cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
jurkep.jiwa@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
jurkep.jiwa@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Nursing and Health Sciences | University of Muhammadiyah Semarang Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia
ISSN : 23382090     EISSN : 26558106     DOI : 10.26714/jkj
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan Jiwa publishes articles in the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy groups, risks, and disorders. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Articles 819 Documents
KOMUNIKASI TERAPEUTIK TENAGA KESEHATAN TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA PASCA PASUNG(STUDI KASUS KOMUNIKASI TERAPEUTIK ODGJ PASCA PASUNG) Wahyuningsih, Sri; Dinda, Susanne; Suminar, Jenny Ratna; Setianti, Yanti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.7.1.2019.47-60

Abstract

Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui bagaimana komunikasiterapeutik tenaga kesehatan terhadappasien ODGJ pasca pasung di Posyandu Jiwa desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang provinsi Jawa Timur. Metode penelitiannya kualitatif berparadigma konstruktivis dengan pendekatan studi kasus, metode pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara mendalam, dukumentasi, dan bahan audio visual. Teknik analisis datanya menciptakan dan mengorganisasikan file, membaca seluruh teks, membuat catatan pinggir, membentuk kode awal, mendiskripsikan kasus dan konteksnya, menggunakan agregasi kategorikal, menggunakan penafsiran langsung, menyajikan gambaran mendalam kasus menggunakan narasi, dan gambar. Validitas datanya triangulasi dan member check. Hasil penelitian komunikasi terapeutik ODGJ pasca pasung di Posyandu Jiwa desa Wonorejo yang dilakukan oleh tenaga kesehatan melalui pendekatan komunikasi terapeutik psikiater yang dibantu perawat adalah telepsychiatry dan terapi obat. Komunikasi terapeutik perawat yang dibantu kader jiwa adalah handycraft yaitu pembuatan kemoceng, sandal, bros, dan keset; Terapi psikoreligius dengan berdzikir, bersholawat, mengaji, dan tuntutan sholat; dan Terapi Aktivitas Kelompok adalah mengajak pasien bermain, bersosialisasi. Relevansi dengan teori Interaksi Simbolik, konsep pikiran bahwa bahasa dan interaksi adalah suatu sistem yang dapat memberikan simbol-simbol bermakna diantara hubungan psikiater, perawat, dan pasien, konsep diri bahwa setiap diri yang diperankan oleh tenaga kesehatan dan pasien ODGJ mempunyai nilai dari pandangan orang lain. Konsep masyarakat, pada particular other, bahwa tenaga kesehatan dan keluarga adalah orang yang paling dekat keberadaannya terhadap pasien ODGJ, sedangkan generalized other bahwa masyarakat wilayah dalam memandang ODGJ dekat dengan mereka, masyarakat wilayah luar mendiskriminasikan mereka.  Kata kunci: Komunikasi terapeutik, telepsychiatry, odgj pascapasung, teori interaksi simbolik THERAPEUTIC COMMUNICATION OF HEALTH WORKER FOR PEOPLE WITH MENTAL DISORDERS POST PASUNG  ABSTRACTThe purpose of the study was to find out how therapeutic communication of health personnel on post-pasung ODGJ patients at the Posyandu Jiwa village in Wonorejo, Singosari Subdistrict, Malang Regency as a DSSJ guided by Dr. Radjiman Wediodiningrat Mental Hospital Lawang District, Malang District, East Java Province. The qualitative research method is constructivist paradigm with a case study approach, the data collection methods are observation, in-depth interviews, documentation, and audio-visual material. The data analysis technique creates and organizes files, reads the entire text, makes marginal notes, forms the initial code, describes the case and its context, uses categorical aggregation, uses direct interpretation, presents an in-depth picture of cases using narration, and images. The validity of the data is triangulation and member check. The results of the post-pasung ODGJ therapeutic communication study at the Posyandu Jiwa village in Wonorejo were carried out by health workers through a psikiater communication therapeutic approach with nurse, the treatment of telepsychiatry and drug therapy. A nurse communication therapeutic approach, the treatments are handicrafts, namely making duster, sandals, brooches, and mats; Psychological treatment with dhikr, praying, reciting, and praying demands; and Therapy Group Activity is to invite patients to play, socialize. Relevance to the Symbolic Interaction theory, the concept of mind that language and interaction is a system that can provide meaningful symbols between the relationship of psychiatrists, nurses, and patients, self-concept that each person played by health workers and ODGJ patients has value from the viewpoint of others . The concept of society, in a particular other, is that health workers and families are the closest people to ODGJ patients, whereas other generalized people in the area view ODGJ as close to them, outside communities discriminate against them.Keywords: Therapeutic communication, telepsychiatry, odgj post pasung, symbolic interaction theory
HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR REMAJA Rahmawati, Hana Nur; Iqomh, Muhammad Khabib Burhanuddin; Hermanto, Hermanto
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 5, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.887 KB) | DOI: 10.26714/jkj.5.2.2017.77-81

Abstract

Internet merupakan rangkaian komputer yang terhubung dalam beberapa rangkaian jaringan. Salah satudi antaranya yaitu media sosial yang merupakan situs dimana seseorang bias membuat Web page pribadi kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Penggunaan media social sangat mempengaruhi aktivitas seseorang, salah satunya adalah motivasi belajar remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan media social dengan motivasi belajar remaja di SMAN 1 Gringsing. Desain yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian sebanyak 239 responden. Pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara durasi penggunaan media sosial dengan motivasi belajar remaja di SMAN 1 Gringsing responden yang menggunakan durasi media sosial dengan jumlah paling banyak masuk dalam kategori durasi rendah yaitu 152 responden (63,6%) dan responden motivasi belajar rata-rata masuk dalam kategori motivasi belajar sedang dengan jumlah 176 responden (73,6%) dengan ρ-value = 0,000 <α (0,05). Remaja sebaiknya mampu menyesuaikan waktu penggunaan media sosial dengan baik sehingga tidak lalai terhadap tugasnya sebagai pelajar. Kata Kunci: Media sosial, motivasi belajar. RELATIONSHIP OF DURATION OF USE OF SOCIAL MEDIA WITH TEEN LEARNING MOTIVATION ABSTRACTThe internet is a series of computers that are connected in a series of networks. One of them is social media, which is a site where someone can create a personal Web page and then connect with friends to share information and communicate. The use of social media greatly influences a person's activities, one of which is the motivation to learn teenagers. The purpose of this study was to determine the relationship between the duration of the use of social media and the motivation to learn adolescents at Gringsing 1 Public High School. The design used is descriptive correlation with cross sectional approach. The sample in the study were 239 respondents. Sampling uses Simple Random Sampling. The results showed that there was a relationship between the duration of the use of social media and the motivation to learn adolescents at SMAN 1 Gringsing respondents who used the duration of social media with the highest number included in the low duration category of 152 respondents (63.6%) and respondents average learning motivation included in the category of moderate learning motivation with a total of 176 respondents (73.6%) with ρ-value = 0,000 <α (0.05). Teenagers should be able to adjust the time of using social media so that they are not negligent about their duties as students. Keywords: Social media, learning motivation.
HUBUNGAN KEMAMPUAN KARU DAN KATIM DALAM PENERAPAN MPKP JIWA DENGAN HASIL ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HALUSINASI Rahayu, Prastiwi Puji; Keliat, Budi Anna; Putri, Yossie Susanti Eka
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.3 KB) | DOI: 10.26714/jkj.5.1.2017.1-9

Abstract

Karu dan katim, di MPKP adalah manajer lini pertama yang secara langsung menangani pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara kemampuan karu dan katim dalam menerapkan MPKP dengan asuhan keperawatan pasien halusinasi. Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Responden terdiri dari 18 karu dan katim, 35 pasien dengan halusinasi dan 15 keluarga. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan karu dan katim dalam pendekatan manajemen dan pemberian layanan rawat inap mempunyai hubungan yang signifikan dengan pengurangan tanda dan gejala pasien (nilai p <0,05). Kemampuan karu dan katim dalam asuhan keperawatan pasien mempunyai hubungan yang signifikan dengan peningkatan kemampuan pasien (nilai p <0,05). Hasil studi ini direkomendasikan sebagai dasar untuk meningkatkan MPKP. Kata kunci: MPKP, karu, katim, halusinasi CORRELATION BETWEEN NURSE UNIT MANAGER AND TEAM LEADER CAPABILITY IN IMPLEMENTING PNPM WITH NURSING CARE OUTCOMES OF PATIENT WITH HALLUCINATION ABSTRACTNurse unit managerand team leader, in PNP Mare thefirstline managerswhodeal directlywith patients. Theaim of the study was todetermine the relationof theabilityof the nurse unit manager and team leader in implementing PNPMwithnursing careoutcomes of patient withhallucinations. Design of the research was usedcross-sectional. The collection of data by questionnaires and interviews. Data were analyzedusingPearson’s correlation. Respondents consisted of 18 nurse unit manager and team leader, 35 patients with hallucinations and 15 families. The result showedthe abilityof the nurse unit manager and team leader in management approachandpatient care delivery significant relationship with reduction signs and symptoms ofthe patients(p value<0.05). The abilityof the nurse unit manager and team leader in patient care delivery significant relationship with increase in the ability ofpatients(p value<0.05). Results ofthe studyis recommendedas a basisforimprovingthePNPM. Keywords: PNPM, nurse lead manager, team leader, hallucination
STUDI FENOMENOLOGI : STRATEGI PELAKSANAAN YANG EFEKTIF UNTUK MENGONTROL PERILAKU KEKERASAN MENURUT PASIEN DI RUANG RAWAT INAP LAKI LAKI Sujarwo, Sujarwo; PH, Livana
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.092 KB) | DOI: 10.26714/jkj.6.1.2018.29-35

Abstract

Hemodialisis (cuci darah) merupakan suatu tindakan terapi pengganti ginjal yang telah rusak. Pasien yang menjalani hemodialisis mengalami masalah psikologis salah satunya yaitu ansietas. Ansietas terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat ansietas, pasien dan keluarga pasien hemodialisis di RS Kendal. Metode penelitian menggunakan survey deskriptif kuantitatif.Alat ukur menggunakan 14 pertanyaan terkait ansietas pada kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale).Sampel penelitian berjumlah 60 pasien dan 60 keluarga pasien.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien dan keluarga pasien mengalami ansietas pada tingkat berat. Hasil penelitian ini direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya agar dapat memberikan intervensi yang efektif untuk mengatasi ansietas pasien dan keluarga pasien hemodialisis. Kata kunci: Ansietas, Pasien dan Keluarga pasien hemodialisis DESCRIPTION OF PATIENT ANSIETAS LEVELS AND FAMILY OF HEMODIALYSIS PATIENTS ABSTRACTHemodialysis (dialysis) is an action therapy for kidney replacement that has been damaged. Patients who undergo hemodialysis experience psychological problems, one of which is anxiety. Anxiety occurs due to lack of knowledge. The study aims to describe the level of anxiety, patients and families of hemodialysis patients in Kendal Hospital. The research method used a quantitative descriptive survey. Measuring instruments used 14 questions related to anxiety on the DASS questionnaire (Depression Anxiety Stress Scale). The research samples were 60 patients and 60 patient families. The results showed that the majority of patients and families of patients experienced anxiety at a severe level. The results of this study were recommended to future researchers in order to be able to provide effective interventions to overcome the anxiety of patients and families of hemodialysis patients.  Keywords: Anxiety, Patients and Families of hemodialysis patients
Hubungan pola asuh orang tua dengan interaksi teman sebaya pada remaja Parulian, Tina Shinta; Yulianti, Agnes Roma
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.575 KB) | DOI: 10.26714/jkj.7.2.2019.175-180

Abstract

Masa remaja adalah periode transisi perkembangan kanak-kanak menuju dewasa, melibatkan perubahan biologis, kognitif dan sosio-emosional. Interaksi teman sebaya adalah hubungan timbal balik antara dua individu atau lebih dengan tingkat umur yang berdekatan yang saling mempengaruhi. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan interaksi remaja kepada teman sebaya. Jumlah sampel 197 siswa kelas VII dan VIII SMPN 4 Pakuhaji Ngamprah. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pola asuh demokratik, pola asuh otoriter dan pola asuh permisif dengan interaksi teman sebaya. Saran kepada pihak sekolah agar remaja diberi ruang untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Kata kunci : pola asuh, remaja, interaksi, teman sebaya RELATIONSHIP OF PARENT PARENTS WITH PEER INTERACTION ADOLESCENT ABSTRACTAdolescence is a transition period of childhood development toward adulthood, involving biological, cognitive and socio-emotional changes. Peer interaction is a reciprocal relationship between two individuals or more. The study design used descriptive correlation with a cross sectional approach which aims to determine the relationship between parenting parents and adolescent interactions with peers. The number of samples was 197 students of class VII and VIII of SMP 4 Pakuhaji Ngamprah. The sampling technique used stratified random sampling. Data collection used a questionnaire. Bivariate analysis used chi-square test. The results shows that there is a relationship between democratic parenting, authoritarian parenting and permissive parenting with peer interaction. The suggestions for the school are given encouragement to adolescent to develop their potential. Key words: parenting, adolescents, peer interaction
DAMPAK CYBERBULLYING TERHADAP DEPRESI PADA MAHASISWA PRODI NERS Aini, Khusnul; Apriana, Rista
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 6, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.666 KB) | DOI: 10.26714/jkj.6.2.2018.91-97

Abstract

Perkembangan jejaring sosial saat ini sangat pesat, dan paling banyak pengguna jejaring sosial adalah remaja dalam hal ini adalah mahasiswa. Jejaring sosial juga dijadikan sebagai tempat mengeluarkan segala bentuk luapan emosi, dan sering juga mengungkapkan kemarahan dalam bentuk caci maki dan hinaan pada orang lain yang disebut dengan cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak cyberbullying terhadap depresi mahasiswa Prodi Ners STIKES Widya Husada Semarang. Teknik dalam pengambilan sampel  menggunakanpurposive sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat I dan II yang berjumlah 70 mahasiswa.Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional, kuantitatif dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuisioner tentang pengalaman cyberbullying dan  pengukuran kejadian depresi berdasarkan Beck’s Depression Scale. Data dianalisi dengan uji Range Spearman. Menunjukkan hasil p-value 0,02 (<0,05)dan r= 0,273. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah cyberbullying berdampak pada kejadian depresi pada mahasiswa.Dari hasil tersebut diharapkan upaya pencegahan cyberbullying pada mahasiswa serta penanganan kasus depresi yang diakibatkan karena kejadian cyberbullying. Kata kunci: Dampak, cyberbullying, depresi THE IMPACT OF CYBERBULLYING TO STUDENTS’ DEPRESSION OF NURSING PROGRAM HIGHER SCHOOL ABSTRACTThe development of social networking today is very fast, and  the most of social networking users in this case are students. Social networks also serve as the point of issuing any form of emotion, and often express anger in the form of verbal abuse and insults at others called cyberbullying. This study aims to determine the impact of cyberbullying against  students’ depression of Nursing Program  Widya Husada School of Health Sciences. Techniques in sampling used  purposive sampling and the sample in this study were students of level I and II which amounted to 70 students. This study used cross sectional study design, quantitative by using research instrument in the form of questionnaire about cyber bullying experience and measurement of depression incidence based on Beck's Depression Scale. Data were analyzed by quantitative descriptive with Spearman Range test. The result shown p-value 0,02 (<0,05) and r= 0,273. The conclusions of this research is cyberbullying impact on the incidence of depression of students. From the results of this study is expected to prevent cyber bullying efforts on students and handling cases of depression caused by the incidence of cyber bullying. Keywords : Impact, cyberbullying, depression
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP SIKAP MASYARAKAT DALAM MENGATASI MASALAH KESEHATAN AKIBAT BENCANA TANAH LONGSOR Fitriani, Evi Tunjung; Patmiati, Febriana In
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.938 KB) | DOI: 10.26714/jkj.7.1.2019.71-78

Abstract

Pendididikan kesehatan tentang kesiapsiagaan, mampu mempersiapkan masyarakat untuk mengantisipasi masalah kesehatan yang mungkin terjadi. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan tentang kesiapsiagaan masyarakat terhadap sikap masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan akibat bencana tanah longsor. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimen dengan rancangan pre test post test. Populasi penelitian ini adalah anggota keluarga di Desa Nglurup yang berjumlah 162 kepala keluarga, dengan sampel sejumlah 40 responden yang diambil dengan teknik quota Sampling. Pengambilan data dengan menggunakan lembar kuisioner. Selanjutnya dianalisa dengan uji statistic Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian didapatkan sejumlah 67,5% responden memiliki sikap positif terhadap kesiapsiagaan masyarakat sebelum diberikan pendidikan kesehatan. Setelah diberikan pendidikan kesehatan sejumlah 75% masyarakat mempunyai sikap positif. Berdasarkan uji statistic Wilcoxon diperoleh nilai p=0.001 (p value <0.05) sehingga H0 ditolak yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kesiapsiagaan masyarakat terhadap sikap masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan akibat bencana tanah longsor. Masyarakat mampu menerapkan kesiapsiagaan bencana yang telah diberikan petugas kesehatan untuk mengetahui tindakan-tindakan yang harus dilakukan pada saat terjadi bencana. Kata kunci: Bencana, tanah longsor, kesiapsiagaan. HEALTH EDUCATION INFLUENCE ABOUT COMMUNITY PROSPERITY ON COMMUNITY ATTITUDES IN OVERCOMING HEALTH PROBLEMS CAUSED BY LAND DISASTER ABSTRACTHealth education about preparedness, is able to prepare the community to anticipate possible health problems. The research objective was to determine the effect of health education about community preparedness on people's attitudes in overcoming health problems due to landslides. The design used in this study was pre-experiment with the design of the pre-test post test. The population of this study was family members in Nglurup Village, which amounted to 162 families, with a sample of 40 respondents taken by quota sampling technique. Retrieving data using questionnaire sheets. Then analyzed by the Wilcoxon Signed Rank Test statistical test. The results of the study found 67.5% of respondents had a positive attitude towards community preparedness before being given health education. After being given health education, 75% of the people have a positive attitude. Based on the Wilcoxon statistical test, the value of p = 0.001 (p value <0.05) is obtained so that H0 is rejected, which means that there is an influence of health education about community preparedness towards people's attitudes in overcoming health problems due to landslides. The community is able to implement disaster preparedness that has been given by health workers to know the actions that must be taken in the event of a disaster. Keywords: Disasters, landslides, preparedness. 
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN MEKANISME KOPING KLIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Suwanti, Suwanti; Yetty, Yetty; Aini, Faridah
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.641 KB) | DOI: 10.26714/jkj.5.1.2017.29-39

Abstract

Hemodialisis pada klien Gagal Ginjal Kronik menyebabkan perubahan dalam hidup yang dapat membuat stres dan membutuhkan koping adaptif dalam mengatasinya.Kemampuan koping terhadap masalah yang dihadapi dapat dipengaruhi efikasi diri dan dukungan sosial keluarga. Individu yang memiliki efikasi diri tinggi dan dukungan sosial keluarga yang baik cenderung melakukan mekanisme koping yang adaptif. Tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara efikasi diridan dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping klien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Ambarawa. Design penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasinya penderita Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa sejumlah 48 pasien. Pengambilan sampel dengan total sampling. Sampel sebanyak 34 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan program SPSS, uji statistik Fischer’s Exact Test. Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan mekanisme koping dengan p value sebesar 0,039 (α = 0,05) dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping dengan p value sebesar 0,004 (α= 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping nilai signifikansi 0,039 dan 0,004 pada α 0,05. Kata Kunci: Efikasi diri, dukungan sosial keluarga, mekanisme koping THE CORRELATION BETWEEN SELF-EFFICACY AND FAMILIES SOCIAL SUPPORT WITH COPING MECHANISMS CLIENTS CHRONIC RENAL FAILURE UNDERGOING HEMODIALYSIS ABSTRACTHemodialysis in chronic renal failure client causes changes in life that can create stress and need coping to solve. Coping mechanism with the problems encountered could be affected by self-efficacy and family social support. Client with high self efficacy and good family social support use adaptif coping mechanism. Purpose. The purpose of this study is to determine the correlation between self-efficacy and families social support with coping mechanisms clients Chronic Renal Failure undergoing hemodialysis at Ambarawa general hospital. This research used correlational design with cross sectional approach. The population were patients with Chronic Renal Failure who did Hemodialysis at RSUD Ambarawa as much as 48 patients. The sampling technique used total sampling. The samples study were patients with Chronic Renal Failure who did Hemodialysis that reguire inclusion and exclusion criteria as many as 34 people. The data collection was done by using a questionnaire. Data analysis was performed with SPSS by using Fischer’s Exact. There was significant correlation between self efficacy with coping mechanism (p value < 0,005). And there was significant correlation between family social support with coping mechanism (p value < 0,005). There is a significant correlation between self-efficacy and social support of families with coping mechanisms with significant value of 0.039 and 0.004 at α = 0.05. Keywords: Self efficacy, family social support, coping mechanisms
KEPATUHAN MINUM OBAT MEMPENGARUHI RELAPS PASIEN SKIZOFRENIA Pasaribu, Jesika
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.866 KB) | DOI: 10.26714/jkj.7.1.2019.39-46

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang sangat berat yang ditandai dengan gejala positif, gejala negatif dan gangguan kognitif. Kondisi kronis yang dialami pasien berpotensi mengalami relaps. Penelitian ini dilakukan di RSKD Duren Sawit bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat terhadap relaps pasien Skizofrenia. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian longitudinal yakni cross-sectional berulang (time-series). Jumlah sampel sebanyak 48 responden yang diperoleh dengan teknik total sampling. Hipotesis di uji dengan mengguanakan uji chi square. Alat ukur penelitian : PANSS dan lembar observasi pemantauan minum obat. Pengambilan data dilakukan setiap bulan (selama 3 bulan) saat responden kontrol ke poliklinik.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan kepatuhan minum obat terhadap relaps pasien Skizofrenia (p value =0,043). Diharapkan perawat dan keluarga pasien tetap melanjutkan pemantauan minum obat kepada pasien dengan lembar observasi. Penelitian ini juga merekomendasikan kepada perawat agar memberikan psikoedukasi keluarga tentang psikofarmaka pada pasien.  Kata kunci: relaps, kepatuhan minum obat, Skizofrenia MEDICATION ADHERENCE INDUCED RELAPSE IN SCHIZOPHRENIC PATIENT  ABSTRACTSchizophrenia is a very severe mental disorder characterized by positive symptoms, negative symptoms, and cognitive impairment. Chronic conditions experienced by patients potentially lead to an experience of recurrence. The study was conducted at RSKD Duren Sawit to reveal the relationship of medication adherence to recurrence of schizophrenic patients.This study type of quantitative research using a longitudinal research design: cross-sectional (time-series). The number of samples was 48 respondents obtained by the total sampling technique. The hypothesis was tested using the chi-square test. The instruments used in this study were PANSS and an observation sheet of taking the medication. Data retrieval was taken every month (for 3 months). The results showed that there was a relationship between medication adherence to Schizophrenia relapse (p-value = 0.043). It is well expected that nurses and families keep observing of taking medication with an observation sheet. This study also recommends that nurses give family psycho-education about medication to patients. Keywords: Schizophrenia, Relapse, Compliance
HUBUNGAN PAPARAN GAME ONLINE BERUNSUR KEKERASAN TERHADAP KEJADIAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA Pitakasari, Arentha Ayu; Kandar, Kandar; Pambudi, Agung
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 5, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.283 KB) | DOI: 10.26714/jkj.5.2.2017.96-102

Abstract

Game online adalah jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan komputer. Permainan pada game online kebanyakan menampilkan adegan agresif yang secara tanpa sadar perilaku agresif tersebut akan terekam dalam memori alam bawah sadar remaja sehingga sikap agresif pada remaja begitu mudah terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan game online berunsur kekerasan terhadap kejadian perilaku agresif pada remaja di Kelurahan Bulustalan Semarang. Penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan sampel diambil secara total dari populasi yang berjumlah 42 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi – Square tabel 2 x 2. Uji Chi – Square didapatkan nilai p = 0.733, p > 0.005 disimpulkan tidak ada hubungan paparan game online berunsur kekerasan terhadap kejadian perilaku agresif pada remaja di Kelurahan Bulustalan Semarang. Responden yang sering terpapar game online berunsur kekerasan berjumlah 31 responden ( 73,8%) dan yang jarang berjumlah 11 responden (26,2%). Responden yang berperilaku tidak agresif agresif berjumlah 25 responden (59,5%) dan responden yang berperilaku agresif berjumlah 17 responden (40,5%). Kata kunci: Game online, perilaku agresif RELATIONSHIP OF ONLINE GAME EXPOSURE TO VIOLENCE TOWARDS AGRESSIVE BEHAVIOR IN ADOLESCENTS ABSTRACTThe online game is a type of computer games that utilize a computer network. Most online games on games featuring aggressive scenes that are unknowingly aggressive behavior will be recorded in the memory of the unconscious teenager so aggressive attitude on adolescent so easily formed. This research goal  to know the relationship of  exposure to online gaming  fraternity violence against the incidence of aggressive behavior in teenagers in Bulustalan village. This research is a descriptive analytic with cross sectional approach and samples taken in total from a population numbering 42 respondents. Data taken by a questionnaire and analyzed using statistical test of Fisher. Fisher obtained value p = 0.733 p>0,005 concluded there is no relationship of exposure to online gaming fraternity violence against the incidence of aggressive behavior in teenagers in Bulustalan village. Respondents who were often exposed to online gaming fraternity violence amounted to 31 (73,8%) and respondents who seldom numbered 11 respondents (26.2%). Respondents who don’t behave aggressively aggressive totaled 25 respondents (59,5%) and respondents who behave aggressively totaled 17respondents (40.5%). Keywords: online game, aggressive behavior

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): Agustus 2025 Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025 Vol 12, No 4 (2024): November 2024 Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024 Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): November 2023 Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10, No 4 (2022): November 2022 Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9, No 4 (2021): November 2021 Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8, No 4 (2020): November 2020 Vol 8, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 7, No 3 (2019): November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa More Issue