cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 594 Documents
Pengembangan Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Mental dengan Mesin Inferensi Menggunakan Algoritma Dempster-Shafer Theory Hendra Mayatopani; Rino Subekti; Nunik Yudaningsih; Mochamad Sanwasih
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i1.5568

Abstract

Abstract. Development of a Mental Disorders Diagnostic System Using an Inference Engine Using the Dempster-Shafer Theory Algorithm. Patients with mental disorders in Indonesia show a high number. Mental disorders can be treated with special therapies by a psychologist or psychiatrist. However, the number of clinical psychologists and psychiatrists is not sufficient. So we need a system that can diagnose mental disorders and their treatment to prevent mental disorders as early as possible. Expert system development will face uncertainty due to the lack of information needed to decide. This study develops an expert system using the Dempster-Shafer theory algorithm as an inference engine to diagnose mental disorders. The system built can recognize mental disorders based on the symptoms felt by the patient. The system also includes explanations of mental disorders, causes, and treatment recommendations for patients. The accuracy test results show a comparison between the results of expert diagnostics and the system with a system accuracy level of 84%. Keywords: Dempster-Shafer theory, Disease diagnosis, Expert systems, Mental disorders, Uncertainty Abstrak. Penderita penyakit gangguan mental di Indonesia menunjukkan angka yang tinggi. Gangguan mental dapat diatasi dengan terapi-terapi khusus oleh psikolog atau psikiater. Akan tetapi jumlah psikolog klinis dan psikiater tidak mencukupi. Maka diperlukan sebuah sistem yang dapat mendiagnosa gangguan mental dan penanganannya sehingga dapat dicegah sedini mungkin. Pengembangan sistem pakar akan menghadapi ketidakpastian karena terjadi kurangnya informasi yang dibutuhkan untuk membuat sebuah keputusan. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar menggunakan algoritma dempster-shafer theory sebagai mesin inferensi untuk mendiagnosis penyakit gangguan mental. Sistem yang dibangun dapat mengenali penyakit gangguan mental berdasarkan gejala yang dirasakan oleh pasien. Sistem juga menyertakan penjelasan mengenai penyakit gangguan mental, penyebab, dan rekomendasi pengobatan untuk pasien. Hasil pengujian akurasi menunjukkan perbandingan antara hasil diagnosa pakar dan sistem dengan tingkat akurasisistem mencapai 84%.Kata Kunci: Teori Dempster-shafer, Diagnosa penyakit, Sistem pakar, Gangguan mental, Ketidakpastian
Penerapan Metode Fast Independent Component Analysis (FastICA) dalam Memisahkan Vokal dan Instrumen Seni Geguntangan Luh Arida Ayu Rahning Putri; I Gede Erwin Winata Pratama; I Dewa Made Bayu Atmaja Darmawan; A. A. I. N. Eka Karyawati; Ida Bagus Made Mahendra; I Ketut Gede Suhartana
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i1.5693

Abstract

Abstract. Application of Fast Independent Component Analysis (Fastica) Method in Separating Vocals and Instruments in Geguntangan. Gamelan Geguntangan is often used in religious ceremonies to accompany ceremonies and entertain the public. Along with its development, the Geguntangan gamelan is also used to accompany the Pesantian. Geguntangan recording plays instruments and vocal sounds, most of which have been mixed. The mixed sounds caused the learning process to be less effective for people who will study Pesantian. The students could not focus because of the distracting sound of the instrument. This study aims to separate the sound of instruments and vocals of Geguntangan using deflationary-based FastICA. The non-linear function used is Logcosh. This study also examines the effect of mixing matrix variables and alpha values on nonlinear functions on SDR, SIR, and SAR values. The results of the paired t-test carried out by these two values did not have a significant effect on SDR, SIR, and SAR. The difference in the average time of the mixing matrix testing process is 0.09 seconds and 0.42 seconds for testing the alpha value.Keywords: Pesantian, Geguntangan, BSS, FastICA, Deflationary Based. Abstrak. Gamelan Geguntangan sering dipakai dalam upacara keagamaan baik untuk mengiringi jalannya upacara dan hiburan masyarakat. Seiring perkembangannya, gamelan Geguntangan juga digunakan untuk mengiringi Pesantian. Pada rekaman Geguntangan terdapat suara instrumen dan vokal yang sebagian besarnya sudah tercampur. Hal ini menyebabkan proses belajar yang kurang efektif bagi orang yang akan belajar Pesantian. Para pemelajar tidak bisa fokus karena adanya suara instrumen yang mengganggu. Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan suara instrumen dan vokal seni Geguntangan menggunakan deflationary based FastICA. Fungsi non linear yang digunakan adalah Logcosh. Penelitian ini juga menguji pengaruh variabel matriks pencampuran dan nilai alpha pada fungsi nonlinear terhadap nilai SDR, SIR dan SAR. Hasil uji-t berpasangan yang dilakukan kedua nilai ini tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap SDR, SIR dan SAR. Selisih rata-rata waktu proses pengujian matriks pencampuran ialah 0.09 detik dan 0.42 detik untuk pengujian nilai alpha.Kata Kunci: Pesantian, Geguntangan, BSS, FastICA, Deflationary Based.
Deteksi Uang Palsu Rupiah dengan Menggunakan Metode Deteksi Tepi Laplacian of Gaussian (LoG) dan Algoritma K-Means Clustering Rizal Adi Saputra; Jumadil Nangi; Ika Purwanti Ningrum; Muhamad Faza Almaliki; La Ode Rahmat Andre Pratama
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i02.5448

Abstract

Abstract. Detection of Counterfeit Rupiah Using the Laplacian of Gaussian (LoG) Edge Detection Method and the K-Means Clustering Algorithm Counterfeit money is a severe problem that is increasing in every country. The reason is the ease of getting information on making counterfeit money and the development of technology such as color printers. This study used data from 20 images of authentic rupiah banknotes and 20 photos of fake rupiah banknotes. Data analysis in this study consisted of four stages: reading the image, converting the image to grayscale, image segmentation, and grouping image values. The dataset of real money images were taken with a cellphone camera, while counterfeit money images were obtained from the website. After the dataset retrieval process, the image conversion process was carried out into a grayscale image; then, the image segmentation process proceeded. The conclusion obtained from this study is that edge detection with Laplacian of Gaussian combined with the K-Means Clustering algorithm is quite effective in detecting an image to determine the picture as whether real money or counterfeit money.Keywords: Counterfeit Money, Laplacian of Gaussian, K-Means Clustering. Abstrak. Uang palsu adalah masalah serius yang semakin meningkat di setiap negara. Penyebabnya ialah kemudahan mendapatkan informasi cara pembuatan uang palsu serta perkembangan teknologi seperti printer warna. Penelitian ini menggunakan data 20 gambar uang kertas rupiah asli dan 20 gambar uang kertas rupiah palsu. Analisis data pada penelitian ini terdiri dari empat tahap, yaitu membaca gambar, mengubah gambar menjadi skala abu-abu, segmentasi gambar, dan pengelompokan nilai citra. Pengambilan dataset berupa uang asli dilakukan dengan kamera handphone dan gambar uang palsu didapatkan dari website. Setelah proses temu kembali dataset, dilakukan proses konversi citra menjadi citra grayscale, kemudian dilakukan proses segmentasi citra. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah deteksi tepi dengan Laplacian of Gaussian yang dikombinasikan dengan algoritma K-Means Clustering cukup efektif mendeteksi suatu citra untuk menentukan gambar tersebut sebagai uang asli atau uang palsu.Kata Kunci: Uang Palsu, Laplacian of Gaussian, K-Means Clustering.
Extreme Programming Approach in E-PANJO Design to Support Information Management at Nursing Home Stefanus Setyo Wibagso; Ivana Celesta
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i02.5707

Abstract

Abstrak. Selain melaksanakan pelayanan perawatan lansia, panti jompo juga melaksanakan pekerjaan rutin terkait pengelolaan informasi. Informasi ini didapat dari berbagai kegiatan, mulai dari lansia yang masuk ke panti jompo hingga keluar dari panti jompo. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi “EPANJO” yang dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung pengelolaan informasi panti jompo. Agar perancangan dapat menghasilkan aplikasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan maka pengembangannya akan menggunakan metode Extreme Programming (XP). XP dipilih karena kemampuannya untuk mendukung proses pengembangan aplikasi skala kecil. XP merupakan metode yang terdiri dari fase eksplorasi, fase perencanaan, fase iterasi hingga fase rilis, fase produksi, dan fase kematian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa XP efektif dalam mendukung perancangan E-PANJO dibuktikan dengan uji fungsionalitas black box yang dapat mengakomodir kebutuhan pengelolaan informasi panti jompo seperti pengelolaan informasi pemantauan riwayat kesehatan, mutasi lansia, kunjungan keluarga , menerima sumbangan dan biaya bulanan untuk orang tuaKata Kunci: E-PANJO, Extreme Programming, Panti Werdha Abstract. In addition to carrying out elderly care services, nursing homes also carry out routine work related to information management. This information was obtained from various activities, from the elderly entering the nursing home to leaving the nursing home. This study aims to design an "E-PANJO" application as a tool to support the management of nursing home information. So that the design can produce the proper application and according to the needs, the development used the Extreme Programming (XP) method. XP was chosen because of its ability to support small-scale application development processes. XP is a method consisting of an exploration phase, planning phase, iteration to release phase, production phase, and death phase. The results of this study indicate that XP is effective in supporting the design of E-PANJO as evidenced by a black box functionality test that can accommodate the needs of nursing home information management such as managing information on monitoring health history, elderly mutations, family visits, receiving donations and monthly fees for the elderly.Keywords: E-PANJO, Extreme Programming, Nursing Home
Deteksi Keaslian Uang Kertas Berdasarkan Fitur Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) Menggunakan K-Nearest Neighbor Defi Tamara; M. Haerul Anam; Wike Sri Widari; Ardan Venora Falahudin; Widya Yuristika Oktavia; Zilvanhisna Emka Fitri; Aji Seto Arifianto
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i02.5716

Abstract

Abstract. Rupiah is the currency of Indonesia. One form is rupiah banknotes. The issuance and circulation of rupiah banknotes are under the authority of Bank Indonesia (BI) as the central bank. Currently, many incidents of counterfeiting are troubling the public. One of the characteristics of the authenticity of money that has not yet been found in counterfeit money is invisible ink, which is an invisible print that can only be seen when the money is exposed to ultraviolet light. Behind it, prolonged exposure to ultraviolet light harms eye and skin health. A system for detecting the authenticity of banknotes was created to overcome these problems using image processing techniques. The research stages are literature study, collecting banknote images illuminated by ultraviolet light, image processing (rotation, cropping, and resizing), RGB color component solving, GLCM feature extraction, and classification using the k-Nearest Neighbor (KNN) method. The KNN method can classify the authenticity of banknotes with an accuracy of 88% using the values of K = 3 and 7.Keywords: Rupiah Banknotes, Authenticity of Money, Gray Level Co-occurrence Matrix, K-Nearest Neighbor Abstrak. Rupiah merupakan mata uang Indonesia. Salah satu bentuknya adalah uang kertas rupiah. Penerbitan dan pengedaran uang kertas rupiah menjadi kewenangan Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral. Meski demikian, saat ini banyak kejadian pemalsuan uang yang meresahkan masyarakat. Salah satu ciri keaslian uang yang sampai saat ini belum ditemukan juga ada pada uang palsu ialah invisible ink, yaitu cetakan tidak kasat mata yang hanya terlihat ketika uang disinari cahaya ultraviolet. Dibalik hal itu, pancaran sinar ultraviolet yang berkepanjangan rupanya berbahaya bagi kesehatan mata dan kulit. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibuatlah sistem pendeteksi keaslian uang kertas yang memanfaatkan teknik image processing. Tahapan penelitian yaitu studi literatur, pengumpulan citra uang kertas yang disinari sinar ultraviolet, pengolahan citra (rotasi, cropping, dan resize), pemecahan komponen warna RGB, ekstraksi fitur GLCM, dan klasifikasi dengan metode k-Nearest Neighbor (KNN). Metode KNN mampu mengklasifikasi keaslian uang kertas dengan perolehan akurasi 88% menggunakan nilai K = 3 dan 7.Kata Kunci: Uang Kertas Rupiah, Keaslian Uang, Gray Level Co-occurrence Matrix, KNearest Neighbor
Prototipe Dashboard Aplikasi POSTASY Berbasis Website Menggunakan Metode Pureshare untuk Meningkatkan Kemudahan Layanan Posyandu Salma Maghfira; Tri Sagirani; Tan Amelia
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i02.6117

Abstract

Abstract. Dashboard Prototype of Website-Based Postasy Application Using the Pureshare Method to Improve the Convenience of Posyandu Services.Integrated Service Post (Posyandu) is a form of community-based health service. Recording of data in a Posyandu is the main activity. To support the main activities, Posyandu has a Postasy website that can display information, maintain data and manage every detail that will be used. The evaluation results showed that the website has deficiencies in the value of memorability and satisfaction, and the dashboard display is inadequate. The solution offered to redesign the dashboard using the pureshare method and the double diamond model as a stage in building a prototype. The final test of the prototype results using the UXT usability test tool and a questionnaire. The test results through the distribution of questionnaires are 87.3% in memorability and 84.8% in satisfaction. The results of testing using UXT obtained 100%, which means that the design is excellent, can be accepted by respondents, and becomes a recommendation.Keywords: Posyandu, redesign, usability testing Abstrak. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah suatu bentuk layanan kesehatan berbasis masyarakat. Pencatatan dan perekapan data di sebuah Posyandu merupakan kegiatan utama yang dilakukan. Untuk mendukung kegiatan utama Posyandu memiliki website Postasy yang dapat menampilkan informasi yang dibutuhkan, memelihara data dan mengelola setiap detail yang akan digunakan. Berdasarkan hasil wawancara terdapat beberapa keluhan terhadap tampilan website Postasy. Dari hasil evaluasi didapatkan data bahwa website memiliki kekurangan pada nilai memorability dan satisfaction dan juga tampilan dashboard yang kurang memadai. Solusi yang ditawarkan adalah mendesain ulang dashboard menggunakan metode pureshare, dan model double diamond sebagautahapan dalam membangun prototype. Pengujian akhir terhadap hasil prototipe dilakukan dengan menggunakan uji usability tools UXT dan kuesioner. Hasil pengujian melalui penyebaran kuesioner diperoleh hasil 87,3% untuk memorability dan 84,8% untuk satisfaction. Hasil pengujian menggunakan UXT diperoleh hasil 100% yang artinya dapat disimpulkan bahwa desain sangat baik, dan dapat diterima oleh responden sehingga menjadi rekomendasi pengguna.Kata Kunci: Posyandu, desain ulang, usability testing
Temu Kembali Berbasis Citra untuk Menemukan Kemiripan Merek Menggunakan Algoritma SIFT dan SURF Eri Zuliarso; Sulastri; Yunus Anis
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i02.6328

Abstract

Abstract. Image-Based Retrieval to Find Trademark Similarities Using SIFT and SURF Algorithms. In the world of trade in products and services, brands are essential. Every company wants to register a unique trademark for its products and services. Registration and evaluation to find the uniqueness of a trademark is challenging. Trademark image registration is one of the critical application areas of Content-BasedRetrieval (CBIR), which compares new brands with existing ones to ensure no dispute in the community. This study used SIFT and SURF algorithms to build a content-based brand image retrieval system. The research data used trademark data dispute cases that were decided in court. The features extracted from the SIFT and SURF algorithms are used to find similarities between the query image and the image in the database. Furthermore, the k-Nearest Neighbors algorithm with Euclidean distance measurements was used to sort the database images that were most similar to the query image. Experiments were conducted to find the algorithm and sequencing with the highest precision and recall values.Keywords: Trademark, SIFT, SURF, K-Nearest Neighbors, Euclidean. Abstrak. Dalam dunia perdagangan produk dan jasa, merek menjadi sangat penting. Setiap perusahaan ingin mendaftarkan merek dagang yang unik untuk produk dan jasanya. Pendaftaran dan evaluasi untuk menemukan kekhasan suatu merek dagang menjadi suatu pekerjaan yang sangat sulit. Pendaftaran citra merek dagang adalah salah satu area aplikasi penting Content Based Information Retrieval (CBIR) yang membandingkan merek baru dengan merek yang ada untuk memastikan tidak ada sengketa di masyarakat. Penelitian ini menggunakan algoritma SIFT dan SURF untuk membangun sistem temu kembali citra merek berbasis konten . Data penelitian menggunakan kasus sengketa data merek yang diputuskan di pengadilan. Fitur hasil ekstraksi algoritma SIFT dan SURF digunakan untuk mencari kemiripan citra query dan citra dalam basis data. Selanjutnya algoritma k-Nearest Neighbors dengan pengukuran jarak Euclidean digunakan untuk mengurutkan citra basis data yang paling mirip dengan citra query. Eksperimen dilakukan untuk mengetahui algoritma dan pengurutan dengan nilai presisi dan recall tertinggi. Kata Kunci: Merek, SIFT, SURF, K-Nearest Neighbors, Euclidean.
Analisis Usability Menggunakan Metode Heuristic Evaluation dan Web Usability Evaluation Tool pada Website ACC Career Findra Kartika Sari Dewi; Yonathan Dri Handarkho; Felcia Veronica Prasetyo
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i02.6488

Abstract

Abstract. ACC Career website is a website from PT. Astra Credit Companies which aims for work applications. The website has been around for a long time but has never been updated. Recently, ACC has been revamping the website. Before the new website is launched, a usability evaluation is carried out using the heuristic evaluation and WEBUSE methods which aims to determine the website usability assessment for both the old and the new user interface. Usability is said to be good if users find it easy, happy and satisfied using the system. The heuristic evaluation method brings out problems in the system and recommendations for improvement from the evaluator. The Web Usability Evaluation Tool brings out usability levels based on the assessment of the questionnaire respondents. From the old website, the evaluator found 48 problems and the usability level obtained from the respondents' answers were Good for all categories. From the new website, the evaluators found 42 issues and the usability level was evenly divided between Good and Excellent.Keywords: Revamp, Website, Usability, Heuristic Evaluation, WEBUSE. Abstrak. Website ACC Career merupakan website dari PT. Astra Credit Companies (ACC) yang bertujuan untuk pengaplikasian pekerjaan. Website ini sudah ada sejak lama tetapi belum pernah ada pembaharuan. Baru-baru ini ACC sedang melakukan pengembangan ulang (revamp) website tersebut. Sebelum produk baru diluncurkan, diadakan evaluasi usability menggunakan metode Heuristic Evaluation dan WEBUSE yang bertujuan untuk mengetahui penilaian usability website baik untuk tampilan lama maupun tampilan yang sedang dikembangkan. Usability dikatakan baik jika pengguna mudah, senang, dan puas menggunakan sistem. Metode Heuristic Evaluation menghasilkan permasalahan yang ada pada sistem dan rekomendasi perbaikan dari evaluator. Metode Webuse menghasilkan tingkat usability berdasarkan penilaian responden kuisioner. Pada tampilan lama, evaluator menemukan 48 permasalahan dan level usability yang didapat dari jawaban responden adalah Good untuk seluruh kategori. Pada tampilan baru, evaluator menemukan 42 permasalahan dan level usability terbagi rata antara Good dan Excellent.Kata Kunci: Revamp, Website, Usability, Heuristic Evaluation, WEBUSE.
Sistem Prediksi Penjualan Frozen Food dengan Metode Monte Carlo (Studi Kasus: Supermama Frozen Food) Eka Larasati Amalia; Yoppy Yunhasnawa; Anindya Refrina Rahmatanti
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i02.6496

Abstract

Abstract. Frozen Food Sales Prediction System Case Study of Supermama Frozen Food Using the Monte Carlo Method. Frozen processed food is increasingly popular, so frozen food stores are getting easy to find. Supermama Frozen Food is a store that sells a variety of frozen foods. Not all frozen food stocks can get sold out before their expiration dates. This causes the store's profits to decrease. Therefore, a frozen food sales prediction system was necessarily made to help the store estimate its stock to minimise store losses. The research method used in predicting sales was the Monte Carlo method. Testing methods used were accuracy and MAPE. The test results of using accuracy were 89.66%, and MAPE error accuracy test showed 12.6%. Based on the results, it is concluded that the Monte Carlo method can predict frozen food sales.Keywords: forecasting, frozen food, Monte Carlo, sales prediction Abstrak. Makanan yang diolah dengan cara dibekukan semakin digemari masyarakat sehingga toko makanan beku menjadi mudah ditemui. Supermama Frozen Food merupakan salah satu toko yang menjual aneka makanan beku. Tidak semua stok makanan beku terjual habis hingga masa konsumsi berakhir. Hal tersebut membuat keuntungan toko menurun. Oleh karena itu di buatlah sistem prediksi penjualan makanan beku yang dapat mengestimasi stok sehingga meminimalisir kerugian toko. Metode yang digunakan dalam memprediksi penjualan yaitu metode Monte Carlo. Pengujian metode yang digunakan yaitu akurasi dan MAPE. Hasil pengujian menggunakan akurasi ialah 89.66% dan pengujian akurasi error MAPE menghasilkan nilai 12.6%. Berdasar hasil pengujian metode tersebu, metode Monte Carlo disimpulkan dapat digunakan dalam prediksi penjualan frozen food.Kata Kunci: forecasting, frozen food, Monte Carlo, prediksi penjualan.
Model Berbasis Aturan untuk Transliterasi Bahasa Jawa dengan Aksara Latin ke Aksara Jawa Aditya Wikan Mahastama
Jurnal Buana Informatika Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v13i02.6526

Abstract

Abstract. Rule-Based Model for Javanese Language Text Transliteration from Latin to Javanese Script. Computer technologies today have reached an applicable level to aid with language learning and translation. These technologies should also be helpful in learning traditional languages that are getting forgotten due to globalisation. With its rich cultural diversity, Indonesia facesthe same fate asits regional languages. Javanese, for example, is declining in its proper usage in written and spoken language. This research aims to provide a rule-based model for transliterating Javanese words written in Latin to Javanese script using Unicode. The model is based on extracted rules in writing the script to make it possible to be used as a model for other similar Nusantara scripts. The model yields 96,44% accuracy rate, which is adequate to provide decent transliteration for basic Javanese language learners and is open for additional rules to improve its ability to transliteratemore complex structures, contexts, as well rules for different Nusantara languages. Keywords: Rule-based model, Syllabification, Transliteration, Javanese Abstrak. Teknologi komputer masa kini telah mencapai kemajuan yang dapat membantu pembelajaran dan penerjemahan bahasa. Teknologi ini selayaknya juga dapat dimanfaatkan untuk membantu pelestarian bahasa-bahasa daerah yang semakin terlupakan. Indonesia dengan berbagai suku bangsanya juga menghadapi masalah dengan menurunnya penggunaan bahasa daerah, misalnya Bahasa Jawa. Penelitian ini mengusulkan sebuah model berbasis aturan untuk alih aksara teks berbahasa Jawa dari aksara Latin ke aksara Jawa Unicode. Model ini didasarkan pada ekstraksi aturan penulisan aksara Jawa, dengan harapan agar dapat digunakan sebagai model transliterasi bahasa-bahasa Nusantara yang serupa. Hasil uji dengan tingkat akurasi sebesar 96,44% menunjukkan bahwa model ini mampu melakukan transliterasi untuk pembelajar aksara Jawa dasar, mudah diduplikasi dan dapat dikembangkan untuk menyempurnakan kemampuannya untuk mengenali sruktur dan konteks yang lebih kompleks.Kata Kunci: Model berbasis aturan, Silabifikasi, Transliterasi, Bahasa Jawa.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 01, April 2025 Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 02, Oktober 2025 Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 01, April 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 02, Oktober 2024 Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 2, Oktober 2023 Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 1, April 2023 Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol. 11 No. 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol. 8 No. 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol. 7 No. 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol. 6 No. 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue