cover
Contact Name
M. Hery Yuli Setiawan
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwidyawacana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Widya Wacana : Jurnal Ilmiah
ISSN : 19075928     EISSN : 26217414     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KARIR TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA SISWA KELAS X JURUSAN PEMASARAN SMK NEGERI BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 AR Koesdyantho, Pipik ernawati &
Widya Wacana Vol 9, No 1 (2013): Widya Wacana
Publisher : Widya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT
PENTINGNYA KOMPETENSI LULUSAN TERHADAP KARIR Koesdyantho, AR -
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 7, No 2 (2011): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v7i2.686

Abstract

Abstraks: Karir seorang pegawai sangat ditentukan oleh kompetensinya, sehinggaperusahaan berkepentingan untuk mengangkat calon pegawai yang kompeten dibidangnya. Sekolah sebagai salah satu lembaga yang bertugas mempersiapkan lulusannyauntuk memasuki dunia kerja mempunyai tanggung jawab menjadikan siswa-siswa agarmempunyai kompetensi di bidangnya masing-masing. Untuk mempersiapkan calontenaga kerja yang kompeten bisa dilakukan melalui: (1) Penerapan kurikulum berbasiskompetensi di lembaga pendidikan, khususnya SMK (2) Dilakukan uji kompetensi olehlembaga yang berwenang.kata kunci: Karir, kompetensi, sertifikasi, skill.
MENCAPAI KEMATANGAN PSIKOLOGIS ANAK MELALUI BERMAIN Kusumaningtyas, Lydia Ersta
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 7, No 2 (2011): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v7i2.687

Abstract

Abstraks : Bermain memiliki peran penting dalam perkembangan anak pada hampirsemua bidang perkembangan, baik perkembangan fisik-motorik, bahasa, intelektual,moral, sosial, maupun emosional.Secara psikologis dan pedagogis, bermain. mempunyai nilai-nilai yang sangatberharga bagi anak, antara lain: (1) anak memperoleh perasaan senang, puas, bangga atauberkatarsis (peredaan ketegangan; (2) anak dapat mengembangkan sikap percaya diri,tanggung jawab, dan kooperatif (mau bekerja sama); (3) anak dapat mengembangkan dayafantasi dan kreativitas; (4) anak dapat mengenal aturan atau norma yang berlaku dalamkelompok serta belajar untuk mentaatinya ; (5) anak dapat memahami bahwa baik dirinyamaupun orang lain, sama-sama mempunyai kelebihan dan kekurangan; (6) anak dapatmengembangkan sikap sportif, tenggang rasa, atau toleran terhadap orang lain.Kata Kunci:Kematangan Psikologis, bermain s
PELAKSANAAN LAYANAN ORIENTASI TERKAIT DENGAN PENYESUAIAN DIRIPADA SISWA KELAS I SD MUHAMMADIYAH ALAM SURYA MENTARI SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Wijaya, Heny Ratnawaty; Kusumaningtyas, Lydia Ersta
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 9, No 1 (2013): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v9i1.688

Abstract

Abstraks:Judul PenelitianPelaksanaan Layanan Orientasi Terkait dengan Penyesuaian Diripada Siswa Kelas I SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta Tahun Pelajaran2012/2013.Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui pelaksanaan layanan orientasi terkaitdengan penyesuaian diri pada siswa Kelas I SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta .2) Mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukung dalam pelaksanaanlayanan orientasi terkait dengan penyesuaian diri pada siswa Kelas I SD Muhammadiyah AlamSurya Mentari Surakarta.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi.Keabsahan data menggunakan triangulasi data, dimana peneliti menggunakan beberapa sumberdata untuk mengumpulkan data yang sama Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif(model saling terjalin). Adapun sebagai narasumber dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah,guru dan orang tua siswa baru di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan layananorientasi yang dilaksanakan oleh SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta yaitumelalui kegiatan pemaparan program kurikulum, melakukan outbound yang diikuti oleh orangtua dan siswa, melaksanakan kegiatan family gathering yang diisi dengan kegiatan cooking classdan sarasehan, kegiatan ini melibatkan orang tua dan siswa secara bersama-sama, dan kegiatanlayanan orientasi yang terakhir adalah materi awal hussannah yang diisi dengan kegiatanpengakraban antar siswa dan pengenalan guru dan lingkungan sekolah. Faktor pendukung danpenghambat dalam pelaksanaan layanan orientasi yang dilaksanakan oleh SD MuhammadiyahAlam Surya Mentari Surakarta, faktor pendukung yaitu banyaknya variasi kegiatan orientasiyang dilaksanakan dengan melibatkan orang tua dan siswa secara bersama-sama, sedangkanfaktor penghambat berupa kurangnya sarana prasarana yang dibutuhkan dalam layanan orientasidan kurang adanya kerja sama orang tua murid, guru-guru dan masalah waktu.Kata Kunci: Layanan Orientassi, Penyesuaian Diri,
MEMANDIRIKAN BELAJAR ANAK TK MELALUI BIMBINGAN BELAJAR Kusumaningtyas, Lydia Ersta
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 6, No 3 (2010): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v6i3.689

Abstract

ABSTRAK : Proses pembelajaran di taman kanak-kanak juga dapatdilakukan melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan yang semuakegiatan itu dilakukan secara terintegrasi. Sejalan dengan tujuan bimbingan,maka guru di Taman Kanak-Kanak perlu mencermati perilaku anak didiknyayang menjadi anak bimbingannya agar memiliki kemampuan dalam menerimapelajaran.Adapun faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan guru dalam memberikanlayanan bimbingan di taman kanak-kanak adalah: a) Prinsip dasar bimbingan,b) Esensi bimbingan, c) Orientasi bimbingan, d) Konsep yang mendasaripengelolaan bimbingan, e) bentuk layanan bimbingan, dan f) setting layanaanbimbingan. Dengan bimbingan yang tepat dari orang tua dan guru diharapkananak memiliki kemandirian dalam belajarKata Kunci: Memandirikan, Anak TK,
PROFESSIONAL COUNSELOR PROFILE Koesdyantho, AR -
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 6, No 3 (2010): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v6i3.690

Abstract

Abstract: To find out, to figure out, and to build image about professionalcounselors nowadays are like to find out an unidentified needle in the straw.The counselors may receive the approved of regulation No. 20, 2002 aboutNational System of Education with joy, which explained that the counselorshad been stated clearly and precisely in that regulation, and that it is equal at thesame level with other professions in education field such as classroomteachers, course teachers, practice teachers, or others. Based on this fact, cancounselors proud of their title without any attempts to change the paradigm sothat the professional counselors deserve that title. The title of professionalcounselor is not automatically attached to someone without approval from anauthorized firm or professional organization from which the institution that hasauthority to produce professional counselors are determined. Credentialing isone way to make profession parallelism and standardization for a counselorwhich includes certification, license, and accreditation.Keywords: counselors, professional, credentialing
TEACHING A VALUE OF FREEDOM TO UNIVERSITY STUDENTS THROUGH A MOVIE ENTITLED MONA LISA SMILE DIRECTED BY MIKE NEWELL Sitoresmi, ULupi
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 2, No 1 (2006): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v2i1.721

Abstract

Abstrak: Film tidak hanya merupakan sebuah media hiburan, namun film juga bisa digunakan oleh para pengajar sebagai salah satu altematif untuk menyampaikan materi pembelajaran bahasa. Isu-isu yang ada dalam film bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dasar berbahasa merek (menyimak, membaca, berbicara dan menulis).Selain itu, film juga bi8sa menjembatani pemahaman lintas budaya dan mempertajam kemampuan analitis mahasiswa.Melalui film Mona Lisa Smile bisa ditarik sebuah nilai pembelajaran bahwa mahasiswa bisa memperluas wacananya tentang cara pandang mengenai peranan wanita Arnerika pada era 1953 di mana pada masa tersebut wanita dituntut untuk memenuhi kodrat yang ditentukan oleh masyarakat (menikah dan mempunyai anak), sebagai satu satunya pilihan hidup yang harus mereka jalani.Kehadiran Katherine Ann Watson, seorang dosen jurusan sejarah seni ke Wellesley adalah untuk membuat perubahan dalam cara berfikir murid muridnya, yang selalu diajari bahwa menikah dan mempunyai anak adalah satu satunya hal yang bisa mereka jalani dalam kehidupan mereka.Katherine Ann Watson mengaj ak murid-muridnya untuk belaj ar menilai seni dengan pendapat mereka sendiri bukan dengan pendapat orang lain. Demikian pula dengan kehidupan mereka, Katherine Ann Watson menginginkan murid-muridnya untuk menj alani hidupnya dengan cara mereka sendiri dan tidak selalu tergantung pada tradisi yang mengikat mereka.Kata kunci : film, wanita, tradisi.
SEKILAS TENTANG RASA PERCAYA DIRI PADA REMAJA Kusumaningtyas, Lydia Ersta
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 8, No 2 (2012): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v8i2.734

Abstract

ABSTRAKPercayaan diri adalah kesadaran individu akan kekuatan dan kemampuan yangdimilikinya, meyakini adanya rasa percaya dalam dirinya, merasa puas terjadap dirinyabaik yang bersifat batiniah maupun jasmaniah, dapat bertindak sesuai dengan kapasitasnyaserta mampu mengendalikannya.Kepercayaan diri menentukan bagaimana seseorang merasakan sesuatu, berfikir,memotivasi diri mereka sendiri dan juga perilaku merekaIndividu yang percaya diri akan memandang kelemahan sebagai hal yang wajardimiliki oleh setiap individu, karena individu yang percaya diri akan mengubah kelemahanyang dimiliki menjadi motivasi untuk mengembangkan kelebihannya dan tidak akanmembiarkan kelemahannya tersebut menjadi penghambat dalam mengaktualisasikankelebihan yang dimilikinya.KATA KUNCI : Percaya Diri, Remaja
MENGENAL SEKILAS TENTANG ANAK HIPERAKTIF Kusumaningtyas, Lydia Ersta
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 6, No 1 (2010): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v6i1.738

Abstract

Abstraks: Hiperaktif adalah “tingkah laku yang menyimpang darinorma-norma berlaku sering dirasa mengganggu orang lain atauperorangan”.Anak yang Hiperaktif dapat dideteksi sejak dini, yakni pada usia sekitar2-3 tahun.Untuk dapat disebut memiliki gangguan hiperaktif, harus ada tiga gejalautama yang nampak dalam perilaku seorang anak, yaitu : Inatensi,Hiperaktif, dan Impulsif.Adapun faktor-faktor penyebab hiperaktif sebagai berikut: 1). FaktorNeurologik, 2). Faktor Toksik, 3). Faktor Genetik, 4). Faktor Psikososialdan LingkunganKata Kunci : Hiperaktif , Perilaku
BIMBINGAN DAN PANDUAN KEMASA DEPAN YANG LEBIH GEMILANG BAGI LULUSAN PAKET C Koesdyantho, AR -
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol 3, No 3 (2007): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v3i3.739

Abstract

Abstraks: Menilai keberhasilan siswa atau murid bukanlah dengancara menghitung hasil nilai ujian nasional. Terlebih lagi apabila vonistelah dijatuhkan bagi barang sebagian murid atau siswa harus tidaklulus dan harus tinggal kelas. Terbukti bahwa hasil nilai ujian akhirnasional sama sekali tidak menghargai jerih payah siswa dalam matapelajaran yang lain. Pinter atau tidak hanyalah apabila secarakebetulan nilai untuk pelajaran yang di uankan termasuk baik ataujelek. Mereka yang tidak luluspun harus menanggung beban untukdianggap bodoh dan wajib mengikuti ujian persamaan yang di sebutujian persamaan kejar paket CKata Kunci: Nilai ujian nasional, Kelulusan, Kejar Paket C

Page 4 of 32 | Total Record : 313


Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol 19 No 1 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Widya Wacana Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Widya Wacana Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Widya Wacana Vol. 17 No. 1 (2022): Widya Wacana Vol. 16 No. 2 (2021): August : Jurnal Widya Wacana Vol. 16 No. 1 (2021): February: Jurnal Widya Wacana Vol 15, No 2 (2020): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol. 15 No. 2 (2020): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana Vol 15, No 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol 14, No 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol 14, No 1 (2019): February, Jurnal Widya Wacana Vol. 14 No. 1 (2019): February, Jurnal Widya Wacana Vol 13, No 2 (2018): Agustus : Widya Wacana Vol. 13 No. 2 (2018): Agustus : Widya Wacana Vol 13, No 1 (2018): February, Jurnal Widya Wacana Vol. 13 No. 1 (2018): February, Jurnal Widya Wacana Vol 12, No 2 (2017): Agustus : Widya Wacana Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana Vol. 12 No. 1 (2017): February, Jurnal Widya Wacana Vol 12, No 1 (2017): February, Jurnal Widya Wacana Vol 11, No 2 (2016): Widya Wacana Vol. 11 No. 2 (2016): Widya Wacana Vol. 11 No. 1 (2016): Widya Wacana Vol 11, No 1 (2016): Widya Wacana Vol. 10 No. 2 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 2 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 1 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 1 (2015): Widya Wacana Vol 9, No 2 (2014): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2014): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2013): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2013): Widya Wacana Vol 8, No 3 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 3 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 2 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 1 (2012): Widya Wacana Vol 7, No 3 (2011): Widya Wacana Vol 7, No 2 (2011): Widya Wacana Vol 7, No 1 (2011): Widya Wacana Vol 6, No 3 (2010): Widya Wacana Vol 6, No 1 (2010): Widya Wacana Vol 5, No 2 (2009): Widya Wacana Vol 5, No 1 (2009): Widya Wacana Vol 4, No 1 (2008): Widya Wacana Vol 3, No 3 (2007): Widya Wacana Vol 3, No 1 (2007): Widya Wacana Vol 2, No 1 (2006): Widya Wacana More Issue