cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JISH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective in society and humanities at a regional, national, and global scale. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the area of society and humanities. The scope of the fields contained in JISH covers the following areas: social work, social welfare, social change, and social policy; humanism and human rights; corporate governance, and community studies; crosscultural and multiculturalism studies; population, and development studies; ethics, and intergroup relations; war, conflict, and international relations; linguistics, literature, and media studies; performing arts (music, theatre, and dance); studies of inequality (class, race and gender studies); and other related areas. Articles published on research results and literature review with acceptable research methodologies, qualitative studies, quantitative studies, or a combination of both, statistical analysis, case studies, field research, and historical studies. JISH received manuscripts from various related circles, such as relevant researchers, professors, students, policy-makers, scientists, and others.
Articles 626 Documents
PERKAWINAN BEDA AGAMA DI TINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN HUKUM ADAT DI BALI (STUDI KASUS DI DESA TANGGUWISIA KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG) Suastika, I Nengah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v5i2.9092

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui latar belakang terjadinya perkawinan beda agama di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, (2) untuk mengetahui prosedur dari perkawinan beda agama  di tinjau dari UU No 1Tahun 1974 yang terjadi di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, (3) untuk mengetahui bagaimana dampak serta pandangan masyarakat mengenai perkawinan beda agama terhadap pasangan yang melakukan perkawinan tersebut. Penelitian ini adalah termasuk penelitian Deskritif Kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah pelaku perkawinan beda agama, tokoh agama, generasi muda, dan tokoh masyarakat. Penentuan responden yang di tentukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, pencatatan dokumen, kepustakaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan beda agama yang terjadi di desa tangguwisia bisa dilakukan apabila terlebih dahulu melaksanakan upacara sudi wadani, sudi yang artinya penyucian, wadani yang artinya ucapan –ucapanpernyataan berupa kata-kata, jadi sydi wardani adalah upacara pada waktu melakukan penyucian, menjadi agama hindu. Yang melatar belakangi terjadinya perkawinan beda agama adalah karena meningkatnya hubungan sosial anak-anak dari pulau-kepulau dan juga dari manca negara .Perkawinan dilaksanakan berdasarkan atas hukum adat di bali sah nya perkawinan menurut  yurisprudensi raad kerta dan adat bali apabila sudah melaksanakan upacara mebyakaon penyucian kedua belah pihak pasangan mempelai, prosedur perkawinan sesuai dengan hukum adat bali calon mempelai yang non hindu arus melaksanakan sudi wadani untuk memeluk agama hindu.Perkawinan beda agama berdampak psikologis, pewaris, status anak, akibat ekonomi pandangan masyarakat 80% setuju dengan perkawinan beda agama terjadi karena telah mentaati awig-awig umat hindu dengan melebur agama yang dahulu melakukan sudi wadani untuk memeluk agama sama dengan mempelai pria. Karena dalam umat hindu perkawinan yang memiliki keyakinan beda tidak dapat dilangsungkan perkawinan tersebut.Kata kunci : Perkawinan Beda Agama, Ditinjau Dari UU No 1 Tahun 1974 Dan Hukum Adat  Bali Di Desa Pakraman Tangguwisia
THE BATTLE BETWEEN ARJUNA AND KARNA IN MAHABHARATA COMICS BY R. A. KOSASIH AND KURUKSHETRA GAME: AN ADAPTATION STUDY Krishnapatria, Kriswanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v6i2.10104

Abstract

This paper examined an adaptation study of the longest Sanskrit epic, Mahabharata, from a novel by C. Rajagopalachari to comics by R. A. Kosasih and an online game named Kurukshetra by 7Seas Technologies Ltd. This paper only focused on the battle between Arjuna and Karna in Bharatayuddha War. This Great War, a conflict that arose from a dynastic succession struggle between two groups of cousins, the Kauravs and Pandavs for the throne of Hastinapura, lasted eighteen day taking place in the famous battlefield: Kurukshetra. The framework used to analyse the media was taken from books and lecture notes, and the theory used is based on Ellestrom of modalities by analyzing the element changes in the adaptation study. The conclusion is that both comics and game are adapted differently from the original novel. The findings also show how the comic and the game made few changes due to their different media nature and purposes. Key Words: Arjuna and Karna, Mahabharata comics, online game, Kurukshetra, adaptation study
Penggunaan English as Medium of Instructions (EMI) dan Konsekuensinya Terhadap Proses Pembelajaran Ditinjau dari Persepsi Siswa Artini, Luh Putu
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v2i1.16577

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar (EMI) di kelas, bagaimana persepsi guru dan siswa tentang penggunaan bahasa tersebut dan konsekuensinya terhadap proses pembelajaran. Data dikumpulkan dari empat sekolah menengah atas unggulan di Bali melalui rekaman penggunaan bahasa di kelas, kuesioner persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan bahasa Inggris dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya komitmen dari guru dan siswa untuk menggunakan bahasa Inggris sebanyak mungkin dalam proses pembelajaran walaupun baik guru maupun siswa memiliki keterbatasan dalam hal penguasaan bahasa asing tersebut. Data persepsi menunjukkan bahwa guru secara umum kurang percaya diri dalam menggunakan bahasa asing tersebut dalam proses pembelajaran. Secara konsisten siswa merasa bahasa Inggris yang digunakan oleh guru dalam mengajar kurang jelas. Sebagai kosekuensinya siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran dan pengerjaan tugas-tugas. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang perlunya peninjauan kebijakan tentang pendidikan bilingual dalam konteks pendidikan formal di Indonesia.
POLA MIGRASI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MIGRASI PENDUDUK DI KECAMATAN PADANG TIJI Mujiburrahmad, Mujiburrahmad; Hamid, Ahmad Humam; Nufus, Tazliatun
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i3.34757

Abstract

Migrasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk dan menjadi faktor ketidakmerataan pertumbuhan ekonomi wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya migrasi penduduk dan pola migrasi para migran di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie. Penelitian mengambil sampel di tiga desa di Kecamatan Padang Tiji. Pemilihan lokasi ini menggunakan metode purposive sampling. Proses pengambilan data diperoleh dari wawancara terhadap 50 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan migrasi permanen dan nonpermanen yang paling banyak pada responden yaitu faktor penarik, faktor individu dan faktor pendorong. Kemudian Pola migrasi para migran di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie yang paling banyak adalah migrasi secara non permanen sebanyak 60 % dari 50 jumlah responden. Sedangkan migrasi permanen sebanyak 40 % dari 50 jumlah responden. Daerah tujuan migrasi bukan hanya di Kabupaten-Kabupaten di Provinsi Aceh saja. Akan tetapi juga tersebar ke luar kota (Medan, Jakarta, Jawa, dan Lampung) dan juga keluar negeri seperti Negara Malaysia. Adapun alasan responden memilih migrasi ke luar kota ialah pekerjaan lebih mudah didapat, adanya kerabat didaerah tujuan, dan pendapatan yang diperoleh lebih tinggi. Keputusan migran ke negara Malaysia untuk mencari pekerjaan baru yang dianggap lebih menguntungkan dari daerah. Adapun alasan paling dominan yang menarik keinginan migran untuk melakukan migrasi ke Negara Malaysia adalah karena upah kerja yang tinggi. Upah kerja yang ditawarkan dalam bentuk mata uang asing sangatlah menggiurkan, jika dibandingkan mata uang asing, maka nilai tukar rupiah masih sangat rendah.
GENDER INEQUALITY REPRESENTED IN ENGLISH TEXTBOOKS: A LITERATURE REVIEW Mihira, Luh Shanti Nilayam; Suwastini, Ni Komang Arie; Artini, Ni Nyoman; Jayantini, I Gusti Agung Sri Rwa; Budiarta, I Wayan
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i3.39209

Abstract

Ideologies are contested through discourses; thus, textbooks can be a fertile ground for implanting the prevalence of women's marginalization in society, or they can also be used for deconstructing the ideology. The present study aims to provide a general map of how English as a foreign language reflects gendered stereotypes. The study was library research that used the results of previous studies to answer the research questions. Using George's method, the study chose thirty articles published in 2010 - 2021, then critically reviewed. The critical reading was continued with mapping the results of the studies, and their arguments on gender stereotypes included English as Foreign Language textbooks worldwide. The review revealed that there had been prevalent marginalization of women in English textbooks reflected through the depiction of women as less dominant, inferior than men, primarily domestic, generally weak, powerless, voiceless, and passive. Such male prevalence was also found in Indonesian EFL textbooks. Many previous studies admit that male prevalence and women marginalization in EFL textbooks reflect reality in society. Nevertheless, the present study takes the standpoint that calls for the utilization of textbooks to deconstruct gendered binary oppositions that marginalize women by deliberately designing textbooks that impart awareness about gender equity.
KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA DAN KONTRIBUSINYA BAGI PENDAPATAN ASLI DESA Sinarwati, Ni Kadek; Prayudi, Made Aristia
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i3.37931

Abstract

Data Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Bali menunjukkan jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) meningkat. Penelitian sebelumnya tentang kinerja BUMDes di Provinsi Bali terbatas pada kinerja Sumber Daya Manusia di BUMDes, namun penelitian tentang kinerja BUMDes sampai saat ini belum ditemukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kinerja BUMDes di Provinsi Bali, kontribusi BUMDes bagi pendapatan asli desa (PADes), pendorong dan penghambat kinerja BUMDes, dan pendorong dan penghambat kontribusi BUMDes. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Indikator kinerja terdiri dari kinerja keuangan kinerja non keuangan. Jenis data kualitatif yaitu tanggapan responden terhadap kuesioner yang kemudian dikuantitatifkan, hasil wawancara dan dokumen BUMDes. Populasi penelitian seluruh pelaksana operasional BUMDes di Provinsi Bali. Sampel ditentukan dengan metode Accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan BUMDes di Provinsi Bali memiliki kinerja keuangan dan non keuangan baik. Data menunjukkan 85,7 % BUMDes mengalami peningkatan penjualan sebelum pandemi, meskipun tidak mengalami peningkatan penjualan selama pandemi, terdapat 21,4 % BUMDes mengalami peningkatan modal. Sebagian besar (92,9%) BUMDes mampu menyusun anggaran dan 64,3 % mampu mengelola potensi desa. Pendorong kinerja BUMDes adalah pengelola dan partispasi masyarakat yang gigih dan kreatif. Penghambat kinerja adalah perbedaan pemahaman terhadap peraturan diantara para pengelola dan pembebanan pajak. Kontribusi BUMDes bagi Pendapatan Asi Desa meningkat dari tahun ke tahun. Pendorong kontibusi BUMDes adalah kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah. Penghambat kontribusi adalah pandemi covid-19, dukungan pemerintah yang kurang optimal dan rendahnya kemampuan mengelola potensi desa. 
IMPLIKASI REFORMASI BIROKRASI TERHADAP KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN WARGA DI KOTA TIDORE KEPULAUAN Abd. Rasyid, Syamsul Bahri; Pribadi, Ulung
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i3.35375

Abstract

Reformasi birokrasi merupakan upaya perbaikan sistem penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada aspek kelembagaan, manajemen, dan sumber daya manusia. Namun, secara empirik hal ini justru berbanding terbalik dengan area-area reformasi birokrasi yang dicanangkan dalam regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi reformasi birokrasi terhadap kepercayaan dan kepuasan masyarakat pada pemerintah dan pelayanan publik yang dilakukan di Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan data primernya adalah survey hasil kuesioner berjumlah 225 responden, serta menggunakan software SmartPLS 3.3.3 sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel regulasi dan akuntabilitas berimplikasi positif dan signifikan terhadap kepercayaan warga terhadap pemerintah, serta kepercayaan warga terhadap pemerintah yang juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan warga terhadap pelayanan publik. Sementara variabel prosedur, struktur organisasi, sumber daya manusia, dan teknologi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan warga terhadap pemerintah. Penelitian ini berkontribusi sebagai salah satu acuan untuk membenahi birokrasi di Kota Tidore Kepulauan, terutama pada variabel-variabel yang berpengaruh dan signifikan. Penelitian komparatif dengan dua lokus yang berbeda, jumlah responden yang lebih banyak, hingga jangka waktu penelitian yang lebih lama, perlu dilakukan untuk penelitian-penelitian selanjutnya.
DINAMIKA KEHIDUPAN EKONOMI PETANI GARAM DI DESA DRESI KULON Sofian, Akhriyadi; Yanti, Nur; Illiyyun, Naili Ni'matul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i3.34211

Abstract

Garam merupakan komoditas yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat baik untuk konsumsi maupun industri. Permintaan garam yang tinggi di pasar membuat produsen garam harus bisa memenuhi kebutuhan akan komoditas ini. Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori merupakan salah satu daerah yang memproduksi garam. Mayoritas masyarakat Desa Dresi Kulon merupakan petani garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika apa yang terjadi dalam kehidupan petani garam tradisional di Desa Dresi Kulon dan bagaimana strategi yang dilakukan oleh petani garam untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data didapatkan dengan cara observasi partisipatoris, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya kendala yang dialami oleh petani garam meliputi perubahan cuaca, banyaknya impor garam, dan menurunnya harga garam karena hasil garam yang melimpah. Adanya berbagai kendala dalam memproduksi garam memaksa petani garam harus beralih profesi melakukan pekerjaan sampingan menjadi nelayan, petani sawah, dan tukang ojek. Selain itu, mereka juga memanfaatkan relasi atau jaringan, alternatif subsistensi, dan mengikat sabuk lebih kencang. Petani garam di Desa Dresi Kulon menggunakan prinsip mekanisme survival yang merupakan bagian dari teori moral ekonomi petani yang dikemukakan oleh James C. Scott. Hal tersebut merupakan bentuk dari strategi yang dilakukan oleh petani garam agar tetap survive dalam menghadapi kendala yang terjadi selama produksi garam.
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA DINAS DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN KOTA BANDA ACEH Azmi, Saiful; Harun, Cut Zahri; Khairuddin, Khairuddin
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i3.38173

Abstract

Sebuah instansi tentu memiliki seorang pemimpin. Kepemimpinan seorang pemimpin dapat menentukan arah dan tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program, strategi, dan faktor hambatan kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh dalam meningkatkan kinerja pegawai. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Sub Bagian, Kepala Bidang dan Kepala Seksi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Program peningkatan kinerja pegawai yaitu penerapan SOP, memberikan keteladanan, memberikan kesempatan berdiskusi, mengadakan kegiatan seminar, pelatihan, etos kerja, semangat kerja, pencapaian target, dan kerjasama pegawai. Strategi yang diterapkan yaitu kepemimpinan bersifat situasional bagi pegawai yang komintmen kerjanya biasa, meningkatkan etos kerja, memotivasi para pegawai, menginstruksikan pegawai membuat worksheet, mengunjungi setiap pegawai dan mengajak diskusi, dan menerapkan gaya kepemimpinan demokrasi. Faktor yang menjadi hambatan yaitu keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), pegawai kurang terampil, kurang pengetahuan dan penggunaan teknologi terbatas.
PEMETAAN PERAN DAN KONTRIBUSI PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA DESA BURAI Fifiyanti, Debby; Damanik, Janianton
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i3.36893

Abstract

Kajian tentang desa wisata sudah banyak dilakukan, tetapi persoalan tentang peran pemangku kepentingan belum diungkap secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi peran pemangku kepentingan dan pengaruhnya dalam pengembangan ekowisata. Basis metode yang digunakan adalah kualitatif dengan mengandalkan wawancara langsung dan menggunakan platform media online, observasi, dan dokumentasi sebagai cara pengumpulan data. Data diolah untuk mengindentifikasi peran pemangku kepentingan dengan menggunakan NVivo 12 Plus dan dilanjutkan dengan metode analisis melalui pengggunaan matriks kepentingan dan pengaruh para pemangku kepentingan terhadap pengembangan ekowisata. Dari hasil analisis ditemukan sebanyak 13 pemangku kepentingan yang berperan secara berbeda dari lima sektor yaitu pemerintah, swasta, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat. Peran para pemangku kepentingan teridentifikasi dalam tiga kategori, yaitu regulator, fasilitator, dan pengelolah atau pelaksana. Lebih spesifik lagi, berdasarkan pengaruh dan kepetingan terdapat empat pemangku kepentingan berkarakter subjek, empat pemangku kepentingan berperan sebagai pemain kunci, lima pemangku kepentingan berperan sebagai pendukung, dan satu pemangku kepentingan pengikut. Dapat disimpulkan, bahwa peran dan kepentingan mereka bergerak dinamis sesuai dengan komitmen pada prioritas dan target yang ditentukan.