cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 23038203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN 2302-8203
Arjuna Subject : -
Articles 3,446 Documents
PENYELESAIAN PERMASALAHAN BATAS WILAYAH ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA DI PERAIRAN SELAT MALAKA DITINJAU DARI UNCLOS 1982 Natalia, Kiki
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan cara yang palingtepat digunakan dalam penyelesaian permasalahan batas wilayah antara Indonesiadan Malaysia di wilayah Selat Malaka. Penelitian ini diharapkan dapat menjawabsemua permasalahan yang selama ini ada di perairan Selat Malaka yang dapatmenggangu hubungan Kerjasama Internasional antara kedua negara ini. UNCLOS1982 merupakan solusi yang dapat digunakan untuk memecahkan permasalahanini dikarenakan Indonesia dan Malaysia sama-sama telah meratifikasi UNCLOS1982. Konflik mengenai ZEE antara Indonesia dan Malaysia dapat diselesaikanbaik dengan cara litigasi (pengadilan) ataupun non litigasi (luar pengadilan) antaralain dengan mengadakan perjanjian bilateral antara dua negara. Dalam pasal 280UNCLOS 1982 disebutkan bahwa setiap negara berhak untuk menyelesaikansengketa yang ada dengan cara yang dikehendakinya sendiri.
PEMBERIAN SUAKA TERHADAP JULIAN ASSANGE OLEH PEMERINTAH EQUADOR BERDASARKAN CONVENTION OF DIPLOMATIC ASYLUM, 1954 DAN DEKLARASI TENTANG SUAKA TERITORIAL TAHUN 1967 TRISTANDI, TIFANI
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia menjadi suatu fenomenayang selalu hadir dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu apabila terjadipengabaian, penelantaran, tindakan sewenang-wenang yang sampai sekarang inimasih terjadi di masyarakat dunia. Salah satu hal yang juga perlu mendapatkanperhatian khusus ialah tentang perlindungan dan perlakuan pemerintah suatunegara terhadap seseorang atau lebih yang bukan warga negaranya atau warganegara asing yang berada di wilayahnya, yang pada umumnya dikenal denganpemberian suaka. Terdapat kasus tentang Pemberian Suaka terhadap JulianAssange oleh Pemerintah Equador. Setiap negara berhak untuk memberikansuaka berdasarkan Convention of Diplomatic Asylum, 1954 dan Deklarasitentang Suaka Teritorial tahun 1967. Suaka dapat diberikan kepada JulianAssange karena diberikan di Gedung Kedutaan Pemerintah Equador, Ia dalambahaya dirampas kehidupan atau kebebasan karena penyiksaan yang berkaitandengan politik dengan pembocoran dokumen penting Negara Amerika Serikat,dan pemberian suaka oleh Pemerintah Equador kepada Julian Assangemerupakan pelaksanaan kedaulatan dari kewenangan yang dimiliki olehPemerintah Equador, sehingga semua negara termasuk Inggris, Swedia danAmerika Serikat seharusnya menghormati hal tersebut.
PERAN IAEA (INTERNATIONAL ATOMIC ENERGY AGENCY) DALAM MENYIKAPI TINDAKAN KOREA UTARA DALAM PENGEMBANGAN TENAGA NUKLIR UNTUK TUJUAN TIDAK DAMAI Pratiwi, Amelia Yuli
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini sebagai suatu syarat untuk kelulusan danmendapatkan gelar Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Surabaya.Tujuan praktis yaitu, untuk mengetahui Untuk mengetahui bagaimanakah peranIAEA sebagai Organisasi Internasional yang mengatur atau mengawasipengembangan nuklir di dunia untuk menjaga keamanan dan stabilitas perdamaiandi dunia.. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Dalam kasus Nuklir Korea Utara,IAEA sudah menjalankan peran sebagaimana mestinya. Dalam masa menjadianggota dari NPT IAEA, Korea Utara mendapatkan pemantauan secara langsungoleh IAEA, yaitu mengenai pengembangan nuklir yang awalnya dijadikan sebagaipembangkit listrik. Kemudian IAEA mengirimkan tim investigasinya langsunguntuk mencari kebenaran isu rudal yang dibuat oleh Korut. Setelah itu ternyataditemukan bukti – bukti bahwa benar Korea Utara sedang melakukan ujikelayakan senjata tenaga nuklir berupa torpedo. IAEA melaporkan hal tersebutkepada dewan keamanan PBB yang kemudian akan memberikan sanksi kepadaKorea Utara. Namun pada tahun 2003 Korea Utara mengundurkan diri dariperjanjian NPT IAEA
PERLINDUNGAN HUKUM W AJIB PAJAK DALAM UP A YA UNTUK MENANGGUHKAN PEMBAY ARAN PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHITUNGAN NILAI EKSPOR KANTOR BEA CUKAI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS UNDANG-UNDANG Sutono Putri, Jardin Genia
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya hukum yang dapat dilakukan wajib pajak untuk menangguhkan pembayaran pajak penghasilan yang timbul dari double invoice ditinjau dari Undang-Undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2008 tentang perubahan keempat atas undang-undang nomor 7 tahun 1983 tentang pajak penghasilan dan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Bahwa di dalam dunia perdagangan ekspor impor masih sering terjadi adanya kendala birokrasi antara sistem pajak yang berlaku di Indonesia dengan keadaan yang secara nyata terjadi dalam dunia perdagangan ekspor impor. Perlu adanya pengkajian berdasar tata cara yang telah diatur oleh pemerintah sehingga kendala yang ada dapat ditemukan solusinya.
TANGGUNG JAWAB PENGANGKUT ATAS HILANGNYA PENUMPANG KAPAL MOTOR PUTRI AYU DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG PELAYARAN Serviamdani Handoko, Yohanes Adventus
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tindakan pengangkut apakah bertanggung jawab atas hilangnya penumpang KM Putri Ayu yang tenggelam dalam pelayaran dari Ambon menuju Namrole menurutUndang – Undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran. Hasil yang didapatdari penelitian ini adalah sesuai dengan peraturan perundang – undangan yangberlaku pihak pengangkut bertanggung jawab atas hilangnya korban kecelakaanKM Putri Ayu. Ahli waris korban berhak mendapatkan biaya ganti rugi berupasantunan dari pihak pengangkut dan asuransi dari PT Jasa Raharja.
HAK MEWARIS ADOPTANDUS YANG TIDAK MEMPEROLEH PENETAPAN DARI PENGADILAN Kartikasari, Dianna
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan ini terdiri atas tujuan akademis, yaitu untuk memenuhisalah satu syarat guna mencapai gelar Sarjana Hukum pada Fakultas HukumUniversitas Surabaya dan tujuan praktis yaitu untuk mengetahui apakah anakadopsi yang tidak memiliki penetapan dari pengadilan berhak memperoleh hartawarisan dari orang tua angkatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa untukdapat mengadopsi anak diwajibkan untuk memperoleh penetapan dari pengadilannegeri dan mencatatkannya di catatan sipil. Sehingga dapat disimpulkan bahwaapabila tidak memiliki penetapan dari pengadilan maka anak adopsi tidak dapatmemperoleh harta warisan. Dengan penulisan ini diharapkan orang- orang yangakan mengadopsi anak mematuhi peraturan perundang- undangan yang berlakusehingga tidak menimbulkan ketidakpastian hukum di kemudian hari.
TANGGGUNG JAWAB SUKHOI TERHADAP TAMU UNDANGAN YANG MENJADI KORBAN DALAM KECELAKAAN PESAWAT SUPERJET 100 DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG PENERBANGAN Setiawan, Tandy
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, keselamatan penerbangan sangat dituntut oleh penumpang ataspenggunaan suatu jasa penerbangan. Oleh karena itu, peranan asuransi dirasa semakinpenting bagi perusahaan penerbangan karena banyaknya kecelakaan pesawat udarayang terjadi di Indonesia. Jika terjadi kecelakaan pesawat udara yang merugikanpenumpang, maka pihak perusahaan penerbangan harus bertanggung jawab dalam halasuransi maupun pemberian santunan. Dalam kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet100 yang terjadi beberapa saat lalu menimbulkan pertanyaan mengenai status tamuundangan tersebut. Hal ini dikarenakan tamu undangan bukanlah penumpangkomersial yang membeli tiket dari perusahaan penerbangan. Dengan demikian, perludiketahui dengan jelas apakah tamu undangan sebagai korban dalam kecelakaanpesawat Sukhoi Superjet 100 berhak mendapatkan santunan jika ditinjau dariUndang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, pihak Sukhoi dan tamu undangan tidak dapat dikatakan sebagaipengangkut dan penumpang. Oleh karena itu, pihak Sukhoi dan PT TrimargaRekatama tetap bertanggung jawab terhadap kerugian yang dialami oleh tamuundangan tetapi dengan nilai ganti kerugian tidak sebesar yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
PENGGUNAAN KODE BENANG KUNING PADAKAIN GREY RAYON BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA Harinata, Surya
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ujuan dari pene1itian ini terdiri atas tujuan Akademis, yaitu untuk memenuhi salah satu syarat akademik guna mencapai gelar Sarjana Hukum di Universitas Surabaya dan tujuan Praktis, yaitu untuk mengetahui apakah penggunaan kode benang kuning pada kain grey rayon merupakan suatu pelanggaran. Sehingga dapat memberikan perlindungan hukum dan kepastian hukum penggunaan kode benang kuning pada kain grey rayon. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan kode benang kuning pada kain grey rayon tidak dapat dikategorikan sebagai pelanggaran berdasa.rltan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan kode benang kuning pada kain grey rayon yang di produksi tidak dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak cipta, sebab kode benang kuning pada kain grey rayon hanya sebuah kode bukan suatu ciptaao. Sehingga tidak ada perlindungan hukum atas kode beoang kuning pada kain grey rayon dan boleh digunakan oleh umum.
TANGGUNG GUGAT RUMAH SAKIT ATAS KEKURANG HATI-HATIAN DOKTER DALAM MELAKUKAN TINDAKAN MEDIS YANG MENYEBABKAN ROBEKNYA USUS MURYATI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG RUMAH SAKIT Raharja, Tria Kartika
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan ini terdiri dari tujuan akademis yaitu untuk memenuhisalah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Fakultas HukumUniversitas Surabaya. Selain itu tujuan praktisnya adalah untuk mengetahui lebihlanjut apakah rumah sakit (RSI) bertanggung gugat atas kekurang hati-hatiandokter dalam melakukan tindakan medis yang menyebabkan robeknya ususMuryati berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatandan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Hasilpenelitian menujukkan bahwa rumah sakit (RSI) bertanggung gugat, karenaadanya tindakan dokter IAS yang kurang berhati-hati dalam melakukan tindakanmedis, yang berakibat robeknya usus Muryati, sehingga Muryati menderitakerugian, dan dokter IAS adalah dokter yang bekerja pada rumah sakit (RSI).Dengan Adanya kerugian yang telah diderita oleh Muryati tersebut, Muryati dapatmengadukan dokter IAS kepada Majelis Kehormatan Disiplin KedokteranIndonesia (MKDKI), apabila sudah diberikan keputusan oleh MKDKI, makaberdasarkan Pasal 58 ayat (1) UU No. 36 Thn 2009 dan Pasal 46 UU No. 44 Thn2009 Muryati dapat menuntut ganti rugi terhadap rumah sakit (RSI), selain UUtersebut didasarkan pada Pasal 1367 KUHPerdata berdasarkan Vicarious Liabilitymaka rumah sakit (RSI) harus bertanggung gugat terhadap kerugian yang dideritaoleh Muryati, sebagai akibat tindakan dokter IAS yang bekerja pada rumah sakit(RSI).
TANGGGUNG GUGAT PELAKU USAHA ATAS PERBUATAN PRODUK MI SOUN DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN KIMIA KAPORIT BERLEBIH Prawitasari, Fransisca Yanita
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan ini terdiri dari, pertama, tujuan akademis, yaitu untukmemenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Hukum dari FakultasHukum Universitas Surabaya. Tujuan yang kedua adalah untuk memenuhi tujuanpraktis, yaitu untuk mengetahui apakah mi soun yang dibuat dengan kadar kaporitberlebih dapat dikategorikan sebagai makanan yang memenuhi standart keamananpangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 Tentang Pangan, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2006 Tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 5 Tahun1984 Tentang Perindustrian, dan Standart Nasional Indonesia 0222-1987-M. Sertauntuk mengetahui apakah pelaku usaha dapat bertanggung gugat terhadap efeksamping jangka panjang yang ditimbulkan oleh kadar kaporit berlebih dalampembuatan mi soun dan mengkaji perlindungan hukum bagi konsumen yang telahmengkonsumsi mi soun berkadar kaporit tinggi berdasarkan Undang-Undang Nomor8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Peraturan perundang-undangan inihanya dianggap sebagai bahan pelengkap dan pemanis dalam menjalankan beberapamekanisme hukum yang ada. Ada beberapa kemungkinan penyebab peristiwatersebut. Entah dari pelaku usaha yang pandai untuk menutupi semua tindakkecurangan tersebut, atau pemerintah sebagai pihak penengah dari pelaku usahadengan konsumen yang bertindak acuh dan memang tidak peduli akan semuapelanggaran yang telah dilakukan oleh pelaku usaha, atau memang dari sisi konsumensendiri yang kurang mengerti akan pengetahuan tentang kesehatan, keamanan, danketahanan pangan, disebabkan oleh tingkat pendidikan yang rendah.

Page 44 of 345 | Total Record : 3446


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 13 No. 1 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 12 No. 2 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 12 No. 1 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 11 No. 2 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 11 No. 1 (2022): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 8 No. 1 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 7 No. 2 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 6 No. 2 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 6 No. 1 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 5 No. 2 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 5, No 1 (2016): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 4, No 2 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 4, No 1 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 1 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 3 No. 2 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 3, No 2 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 2 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 1 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya More Issue