cover
Contact Name
M. Hery Yuli Setiawan
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwidyawacana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Widya Wacana : Jurnal Ilmiah
ISSN : 19075928     EISSN : 26217414     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN TEMATIK TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS IV DI SD N KADIPIRO NO. 144 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Mandasari, Ani; Hartini, Sri; Mustofa, Mukhlis
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v14i2.3472

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to analyze the problems that exist in thematic learning, including the cognitive, affective, and psychomotor domains. This research was conducted in January - June at SD N Kadipiro No. 144 Surakarta in class IV students. This type of research is a qualitative descriptive study. The subjects of this study were students of Class IV, and teachers at SD N Kadipiro No. 144 Surakarta. While the method of collecting data in this study is through observation, semi-structured interviews, documentation, and open questionnaires. (1) The observation method is used to be able to observe and know directly the cognitive, affective, and psychomotor aspects of students. (2) The interview method is used to get the information needed. (3) The documentation method is used to find out the school profile, learning tools, data of Class IV students in SD N Kadipiro No. 144 Surakarta, and cognitive problems that arise in thematic learning. (4) The open questionnaire method is used to obtain information from students who have not gotten the author from the results of the interview. The technique of checking the validity of qualitative data is done by using source triangulation and method triangulation. The data in this study were analyzed in the order of data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The results of this study are found problems in (1) cognitive domain (knowledge), namely students do not understand the material to the fullest, have not been able to make the core of learning, difficulty in differentiating work that produces goods and services, difficulty in determining characterizations in fiction, there are still who do not like thematic learning, there are still students who have not done the task or test independently, and students who do not enter due to permission or illness have difficulty understanding the material independently. (2) The affective domain (attitude) is found to be a problem, namely an attitude of confidence, activeness, independence, and honesty that still needs to be emphasized again to students. (3) Psychomotor domains (skills), namely the lack of ability of students to draw three-dimensional shapes well, lack of ability to speak in front of the class, making a custom home from stick ice cream firmly, and creativity to make three-dimensional objects from plasticine.Keywords: Thematic Learning, Cognitive Domains, Affective Domains, and Domains Psychomotor. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika yang ada dalam pembelajaran tematik, meliputi ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Juni di SD N Kadipiro No. 144 Surakarta pada peserta didik kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelas IV, dan guru di SD N Kadipiro No. 144 Surakarta. Sedangkan metode pengumpulan data pada penelitian ini ialah melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dokumentasi, dan angket terbuka. (1) Metode observasi digunakan untuk dapat mengamati dan mengetahui secara langsung aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. (2) Metode wawancara digunakan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. (3) Metode dokumentasi digunakan untuk mengetahui profil sekolah, perangkat pembelajaran, data peserta didik Kelas IV di SD N Kadipiro No. 144 Surakarta, dan problematika kognitif yang timbul dalam pembelajaran tematik. (4) Metode angket terbuka digunakan untuk mendapatkan  informasi dari peserta didik yang penulis belum dapatkan dari hasil wawancara. Teknik pemeriksaan keabsahan data kualitatif dilakukan dengan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Data pada penelitian ini dianalisis dengan urutan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah ditemukan problematika pada (1) ranah kognitif (pengetahuan) yaitu peserta didik belum memahami materi secara maksimal, belum mampu membuat inti pembelajaran, kesulitan membedakan pekerjaan yang menghasilkan barang dan jasa, kesulitan untuk menentukan penokohan di dalam cerita fiksi, masih ada yang kurang menyukai pembelajaran tematik, masih terdapat peserta didik yang belum mengerjakan tugas atau ulangan secara mandiri, serta peserta didik yang tidak masuk dikarenakan izin atau sakit kesulitan untuk memahami materi secara mandiri. (2) Ranah afektif (sikap) ditemukan problematika yaitu sikap percaya diri, keaktifan, kemandirian, dan kejujuran yang masih perlu ditekankan lagi kepada peserta didik. (3) Ranah psikomotorik (keterampilan) yaitu kurang mampunya peserta didik untuk menggambar bentuk tiga dimensi dengan baik, kurangnya kemampuan berbicara di depan kelas, membuat rumah adat dari stick ice cream dengan kokoh, dan kreatifitas untuk membuat benda berbentuk tiga dimensi dari plastisin. Kata Kunci: Pembelajaran Tematik, Ranah Kognitif, Ranah Afektif, dan Ranah Psikomotorik.
CARA BERPIKIR DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL SELANG, KETAKSAMAAN DAN NILAI MUTLAK Marhamah, Marhamah
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v14i2.3473

Abstract

AbstractInequality is a mathematical statement that contains one of the sequence relations <,>, ≤, ≥. This sequence relation has been known by students since they were in elementary school, junior high school, senior high school and even went to university. In Higher Education material lapse, inequality and absolute grades are found in Differential Calculus courses and become one of the prerequisites for other courses namely Differential Calculus. Based on our observations at the Mathematics Education Study Program FKIP Palembang PGRI University, the understanding of solving interval questions, inequality and absolute values cannot be understood well by students, which we conclude that students still feel confused and make many mistakes in solving problems a matter of lapse, inequality and absolute value. In this description, we present how to think in solving intervals, inaccuracies and absolute values so that students can solve these problems.Keywords: how to think with intervals, inequality, absolute value. AbstrakKetaksamaan adalah pernyataan matematik yang memuat salah satu relasi urutan <, >, . Relasi urutan tersebut sudah dikenal siswa sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas bahkan sampai ke Perguruan Tinggi. Di Perguruan Tinggi materi selang, ketaksamaan dan nilai mutlak terdapat pada mata kuliah Kalkulus Diferensial dan menjadi salah satu prasyarat bagi mata kuliah yang lain yaitu Kalkulus Diferensial. Berdasarkan pengamatan kami di Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas PGRI Palembang, pemahaman tentang penyelesaian soal-soal selang, ketaksamaan dan nilai mutlak belum dapat dipahami dengan baik oleh mahasiswa, yang mana kami berkesimpulan bahwa mahasiswa masih merasa bingung dan banyak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal tentang selang, ketaksamaan dan nilai mutlak. Dalam uraian ini kami kemukakan bagaimana cara berpikir dalam menyelesaikan soal-soal selang, ketaksamaan dan nilai mutlak sehingga mahasiswa bisa menyelsaikan persoalan tersebut.Kata Kunci : cara berpikir dengan selang, ketaksamaan, nilai mutlak.    
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS : STUDI META ANALISIS Seno, Seno
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v14i2.3474

Abstract

 AbstractThis study aims to determine the relationship between social support and the ability to socialize children with special needs (ABK). The relationship / influence will be carefully examined by the results of previous studies. This research uses a meta-analysis method. Meta analysis is the study of a number of research results in a similar problem. The unit of analysis in this study is written documents about the relationship of social support to the ability of ABK socialization in the form of journal articles and research reports taken by purposive sampling based on their compatibility with the research theme. The main instrument of this study is the researchers themselves assisted with documentation guidance. Analysis of the data used is the analysis of quantitative data with percentages and analysis of qualitative data for the data of the results of the narrative study of the researches that were found. The results showed that social support from both the family and the teacher could have a positive effect on the socialization ability of children with special needs.Keywords: Meta Analysis, Social support, Ability to socialize, ABK AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial terhadap kemampuan sosialisasi anak berkebutuhan khusus (ABK). Hubungan/ pengaruh tersebut akan penulis teliti dari hasil-hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis. Meta analisis merupakan kajian atas sejumlah hasil penelitian dalam masalah yang sejenis. Unit analisis dalam penelitian adalah dokumen-dokumen tertulis tentang penelitian hubungan dukungan sosial terhadap kemampaun sosialisasi ABK yang berupa artikel jurnal dan laporan penelitian yang diambil secara Purposive sampling berdasarkan kesesuaiannya dengan tema penelitian. Instrumen utama penelitian ini ada peneliti sendiri dibantu dengan panduan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan prosentase dan analisis data kualitatif untuk data-data hasil kajian naratif terhadap penelitian-penelitian yang ditemui. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial baik itu dari keluarga maupun guru dapat berpengaruh positif terhadap kemampuan sosialisasi anak berkebutuhan khusus.Kata Kunci: Meta Analisis, Dukungan sosial, Kemampuan sosialisasi, ABK 
PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK MERANCANG PROGRAM PENGAYAAN GURU SDN 4 JIKEN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK TEKNIK PENILAIAN DIRI SENDIRI SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Pujiati, Pujiati
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v14i2.3475

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to analyze the increasing of the teachers’ pedagogical competencies in designing the enrichment program through academic supervision with self assessment on the second semester of the 2018/2019 year academic. This research is a School Action Research (SAR). The location of this research is Elementary School of 4 Jiken, Sub district of Jiken, Regency of Blora. The time of this research is early the first Semester of the 2018/2019 year academic. The subjects of this research are six class teachers (CT) and three subject teachers (ST). Technique of collecting data of this research is non test technique. The instruments of collecting data of this research are the sheets of self assessment, the sheets of observation and documentation. Technique of analyzing data of this research is comparative description. The procedure of this research is using Cycle Model. This research is going on two cycles. The results of this research are 1) pedagogical competencies in designing the enrichment program are increasing lack of competent category (D) become competent category (B) dan pedagogical competencies in designing the enrichment program including in competent category are increasing from 0% on the Early Condition become 22,23% on the First Cycle and 88,88% on the Second Cycle.Keywords: Pedagogical Competencies, The Enrichment Program, Academic Supervision, Self AssessmentAbstrakTujuan penelitian ini adalah menganalisis peningkatan kompetensi pedagogik merancang program pengayaan Guru SDN 4 Jiken melalui supervisi akademik teknik penilaian diri sendiri Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini termasuk dalam jenis Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Tempat penelitian di SDN 4 Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Waktu penelitian pada awal Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian adalah enam Guru Kelas (GK) dan tiga Guru Pelajaran (GP). Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan teknik nontes. Alat pengumpulan data penelitian ini dengan lembar penilaian diri sendiri, lembar pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Prosedur penelitian ini menggunakan Model Siklus. Penelitian selama dua siklus. Hasil penelitian ini adalah 1) kompetensi pedagogik merancang program pengayaan meningkat dari kategori kurang berkompeten (D) menjadi kategori berkompeten (B) dan 2) kompetensi pedagogik merancang program pengayaan yang termasuk kategori berkompeten (B) meningkat dari 0% pada Kondisi Awal menjadi 22,23% pada Siklus I dan 88,88% pada Siklus II. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Program Pengayaan, Supervisi Akademik, Penilaian Diri Sendiri.
UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED-HEAD TOGETHER (NHT) Widodo, Widodo
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v14i2.3476

Abstract

Abstract. This classroom action research aims to describe the improvement of students’ learning activity and their learning result through cooperative learning in the form of Numbered-head Together (NHT). The study was done in two cycles, involving 34 students of grade III of MI Negeri Grogol in the first semester of 2016/2017 academic year. The results of the study are as follows: 1) There was an improvement on students’ learning activity score, starting from 2.51 (less engaged) to 3.83 (highly engaged) in cycle I, 2) students’ average score on their learning result improved, starting from 65.91 (with maximum score of 85 and 35.29% or 12 students reaching the passing grade) in the prior stage to 79.74 (with minimum score of 100 and minimum score of 55 and 82.35% or 28 students reaching the passing grade) in Cycle II.Keywords: learning activity, learning result, Numbered-head Together (NHT) Abstrak.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered-Head Together (NHT), dilakukan 2  siklus. Siswa yang diteliti kelas III (Tiga) MI Negeri Grogol  semester 1 TP 2016/2017 yang berjumlah 34 siswa. Hasil  penelitian ;.  1) Nilai rerata aktivitas kondisi awal 2.51  (Kurang Aktif). Kondisi akhir siklus II nilai rerata 3,83 (Sangat Aktif) . 2) Hasil  belajar Matematika kondisi awal nilai tertinggi 85, nilai rerata 65.91. Ketuntasan siswa 12 siswa (35.29%). Kondisi akhir siklus II dengan nilai terendah 55, nilai tertinggi 100, nilai rerata 79.74 dan sebanyak 28 siswa (82.35%) mencapai nilai KKM.Kata kunci: aktivitas belajar, hasil  belajar, Numbered-Head Together (NHT)
Efektivitas Penyuluhan Komunikasi Terapeutik Pra Menikah terhadap Kesiapan Diri Menuju Pernikahan Lathiffah, Nurul
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v15i1.3479

Abstract

This study discusses the importance of pre-marital therapeutic communication for self-readiness for marriage to Muslim brides. The subjects of this study were Muslim brides who have marriage consent with an age limit of 18 years for marriage approval of 24 subjects. The technique of collecting data is done by the summed rating method (Summated Ratings Method) from Likers. The scale used is a kind of marriage readiness scale compiled by researchers based on aspects of Berger's marriage readiness (2005). The data analysis technique used was paired t-test samples comparing the results of pre-test and post-test in the experimental group and the control group. The results of the study prove the hypothesis which states there is a connection with the communication of therapeutic communication before marriage on the readiness of self towards marriage is proven. This can be seen from the results of the hypothesis analysis which states p = 0.007 which means that p <0.05 is proven significant in the group given the discussion. Whereas in the control group, no marriage readiness was found to be significantly proven from a paired sample test, the t test proved the value of p = 0.474 so that p <0.05 so that it did not have a significant increase in marriage readiness. This means increasing pre-marital therapeutic communication can increase self-readiness in pre-marital individuals, specifically in the aspect of psychological maturity, namely honing communication skills and positive acceptance.Keywords: Counseling, Communication, Therapeutic, MarriageABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan komunikasi terapeutik pra menikah terhadap kesiapan diri menuju perikahan pada calon pengantin muslim. Subjek penelitian ini adalah calon pengantin muslim yang memiliki orientasi pernikahan dengan batasan usia 18 tahun hingga menjelang pernikahan sebanyak 24 subjek. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode rating yang dijumlahkan (Method of Summated Ratings) dari Likers. Skala yang digunakan satu macam  yaitu skala kesiapan pernikahan yang disusun oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek kesiapan pernikahan Berger (2005). Teknik analisis data yang digunakan adalah paired sampel t test yang membandingkan hasil pre test dan post test pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada hubungan pengaruh penyuluhan komunikasi terapeutik pra pernikahan pada kesiapan diri menuju pernikahan terbukti. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji analisis hipotesis yang menyatakan bahwa p=0,007 yang artinya p<0,05 sehingga terbukti signifikan pada kelomopok yang diberikan penyuluhan. Sedangkan pada kelompok kontrol, tidak ditemukan kesiapan pernikahan yang menigkat secara signifikan terbukti dari uji paired sample t test yang menyatakan nilai p=0,474 sehingga p<0,05 sehingga tidak memiliki peningkatan kesiapan pernikahan yang signifikan.   Hal ini berarti  penyuluhan komunikasi terapeutik pra pernikahan dapat meningkatkan kesiapan diri pada individu pra menikah, khususnya dalam aspek kematangan psikologis, yakni mengasah keterampilan komunikasi dan penerimaan positif.Kata Kunci: Penyuluhan, Komunikasi, Terapeutik, Pernikahan
PEMANFAATAN GOOGLE CLASSROOM DALAM MATA KULIAH MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO SCREENCAST O-MATIC Hasan, Buaddin
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v15i1.3484

Abstract

The development of technology is very rapid in various fields including education. This development can hamper learning if it is not followed by a positive attitude from the instructor or student. The development of technology is often not utilized properly in the learning process so that it can make students feel less comfortable to learn in class. The purpose of this study is to test the effectiveness of mathematics learning by utilizing google classroom using o-matic video screencast media. This type of research is quantitative with a quasi experimental approach. The sample in this study were semseter V students of mathematics education study programs selected by the random sampling method. Data analysis techniques using the normality test, homogeneity test, and hypothesis testing. Normality test is done using chi squared, homogeneity test using the F-test. While testing the hypothesis using the t-test. After the data analysis process is carried out, the researcher concludes whether or not learning is effective by utilizing Google classroom using o-matic video screencast media. The results of the study concluded that the use of online classroom google classroom using video screencast o-matic media in the course of developing computer-based media is very effective.Keywords: Google classroom, media, screencast o-matic ABSTRAKPerkembangan teknologi sangat pesat di berbagai bidang tidak terkecuali bidang pendidikan. Perkembangan ini bisa saja menghambat pembelajaran jika tidak diikuti dengan sikap positif dari pengajar ataupun pelajar. Perkembangan teknologi sering kali tidak dimanfaatkan dengan baik dalam proses pembelajaran sehingga dapat menjadikan siswa merasa kurang betah untuk belajar di kelas. Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan pembelajaran matematika dengan memanfaatkan google classroom menggunakan media video screencast o-matic. Jenis penelitian ini adalah kuatitatif dengan pendekatan quasi eksperiment. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semseter V prodi pendidikan matematika yang dipilih dengan metode random sampling. Teknik analisis data  menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis. Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan chi kuadrat, uji homogenitas menggunakan uji-F. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji t-test. Setelah proses analisis data dilakukan, maka peneliti menyimpulkan efektif atau tidaknya pembelajaran dengan memanfaatkan google classroom menggunakan media video screencast o-matic. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemanfaatan kelas online google classroom menggunakan media video screencast o-matic pada matakuliah pengembangan media berbasis komputer sangat efektif.Kata Kunci: Google Classroom, Media, Screencast O-Matic
MEMAKNAI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA DITUNJAU DARI PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Nanggala, Agil
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v15i1.3487

Abstract

To interpret justice in Indonesia is impossible when not based on the power of the Almighty God. Why justice is not materialized, because the interpretation of justice is always used through formalistic and positivity approaches. Justice based on the almighty Godhead is a philosophical study as a social criticism as well as a reflection in the law enforcement in Indonesia. The study used a qualitative approach, with research methods of literature studies.  Reviewing the justice of the Almighty Godhead from the perspective of citizenship education is how justice based on the almighty Godhead is elaborated on the science of Citizenship education, in order to obtain the justice Able to represent the values of the Godhead in multicultural societies. Citizenship education has a very strategic position in the national curriculum. The position must be utilized in the best possible, in the mental form of learners who have the value of justice based on the almighty Godhead. Keywords: The almighty Godhead, justice, citizenship education.ABSTRAKMemaknai keadilan di Indonesia merupakan perkara yang mustahil apabila tidak berdasar pada kekuatan Tuhan yang Maha Esa. Mengapa keadilan tidak kunjung terwujud, karena penafsiran keadilan selalu digunakan melalui pendekatan formalistik dan positivis. Keadilan berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa merupakan kajian filosofik sebagai kritik sosial sekaligus refleksi dalam penegakan hukum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian studi literatur.  Meninjau keadilan yang berdasar Ketuhanan yang Maha Esa dari perspektif Pendidikan Kewarganegaraan adalah bagaimana keadilan berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa dielaborasikan dengan keilmuan Pendidikan Kewarganegaraan, guna mendapatkan keadilan yang mampu merepresentasikan nilai-nilai Ketuhanan dalam masyarakat multikultural. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki posisi yang sangat strategis dalam kurikulum nasional. Posisi tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin, dalam membentuk mental peserta didik yang memiliki nilai keadilan yang berdasar pada Ketuhanan yang Maha Esa.Kata Kunci: Ketuhanan yang Maha Esa, Keadilan, Pendidikan Kewarganegaraan.
PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN LINGKUNGAN ALAM SEKITAR Eli, Widi; Fajari, Laksmi Evasufi Widi
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v15i1.3499

Abstract

The purpose of this study is to increase the activeness of student learning through the application of the surrounding environment (PLAS) to fifth grade students of elementary schools. This research was conducted at Karangreja Public Elementary School 2, Karangreja District, Purbalingga Regency in the 2018/2019 school year. This research is a classroom action research. Monitoring Sheets are used to study the level of student activity in participating in PLAS learning. Test the validity of the data using triangulation of data sources and triangulation of techniques. Research data analysis techniques consisted of data reduction, data presentation, and conclusions. The classroom action research was conducted in two cycles, each cycle consisting of 3 meetings with planning, implementation / action, observation and reflection. The results showed that the activeness in the first cycle of meeting 1 was 20.70%, the second meeting was 34.39%, while the third meeting was 55.17% with an average of 36.79%, while the activeness in the second cycle meeting 1 was 82.76 %, the second meeting was 89.66%, while in the third meeting it was 93.11% with an average of 88.51%. The conclusion of this study is an increase in student activity by 51.72% in PLAS learning.Keywords: Active Learning, Natural Environment Planning, Elementary SchoolABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan pendekatan lingkungan alam sekitar (PLAS) pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Karangreja, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga pada tahun ajaran 2018/2019. Pendekatan penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui tingkat keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran PLAS. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Teknik analisis data penelitian terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan dengan langkah perencanaan, pelaksanaan/tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan keaktifan pada siklus I pertemuan 1 sebesar 20.70%, pertemuan kedua sebesar 34.39%, sedangkan pada pertemuan ketiga sebesar 55.17% dengan rerata 36.79%, sedangkan keaktifan pada siklus II pertemuan 1 sebesar 82.76%, pertemuan kedua sebesar 89.66%, sedangkan pada pertemuan ketiga sebesar 93.11% dengan rerata 88.51%. Simpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan keaktifan siswa sebesar 51.72% dalam pembelajaran PLAS.Keywords: Keaktifan Belajar, Pendekatan Lingkungan Alam Sekitar, Sekolah Dasar
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA ALQURAN PADA AUTIS SLB AUTIS JALINAN HATI PAYAKUMBUH Anjarwati, Astuti
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v15i1.3500

Abstract

Autistic children are not able to activate social, even like living in their own world. This is experienced by autistic children in SLB Autis Braided Hearts Payakumbuh but as a teacher needs strategies in overcoming the difficulty of reading the Koran on autism. This study emphasizes the way and strategy teachers guide reading the Koran by using qualitative methods, which are descriptive. Data collection techniques used were observation and interviews. The results of this study find ways to be used through psychic learning of children, making conducive classes and guiding them individually. The strategy used is to support direct learning, using the iqra method, using learning media and evaluation.Keywords: Strategy, Alquran, Autism ABSTRAKAnak Autis tidak mampu berinteraksi sosial, bahkan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri. Hal ini yang dialami anak autis di SLB Autis Jalinan Hati Payakumbuh namun sebagai guru perlu stategi dalam mengatasi kesulitan baca Alquran pada autis. Penelitian ini menekankan pada cara dan stategi guru membimbing baca Alquran dengan menggunakan metode kualitatif, yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa cara yang digunakan melalui pendekatan psikis terhadap anak, membuat kelas kondisif dan membimbingnya secara individu. Stategi yang digunakan ialah merancang pembelajaran langsung, mengunakan metode iqra, memakai media pembelajaran dan evaluasi.Kata Kunci : Stategi, Alquran, Autis

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol 19 No 1 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Widya Wacana Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Widya Wacana Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Widya Wacana Vol. 17 No. 1 (2022): Widya Wacana Vol. 16 No. 2 (2021): August : Jurnal Widya Wacana Vol. 16 No. 1 (2021): February: Jurnal Widya Wacana Vol. 15 No. 2 (2020): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol 15, No 2 (2020): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol 15, No 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol 14, No 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol 14, No 1 (2019): February, Jurnal Widya Wacana Vol. 14 No. 1 (2019): February, Jurnal Widya Wacana Vol 13, No 2 (2018): Agustus : Widya Wacana Vol. 13 No. 2 (2018): Agustus : Widya Wacana Vol. 13 No. 1 (2018): February, Jurnal Widya Wacana Vol 13, No 1 (2018): February, Jurnal Widya Wacana Vol 12, No 2 (2017): Agustus : Widya Wacana Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana Vol 12, No 1 (2017): February, Jurnal Widya Wacana Vol. 12 No. 1 (2017): February, Jurnal Widya Wacana Vol. 11 No. 2 (2016): Widya Wacana Vol 11, No 2 (2016): Widya Wacana Vol 11, No 1 (2016): Widya Wacana Vol. 11 No. 1 (2016): Widya Wacana Vol. 10 No. 2 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 2 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 1 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 1 (2015): Widya Wacana Vol 9, No 2 (2014): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2014): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2013): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2013): Widya Wacana Vol 8, No 3 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 3 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 2 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 1 (2012): Widya Wacana Vol 7, No 3 (2011): Widya Wacana Vol 7, No 2 (2011): Widya Wacana Vol 7, No 1 (2011): Widya Wacana Vol 6, No 3 (2010): Widya Wacana Vol 6, No 1 (2010): Widya Wacana Vol 5, No 2 (2009): Widya Wacana Vol 5, No 1 (2009): Widya Wacana Vol 4, No 1 (2008): Widya Wacana Vol 3, No 3 (2007): Widya Wacana Vol 3, No 1 (2007): Widya Wacana Vol 2, No 1 (2006): Widya Wacana More Issue