cover
Contact Name
Tappil Rambe
Contact Email
tappilrambe@unimed.ac.id
Phone
+6281375056393.
Journal Mail Official
jupiis@unimed.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Negeri Medan, Jl. Willem Iskandar Psr V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : 2085482X     EISSN : 24077429     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JUPIIS is a Journal of Social Science Education for information and communication resources for academics, and observers of Educational Social Sciences, Social Sciences, Political Sciences, Methodology of Social Sciences and Social Work. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of governmental, social, and political science. All papers are blind peer-reviewed by at reviewer. The scope of JUPIIS is is a Journal of Social Science Education. Published twice a year (June and December).
Arjuna Subject : -
Articles 692 Documents
Analisis Peran Kepemudaan terhadap Pengembangan Wilayah Kota Langsa Ditinjau dari Perspektif Geografi Sosial Tengku Muhammad Sahudra
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 11, No 1 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v11i1.12235

Abstract

The problem of developing cities/cities in Indonesia is characterized by differences in phenomena, among others in terms of population growth, the structure of work, education, transportation, and the increase in the number of buildings. The problem of development in Langsa City is caused by development planning that prioritizes physical development rather than non-physical (social) development. Population growth requires the development of facilities and infrastructure and development. Population growth can be caused by natural population growth and migration flows. The method in this study uses descriptive analysis and uses multiple linear regression analysis. The population in this study is that all Langsa City youths who have age 17-30 years are 29,034 people, while the sample is 99.65 people and rounded up to 100 respondents. The research results show that dynamic variables, catalysts, motivators, and innovators have a significant positive effect on the development of the Langsa City area from the perspective of social geography, while the evaluator variables have a positive and insignificant effect on the development of the Langsa City region from a social geography perspective.
Agama dan Kehidupan Manusia ramli ramli
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v7i2.3120

Abstract

This writing analyzes that religion has some roles in human life. In the research of community, religion considered as an element of culture, which is not neglected to be studied. In some way, religion is believed frequently as the source of comprehensive values that cover even inspire derivative values which is developed in human life. In observation, practical religion in society is also developed from religion doctrines and adjusted with the cultural environment. The concourse of doctrines and cultures seems obviously in the pratice of rituals, so religion and culture indeed united in the community. Therefore, religion has many roles in the human life and public sphere. However, in line with changes of the world, how does the religion role in the human life?
Analisis Potensi Penduduk Menggunakan Model Gravitasi di Kota Medan rohani M.Si
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v8i2.5160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  1) menganalisis kondisi dan kuantitas penduduk yang mencakup jumlah, komposisi, dan kepadatan penduduk di Kota Medan, 2) menganalisis potensi penduduk dengan menggunakan model gravitasi. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dalam penelitian ini digunakan metode survey baik survey instansional maupun survey lapangan. Survei instansional digunakan untuk mendapatkan data sekunder yang meliputi data penduduk (jumlah penduduk, komposisi, dan distribusi penduduk). Survei lapangan dilakukan dengan observasi dan pengukuran untuk mendapatkan data primer berupa  titik koordinat ibukota kecamatan. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan model gravitasi. Hasil penelitian akan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis spasial (keruangan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kota Medan sebanyak 2.135.516 jiwa dengan komposisi jumlah penduduk perempuan lebih banyak dari laki-laki, dengan rasio beban  tanggungan sebesar 43,04. Sedangkan kepadatan rata-rata penduduk Kota medan 10.511,18 jiwa/km2 dengan  Potensi penduduk yang tertinggi berada di Medan Timur.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Juliani Tanjung
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v9i2.8279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar PKn siswa kelas III SD Negeri 081238 Sibolga sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran kooperatif make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 081238 Sibolga tahun ajaran 2013/2014. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random class dan diambil satu kelas diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif make a match. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda dan observasi. Dari hasil analisis data pretes menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh nilai ≥75 sebanyak 12 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 42,86%. Pada pelaksanaan siklus I siswa yang memperoleh nilai ≥75 sebanyak 18 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 64,29%. Pada pelaksanaan siklus II siswa yang memperoleh nilai ≥75 sebanyak 26 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 92,86%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar PKn siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif make a match pada kelas III SD Negeri 081238 Sibolga.
GENDANG LIMAPULUH KURANG DUA PADA MASYARAKAT ETNIS KARO DI SUMATERA UTARA Wiflihani Wiflihani
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v5i2.1114

Abstract

Lewat media iringan bunyi-bunyian (musik), cerita mitos kejadian dunia (kosmogoni) pada satu masyarakat tertentu disajikan dengan sedemikian indah dan terasa menggugah perasaan bagi siapa saja yang mendengarkannya meskipun tidak melalui dialog secara literer. Demikian pula dengan Gendang Karo Limapuluh Kurang Dua yang berisi tentang cerita kosmogoni yang dipercayai oleh masyarakat Karo. Melalui media musik yang disajikan oleh 4 orang Sierjabaten yang terdiri dari: pengual 1, pengual 2, penarune dan penabuh gong.  Gendang ini berdurasi hampir 2 jam yang terbagi dalam 6 frase, terdiri dari 48 gendang tanpa teks tertulis, dan mempunyai makna dan arti berlainan antara satu gendang dengan gendang yang lain. Teriakan allep-allep sebanyak 3 kali yang artinya luapan tanda gembira (hore-hore) oleh semua yang hadir, selalu menjadi tanda bagi setiap akhir dan memulai frase.
Meningkatkan Kreativitas Siswa dengan Menggunakan Metode Pemberian Tugas pada Mata Pelajaran Sosiologi Nursam Lubis
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v7i1.2299

Abstract

The subject of this research is 43 students at class Social Science-1 grad XI, whereas the object of the research is teaching method of tasking, and data was collected by using list of observation and questionaire. Based on pre test to 26 students, resulting 10 students (38.5 percent) obtained lower learning outcome and only 4 students (15.4 percent) reached good score with average 64.3 percent. Then in first cycle, resulting 6 students (23.1 percent) gained good predicated with average score 65.2 percent. In the second cycle, the outcome climbed to 21 students (80.8 percent) gained good predicate of creativity with 86.5 score. By questionaire in the last meeting, resulting 3 students (11.5 percent) obtained lower score and only 21 students (80.7 percent) gained good score with average score of 80.5 percent. Based on the research starting the first to second cycle, empirically have proved thart learning outcome increases significantly. Therefore using method of tasking can be elevate students creativity on the subject of Sociology at class Social Science-1 grade XI in SMA 12 of Medan.
Analisis Bentuk Pekerjaan Anak dan Faktor Penyebab di Kecamatan Medan Belawan Elfri Juri Pardede; mbina pinem
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v8i1.5123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bentuk pekerjaan anak, (2) mengetahui faktor ekonomi dan sosial mana yang mempengaruhi terjadinya bentuk pekerjaan anak, (3) mengetahui faktor yang paling dominan yang menyebabkan terjadinya bentuk pekerja anak. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Belawan, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja anak yang bekerja pada bentuk pekerjaan ringan dan terburuk untuk anak. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan Snowball Sampling, dan jumlah sampel adalah 150 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung (wawancara)  kemudian  dianalisa  dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Anak yang bekerja, 82,67 % termasuk dalam bentuk pekerjaan terburuk untuk anak. (2) Faktor ekonomi dan sosial yang mempengaruhi terjadinya bentuk pekerja anak adalah pendapatan orang tua 96,67 % di bawah UMR hal ini juga terkait dengan 93,33 % orang tua responden bekerja di sektor informal yang mengakibatkan pendapatan orang tua rendah atau tidak menentu, faktor sosialnya adalah pendidikan orang tua lebih banyak tamat SMP 35,33 % hal ini yang mempengaruhi cara pandang orang tua akan arti pentingnya pendidikan dimana 23,33 % berpangangan bahwa tidak perlu sekolah lebih baik bekerja. (3) Faktor yang paling dominan adalah faktor ekonomi.
Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual Elvi Zahara Lubis
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v9i2.8242

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran lembaga advokasi dalam memberikan perlindungan hukum dan upaya yang dilakukan dalam menanggulangi terjadinya kekerasan seksual. Bentuk pendampingan, pemantauan, advokasi perlindungan hukum yang diberikan sudah diatur dalam undang-undang perlindungan anak. Namun meskipun demikian undang-undang tersebut belum menampakkan secara tegas mengenai bentuk perlindungan yang dapat diberikan secara langsung dalam setiap proses peradilan, dan belum ada peraturan pelaksnaannya, maka dalam pelaksanaan peran lembaga advokasi seringkali menemui hambatan-hambatan, baik secara eksternal maupun internal. Meskipun lembaga perlindungan anak yang dibentuk oleh pemerintah seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dirasakan kurang mampu untuk menyentuh langsung anak korban kekerasan seksual. Sehingga keberadaan lembaga advokasi perlindungan anak masih sangat dibutuhkan terutama di daerah-daerah terpencil dan daerah yang baru berkembang.  
PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN Rahayu Sehat Widodo
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v4i2.555

Abstract

Implementasi KTSP memerlukan sosok seorang guru yang memiliki kemampuan manajerial dan integritas professional yang tinggi, serta demokratis dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Guru profesional akan dapat menyelenggarakan proses pembelajaran dan penilaian yang menyenangkan bagi peserta didiknya, sehingga dapat mendorong tumbuhnya kreativitas belajar pada diri peserta didik. Kesiapan guru dalam pelaksanaan kurikulum sangat menentukan minat dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran. Melalui  pelaksanaan dan penyusunan kurikulum yang sesuai diharapkan peserta didik tidak hanya dapat memiliki ilmu pengetahuan namun juga memiliki kesan yang mendalam tentang materi pelajaran, sehingga dapat membentuk peserta didik yang cerdas, terampil, dan berkarakter sesuai dengan yang  diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.
Pengelolaan Dana Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Yamulia Hulu; R Hamdani Harahap; Muhammad Arif Nasutian
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v10i1.9974

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan dana desa dalam memberdayakan penduduk desa dan untuk mencari tahu beberapa faktor yang memungkinkan dan menghambat dalam mengelola dana desa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kegiatan ini dilakukan di Desa Tetehosi Sorowi, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara, dengan melakukan wawancara dan observasi untuk mendapatkan data dan informasi tentang dana desa yang diinterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa yang dilakukan oleh pemerintah desa tidak transparan, penduduk desa tidak berpartisipasi secara aktif, dan pejabat pemerintah desa lebih dominan dalam merencanakan kegiatan dan pelaksanaan dana desa. Pengelolaan dana desa dicatat secara vertikal kepada Camat, tetapi tidak untuk penduduk desa sehingga mereka tidak mempercayai pejabat pemerintah desa. Kegiatan pemberdayaan diprioritaskan untuk pemberdayaan fisik seperti pembangunan jalan dan limbah, sementara pemberdayaan non-fisik terkait dengan pelatihan resmi pemerintah desa dan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor pendukung pengelolaan dana desa dalam memberdayakan penduduk desa di Desa Tetehosi Sorowi adalah dukungan untuk kebijakan/peraturan, sosialisasi, fasilitas, dan infrastruktur. Faktor penghambat adalah kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya partisipasi penduduk desa.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol. 17 No. 1 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 16 No. 2 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 16, No 1 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 16 No. 1 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol 15, No 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol. 15 No. 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol. 15 No. 1 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol 15, No 1 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol 14, No 2 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol. 14 No. 2 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 14, No 1 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol 13, No 2 (2021): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 13, No 1 (2021): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 12, No 2 (2020): JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL, DESEMBER Vol 12, No 1 (2020): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 11, No 2 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 11, No 1 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 10, No 2 (2018): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER Vol 9, No 1 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 9, No 1 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Non Kependidikan dalam Ranah Ilmu-ilmu Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Non Kependidikan dalam Ranah Ilmu-ilmu Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 6, No 1 (2014): Penelitian dan Artikel Ilmiah Pendidikan/Non Kependidikan Ilmu Sosial dan Buday Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 5, No 2 (2013): Penelitian dan artikel ilmiah pendidikan/non kependidikan ilmu sosial dan buday Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 5, No 1 (2013): Penelitian Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2012): Penelitian Dosen dan Mahasiswa Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 4, No 1 (2012): Penelitian dan artikel ilmiah pendidikan/non kependidikan ilmu sosial dan buday Vol 4, No 1 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 4, No 1 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 3, No 1 (2011): Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2011): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 3, No 1 (2011): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 2, No 2 (2010): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 2, No 2 (2010): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DESEMBER More Issue