cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 2355620X     DOI : 10.12928
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika SMA Kelas XI Menggunakan Microsoft Excel 2010 Pada Pokok Bahasan Impuls dan Momentum Dwi Kurnia Nugroho
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.444 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v2i1.3127

Abstract

Impuls dan Momentum merupakan salah satu materi pembelajaran fisika kelas XI SMA. Impuls dan momentum merupakan mata pelajaran fisika yang dalam proses pembelajaran materinya memerlukan penalaran serta gambarannyatadalam kehidupan. Faktor kejenuhan siswa serta siswa hanya terpaku pada rumus tanpa diikuti dengan penalaran merupakan permasalahan dalam mengajar fisika. Hal ini juga didukung dengan kurangnya sarana dan prasarana yang berdampak pada kurangnya inovasi serta kreativitas guru dalam mengajar. Oleh karena itu, perlu dikembangkan sebuah media pembelajaran sederhana yang dapat dibuat oleh guru dalam keterbatasan sarana dan prasarana serta dapat menjadi solusi dalam mengatasi kejenuhan siswa dalam belajar. Media pembelajaran ini dikembangkan menggunakan Microsoft Excel 2010. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui langkah-langkah menyusun media pembelajaran berbasis Microsoft Excel 2010 pada pokok bahasan impuls dan momentum, serta mengetahui kelayakan media pembelajaran yang telah dikembangkan tersebut. Media pembelajaran ini disusun mengacu pada model pengembangan ADDIE yakni Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Program ini selanjutnya diuji oleh ahli materi, ahli media serta pengguna untuk menguji kelayakan berdasarkan kriteria yang ditentukan dan hasilnya diolah menggunakan black block test. Hasil validasi menunjukkan bahwa program media pembelajaran yang telah dikembangkan dari segi materi memperoleh persentase sebesar 78,72%,dari segi media memperoleh persentase sebesar 78,50% serta untuk penguna memperoleh persentase sebesar 76,66% . Dari hasil persentase tersebut, media pembelajaran berbasis Microsoft Excel 2010 pada pokok bahasan impuls dan momentum tergolong dalam kategori baik, sehingga program yang dikembangkan layak dijadikan sebagai media pembelajaran dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran fisika pokok bahasan impuls dan momentum untuk siswa SMA kelas XI.
Keefektifan Model Pembelajaran Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP pada Materi Kalor Okta Fakhruriza; Ika Kartika
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.735 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v2i2.3250

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar kognitif dan afektif antara siswa yang mengikuti model pembelajaran REACT dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran direc instruction (2) Keefektifan model pembelajaran REACT (3) Hasil belajar afektif siswa yang mengikuti model pembelajaran REACT. Teknik analisis data dengan uji t, uji Mann Whitney-U dan normalized gain(N-Gain). Analisis lembar observasi dengan klasifikasi afektif. Hasil penelitian: (1) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang mengikuti model pembelajaran REACT dengan siswa yang mengikuti pembelajaran direc instructiondengan nilai sig. 0,091. Terdapat perbedaan hasil belajar afektif antara siswa yang mengikuti model pembelajaran REACT dengan siswa yang mengikuti pembelajaran direc instructiondengan nilai sig.0,04 (2) Model pembelajaran REACT efektif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dengan N-gain kelas eksperimen 0,365 lebih besar dari N-gain kelas kontrol 0,317, hasil uji Effect size 0,41 (perbedaan peningkatan signifikan) (3) Hasil belajar afektif  dengan rata-rata skor 3,49 dengan klasifikasi sangat baik.
Pengajaran fisika dengan pagelaran wayang beber Rachmad Resmiyanto
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.047 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i2.5141

Abstract

Pengajaran fisika biasanya dilakukan dengan ceramah. Pada pengajaran ini, dosen berdiri di kelas dan menjelaskan materi fisika dengan bantuan tayangan presentasi atau papan tulis. Sesekali dosen berinteraksi dengan mahasiswa melalui pertanyaan-pertanyaan, baik yang dilontarkan oleh dosen ke mahasiswa atau dari mahasiswa ke dosen. Pengajaran fisika dengan cara yang berbeda dapat dilakukan dengan pagelaran wayang beber dengan bantuan slide Prezi. Physics learning usually taught verbally. Lecturer stands in front of the class and explain the physics material through slide presentation or white board. Occasionally interaction occurred by questions, both were raised by lecturer to students or students to lecturer. Physics can be taught in a different way such as Wayang (puppets) Beber show with Prezi slides.
Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Listrik Dinamis pada Pembelajaran Guided Inquiry Berbantuan PhET pada Mahasiswa S1 Pendidikan Fisika Cicyn Riantoni; Lia Yuliati; Nandang Mufti
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.113 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i1.6468

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah dibelajarkan dengan pembelajaran guided inquiry berbantuan PhET. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain embeded eksperimental model. Subjek penelitian terdiri dari 35 mahasiswa pendidikan fisika Universitas Negeri Jambi yang sedang menempuh mata kuliah Fisika Dasar II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah dibelajarkan dengan pembelajaran guided inquiry berbantuan PhET dengan N-gain dalam kategori sedang dan effect size dalam kategori kuat. Jika dilihat dari daya beda pretest dan posttest didapatkan nilai t sebesar 12,48 dengan signifikansi 0,000. Hasil ini menunjukkan kemampuan pemecahan masalah sebelum diajarkan dan setelah diajarkan guided inquiry berbantuan PhET berbeda secara signifikan dengan nilai posttest lebih baik dari pretest. The aim of this study is to know the ability of student's problem solving after studied with guided inquiry and PhET simulations. This study used mixed method with a design of the embedded experimental model to get result of research. The subjects are 35 students of physics education in Jambi University who learning basic physics. The result shows that scores of students problem-solving ability increase after learned with guided inquiry assisted PhET with N-Gain in the medium category and the effect size in the high category. If viewed from different pretest and posttest show t values 12,48 and 0,000 significance. These results indicate that skill of problem-solving before and after learned with collaborate guided inquiry and PhET significantly different with the value of posttest is better than the pretest.
Keefektifan pendekatan saintifik berbasis scaffolding terhadap kerja ilmiah siswa Kelas XI pada materi alat optik Sholeh Mawandi; Suci Prihatiningtyas; Novia Ayu Sekar Pertiwi
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.684 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v5i2.10926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menuntaskan hasil belajar peserta didik setelah pembelajaran melalui pendekatan saintifik berbasis scaffolding pada kerja ilmiah peserta didik kelas XI pada materi alat optik. Rancangan pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimen. Penelitian ini menggunakan model ujicoba One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA semester genap MA Darul 'Ulum Sumberpenganten Jogoroto Jombang pada tahun pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas perangkat pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik berbasis scaffolding pada materi alat optik meliputi RPP, LKS, dan THB berkategori baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Keterlaksanaan pembelajaran yang menggunakan pendekatan saintifik berbasis scaffolding pada materi alat optik telah berjalan dengan baik sesuai dengan RPP yang dikembangkan. Aktivitas peserta didik selama pembelajaran menunjukkan kategori baik, hampir seluruh peserta didik aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar. Hasil belajar siswa tuntas secara klasikal. Respons siswa terhadap pembelajaran memberikan respons positif. Kendala yang dijumpai selama pembelajaran berhubungan dengan kemampuan peserta didik dalam presentasi. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui pendekatan saintifik berbasis Scaffolding terhadap kerja ilmiah peserta didik kelas XI pada materi alat optik efektif diterapkan di kelas dan dapat menuntaskan hasil belajar peserta didik. The study aims to complete the learning outcomes of students after learning through a scientific approach based on Scaffolding on the scientific work of class XI students on optical equipment lesson. The design in this study uses quantitative research with a pre-experimental approach. This study uses the One Group Pretest-Posttest Design test model. Research subject was XI grade students of MA. Darul 'Ulum Sumberpenganten Jogoroto Jombang in academic year 2017/2018. The results showed that the validity of learning set using a scaffolding-based scientific approach to the material of optical devices including RPP, LKS, and THB was categorized as good and feasible to be used in learning. The implementation of learning that uses a scaffolding-based scientific approach on optical instrument material has gone well according to the developed RPP. The activities of students during learning show good categories, almost all students actively participate in teaching and learning activities. Student learning outcomes are complete classically. Students respond positively to learning process. Constraints encountered during learning relate to the ability of students in the presentation. Based on the findings above, it can be concluded that learning through the scientific approach based on Scaffolding on XI grade student's scientific work on the optical equipment lesson is effectively applied in the classroom and complete the learning outcomes of students. Kata kunci: Pendekatan saintifik, Scaffolding, kerja ilmiah, alat optik, hasil belajar
Penerapan model advance organizer menggunakan Macromedia Flash untuk meningkatkan pemahanan konsep Siswa SMA Negeri 3 Bireuen Nanda Safarati; Rahma Rahma
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.445 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v6i2.14514

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa SMA 3 Bireuen pada materi fluida. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian quasi eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling, terpilih dua kelas sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yang dipilih secara acak dengan teknik cluster random sampling. Desain penelitian menggunakan desain two group pretes-postes design. Hasil penelitian ini adalah: model pembelajaran advance organizer menggunakan macromedia flash dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa sehingga hasil belajar siswa meningkat. Hal ini dibuktikan dengan data analisis siswa perolehan nilai rata-rata posttest kelas kontrol adalah 73,33 dan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 80,00. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa terjadi peningkatan dengan model advance organizer menggunakan Macromedia Flash.Kata kunci: Advance Organizer, Macromedia Flash, Pemahaman Konsep Abstract. This study aims to improve the understanding of the concept of Bireuen 3 High School students on fluid material. This research was conducted using a quantitative approach, a quasi-experimental type of research. The sampling technique uses cluster random sampling, two classes are selected as the experimental and control classes. The research sample consisted of 2 classes chosen randomly by cluster random sampling technique. The research design uses two group pretest-posttest design. The results of this study are: advance organizer learning models using macromedia flash can improve student understanding of concepts so that student learning outcomes improve. This is evidenced by the students' analysis of the acquisition of the average value of the posttest score of the control class is 73.33 and the average posttest score of the experimental class is 80,00. This shows that the understanding of student concepts has increased with the advanced organizer model using Macromedia FlashKeywords: Advanced Organizer, Macromedia Flash, Understanding Concepts
Pengembangan Bahan Ajar Fisika Bermuatan Lifeskill untuk Siswa SMA Susilawati Susilawati; Nur Khoiri
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.111 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v1i2.1998

Abstract

Penelitian ini menjelaskan pengembangan bahan ajar fisika berbasis lifeskill pada kelas XI semester gasal. Bahan ajar disusun untuk membekali siswa dalam memahami pelajaran fisika yang terintegrasi dengan kecakapan hidup. Kecakapan hidup yang terintegrasi dalam buku ajar fisika ini meliputi kecakapan pribadi, sosial, akademis dan vokasional. Buku ajar fisika ini menyajikan beberapa aktivitas fisik dan mental siswa. Aktivitas yang memberikan pengalaman bagi siswa meliputi tugas pendahuluan materi, tugas diskusi, tugas eksperimen dan tugas proyek. Metode penelitian ini menggunakan metode research and development ( R & D ). Subjek penelitian ini melibatkan tim MGMP fisika SMA kota Semarang, sebagai tim validator bahan ajar dari praktisi pembelajaran di SMA dan tim validator ahli pendidikan fisika. Penelitian ini terdiri dari tahapan persiapan perangkat pembelajaran, tahap pelaksanaan penyusunan bahan ajar fisika dan tahapan evaluasi untuk menganalisis kekurangan dan kelebihan bahan ajar guna perbaikan bahan ajar fisika berbasis lifeskill sesuai dengan kebutuhan siswa dan tuntutan masyarakat. Hasil penelitian ini menghasilkan buku ajar fisika bermuatan lifeskills khususnya keterampilan kewirausahaan yang layak digunakan oleh siswa SMA.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw disertai Media Mind Mapping untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Ilmu Alamiah Dasar Mahasiswa Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan Ariati Dina Puspitasari
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.852 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i1.4542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep mahasiswa Akuntansi UAD pada mata kuliah IAD dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw disertai media mindmapping. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes yang berupa soal pemahaman konsep IAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw disertai media mind mapping dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa akuntansi pada mata kuliah IAD dengan nilai rata-rata kelas pada siklus 1 adalah 62,125 dan nilai rata-rata kelas meningkat pada siklus 2 yaitu 73,5. This study aimed to determine the concept understanding of IAD subject of accounting student of UAD, Jigsaw Cooperative Learning model was implemented and accompanied by mind mapping media. Class act research method was used in this study. Data was collected using concept understanding test form of IAD subject. The result of this study shows that there’s an increase of student understanding level in IAD subject with class average value of cycle 1 is 62,125 and 73,5 for the cycle 2. Kata kunci: Jigsaw, Mind Mapping, Pemahaman Konsep
Optimalisasi Penggunaan WhatsApp dalam Perkuliahan Penilaian Pendidikan Fisika Khusaini Khusaini; Agus Suyudi; Winarto Winarto; Sugiyanto Sugiyanto
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.092 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i1.6462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pentingnya penggunaan aplikasi online terutama WhatsApp (WA) dalam kegiatan pembelajaran terutama perkuliahan Penilaian Pendidikan Fisika. Tiga puluh dua responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah calon guru fisika di jurusan fisika FMIPA UM. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan ini berupa angket, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dari penggunaan WA bagi keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi serta kuliah baik dalam perkuliahan tatap muka maupun dalam jaringan (daring). Mahasiswa juga merasa perlu untuk mencoba menerapkan penggunaan WA dalam kegiatan pembelajaran kelak maupun dalam perkuliahan lain. Kedekatan serta diskusi antar mahasiswa dan dosen-mahasiswa dapat terjadi dengan baik serta meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini juga menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penggunaan WA terhadap prestasi belajar mahasiswa. This study aims to describe the importance of Online Application use particularly WhatsApp (WA) during learning activities in particular in a Physics Education Assessment lecture. Thirty-two respondents involved are pre-service Physics Teachers learning at Physics Department FMIPA UM. Questionnaire and interview were employed to obtain data about the importance of WA in the lecture. The study shows positive influences of WA application to student's activity during discussion section in both face-to-face meeting and online discussion. The participants also thought that they need to employ WA during both future Physics class and other lectures. The application also encouraged student discussion with their peer and also the lecturer. This study also indicates the need of further research about WA application and student's achievement.
Pengembangan Pocket Mobile Learning Berbasis Android Dasmo Dasmo; Irnin Agustina Dwi Astuti; Nurullaeli Nurullaeli
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.8 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i2.7363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penelitian ini telah menghasilkan sebuah luaran berupa media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android pada mata kuliah fisika. Media ini layak digunakan berdasarkan validasi dari ahli materi, ahli media dan respon mahasiswa terhadap media pembelajaran yang dibuat. Berdasarkan penilaian validasi ahli materi didapatkan rata-rata skor total sebesar 3,22 pada 14 butir pernyataan, dan termasuk pada kriteria "baik". Sementara itu, berdasarkan validasi ahli media didapatkan rata-rata skor total sebesar 3,43 pada 15 butir pernyataan, dan termasuk pada kriteria "sangat baik". Dan berdasarkan hasil analisis respon mahasiswa terhadap media pembelajaran diperoleh rata-rata skor total sebesar 4,0 atau 80%, dengan kategori "kuat". Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android layak untuk digunakan dan hampir semua mahasiswa menanggapi respon positif.The current research aims to develop the pocket mobile learning android based. It uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluating). This research has resulted from an outcome of learning media pocket mobile android based on physics subject. This instructional media is feasible to be used based on validation from material experts, media experts, and student responses. Based on the assessment of material expert, the validation obtains an average total score of 3,22 at 14 statements and considered as "good" criteria. Meanwhile, based on the validation of media experts, the average total score reaches 3,43 at 15 statements and considered as "very good" criteria. And based on the analysis of student's response to learning media, the average total score is 4.0 or 80% with the category "strong". Thus, it can be concluded that the mobile pocket on android based is suitable for use and almost all students give a positive response.

Filter by Year

2014 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 2 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 1 (2021): April 2021 Vol 7, No 2 (2020): October 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 2 (2019): Oktober 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 1 (2018): April 20180 Vol 5, No 1 (2018): April 20180 Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 20170 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 20170 Vol 4, No 1 (2017): April 20170 Vol 4, No 1 (2017): April 20170 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 1 (2017): April 2017 Vol 4, No 1 (2017): April 2017 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 20160 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 20160 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 20160 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 20160 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 20150 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 20150 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 20150 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 20150 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 20140 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 20140 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol I: April 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol I: April 2014 Vol 1, No 1 (2014) More Issue