cover
Contact Name
Nurhadi Siswanto
Contact Email
corak.jurnalsenikriya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
corak.jurnalsenikriya@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Corak : Jurnal Seni Kriya
ISSN : 23016027     EISSN : 26854708     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
CORAK adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Kriya, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta dengan nomor p-ISSN: 2301-6027 dan nomor e-ISSN: 2685-4708. Jurnal ini berisikan tentang artikel hasil penelitan, gagasan konseptual (hasil pemikiran), penciptaan, resensi buku bidang seni kriya dan hasil pengabdian masyarakat dalam bidang kriya.
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
Kearifan Lokal dalam Motif Batik Kaliagung Kulon Progo: Sebuah Kajian Ekologis Maria Vincentia Eka Mulatsih; Ridho Al Awwali Khoiromawla Judien
Corak Vol 15, No 1 (2026): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Corak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v15i1.19404

Abstract

The interdisciplinary study about ecology in relation to other disciplines has developed well. However, studies about batik pattern rarely analyze the pattern from its ecological point of view. Previous studies about batik motif mostly only discuss its local wisdom. Thus, this article views the motifs from different perspective that is ecological one. Applying literature review and interview methods, it aims to reveal the reason behind each name of Kaliagung Batik motif (a region in Yogyakarta). It was found that the dominant origin of the naming was from Sanskrit language. There were six batik motifs of Kaliagung, namely: Cakiyar Asamaralana, Sungsang Ananta, Gebang Wiguna, Monying Pastika, Dheling Wulung, and Agung Balakosa. Each motif was based on a flora or fauna that existed in Kaliagung area. That flora and fauna had beneficial impact to ecosystem except Agung Balakosa motif since this motif is a compilation from other motifs. In addition, every motif of Kaliagung Batik also had philosophical meaning. Some of them were to be beneficial for others and be humble.
ADAPTASI MOTIF BUNGA TULIP MELALUI TEKNIK SULAM PADA BUSANA PESTA PRIA Zamal Luthfi Kautsar; Mutiara Annandara
Corak Vol 15, No 1 (2026): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Corak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v15i1.18763

Abstract

Perkembangan busana pria modern menunjukkan adanya perubahan estetika yang membuka peluang penggunaan motif floristik, meskipun bunga sering diasosiasikan dengan femininitas. Tantangan utama penelitian ini adalah bagaimana mengadaptasi motif tulip agar tetap menjaga karakter maskulin pada busana pesta pria. Penelitian ini bertujuan mengembangkan stilisasi motif tulip melalui teknik sulaman sehingga selaras dengan struktur busana pria. Metode yang digunakan adalah practice-based research melalui tahapan identifikasi ide, eksplorasi visual dan teknis, serta perwujudan karya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bunga Tulip dan penerapan sulam rantai dan satin pada kain hitam menciptakan kesan tegas, elegan, dan modern. Karya akhir berupa jas dan celana pesta pria memperlihatkan integrasi harmonis antara floralisme dan konstruksi busana maskulin.
Model Pendampingan IKM Mebel Kabupaten Tuban Berbasis Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Akses Pasar Global melalui Pameran Internasional Ahmad Imamil Adil
Corak Vol 15, No 1 (2026): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Corak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v15i1.20235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pendampingan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) mebel di Kabupaten Tuban berbasis ekonomi kreatif guna meningkatkan akses pasar global. Industri mebel merupakan bagian dari subsektor kriya yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Namun demikian, sebagian besar pelaku IKM mebel masih menghadapi berbagai kendala dalam inovasi desain produk, efisiensi produksi, serta strategi pemasaran internasional. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode Action Research yang dilakukan melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendampingan yang efektif terdiri dari tiga komponen utama, yaitu inovasi desain produk, peningkatan efisiensi produksi, serta strategi promosi global melalui partisipasi dalam pameran furnitur internasional seperti Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (JIFFINA) 2026. Model pendampingan ini mampu meningkatkan kualitas produk, efisiensi distribusi melalui sistem knockdown furniture dan compact packaging, serta memperluas peluang akses pasar global bagi pelaku IKM mebel di Kabupaten Tuban.
PENCIPTAAN CHUNKY KNITWEAR MELALUI TEKNIK FINGER KNITTING Elis Siti Aisyah; Pipin Tresna; Asri Wibawa Sakti
Corak Vol 15, No 1 (2026): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Corak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v15i1.19387

Abstract

Chunky knitwear hadir sebagai tren fesyen yang menonjolkan struktur rajutan tebal, permainan warna kontras, dan siluet berukuran besar. Karakteristik tersebut diperlihatkan secara konsisten oleh desainer Hope Macaulay, yang dikenal dengan “giant handmade knits” berbahan merino wool jumbo. Popularitas karyanya menunjukkan bahwa chunky knitwear memiliki daya tarik visual sekaligus potensi sebagai medium eksplorasi artistik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sumber ide, material, serta teknik finger knitting; merancang desain dan pola berdasarkan perhitungan loop; mewujudkan karya busana chunky knitwear dan menyajikannya melalui pameran Asia Fashion Show; serta melakukan evaluasi karya melalui penilaian ahli. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan karya menurut Gustami yang dimodifikasi menjadi enam langkah, meliputi eksplorasi ide serta konsep, eksplorasi material dan teknik, perancangan desain, perancangan pola, perwujudan, dan evaluasi. Hasil penelitian berupa produk chunky knitwear terdiri dari atasan, rok, dan leg warmer, dengan konstruksi berbasis teknik finger knitting menggunakan material loopy wool serta detail hiasan pom-pom. Berdasarkan penilaian ahli, karya memperoleh rata-rata skor sebesar 81,57% dengan kategori sangat baik sehingga dinyatakan layak sebagai karya busana hasil penciptaan.