Articles
206 Documents
OPTIMASI PENYEIMBANGAN BEBAN PADA TRAFO DISTRIBUSI TERHADAP SUSUT ENERGI (APLIKASI FEEDER SIKAKAP)
Antonov Antonov;
Doni Aprinaldo
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.95 KB)
Setiap peralatan pada jaringan menyebabkan timbulnya rugi – rugi daya pada jaringan. Hal ini bermanfaat pada teknik optimasi untuk menghasilkan sistem handal dan efisien, maka penulis menganalisa rugi – rugi daya dan susut energi yang terjadi pada jaringan tersebut. Penulis mengambil lokasi penelitian pada PT. PLN (Persero) Rayon Tua Pejat KP Sikakap yaitu pada jaringan Feeder. Feeder Sikakap mempunyai lima (5) buah trafo distribusi yang disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Dari beban tidak seimbang akan dilihat rugi – rugi daya dan susut energi yang terjadi, kemudian setelah diseimbangkan akan dilihat pengurangan rugi – rugi daya dan susut energi yang nantinya akan dihubungkan dengan pemakaian bahan bakar PLTD yaitu minyak solar. Data penelitian ini adalah data beban masing-masing trafo dan data kapasitas trafo. Dari data penulis menghitung rugi-rugi daya dan susut energi yang terjadi sebelum dan sesudah penyeimbangan beban trafo tersebu, dan menghitung besar biaya pemakaian minyak solar yang diselamatkan. Sebelum dilakukan penyeimbangan beban trafo didapatkan rugi biaya solar sebesar Rp.61.170.340,- dan setelah dilakukan penyeimbangan beban pada trafo didapatkan rugi biaya solar sebesar Rp.37.766.529,-. Hasil penyeimbangan beban trafo didapatkan pengurangan rugi biaya solar sebesar Rp. 23.403.811,-. Dengan penyeimbangan beban trafo ini dapat memelihara keandalan fungsi atau memperpanjang umur dari trafo tersebut dan juga menjaga trafo agar tidak cepat rusak
STUDI PENENTUAN FAKTOR DOMINAN PENYEBAB GANGGUAN SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH (SUTM) DI WILAYAH KERJA PT. PLN (PERSERO) RAYON KAYU ARO DENGAN MENGGUNAKAN REGRESI LINEAR SPSS
Valdi Rizki Yandri;
Nes Yandri Kahar
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.425 KB)
Sistem distribusi tegangan menengah adalah saluran listrik listrik yang tidak dapat dihindari dari gangguan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Gangguan ini akan mempengaruhi banyak kerugian bagi PLN Corporation sebagai pemasok energi listrik. Selain itu, efek gangguan pada sistem distribusi tegangan menengah kuantitatif dinyatakan dalam panjang padam (dalam jam) dan kerugian energi (kWh di). Dalam rangka mengurangi nilai kerugian, penelitian ini telah dilakukan untuk menggambarkan faktor dominan yang dapat meminimalkan pemadaman. Penelitian ini menggunakan data gangguan listrik di wilayah kerja PLN Perusahaan Kayu Aro pada tahun 2012 hingga 2014. Ada delapan faktor yang dapat menyebabkan gangguan listrik, yaitu komponen sistem distribusi, distribusi transformator, menara, pohon, pihak ketiga, hewan, layang-layang dan faktor tak dikenal . Berdasarkan analisis statistik dengan menggunakan software SPSS, dapat disimpulkan bahwa faktor dominan yang pohon, faktor tak dikenal dan komponen sistem distribusi. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan ini adalah sistem distribusi inspectio, terutama untuk transformator dan distribusi komponen.
ANALISIS SKEMA ORDERED DYNAMIC HANNEL ASSIGNMENT PADA JARINGAN GSM
Kartiria Kartiria
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1015.748 KB)
Dalam telepon selular, pembatasan channles berarti pembatasan pengguna. Untuk mengatasi masalah ini, strategi saluran tugas dianggap. Secara umum, ada tiga metode saluran tugas, tetap Saluran Tugas (FCA), Dinamis Saluran Tugas (DCA) dan Hybrid Saluran Tugas (HCA). Tujuan dari tugas akhir ini adalah mengoptimalkan penggunaan saluran sehingga meningkatkan efisiensi saluran, mengurangi probabilitas blocking dan meningkatkan pelayanan od kualitas. Metodologi yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah studi pustaka dengan simulasi. Rincian pendukung dalam hal ini adalah saluran tugas, tugas saluran dinamis, tugas saluran hybrid, borrowinf dengan strategi saluran pemesanan tetap dan memerintahkan saluran dinamis. Memerintahkan tugas saluran dynamis adalah metode saluran tugas dinamis kecerdasan dasar memerintahkan, ini adalah strategi DCA yang selalu mencari alternatif terbaik saluran pinjaman berdasarkan posisi sel dan cochannel gangguan
ANALISA GANGGUAN PETIR SUTT 150 KV DENGAN MEMPERHATIKAN TEGANGAN PADA LIGHTNING ARRESTER DAN TRAFO
Sepannur Bandri
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (173.129 KB)
Sejalan dengan kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat, maka diperlukan suatu sistem tenaga listrik yang dapat bekerja secara optimal. Sistem tenaga listrik menyalurkan daya dari pembangkit tenaga listrik ke konsumen melalui jaringan tenaga listrik yang terdiri dari saluran transmisi dan distribusi. Penyaluran daya listrik dengan saluran udara tegangan tinggi (SUTT) terkadang melalui daerah dengan potensi sambaran petir yang cukup tinggi, dapat mengalami gangguan akibat sambaran langsung. Sambaran petir yang mengenai sistem tenaga listrik akan menimbulkan tegangan lebih. Tegangan lebih ini akan membahayakan peralatan apabila dibiarkan mengalir pada sistem dan tersalurkan ke beban. Tegangan lebih yang terjadi akibat sambaran petir dapat dipotong dengan arrester sehingga tidak membahayakan peralatan yang terhubung dengannya. Arrester petir memiliki kemampuan mengamankan peralatan listrik dari gangguan surja petir. Alat pengaman ini memiliki nilai tahanan non-linier pada setiap tingkat tegangan dan arus. Data yang terdapat pada datasheet menunjukkan bahwa alat ini memiliki karakteristik dinamis yang penting untuk koordinasi proteksi khusus.
PENATAAN DAN METERISASI LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM (LPJU) DESA APAR KECAMATAN PARIAMAN UTARA
Asnal Effendi;
Niko Razonta
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (728.016 KB)
Salah satu jalan di Kota Pariaman yang sudah dibangun adalah jalan Desa Apar Kecamatan Pariaman Utara. Semenjak pertama kali dibangun jalan tersebut sampai saat ini belum memiliki Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sesuai dengan standar SNI yang telah ditetapkan. Dari data Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman, disebutkan bahwa jalan Desa Apar Kecamatan Pariaman Utara mempunyai dimensi lebar 6 meter dan 3 meter yang merupakan jalan kolektor dan jalan lingkung. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu penataan PJU serta meterisasi untuk efesiensi biaya.Dari hasil perhitungan, maka tinggi tiang untuk jalan kolektor adalah 9 meter, sudut kemiringan 14.3o , jenis lampu Sodium 150 Watt sebanyak 26 unit. Sedangkan untuk jalan lingkung tinggi tiang adalah 7 meter, sudut kemiringan 7.69°, jenis lampu Sodium 70 Watt sebanyak 10 unit, maka total lampu beserta tiang lengan tunggal sebanyak 36 unit. Berdasarkan tarif dasar listrik yang telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No. 30 Tahun 2012 tentang tarif PJU yang merupakan golongan tarif P3/TR, maka effisiensi tagihan lampu penerangan jalan umum (LPJU) dari yang sebelum nya adalah sebesar Rp. 2.617.125,- menjadi Rp. 1.651.032,- sehingga dapat dilakukan effisiensitagihan rekening lampu penerangan jalan umum sebesar ± 36,91%
KONFIGURASI BATTERY PADA PEMBANGKIT RENEWABLE ENERGI
Alfith Alfith
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.345 KB)
Keterbatasan energi menjadi hal yang sangat serius, dengan mengembangkan sumber energi terbarukan dan meningkatkan teknologi manajemen daya juga menjadi semakin penting. Penggunaan MPPT (Maximum Power Point Tracking) dapat meminimalkan masalah ini. Dalam paper rivew ini, menceritakan desain dan manajemen alat yang dikembangkan dengan sebuah software Visual Basic (VB). Dengan merancang Integrated Circuit (IC), yang diaplikasikan pada sistem energi terbarukan, dan alat ini juga dapat digunakan untuk menilai kondisi operasi sistem dalam rangka pengambilan keputusan untuk pemeliharaan. Selain itu, Informasi energi terbarukan pemanenan sistem akan diposting pada sistem online sehingga dengan demikian pengguna dapat mengaksesnya kapan saja dan dari mana saja. Akhirnya, simulasi komputer dan hasil eksperimental menunjukkan kinerja yang sangat baik dari IC dan sistem yang diusulkan.
OPTIMASI PEMASANGAN KAPASITOR DALAM PERBAIKAN FAKTOR DAYA DAN DROP TEGANGAN PADA SISTEM DISTRIBUSI 20 kV (Feeder Ekspres GH Balitan Rayon Sitiung) Menggunakan Simulasi ETAP 7,5
Erhaneli Erhaneli;
Ramadonal Ramadonal
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.262 KB)
Dalam meengusahaan tenaga listrik berbagai upaya dilakukan untuk memperkecil jatuh tegangan dan rugi rugi daya, salah satunya adalah pemasangan kapasitor pada saluran distribusi tenaga listrik. Pemasangan kapasitor berguna sebagai kompensator daya reaktif pada beban sehingga memperbaiki faktor daya, mengurangi jatuh tegangan sistem, mengurangi rugi-rugi daya dan memperbesar kapasitas pengeluaran daya. Feeder Ekpress GH Balitan di suply dari GI Sungai lansek dengan panjang saluran 100,8 kms dan tegangan kirim 20,8 kV. Karena jarak yang jauh maka tegangan pada sisi beban menjadi 14,9 kV. Untuk mengatasi hal tersebut telah dipasang kapasitor 3 x 300 kVAR di incoming GH Balitan sehingga tegangan pada sisi beban menjadi 16,9 kV. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui apakah pemasangan kapasitor tersebut sudah optimal dengan menggunakan simulasi ETAP 7,5. Dari hasil Simulasi ETAP7,5 pemasangan kapasitor 3 x 300 kVAR pada incoming Feeder Ekpress GH Balitan dapat menaikan Tegangan Ujung terima dari 14,39 kV menjadi 16,87 kV
DISAIN CATU DAYA LAMPU PENERANGAN LED TANPA TRANSFORMATOR 70 WATT
Al, Al;
Premadi, Aswir
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.128 KB)
Sistem catu daya LED menggunakan transformator sebagai penurun tegangan, disamping ukuran fisik dan berat lebih besar juga harganya lebih mahal karena semakin besar kapasitas daya yang dinginkan semakin besar transformator yang diperlukan dan tentunya semakin mahal harganya. Pada disain ini kami menawarkan sebuah catu daya tanpa transformator yang dapat mereduksi harga produksi serta ukuran fisik dan berat piranti. Sistem catu daya tanpa transformator ini menerapkan sistem penurunan tegangan arus bolak balik (AC) menggunakan kapasitor. Sebagaimana diketahui bahwa pada rangkain AC, kapasitor mempunyai reaktansi sebesar XC= 1/(2πfC) Ohm, dimana: f = frekwensi dalam Herzt dan c adalah kapasitas kapasitor dalam Farad. Permasalahan dalam disain ini adalah bagaimana mendapatkan nilai kapasitas kapasitor dan resistor yang optimal sehingga dapat memberikan tegangan yang stabil 12 Volt, untuk dapat melayani arus beban dalam rentang 7 Amper. Metodologi yang digunakan dalam penelitan ini adalah dengan melakukan analisa perhitungan, melakukan simulasi dan pengujian empiris di laboratorium. Berdasarkan perhitungan, simulasi dan pengujian di laboratorium diperoleh nilai kapasitas kapasitor sebesar 9 uF
PREDIKSI PERKEMBANGAN BEBAN LISTRIK DI KECAMATAN RANAH PESISIR SAMPAI TAHUN 2025
Arfita Yuana Dewi;
Arynugraha Tri Saputra
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (212.169 KB)
Tersedianya tenaga listrik yang mudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjamin kwalitas pelayanannya, syarat yang penting untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat maka untuk itu diperlukan listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kec. Ranah Pesisir, maka salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah diperlukan perkiraan perkembangan energi listrik yang akan terjadi di Kec. Ranah Pesisir sampai tahun 2025. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh prediksi laju perkembangan beban listrik yang terjadi di Kec.Ranah Pesisir mulai tahun 2010 sampai tahun 2025, berdasarkan data-data perkembangan beban listrik dimasa lalu. Berdasarkan data dari PT. PLN (Persero) Kantor Ranting Balai Selasa bahwa pada tahun 2000 ada 2.261 pelanggan yang mana jumlah daya tersambung sebesar 1.088.600 VA dan jumlah pemakaian energi listrik sebesar 104.193 kWh. Berdasarkan analisa data dan hasil pembahasan prediksi beban listrik dari tahun 2010 sampai tahun 2025 menggunakan metode` persamaan eksponensial yang memiliki nilai standar error terkecil. Berdasarkan hasil perhitungan diperkirakan pada tahun 2025 nanti jumlah pelanggan listrik sebanyak 9.575,38 pelanggan, jumlah daya tersambung 14.401.741,92 VA dan jumlah konsumsi energi listrik 1.602.199,84 kWh.
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING PADA BUILDING AUTOMATION SYSTEM (BAS) BERBASIS WEB DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS
Putri Mandarani;
Zaini Zaini
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.952 KB)
Sistem otomatis suatu gedung diharapkan saat ini tidak hanya untuk pengontrolan yang berhubungan dengan peralatan tetapi juga dilengkapi sistem monitoring berbasis web yang dapat memantau operasional peralatan dan kondisi banyak ruangan pada suatu gedung secara otomatis dan dapat menampilkan data real sehingga menghasilkan informasi bagi pengguna interface yang bisa diakses di manapun dan kapanpun. Sistem monitoring ini menggabungkan prinsip kerja antara perangkat lunak dengan perangkat keras yang difokuskan pada pemantauan nilai suhu, kelembaban dan deteksi asap untuk keamanan serta pemakaian energi pada ruangan perkuliahan di Fakultas Teknik Universitas Andalas. Monitoring berhasil dilakukan pada tiga ruangan sekaligus yang masing-masingnya terdiri dari perangkat arduino, ethernet shield dan dilengkapi dengan tiga buah sensor, yaitu DHT11 untuk suhu dan kelembaban, MQ9 untuk keamanan ruangan berupa deteksi asap dan ACS758 untuk mengukur arus listrik. Masing-masing ruangan dilengkapi dengan kabel UTP. Beban yang dipilih adalah Air Conditioner (AC), karena paling banyak memakai energi listrik. Sistem monitoring berhasil menampilkan data yang membandingkan 3 ruang sekaligus dalam bentuk grafik dan pelaporan dalam angka yang tersimpan dalam database MySql, dimana delay 415 ms yang berarti pada kategori latensi sedang. Data yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh baik atau buruknya koneksi jaringan komputer pada saat itu. Analisa Quality of Service (QoS) perlu dilakukan untuk melihat bagaimana pelayanan dan kemampuan jaringan dalam pengiriman data, sehingga untuk kedepannya bisa menunjang penambahan layanan-layanan yang mendukung sistem berbasis Information Communication Technology (ICT).