cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
Kemandirian Aktivitas Hidup Sehari-hari Bagi Pasien Pasca Stroke : Studi Literatur Sriadi, Sriadi; Sukarni, Sukarni; Ligita, Titan
ProNers Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.199 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v5i2.44105

Abstract

Stroke menimbulkan ketidakmampuan dan kelemahan yang berakibat pada penurunan kemampuan fungsional yang membuat pasien bergantung pada orang. Kemandirian aktivitas hidup sehari-hari pasien pasca stroke sangat penting karena dapat membuat pasien merasa berguna dan bersemangat yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup pada penderita stroke. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemandirian aktivitas hidup sehari-hari bagi pasien pasca stroke. Jenis penelitian ini narrative review, artikel diperoleh dari mesin pencari Google Scholar dan pangkalan data (database) Pubmed, Proquest, PORTAL GARUDA, dan DOAJ. Teknik analisis data menggunakan content analyis. Dari hasil literature review ditemukan 12 artikel yang sesuai dengan kriteria. Analisis menunjukkan bahwa rata-rata pasien pasca stroke mandiri dalam aktivitas hidup sehari-hari seperti makan, mandi, perawatan diri, berpakaian, mengontrol buang air besar/toileting, transfer, mobilitas serta naik dan turun tangga. Pasien pasca stroke membutuhkan dukungan keluarga, motivasi, rehabilitasi, sikap positif, dan informasi/pengetahuan terkait aktivitas sehari-hari. Faktor yang mempengaruhi kemandirian aktivitas sehari-hari pasien pasca stroke yaitu usia, lama menderita stroke, depresi pasca stroke, gangguan kognitif dan defisit propriosepsi. Kesimpulannya aktivitas mandiri yang dapat dilakukan pasca stroke yaitu makan, mobilitas, dan perawatan diri. Pasien pasca stroke membutuhkan dukungan keluarga, motivasi, rehabilitasi, dan pengetahuan terkait aktivitas hidup sehari-hari. Faktor yang signifikan yaitu usia, lama stroke, depresi, dan gangguan kognitif. Kata Kunci: Aktivitas Hidup Sehari-Hari, Kemandirian, Pasca StrokeSoft File Naspub  
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI REMINDER TERHADAP KEPATUHAN DIET DAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Gusdiani, Indah
ProNers Vol 6, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i1.48012

Abstract

Latar Belakang: Diet diabetes merupakan salah satu faktor yang dapat membantu pengendalian kadar gula darah yang tidak terkontrol. Penerapan media edukasi berupa aplikasi reminder yang berbasis android, dapat membantu dalam mempertahankan kepatuhan diet dan pengolahan kadar gula darah pasien diabetes melitus (DM) tipe II. Aplikasi ini juga dapat menyediakan informasi terkait diet DM yang dapat membantu pasien dalam melakukan perawatan secara mandiri dan berkelanjutan melalui media elektronik. Metode: Desain quasi eksperimen dengan jenis penelitian pre and post-test without control dengan menggunakan teknik non-probability purposive sampling yang menghasilkan jumlah sampel sebanyak 10 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengukuran nilai kepatuhan diet dan kadar gula darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa aplikasi reminder. Uji statistik yang digunakan adalah uji paired t-test. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah penggunaan aplikasi reminder pada kepatuhan diet (p=0,000) dan kadar gula darah puasa (p=0,015). Kesimpulan: Aplikasi reminder memberikan umpan positif yang mendorong pengguna untuk setiap hari melakukan program diet dan kontrol darah secara rutin. Penggunaan media aplikasi reminder ini berpengaruh dalam meningkatkan kepatuhan diet penderita serta terdapat perubahan nilai GDP yang mengalami penurunan dari sebelumnya.Kata Kunci: Aplikasi Reminder, Kepatuhan Diet, Kadar Gula Darah Puasa
PENGARUH PEMBERIAN KIE TENTANG GASTRITIS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN PADA REMAJA DI SMA SANTO FRANSISKUS ASISI PONTIANAK Nazarius, Paola Krismonita Indahsari; Herman, Herman; Pramana, Yoga
ProNers Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.918 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v5i2.46169

Abstract

Latar belakang : Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang menyerang pada semua jenis usia termasuk remaja. Angka kejadian dari tahun ketahun penyakit gastritis terus menempati peringkat ke 3 dari 10 masalah terbesar kesehatan di Kalimantan Barat. Dampak yang ditimbulkan gastritis khusus pada remaja mengakibatkan aktivitas belajar terganggu, menurunya prestasi belajar, dan penambahan biaya berobat. Sehingga perlu adanya peningkatan pengetahuan dengan melakukan promosi kesehatan melalui strategi KIE tentang gastritis sehingga timbul perilaku positif pencegahan gastritis. Tujuan : Mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan pada remaja sebelum dan setelah diberikan KIE tentang gastritis pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Metode : Penelitian Kuantitatif quasy experintment Pre and Post Test dengan nonequivalent control group design. Teknik sampling menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling dengan 34 responden di bagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner online dengan 20 pertanyaan untuk tingkat pengetahuan 18 pertanyaan untuk perilaku pencegahan. Analisis pada studi ini menggunakan uji Marginal Homogeneity dan Fisher Exact Test dengan nilai P 0,05. Hasil : Uji Marginal Homogeneity di dapatkan nilai P tingkat pengetahuan remaja sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok kontrol P= 0,317 sedangkan kelompok intervensi   P= 0,025. Nilai P pada perilaku pencegahan remaja sebelum dan setelah perlakuan kelompok kontrol P = 0,008 sedangan kelompok intervensi P = 0,317. Hasil Uji Fisher Exact Test KIE tentang gastritis pada kedua kelompok menunjukan nilai P tingkat pengetahuan P= 0,882 sedangkan perilaku pencegahan P = 0,581. Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan pada tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan setelah diberikan KIE tentang gastritis pada remaja.
The Effect Of Laughing Therapy Towards Stress Level Of Elderly In Upt Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat Jamilah, Jamilah
ProNers Vol 5, No 1 (2020): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.922 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v5i1.42913

Abstract

Background: Indonesia is an old structured country because more than 7% of the citizens are elderly people. One of the main purposes that must be achieved by the Ministry of Health is to increase the life quality of elderly people. The Disorders which are usually faced by the elderly people are the stress. The stress that happens constantly can harm the lives elderly people, which is why elderly peoples' level of stress must be stable. One way to lower elderly peoples' level of stress is by a laughing therapy. Purpose: To understand the effects of laughing therapy towards stress level of elderly   in UPT Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Method: Quantitative method which uses quasy experimental study design with pre and post test control group study design on 32 respondents. The instrument being used is the Stress Assessment Questionnaire (SAQ) and the data analysis being used is Wilcoxon test. Result: The results of this study are Ha accepted with the result that there is an effect of giving laugh therapy to stress in elderly. And there are differences between intervention group and control group. Conclusion: There is an effect in the laugh therapy on the stress level of elderly in UPT Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat, which means the laugh therapy can be recommended to help lowering the stress level of elderly.
TINGGI BADAN IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA: LITERATURE REVIEW Winda, Stella Agrifa
ProNers Vol 6, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i1.48107

Abstract

Stunting adalah keadaan tubuh yang pendek atau sangat pendek yang terjadi karena kondisi tumbuh dan kembang. Salah satu penyebab terjadinya stunting adalah tinggi badan ibu. Tinggi badan ibu berhubungan dengan pertumbuhan fisik anak. Ibu yang pendek merupakan salah satu satu faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Tujuan : mengidentifikasi hubungan tinggi badan ibu terhadap kejadian stunting pada balita. Metode : Jenis penelitian ini adalah literature review. Literature review dilakukan dengan cara pengidentifikasian dari narasumber dan sumber daya terakreditasi yang relevan dengan tema pembahasan. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan kerangka SPIDER. Pemilihan narasumber dan sumber dilakukan dengan menggunakan kriterian inklusi dan eksklusi. Sumber yang terpilih kemudian dilakukan review. Hasil : Tinggi badan ibu mempunyai pengaruh terhadap kejadian stunting pada balita. Genetik pendek pada ibu, akan mempengaruhi tinggi badan balita. Karakteristik ibu yang memiliki tinggi badan pendek membawa faktor genetika yang menyebabkan stunted, karena gen pembawa kromosom pendek kemungkinan besar akan menurunkan sifat pendek tersebut terhadap anaknya. Tinggi badan merupakan salah satu bentuk dari ekspresi genetik, dan merupakan faktor yang diturunkan kepada anak serta berkaitan dengan kejadian stunting. Kesimpulan : Tinggi badan ibu berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita. Secara genetik orang tua memiliki gen pewaris dalam kromosom dengan tinggi badan pendek akan menurunkan sifat pendek kepada anaknya, karena genetik seseorang diwariskan dari orang tua melalui gen. Kata Kunci : tinggi badan ibu, stunting, balita
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA DI PUSKESMAS KOTA PONTIANAK Prianti, Lola; Maulana, Muhammad Ali; Fahdi, Faisal Kholid
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.49963

Abstract

PIS PK is the main health development program that is carried out within the working area of the puskesmas. The level of knowledge and attitudes possessed by nurses may influence the implementation of PIS PK program. Objective:To analyze the relationship between the level of knowledge and attitudes of nurses towards the implementation of PIS PK program on public health center in Pontianak city. Method:Quantitative research with a cross sectional research design. The instrument used is a question related to the level of knowledge, attitudes and implementation of PIS PK. The sample was taken using a stratified random sampling technique and the number of research respondents was 48 people. Result : Statistics results with the chi square test obtained p value 0.131 which is greater than 0.05 (0.131 0.05) for the relationship between knowledge and implementation of PIS PK. Statistics results for the relationship between nurses' attitudes with the implementation of PIS PK chi square test obtained p value 0,000 which the value is less than 0.05 (0,000 0.05). Conclusion : There is no significant relationship between the level of knowledge and the implementation of PIS PK in the Pontianak city health center. However, there is a significant relationship between the level of knowledge and the implementation of PIS PK in the Pontianak city health center Keyword : Attitude Nurses, Knowledge Level, Pis Pk
TERAPI BERMAIN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK PRASEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI : A LITERATURE REVIEW Daniel, Daniel
ProNers Vol 6, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i1.48661

Abstract

ABSTRACTBackground : Hospitalization can cause anxiety in some children. The level of anxiety due to hospitalization in most preschool children is severe anxiety. Play therapy is a therapy that can reduce the anxiety level of preschool children. Objectives: To identify the literature on the effect of play therapy on the anxiety of preschool children who experienced hospitalization and to determine the decrease in anxiety levels before and after being given play therapy. Methods: This is aresearch  literature review, the article comes from Google scholar with 13,702 searches, Garuda portal 4 searches and Researchgate with 90 searches, a total of 13,796 searches. Then it wasscreened and read according to the inclusion criteria, 13,788 articles were issued and then 8 main articles were obtained. Results : Plasticine therapy, coloring pictures, lego, origami and super bubbles got 0.000 results so it is very effective in reducing children's anxiety levels. In addition, constructive play therapy with a result of 0.0001 provides very effective results for children's anxiety, storytelling therapy showed a significant effect on children's anxiety levels with a result of 0.003 and puzzle play therapy got a result of 0.005 indicating that puzzle playing therapy had an effect on decreasing the level of anxiety. child anxiety. Conclusion: Play therapy such as plasticine therapy, coloring pictures, lego, origami, bubbles, constructive, storytelling and puzzles are very effective in reducing the anxiety level of children who are undergoing hospitalization.Keywords : Anxiety, Hospitalization, Play therapy, Preschool children.  ABSTRAK  Latar belakang : Hospitalisasi dapat menimbulkan kecemasan pada sebagian anak. Tingkat kecemasan  akibat hospitalisasi pada sebagian besar anak prasekolah adalah kecemasan berat . Terapi bermain adalah terapi yang dapat menurunkan tingkat kecemasan anak prasekolah. Tujuan : Mengidentifikasi literatur mengenai pengaruh terapi bermain terhadap kecemasan anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi dan mengetahui penurunan pada tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah literatur riview, artikel jurnal berasal dari Google scholar dengan hasil 13.702 penelusuran, portal Garuda 4 penelusuran dan Researchgate dengan hasil 90 penelusuran, total seluruhnya 13.796 penelusuran. Kemudian discreening dan dibaca sesuai dengan kriteria inklusi, artikel yang dikeluarkan sebanyak 13.788 dan di dapatkan 8 artikel utama. Hasil : Terapi plastisin, mewarnai gambar, lego, origami dan gelembung super mendapatkan hasil 0,000 sehingga sangat efektif menurunkan tingkat kecemasan anak. Selain itu terapi bermain konstruktif dengan hasil 0,0001 memberikan hasil yang sangat efektif untuk kecemasan anak, terapi bercerita menunjukkan adanya efek signifikan pada tingkat kecemasan anak dengan hasil 0,003 dan terapi bermain puzzle mendapatkan hasil 0,005 menunjukkan bahwa terapi bermain puzzle memberikan pengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan anak. Kesimpulan : Terapi bermain seperti terapi plastisin, mewarnai gambar, lego, origami, gelembung, konstruktif, bercerita dan puzzle  efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan anak yang sedang mengalami hospitalisasi.Kata Kunci : Anak prasekolah, Hospitalisasi, Kecemasan, Terapi bermain
Hubungan Lama Menjalani Terapi Hemodialisa terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak Zakaria, Sultana; Fauzan, Suhaimi; Budiharto, Ichsan
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.126 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.42880

Abstract

Latar Belakang : Dialisis dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Pasien yang telah melakukan dialisis cukup lama akhirnya dapat menerima keadaannya yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan nonprobability sampling. Jumlah sampel sebanyak 34 responden. Instrumen yang digunakan yaitu KDQOLtm-36. Analisis data menggunakan uji Fisher. Hasil : Karakteristik responden jenis kelamin terbanyak perempuan (55,9%), usia 41-60 tahun (47,1%), lama hemodialisa terbanyak pada kategori lama 12 bulan dengan persentase (79,4 %) dan kualitas hidup terbanyak pada kategori baik yaitu (52,9 %). Analisis bivariat diperoleh nilai p value 1.000 Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara lama menjalani hemodialisa terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum YARSI Pontianak. Kata Kunci : Kualitas hidup, Gagal ginjal kronik, Hemodialisis.
Media Edukasi Yang Tepat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Kepatuhan Diet: Literature Review Afriyani, Afriyani; Suriadi, Suriadi; Righo, Argitya
ProNers Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.584 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v5i2.46167

Abstract

ABSTRAK  Latar belakang: Edukasi adalah kegiatan penyampaian pesan kesehatan kepada kelompok atau individu dengan tujuan dapat memperoleh pengetahuan yang lebih baik. Media edukasi merupakan alat bantu yang berfungsi dalam menjelaskan sebagian ataupun keseluruhan program pembelajaran yang sulit dijelaskan secara verbal. Media yang dipilih dalam penelusuran literature ini adalah buku saku, leaflet, audiovisual (video), dan media sosial. Tujuan: Mengetahui penggunaan media edukasi yang tepat terhadap pengetahuan dan kepatuhan diet pasien diabetes melitus tipe 2. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian literature review, metode yang digunakan adalah penelusuran database pada PubMed, Google Scholar, dan Science Direct dengan rentang periode publikasi tahun 2015-2020. Hasil: Media edukasi kesehatan yang tepat untuk penderita diabetes melitus tipe 2 terhadap kepatuhan diet yaitu leaflet. Kesimpulan: Media edukasi yang tepat untuk penderita diabetes melitus tipe 2 yaitu menggunakan media leaflet terhadap kepatuhan diet.  Kata Kunci : diabetes melitus tipe 2, kepatuhan diet, media edukasi, pengetahuan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS RELAPS (KAMBUH) DI RSUD DOKTER SOEDARSO KOTA PONTIANAK Perdana, Ryan Annur
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.51216

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Tingginya kasus tuberkulosis (TB) dan rendahnya angka capaian pengobatan yang salah satunya diakibatkan oleh kurangnya kepatuhan penderita tuberculosis dalam mengkonsumsi obat, sehingga menyebabkan pengobatan memakan waktu yang lebih lama. Selain itu, dapat menyebabkan terjadinya tuberculosis relaps (kambuh) yang dimana pasien tuberkulosis yang sudah dinyatakan sembuh, kembali di diagnosis tuberculosis. Dalam proses pengobatan pasien dengan tuberkulosis, dukungan keluarga memegang peran penting dalam kehidupan penderita tuberkulosis, karena dukungan keluarga dapat membuat penderita tuberkulosis berjuang untuk hidup, berfikir kedepan, dan menjadikan hidup lebih bermakna. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis relaps (kambuh). Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini ialah total sampling, dengan jumlah sempel 53 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan lembar kuisioner yang terdiri dari kuisioner dukungan keluarga dan kuisioner kepatuhan minum obat. Uji statistik menggunakan uji Chi square. Hasil : Hasil uji Chi square didapatkan dengan persentase sebesar 28,3% diindikasikan memliki tingkat kepatuhan kurang baik dalam menjalani pengobatan. Berdasarkan hasil uji tersebut, didapatkan hasil akhir p value = 0,012 (0,05) Kesimpulan : Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis relaps di RSUD Dokter Soedarso Pontianak.