cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 549 Documents
MANAJEMEN KONFLIK DALAM ORGANISASI Syairal Fahmi Dalimunthe
BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i1.5657

Abstract

Salah satu persoalan yang sering muncul selama berlangsungnya perubahan di dalam organisasi adalah adanya konflik antar anggota atau antar kelompok. Salah satu penyebab timbulnya konflik adalah adanya penolakan terhadap perubahan. Konflik tidak hanya harus diterima dan dikelola dengan baik, tetapi juga harus didorong, karena konflik merupakan kekuatan untuk mendatangkan perubahan dan kemajuan dalam lembaga. Dalam suatu organisasi yang menjalankan aktivitas secara baik dikarenakan unsur-unsur pendukung bekerja secara terpadu, dimungkinkan terjadinya konflik, karena di dalam suatu organisasi terdapat berbagai perilaku orang yang berbeda-beda. Konflik yang terjadi pada suatu organisasi karena perilaku manusia sebagai sumberdaya manusia akan berpengaruh pada efektivitas organisasi, karena itu, setiap konflik yang terjadi diharapkan dapat diselesaikan melalui manajemen konflik.   Kata Kunci : Manajemen Konflik, Organisasi, Komunikasi, Organisasi
An Approach to the Teaching of English in Indonesia WILLEM SARAGIH
BAHAS No 84 TH 38 (2012): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i84 TH 38.2341

Abstract

Due to its great role which is now globalizing, to be able to communicate in English well is a dream of all people over the world, including Indonesians. However, it is not easy for non-English people to learn the language, especially for those whose native language is so greatly different in terms of the pronunciation, spelling, and grammatical features. For Indonesian people, generally, English is not easy to learn that efforts to facilitate he learners’ English language acquisition have been made from time to time for example by changing or evaluating the English Curriculum, the teaching methods, etc. Until now, there has not been a single method or technique known to be truly effective and efficient to use in teaching the language to the Indonesian students. This article presents some views which need considering for the success of the learning of English in Indonesia. That intrinsic learning motivation which results from self-awareness of the English language great role in everyone’s study or career is advisable to be possessed by the learners is one main factor for their good success in learning the language. Therefore, it should be socialized to the children as early as possible. In learning the English words, the teacher should familiarize the students with how every word is used in context, not in isolation as words actually do not carry clear meanings in isolation. The meaning of a word is determined by its context, so it should be contextually studied. The aspects of grammar to he dealt with also should be based on the dominant grammatical mistakes in the sentences made by the learners so as to arouse their curiosity and interest in acquiring the language. The outdated thinking that one who is using English at public places is regarded as showing off or conceited, and the language should be used only in the classroom or at certain occasions, should be eradicated now since it hampers language acquisition.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS Sanggup Barus; Frinawaty Barus
BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v30i3.17173

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran think pair share dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur kompleks mahasiswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk menjaring data adalah instrumen kemampuan menulis teks prosedur kompleks. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik komparasional dengan menggunakan pre-test dan post-test one group design. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal. Pertama, kemampuan menulis teks prosedur kompleks mahasiswa sebelum menggunakan model pembelajaran think pair share, tergolong ke dalam kategori kurang. Kedua, kemampuan menulis teks prosedur kompleks mahasiswa setelah menggunakan model pembelajaran think pair share, tergolong ke dalam kategori baik. Ketiga, penggunaan model pembelajaran think pair share dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur kompleks mahasiswa. Kata Kunci : model pembelajaran think pair share, kemampuan menulis teks prosedur kompleks
SOLIDARITAS DAN KESOPANSANTUNAN (TINJAUAN SOCIOLINGUISTICS RONALD WARDHAUGH) Tengku Ratna Soraya
BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i81 TH 38.2518

Abstract

Di dalam berbahasa kita menggunakan perangkat bahasa yang diperlukan untuk menunjukkan hubungan khusus dengan orang lain dan sikap kita kepada mereka. Sebagai contoh, di dalam bahasa Prancis dikenal  perbedaan konsep tu-vous yang merujuk pada siapa kita berbicara. Kesantunan bahasa Prancis dibangun dari tiga komponen yaitu (1) komponen kelonggaran awal, (2) permintaan di tengah atau komponen perintah, dan (3) komponen akhir, kehadiran atau ketiadaan sesuatu seperti s’il vous plait.
FONOTAKTIK DAN TEKANAN DALAM BAHASA GAYO LUT Zainuddin Zainuddin
BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i82 TH 38.2542

Abstract

Fonotaktik dan tekanan dalam bahasa Gayo Lut direalisasikan berdasarkan teori Fonologi Autosegmen yang terdiri dari konsep suku kata atau dikenal dengan organisasi suku kata ( σ ) dalam bentuk Onesert (K), Nukleus (V) dan Koda (K). Penutur Bahasa Gayo Lut cenderung memiliki ciri fonotaktik kata dan suku kata  (SK)→ Nu (KO) → O1, O2, O3, O4, O5, dan O6 yang sangat bervariasi, seperti K→(Pb, td, kg, cj, sh, Ir, mn,   ŋ, wj) dan V → /i, e, ə,   , o, u ) dan Koda → (Pb, td, k, sh, mn, ŋ, Ir, dan w).Adapun jenis tekanan cenderung bervariasi yaitu terdapat 6 jenis tekanan (1) tekanan kata eka suku, (2) tekanan kata dwisuku, (3) tekakan kata trisuku, (4) tekanan bunyi suku kata pra akhir, (5) tekanan bunyi suku kata akhir, dan (6) tekanan kata lebih dari tiga suku kata. Kata Kunci : Fonotaktik, Tekanan, Bahasa Gayo Lut
PENGUNGKAPAN EMOSI PADA PRIBAHASA DALAM METAFORA MELAYU Mahriyuni Mahriyuni
BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i79 TH 37.2631

Abstract

Pribahasa merupakan pengungkapan emosi dalam masyarakat Melayu tetapi sekaligus menimbulkan emosi dalam diri pemakai dan pendengar. Ini salah satu fungsi penting metafora secara umum, yaitu mengalihkan muatan emosi dari penutur ke pendengar. Hal ini dapat dilihat dalam peribahasa yang mempunyai pesan yang berlaku dalam masyarakat tetapi juga menilai emosi yang terungkap dari segi baik buruknya. Karena itu, sebagian besar peribahasa yang berkaitan dengan emosi merujuk kepada perasaan universal yang tidak boleh dipisahkan daripada isi kognitif pesannya. Peribahasa ini juga merupakan suatu bentuk nyata yang dapat dikesan daripada kerangka budaya yang mengandung norma-norma masyarakat yang memakainya. Oleh karena itu sangatlah wajar kalau peribahasa dikaji secara mendalam untuk menerangkan nilai masyarakat yang bertahan sejak dahulu dan menambahkan pengetahuan kita mengenai pandangan dunia suatu bangsa. Kata Kunci : Pengungkapan Emosi, Pribahasa, Metafora
TINDAK TUTUR ILOKUSI TOKOH WANITA DALAM NOVEL LA FIANCÉE ÉTAIT À DOS D’ÂNE Icha Priliskha Yunisty; Yuliarti Mutiarsih
BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v31i3.20270

Abstract

AbstractThis research aims to explain the act of illocutionarry in the novel entitled La Fiancée Était À Dos d’Âne by Vénus Khoury-Ghata. The research questions discussed in this research are thow to characterize the female characters in that novel, then what type of act of illocutionarry found in female speech in that novel. The method used in this research is descriptive-qualitative, by analyzing data contained in the dialogues. The results explain that there are nine females characters which Yudah as a main character has a representation of a strong, friendly, patient, and innocent, and the others as the supporting characters. The data shows that as many as 25. The data shows that as much as 51% for representative speech acts with the speech function as explaining, contradicting, thinking, informing, confessing, defending, criticizing, and expressing. 41% for directive speech acts with speech functions as asking, asking, inviting, obliging, advising, ordering, prohibiting. Commissive speech acts cover 4% with the speech function as promising and offering. Expressive with a speech function of hope and declarative with a speech function of baptizing has respectively 2%. Keynote: illocutionarry speech act, female character, novel AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tindak tutur ilokusi pada novel La Fiancée Était À Dos d’Âne karya Vénus Khoury-Ghata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter tokoh wanita di dalam novel, dan jenis tindak tutur ilokusi apa yang ditemukan dalam tuturan tokoh wanita pada novel tersebut. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat 9 tokoh wanita, Yudah sebagai tokoh utama mempresentasikan seorang gadis yang tangguh, ramah, sabar, dan lugu. Kemudian data menunjukkan bahwa sebanyak 51% untuk tindak tutur representatif dengan fungsi tuturan sebagai menjelasan, pertentangan, berpikir, menginformasikan, mengaku, mempertahankan, mengkritik, dan mengutarakan. 41% untuk tindak tutur direktif dengan fungsi tuturan sebagai menanyakan, meminta, mengajak, mewajibkan, menasehati, menyuruh, melarang. Tindak tutur komisif mencakup 4% dengan fungsi tutur sebagai menjanjikan, dan menawarkan. Ekspresif dengan fungsi tutur harapan maupun deklaratif dengan fungsi tutur membaptis masing-masing sebanyak 2%.Kata kunci: ilokusi, tokoh wanita, novel.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN BERBASIS KKNI TERHADAP PENGAJARAN SPEAKING DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Farida Hanim Saragih; Anni Holila Pulungan; Nora Ronita Dewi
BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i3.10074

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dalam mengembangkan perangkat penilaian berbasis KKNI terhadap pengajaran speaking di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Medan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami perangkat penilaian yang sesuai dengan kebutuhan pengajaran speaking, menguasai tehnik penyusunan, dapat  mengembangkan perangkat penilaian yang tepat berbasis KKNI yang digunakan pada pengajaran speaking pada semester 2 di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, serta mampu menggunakan perangkat penilaian tersebut dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan.Peneliti mengembangkan perangkat penilaian berdasarkan hasil analisis kebutuhan. Mahasiswa ingin memahami dan mengetahui setiap descriptor penilaian pada mata kuliah speaking dan juga di dalam perangkat penilaian itu terdapat penilaian soft skill (sikap) diantaranya: keteladan, keaktifan, ketangguhan, tanggung jawab, dan team work.Perangkat penilaian ini menjelaskan kriteria penilaian secara rinci, sehingga mahasiswa diharapkan lebih senang dan tenang, karena dalam perangkat penilaian ini mahasiswa tidak hanya di nilai berdasarkan hard skillnya saja tapi juga soft skills nya. Hasil yang dicapai dari perangkat penilaian ini adalah bahwa mahasiswa dapat mematuhi dan memahami ketentuan dalam proses penilaian speaking, dan dosen dapat menggunkan perangkat penilaian berbasis KKNI yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat penilaian pada mata kuliah speaking ini sebagai perangkat penilaian yang sangat baik untuk digunakan dalam keterampilan berbicara sesuai dengan kurikulum KKNI dan karakkteristik mahasiswa.
USING ONLINE REFERENCE IN POETRY ANALYSIS (A CULTURAL STUDIES APPROACH TO TEACHING POETRY) SYAMSUL BAHRI; WINDA SETIASARI
BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i85 TH 39.2436

Abstract

Menerapkan  pendekatan studi budaya (cultural studies)  dalam mengajar Sastra adalah  menggabungkan text sastra dengan text lainnya yang memiliki hubungan budaya. Tulisan ini membahas penelahaan puisi dengan menggunakan  referensi online sebagai text pendamping. Strategi membaca intertext ini dapat menjadi alternatif  baru untuk pengajaran puisi yang selama ini terjebak pada aspek  bahasa dan stilistika saja.Pengayaan text dengan memakai text pendamping mempertajam penggalian makna dan analisa tema. Dalam tulisan ini  Puisi Immigrant yang ditulis oleh penyair Amerika Pat Mora dianalisa dengan menggunakan     referensi online yang diupload dari Washington Post web sebagai text  pendamping. Isu dibawa dalam dua text ini membawa isu budaya yang sama yaitu Konflik budaya dalam proses assimilasi Immigrant di Amerika. Dengan menggandeng Referensi online serta mengaplikasikan strategi pembelajaran studi budaya, pembelajaran puisi dapat dilakukan dalam konteks yang lebih variatif dan interdisipliner.   Kata kunci : online reference, poetry, cultural studies, teaching poetry  
KESANTUNAN LINGUISTIK: BAGAIMANA MENELITINYA DI MASYARAKAT PRAKTISI KITA (SEBUAH INSPIRASI DARI RICHARD J. WATTS) Sri Minda Murni
BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i77 TH 37.2604

Abstract

Indonesian politeness system is one of among the most complicated and systematic politeness system in the world. In fact, it is hardly to define what Indonesian politeness is and how it works due to the huge diversity featuired by the 583 ethnic languages and dialects existed in the country. Other important considerations are the large number of  communities of practice existed in the society. Two important sources of inspiration to the Indonesia politeness system are: Islamic religion and cultural values. Watts’s approach on research on linguistic politeness is relevant as to how to define the Indonesian politeness system by considering the differences between the politic and  polite behavior as well as the socially stricted and individually chosen strategies. Kata Kunci: politic behavior, polite behavior, socially-stricted utterances, strategically-chosen utterances, community of practice.

Page 10 of 55 | Total Record : 549


Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue