cover
Contact Name
widyasari putranti
Contact Email
widyasari@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mediafarmasi@pharm.uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Media Farmasi : Jurnal Ilmu Farmasi (Journal Of Pharmaceutical Science)
ISSN : 14127946     EISSN : 25035223     DOI : 10.12928
Core Subject : Health, Science,
Media Farmasi is a scientific journal published by the University of Ahmad Dahlan worked closely with Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Media Farmasi published two times a year, namely in March and September since 2002 with ISSN 1412-7946 and e-ISSN 2503-5223. The article published in the Journal Media Farmasi selected by editors and reviewed by the reviewer. Articles published in Media Farmasi must not be published in other journals or have been previously published. Media Farmasi publishes a review article, original article, as well as short communication in all scopes of Pharmaceutical Science.
Arjuna Subject : -
Articles 455 Documents
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN SIRIH MERAH (Piper cf. fragile. Benth ) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA TERBUKA PADA TIKUS Elly Wardani; Rizky Arcinthya Rachmania
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14, No 1: Maret 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.835 KB) | DOI: 10.12928/mf.v14i1.9825

Abstract

Luka terbuka adalah luka yang melibatkan robekan pada kulit atau membran mukosa. Apabila terjadi luka dan diabaikan, maka dapat terjadi infeksi. Tanaman obat yang telah diteliti dan dimanfaatkan untuk penyembuhan luka terbuka salah satunya adalah daun sirih merah (Piper cf. fragile, Benth). Penelitian ini akan mengkaji pengaruh ekstrak etanol dan etil asetat daun sirih merah dalam proses penyembuhan luka pada tikus. Hewan coba dibagi menjadi 8 kelompok yaitu kelompok positif (povidon iodine 10%), negatif, 3 kelompok perlakuan ekstrak etanol daun sirih merah  masing-masing dengan konsentrasi 15%, 20% dan 25% serta 3 kelompok perlakuan ekstrak etil asetat konsentrasi 15%, 20% dan 25%. Luka terbuka dibuat dengan menggunakan metode Morton yang telah dimodifikasi yaitu tikus dicukur bulunya di daerah punggung bagian atas kemudian dibius dengan ketamine pada saat akan dibuat luka berbentuk lingkaran dengan diameter 2 cm. Pemberian ekstrak etanol dan etil asetat daun sirih merah diberikan sekali sehari dengan cara menggunakan syringe sebanyak 0,5 mL/200 g BB tikus. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kelompok ekstrak etanol lebih baik dibandingkan dengan kelompok ekstrak etil asetat dalam menyembuhkan luka terbuka pada tikus.
MENGGUNAKAN MATRIKS HPMC K100M DAN XANTHAN GUM DENGAN METODE EFFERVESCENT OPTIMASI FORMULA TABLET FLOATINGNIFEDIPIN Nurniswati Nurniswati; Achmad Fudholi; Abdul Rohman
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11, No 1: Maret 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3116.963 KB) | DOI: 10.12928/mf.v11i1.1394

Abstract

Nifedipin  (NIF)  adalah  obat  kardiovaskular  dengan  frekuensi  penggunaan berulang  kali  dalam  sehari.  Ketika  diberikan  secara  oral  dalam  bentuk  sediaan padat konvensional, absorpsi NIF rendah. Sehingga perlu dikembangkan sediaan lepas lambat  yang dapat dipertahankan lama dalam lambung. Dengan sistem ini NIF  bisa  diberikan  1x1  hari,  yang  akan  menjamin  kepatuhan  pasien  dan pencapaian  target  terapi.Penelitian  bertujuan  untukmengetahui  pengaruh  kombinasi HPMC K100M,xanthan gum dan komponen effervescent terhadap sifat fisik  massa  tablet,  sifat  fisik  tabletdan  pelepasan  zat  aktifnya,  serta  berapa komposisi  tiap faktor  untuk  menghasilkan  formula  optimum. Rancangan penelitian  yang  digunakan  adalah  rancangan  faktorial  23 sehingga  didapatkan  8 formula. Parameter optimasi yang digunakan adalah floating lag time(FLT),  daya serap,  C 360 dan  DE 360.  Penentuan  profil  disolusi  berdasarkan  metode  linierisasi kurva.Berdasarkanpendekatan  nilai  desirability diperoleh  formula  optimum dengan komposisi HPMC K100M 81,0 mg, xanthan gum 48,2 mg dan komponen effervescent 60,0  mg. Formula optimum memberikan hasil pengujian  floating lag time,  daya  serap  dan  C360 yang  tidak  berbeda  signifikan  terhadap  hasil  prediksi softwareyang digunakan (Design Expert7.1.3). Profil pelepasan formula optimum mengikuti kinetika orde 1.
LAYANAN PESAN SINGKAT PENGINGAT UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN DAN MENURUNKAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSIDI RSUD Dr. H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN Riza Alfian
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11, No 2: September 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5450.634 KB) | DOI: 10.12928/mf.v11i2.1878

Abstract

Komplikasi pembuluh darah yang disebabkan hipertensi dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, strokedan gagal ginjal. Prevalensi hipertensi tertinggi di Indonesia berada di Kalimantan Selatan dengan angka 39,6%. Ketidak patuhan merupakan faktor kunci yang menghalangi pengontrolan tekanan darah sehingga membutuhkan intervensi untuk meningkatkan kepatuhan terapi. Pemberian layanan pesan singkat pengingat diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terapi demi mencapai tekanan darah yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan pesan singkat pengingat yang diberikan farmasis terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi rawat jalan di Poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan kuasi eksperimental dengan pengambilan data secara prospektif pasien rawat jalan selama bulan Mei-Juni 2014. Subyek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 48 pasien hipertensi. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner kepatuhan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) dan data tekanan darah diambil dari rekam medik.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian layanan pesan singkat  pengingat dapat meningkatkan kepatuhan minum obat pasien hipertensi dimana kepatuhan pre pengukuran hanya 3,4±0,69 sedangkan post meningkat menjadi 6,7±0,82 (p<0,05). Tekanan darah sistolikdan diastolikjuga mengalami penurunan dengan rata-rata penurunan untuk sistolik sebesar 17,92±12,20 mmHg dan diastolik  sebesar 9,17± 8,9 mmHg(p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian layanan pesan singkat pengingat oleh farmasis pada pasien hipertensi dapat meningkatkan kepatuhan pasien minum obat, hal ini ditunjukan dengan penurunan tekanan darah pasien hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin (p<0,05). 
Perbandingan Antara Penggunaan Pengikat Dan Humektan Terhadap Sifat Fisik Sediaan Pasta Gigi Ekstrak Etanol 96% Daun Sosor Bebek (Bryophylum Pinnatum [Lam.] Oken) Rahmah Elfiyani; Naniek Setiadi. R; Sri i Dwi Me; Siti Maesaroh
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 12, No 2: September 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.87 KB) | DOI: 10.12928/mf.v12i2.3755

Abstract

Daun sosor bebek (Bryophyllum pinnatum [Lam.] Oken) merupakan bahan alam yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans. Pada pembuatan pasta gigi digunakan Xanthan gum dan Natrium Karboksimetil selulosa sebagai pengikat, serta menggunakan sorbitol dan gliserin sebagai pelembab (humektan). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh penggunaan bahan pengikat dan pelembab (humektan) terhadap stabilitas fisik pasta gigi ekstrak etanol 96% daun sosor bebek. Pasta gigi dibuat dalam 5 formula dengan konsentrasi xanthan gum sebagai pengikat 1,5; 1,75; 2; 2,5; 3%, dan 5 formula dengan konsentrasi sorbitol sebagai humektan 10; 20; 30; 40; 50%. Tiap formula dievaluasi selama 6 minggu meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa. Selain itu dilakukan uji freeze thaw dan sentrifugasi. Hasil data viskositas formula dengan bahan pengikat xanthan gum 232.700 - 555.300 cps, sedangkan hasil data viskositas formula dengan bahan humektan sorbitol 14.133 - 75.600 cps. Berdasarkan hasil, dapat disimpulkan bahwa peningkatan konsentrasi pengikat dalam formula lebih efektif untuk meningkatkan konsistensi dan viskositas sediaan dibandingkan dengan peningkatan konsentrasi pelembab sehingga meningkatkan stabilitas sifat fisik sediaan pasta gigi. 
Pengaruh Pemberian Layanan Pesan Singkat Pengingat Terhadap Kepatuhan Dan Efektivitas Pengobatan Pasien Hipertensi di Puskesmas Kecamatan Sumbang Banyumas Nur&#039;aeni Nur&#039;aeni; Anjar Mahardian K; Githa Fungie G
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 13, No 1: Maret 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.809 KB) | DOI: 10.12928/mf.v13i1.5745

Abstract

Problem terapi hipertensi diantaranya ketidakpatuhan pasien terhadap terapi non farmakologi dan farmakologi . Ketidakpatuhan pengobatan hipertensi disebabkan oleh berbagai faktor antara lain pengetahuan dan komunikasi pasien dengan tenaga kesehatan. Penelitian Alfian (2014) menyatakan bahwa pemberian layanan pesan singkat pengingat dapat meningkatkan kepatuhan minum obat pasien hipertensi yang diukur dengan parameter kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) dari 3,4±0,69 menjadi 6,7±0,82 (p<0,05) dan dapat menurunkan tekanan darah pasien hipertensi dengan rata-rata sistolik 17,92±12,20 mmHg dan rata-rata diastolik 9,17±8,9 mmHg (p<0,05). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian layanan pesan singkat pengingat terhadap kepatuhan dan efektivitas pengobatan pasien hipertensi di Puskesmas Kecamatan Sumbang Banyumas. Penelitian dilakukan dengan rancangan analitik cross-sectional dengan pengambilan data secara prospektif pasien hipertensi selama bulan Januari-Februari 2016. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Subyek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 75 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat nilai Medication Possession Ratio (MPR) dan data tekanan darah dari rekam medik. Hasil menunjukan bahwa pemberian layanan pesan singkat pengingat tidak berpengaruh terhadap kepatuhan dan efektivitas pengobatan pasien hipertensi dimana kepatuhan p value uji chi-square 0,102 (P>0,05) dan efektivitas p value uji chi-square = 0,899 (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian layanan pesan singkat pengingat tidak berpengaruh terhadap kepatuhan dan efektivitas pengobatan pasien hipertensi di Puskesmas Kecamatan Sumbang Banyumas. Kata kunci: Hipertensi, Layanan pesan singkat pengingat, Kepatuhan, MPR, Efektivitas pengobatan, Puskesmas.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK AIR IKAN HARUAN (Channa striata) ASAL KALIMANTAN SELATAN TERHADAP BLEEDING TIME DAN CLOTTING TIME SECARA IN VIVO Norhalifah Norhalifah; Dina Rahmawanty; Nurlely Nurlely
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 13, No 2: September 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.804 KB) | DOI: 10.12928/mf.v13i2.7775

Abstract

Ikan haruan memiliki kandungan albumin yang tinggi, mengandung asam amino yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak air ikan haruan (Channa striata) terhadap bleeding time dan clotting time tikus putih jantan yang mengalami luka dan menentukan dosis ekstrak air ikan haruan yang paling efektif menurunkan bleeding time dan clotting time. Jenis penelitian yang digunakan penelitian eksperimental murni (true experimental design). Tiga puluh tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I (kontrol negatif), kelompok II (kontrol positif), kelompok III, IV dan V  kelompok ekstrak air ikan haruan konsentrasi 10%, 20% dan 40%. Ekstrak air ikan haruan berupa ekstrak kental yang diencerkan dengan akuades, sehingga dosis ekstrak air ikan haruan dibuat dalam konsentrasi persen (%). Hewan uji diberi injeksi heparin secara sub kutan selama 5 hari, kemudian diberi sediaan uji selama 5 hari dicatat bleeding time dan clotting time tiap 2 hari sekali selama pemberian sediaan uji. Analisis data menggunakan Two Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan persentase daya penurunan bleeding time dari semua kelompok meliputi kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak air ikan haruan 10%, 20% dan 40% berturut-turut yaitu 48,36%; 67,36%; 72,37%; 75,21%; 82,10% dan persen daya penurunan clotting time berturut-turut yaitu 52,70%; 70,29%; 76,61%; 76,89%; dan 78,93%. Kesimpulan penelitian ini ekstrak air ikan haruan mampu menurunkan bleeding time dan clotting time pada tikus putih jantan yang mengalami luka dengan dosis efektif 40%.
EDUKASI PADA PENGAWAS MINUM OBAT DAN PASIEN DIABET MILLITUS TIPE 2 UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN MINUM OBAT Daniek Viviandhari; Nora Wulandari
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14, No 2 : September 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.332 KB) | DOI: 10.12928/mf.v14i2.11242

Abstract

Permasalahan utama pasien DM adalah kepatuhan dalam minum obat mengingat DM merupakan penyakit kronis yang membutuhkan terapi jangka panjang. Ketidakpatuhan dalam manajemen terapi DM dapat meningkatkan biaya pengobatan dan perawatan. Penelitian bertujuan untuk mengukur efektivitas model edukasi pada PMO (Pengawas Minum Obat) dan pasien DM tipe 2 dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien DM tipe 2 di RSI (Rumah Sakit Islam) Pondok Kopi. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimental dengan rancangan quasi experimental – pre-test/post-test study design yang dilakukan secara prospektif. Intervensi yang diberikan adalah edukasi berupa ceramah dan pembagian booklet yang diberikan sebanyak 3 kali selama 2 bulan periode penelitian. Uji statistik yang digunakan adalah paired-sample t test dengan CI 95% untuk melihat perbedaan kadar HbA1c sebelum dan setelah pemberian intervensi. Perbandingan kepatuhan pasien berdasarkan skor kuesioner MMAS-8 dilakukan dengan uji Wilcoxon. Nilai HbA1C pasien sebelum intervensi rata-rata 7,2 dan setelah edukasi nilai HbA1c rata-rata sebesar 5,5 (P<0,05). Skor MMAS-8 pada awalnya rata-rata 4,4 menjadi rata-rata 2,4 setelah diberikan intervensi berupa edukasi (P<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah model edukasi pada PMO dan pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi efektif untuk meningkatkan kepatuhan pasien dengan menurukan nilai HbA1c dan skor MMAS-8.
FORMULATION AND TESTS OF SUFFICIENT EFFERVESCENT POWDER OF EXTRACT OKRA (Abelmoschus Esculentus) AS NUTRIDRINK IN DIABETES PATIENTS Ni Made Ayu Nila Septianingrum; Widarika santi hapsari; Muhammad Khoirul Amin
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16, No 1: Maret 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.633 KB) | DOI: 10.12928/mf.v16i1.10856

Abstract

Okra  atau Ladies Finger merupakan  tumbuhan  yang  mengandung banyak serat, vitamin C, folat, antioksidan, kalsium dan kalium. Kandungan tersebut banyak terdapat dalam makanan yang sehat. Kandungan dalam okra memiliki potensi sebagai anti diabetes, karena terdapat kandungan α-selulosa dan hemiselulosa. Kandungan serat dalam okra dapat membantu untuk menstabilkan gula darah dengan membatasi tingkat penyerapan gula di usus. Bentuk sediaan serbuk effervescent dapat menghasilkan gas CO2 bila bercampur dengan air dan memiliki keunggulan praktis, mudah diabsorpsi, dan memberikan efek sparkling seperti meminum air soda saat dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menentukan konsentrasi formulasi serbuk effervescent yang sesuai untuk minuman kesehatan okra serta untuk mengembangkan penelitian di bidang farmasi teknologi dan bahan alam. Metode yang digunakan merupakan metode penelitian eksperimental. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa formulasi II merupakan formulasi serbuk effervescent okra terbaik dari ketiga formulasi. Hasil tersebut antara lain adalah waktu alir 7,47 detik, kadar kelembapan 5,46%, waktu larut 3 menit, kompresibilitas 15,04%, dan pH 3,5 serta uji hedonik yang lebih disukai responden yang meliputi rasa, aroma, warna dan tekstur.
PENGGUNAAN OBAT GOLONGAN DIURETIK PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI INSTALASI RAWAT INAP RSU DR. SAIFUL ANWAR MALANG Widi Astutik; Didik Hasmono; Nailis Syifa
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 10, No 2: September 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.247 KB) | DOI: 10.12928/mf.v10i2.1175

Abstract

Stroke iskemik adalah sindrom yang berupa gejala hilangnya fungsi sistem saraf pusat yang berkembang pesat dapat karena atherothrombotis atau emboli, yang keduanya dapat mengganggu aliran darah serebral (CBF). Pemilihan terapi antihipertensi yang sesuai pada pasien stroke sangat berpengaruh dalam keberhasilan terapi yang dilakukan. Diuretik efektif untuk mengurangi tekanan intrakranial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat diuretik pada pasien stroke iskemik di RSU Dr Saiful Anwar Malang dan meninjau hubungan terapeutik terkait jenis obat, dosis, cara pemberian, interval, frekuensi, dan durasi dengan data klinis dan data laboratorium pasien. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dan data dikumpulkan secara retrospektif pada pasien stroke iskemik dari 1 Juli hingga 31 Desember 2012. Profil diuretik tunggal yang digunakan adalah mannitol. Kombinasi diuretik yang ditemukan adalah furosemid dan spironolacton. Penggunaan terapi diuretik pada pasien dengan stroke iskemik sudah sesuai dengan pedoman.
PENGEMBANGAN BASIS COLD CREAM EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) YANG MEMENUHI SIFAT FARMASETIS IGN Agung Dewantara; Eka Indra Setyawan
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11, No 2: September 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4246.234 KB) | DOI: 10.12928/mf.v11i2.1873

Abstract

Ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.), telah diteliti memiliki aktivitas anti luka bakar. Formula cold cream dirancang dengan menggunakan ekstrak tersebut dan diharapkan dapat mempermudah pengaplikasian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik farmasetis sediaan cold cream.  Pencampuran cold cream dilakukan pada suhu 60oC kemudian dilakukan pengujian sifat fisik farmasetis sediaan pada hari ke-0 sampai hari ke-28 setelah sediaan jadi. Pengujian sediaan meliputi uji homogenitas, distribusi ukuran droplet, tipe krim, rheologi, dan derajat pemisahan fase, secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sifat fisik yang baik, krim homogen, dengan ukuran droplet  <10µm, tipe krim a/m, dengan rheologi tiksotropik dan derajat pemisahan 1.  

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 1 (2026): March 2026 Vol. 22 No. 2 (2025): September 2025 Vol. 22 No. 1: March 2025 Vol. 21 No. 2: September 2024 Vol. 21 No. 1: March 2024 Vol 20, No 2: September 2023 Vol. 20 No. 2: September 2023 Vol. 20 No. 1: March 2023 Vol 20, No 1: March 2023 Vol 19, No 2: September 2022 Vol. 19 No. 2: September 2022 Vol 19, No 1: March 2022 Vol. 19 No. 1: March 2022 Vol. 18 No. 2: September 2021 Vol 18, No 2: September 2021 Vol 18, No 1: Maret 2021 Vol. 18 No. 1: Maret 2021 Vol 17, No 2: September 2020 Vol. 17 No. 2: September 2020 Vol. 17 No. 1: Maret 2020 Vol 17, No 1: Maret 2020 Vol 16, No 2: September 2019 Vol. 16 No. 2: September 2019 Vol. 16 No. 1: Maret 2019 Vol 16, No 1: Maret 2019 Vol. 15 No. 2: September 2018 Vol 15, No 2: September 2018 Vol 15, No 1 (2018) Vol. 15 No. 1: Maret 2018 Vol 15, No 1: Maret 2018 Vol 14, No 2 : September 2017 Vol 14, No 2 : September 2017 Vol 14, No 1: Maret 2017 Vol. 14 No. 1: Maret 2017 Vol 14, No 1: Maret 2017 Vol 13, No 2: September 2016 Vol. 13 No. 2: September 2016 Vol 13, No 2: September 2016 Vol 13, No 1: Maret 2016 Vol 13, No 1: Maret 2016 Vol. 13 No. 1: Maret 2016 Vol 12, No 2: September 2015 Vol 12, No 2: September 2015 Vol. 12 No. 2: September 2015 Vol 12, No 1: Maret 2015 Vol 12, No 1: Maret 2015 Vol. 12 No. 1: Maret 2015 Vol. 11 No. 2: September 2014 Vol 11, No 2: September 2014 Vol 11, No 2: September 2014 Vol 11, No 1: Maret 2014 Vol 11, No 1: Maret 2014 Vol. 11 No. 1: Maret 2014 Vol 10, No 2: September 2013 Vol 10, No 2: September 2013 Vol. 10 No. 2: September 2013 More Issue