cover
Contact Name
anggriawan ntp
Contact Email
anggriawanntp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
peternakansriwijaya@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Peternakan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23031093     EISSN : 23031107     DOI : -
Jurnal peternakan sriwijaya is a journal containing a collection of scientific articles, both from the results of research or reviews / literature reviews in the field of animal science.
Arjuna Subject : -
Articles 121 Documents
Kualitas Silase Serbuk Pelepah Kelapa Sawit yang diperkaya Mineral Zinc (Zn) secara In Vitro Armina Fariani; Anggriawan Pratama; wahyu Mashudi; gatot muslim
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 1 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.1.2022.17204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas silase serbuk pelepah kelapa sawit yang diperkaya dengan mineral Znsecara In Vitro. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan percobaan yaitu serbuk pelepah kelapa sawit tanpa penambahan mineral sebagai kontrol (P0), kemudian serbuk pelepah kelapa sawit yang ditambahkan dengan mineral Zn 1% (P1), dan serbuk pelepah kelapa sawit yang ditambahkan mineral Zn 3% (P3), secara In Vitro (saliva buatan). Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah konsentrasi VFA parsial, NH3, dan Protein Mikrobial. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rancangan acak lengkap, jika terdapat perbedaan perlakuan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian mineral Zn pada pelepah kelapa sawit tidak berbeda nyata atau tidak dapat meningkatkan kualitas serbuk pelepah kelapa sawit pada konsentrasi asam propionat, asam butirat, NH3, dan protein mikrobia, tetapi pada asam asetat. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suplementasi mineral Zn pada serbuk pelepah sawit tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas fermentasi secara In Vitro.Kata kunci: In Vitro, NH3, Pelepah Kelapa Sawit, VFA, Protein Mikrobial.
Kualitas Fisik Ayam Broiler di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Terri Repi; Selpianus Dogomo; Fahrullah Fahrullah; Mohamad Ervandi
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.2.2022.18694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik ayam broiler (bobot potong, bobot karkas, persentase karkas dan pH daging) dan mutu hedonik (warna dan aroma daging) di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode observasi, dengan melakukan kunjungan langsung dan mengamati peternakan ayam broiler serta melakukan wawancara dan pengukuran kualitas fisik ayam. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, selanjutnya untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kualitas fisik, dan mutu hedonik di tiap lokasi digunakan uji Kruskal Wallis dan uji lanjut Mann Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas fisik ayam broiler di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo memiliki nilai pH normal yaitu 5,72±0,46–6,15±0,50, dengan rata-rata bobot potong 2,03±0,10–2,18±0,25 Kg, bobot karkas 1,54±0,18 kg–1,61±0,20 Kg dan persentase karkas sebesar 73,24±8,51%–75,32±6,20%. Rata-rata mutu hedonik warna daging ayam broiler di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo berkisar dari putih pucat dan merah pucat dan untuk mutu hedonik aroma daging sama untuk seluruh lokasi yaitu berbau amis.Kata Kunci: Kualitas Fisik, Persentase Karkas, Broiler, Mutu Hedonik
Marinasi Ekstrak Buah Pepaya (Carica papaya L.) terhadap pH dan Kualitas Organoleptik Daging Paha Ayam Kampung (Gallus domesticus) Robert F Usman; Susan Mokoolang; Fahrullah Fahrullah; Hasma Hasma
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.2.2022.18970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman menggunakan ekstrak buah pepaya terhadap kualitas pH, warna, aroma, tekstur, dan keempukan daging paha ayam kampung. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lama waktu marinasi (P1=Kontrol; P2=15 menit; P3=30 menit dan P4=45 menit), semua perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Data yang diperoleh dianalisis ragamnya dan jika perlakuan berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pH, warna, dan tekstur tidak memberikan perbedaan yang nyata (P>0,05), aroma memberikan perbedaan yang nyata (P<0,05) dan tingkat keempukan memberikan perbedaan yang sangat nyata (P<0,05). 0,01). Marinasi selama 45 menit merupakan perlakuan terbaik dalam peningkatan pH dan kualitas organoleptik daging paha ayam kampung.Kata Kunci: Ayam Kampung, Marinasi, Organoleptik, Pepaya, pH
Pengaruh penambahan kuning telur dalam susu skim disimpan pada suhu 5 derajat Celcius selama 1 jam terhadap motilitas dan fertilitas spermatozoa ayam kampung Miftah Laili Dwi Jatra; Dadang Mulyadi Saleh; Sigit Mugiyono
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.2.2022.17599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan persentase terbaik penambahan kuning telur ayam niaga petelur pada pengencer susu skim terhadap motilitas dan fertilitas semen ayam kampung. Penelitian dilakukan secara eksperimental dan materi penelitian terdiri dari semen segar yang berasal dari 10 ekor ayam kampung jantan untuk uji motilitas dan inseminasi buatan, ayam niaga petelur Isa Brown sebanyak 40 ekor, telur hasil inseminasi buatan di koleksi selama 9 hari untuk uji fertilitas. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan terdapat 5 ulangan dalam setiap perlakuan dengan masing-masing ulangan terdiri dari 2 ekor ayam niaga petelur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan persentase kuning telur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas dan fertilitas. Hasil uji lanjut orthogonal polynomial menginformasikan bahwa pengaruh penambahan kuning telur ayam niaga petelur dalam pengencer susu skim yang disimpan pada suhu 5?C selama 1 jam memberi respon garis linear Y = 0,3 X + 79,1 dengan nilai R2 sebesar 70,75%.Kata Kunci: Ayam Kampung, Kuning Telur, Susu Skim, Motilitas, Fertilitas
Pengaruh Lama Penyimpanan terhadap Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Silase Pakan Komplit Berbasis Batang Pisang Andi Sukma Indah; Syahriani Syahrir; Rohmiyatul Islamiyati
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.2.2022.18646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama penyimpanan silase pakan komplit berbasis batang pisang terhadap kandungan protein kasar dan serat kasar. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari pakan komplit berbasis batang pisang dengan perlakuan P0 (lama penyimpanan 0 hari), P1 (lama penyimpanan 7 hari), P2 (lama penyimpanan 14 hari), dan P3 (lama penyimpanan 21 hari). Peubah yang diamati pada penelitian ini adalah kandungan protein kasar dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan memberikan pengaruh yang sangat signifikan (P<0,01) dalam menurunkan serat kasar namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan (P>0,05) dalam meningkatkan protein kasar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa silase pakan komplit dengan lama penyimpanan selama 14 dan 21 hari dapat mempertahankan protein kasar dan menurunkan serat kasar.Kata Kunci: Batang Pisang, Lama Penyimpanan, Protein Kasar, Serat Kasar, Silase Pakan Komplit.
RESPON AYAM PEDAGING YANG DIBERI GULA MERAH DENGAN LEVEL KUNYIT YANG BERBEDA DALAM AIR MINUM Tabita Naomi Ralahalu; Muhammad Juraid Wattiheluw
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.2.2022.19161

Abstract

This study aims to examine broiler chickens’ response to brown sugar with different levels of turmeric in drinking water. The study was conducted in the Department of Animal Husbandry housing unit, Faculty of Agriculture, Pattimura University, using 90 unsexed Cobb strain broiler chickens aged 1 day, randomized into three treatment groups following a completely randomized design with a 3 x 5 directional pattern. The treatment consisted of P0: feed + drinking water without brown sugar and turmeric, P1: feed + 2% brown sugar and turmeric 10 grams/1 liter of water; P2: feed + 2% brown sugar and turmeric 20 grams/1 liter of water. BRI commercial chicken feed is produced by PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk is used in this study. Feed intake, water intake, body weight gain, and feed conversion were measured variables. The data were analyzed using Anova and continued with the BNT test if there was a significant difference. The administration of brown sugar with different levels of turmeric in drinking water showed no significant difference (P>0.05) for all the variables measured. However, the application giving is recommended 2% brown sugar and 20 grams of turmeric in drinking water.Key words: Feed intake, Body weight gain, Brown sugar, Curcumin, Broiler
KAJIAN ANALISIS USAHA TERNAK KAMBING LAKOR DI PULAU LAKOR KECAMATAN LAKOR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Inggrid Welerubun; Engrith Grafelia Leunupun; Janet Wilsye Litualy
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 12, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.12.1.2023.17957

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan, pendapatan, dan kelayakan usaha ternak kambing di Pulau Lakor. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan November tahun 2021. Lokasi dan 30 responden diambil dengan metode purposive sampling. Metode analisis terdiri dari analisis pendapatan dan analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan responden sekitar Rp1.248.000, dan analisis kelayakan (R/C) sekitar 1,03. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa peternakan kambing lakor di pulau Lakor Kabupaten Maluku Barat Daya layak untuk dilaksanakanKata kunci: Kambing, Pendapatan, Kelayakan
Persepsi Masyarakat Terhadap Limbah Usaha Ternak Sapi Skala Kecil (Studi Kasus di Desa Payacut Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen) Syafrizal Ahmad; Sitti Zubaidah; Chairul Fadli; Yayuk Kurnia Risna
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 12, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.12.1.2023.18967

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengetahuai persepsi masyarakat terhadap limbah usaha ternak sapi skala kecil (Studi kasus di Desa Payacut Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen). Metode penelitian dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Sampel yang diambil adalah masyarakat yang bermukim dengan jarak 250 meter dari lokasi peternakan. Total sampel berjumlah 26 orang. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuisioner. Analisis data dilakukan dengan deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi berdasarkan skoring dari setiap pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap limbah ternak sapi berada pada kategori terganggu. Terhadap keberadaan limbah 77,8%, terhadap bau/aroma yang ditimbulkan 39,1% dan terhadap lingkungan 39,1% masyarakat merasa terganggu. Sedangkan terhadap pencemaran air dan menimbulkan aroma yang tidak sedap 42,2% merasa sangat terganggu.Kata kunci: persepsi, limbah, sapi
Upaya Peningkatan Populasi Ternak Sapi Potong Melalui Program Upsus Siwab di Kabupaten Buru Provinsi Maluku Procula R Matitaputty; Marchie Astrid da Costa; Meisji Liana Sari
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 12, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.12.1.2023.20368

Abstract

ABSTRAKUpaya peningkatan populasi ternak sapi potong dilakukan pemerintah Indonesia diseluruh provinsi dan kabupaten yang menjadi sentra ternak sapi dan kerbau guna mencapai peningkatan kecukupan daging dalam negeri di tahun 2026 nanti. Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) menjadi tolak ukur keberhasilan program strategis Kementerian Pertanian dengan melibatkan peternak dan petugas di lapangan. Provinsi Maluku, Khusus Kabupaten Buru merupakan salah satu kabupaten yang menjadi sentra ternak sapi di Maluku dengan populasi yang terus meningkat tiap tahunnya. Metodologi yang digunakan adalah metode survei dan wawancara. Data primer dan sekunder dianalisis secara statistic sederhana (deskriptif). Hasil yang diperoleh menunjukkan rata-rata keberhasilan pelaksanaan selama 3 tahun periode 2018-2020 mencapai 113,8% untuk pelaksanaan IB,  Pemeriksaan Kebuntingan (PKb) mencapai 153.73% dan kelahiran anak sapi mencapai 146.77%, semua diatas 100 persen. Hal ini menggambarkan bahwa kabupaten Buru dalam kondisi keterbatasan sarana prasarana dan SDM mampu menunjukkan kemampuannya dalam melaksanakan program UPSUS SIWAB dengan baik dan berhasil. Hal yang sama dapat dilihat dari peningkatan populasi sapi sejak tahun 2018 sampai tahun 2021.Kata kunci: Kebuntingan, Kelahiran, Inseminasi Buatan, Upaya Khusus, Siwab
Analisis Kelayakan Usaha Ternak Babi Di Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat Hendrikus Demon Tukan; Wigbertus Gaut Utama; Maria Tarsisia Luju Elisabeth Yulia Nugraha; Nautus Stivano Dalle
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 12, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.12.1.2023.19924

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui besarnya pendapatan petani ternak babi yang diperoleh dari usaha ternak babi yang dijalankan di Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat dan 2) menganalisis kelayakan usaha secara finansial dari indentifikasi total pendapatan dan pengeluaran petani di Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat. Metode penelitian yang dijalankan adalah dengan cara puRp.osive sampling (dengan sengaja) di Kecamatan Kuwus. Metode penentuan sampelnya dilakukan secara acak sehingga memperoleh sebanyak 20 orang responden dengan kriteria responden yakni peternak yang pengalaman berternaknya minimal selama 5 (lima) tahun. Variabel yang dianalisis adalah analisis pendapatan, analisis kelayakan finansial dengan menggunakan kriteria NPV, Net B/C, R/C, IRR, BEP Harga dan PP. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata besar pendapatan yang diperoleh petani dalam usaha peternakan babi sebesar Rp. 9.482.957,-/tahun atau setara dengan Rp. 790.246,-/bulan. Analisis finansial menunjukan bahwa NVP sebesar Rp. 19.658.965,-; Net R/C sebesar 1,32, Net B/C sebesar 1,64; PBP selama 2 tahun dan BEP Harga Sebesar Rp. 4.147.718,- serta IRR sebesar 20%.Kata kunci: Babi, Analisis Kelayakan Usaha dan Ternak

Page 12 of 13 | Total Record : 121