGAJAR DAN JENIS PENDIDIKAN TERHADAP PEMAHAMAN DIMENSI PENGETAHUAN GURU SMK Ana Nur Hidayati
Bangunan Vol. 29 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i12024p53-68

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pemahaman guru tentang dimensi pengetahuan, (2) mengetahui pengaruh pengalaman mengajar guru terhadap pemahaman dimensi pengetahuan, dan (3) mengetahui pengaruh jenis pendidikan guru terhadap pemahaman dimensi pengetahuan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitiannya adalah 34 guru di SMKN 1 Blitar. Instrumen yang digunakan adalah angket untuk variabel pengalaman dan jenis pendidikan guru. Serta pedoman penilaian untuk variabel pemahaman guru pada dimensi pengetahuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru SMK terhadap dimensi pengetahuan termasuk dalam kategori cukup dengan nilai terendah sebesar 66,67 nilai tertinggi sebesar 86,67 serta nilai rata-rata sebesar 75,49. (2) Tidak ditemukan pengaruh yang signifikan dari pengalaman mengajar guru terhadap pemahaman dimensi pengetahuan (3) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari jenis pendidikan guru terhadap pemahaman dimensi pengetahuan, akan tetapi terdapat kecenderungan guru dengan jenis pendidikan S1 Kependidikan memiliki pemahaman yang lebih baik dibanding guru dengan jenis pendidikan S1 Non Kependidikan.
INOVASI WATERPROOFING COATING CEMENT BASED DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAM Ninggar Syifa Nur Jati; Ranatri Diani Salsabila; Riza Susanti; Hartono Hartono
Bangunan Vol. 28 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p1-10

Abstract

One of them is the porous structure, which triggers the loss of construction strength and causes the building structure to become brittle, so that a leak-proof or waterproof coating is needed to prevent water from penetrating into the building structure. In the market, waterproofing prices are relatively high, starting at one hundred thousand per kilogram, so waterproofing innovations are needed at affordable prices. The purpose of this research is to create a method for implementing and testing waterproofing coatings derived from a mixture of Styrofoam and additives, identify technical and physical data for waterproofing mixtures derived from test results, and analyze the best type of mixture of Styrofoam and additives for waterproofing. This study used styrofoam waste dissolved in thinner, which has the final property of water resistance, with added waterglass as an adhesive and shell waste and fly ash as cementitious solid additives. The research method used was experimental, with four variations of waterproofing mixtures using fly ash and clam shells added. Tests carried out based on SNI 8665:2018 inpackaging test, ASTM D1640 Touch dry and hard dry time test, ASTM D3359 pull-off adhesion test, SNI 0096:2007 Water permeability test, ASTM D471 water absorption test, ASTM D4798 Weather resistance test, and SNI 8665:2018 Spreadability test The results showed that of the 4 mixed variants, the optimum mixture was obtained in variation C with a ratio of 4:1:5 for dissolved styrofoam, waterglass, and dense fly ash added material. This mixture meets all the test criteria at a more affordable price than on the market. So by utilizing this waste for waterproofing, it is hoped that it can reduce Styrofoam waste, which is difficult to decompose and abundant in Indonesia, and meet the needs of the waterproofing market
SISTEM DETEKTOR KERETAKAN SUATU BANGUNAN AKIBAT GEMPA DENGAN MENGGUNAKAN VIBRATION SENSOR Khalvin Ilham Fadhila; Subekti Ainur Rofiq; Bambang Setiabudi; Riza Susanti
Bangunan Vol. 28 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p11-24

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sangat rawan terhadap gempa bumi karena posisinya yang terletak pada dua samudera, tiga lempeng dunia, serta ring of fire. Di Indonesia saat ini sistem peringatan dini yaitu seismograf hanya mampu dipasang di tempat tertentu seperti pegunungan dan pantai. Oleh karena itu, persyaratan tersebut membuat sistem pendeteksi gempa bumi tidak dapat digunakan di daerah kota besar sehingga perlu adanya inovasi berupa sistem detektor keretakan bangunan akibat gempa bumi dengan menggunakan vibration sensor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan vibration sensor serta pengaruhnya dalam meminimalisir korban jiwa dan mengetahui kerusakan yang terjadi. Untuk membuat sistem detektor keretakan bangunan menggunakan vibration sensor melalui beberapa tahap yaitu (1) survey dan analisa kebutuhan (2) pembuatan alat (3) pengujian. Mekanisme sistem kerja alat ini adalah ketika data masuk akan diuji dua sistem dengan waktu yang telah ditetapkan pada software IDE Arduino dimulai dari prototipe berupa dinding yang dipukul hingga terjadi retakan. Pada sistem pertama getaran yang dihasilkan akan ditangkap dan diolah oleh NodeMCU ESP8266 sehingga akan menghidupkan buzzer dan LED sebagai indikator kerusakan. Pada sistem kedua getaran akan ditangkap NodeMCU ESP8266 dan ditransmisikan menuju PC dengan platform ThingSpeak berupa nilai getaran secara visual. Dari hasil penelitian ini diharapkan sistem detektor keretakan bangunan akibat gempa bumi dengan menggunakan vibration sensor mampu berjalan dengan baik sesuai yang dirancang dan dapat diaplikasikan di kota-kota besar untuk meminimalisir korban akibat bencana dan mengetahui besaran nilai getaran yang terjadi.
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH THIN BED MORTAR DENGAN PENAMBAHAN ZAT ADITIF BERBASIS POLYVINYL ACETATE Muhammad Adzin Rifqi Ramdani; M. Mirza Abdillah Pratama; Cynthia Permata Dewi
Bangunan Vol. 28 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p25-36

Abstract

Bata ringan atau Autoclaved Aerated Concrete (AAC) merupakan bahan material pengisi dinding yang saat ini sering digunakan. Pemilihan bata ringan sebagai penyusun dinding bangunan karena memiliki bentuk yang seragam, beratnya yang ringan, dan dapat mempercepat kinerja pekerjaan dinding. Pemasangan bata ringan pada umumnya menggunakan mortar dengan lapisan tipis atau dapat disebut sebagai thin bed mortar. Meskipun dinding bukan termasuk bagian struktural pada bangunan, perlu adanya penelitian mengenai kekuatan pasangan bata ringan. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir keruntuhan dinding bangunan akibat gaya lateral saat terjadi gempa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menciptakan komposisi baru thin bed mortar berbasis semen dengan penambahan polivinil asetat (PVAc) atau dapat disebut sebagai thin bed mortar inovasi (TBMI) untuk meningkatkan nilai kuat tekan dan kuat tarik belah pasangan bata ringan. Penggunaan PVAc pada TBMI diharapkan dapat meningkatkan kekuatan dan keamanan dinding bata ringan dan dapat menjadi alternatif dari penggunaan mortar instan. Penelitian ini dilakukan dalam lingkungan eksperimental dan mengikuti prosedur pengujian sesuai ASTM dan SNI. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu TBMI dengan substitusi 15% PVAc terhadap berat semen mampu memberikan nilai kuat tekan pasangan bata ringan sama besar dengan mortar instan dan kuat tarik belah sebesar 23% lebih besar daripada mortar instan.
STUDI PENANGGULANGAN BANJIR KALI KETING KABUPATEN JEMBER Muhammad Abdul Rahman; Ismail Saud; S. Kamilia Aziz
Bangunan Vol. 28 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p37-50

Abstract

Kali Keting is a river located in Jember Regency, East Java Province. The land use of the Keting River Watershed (DAS) is predominantly villages and rice fields. Some of the rice fields are in the middle and upstream of the Kali Keting watershed. On the upstream side, when there is a large discharge, overflow occurs. In fact, the overflow occurred for 5 days and inundated people's houses to a depth of 50 - 60 cm. And in the rice fields, flooding also occurred which inundated 157 ha of rice crops and 26.33 ha of sugar cane crops. So it is necessary to carry out studies for flood prevention. The methods used are the calculation of the planned pearson type 3 log rain analysis, the planned flood discharge calculation using the Nakayasu unit hydrograph method, hydraulic modeling using HEC-RAS software for existing and planned conditions, and discussion of the results of the hydraulic analysis. From the results of the analysis, it was found that action was needed in the form of river normalization. In critical gutters, reinforcement with lining is required.
HUBUNGAN PENGALAMAN MENGAJAR DAN PELATIHAN TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN SOFT SKILL GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Bella Nur Vita; Sutrisno Sutrisno
Bangunan Vol. 28 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p51-58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi pengalaman mengajar guru, pengalaman pelatihan guru, dan kualitas pembelajaran soft skill guru; (2) hubungan pengalaman mengajar terhadap kualitas pembelajaran soft skill guru; dan (3) hubungan pengalaman pelatihan terhadap kualitas pembelajaran soft skill guru. Populasi penelitian adalah guru mata pelajaran produktif di SMK Negeri 1 Kediri. Sampel penelitian adalah sampel jenuh dengan jumlah 51 responden. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket tertutup. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan korelasi dengan tarf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan (1) pengalaman mengajar dan pengalaman pelatihan guru masuk pada kategori cukup, sedangkan kualitas pembelajaran soft skill guru masuk pada kategori baik; (2) tidak terdapat hubungan yang signifikan pengalaman mengajar terhadap kualitas pembelajaran soft skill guru; dan (3) terdapat hubungan yang signifikan pengalaman pelatihan terhadap kualitas pembelajaran soft skill guru SMK.
PENGARUH DIMENSI PENAMPANG DAN RASIO PEMBESIAN LENTUR TERHADAP KAPASITAS BEBAN BALOK BETON BERTULANG BERBASIS GRADASI MUTU Widya Damayanthi; Karyadi Karyadi; M. Mirza Abdillah Pratama
Bangunan Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p1-6

Abstract

Balok beton gradasi merupakan suatu inovasi di dunia konstruksi karena dengan adanya gradasi mutu dapat mereduksi penggunan semen, namun dapat meningkatkan kekakuan dari elemen struktur tersebut mendekati mutu tertingginya. Gradasi mutu dilakukan dengan meletakkan mutu rendah di bagian serat tarik dan mutu tinggi di bagian serat tekan. Penggunaan mutu rendah pada serat tarik berdasarkan asumsi bahwa beton sama sekali tidak menanggung tegangan tarik. Balok beton gradasi yang hemat semen dapat menjadi salah satu solusi dalam dunia konstruksi yang sedang menggalakkan green building. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi pengaruh dimensi penampang melintang dan rasio pembesian lentur terhadap kapasitas beban yang mampu ditahan oleh balok beton gradasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mempersiapkan spesimen ujinya dan kontrol sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahanan balok terhadap risiko retak meningkat seiring dengan peningkatan rasio penampang dan rasio pembesian yang digunakan. Walaupun demikian, luas penampang perlu dikaji ulang agar kinerja antar spesimen dapat dibandingkan.
EKSPERIMENTAL MOMEN-LENDUTAN BALOK KANTILEVER BAJA CANAI DINGIN DENGAN VARIASI JUMLAH SEKRUP Nindyawati Nindyawati; I Gede Agung Shri Parta; Adjib Karjanto; Wahyo Hendarto Yoh
Bangunan Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p7-16

Abstract

Momen lentur dan lendutan pada struktur baja canai dingin erat kaitannya dengan model sambungan yang dipergunakan. Sambungan yang termasuk klasifikasi flexible dan semi-rigid didapatkan dari pengamatan yang dilakukan. Pada paper ini karakteristik dari variasi sambungan dan pengaruhnya diamati dengan metode eksperimental menggunakan benda uji single profile yang dimodelkan sebagai balok kantilever. Hasil studi menunjukkan bahwa penambahan jumlah sekrup turut meningkatkan momen lentur maksimum yang dapat diterima struktur. Akan tetapi hasil analitis dan hasil ekperimen menunjukkan ketidaksesuaian di mana struktur masih belum dapat menerima beban secara optimal.
EVALUASI KINERJA PERKERASAN LATASIR PADA RUAS JALAN NASIONAL DI PULAU AMBON Hamkah Hamkah; Rohana Rohana; Aisyah Aisyah
Bangunan Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v27i22022p17-32

Abstract

Jalan J. Syaranamual dan Leo Wattimena di Ambon, merupakan 2 diantara 81 ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Maluku, diprogramkan BPJN Maluku menggunakan perkerasan Latasir untuk mempertahankan kondisi kemantapan jalan. Evaluasi kinerja perkerasan Latasir Kelas B tahun anggaran 2020 dimaksudkan bahan evaluasi/pertimbangan penggunaan perkerasan sejenis di wilayah BPJN Maluku untuk tahun anggaran 2021. Tujuan penelitian mengevaluasi: 1). Penggunaan bahan campuran Latasir terhadap pemenuhan spesifikasi; 2). Metode produksi campuran berdasarkan ketentuan peralatan pencampur, jenis kendaraan pengangkut, peralatan penghamparan dan pemadatan; 3). Mutu Latasir berdasarkan sifat campuran, toleransi dimensi tebal, kepadatan minimum dan metode pengendalian mutu. Metode evaluasi terhadap kinerja bahan baku, bahan olahan, bahan jadi, peralatan, dan tenaga kerja terhadap ketentuan mutu pengadaan. Kesimpulan: 1). Jenis aspal (Pertamina 60/70), Agregat 5-10, Pasir dan Abu Batu asal quarry Wai Sikula di Laha-Ambon, memenuhi persyaratan spesifikasi bahan sebagai campuran Latasir Kelas B, 2). Metode produksi campuran menggunakan AMP di Desa Laha memenuhi ketentuan peralatan produksi berdasarkan hasil pengukuran temperatur campuran, uji gradasi gabungan hasil ekstraksi, 3). Metode pelaksanaan pekerjaan Latasir menggunakan Asphalt Finisher, Tandem Roller dan Pneumatic Tire Roller memenuhi ketentuan Spesifikasi Umum 2018. 4). Kadar aspal 7,10 persen memenuhi persyaratan Latasir kelas B berdasarkan ketentuan toleransi dimensi tebal, kepadatan minimal dan sifat marshal campuran. Kadar aspal Latasir Kelas B oleh Penyedia lebih rendah dibandingkan kadar aspal optimum (8,40 persen).

Page 3 of 14 | Total Record : 132