cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Vini Vidi Vici
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 361 Documents
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN STATIS DENGAN KEMAMPUAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW PADA SISWA PUTERA SMA NEGERI I TENGA Mongkau, Reidel; Berhimpong, Jud; Tamunu, Dortje
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan passing dalam permainan sepak takraw pada Siswa Putera SMA Negeri I Tenga? ; 2)Apakah terdapat hubungan antara keseimbangan statis dengan kemampuan passing permainan sepak takraw pada Siswa Putera SMA Negeri I Tenga? 3) Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dan keseimbangan statis secara bersama-sama dengan kemampuan passing permainan sepak takraw pada Siswa Putera SMA Negeri I Tenga? Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui sejauh mana : 1) Hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan passing permainan sepak takraw pada Siswa Putera SMA Negeri I Tenga. 2) Hubungan antara keseimbangan statis dengan kemampuan passing pada Siswa Putera SMA Negeri I Tenga. 3) Hubungan antara kekuatan otot tungkai dan keseimbangan statis secara bersama-sama dengan kemampuan passing permainan sepak takraw pada Siswa Putera SMA Negeri I Tenga. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Populasi adalah seluruh siswa putra SMA Negeri I Tenga yang berjumlah 26 orang,dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, yang diambil secara acak. Untuk mengukur kekuatan otot tungkai digunakan “back and leg dynamometer”, untuk mengukur keseimbangan statis digunakan Stork Stand Test dan tes kemampuan passing digunakan “Tes Operan (Passing) Dalam Permainan Sepak Takraw”. Analisis statistik yang digunakan adalah : corelation product moment and multiple Dari hasil perhitungan diperoleh : 1) Hubungan antara kekuatan otot tungkai (X1) dengan kemampuan passing (Y) diperoleh koefisien  korelasi = 0,09 atau  robs (rx1y) = 0,09. sedangkan rtab = 0,444 atau dengan menunjukkan bahwa hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan passing terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya determinasi r2 = 0,0081 menunjukkan bahwa Kekuatan otot tungkai dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap kemampuan passing sebesar 0,81 %. 2) Hubungan antara keseimbangan statis (X2) dengan kemampuan passing (Y) diperoleh koefisien korelasi korelasi = 0,10 atau  robs (rx1y) = 0,10, sedangkan rtab = 0,444 atau dengan menunjukkan bahwa hubungan antara keseimbangan statis dengan kemampuan passing terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya determinasi r2 = 0,001 menunjukkan bahwa keseimbangan statis dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap kemampuan passing siswa sebesar   0,01%. 3) Hubungan antara kekuatan otot tungkai (X1) dan keseimbangan statis (X2)  dengan kemampuan passing (Y), Hasil perhitungan analisis hubungan X1 dan X2 secara bersama-sama dengan Y menunjukkan besarnya harga Freg = 0,35.  Untuk derajat kebebasan (db) sama dengan m lawan (n-m-1) atau 2 lawan 17 ada taraf nyata  = 0,05 diperoleh diperoleh harga F tabel (Ftab) = 3,59. Dari hasil ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari observasi adalah signifikan. Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa hubungan antara X1 dan X2 dengan Y atau antara kekuatan otot tungkai dan keseimbangan statis dengan kemampuan passing adalah signifikan. Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Keseimbangan Statis, Kemampuan Passing
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TOGOK KE BELAKANG DENGAN KEMAMPUAN SPIKE SERVICE DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW PADA SISWA SMP NEGERI I DAMAU TALAUD Nasedum, Karol; Palili, E.; Berhimpong, Jud
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud? 2) Apakah terdapat hubungan antara kelentukan togok ke belakang dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud? 3) Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kelentukan togok ke belakang secara bersama-sama dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) berapa besar hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud. 2) berapa besar hubungan antara kelentukan togok ke belakang dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud. 3) berapa besar hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kelentukan togok ke belakang secara bersama-sama dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Populasi adalah seluruh Siswa Putera SMP Negeri I Damau Talaud yang berjumlah 60 orang,dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang, yang diambil secara acak. Eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengukur kekuatan otot tungkai digunakan Back And Leg Dynamometer, kelentukan togok dengan fleksiometer, untuk mengukur kemampuan spike service digunakan tes keterampilan servis. Rancangan penelitian menggunakan : korelation product moment and multiple Dari hasil perhitungan diperoleh : 1) Hubungan antara kekuatan otot tungkai (X1) dengan kemampuan spike service (Y) diperoleh koefisien  korelasi = 0,78 atau  robs (rx1y) = 0,01. sedangkan rtab = 0,361 atau dengan menunjukkan bahwa hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan spike service terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya determinasi r2 = 0,782 menunjukkan bahwa: kekuatan otot tungkai dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap kemampuan spike service sebesar 60,84% 2) Hubungan antara kelentukan togok ke belakang (X2) dengan kemampuan spike service (Y) diperoleh koefisien korelasi korelasi = 0,81 atau  robs (rx1y) = 0,81, sedangkan rtab = 0,361 atau dengan menunjukkan bahwa hubungan antara kelentukan togok ke belakang dengan kemampuan spike service terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya determinasi r2 = 0,812 menunjukkan bahwa kelentukan togok ke belakang dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap kemampuan spike service sebesar   65,65%.  3) Hubungan antara kekuatan otot tungkai  (X1) dan kelentukan togok ke belakang (X2) secara bersama-sama  dengan kemampuan spike service (Y), Hasil perhitungan analisis hubungan X1 dan X2 secara bersama-sama dengan Y menunjukkan besarnya harga Freg = 35,804 Untuk derajat kebebasan (db) sama dengan m lawan (n-m-1) atau 2 lawan 27 ada taraf nyata  = 0,05 diperoleh diperoleh harga F tabel (Ftab) = 3,535. Dari hasil ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari observasi adalah signifikan. Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa hubungan antara X1 dan X2 dengan Y atau antara kekuatan tungkai dan kelentukan togok ke belakang dengan kemampuan spike service adalah signifikan. Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Kelentukan Togok, Kemampuan Spike Service
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN JARAK JAUH PADA PEMAIN SEPAKBOLA PUTERA SION RAANAN BARU Bella, Kelly; Sengkey, A.R.J; Mokoagow, A.
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru; 2) Apakah terdapat hubungan antara panjang tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan dan 3) Apakah secara bersama-sama terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai, dan panjang tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru; 2) hubungan antara panjang tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru dan 3) hubungan secara bersama-sama antara kekuatan otot tungkai, dan panjang tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi adalah pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru yang berjumlah 40 sedangkan sampel berjumlah 20 orang. Hipotesis penelitian adalah 1) terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru Kabupaten Minahasa Selatan; 2) terdapat hubungan antara panjang tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru dan 3) terdapat hubungan secara bersama-sama antara kekuatan otot tungkai, dan panjang tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik korelasi Pearson Product Moment yang dilanjutkan dengan korelasi ganda (Multiple Corelation) sebelum teknik analisis dilakukan maka terlebih dahulu diawali dengan pengujian persyaratan analisis yaitu uji normalitas data dan uji homogenitas varians. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan X1 dan X2 secara bersama-sama dengan (Y), menunjukan besarnya Fhitung = 29.18 dengan taraf kepercayaan a 0,05 dan dk = n – k – 1= 20 – 2 - 1 = 17, sehingga ditemukan Ftabel = 3.59. Jadi Fhitung lebih besar dari F­tabel,yaitu Fhitung = 29.18 > Ftabel = 3.59. Sesuai dengan kriteria pengujian jika Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak, yang berarti terima Ha. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan secara bersama-sama antara kekuatan otot tungkai, dan panjang tungkai dengan kemampuan tendangan jarak jauh pada pemain sepakbola Putera Sion Raanan Baru. Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Panjang Tungkai, Kemampuan Tendangan Jarak Jauh
HUBUNGAN KELINCAHAN DAN KECEPATAN DENGAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA PUTERA SMA N 1 TOMBATU Ochotan, Jerry; Supit, Frans; Ompi, S.
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian secara operasional adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh hubungan kelincahan dan kecepatan dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan bola basket siswa putera SMA N 1 Tombatu Masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara kelincahan dan kecepatan dengan keterampilan menggiring bola dalam permainan permainan bola basket pada Siswa putra SMA N 1 Tombatu. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Populasi adalah seluruh Siswa putra kelas III SMP Negeri 1 Talawaan sedangkan yang menjadi sampel adalah sebanyak 60 siswa, yang diambil secara acak. Rancangan penelitian menggunakan : korelation product moment and multiple. Berdasarkan hasil analisis pengujian antara kelincahan dan kecepatan (X1) dan  (X2)  dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap keterampilan menggiring bola. Dari perhitungan koefisien korelasi tunggal, diperoleh nilai r hitung = 0,72 > harga r tabel 0,05 dengan jumlah sampel 60 orang yakni 0,220. Berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan (X1) dengan keterampilan menggiring bola pada permainan bolabasket. Dari perhitungan koefisien korelasi tunggal, diperoleh nilai r hitung = 0,80 > harga r tabel 0,05 dengan jumlah sampel 60 orang yakni 0,220. Berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kecepatan (X2) dengan keterampilan menggiring bola pada permainan bolabasket. Dari perhitungan koefisien korelasi ganda, diperoleh nilai R hitung                             =  0,84 > harga R tabel 0,05 dengan jumlah sampel 60 orang yakni 0,220. Berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan (X1), dan kecepatan (X2) secara bersama-sama dengan keterampilan menggiring bola pada permainan bolabasket (Y). Kesimpulan penelitian : 1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan dengan keterampilan menggiring bola pada permainan bolabasket siswa SMA N 1 Tombatu. 2)  Terdapat hubungan yang signifikan antara kecepatan dengan keterampilan menggiring bola pada permainan bolabasket siswa SMA N 1 Tombatu. 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan dan kecepatan secara bersama-sama dengan keterampilan menggiring bola pada permainan bolabasket siswa SMA N 1 Tombatu. Kata Kunci : Kelincahan, Kecepatan, Keterampilan Menggiring Bola, Permainan Bola Basket
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN DAN KELINCAHAN DENGAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMA NEGERI I LEMBEAN TIMUR Gumolung, Rafani; Rumondor, Djhoni; Ompi, S.
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah terdapat hubungan antara kecepatan dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri 1 Lembean Timur? 2) Apakah terdapat hubungan antara kelincahan dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri 1 Lembean Timur? 3) Apakah terdapat hubungan antara kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Lembean Timur? Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui: 1) Sejauh mana hubungan antara kecepatan dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri 1 Lembean Timur?. 2) Sejauh mana hubungan antara kelincahan dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Lembean Timur. 3) Sejauh mana hubungan antara kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Lembean Timur. Hipotesis Penelitian: 1) Terdapat hubungan antara kecepatan dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Lembean Timur. 2) Terdapat hubungan antara kelincahan dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Lembean Timur. 3) Terdapat hubungan antara kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Lembean Timur. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Populasi adalah seluruh Siswa SMA Negeri I Lembean Timur yang berjumlah 29 orang,dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, yang diambil secara acak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengukur kecepatan digunakan Tes Lari Cepat 50 yard (45,73 m), kelincahan diukur dengan Shuttle Run Test, untuk mengukur kemampuan menggiring bola digunakan Tes Menggiring bola. Rancangan penelitian menggunakan : korelation product moment and multiple. Dari hasil perhitungan diperoleh : 1) Hubungan antara kecepatan (X1) dengan kemampuan menggiring bola (Y) diperoleh koefisien  korelasi = 0,20 atau  robs (rx1y) = 0,20. sedangkan rtab = 0,444 atau dengan menunjukkan bahwa hubungan antara kecepatan dengan kemampuan menggiring bola terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya determinasi r2 =  0,04 menunjukkan bahwa: kecepatan dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap kemampuan menggiring bola sebesar 0,4%. 2) Hubungan antara kelincahan (X2) dengan kemampuan menggiring bola (Y) diperoleh koefisien korelasi korelasi = 0,83 atau  robs (rx1y) = 0,76, sedangkan rtab = 0,444 atau menunjukkan bahwa hubungan antara kelincahan dengan kemampuan menggiring bola terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya determinasi r2 = 0,5776 menunjukkan bahwa kelincahan dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap kemampuan menggiring bola sebesar   57,76%.  3) Hubungan antara kecepatan  (X1) dan kelincahan (X2) secara bersama-sama  dengan kemampuan menggiring bola (Y), Hasil perhitungan analisis hubungan X1 dan X2 secara bersama-sama dengan Y menunjukkan besarnya harga Freg = 18,82.  Untuk derajat kebebasan (db) sama dengan m lawan (n-m-1) atau 2 lawan 17 ada taraf nyata  = 0,05 diperoleh diperoleh harga F tabel (Ftab) = 3,59. Dari hasil ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari observasi adalah signifikan. Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa hubungan antara X1 dan X2 dengan Y atau antara kecepatan dan kelincahan dengan kemampuan menggiring bola adalah signifikan. Kata Kunci :  Kecepatan, Kelincahan, Keterampilan Menggiring     Permainan Sepakbola
PENGARUH LATIHAN KECEPATAN TERHADAP KEMAMPUAN KECEPATAN LARI 60 METER PADA SISWA PUTERA SMP NEGERI 3 TONDANO Pekeng, Resniati; Rumondor, Djhoni; Lomboan, E.
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada Pengaruh  Latihan kecepatan terhadap kemampuan kecepatan lari 60 meter pada   Siswa putera SMP Negeri 3 Tondano? Tujuaan penelitian : untuk mengetahui sejauh mana Pengaruh  Latihan kecepatan terhadap kemampuan kecepatan lari 60 meter pada   Siswa putera SMP Negeri 3 Tondano. Hipotesis Penelitian: Terdapat Pengaruh  Latihan kecepatan terhadap kemampuan kecepatan lari 60 meter pada   Siswa putera SMP Negeri 3 Tondano. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan perlakuaan berupa  latihan  kecepatan yang diberikan selama delapan minggu. Populasi adalah Siswa-siswa putera kelas 8 sebanyak  dan sampel berjumlah 20 orang yang diambil secara acak, kemudiaan dibagi menjadi dua kelompok masing-masing10 orang kelompok eksperimen dan 10 orang kelompok control. Instumen pengumpulan data: Tes kecepatan lari 60 meter. Rancangan penelitiaan menggunakan : randomized control groups pre-test and post-test design. Pengujian hipotesis menggunakan teknik statistic dengan uji t. Dari  penelitian diperoleh t observasi  = 26,82. Sedangkan t tabel yang diperoleh dengan derajat kebebasan (dk) :  n1 + n2 – 2 = 18 dan α  0,05 (Peluang 1-½ α) pada daftar distribusi Student sebesar  2,10, dimana t observasi > t tabel. Dari hasil  ini menunjukkan bahwa menolak Ho dan menerima Ha. Dengan  demikian dapat disimpulkan bahwa rerata nilai beda kesegaran jasmani kelompok perlakuan lebih besar dari  rerata nilai  beda kecepatan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian : Pengaruh latihan kecepatan yang diberikan selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu dapat meningkatkan kemampuan kecepatan lari 60 meter pada  siswa putera SMP N. 3 Tondano. Kata kunci: Latihan Kecepatan, Kemampuan Lari 60 Meter
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN TERHADAP HASIL FOREHAND DRIVE CABANG TENIS PADA MAHASISWA PUTERA PKR UNIMA Mangune, Ridho; Berhimpong, Marnex; Moleong, Maxi
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah penelitian adalah sebagai berikut : Seberapa besar hubungan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan terhadap hasil pukulan forehand drive dalam permainan tenis pada mahasiswa FIK UNIMA. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara kekuatan otot lengan dan pergelangan tangan terhadap hasil pukulan forehand drive dalam permainan tenis pada mahasiswa FIK UNIMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik korelasional dalam menjawab tujuan penelitian yang sudah dirumuskan. Berdasarkan hasil perhitugngan dengan menggunakan statistik uji korelasi multiple atau korelasi ganda ternyata kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan secara bersama – sama dengan kemampuan melakukan pukulan forehand drive pada permainan tenis lapangan mahasiswa putera FIK UNIMA terdapat hubungan yang fungsional sebesar Ryx1x2 = 0,92 dengan besarnya koefisien determinasi R2 = 0,8464. Ini berarti bahwa kekuatan otot atau kontribusi terhadap variasi kemampuan melakukan pukulan forehand drive pada permainan tenis lapangan mahasiswa putera FIK UNIMA sebesar 84,64 persen, sedangkan sisa lainnya sebesar 15,36 persen disebabkan oleh adanya faktor luar. Faktor – faktor luar yang dimaksud mungkin antara lain adalah daya ledak otot lengan, kecepatan awal serta kelentukan pergelangan tangan. Hasil ini telah diperkuat dengan uji signifikan koefisien korelasi ganda, dimana terbukti bahwa kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan secara bersama – sama kemampuan melakukan pukulan forehand drive pada permainan tenis lapangan mahasiswa putera FIK UNIMA memiliki koefisien relasi yang signifikan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu : Terdapat hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan melakukan pukulan forehand drive pada permainan tenis lapangan mahasiswa putera FIK UNIMA. Terdapat hubungan antara kelentukan pergelangan tangan dengan kemampuan melakukan forehand drive pada permainan tenis lapangan mahasiswa putera FIK UNIMA. Dan terdapat hubungan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan secara bersama – sama dengan kemampuan melakukan pukulan forehand drive pada permainan tenis lapangan mahasiswa putera FIK UNIMA. Kata Kunci : Kekuatan Otot Lengan, Kelentukan Pergelangan Tangan, Forehand Drive, Tenis.
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KETEPATAN TENDANGAN SHOOTING KE GAWANG DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA-SISWA SMA NEGERI 1 LANGOWAN Mamesah, Rommy; Sumarauw, Fredrik; Malonda, Jeane
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah terdapat hubungan antara daya ledak otot tungkai dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan? 2) Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot perut  dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan? 3) Apakah terdapat hubungan antara daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot perut secara bersama-sama dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan? Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui sejauh mana : 1) Hubungan antara daya ledak otot tungkai dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan. 2) Hubungan antara kekuatan otot perut dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan? 3) Hubungan antara daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot perut secara bersama-sama dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan. Hipotesis Penelitian: 1) Terdapat hubungan antara daya ledak otot tungkai dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan. 2) Terdapat hubungan antara kekuatan otot perut dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan? 3) Terdapat hubungan antara daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot perut secara bersama-sama dengan ketepatan tendangan (shooting) dalam permainan sepakbola pada Siswa SMA Negeri I Langowan.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Populasi adalah seluruh siswa putra SMA Negeri I Langowan yang berjumlah 58 orang,dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, yang diambil secara acak. Eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1) Untuk mengukur daya ledak otot tungkai digunakan “Tes Loncat tegak/vertical jump, Untuk mengukur kekuatan otot perut digunakan Tes Baring Duduk/ Sit Up, dan tes ketepatan tendangan (shooting) ke gawang digunakan “Tes Menembak/menendang (Shooting) Ke Gawang. Rancangan penelitian menggunakan : corelation product moment and multiple Kata Kunci : daya ledak otot tungkai, kekuatan otot perut, ketepatan tendangan shooting ke gawang, sepak bola.
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN KETERAMPILAN HANDSTAND PADA SISWA PUTRA SMP PGRI DODAP Pontoliri, Roy; Terry, Jacob; Lolowang, Djajaty
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan kekuatan otot lengan dengan keterampilan handstand pada siswa putra SMP PGRI Dodap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan kekuatan otot lengan dengan keterampilan Handstand. Hipotesa dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara kekuatan otot lengan dengan keterampilan handstand pada siswa SMP PGRI Dodap. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMP PGRI Dodap yang berjumlah 20 orang yang di ambil secara acak. Waktu penelitian dilaksanakan selama satu bulan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah hubungan dari X dan Y, dimana X adalah kekuatan otot lengan dan Y adalah keterampilan Handstand. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan push-up, alat tulis-menulis, stop-watch, matras, dan ruangan kelas. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistika. Data yang diperoleh dalam pengukuran/pengetesan, masih bersifat data mentah yang perlu diolah sehingga data tersebut mempunyai arti. Sehubungan dengan hal-hal tersebut maka untuk menguji penelitian yang telah dirumuskan, maka penelitian ini memakai analisis stastik korelasi product moment. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang kuat antara kedua variabel yakni kekuatan otot lengan dengan keterampilan handstand pada siswa putra SMP PGRI Dodap. Kata kunci : Kekuatan Otot Lengan, Keterampilan Handstand.
HUBUNGAN KELENTUKAN SENDI BAHU DENGAN KEMAMPUAN PUKULAN LOB DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA MAHASISWA SEMESTER III POR FIK UNIMA Tololiu, Siska; Lengkong, Jan; Piri, Nolfie
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana hubungan kelentukan sendi bahu dengan kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis pada mahasiswa semester III POR FIK UNIMA Tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan kelentukan sendi bahu dengan kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis pada mahasiswa semester III POR FIK UNIMA Tahun 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi yang bertujuan untuk mencari hubungan antara variabel X (Kelentukan sendi bahu) dengan variabel Y (Kemampuan pukulan lob). Populasi adalah mahasiswa semester III POR FIK UNIMA Tahun 2013 yang berjumlah 150 sedangkan sampel berjumlah 30 mahasiswa semester III POR FIK UNIMA Tahun 2013. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument untuk mengukur kelentukan sendi bahu adalah tes fleksi, sedangkan instrument untuk mengukur kemampuan pukulan lob adalah tes pukulan lob. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan sendi bahu dengan kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis pada mahasiswa semester III POR FIK UNIMA Tahun 2013. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik korelasi Pearson Product Moment yang dilanjutkan dengan teknik analisis statistik uji t, sebelum teknik analisis dilakukan maka terlebih dahulu diawali dengan pengujian persyaratan analisis yaitu uji normalitas data dengan menggunakan uji Lilliefors dan uji homogenitas varians dengan menggunakan uji varians besar banding varians kecil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara variabel X dengan Y, diperoleh besarnya koefisien korelasi = 0.94, artinya menunjukkan tingkat hubungan yang sangat kuat antara kelentukan sendi bahu dengan kemampuan pukulan lob. Kontribusi atau sumbangan variabel X (kelentukan sendi bahu) dengan variabel Y (kemampuan pukulan lob) adalah sebesar 88.36% dan sisanya 11.64% ditentukan oleh variabel lain. Hasil penelitian dengan menggunakan statistik uji t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel yaitu thitung = 14.58 > ttabel = 2.045. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung > ttabel maka Ho ditolak yang berarti terima Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan sendi bahu dengan kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis pada mahasiswa semester III POR FIK Unima Tahun 2013. Kata Kunci : Kelentukan Sendi Bahu, Pukulan Lob, Bulutangkis

Page 10 of 37 | Total Record : 361