cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 23038203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN 2302-8203
Arjuna Subject : -
Articles 3,446 Documents
ANALISIS BORAKS PADA BAKSO DAGING SAPI C DAN D YANG DIJUAL DI DAERAH LAKARSANTRI SURABAYA MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI Warni, Sesirianti Arema
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakso daging sapi merupakan salah satu jenis makanan yang banyakdikonsumsi oleh masyarakat, namun masih banyak pembuat bakso yangmenggunakan boraks sebagai pengenyal dan pengawet. Boraks dilarang untukmakanan. Berdasarkan SK Menteri Kesehatan Republik IndonesiaNo.722/MENKES/PER/IX/1988, tentang pelarangan boraks digunakan sebagaibahan tambahan makanan. Pada penelitian ini dilakukan analisis kadar boraksdidalam bakso C dan D produk tidak terdaftar, yang beredar didaerahLakarsantri Surabaya. Analisis Kualitatif dilakukan dengan reaksi nyala denganasam sulfat pekat dan metanol. Analisis kadar boraks dilakukan menggunakanspektrofotometri ? 550 nm dengan pereaksi warna kurkumin 0,125%. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa sampel yang diperiksa ternyata tidak mengandungboraks dan hasil validasi metode diperoleh LLOD dan LLOQ = 0,00923 bpj dan0,0307 bpj, Vxo = 2,61%, KV = 0,18% - 0,37%. Hasil % recovery bakso dagingsapi = 83% - 83,74%. Hasil ini telah memenuhi persyaratan validasi metode.
ANALISIS BORAKS PADA BAKSO DAGING SAPI A DAN B YANG DIJUAL DI DAERAH KENJERAN SURABAYA MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI Junianto, Choirul
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boraks dilarang digunakan di dalam makanan, karena sangat berbahayabagi kesehatan tubuh diantaranya mengakibatkan demam, kerusakan ginjal,kanker, kerusakan hati, bahkan dapat mengakibatkan kematian apabiladikonsumsi dalam jangka panjang. Tetapi masih banyak digunakan dalam beberapaproduk makanan seperti mie kuning basah, bakso dan lontong. Pada penelitian inidilakukan analisis boraks didalam bakso daging sapi A dan B yang dijual di daerahKenjeran Surabaya. Hasil analisis dengan menggunakan spektrofotometri visibelpada ? 550 nm menunjukkan bahwa kedua bakso tersebut tidak mengandungboraks dan memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor722/Menkes/Per/IX/1988. Hasil validasi metode diperoleh LLOD dan LLOQ =0,009 bpj dan 0,03 bpj, Vx0=2,61%, persen akurasi bakso daging sapi A = 83,14% - 84,17%, KV bakso daging sapi A = 0,24% - 0,57%. Hasil ini telah memenuhipersyaratan validasi metode.
STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP DI KABUPATEN MANGGARAI DAN MANGGARAI BARAT - NTT Maria Fernandez, Beatrix Anna
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan beragammasalah dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama dalam halresistensi antibiotik. Selain berdampak pada morbiditas dan mortalitas, jugamemberi dampak negatif terhadap ekonomi dan sosial yang sangat tinggi. Tujuanpenelitian ini untuk menengetahui penggunaan antibiotik tanpa resep dokter diKabupaten Manggarai dan Manggarai Barat. Penelitian ini bersifat noneksperimental dengan pengambilan sampel secara purposive menggunakan quotasampling. Data yang dianalisis meliputi tingkat kesadaran terhadap penggunaanantibiotik dan perilaku yang mempengaruhi penggunaan antibiotik tanpa resepdokter. Dari hasil penelitian didapatkan semua pasien (108 pasien) cenderungpernah menggunakan antibiotik tanpa resep dokter dan tingkat kesadaran pasienmasih rendah. Perilaku pasien terkait penggunaan antibiotik tanpa resep dokter:Antibiotik yang paling sering dibeli dalam pelayanan tanpa resep dokter adalahAmoxicillin, jenis penyakit yang mayoritas diobati pasien dengan antibiotikadalah gejala flu, alasan pasien dalam menggunakan antibiotik tanpa resep adalahkarena penggunaan antibiotik terdahulu memberikan hasil yang baik. Sedangkanditinjau dari segi biaya 55.56% pasien (60 pasien) menjawab uang bukan masalahnamun 44.44% (48 pasien) menjawab karena masalah keuangan. Dari 60 pasienyang menjawab uang bukan masalah, 73.33% (44 pasien) diantaranya menjawabpengobatan terdahulu memberikan hasil yang baik sehingga bila digunakan untukpenyakit yang serupa hasilnya sama.
PERSEPSI DOKTER TERHADAP PERAN APOTEKER DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT ANGKATAN LAUT DR. RAMELAN SURABAYA Santoso, Lina Oktavia
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.195 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang persepsi dokter terhadap peranapoteker dalam pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr.Ramelan Surabaya dengan menggunakan metode cross sectional. Penelitian inidimulai dari bulan Agustus hingga Oktober 2012 menggunakan 79 respondenyang mayoritas adalah dokter spesialis. Instrumen penelitian yang digunakanadalah kuisioner yang terbagi atas 3 aspek, yaitu penerimaan serta harapan dokterterhadap peran apoteker, dan pengalaman dokter dalam berinteraksi denganapoteker. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa persepsi dokter terhadap peranapoteker di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya termasuk dalamkategori sangat baik jika ditinjau dari aspek harapan dokter terhadap peranapoteker (88,8%) dan pengalaman dokter dalam berinteraksi dengan apoteker(81,2%). Sedangkan jika ditinjau dari aspek penerimaan dokter terhadap peranapoteker (78,9%) persepsi dokter termasuk dalam kategori baik. Analisis profilinteraksi antara dokter dengan apoteker menunjukkan bahwa mayoritas respondenberinteraksi dengan apoteker sebanyak satu kali atau lebih dalam sehari, terutamadalam hal persediaan/stok obat di rumah sakit. Namun responden juga sudahberinteraksi dengan apoteker dalam hal terapi obat untuk pasien, yaitu terkaitdengan efek samping, interaksi obat, dosis obat untuk pasien, dan alternatifpengobatan untuk pasien.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) TERHADAP ESCHERICHA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS Mulyono, Lienny Meriyuki
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstraketanol biji buah pepaya (Carica papaya L.) muda dan tua terhadap pertumbuhanEscherichia coli dan Staphylococus aureus. Metode ekstraksi yang digunakanadalah maserasi (pengadukan 1 jam, pendiaman 24 jam) dengan pelarut etanol80%. Uji antibakteri menggunakan metode difusi agar yang menggunakancylinder cup. Daya hambat diukur berdasarkan besarnya diameter daerahhambatan pertumbuhan bakteri. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol bijibuah pepaya (Carica papaya L.) muda dengan konsentrasi 480.000 bpj, 560.000bpj, 640.000 bpj, 720.000 bpj, dan 800.000 bpj dapat menghambat pertumbuhanbakteri Escherichia coli diperoleh hambatan berturut-turut 0,953 cm; 1,035 cm;1,146 cm; 1,188 cm; 1,229 cm dan pada Staphylococcus aureus diperolehhambatan berturut-turut 1,349 cm; 1,476 cm; 1,589 cm; 1,713 cm; 1,808 cm.Sedangkan pada ekstrak etanol biji buah pepaya (Carica papaya L.) tua dengankonsentrasi 480.000 bpj, 560.000 bpj, 640.000 bpj, 720.000 bpj, dan 800.000 bpjdapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli diperoleh hambatanberturut-turut 0,820 cm; 0,857 cm; 0,888 cm; 0,968 cm; 1,044 cm. dan padaStaphylococcus aureus diperoleh hambatan berturut-turut 0,941 cm; 1,088 cm;1,107 cm; 1,252 cm; 1,399 cm. Berdasarkan besarnya diameter derah hambatandidapatkan aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji buah pepaya (Carica papayaL.) muda lebih besar dibandingkan ekstrak etanol biji buah pepaya (Caricapapaya L.) tua terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
PROFIL PENERAPAN SELF-CARE DAN STATUS DEPRESI PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KALIRUNGKUT SURABAYA Novita, .
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang telah menjadimasalah global, ditandai dengan gejala hiperglikemia yang dapat menyebabkankomplikasi. Terdapat dua aspek dalam penatalaksanaan diabetes yaitu aspekfarmakologis berupa penggunaan oral anti-diabetic yang dapat disertai denganinsulin dan non-farmakologis berupa self-care. Pada pasien diabetes, kejadiandepresi dua kali lebih sering ditemukan dibandingkan dengan orang tanpadiabetes. Hal ini mungkin dikarenakan perasaan tertekan akibat self-care yangharus berlangsung seumur hidup. Depresi memberikan dampak negatif terhadappenerapan self-care. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkatpenerapan self-care, status depresi, serta tingkat penerapan self-care ditinjau daristatus depresi pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas KalirungkutSurabaya. Metode penelitian adalah cross sectional dengan teknik wawancaramenggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale-Depression danSummary of Diabetes Self-care Activities. Hasil penelitian menunjukkanpenerapan self-care 30 partisipan untuk penggunaan OAD sangat baik, dietkhusus, latihan fisik, perawatan kaki cukup baik, self monitoring blood glucosesangat kurang dan terdapat 3 orang yang merokok. Berdasarkan status depresiterdapat 4 partisipan yang mengalami depresi, 2 partisipan dengan depresi ringan,dan 2 partisipan dengan depresi sedang. Tingkat penerapan self-care padapartisipan dengan depresi ringan dan sedang cenderung lebih rendah dibandingkanpartisipan normal.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BATANG KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNII (NEES & TH. NEES)) TERHADAP ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS Angelica, Natalia
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstraketanol daun dan kulit batang kayu manis Cinnamomum burmannii (Nees & Th.Nees) terhadap Escherichia coli dan Staphylococus aureus. Serbuk kering daundan kulit batang kayu manis diekstraksi secara modifikasi maserasi dengan pelarutetanol 80%. Uji antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan cylinder cup.Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun kayu manis dengan konsentrasi300.000 bpj, 350.000 bpj, 400.000 bpj, 450.000 bpj, dan 500.000 bpjmenghasilkan diameter hambatan terbesar 0,994 cm pada konsentrasi 500.000 bpjterhadap Escherichia coli dan 1,214 cm pada konsentrasi 500.000 bpj terhadapStaphylococcus aureus. Sedangkan pada ekstrak etanol kulit batang kayu manisdengan konsentrasi 100.000 bpj; 130.000 bpj; 150.000 bpj; 180.000 bpj; dan200.000 bpj tidak memberikan daya hambat pada Escherichia coli dan diperolehdiameter hambatan terbesar 1,235 cm pada konsentrasi 200.000 bpj terhadapStaphylococcus aureus. Ekstrak etanol daun kayu manis dapat menghambat baikEscherichia coli maupun Staphylococcus aureus, sedangkan ekstrak etanol kulitbatang kayu manis hanya dapat menghambat Staphylococcus aureus.
PERBANDINGAN KADAR PROTEIN DAN LEMAK DALAM ASI "X", SUSU SAPI FORMULA "Y" DAN SUSU KEDELAI FORMULA "Z" Mega, Melisa
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan paling baik untuk bayi.Permasalahannya banyak ibu yang tidak bisa menyusui bayinya sendiri, sehinggamemilih susu sapi formula atau susu kedelai formula sebagai pengganti ASIsehingga menggugah peneliti untuk meneliti perbedaan kadar protein dan lemakdari ASI, susu sapi formula dan susu kedelai formula. Penetapan kadar proteindilakukan dengan menggunakan metode Kjeldahl, penetapan kadar lemakmenggunakan metode ekstraksi Soxhlet dan uji statistik menggunakan metodeone-way anova. Kadar rata-rata protein ASI “X”= (10,72 ± 0,12)%, susu sapiformula “Y”= (11,20 ± 0,32)% dan susu kedelai formula “Z”= (11,87 ± 0,50)%.Kadar rata-rata lemak ASI “X”= (3,77 ± 0,39)%, susu sapi formula “Y”= (21,17 ±2,95)% dan susu kedelai formula “Z”= (4,25 ± 0,19)%. Susu sapi formula “Y”tidak memenuhi persyaratan SNI, sedangkan ASI “X” dan susu kedelai formulamemenuhi persyaratan SNI. Perbandingan kadar protein ASI “X”, susu kedelaiformula “Z”, susu sapi formula “Y” dan kadar lemak susu sapi formula “Y”berbeda signifikan dengan daily intake, sedangkan kadar lemak ASI “X”, susukedelai “Z” berbeda tidak signifikan dengan daily intake menurut NutrientReference Values for Australia and New Zealand
DAYA ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BIJI KENARI (CANARIUM INDICUM L.) DENGAN METODE DPPH (1,1-DIPHENYl-2-PICRYlHYDRAZYl) Limbono, Sylvia
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai daya antioksidan ekstrak etanolbiji kenari (Canarium indicum L.) dengan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl). Biji kenari yang telah dihaluskan diekstraksi secara modifikasimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kemudian ekstrak yang didapat diujidaya antioksidan secara kualitatif maupun kuantitatif. Dari hasil uji kualitatifdiperoleh hasil bahwa larutan uji dapat meredam radikal bebas DPPH yangditandai dengan memudarnya warna dari larutan DPPH dari warna ungu hinggamenjadi kekuningan. Hasil uji kuantitatif didapatkan dengan mengukur absorbansipada panjang gelombang maksimum DPPH yaitu 528,0 nm dengan waktu reaksi10 menit sehingga diperoleh adanya korelasi yang bermakna antara konsentrasilarutan uji dengan %peredaman. Selain itu didapat nilai EC50 rata-rata sebesar10106,7 bpj dimana untuk dapat meredam 50% radikal bebas diperlukan ekstraketanol biji kacang kenari sebanyak 1010,675 mg yang setara dengan 2,555 grambahan biji kacang kenari.
ANALISIS RATA-RATA TOTAL HARGA OBAT ANTIHIPERTENSI DAN ANTIDIABETES PADA PENDERITA HIPERTENSI DAN DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIDOARJO SELAMA PERIODE TAHUN 2011-2012 SIAHAAN, YULITA RESNAWATI
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis rata-rata total harga obatantidiabetes dan antihipertensi pada penderita hipertensi dan diabetes mellitustipe II di berbagai kelas rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjoselama periode tahun 2011-2012. Penelitian yang dilakukan merupakan suatupenelitian non eksperimental yang bersifat analisis deskriptif dengan metodepengambilan data yang bersifat restrospektif. Adapun tujuan utama dari penelitianini ialah guna menganalisis perbandingan rata-rata total harga obat antihipertensidan antidiabetes menurut kelas perawatannya. Sebagai data penelitian utama yangdigunakan adalah data rekam medis penderita dengan diagnosis hipertensi dandiabetes mellitus tipe II yaitu sebanyak 61 data rekam medis yang diambil darikeseluruhan populasi. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil ratarata(mean) total harga obat antidiabetes dan antihipertensi pada tiap penderitahipertensi dan diabetes mellitus tipe II adalah sebesar: Rp 396.157,- pada Kelas I,Rp 190.586,- pada Kelas II, dan Rp 242.599,- pada Kelas III. Perhitungandilakukan dengan menggunakan uji analisis statistik metode Kruskal Wallis Testdengan nilai p = 0.380. Jadi, perbandingan rata-rata total harga obat antihipertensidan antidiabetes pada berbagai kelas perawatan di RSUD Sidoarjo adalah berbedatidak signifikan secara statistik (p >0.05).

Page 42 of 345 | Total Record : 3446


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 13 No. 1 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 12 No. 2 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 12 No. 1 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 11 No. 2 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 11 No. 1 (2022): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 8 No. 1 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 7 No. 2 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 6 No. 2 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 6 No. 1 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 5 No. 2 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 5, No 1 (2016): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 4, No 2 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 1 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 4, No 1 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 2 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 3, No 2 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 2 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 1 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya More Issue