cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
ISSN : 08539987     EISSN : 23383445     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Media Health Research and Development ( Media of Health Research and Development ) is one of the journals published by the Agency for Health Research and Development ( National Institute of Health Research and Development ) , Ministry of Health of the Republic of Indonesia. This journal article is a form of research results , research reports and assessments / reviews related to the efforts of health in Indonesia . Media Research and Development of Health published 4 times a year and has been accredited Indonesian Institute of Sciences ( LIPI ) by Decree No. 396/AU2/P2MI/04/2012 . This journal was first published in March 1991.
Arjuna Subject : -
Articles 467 Documents
KAITAN PENGETAHUAN, PERILAKU, DAN KEBIASAAN DENGAN INFEKSI KECACINGAN PADA PEKERJA PEMBUATAN BATA MERAH DI DESA MEKAR MUKTI, CIKARANG Hasyimi, M.; Shinta, Shinta; Roswita, Roswita
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 11, No 3 Sept (2001)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v11i3 Sept.682.

Abstract

Telah dilakukan survai prevalensi kecacingan pada pekerja pembuatan bata merah (Lio) di desa Mekar Mukti Cikarang Bekasi Jawa Barat Survai dilakukan pada bulan Agustus - November 1995. Survai ini dilakukan dengan melibatkan sembilan perusahaan , dengan jumlah pekerja 70 orang. Empat puluh lima pekerja di antaranya (64,28%) telah menyerahkan tinjanya untuk diperiksa terhadap infeksi telur cacing. Untuk mendapatkan data tentang karakteristik , pengetahuan dan kebiasaan responden telah dilakukan wawancara dengan alat bantu kuesioner. Sedangkan pemeriksaan tinja dengan cara pemeriksaan langsung.Hasil pemeriksaan tinja memperlihatkan 43 tinja (95,5%) positif Ascaris lumbricoides, lima tinja (11,11%) positif Trichuris trichiura dan empat tinja (8,88%) positif cacing tambang dan dua tinja (4,44%) negatif. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pekerja yang pekerjaannya menggali tanah sekaligus mencetak bata merah sebanyak 38 orang (54,28 %), menggali tanah saja 13 orang (18,57%) dan mencetak saja enam orang ( 8,57 %). Pengetahuan mereka tentang cara mencegah kecacingan memperlihatkan bahwa 33 orang ( 47,14 %) mengetahui cara pencegahannya dan 37 orang (52,85%) tidak tahu dan tidak menjawab pertanyaan. Kebiasaan para pekerja mencuci tangan sebelum makan, memperlihatkan bahwa mereka yang selalu mencuci tangan dengan sabun sebanyak 30 orang ( 42,85 %) , mereka yang hanya kadang-kadang mencuci tangan 20 orang (28,57 %), mereka yang tidak mencuci tangan sama sekali sebanyak 14 orang (5,71 %). Pada umumnya mereka makan menggunakan sendok (82,85 %) dan mereka yang hanya kadang-kadang menggunakan 5,71 %.,dan selebihnya tidak menggunakan sendok.
UJI KHASIAT ANTIDIARE INFUS DAUN JATI BELANDA (GUAZUMA ulmifolia LAMK.) PADA TIKUS PUTIH Sundari, Dian; Nuratmi, Budi; Widowati, Lucie
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 11, No 3 Sept (2001)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v11i3 Sept.683.

Abstract

Salah satu pemakaian empirik daun jati-belanda adalah sebagai obat mencret atau diare. Diketahui di dalam daun jati-belanda terkandung zat yang berperan sebagai astrigen yaitu menciutkan lapisan permukaan usus, sehingga mengurangi kepekaan sekresi yang dapat menekan peristaltik usus. Untuk mengetahui efek antidiare infus daun jati-belanda, telah dilakukan percobaan uji khasiat antidiare infus daun jati-belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) menggunakan model tikus putih yang dibuat diare dengan pemberian minyak jarak. Infus daun jati-belanda diberikan secara oral dengan dosis 60 mg, 180 mg dan 600 mg/100 g bb. satu jam sebelum pemberian minyak jarak. Sebagai pembanding positif digunakan Loperamide HC1 dengan dosis 0,12 mg/100 g bb. serta akuades sebagai kontrol negatif. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian infus dengan dosis 60 mg dan 180 mg/100 g bb. memperlihatkan efek antidiare dibandingkan dengan akuades, tetapi bila dibandingkan dengan Loperamide kedua dosis tersebut efek antidiarenya lebih kecil. Infus dosis 600 mg/100 g bb. mempunyai efek antidiare yang hampir sama dengan Loperamide.   Kata kunci: Tanaman Obat, Jati-Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.), Antidiare.
TELAAH ANTI KLASTOGENIK EKSTRAK KASAR RIMPANG KENCUR (KAEMPFERIA galanga L.) TERHADAP AKTIVITAS KLASTOGENIK MITOMISIN C PADA ERITROSIT POLIKROMATIK MENCIT Setiorini, Setiorini; Bowolaksono, Anom
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 11, No 3 Sept (2001)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v11i3 Sept.684.

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi antiklastogenik rimpang kencur terhadap aktivitas klastogenik mitomicin C eritrosit polikromatik mencit. Penelitian ini menggunakan uji mikronukleus 30 ekor mencit (Mus musculus L.) jantan galur Swiss yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan, masing-masing 5 ulangan. Perlakuan I adalah kontrol, yaitu mencit yang diberi dengan akuades murni. Perlakuan II, III, IV, V, dan VI yaitu mencit yang diberi ekstrak kencur dengan dosis berturut-turut 6,25; 12,5; 25; 50; dan 100 mg/kg berat badan (bb). Mulut mencit diberi ini selama 7 hari berturut-turut. Pada hari ke-8 mencit-mencit tersebut disuntik dengan mitomicin C (MMC) secara intra peritoneal sebanyak 1,5 mg/kg bb dan dibiarkan selama 30 jam. Setelah itu dibuat sediaan sumsum tulang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak rimpang kencur dengan dosis 6,25; 12,5; 25; dan 50 mg/kg BB dapat menghambat kerusakan sitogenetik yang diinduksi oleh MMC pada eritrosit polikromatik sumsum tulang mencit. Sedangkan, dosis 100 mg/kg bb tidak menyebabkan penurunan mikronukleus.Kata Kunci: Rimpang Kencur (Kaempferia galanga L), Antiklastogenik.
Transisi Demografi di Indonesia; Seabad ? Siregar, Dr. Kemal N.; Suwandono, MPH, DR. PH, Dr. Agus
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 2, No 1 (1992)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v2i1.685.

Abstract

Transisi demografi adalah proses perubahan kematian dan kelahiran yang berlangsung dari tingkatan yang tinggi ke tingkatan yang rendah dalam suatu kurun waktu pada masyarakat tertentu. Transisi ini muncul dengan terjadinya banyak perubahan di masyarakat, diantaranya adalah perubahan sosio-ekonomi yang berhubungan timbal balik dengan kesehatan.
SEKILAS PUSLIT EKOLOGI KESEHATAN Sukana, SKM, Bambang
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 2, No 1 (1992)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v2i1.686.

Abstract

Dalam melaksanakan Pembangunan Kesehatan diperlukan dukungan penelitian mulai identifikasi masalah, penetapan kebijaksanaan, sampai penilaian pelaksanaan program.Berdasarkan surat keputusan Menteri Kesehatan No. 114/Men.Kes./XII/75 maka dibentuk Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Badan ini merupakan unsur penunjang program kesehatan di bidang penelitian dan pengembangan kesehatan bagi pelaksanaan pembangunan kesehatan nasional.Puslit Ekologi Kesehatan (PPEK) adalah merupakan salah satu dari enam Puslit/bang pada Badan Litbangkes yang bertugas menyelenggarakan pembinaan dan pelaksanaan penelitian dan pengembangan kesehatan di bidang penelitian ekologi kesehatan berdasarkan kebijaksanaan-kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Badan.
Beberapa Piranti Lunak Untuk Statistik Naseh, Syarudji
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 2, No 1 (1992)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v2i1.687.

Abstract

Dibandingkan dengan piranti lunak untuk pengolahan kata (word processor"), "spreadsheets" ataupun "database", piranti lunak untuk statistik kelihatannya kurang populer. Ketidak populerannya antara lain disebabkan oleh karena dari sekian banyak lembaga pendidikan komputer yang tersebar di seluruh pelosok negeri, kebanyakan hanya menyelenggarakan kursus DOS, Workstar, Lotus 123 dan dBase.Tulisan ini mencoba memperkenalkan beberapa paket statistik yang sering digunakan. Piranti lunak tersebut antara lain Microstat, Minitab, SPSS/PC dan BMDP.
Sekilas Pendapat Mengenai Peranan dan Problematik Peneliti Sosial di Bidang Kesehatan Kasnodiharjo, Kasnodihardjo
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 2, No 1 (1992)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v2i1.688.

Abstract

Penelitian sosial di bidang kesehatan akan menyangkut identifikasi masalah sosial yang ada hubungannya dengan upaya di bidang kesehatan. Dalam identifikasi masalah para ilmuwan sosial/peneliti sosial akan berurusan dengan struktur dan perubahan sosial, perangkat lembaga yang menghalangi atau mendukung perubahan, sikap mental dan sistem nilai yang berperan dalam perubahan maupun yang mendasari asumsi perencanaan program pembangunan kesehatan.
EUTHANASIA PADA HEWAN PERCOBAAN Isbagio, Drh. Dyah Widyaningroem
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 2, No 1 (1992)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v2i1.689.

Abstract

Untuk keperluan ilmu kedokteran, penelitian tentang penggunaan zat teraputik, profilaksis, diagnostik dan alat baru pada manusia, merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan.Syarat utama secara nasional maupun internasional dalam kode etik penelitian pada manusia, dan juga pada banyak perundang-undangan nasional, adalah bahwa zat atau alat baru tidak boleh digunakan untuk pertama kali pada manusia, kecuali bila sebelumnya telah diuji pada hewan dan diperoleh kesan yang cukup mengenai keamanannya. 
Sekilas Puslitbang Pelayanan Kesehatan Pattiata, Dr. Rudolf L.S.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 2, No 2 (1992)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v2i2.690.

Abstract

Dengan Keputusan Presiden No. 44 dan 45 tahun 1974, LKN dirubah menjadi "Pusat Pengem­bangan Pelayanan Kesehatan" (Health Services Research and Development Centre = HSR & D Centre) atau Puslitbang Pelayanan Kesehatan, yang kemudian lazim disebut P4K samapi saat ini. Secara struktur organisasi P4K berada di Bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, dan merupakan salah satu Puslit dari 6 Puslit dalam lingkungan Badan Litbangkes, sesuai dengan Kep. Menkes No. 732 tahun 1978.
Beberapa Model Statistik Dalam Penelitian Kesehatan/Kedokteran Sukana, SKM, Bambang; Naseh, Syarudji
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 2, No 2 (1992)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v2i2.691.

Abstract

Beberapa paket program bagi pemakai komputer pribadi, dipersiapkan khusus untuk biostatistik, yaitu ilmu statistik yang diterapkan dalam dunia kesehatan dan kedokteran. Piranti lunak tersebut antara lain BMDP, Epiinfo, Epilog, MULTLR dan Epistat.Adanya paket-paket khusus ini me­nunjukkan bahwa ada metoda statistik atau model statistik yang digunakan khusus dalam bidang biostatistik/epidemiologi atau pada lingkungan yang lebih luas, yakni penelitian kesehatan/kedokteran. Hal ini disebabkan karena jenis data dalam penelitian kesehatan agak berbeda dengan jenis data yang umum didapat.