cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 549 Documents
BERBEDA DUNIA, BERBEDA BUDAYA DAN BERAGAM BAHASA I. Wy. Dirgeyasa
BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i2.5556

Abstract

Studi tentang bahasa dan budaya selalu menarik dan menantang bagi ahli bahasa,  pengajar bahasa, praktisi bahasa dan juga pemerhati bahasa. Hal ini terjadi karena topik bahasa dan budaya selalu berkembang dan berubah sesuai dengan pekembangan dan peradaban manusia. Di samping itu,  realitas bahasa dan budaya juga merupakan bagian aktivitas manusia  sehari-hari. Beragam bahasa dan berbeda budaya menjadikan kajian budaya dan bahasa semakin kompleks dan unik.  Keberagaman bahasa dan budaya mencerminkan keunikan dan diferensiasi masyarakat bahasa yang satu dengan masyarakat bahasa yang lainnya. Dengan bahasa yang digunakan oleh masyarakat bahasa tertentu kita dapat mengetahui sistem nilai, tradisi, karatkter masyarakat tertentu. Sebaliknya dengan budaya, kita juga dapat memahami realitas bahasa masyarakat tertentu. Dengan demikian hubungan bahasa dan budaya bersifat asimetris. Kata Kunci: Bahasa, budaya dan  masyarakat bahasa
THE EFFECT OF INQUIRY METHOD ON STUDENTS’ WRITING DESCRIPTIVE TEXT ABILITY Horia Siregar
BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v29i1.11567

Abstract

The aim of this research is to know whether there is a significant effect of inquiry method on Students’ writing descriptive text ability at the X grade students of SMA Negeri 1 Angkola Barat in 2012-2013 Academic Year. The research method used is experimental method. The population of this research consists of 4 classes. They are all of the X grade students with 142 students. Two classes, they are X1 and X2 are taken as two groups of sample by cluster sampling. The whole amount samples is 70 students. The data are collected by using 20 items test as an instrument. The writer uses statistic processes in analyzing data. They are descriptive analysis by using the formula of “t-test”.After calculating the data, it is found that theresult of writing  ability on descriptive text taught by using inquiry method is categorized “good”. While the students’ writing ability on descriptive text taught by using conventional method is categorized “enough”. And from the data that has been collected, it is found that the result shows the score of ttest>ttable (3.6 > 2.00). It means that there is a Significant Effect of Inquiry method on Students’ Writing Descriptive Text Ability at the X Grade Students of SMA Negeri 1 Angkola Barat. It can be concluded the hypothesis in this research is accepted.
INTEGRASI SOFT SKILLS MELALUI LEARNING REVOLUTION SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS LULUSAN PERGURUAN TINGGI Isda Pramuniati
BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i73TH XXXVI.2477

Abstract

Perguruan tinggi merupakan wadah akhir mencetak tenaga kerja siap pakai yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Hal mengindikasikan bahwa perguruan harus jeli melihat perkembangan pasar dan menyesuaikan proses pengajaran yang relevan untuk menghasilkan SDM yang profesional dan kridibel yang tidak hanya cerdas secara segi kognitif (hard skills) tapi juga memiliki karakter sikap yang baik (soft skills). Namun pada kenyataannya kesenjangan muatan hard skills dengan soft skills dalam PBM, membuat lulusan PT ini memiliki kemampuan yang serba tanggung.  Untuk itu perlu ada upaya holistik secara sistematis untuk peningkatan soft skills bagi lulusan PT tersebut. Mencermati fenomena di atas, tampaknya tidak ada cara lain kecuali melakukan learning revolution untuk mengubah learning style dan learning activities yakni perubahan paradigma teacher center learning menjadi student center learning yang diaplikasikan melalui model pembelajaran inovatif dan konstruktif. Melalui model pembelajaran tersebut yang diimplementasikan dengan muatan soft skills secara tersistem dalam tiap kegiatan PBM, diharapkan secara tidak langsung akan mampu menumbuhkembangkan karakter untuk menjadi tenaga kerja yang baik, siap pakai, mandiri, tangguh, kreatif, inovatif, dan tentunya secara keseluruhan, kualitas lulusan PT tersebut tidak hanya memiliki hard skills namun  juga  daya saing, semangat juang dan soft skills yang sesuai  dengan  kebutuhan  pasar.
STUDENTS’ COMPETENCE IN PREDICTING PICTURE ON READING TEXT AT SENIOR HIGH SCHOOL Rahmah Rahmah
BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i2.5637

Abstract

The objective of the present study is to find out the competence of predicting information through picture by students of SMA Utama Medan. 1 Classes of 5 was taken as a sample of this research. The data of this study were obtained from the students’ score of reading test. Based on the result of data analysis, it was found that the competence in predicting information through picture is very good.From 32 sample students, there were 20 students (62.5%) got very good score or can predict more than 5 details of information from the text, 10 students (31.25%) got good score or can predict less than 5 details of information from the text and only 2 students (6.25%) got bad score or predict less than 2 information. As well as their reading comprehension of the text with mean score 84.37 which is higher than the Minimal Completeness Criteria (KKM) of reading applied by SMA Utama. It can be concluded that the used of pictures as the tools in teaching reading has positive impacts in teaching reading to students, especially in getting their attention, activating their background knowledge and motivates them to read and figure out the content of the text.   Keywords: Students’ competence, Predicting, Reading text.  
TINJAUAN MENGENAI CERITA RAJA SIDABUTAR DI TOMOK SAMOSIR DALAM SASTRA RAKYAT BATAK TOBA TIAR TIAR
BAHAS No 84 TH 38 (2012): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i84 TH 38.2332

Abstract

Artikel ini menyajikan tentang pentingnya Bahasa daearah dalam kehidupan sehari-hari, dimana Bahasa daerah adalah salah satu faktor yang turut membina pengembangan bahasa nasional Indonesia. Dan bahasa itu adalah sebahagian cabang dari kebudayaan. Cabang yang lain adalah adat istiadat, ilmu pengetahuan, ekonomi, hukum, dan seni. Kebudayaan yang dimaksud penulis adalah “ Segala sesuatu yang terjadi karena usaha tangan dan akal manusia karena penjelmaan budi atau kekuatan akalnya disebut kebudayaan”. Bahasa daerah itu merupakan sumber dalam memperkaya bahasa Indonesia. Di antara bahasa daerah itu termasuklah bahasa daerah Batak Toba. Batak Toba adalah salah satu dari bahasa daerah di Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS SURAT BAHASA JERMAN Ahmad Sahat Perdamean; Tanti Kurnia Sari
BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v30i1.16671

Abstract

 This study aims to develop a media of letter-writing (Brief). The reference of this research is the design of material development by Jolly and Bolito (in Tomlinson, 1998:96) consisting of: i. Identification of material needs, ii. Exploration needs, iii. Contextual realization, iv. The realization of pedagogy, v. The preparation of the material includes the use of the product by the learners, vi. Evaluation of material in accordance with material development objectives. The research instruments used are: a. Instrument of student response to instructional media, b. Instrument observation of student activity in learning, c. documentation, d. Test and assessment criteria in the ZiDS-exam to find out student learning outcomes. Development of learning media to write letters (Brief) in accordance with the procedures that have been determined and have good quality because it is valid, practical and effective. The application of learning media to write letters proved to improve the learning achievement of student writing skill, from 76,92% to 100% from 26 people able to write reply letter. Thus the learning media to write letters feasible to be used in lectures Schreibfertigkeit subject and to be a supporting medium for students.Kata kunci: pengembangan bahan, media pembelajaran, keterampilan menulis
KOMUNIKASI INTRUKSIONAL Muhammad Surip
BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i74TH XXXVI.2509

Abstract

Komunikasi Intruksional merupakan proses memindahkan sebagian pesan (pengetahuan) pendidik kepada peserta didiknya. Materi pelajaran akan dapat dicerna dengan baik, jika materi yang disampaikan dapat dimaknai sama oleh peserta didik sebagaimana yang dimaksudkan oleh pendidik.     Kata Kunci : Komunikasi dan Intruksional
KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 KELAS VII DENGAN GRAFIK RAYGOR SYAMSUL ARIF SIREGAR; FITRIANI LUBIS; Frinawaty Lestarina Barus
BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i4.5703

Abstract

Buku teks merupakan salah satu faktor penunjang untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Salah satu syarat buku teks yang baik adalah  kesesuaian tingkat keterbacaannya dengan tingkat perkembangan kognisi peserta didik pengguna buku teks tersebut.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  tingkat keterbacaan buku teks bahasa Indonesia Kurikulum 2013 tingkat SMP kelas VII. Keterbacaan buku teks diukur dengan menggunakan grafik Raygor. Metode yang digunakan adalah deskriftif analisis dengan grafik Raygor. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi. Sampel dari penelitian ini adalah   delapan teks dari buku  bahasa Indonesia Kurikulum 2013 kelas VII. Setiap satu bab diambil satu teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk buku teks bahasa Indonesia kelas VII, dari delapan teks yang dianalisis, empat teks sesuai tingkat keterbacaanya (50%),  tiga teks tidak sesuai  (37,5%), dan satu teks  invalid (12,75%).  Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa keterbacaaan buku teks bahasa Indonesia Kurikulum 2013 tingkat SMP Kelas VII menggunakan grafik Raygor  kurang sesuai dengan peserta didik sasaran.   Kata Kunci : buku teks, keterbacaan, dan grafik raygor.
PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS BERBASIS CECR DALAM KONTEKS PLURILINGUALISME BAGI GURU DAN SISWA SMA Mahriyuni --
BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i69TH XXXV.2394

Abstract

Perubahan yang dipersyaratkan dalam KTSP menuntut adanya perubahan dalam pembelajaran yang dilakukan guru di kelasnya. Untuk itu dibutuhkan pembelajaran yang tepat yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi siswa. Pengembangan metodologi pengajaran bahasa Prancis pada aspek budayanya dengan menggunakan CECR terlihat lebih menonjol disamping menguasai pengetahuan berbahasa, yang memungkinkan pembelajar untuk melakukan komunikasi antar budaya (plurilingualisme) sehingga menjadi pendidikan bahasa yang mencakup juga aspek sikap dan kemampuan bersosialisasi dalam situasi komunikasi antar budaya. Aspek ini perlu dikembangkan dalam pengajaran bahasa sehingga dapat mewujudkan pendidikan bahasa yang sesungguhnya.   Kata Kunci : Pengajaran Bahasa Prancis, Komunikasi Antar Budaya, CECR.
PENERAPAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS Rosmaini Rosmaini
BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i75TH XXXVI.2533

Abstract

Salah satu kendala yang dihadapi pembelajar pada saat menyusun makalah, laporan, maupun  skripsi bagi mahasiswa adalah bagaimana menuangkan ide yang ada di kepala dalam bentuk tulisan  yang baik, runtut, logis, dan koheren. Inti dari semua itu adalah kemampuan penggunaan bahasa Indonesia melalui sarana tulis yang merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Keterampilan menulis ini dapat diajarkan dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah dengan pemetaan pikiran (mind mapping) yang dimulai dari menulis ide pokok di tengah lembar kertas, kemudian dikembangkan menjadi cabang-cabang pemikiran ke segala arah. Pemetaan pikiran ini dapat membantu pembelajar  dalam menemukan, mengorganisasikan, dan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Permasalahan yang muncul adalah “bagaimana langkah-langkah pembelajaran yang ditempuh pembelajar dalam menulis dengan model mind mapping sehingga mencapai hasil maksimal?” Terkait dengan permasalahan tersebut, Hernowo (2003) mengemukakan langkah-langkah pembelajaran menulis dengan model mind mapping sebagai berikut. (1) Pengembangan intuisi. Intuisi merupakan kemampuan memahami sesuatu tanpa dipelajari. Pengembangan intuisi ini dilakukan dengan pembuatan peta pikiran. Langkah-langkahnya adalah (a) menulis gagasan utama di tengah-tengah kertas, (b) menambahkan sebuah cabang yang keluar dari pusatnya untuk setiap gagasan utama. (c) menulis kata kunci pada tiap-tiap cabang yang dikembangkan lebih detail, dan (d) menambahkan simbol-simbol dan ilustrasi untuk mendapatkan ingatan yang lebih baik (DePorter, 2005). (2) Berlatih menulis. Pelatihan menulis ini dilakukan berdasarkan peta pikiran yang dibuat secara spontan. Proses penulisannya dilakukan secara cepat tanpa berhenti atau memperbaiki tulisan tersebut. (3) Tahap setelah menulis. Pada tahap ini dilakukan pengoreksian tulisan. Koreksi bisa dilakukan oleh diri sendiri ataupun orang lain untuk mendapatkan masukan secara objektif. Langkah-langkah tersebut akan menuntun pembelajar menghasilkan tulisan dengan organisasi yang sistematis.   Kata Kunci : Mind Mapping

Page 11 of 55 | Total Record : 549


Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue