cover
Contact Name
Tappil Rambe
Contact Email
tappilrambe@unimed.ac.id
Phone
+6281375056393.
Journal Mail Official
jupiis@unimed.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Negeri Medan, Jl. Willem Iskandar Psr V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : 2085482X     EISSN : 24077429     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JUPIIS is a Journal of Social Science Education for information and communication resources for academics, and observers of Educational Social Sciences, Social Sciences, Political Sciences, Methodology of Social Sciences and Social Work. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of governmental, social, and political science. All papers are blind peer-reviewed by at reviewer. The scope of JUPIIS is is a Journal of Social Science Education. Published twice a year (June and December).
Arjuna Subject : -
Articles 692 Documents
Pemetaan Jaringan Sosial dan Motif Korban Human Trafficking pada Perempuan Pekerja Seks Komersial Ikhlasiah Dalimoenthe
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v10i1.8430

Abstract

Tingginya laju pertumbuhan penduduk serta pertumbuhan ekonomi, menjadikan kawasan seperti DKI Jakarta menjadi salah satu tujuan didatangkannya para korban human trafficking (terutama perempuan dan anak-anak) dari luar wilayah Jabodetabek. Mereka dibawa terutama perempuan untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK). Hal ini bisa dilihat dengan bertambahnya jumlah tempat panti pijat plus atau spa plus yang menawarkan para perempuan PSK. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk jaringan sosial pada kasus human trafficking perempuan yang dijadikan PSK dan menjelaskan motif apa yang membuat mereka menjadi korban human trafficking untuk dijadikan perempuan PSK di Wilayah DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan untuk jenis penelitian ini adalah fenomenologi. Lokasi penelitian di DKI Jakarta, namun Kepulauan Seribu tidak termasuk dan waktu penelitian berlangsung selama 5 bulan (Juni sampai Oktober 2017). Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bentuk jaringan sosial yang terbentuk adalah jaringan sosial parsial dan jaringan sosial kepentingan. Sementara itu, motif atau latar belakang penyebab informan menjadi korban human trafficking dan kemudian dijadikan PSK, yaitu: Pertama, motif kemiskinan. Kedua, motif sulitnya akses lapangan kerja. Ketiga, motif pendidikan. Keempat, motif masalah keluarga. Kelima, motif praktek budaya pernikahan dini yang berdampak pada perceraian.
Kajian Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tutorial Tatap Muka di Universitas Terbuka Medan Sihar Pandapotan
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v6i1.1480

Abstract

The research was motivated by the implementation of face-to-face tutorial in UPBJJ-UT Medan that is still considered to have several problems, such as the declining of student attendance rates in several study groups (pokjar). This study aimed to: (1) describe the implementation of face-to-face tutorial (TTM) and the criteria of the tutorial systems in UPBJJ-UT Medan, (2) analyze the factors that determine the quality of tutorial, and (3)identified factors that impede the quality of tutorial. The researchis descriptive with a qualitative approach. Data were  collected through interviews and distributing questionnaires to 75 respondens who were randomly assigned; and analyzed by qualitative descriptive. The results showed that : (1) TTM held in UPBJJ-UT Medan through the stages of the recruitment of tutors, tutor training, delivery of instructional materials timely, and tutorial monitoring. While the geographical factors used as criteria for the establishment of tutorial areas with the system model block, semi-block and regular. (2) supporting factors of tutorial quality: (a) tutors, (b) instructional materials, (c)students, (d) tutorial location, and (e) the examination system; and (3) inhibiting factors include: (a) distance, (b) age, (c) time, (d) economic and (e) cultural-religion.
Peningkatan Hasil Belajar Mahasiswa Kelas Agribisnis 4 Fakultas Pertanian Umsu Mata Kuliah Penyuluhan Pertanian melalui Media Pembelajaran Video Muhammad Thamrin; Surnaherman Surnaherman; Sri Mona Riza
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v7i2.3124

Abstract

This research is the classroom action research (PTK). It is held toward students of Department of Agribusiness 4 semester sixth of academic year 2014/2015 Faculty of Agriculture North Sumatra Muhammadiyah University, which is amount 40 persons. The research aims to improve the student’s learning result that in the low level and did not achieve the minimum completeness criteria (KKM) of 65 score. This classroom action research uses learning media of video which is used as instrument to motivate the students in the learning process so that the learning result become better and achieve the score of KKM. The instruments are used by researcher is the 20-questions-multiple-choice and 5-question-essay test, observation sheet either for researcher or students, and using media of video. The student’s learning result of the first cycle is the highest score of 78 and the lowest score 56. While the student’s learning result in the second cycle obtaining the highest score of 88 and the lowest score of 68. The average score of first cycle is 68.65 experienced an increase in the second cycle with the average score of 81.15. This shows that learning media of video plays an important role in improving the student’s learning result.
Aktualisasi dan Filosofi Konsep Kepemimpian Tradisional bagi Generasi Muda di Bale Marojahan Medan Agung Suharyanto; Armansyah Matondang; Taufik Wal Hidayat
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v8i2.5164

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah aktualisasi dan filosofi kepemimpinan tradisional yang diberikan kepada generasi muda di Bale Marojahan Medan. Metode yang digunakan adalah dengan membantu salah satu acara yang tidak bisa dilaksanakan karena tidak adanya dana untuk menjalankan rencana kegiatan tersebut. Acara yang diselenggarakan adalah dengan mendanai acara seminar aktualisasi dan filosofi kepemimpinan tradisional yang tema kali ini memfokuskan pada tradisi Mandailing Angkola dan Minangkabau. Penyelenggaraan cara seminar ini diselenggarakan di Bale Marojahan Medan yang yang menjadi tempat berkumpulnya beberapa komunitas yang terdiri dari generasi muda untuk bisa meningkatkan rasa cinta terhadap tradisi dan nasionalisme bangsa. Target yang dibidik adalah generasi muda untuk tidak mengabaikan kearifan tradisi dan nilai-nilai budaya masyarakat lokal tentang kepemimpinan. Evaluasi kemudian dilakukan 3 bulan sesudah acara diselenggarakan untuk melihat bagaimana aplikasi dan semangat dari generasi muda untuk menggali konsep kepemimpinan tradisional sebagai salah satu alternative dan pilihan diantara berbagai bentuk pola kepemimpinan yang ada kepada komunitas masing-masing.
RESPON AGAMA-AGAMA TERHADAP SPIRITUALISME Ramli Nur
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v5i1.473

Abstract

Spritualisme adalah aliran filsafat yang mengutamakan kerohanian. Sedang spritualisme dari pandangan agama ditafsirkan dengan makna yang beragam oleh banyak orang. Namun spritualitas merupakan potensi manusia yang tidak mungkin hilang dalam kondisi dan situasi apapun. Spritualitas akan terus berkembang sejalan dengan kebutuhan manusia, yang berada di puncak rasionalitas, dan berada di sebuah “era” disebut globalisasi dan era postmodern. Pada dasarnya, manusia adalah mahluk spritual karena selalu terdorong oleh kebutuhan untuk mengajukan pertanyaan “mendasar” atau “pokok”. Mengapa saya dilahirkan? Apakah makna hidup saya? Buat apa saya melanjutkan hidup saat lelah, depresi atau merasa terkalahkan? Kata spritualitas agama berarti berkenaan dengan mental (kesadaran), perasaan, moralitas dan nilai-nilai luhur lainnya yang bersumber dari ajaran agama. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan respon agama-agama, dikhususkan pada agama Kristen dan gama Islam terhadap spritualisme.
Penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Technique Permainan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Sri Suganti
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v9i2.8283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar PKN siswa kelas I SD Negeri 081234 Sibolga sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran value clarification technique permainan.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas I SD Negeri 081234 Sibolga tahun ajaran 2016/2017. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random class. Sampel yang diambil adalah satu kelas dan diajarkan dengan model pembelajaran value clarification technique permainan. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda dan observasi.Dari hasil analisis data pretes sebagai hasil belajar awal siswa menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 16 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 51,61%. Pada pelaksanaan siklus I siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 20 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 64,52%. Pada pelaksanaan siklus II siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 28 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 90,32%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar PKN siswa dengan menggunakan model pembelajaran value clarification technique permainan pada kelas I SD Negeri 081234 Sibolga.
PENDIDIKAN GEOGRAFI BERBASIS KARAKTER SEBAGAI WAHANA PEMBELAJARAN KEPENDUDUKAN Tumiar Sidauruk
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v5i2.1118

Abstract

Pendidikan geografi berbasis karakter merupakan disain pembelajaran yang menyajikan konten dengan berorientasi tidak semata pada ranah pengetahuan dan keterampilan tetapi juga berorientasi pada ranah sikap. Disain pembelajaran ini dipandang efektif untuk dijadikan sebagai wahana pembelajaran kependudukan. Melalui pendekatan kontekstual, pembelajaran geografi dirancang dengan mengangkat tema-tema kependudukan sebagai tema kontekstual. Peserta didik belajar dengan pengalaman untuk mengamati, menalar, mencoba dan menyajikan alternatif pemecahan masalah-masalah kependudukan yang ada di sekitar lingkungannya. Habituasi pembelajaran seperti ini, sebagai upaya penumbuhan karakter peserta didik yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelangsungan kehidupan manusia di planet bumi dan belajar untuk hidup secara harmoni dengan lingkungannya.
Implementasi UU Nomor 39 Tahun 2004 terhadap Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Vinni Dini Pratiwi; Suharno Suharno
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 11, No 1 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v11i1.11972

Abstract

Indonesian labor is a term for low-skilled and unskilled Indonesian citizens who work abroad in employment relations for a certain period of time with wages. Legal protection for Indonesian Workers' Rights has not gone well, the need for guidance on the meaning of labor law for Indonesia, this undermines Indonesian Workforce and eliminates job security for Indonesian workers while abroad, the obstacles to implementing Indonesian legal protection for workers are mistakes that conducted by Indonesia, namely Manpower does not report problems to the Government of Indonesia in connection with the employment of Indonesian Workers. The purpose of this research is to find out more clearly and broadly about the protection of Indonesian workers working abroad who are carried out by the terrace of the Ministry of Placement of Protection of Indonesian Workers in North Sumatra Province. The method carried out in this study is descriptive qualitative methods related to data collection and identification. Data analysis method uses data reduction and research instruments, namely interviews and documentation. The results of this study indicate that the Indonesian Labor Protection Placement Service has carried out its duties with the policy of Law No. 39 of 2004 concerning the placement and protection of Indonesian workers abroad. In carrying out its duties there are obstacles faced in providing legal protection to the state labor force.
Membangun Pengalaman Belajar Kewarganegaraan melalui Model Pembelajaran Project citizen pada Siswa Surya Dharma; Rosnah Siregar
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v7i1.2303

Abstract

Education indeed could be takes place through experiences which empirically can develops culture of learning for every students. However experience and education can not merely be equated because part of experience could not be educate. The not-educated experience is the one that obstruct on coming of the next experience. Whilst educated learning experience is the one that can encourage the students to evolve a change intentionally, so the change could be happen actively, effectively, and sustainable. This wiriting tries to construct, how the learning model of poject citizen can be develop experience in learning concern on civic. If realized that one of the matters in teaching civic nowadays is managing of class can not yet construct an atmosphere that can be provides experiences in learning for students, as the learning only emphasizes on cognitive aspect. Through community services activity, a training by using learning model  of ‘project citizen’ have done in SMP of Batubara Regency, the writer try various ideas regarding how learning model of project citizen could be constructs experience in learning civic .
Penerapan Model Tutor Sebaya Berbasis Internet untuk Meningkatkan Aktivitas Mahasiswa dalam Mata Kuliah Analisa dan Interpretasi Foto Udara Mahara Sintong; Darwin Parlaunagn Lubis
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v8i2.5154

Abstract

Interpretasi foto udara merupakan mata kuliah wajib pada semester ganjil di semester IV (empat) di Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unimed, dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hasil belajar mahasiswa dengan penggunaan metode pembelajaran biasa (konvensional) dengan penerapan tutor sebaya dalam pelaksanaan mata kuliah interpretasi foto udara berbasis internet. Hasil pembelajaran dengan penggunaan metode pembelajaran biasa (konvensional) menunjukkan hasilnya adalah 55,84 persen mahasiswa mendapat nilai E, 22,81 persen mahasiswa mendapat nilai C dan 19,35 persen mahasiswa mendapat nilai B, Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan model pembejaran tutor sebaya berbasis internet dalam matakuliah interpretasi foto udara dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Dari hasil penelitian ini juga membuktikan adanya peningkatan prestasi belajar mahasiswa hal ini terlihat dari nilai mahasiswa pada tahap pra-lapangan rata-rata nilai mahasiswa 80,94 dengan komposisi nilai (B = 68 % dan C = 32,%), tahap lapangan nilai rata-rata mahasiswa 81,56 dengan komposisi nilai (A = 9,7 %, B = 83,9 % dan nilai C = 6,5 %) dan tahap pasca lapangan memperoleh nilai rata-rata 81,56 dengan komposisi nilai (A = 19 %, B = 81 %).

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol. 17 No. 1 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 16 No. 2 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 16, No 1 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 16 No. 1 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 15 No. 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 15, No 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 15, No 1 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 15 No. 1 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol. 14 No. 2 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 14, No 2 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 14, No 1 (2022): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNE Vol 13, No 2 (2021): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER Vol 13, No 1 (2021): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 12, No 2 (2020): JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL, DESEMBER Vol 12, No 1 (2020): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 11, No 2 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 11, No 1 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI Vol 10, No 2 (2018): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 10, No 1 (2018): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER Vol 9, No 2 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) DESEMBER Vol 9, No 1 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 9, No 1 (2017): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 8, No 2 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 8, No 1 (2016): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 7, No 2 (2015): JUPIIS: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Non Kependidikan dalam Ranah Ilmu-ilmu Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Non Kependidikan dalam Ranah Ilmu-ilmu Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 7, No 1 (2015): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 6, No 2 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 6, No 1 (2014): Penelitian dan Artikel Ilmiah Pendidikan/Non Kependidikan Ilmu Sosial dan Buday Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 6, No 1 (2014): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 5, No 2 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 5, No 2 (2013): Penelitian dan artikel ilmiah pendidikan/non kependidikan ilmu sosial dan buday Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 5, No 1 (2013): Penelitian Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2012): Penelitian Dosen dan Mahasiswa Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 4, No 2 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial) DESEMBER Vol 4, No 1 (2012): Penelitian dan artikel ilmiah pendidikan/non kependidikan ilmu sosial dan buday Vol 4, No 1 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 4, No 1 (2012): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 3, No 1 (2011): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 3, No 1 (2011): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI Vol 3, No 1 (2011): Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2010): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DESEMBER Vol 2, No 2 (2010): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DESEMBER More Issue