cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
PERANCANGAN IKAT PINGGANG ELEKTRONIK UNTUK TUNANETRA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER DAN GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) PADA SMARTPHONE ANDROID Derisma, Derisma; Firdaus, Firdaus; Yusya, Rio Putra
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.571 KB)

Abstract

Discoveries in a variety of sensor technologies in such HCSR bluetooth module HC 04 and 05 and global positioning system (GPS) on the Android smartphone, but the use is not maximized. The author tries to apply HCSR sensor 04 as an obstacle detection at blindman when walking and HC module 05 serves as a liaison tool with android smartphone that also serves as a conduit of location information using GPS blind in sound output. Measuring distance manually using the results 83.33% rule comparable to that read by the sensor HCSR 04 bluetooth connection using bluetooth module HC 05 has a maximum distance of 18 meters. The use of GPS is more effectively used in sunny weather conditions with averaged data retrieval 2.3 second and in a state of rest with a time of 2.6 second
Analisa Drop Tegangan PT PLN (Persero) Rayon Lubuk Sikaping Setelah Penambahan PLTM Guntung Asnal Effendi; Arfita Yuana Dewi; Edward Crismas
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.705 KB)

Abstract

Peningkatan penyediaan kebutuhan listrik yang pesat, sebaiknya diimbangi dengan kualitas listrik itu sendiri. PT PLN (persero) sebagai Perusahaan Listrik Negara yang menyuplai energi listrik berusaha untuk menyediakan energi listrik kepada masyarakat dengan kualitas yang baik yaitu dengan mutu energi listrik yang handal. Sehingga penyaluran energi listrik kepada konsumen akan berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.Feeder Rao merupakan Feeder yang paling jauh dari sumber GI Simpang Empat wilayah kerja Rayon Lubuk Sikaping dengan total jaraknya mencapai 120 kms. Kondisi saat ini Feeder Rao, tegangan yang ada pada GH Rao pada saat beban puncak adalah 13,204 kV, melebihi standart SPLN 72:198 Sebesar 5%. Artinya drop tegangan pada Feeder Rao sudah melebihi 5%. PT PLN (Persero) Rayon Lubuk Sikaping berencana melakukan perubahan pola operasi jaringan 20 kV, dengan membagi beban per GH dan pembangunan PLTM. Untuk menganalisa dampak perubahan pola operasi terhadap drop tegangan , maka digunakanlah software ETAP 12.6. Berdasarkan hasil simulasi drop tegangan sebelum perubahan pola operasi adalah 36,519% dengan nilai tegangan pada GH Rao 13,204 kV. Setelah dilakukannya perubahan pola operasi , drop tegangan menjadi turun menjadi 19,423% dengan nilai tegangan pada GH Rao sebesar 16,760 kV.
Studi Analisa Kinerja Transformator Pemakaian Sendiri PT. PLN (Persero) Sektor Bukittinggi PLTA Batang Agam Dengan Menggunakan ESA Antonov Bachtiar; Mirtha Isnay Samindha; Aswir Premadi
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.14 KB)

Abstract

Transformator distribusi pada PLTA Batang Agam merupakan suatu peralatan yang penting dalam operasional pembangkitan karena berfungsi untuk mentransformasikan energi listrik yaitu menurunkan tegangan dari 20 kV ke 400 V. Berdasarkan hasil pengukuran terakhir menggunakan ESA sebanyak 6 kali yang dilakukan pada trafo dengan daya 125 kVA presentase pembebanan tertinggi sebesar 14,122% dan nilai prosentase arus netral tertinggi untuk 6 kali pengukuran yaitu 40,792%. Pembebanan yang tinggi mempengaruhi pada kualitas dan life time trafo. Begitu pula besarnya ketidakseimbangan beban juga berpengaruh terhadap besarnya arus netral yang mengalir pada penghantar netral dan tanah trafo. Tujuan dari laporan akhir ini adalah untuk mengetahui kinerja trafo berdasarkan pembebanan, ketidakseimbangan beban, arus netral, harmonisa, efisiensi dan life time pada serta memberikan usulan langkah perbaikan agar kinerja trafo baik.
Evaluasi Penempatan Distributed Generation Untuk Meningkatkan Keamanan dan Stabilitas Tegangan Sistem Tenaga Menggunakan Nose Curve Method Leily Wustha Johar; Syafii Syafii
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.246 KB)

Abstract

Tegangan yang tidak stabil dalam suatu sistem tenaga listrik dapat menyebabkan terjadinya gangguan dalam pelayanan. Untuk itu diperlukan perencanaan sistem tenaga listrik yang mempertimbangkan stabilitas tegangan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisa tegangan adalah dengan menggunakan nose curve (kurva P-V). Kurva ini dapat menjelaskan hubungan antara tegangan dan daya aktif pada suatu bus. Perubahan beban akan mempengaruhi nilai tegangan, sehingga dapat diperoleh nilai tegangan kritis untuk pembebanan maksimum. Untuk meningkatkan stabilitas tegangan ditempatkan beberapa unit Distributed Generation (DG) pada bus distribusi atau bus beban.
Pengukuran Koefisien Absorbsi Komposit Serbuk Gergaji Sebagai Material Pengendali Kebisingan Rafika Andari
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian bising dapat berupa meredam sumber bising, membuat barrier, juga memakai bahan peredam. Kualitas dari bahan peredam suara ditunjukkan dengan nilai α (koefisien absorbsi). Penelitian menggunakan tabung impedansi satu mikrofon untuk menentukan koefisien absorbsi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa material serbuk gergaji  yang dicampur dengan lem memiliki nilai koefisien absorbsi bunyi yang baik pada rentang frekuensi 400-1200 Hz. Sedangkan pada frekuensi 200 Hz nilainya tidak berubah secara signifikan.  Diperoleh hasil bahwa komposit  yang terbuat dari campuran serbuk gergaji dan lem dengan komposisi 3:2 adalah komposit terbaik sebagai bahan absorbsi bunyi pada penelitian ini, yaitu 0,967 pada frekuensi 1000 Hz. Nilai koefisien absorbsi bunyi yang tinggi dimiliki oleh material dengan pori-pori yang lebih besar. Hal ini disebabkan oleh pengisian sebagian besar pori-pori oleh lem.
Evaluasi Dampak Pemindahan Supply Pembebanan Pada Percabangan PT.AMP Penyulang Padang Koto Gadang Terhadap Drop Tegangan Jaringan Tegangan Menengah Dasman Dasman; Andi M. Nur Putra
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.766 KB)

Abstract

Penyulang Padang Koto Gadang merupakan salah satu penyulang terpanjang di PT PLN (Persero) Rayon Lubuk Basung, dengan panjang total jaringan tegangan menengah adalah 125,5 kms. Sementara jarak, arus beban, serta luas penampang penghantar yang digunakan pada suatu jaringan tegangan menengah sangat mempengaruhi drop tegangan. Pada penelitian ini dilakukan simulasi untuk mengevaluasi drop tegangan pada penyulang tersebut. Menurut SPLN 72:1987 drop tegangan yang diizinkan sebesar 5%. Maka dari itu, diperlukan solusi untuk menurunkan drop tegangan pada penyulang agar sesuai dengan standar PLN. Salah satunya dengan merubah pola pembebanan pada percabangan PT AMP. Supply pembebanan dirubah dengan cara memperpendek jarak dan mengoptimalkan luas penampang kawat AAAC 240 mm2 yang memiliki KHA lebih baik. Hasil analisis dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan software  ETAP 12.6, diketahui drop tegangan sebelum dan sesudah dilakukannya pemindahan beban adalah 6,02% dengan nilai tegangan ujung 18,795 kV. Sedangkan setelah dilakukan pemindahan beban, drop tegangan adalah 4,54% dengan nilai tegangan ujung 19.092 kV. 
Pemodelan Karakteristik Motor DC Shunt, Motor DC Seri, dan Motor DC Kompon Menggunakan Matlab Simulink sebagai Media Pembelajaran Modul Praktikum Mesin-mesin Listrik Firmansyah, Anton; Marniati, Yessi
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996 KB)

Abstract

Modul praktikum matakuliah mesin-mesin listrik sangat membantu mahasiswa dalam pelaksanaan praktikum, dimana modul tersebut dibuat sesuai dengan silabus dan SAP sehingga tujuan dari praktikum matakuliah mesin-mesin listrik tercapai dan sesuai dengan pertemuan yang telah dibuat. Dalam modul praktikum ini dibuat dengan Penggunaan software matlab Simulink dalam menyampaikan pembelajaran terutama mengenai mesin-mesin listrik sangat membantu mahasiswa memahami dalam pembelajaran tersebut, dengan membuat pemodelan praktikum mesin-mesin listrik mahasiswa dapat mempelajari dahulu materi yang akan dipraktekkan dengan membuat pemodelan yang akan dipraktekkan, menginput data serta mencatat nilai parameter yang ada dari hasil pemodelan simulasi. Keuntungan melalukukan simulasi dengan matlab simulink yaitu ketika terjadi kesalahan dalam pembebanan motor dapat mengetahui karakteristiknya tanpa merusak peralatan, sehingga pemodelan Motor Arus Searah lebih mudah dianalisa. Dengan Matlab Simulink dapat diketahui bahwa Motor DC mempunyai arus start yang konstan, yaitu pada Motor DC Shunt arus start 92,99 A, Motor DC Seri 1,7 A dan Motor DC Kompon 92,99 A
Pengenalan Digit 0 Sampai 9 Menggunakan Ekstraksi Ciri MFCC dan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Sitti Amalia; Sitti Amalia
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.303 KB)

Abstract

Penelitian difokuskan untuk pengenalan pola suara  berupa digit 0 sampai 9  dengan  pengucapan secara offline. Proses pada penelitian adalah pengambilan suara yang diubah dari analog menjadi digital, selanjutnya proses extraksi parameter menggunakan Mel-Frequency Cepstrum Coefficients (MFCC), hasil ekstraksi ini akan dilatih dan diuji oleh jaringan syaraf tiruan menggunakan algoritma backpropagation. Pengujian dilakukan terhadap 100  file suara yang didapatkan dari pengambilan suara 10 orang terhadap 10 suara angka  yang berbeda. Kata-kata itu terdiri dari angka 0 sampai 9. Percobaan dilakukan dengan variasi terhadap parameter jaringan syaraf tiruan berupa nilai toleransi, jumlah neuron, dan  jumlah epoch.  Hasil pengujian menunjukkan arsitektur dan parameter  jaringan yang memberikan unjuk kerja paling  optimal  untuk seluruh  jenis  suara adalah  35  neuron  pada  lapisan  tersembunyi dengan nilai toleransi 0.06. Persentase  pengenalan  dari  pelatihan jaringan  dengan  arsitektur  dan  parameter  jaringan  optimal  ini  untuk  data  latih  dan  data  baru masing-masing adalah 82,2% dan 53,3%
Analisa Nilai Indeks Keandalan Sistem Jaringan Distribusi Udara 20 kV pada Feeder PT.PLN (Persero) Rayon Sungai Penuh - Kerinci Dasman Dasman
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.93 KB)

Abstract

Sistem distribusi sebagai system penyaluran tenaga listrik yang langsung berhubungan dengan pelanggan harus memperhatikan mutu keandalannya yaitu untuk menyuplai tenaga listrik ke konsumen. Upaya yang diperlukan untuk memenuhi pertumbuhan energi listrik tidak hanya dengan memenuhi permintaan daya yang meningkat setiap tahun tetapi juga memperbaiki mutu keandalan pelayanan. Jika sering terjadi pemadaman akan berakibat fatal pada pelanggan besar maupun pelanggan  kecil. Kontiniutas  pelayanan  terhadap  konsumen  merupakan  salah  satu unsur untuk menjaga keandalan sistem tenaga listrik ditujukan dari lama jumlah gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa nilai indeks keandalan sistem jaringan distribusi udara 20 kV pada feeder PT. PLN (Persero) Rayon Sungai Penuh - Kerinci). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Perbandingan nilai SAIFI dan SAIDI, pada tahun 2015 SAIFI dan SAIDI yang dianalisa (SAIFI = 0,09211 dan SAIDI = 0,02744) Sedangkan nilai yang ditargetkan PT. PLN (Persero) Rayon Sungai Penuh (SAIFI = 1.02 dan SAIDI = 1.98). Sedangkan pada tahun 2016 SAIFI dan SAIDI yang dianalisa (SAIFI = 0,52657 dan SAIDI = 0,17288) Sedangkan nilai yang ditargetkan PT. PLN (Persero) Rayon Sungai Penuh (SAIFI = 1.43 dan SAIDI = 2.00). Maka jaringan distribusi di PT. PLN (Persero) Rayon Sungai Penuh tersebut termasuk tingkat keandalan yang masih handal.
RANCANG BANGUN ALAT PEMANTAUAN PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK PADA LABORATORIUM MIKROKONTROLER POLITEKNIK NEGERI PADANG Cipto Prabowo; Zurnawita Zurnawita
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.035 KB)

Abstract

Energi listrik secara tak langsung dihasilkan dari energi yang diperoleh dari pembakaran bahan bakar minyak dan batubara yang jumlahnya semakin menipis. Hal tersebut diperparah dengan kondisi masyarakat pengguna energi ini yang tidak efesien Oleh sebab itu diperlukan suatu alat yang dapat memantau penggunaan energi listrik yang tidak efesien dan bahkan mengontrolnya. Alat pemantauan energi ini menggunakan sensor arus, sensor cahaya dan sensor suhu sebagai pemantau penggunaan energi. Sensor-sensor dipasaran beragam maka diperlukan pengujian sensor-sensor tersebut Dari data yang diperoleh dari berbagai kondisi dibandingkan dengan nilai terukur dari alat ukur yang sudah divalidasi kemudian diolah sehingga mendapatkan nilai dasar yang akan dijadikan sebagai acuan untuk mendapatkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing sensor yang diuji.