cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
Aplikasi Model Konservasi Levine Dalam Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman: Manajemen Nyeri Pada Bayi Kurang Bulan Kusumaningsih, Francisca Shanti; Rustina, Yeni; Syahreni, Elfi
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi kurang bulan yang dirawat di rumah sakit seringkali mengalami nyeri yang disebabkan oleh prosedur diagnostik dan terapeutik. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran aplikasi Model Konservasi Levine pada bayi kurang bulan dengan masalah nyeri. Model Konservasi Levine berfokus pada peningkatan adaptasi melalui prinsip konservasi untuk mencapai wholeness. Metode penelitian ini adalah studi kasus pada lima bayi kurang bulan yang mengalami masalah nyeri akut dengan pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori Model Konservasi Levine. Masalah keperawatan lain yang ditemukan adalah pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, risiko volume cairan kurang dari kebutuhan tubuh, risiko infeksi, ikterik neonaturum, gangguan pertumbuhan, dan perkembangan risiko gangguan perlekatan orang tua dan bayi. Masalah-masalah tersebut dapat memperberat rasa nyeri dan menghambat proses adaptasi bayi kurang bulan dalam mencapai integritas diri.
Menggunakan Denver Developmental Screening Test Ii (Denver Ii) dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (Kpsp) Khasan, Umar; Siska L. M.Kep. Sp.Kep.An, Gayuh; Oktiawati, Ns. Anisa
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan balita sangat penting agar tidak terjadi penyimpangan perkembangan balita, deteksi dini dilakukan untuk mengetahui adanya penyimpangan perkembangan sejak dini. Untuk mengetahui adanya penyimpangan perkembangan pada balita dapat menggunakan instrumen Denver Developmental Screening Test II (Denver II) dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pengukuran perkembangan balita menggunakan Denver II dan KPSP di PAUD Desa Janegara Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes Tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Mei –03 Juni tahun 2014. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 23 balita dengan usia 18 bulan sampai 66 bulan. Untuk mengetahui perbedaan pengukuran perkembangtan balita menggunakan instrumen Denver Developmental Screening Test II dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan. Conclusions Hasil penelitian menggunakan uji fisher’s exact test diperoleh hasil p value 0.676> α0.05 yaitu tidak ada perbedaan hasil yang signifikan antara pengukuran perkembangan balita menggunakan Denver Developmental Screening Test II dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan di PAUD Desa Janegara Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes.
HUBUNGAN JARAK KELAHIRAN DAN JUMLAH BALITA DENGAN STATUS GIZI DI RW 07 WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIJERAH KOTA BANDUNG Nurjanah, Nunung; Septiani, Tiara Dewi
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi memegang peranan penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia  terutama balita. Sebagian besar masyarakat memiliki jumlah balita dalam satu keluarga >2 balita dan tidak sedikit jarak kelahiran berdekatan < 2 tahun. Jarak kelahiran dan jumlah balita turut serta mempengaruhi status gizi balita. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptions correlation dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan proporsional random sampling dengan sampel sebanyak 60 responden dan data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis melalui dua tahapan, yaituunivariat untuk mengetahui gambaran dan bivariat untuk mengetahui hubungan (chi square). Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki jarak kelahiran ≤2 tahun sebanyak 63,3%, sebagian besar responden memiliki jumlah balita >2 balita sebanyak 76,7%, hampir setengah responden yang memiliki balita dengan status gizi normal sebanyak 63,3%. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan jarak kelahiran dengan status gizi balita dengan nilai p value= 0,022 dan tidak ada hubungan antara jumlah balita dengan status gizi balita dengan p value= 0,055. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyarankan kepada ibu yang memiliki balita untuk mengatur jarak kelahiran danjumlah balita yang dimiliki agar status gizi balita baik.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH AYAH DAN IBU DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD ISLAM AL-AZHAR 14 KOTA SEMARANG Budiyati, -; Wanda, Dessie; Hartoyo, Mugi
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini prevalensi obesitas di Indonesia mengalami peningkatan. Akibat buruk dari obesitas adalah dapat menimbulkan berbagai penyakit kronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antaraIndeks Massa Tubuh ayah dan ibu dengan kejadian obesitas pada anak usia sekolah di SD Islam Al-Azhar 14 Semarang. Desain penelitian ini deskriptik korelatif dengan cross sectional study. Dengan teknik stratified simple random sampling, didapatkan jumlah sampel 80 responden. Sebagian besar  responden adalah laki-laki dengan rata-rata usia 8,55 tahun. Rata-rata jumlah anak dalam keluarga 2,51 dengan jumlah anak antara satu sampai dengan lima anak. Terdapat hubungan yang bermakna antara IMT ayah (p=0,000) dan IMT ibu (p=0,000)  dengan kejadian obesitas pada anak.  Kata kunci: Anak usia sekolah, obesitas, IMT orang tua.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Di Tk Aisyiyah Bustanul Atfal Desa Lebaksiu Lor Maulida, Selviana; L, Gayuh Siska; Oktiawati, Anisa
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang cenderung diinterpretasikan sebagai gigi berlubang, padahal gigi dengan bercak putih atau coklat pun bisa disebut menderita karies. Karies gigi banyak diderita oleh anak-anak dikarenakan anak-anak belum memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi pada anak di TK Aisyiyah Bustanul Atfal Desa Lebaksiu Lor. Jenis penelitian adalah korelasi deskriptif dan dengan desain pendekatan Cross Sectional. Populasinya adalah siswa dan ibu siswa TK Aisyiyah kelompok A berjumlah 37 pasang ibu dan anak. Teknik sampling menggunakan total sampling yaitu sebanyak 37 pasang. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat sosial ekonomi keluarga cukup sebanyak 15 responden (42,9%), siswa dengan tingkat pendidikan ibu pendidikan dasar sebanyak 30 responden (85,7%), siswa dengan tingkat konsumsi makanan kariogenik tinggi sebanyak 28 responden (80%), siswa dengan kebiasaan menyikat gigi buruk sebanyak 30 responden (85,7%), dan siswa yang menderita karies gigi sebanyak 30 responden (85,7%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat sosial ekonomi keluarga dengan kejadian karies gigi anak (X2 11.181, p 0,004), terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian karies gigi anak (X2 20.572, p 0,001), terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat konsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi (X2 23.333, p 0,001) dan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan menyikat gigi dengan kejadian karies gigi (X2 35.000, p 0,001).
Pengaruh Konseling Kader pada Pelatihan Ccd (Care For Child Development) Terhadap Kualitas Asuhan Caregiver Adimayanti, Eka
Jurnal Keperawatan Anak Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak harus mampu melewati proses tumbuh kembang yang optimal pada usia awal untuk mencapai potensi penuh. Pelatihan CCD (care for child development) diharapkan mampu meningkatkan sensitivitas keterampilan dan respon dalam praktik pengasuhan termasuk dalam pemberian makan, merawat anak yang sakit. Tujuan: mengidentifikasi pengaruh kualitas asuhan ibu setelah mendapatkan konseling kader yang telah mengikuti pelatihan (CCD). Metode: penelitian ini merupakan penelitian quasi-experiment dengan pendekatan pretest dan postest nonequivalent kontrol group design. Subjek penelitian ini adalah 20 kader berusia ≤50 tahun, mempunyai dan 98 ibu yang mempunyai balita usia 6 bulan sampai dengan 5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ungaran dan Puskesmas Ambarawa Kabupaten Semarang. Subjek penelitian direkrut dengan menggunakan tehnik cluster. Subjek penelitian dibagi dua, yaitu kelompok intervensi kader (n = 10) yang diberi pelatihan tentang CCD selama dua hari dan ibu (n = 49). Kelompok kontrol kader (n = 10) hanya diberikan pemaparan materi CCD dan pemutaran video CCD dan ibu (n = 49). Instrumen yang digunakan yaitu questioner dan lembar observasi IRS (interation rating scale). Uji statistik yang digunakan yaitu Paired t Test, Independent t Test. Hasil : terdapat perbedaan yang bermakana skor kualitas asuhan ibu sebelum dan sesudah mendapatkan konseling kader 9.61 (p = 0.00). Kesimpulan: pelatihan CCD (Care for Child Development) dapat meningkatkan keterampilan kader dalam memberikan konseling sehingga dapat meningkatkan kualitas asuhan ibu.
Pelatihan Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan Pada Ibu Dan Kader Dalam Mendeteksi Tumbuh Kembang Balitanya Melalui Bina Keluarga Balita Di Kel. Manyaran Semarang Sukesi, Niken; Kurniawati, Desi Rina; Puspitasari, Emilia
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bina Keluarga Balita adalah kegiatan yang mengelola tentang pembinaan tumbuh kembang anak mengenai pola asuh yang benar berdasarkan kelompok umur yang dilaksanakan oleh kader berada diwilayah RW. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya peningkatan pengetahun, ketrampilan dan kesadaran ibu dalam membina tumbuh kembang balitanya melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan sosial, emosional serta moral yang berlangsung dalam proses interaksi dengan antara ibu atau anggota keluarga lainnya dengan anak. Populasi kegiatan ini adalah kader BKB di RW IX dan X di kelurahan Manyaran. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi cara pengasuhan anak dengan melibatkan peran serta aktif dari orang tua balita. Hasilnya bahwa pengetahuan dan ketrampilan kader dalam memberikan penyuluhan kepada ibu tepat dan pengetahuan ibu terkait pola asuh balitanya meningkat. Kesimpulan kader dan ibu dapat memahami pentingnya pola asuh yang benar berdasarkan kelompok umur.
Hubungan Perawatan Genetalia dengan Kejadian Keputihan pada Santriwati Pondok Pesantren Al Iman Sumowono Kabupaten Semarang Arismaya, Anggun Mita; Andayani, Ari; Diah L, Moneca
Jurnal Keperawatan Anak Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan genetalia dilakukan untuk menjaga alat kelamin agar terhindar dari infeksi. Salah satumasalah yang timbul apabila perawatan genetalia tidak dilakukan dengan baik adalah keputihan.Keputihan apabila tidak ditangani akan berakibat fatal, karena dapat menjalar ke organ reproduksilainnya. Untuk itu diperlukan perawatan genetalia yang baik untuk menghindari kejadian keputihan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perawatan genetalia dengan kejadian keputihan padasantriwati Pondok Pesantren Al Iman Sumowono. Desain penelitian yang digunakan adalah deskripsikorelasi dengan pendekatan Cross Sectional, pengambilan data menggunakan data primer (kuesioner).Populasi dalam penelitian ini adalah santriwati Pondok Pesantren Al Iman Sumowono, yang sudahmengalami menstruasi yaitu 67 santriwati. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik totalsampling yaitu 67 responen. Didapatkan hasil perawatan genetalia dalam kategori baik 38,8%, sedangkandalam kategori kurang baik 61,2%. Untuk kejadian keputihan dengan kategori fisiologi 19,4% dan 80,6%dalam kategori patologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antaraperawatan genetalia dengan kejadian keputihan pada santriwati Pondok Pesantren Al Iman Sumowono,dengan menggunakan uji statistik Chi Square dengan nilai p (0,012<0,05). Bagi santriwati agar menjagaorgan reproduksinya terutama daerah genetalia agar tetap bersih dan kering untuk menghindari penyakityang mungkin timbul akibat organ reproduksi yang tidak terjaga kebersihannya terutama terhadapkejadian keputihan.
HUBUNGAN KEBIASAAN MENONTON TAYANGAN KEKERASAN DI TELEVISI DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TK ISLAM TERPADU AL AKHYAR KABUPATEN KUDUS Syarief, Luqman; Saparwati, Mona; Mawardika, Tina
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab munculnya perilaku agresif pada anak pra sekolah yaitu korban kekerasan, terlalu dimanjakan, kemarahan, penyakit, video game dan televisi. Televisi adalah media penyampaian informasi yang digemari oleh anak-anak. Televisi sering menayangkan adegan kekerasan yang dapat ditiru oleh anak yang menontonnya. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan kebiasaan menonton tayangan kekerasan di televisi dengan perilaku agresif pada anak pra sekolah di TK Islam Terpadu Al Akhyar Kabupaten Kudus.Jenis penelitian ini termasuk deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti adalah semua orang tua anak pra sekolah di TK Islam Terpadu Al Akhyar Kabupaten Kudus dengan sampel yang diteliti 62 responden dengan simple random sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis data yang digunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kebiasaan menonton tayangan kekerasan di televisi dengan perilaku agresif pada anak pra sekolah di TK Islam Terpadu Al Akhyar Kabupaten Kudus, dengan nilai p value  (0,000) < α (0,05). Hendaknya orang tua dapat mengendalikan kebiasaan anak menonton tayangan kekerasan di televisi dengan melakukan pendampingan.
Hubungan Stres dengan Enuresis pada Anak Usia Prasekolah di RA Al Iman Desa Banaran Gunung Pati Semarang Fatmawati, Lusi; Mariyam, -
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak yang mengalami kesulitan  menahan kencing sewaktu tidur berhubungan erat dengan faktor psikologis. Dampak secara sosial dan kejiwaan yang ditimbulkan akibat enuresis dapat menggangu kehidupan seorang anak. Pengaruh buruk secara psikologis dan sosial yang dapat di terima oleh anak akibat ngompol akan mempengaruhi kualitas hidupnya ketika dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres pada anak usia persekolah dengan enuresis di RA Al Iman Banaran Gunung Pati Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan pendekatan belah lintang (cross sectional). Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki anak di Ra Al Iman Banaran Gunung Pati Semarang sebanyak 47 anak dengan teknik total  sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres anak usia persekolah sebagian besar mengalami stres ringan yakni sebanyak 29 anak (61,7%), enuresis anak sebagian besar tidak mengalami enuresis yaitu sebanyak32 orang (68,1%) dan terdapat hubungan yang bermakna antara stres dengan enuresis pada usia persekolah di Ra Al Iman Banaran Gunung Pati Semarang dengan nilai p=0,000. Masyarakat khususnya orang tua hendaknya memperhatikan kondisi psikososial anaknya yang masih berusia prasekolah, jika mereka sedang berhadapan dengan permasalahan seperti pindah sekolah, pindah rumah, mulai sekolah, hendaknya orang tua dapat memberikan motivasi, pemahaman yang bia diterima oleh anak sehingga anak tidak akan stres dan mengalamienuresis. Kata Kunci : Stres Anak, enuresis

Page 5 of 12 | Total Record : 112