cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,873 Documents
an analysis of instructional material and the types of strategies that used for reading 2 course in english education department ., I Wayan Edi Gunawan; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5457

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis relevansi bahan ajar dan jenis strategi pengajaran yang digunakan untuk Membaca 2 kursus dalam bahasa Inggris Departemen Pendidikan. Subyek penelitian ini adalah siswa yang telah diambil Membaca 2 kursus dan dosen yang telah mengajar Reading 2Course dalam bahasa Inggris Departemen Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang memanfaatkan checklist dan kuesioner. Data yang dikumpulkan dari para juri ahli 'checklist, serta kuesioner dosen dan checklist, dan juga siswa diskusi kuesioner dan focus group. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan relevansi Bahan Ajar dan Reading 2 silabus dikatakan "Sedikit relevan" untuk digunakan sebagai sumber belajar bahasa Inggris Departemen Pendidikan siswa. Hal ini menunjukkan bahwa semua ahli memilih lebih dari 46% dari kriteria yang telah dicapai. Strategi pengajaran yang sering digunakan di Reading 2 saja wereDiscussion dan Instruksi Langsung. Hasil kuesioner dan diskusi kelompok terfokus dengan siswa dari 9 kelas yang berbeda menunjukkan fokus yang berbeda dari tujuan pembelajaran yang diperoleh oleh siswa dari setiap kelas karena perbedaan materi pembelajaran yang diberikan oleh dosen. Penggunaan strategi pengajaran yang juga tidak memenuhi kriteria pelajar dewasa ini gagal untuk mendorong motivasi siswa belajar. Kata Kunci : Kata kunci: keterampilan membaca, pembaca menengah, bahan ajar, bahan relevansi, dan strategi pengajaran. ABSTRACT This study was a descriptive qualitative research which aimed to analyze the relevance of instructional materials and the type of teaching strategies used for Reading 2 course in English Education Department. The purpose was to describe the relevance of the syllabus and instructional materials, as well as the quality of these learning materials, and to find out the students perception of Reading 2 course. The subjects of this research were the students who have taken Reading 2 course and the lecturer who have taught Reading 2 Course in English Education Department. This research was a descriptive qualitative research which was utilizing checklist and questionnaire. The data collected from the expert judges’ checklist, as well as lecturer questionnaire and checklist, and also students’ questionnaire and focus group discussion. The data obtained were descriptively analyzed. The finding of the research showed the relevance of Instructional Materials and the Reading 2 syllabus was said “Slightly Relevant” to be used as learning resource for English Education Department students. It showed that all experts choose more than 46% of criteria which had been reached. The teaching strategies that used frequently in Reading 2 course wasDirect Instruction. The questionnaire result and the focus group discussion with the students from 9 different classes showed different focus of learning objectives acquired by the students of each classes due to the differences of the learning material provided by the lecturer. The use of teaching strategies which also did not meet the criteria of adult learners was failed to encourage students’ motivation of learning. keyword : Keywords: reading skill, intermediate reader, instructional materials, relevance materials, and teaching strategies.
TEACHING STRATEGIES FOR STUDENT WITH ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) IN TODDLER INCLUSIVE CLASS OF AURA SUKMA INSANI KINDERGARTEN ., Komang Ayu Dian Pertiwi; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengajaran yang digunakan untuk siswa berkebutuhan khusus, yang menderita ADHD di kelas Toddler (inklusi) yang mencangkup perencanaan, implementasi dan penilaian yang di gunakan khusus untuk anak ADHD di TK Aura Sukma Insani dan pencapaian hasil belajar siswa yang di ambil melalui analisis rapot semester ganjil. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif dengan subyek penelitian yaitu siswa ADHD yang berada di kelas Toddler di TK Aura Sukma Insani Singaraja, sementara obyek penelitian ini adalah strategi pembelajaran yang digunakan untuk anak ADHD. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa: (1) untuk perencanaan pembelajaran, guru melakukan evaluasi dari kebutuhan siswa kemudian memilih strategy yang sesuai berdasarkan kebutuhan siswa dan menselaraskannya dengan program pendidikan individu (IEP). Untuk pelaksanaan pembelajaran, guru mengguakan 2 sistem yaitu system Pull-Out dan system Integrasi/Inklusi. Untuk penilaian hasil belajar, guru menggunakan penilaian mingguan, penilaian bulanan dan penilaian semester (2) pencapaian hasil belajar siswa yang dianalis dari rapot semester menunjukkan bahwa pada aspek kognitif dan affektif, siswa menunjukkan perkembangan yang baik, namun untuk aspek psikomotor siswa masih perlu bimbingan guru dan orang tua. Untuk laporan perkembangan pendidikan karakter, terdapat 10 karakter yang mulai terliht dan 8 karakter yang sudah mulai berkembang.Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, Siswa ADHD, Kelas Inklusi This study aimed at describing the teaching strategies for ADHD student in Toddler Inclusive Class including planning, implementation and assessment used for ADHD student in Toddler Inclusive Class of Aura Sukma Insani Kindergarten, Singaraja and Learning Achievement for ADHD student which were taken from student final report. This study used a descriptive research design by involving the ADHD student in Toddler Inclusive Class. The objects of this study were the teaching strategies for ADHD student. The data were collected by conducting interviews and document analysis. Based on the result of the data analysis, it were found that (1) For planning, the teacher did an evaluation on the Childs’ Individual Needs; Selecting appropriate instructional practices which appropriate with the student characteristic and needs; and Integrating appropriate practices within an IEP to meet the students’ needs. For implementation, the teacher used 2 systems; Pull-Out System and Integrated/Inclusive System. The assessment, it were in the form of weekly report, monthly report and semester report. (2) Students’ learning achievement showed a good improvement in cognitive and affective domain. However, he still needs more exercise in psychomotor domain from teachers and parents. In addition, for the report of character education development, there were 10 characters seen and 8 characters developing.keyword : Teaching Strategies, ADHD Student, Inclusive Class
TEACHERS’ PERCEPTION TOWARD THE USE OF SCIENTIFIC APPROACH IN TEACHING ENGLISH BASED ON CURRICULUM 2013 IN RELATION TO STUDENTS’ COMPETENCY AT SMA NEGERI 1 SAWAN ., Ni Made Ayu Ratna Sulistya Dewi; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan persepsi guru- guru terhadap penggunaan pendekatan sientifik dalam mengajar bahasa inggris berdasarkan kurikulum 2013 yang berhubungan dengan kompetensi siswa-siswa di SMAN 1 Sawan dan kompetensi ssiwa setelah diajar menggunakan pendekatan sientifik berdasrkan kurikulum 2013. Subjek dari penelitian ini adalah dua orang guru dan 52 siswa di kelas XI BABUD 1 dan XI BABUD 2. Peneliatian ini dirancang menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menjunjukkan bahwa: (1) guru-guru memiliki perspesi yang positive terhadap terhadap penggunaan pendekatan sientifik dalam mengajar bahasa inggris berdasarkan kurikulum 2013 yang berhubungan dengan kompetensi siswa-siswa di SMAN 1 Sawan. Guru-guru tersubut juga sudah mengimplementasikan konsep dari pendekatan sientifik dan konsep dari kurikulum 2013 pada proses belajar mengajar mereka. Skore komulative juga menunjukan bahwa guru-guru tersebut memiliki perspsi yang positive terhadap penggunaan pendekatan sientifik dalam mengajar bahasa inggris berdasarkan kurikulum 2013 yang berhubungan dengan kompetensi siswa-siswa, (2) hasil nilai afektif, kognitive, dan psikomotor dari siswa-siswa guru 1 dan 2 buruk. Hasil dari kompetensi siswa-siswa guru 1 menunjukan bahwa murid-murid mendapatkan kategori C- untuk nilai kognitive mereka berdasarkan nilai rata-rata. Mereka juga mendapatkan kategori B- untuk nilai psikomotor mereka dan kategori C (cukup) untuk nilai afektive mereka. Hasil dari kompetensi siswa-siswa guru 2 menunjukan bahwa murid-murid mendapatkan categoro B- untuk nilai psikomotor mereka, kategori B untuk nilai kognitive mereka, dan kategori C (cukup) untuk nilai afektive mereka. Kata Kunci : Persepsi guru-guru, Pendekatan sientifik, Kurikulum 2013, Kompetensi Bahasa Inggris This study aimed at finding the teachers’ perception toward the use of scientific approach in teaching English based on Curriculum 2013 in relation to students’ competency at SMA Negeri 1 Sawan and the student’s competency after teaching and learning process using scientific approach based on Curriculum 2013. The subjects of the study were two teachers and 52 students in XI BABUD 1 and XI BABUD 2. This study was designed by using descriptive qualitative research. The result of the research shows that: (1) the teachers had positive perception toward the use of scientific approach in teaching English based on curriculum 2013 in relation to students’ competency at SMA Negeri 1 Sawan. Those teachers had also implemented the concept of scientific approach and Curriculum 2013 in their teaching learning process. The cumulative score also showed that those teachers had a very positive perception toward the use of scientific approach in teaching English based on Curriculum 2013 in relation to students’ competency, (2) the T1 and T2’s students affective, cognitive, and psychomotor result was bad. The result of T1’s competency of students showed that the students got C- category for their cognitive from their average score. They also got B- for their psychomotor and C (sufficient) for their affective. The T2’s competency of students showed that the students got B- for their psychomotor category, B category for their cognitive and C (sufficient) category for their affective.keyword : Teachers’ Perception, Scientific Approach, Curriculum 2013, Students’ English Language Competency
AN ANALYSIS OF THE TEXTBOOK USED IN TEACHING ENGLISH FOR THE TENTH GRADE STUDENTS OF COMPUTER TECHNOLOGY AND NETWORKING SUPPORT OF SMK NEGERI 3 SINGARAJA BASED IN CURRICULUM 2013 ., Ni Luh Denmacika Widiary; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5460

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis (1) masalah guru dan siswa ditemui ketika menggunakan buku teks yang berjudul "Bahasa Inggris UNTUK SMA / MA / SMK / MAK Kelas X" yang digunakan oleh siswa jurusan kelas sepuluh teknologi komputer dan jaringan di SMK Negeri 3 Singaraja pada tahun akademik 2014/2015 dari, (2) relevansi buku teks dengan penerapan kurikulum 2013, (3) kualitas umum buku teks, dan (4) penilaian buku teks berdasarkan kurikulum 2013. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang memanfaatkan kuesioner dan checklist. Hasil penelitian ini adalah (1) buku guru dan siswa memiliki masalah ketika menggunakan buku teks, (2) buku teks dengan pelaksanaan kurikulum 2013 adalah cukup relevan, (3) kualitas umum dari buku itu baik, dan (4) penilaian buku teks itu cukup tepat berdasarkan kurikulum 2013. dibutuhkan pembekalan kemampuan guru dan kewenangan untuk menentukan materi pembelajaran berkualitas berdasarkan kurikulum 2013.Kata Kunci : buku teks, kurikulum 2013, penilaian, jurusan teknik komputer dan jaringan This research was conducted to analyze (1) the problems teachers and students encountered when using the textbook entitled “Bahasa Inggris untuk SMA/MA/SMK/MAK kelas X” used by the tenth computer technology and networking support department grade students in SMK Negeri 3 Singaraja in the academic year of 2014/2015, (2) the relevancy textbook with the implementation of curriculum 2013, (3) the general quality of textbook, and (4) the assessment materials of textbook based on curriculum 2013. This research was a descriptive qualitative research which utilizing questionnaires and checklist. The result of this research were (1) the teacher’s textbook and student’s textbook have problems their meet when using textbook, (2) the relevancy of textbook with the implementation of curriculum 2013 was sufficient, (3) the general quality of textbook was good, and (4) the assessment material of textbook was sufficiently appropriate based on curriculum 2013. There was a need equip teachers ability and authority to do effort in the attempt to established good quality learning materials and assessment based on curriculum 2013.keyword : textbook, curriculum 2013, assessment, computer technology and networking support department
ANALYZING METHODS OF TEACHING MICROTEACHING COURSE TO TEACH SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS FOR ENGLISH EDUCATION DEPARTMENTS IN BALI ., Made Metha Suadnyani; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah dan kebutuhan yang dihadapi oleh dosen mata kuliah Microteaching. Selain itu, metode mengajar, pendekatan, dan teknik dalam mata kuliah ini berdasarkan Kurikulum 2013 juga dianalisis. Penelitian ini adalah bagian dari sebuah penelitian yang lebih besar yang menggunakan model instruksi yang dikembangkan oleh Dick dan Carrey. Karena penelitian ini hanya menganalisa, instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan panduan wawancara. Subjek penelitian ini adalah dosen Microteaching di Bali Untuk masalah dan kebutuhan dalam mata kuliah Microteaching, para responden menyatakan adanya masalah dan kebutuhan yang menyangkut ketersediaan materi dan media yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Pendekatan yang dipilih oleh responden adalah konstruktivisme yang merupakan pembentukan pengetahuan oleh siswa dan humanisme yang merupakan pembelajaran oleh siswa sebagai manusia serta pandangan interaksional dan fungsional. Ada empat belas metode yang dianalisa. Menurut para responden, metode-metode yang telah disebutkan di atas dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran secara khusus. Untuk membuka pelajaran, metode yang paling cocok adalah problem-based, project-based, dan CLT. Untuk melaksanakan kegiatan inti, metode yang cocok adalah CLT, problem-based, dan inquiry-based learning. Untuk menutup pelajaran, metode tercocok adalah CLT. Teknik mengajar Microteaching yang sesuai adalah teknik kedua yang terdiri dari dari pemberian input, praktik, dan sesi pre-microteaching. Pada akhirnya, hasil akhir dari penelitian ini bisa dijadikan referensi bagi dosen mata kuliah Microteaching.Kata Kunci : Kurikulum 2013, metode pembelajaran, pendekatan pembelajaran, mata kuliah Microteaching, teknik Microteaching. This research aimed at analyzing the problems and needs of Microteaching course that were encountered by Microteaching course lecturers. Besides, the appropriate Microteaching course learning methods, approaches, and techniques according to Curriculum 2013 were also analyzed. This research was a part of a bigger research that was using the instructional model of Dick and Carrey. Since this research only aimed to analyze, the instruments were questionnaire sheet and an interview guide. The research subject was Mircoteaching lecturers in Bali. As for the problems and needs, respondent stated that the problems were about the unavailable material and media relevant to Curriculum 2013. The approaches were constructivism meaning the construction of student's own knowledge and humanism meaning students as human being and also interactional view and fungsional view. There are fourteen methods in the course. According to the respondents, those methods were appropriate to be used in certain activities in a lesson. For opening a lesson, the most appropriate methods are problem-based, project-based, and CLT. For conducting the whilst-activity, the appropriate methods are CLT, problem-based, and inquiry-based learning. In closing a lesson the most appropriate method is CLT. The cycle chosen by the respondents was the second cycle that consists of giving input, practice, and pre-microteaching session. The end result is expected to be a reference to Microteaching course lecturers to be able to conduct the course appropriately.keyword : Curriculum 2013, learning approach, learning method, Microteaching course, Microteaching technique.
Developing Computer-Based Reading Materials for Teaching Reading to the Eighth Graders of the Second Semester at SMP Negeri 2 Banjar ., Gede Anna Putra; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media membaca Bahasa Inggris berbasis komputer untuk siswa kelas VIII semester II yang dapat digunakan untuk memotivasi siswa dalam belajar membaca Bahasa Inggris. Penelitian ini memakai desain R & D yang diajukan oleh Dick, Carey and Carey pada tahun 2005. Dalam penelitian ini, desain tersebut diterjemahkan ke dalam tiga tahap utama, diantaranya: (1) menganalisis masalah, (2) mengembangkan produk, dan (3) mengevaluasi produk. Untuk mengevaluasi konsep produk awal, penelitian ini memakai dua orang ahli, dan setelah itu uji coba terbatas dilakukan sebagai bagian dari evaluasi. Pada tahap evaluasi dari para ahli, penelitian ini memakai 2 orang ahli untuk mengevaluasi tiga aspek yaitu isi, instruksi, dan multimedia dengan memakai rubrik yang berbeda untuk tiap aspek pada materi membaca berbasis komputer. Hasil dari penilaian ahli menunjukkan bahwa kualitas materi membaca berbasis komputer tergolong sangat bagus dengan nilai rata-rata 4,46 dalam rentang nilai 5,0. Sementara itu, tahap uji coba terbatas memakai 15 siswa sebagai peserta dan hasil dari angket yang diberikan kepada siswa menunjukkan bahwa 57,3% dari jawaban keseluruhan menandakan bahwa kualitas materi membaca Bahasa Inggris berbasis computer adalah bagus dan 22.67% menandakan kualitas materi membaca Bahasa Inggris berbasis computer adalah sangat bagus. Hasil dari penilaian ahli dan uji coba terbatas menandakan bahwa materi membaca Bahasa Inggris berbasis komputer yang dikembangkan mungkin bisa digunakan sebagai materi membaca tambahan dan bisa memotivasi siswa dalam pembelajaran membaca.Kata Kunci : Membaca dalam Konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing, Materi Membaca Berbasis Komputer, Motivasi Siswa, Sekolah Menengah Pertama This study aimed at developing computer-based English interactive reading materials for eighth graders of junior high school in the second semester that can be used to motivate the students in their learning of English reading. This study adopted the Research and Development design proposed by Dick, Carey and Carey in 2005. In this study, the design was translated into three major steps, i.e.: (1) needs analysis, (2) product development, and (3) product evaluation (formative evaluation). To evaluate the initial draft of the product, this study employed two experts, and after that a limited field try-out was conducted as part of the formative evaluation. In the stage of experts’ judgment, this study used two experts to evaluate three domains namely content, instruction and multimedia through different English interactive reading materials assessment rubrics for each domain. The results of experts’ judgment showed a very good quality of the draft with the mean score of 4.46 out of the 5.0 range of score. Meanwhile, the limited field try-out employed 15 students as the participants and the results from the questionnaires given to the students showed that 57.3% of total responses indicated a good quality and 22.67% indicated a very good quality of the computer-based English interactive reading materials. Both the results of the experts’ evaluation and the limited field try-out indicated that the computer-based English interactive reading materials developed are feasible to be used as supplementary reading materials and are able to motivate the students in their learning of reading.keyword : Efl Reading, Computer-Based Reading Materials, Students’ Motivation, Junior High School
AN ANALYSIS OF THE RELEVANCE OF INSTRUCTIONAL MATERIALS AND THE TYPE OF TEACHING STRATEGIES USED FOR ADVANCED READING COURSE IN ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT ., Luh Melin Udayanti; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5463

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis relevansi bahan ajar dan jenis strategi pengajaran yang digunakan untuk perkuliahan lanjutan Advanced Reading dalam jurusan pendidikan bahasa inggris. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa yang telah mengambil perkuliahan lanjutan dari reading 1, reading 2, dan reading 3, dan dosen yang telah mengajar mata kuliah Advanced Reading di jurusan pendidikan bahasa inggris. Data dikumpulkan berdasarkan checklist, serta kuesioner dosen dan, dan juga hasil penilaiian dari para ahli serta diskusi kelompok dengan mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dan silabus yang digunakan dalam perkuliahan Advanced Reading dikatakan "Sedikit relevan" untuk digunakan sebagai sumber belajar di jurusan pendidikan bahasa inggris. Strategi pengajaran yang sering digunakan dalam perkuliahan Advanced Reading adalah Diskusi. Hasil kuesioner dan diskusi kelompok dengan mahasiswa dari 6 (enam) kelas yang berbeda menunjukkan fokus tujuan pembelajaran Advanced Reading yang berbeda di setiap kelasnya disebabkan karena perbedaan materi pembelajaran yang diberikan oleh dosen. Penggunaan strategi pengajaran tidak memenuhi kriteria pelajar dewasa sehingga pembelajaran dianggap gagal untuk mendorong motivasi siswa dalam belajar.Kata Kunci : keterampilan membaca, bahan ajar, relevansi pembelajaran dan strategi mengajar This study was a descriptive qualitative research which aimed to analyze the relevance of instructional materials and the type of teaching strategies used for Advanced Reading course in English Education Department. The purpose was to describe the relevance of the syllabus and instructional materials, as well as the quality of these learning materials, and to find out the students perception of Advanced Reading course. The subjects of this research were the students who have taken Advanced Reading course and the lecturer who have taught Advanced Reading course in English Education Department. This research was a descriptive qualitative research which was utilizing checklist and questionnaire. The data collected from the expert judges’ checklist, as well as lecturer questionnaire and checklist, and also students’ questionnaire and focus group discussion. The data obtained were descriptively analyzed. The finding of the research showed the relevance of Instructional Materials and the Advanced Reading syllabus was said “Slightly Relevant” to be used as learning resource for English Education Department students. It showed that all experts choose more than 44% of criteria which had been reached. The teaching strategies that used frequently in Advanced Reading course was Discussion. The questionnaire result and the focus group discussion with the students from 6 (six) different classes showed different focus of learning objectives acquired by the students of each classes due to the differences of the learning material provided by the lecturer. The use of teaching strategies which also did not meet the criteria of adult learners was failed to encourage students’ motivation of learningkeyword : reading skill, advanced reader, instructional materials, relevance materials, and teaching strategies
AN ANALYSIS OF THE RELEVANCE OF INSTRUCTIONAL MATERIALS AND THE TYPE OF TEACHING STRATEGIES USED FOR ADVANCED READING COURSE IN ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT ., Luh Melin Udayanti; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5464

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis relevansi bahan ajar dan jenis strategi pengajaran yang digunakan untuk perkuliahan lanjutan Advanced Reading dalam jurusan pendidikan bahasa inggris. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa yang telah mengambil perkuliahan lanjutan dari reading 1, reading 2, dan reading 3, dan dosen yang telah mengajar mata kuliah Advanced Reading di jurusan pendidikan bahasa inggris. Data dikumpulkan berdasarkan checklist, serta kuesioner dosen dan, dan juga hasil penilaiian dari para ahli serta diskusi kelompok dengan mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dan silabus yang digunakan dalam perkuliahan Advanced Reading dikatakan "Sedikit relevan" untuk digunakan sebagai sumber belajar di jurusan pendidikan bahasa inggris. Strategi pengajaran yang sering digunakan dalam perkuliahan Advanced Reading adalah Diskusi. Hasil kuesioner dan diskusi kelompok dengan mahasiswa dari 6 (enam) kelas yang berbeda menunjukkan fokus tujuan pembelajaran Advanced Reading yang berbeda di setiap kelasnya disebabkan karena perbedaan materi pembelajaran yang diberikan oleh dosen. Penggunaan strategi pengajaran tidak memenuhi kriteria pelajar dewasa sehingga pembelajaran dianggap gagal untuk mendorong motivasi siswa dalam belajar.Kata Kunci : keterampilan membaca, bahan ajar, relevansi pembelajaran dan strategi mengajar This study was a descriptive qualitative research which aimed to analyze the relevance of instructional materials and the type of teaching strategies used for Advanced Reading course in English Education Department. The purpose was to describe the relevance of the syllabus and instructional materials, as well as the quality of these learning materials, and to find out the students perception of Advanced Reading course. The subjects of this research were the students who have taken Advanced Reading course and the lecturer who have taught Advanced Reading course in English Education Department. This research was a descriptive qualitative research which was utilizing checklist and questionnaire. The data collected from the expert judges’ checklist, as well as lecturer questionnaire and checklist, and also students’ questionnaire and focus group discussion. The data obtained were descriptively analyzed. The finding of the research showed the relevance of Instructional Materials and the Advanced Reading syllabus was said “Slightly Relevant” to be used as learning resource for English Education Department students. It showed that all experts choose more than 44% of criteria which had been reached. The teaching strategies that used frequently in Advanced Reading course was Discussion. The questionnaire result and the focus group discussion with the students from 6 (six) different classes showed different focus of learning objectives acquired by the students of each classes due to the differences of the learning material provided by the lecturer. The use of teaching strategies which also did not meet the criteria of adult learners was failed to encourage students’ motivation of learningkeyword : reading skill, advanced reader, instructional materials, relevance materials, and teaching strategies
Developing Assessment Instrument for Microteaching Course to EED for Universities in Bali ., Fitri Adji Rarasati; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5466

Abstract

Jumlah mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dari tahun ke tahun terus bertambah. Mahasiswa tersebut disiapkan untuk menjadi guru Bahasa Inggris yang terampil dalam mengajar. Agar mampu menjadi alumni yang terampil, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris perlu mensimulasikan seluruh keterampilan Pengajaran Mikro pada mata kuliah Pengajaran Mikro. Namun, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris masih kekurangan tenaga dosen Pengajaran Mikro yang professional. Mengingat mata kuliah Pengajaran Mikro itu sifatnya kompleks maka diperlukan alat penilaian yang mumpuni. Namun, banyak dosen merasa bingung dengan sistim penilaian yang digunakan dalam kurikulum saat ini karena perubahan kurikulum. Maka dari itu, artikel ini dimaksudkan untuk menciptakan alat penilaian yang digunakan pada mata kuliah Pengajaran Mikro di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang ada pada universitas-universitas di Bali. Penelitian ini mengunakan rancangan R&D dimana akan dihasilkannya suatu produk yang berbentuk alat penilaian. Subyek dari penelitian ini adalah para ahli pengajaran Bahasa Inggris dan 9 dosen Pengajaran Mikro pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di universitas-universitas di Bali. Hasil penelitian ini adalah berupa 12 alat penilaian yang perlu dikembangkan yang meliputi lembar penilaian untuk penilaian kinerja, evaluasi diri, penilaian teman sejawat, catatan anekdot, tes tulis, lembar observasi untuk diskusi siswa, tanya jawab, kinerja wicara, daftar cek, skala penilaian, tugas, hasil dan portofolio. Semua alat penilaian ini dianggap sebagai alat penilaian yang sangat relevan untuk menilai siswa didalam mata kuliah Pengajaran Mikro.Kata Kunci : Mata kuliah Pengajaran Mikro, instrumen penelitian, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Year by year, there are an increasing number of English Education Department students in which they are planned to be skilful English teachers in the future. In order to create a skilful alumna, the students of English Education Department need to practice all teaching skills in Microteaching course. However, the department still has lack number of professional Microteaching lecturers. Considering that Microteaching course is a concrete one, therefore a reliable assessment instrument is badly needed. But, many lecturers are confused with the assessment used in the curriculum right now due to the changes of the curriculum. This paper is, therefore, intended to develop assessment instrument used in Microteaching course to English Education Department for universities in Bali. The study was part of a bigger study conducted at English Education Department in Bali. This study used R&D design in which it will produce a product in the form of assessment instrument. The subjects of this study are English learning expert and 9 Microteaching lecturers of English Education Department in Bali. The result has showed that there are 12 assessment instruments which need to be developed including; observation sheet on performance assessment, self assessment, peer assessment, anecdotal record, written test, observation sheet toward students’ discussion, Q&A, oral performance, checklist, rating scale, project, product, and portfolio. All assessment instruments were categorized as a very relevant assessment instrument to assess students in Microteaching course. keyword : Microteaching course, assessment instrument, English Education Department
AN ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 AT SEVENTH GRADE ENGLISH TEACHERS AT SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Luh Indrayani; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum 2013 dalam hal perencanaan pembelajaran, implementasi di dalam proses belajar mengajar, masalah yang dihadapi dalam implementasi Kurikulum 2013 serta solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh guru-guru di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar kelas tujuh dan siswa kelas VII A1 yang berjumlah 30 orang. Data-data yang dibutuhkan dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, serta analisis dokumen. Data-data yang dikumpulkan kemudian dideskripsikan berdasarkan hasil analisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan hasil analisis implementasi di dalam proses belajar mengajar di kelas. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan Kurikulum 2013 terdiri dari identitas sekolah, kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, aktifitas pembelajaran, media pembelajaran, sumber pembelajaran, dan penilaian. Namun dalam penyusunan RPP oleh guru-guru kelas tujuh di SMP Negeri 1 Singaraja masih menemui permasalahan dalam merencanakan tujuan pembelajaran,metode pembelajaran, aktifitas pembelajaran, dan penyisipan nilai karakter. Hal itu disebabkan karena guru-guru kelas tujuh salah mengerti mengenai konsep perencanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dan (2) implementasi Kurikulum 2013 dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup, dan penilaian, namun dalam implementasinya guru-guru kelas tujuh masih menemui kesulitan dalam melakukan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, seperti menanya, mengeksplorasi, dan mengasosiasi, kegiatan penutup, penyisipan nilai karakter melalui materi pembelajaran dan strategi pembelajaran, dan penilaian otentik. Masalah tersebut muncul dikarenakan guru-guru kelas tujuh salah mengerti mengenai proses pembelajaran di dalam kelas berdasarkan konsep Kurikulum 2013. Disarankan kepada guru-guru kelas tujuh untuk belajar dalam merencanakan RPP dan pengimplementasiannya di dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Pendekatan Saintifik, Karakter dalam Pembelajaran This study aims at analyzing the implementation of Curriculum 2013 in terms of designing lesson plan and its implementation in classroom learning activities, problems encountered during the implementation and its solutions at seventh grade English teachers at SMP Negeri 1 Singaraja. The data were collected through descriptive qualitative method with subjects of this study were two seventh grade English teachers and 30 students in VIIA1 at SMPN 1 Singaraja. The data were collected by doing observation, interview, and document analysis. The data were described based on the analysis of the lesson plan and the implementation in teaching learning activities. The result of this study was concluded as follows (1) the English subject lesson plan based on Curriculum 2013 consisted of subject identity, core competency, basic competency, indicators, learning objectives, learning materials, learning method, learning activities, leaning media, learning sources, and assessment, but the seventh grade English teachers were having problems in designing learning objectives, learning method, learning activities, and the insertion of character values. It was because the seventh grade English teachers had misconception about the concept in designing lesson plan based on Curriculum 2013 and (2) The implementation of Curriculum 2013 by seventh grade English teachers was conducted in the form of pre-activities, whilst-activities, post-activities, and assessment, however the seventh grade English teachers were having problems in conducting pre-activities, whilst-activities, i.e. questioning, exploring, and associating, post-activities, inserting character values through learning materials and learning strategies, and authentic assessment. It was because the seventh grade English teachers had misconception about the concept in the implementation of Curriculum 2013. It is suggested that the seventh grade English teachers need to learn more how to design the lesson plan and its implementation accordingly.keyword : Curriculum 2013, Scientific Approach, Character in Education.