cover
Contact Name
Irwan Effendi
Contact Email
jipas@ejournal.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kurniawanronal09@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bina Widya KM. 12,5 Simpang Baru, Tampan, Pekanbaru 28293 Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science)
Published by Universitas Riau
ISSN : 16932862     EISSN : 27763080     DOI : https://doi.org/10.31258/jipas
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) memiliki ruang lingkup seperti bidang biologi, fisika dan kimia perairan, pemanfaatan hasil perairan, teknologi di bidang penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan, konservasi sumber daya kelautan, perencanaan pengembangan wilayah perairan dan pesisir, serta wilayah sosial-ekonomi dan budaya masyarakat pesisir. Jurnal ini diterbitkan sebagai sarana dan wadah para dosen, ilmuan, peneliti maupun pakar bidang perikanan mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya untuk menunjang Tugas dan Program Tri Dharma Perguruan Tinggi secara Umum
Articles 466 Documents
Komposisi Hasil Tangkapan Purse Seine Nelayan  Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Provinsi Sumatera Utara Syahputri, Rara Vania; Yani, Alit Hindri; Zain, Jonny
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.309-313

Abstract

Pukat cincin (purse seine) merupakan salah satu alat tangkap utama di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Sumatera Utara. Namun, komposisi dan jumlah hasil tangkapan utama serta tangkapan sampingan (by-catch) dari operasi purse seine di perairan Belawan belum diketahui secara detail. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi hasil tangkapan purse seine berdasarkan kategori tangkapan utama dan tangkapan sampingan. Penelitian dilakukan pada April hingga Mei 2024 di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan. Penelitian ini menggunakan metode survei, di mana pengambilan data hasil tangkapan dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total tangkapan purse seine di Belawan selama periode 2019 hingga 2023 mencapai puncaknya pada tahun 2022 dengan persentase 32,5%, sementara tahun dengan tangkapan terendah tercatat pada 2019 sebesar 9,3%. Komposisi tangkapan utama purse seine meliputi layang deles (Decapterus macrosoma) sebesar 48,6%, kembung (Rastrelliger spp.) 13,8%, dan selar kuning (Selaroides leptolepis) 8,1%. Tangkapan sampingan terdiri dari bawal (Parastromateus niger) 3,2%, cumi-cumi (Loligo spp.) 8,4%, dan tongkol (Euthynnus affinis) 5,9%. 
Status Keberlanjutan Perikanan Tangkap Bubu Tiang di Kepenghuluan Raja Bejamu Kecamatan Sinaboi, Rokan Hilir Hazman, Fazil; Brown, Arthur; Zain, Jonny
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.303-308

Abstract

Status keberlanjutan perikanan tangkap adalah konsep yang menekankan pada pelestarian sumber daya perikanan selama proses penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai status keberlanjutan metode penangkapan ikan menggunakan bubu tetap berdasarkan aspek ekologi, ekonomi, teknologi, kelembagaan, dan sosial di Desa Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024 di Desa Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir. Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data terkait aspek keberlanjutan perikanan bubu tetap, dengan menggunakan kuesioner. Analisis keberlanjutan dilakukan menggunakan metode Rapid Appraisal for Fisheries (RAPFISH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keberlanjutan multidimensional penangkapan ikan bubu tetap adalah 63,85 (cukup berkelanjutan). Indeks ini diperoleh dari 38 atribut pada lima aspek: aspek ekologi dengan indeks 46,26 (tidak berkelanjutan), aspek ekonomi dengan indeks 52,00 (cukup berkelanjutan), aspek teknologi dengan indeks 81,29 (berkelanjutan), aspek kelembagaan dengan indeks 54,11 (cukup berkelanjutan), dan aspek sosial dengan indeks 81,73 (berkelanjutan)
Pemanfaatan Tepung Daun Indigofera (Indigofera zollingeriana) yang Difermentasi Menggunakan EM-4 (Effective Microorganism-4) dalam Pakan untuk Pertumbuhan Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio) Tampubolon, Irma Megawati; Adelina, Adelina; Suharman, Indra
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.205-216

Abstract

Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi untuk dijadikan bahan baku alternatif dalam pembuatan pakan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah optimal tepung daun indigofera yang difermentasi  menggunakan EM4 (Effective Microorganism-4) sebagai pengganti tepung ikan dalam pakan, untuk meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan mas. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor dengan 5 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah pakan tanpa tepung daun indigofera fermentasi (P0), pakan mengandung tepung daun indigofera fermentasi 30% (P1), 40% (P2), 50% (P3) dan 60% (P4). Pakan uji diberikan ke ikan uji sebanyak 10% dengan frekuensi 3 kali sehari pada pukul 08.00, 13.00 dan 17.00 WIB, pakan diberikan ke ikan uji selama 56 hari. Ikan yang digunakan adalah benih ikan mas ukuran 4-6 cm dan bobot 2,23±0,72 g. Benih ikan mas dimasukkan ke dalam 15 unit keramba berukuran 1x1x1 m3 dengan padat tebar 25 ekor/keramba untuk mengukur pertumbuhan ikan dan 10 unit akuarium dengan padat tebar 15 ekor/akuarium untuk mengukur kecernaan protein dan pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh (P<0.05) penggunaan tepung daun indigofera fermentasi dalam pakan terhadap efisiensi pakan, retensi protein dan laju pertumbuhan spesifik benih ikan mas. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan 60% tepung daun indigofera yang difermentasi dalam pakan menghasilkan kecernaan pakan sebesar 63,24%, kecernaan protein 79,23%, efisiensi pakan 27,25%, retensi protein 18,07%, laju pertumbuhan spesifik 2,57% dan tingkat kelulushidupan ikan sebesar 100%.
Analisis Faktor Produksi Hasil Tangkapan pada Alat Tangkap Purse Seine di PPS Nizam Zachman Provinsi Jakarta Basobih, Fadel Saleh; Zain, Jonny; Yani, Alit Hindri
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.284-290

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia yang memiliki peran vital dalam bidang pengembangan dan distribusi hasil perikanan di Indonesia. Pelabuhan ini berada di Provinsi Jakarta dan alat tangkap yang paling dominan digunakan oleh nelayan adalah purse seine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap hasil tangkapan purse seine dan bagaimana bentuk hubungan antara faktor-faktor produksi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pengamatan lansung di lapangan dan wawancara dengan pihak nelayan purse seine. Metode analisis yang digunakan yaitu uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji F serta uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor produksi yang mempengaruhi hasil tangkapan Purse Seine di PPS Nizam Zachman Jakarta adalah ukuran kapal (X1), panjang jaring (X4), lebar jaring (X5), jumlah BBM (X6), dan lama melaut (X8). Hubungan antara faktor-faktor produksi hasil tangkapan pada alat tangkap purse seine di PPS Nizam Zachman Jakarta dapat dipresentasikan dalam model regresi berganda, yakni Y =-41686.282 + 1074.074 X1 -32.143 X2 + 384.893 X3 + 342.824 X4 + 638.306 X5 + .403 X6 – 760.506 X7 + 407.982 X8
Komposisi Hasil Tangkapan Bubu Naga pada Pagi dan Siang Hari di Perairan Desa Permai, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti Tarigan, Isdayani; Brown, Arthur; Nasution, Polaris
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.298-302

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan jumlah dan komposisi hasil tangkapan alat tangkap bubu naga yang dioperasikan pada pagi dan siang hari di Perairan Desa Permai. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data melalui observasi langsung terhadap operasi dua unit bubu naga selama sepuluh hari. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji-t, dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tangkapan pada pagi hari lebih tinggi dibandingkan siang hari, baik dari segi berat (11,64 kg pada pagi hari dan 7,675 kg pada siang hari) maupun jumlah individu (1.282 ekor pada pagi hari dan 1.024 ekor pada siang hari). Hasil tangkapan terdiri dari empat spesies: udang putih (Litopenaeus sp), udang merah (Penaeus monodon), ikan duri (Hexanematichthys sagor), dan ikan gulamah (Johnius trachycephalus). Spesies dominan adalah udang putih, terutama pada pagi hari. Kesimpulannya, alat tangkap bubu naga lebih efektif digunakan pada waktu pagi hari di perairan Desa Permai.
Budidaya Ikan Patin (Pangasianodon hypophtalmus) dengan Sistem Akuaponik dan Pakan Fermentasi Daun Kelor (Moringa oleifera) Aulia, Abdul Hannan; Tang, Usman M.; Pamukas, Niken Ayu
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.181-189

Abstract

Ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) merupakan salah satu ikan konsumsi memliki nilai ekonomis yang tinggi dan digemari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis penambahan fermentasi daun kelor yang tepat dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan patin yang dipelihara dengan keadaan gelap selama 24 jam menggunakan sistem resirkulasi akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember s/d Februari. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap, yang terdiri dari 4 perlakuan 3 kali ulangan. Perlakuan tersebut adalah tanpa penambahan tepung fermentasi daun kelor, dosis 10 g/kg, 15 g/kg, dan 20 g/kg. Pada penelitian ini benih ikan patin yang digunakan berukuran panjang 5-7 cm sebanyak 400 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi daun kelor mampu memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan yang dipelihara dengan media fotoperiod sistem akuaponik. Dosis terbaik pada penelitian ini adalah 10 g/kg yang menghasilkan bobot mutlak 18,93 g, panjang mutlak 13,35 cm, lps 3,29 %/hari dan kelulushidupan 96,67%. Kesimpulan pada penelitian ini adalah penambahan tepung fermentasi daun kelor mampu memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan patin dan dosis tepung fermentasi daun kelor terbaik yaitu 10 g/kg
Produktivitas Primer di Danau Daek Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau berdasarkan Metode Oksigen Ginting, Dinda Julianti; Simarmata, Asmika Harnalin; Sibagariang, Rina D’rita
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.291-297

Abstract

Danau Daek merupakan salah satu danau oxbow yang berada di Desa Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Danau ini memiliki potensi yang besar dalam bidang perikanan, sehingga perlu dijaga dan dilestarikan demi masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas primer dengan menggunakan metode oksigen dan dilakukan pada bulan Agustus - September 2023. Pengambilan sampel dan pengukuran kualitas air di danau Daek dilakukan secara bersamaan dan dilakukan pada 3 stasiun, stasiun 1 merupakan daerah saluran masuk dari Sungai Kampar ke dalam Danau Daek, stasiun 2 merupakan perairan terbuka serta terletak dibagian tengah dan lekukan danau, serta stasiun 3 merupakan daerah yang terletak di bagian ujung danau. Pada setiap stasiun terdapat 2 titik pengambilan sampel yaitu permukaan dan kolom air. Pengambilan sampel air dilakukan sebanyak 3 kali dengan interval waktu seminggu sekali menggunakan Water sampler yang berukuran 2 L. Parameter kualitas air yang diukur adalah oksigen terlarut, karbondioksida bebas, nitrat, fosfat, kecerahan, suhu, kedalaman, pH, dan produktivitas primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai produktivitas perairan yang diperoleh di Danau Daek berkisar 249,95-343,48 gC/m3/hari, oksigen terlarut berkisar 4,35-5,40 mg/L, karbondioksida bebas berkisar 6,39-11,92 mg/L, nitrat berkisar 0,02-0,08 mg/L, fosfat berkisar 0,05-0,09 mg/L, kecerahan berkisar 63-74 cm, suhu berkisar 29,4-30,6 0C, kedalaman berkisar 320-510 cm dan derajat keasaman (pH) berkisar 5,00-6,00. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka di simpulkan bahwa Danau Daek tergolong dalam mesotrofik
Analisis Hubungan Bahan Organik dengan Kelimpahan Kepiting Uca spp pada Zona Intertidal Desa Concong Dalam Kabupaten Indragiri Hilir Irfandi, Muhammad Adri; Nasution, Syafruddin; Elizal, Elizal
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.217-225

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Februari 2024 di Desa Concong Dalam, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan bahan organik total sedimen, jenis kepiting Uca spp, kelimpahan kepiting Uca spp, dan hubungan kandungan bahan organik total sedimen dengan kelimpahan kepiting Uca spp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Penentuan stasiun dalam penelitian ini dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini meliputi 4 stasiun pengamatan dengan masing-masing stasiun ditetapkan 3 transek garis. Hasil perhitungan kandungan bahan organik total sedimen berkisar 8,56-12,35 %. Jenis kepiting Uca sp yang didapatkan terdiri 6 (enam) spesies yaitu U. dussumieri, U. coarctata, U. coarctata flamula, U. forcipata, U. rosea, U. arcuata. Kelimpahan kepiting Uca sp berkisar berkisar 6,37-8,89 ind/ . Hubungan kandungan bahan organik total sedimen dengan kelimpahan kepiting Uca sp diperoleh persamaan Y = 1,3542 + 0,5962x, memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi (r) = 0,4052, semakin tinggi bahan organik maka semakin tinggi pula kelimpahan kepiting Uca spp
Komposisi Hasil Tangkapan Jaring Apung Nelayan di (UPTD) Pelabuhan Perikanan Wilayah I Provinsi Sumatera Barat Aprilia, Afifah Damayani; Zain, Jonny; Yani, Alit Hindri
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.199-204

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada Februari s/d Maret 2024 di UPTD Pelabuhan Perikanan Wilayah I, Sumatera Barat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap komposisi tangkapan sebagai dasar pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk mengetahui komposisi tangkapan berdasarkan berat, jumlah individu, dan metode penangkapannya. Penelitian menggunakan metode survei dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil menunjukkan total tangkapan nelayan dengan jaring apung mencapai 709,4 kg dan 2.981 ekor, terdiri dari 10 jenis ikan. Komposisi berdasarkan berat adalah 74,99% main catch, 24,99% bycatch, dan 0% discard; sedangkan berdasarkan jumlah individu, 82,99% main catch, 16,99% bycatch, dan 0% discard. Sebagian besar ikan tertangkap secara entangled, mengindikasikan jaring tidak terentang sempurna akibat ketiadaan pemberat dan tali ris bawah
Status Keberlanjutan Perikanan Tangkap Bubu Lipat di Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau Simanjuntak, Mega Sri Devi; Isnaniah, Isnaniah; Brown, Arthur
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.2.236-243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai status keberlanjutan perikanan tangkap bubu lipat di Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Kota Batam berdasarkan lima aspek: ekologi, ekonomi, teknologi, sosial, dan kelembagaan. Penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara, dengan analisis data melalui metode RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) yang mencakup analisis Multidimensional Scaling, leverage, dan Monte Carlo. Hasil menunjukkan bahwa aspek ekologi tergolong kurang berkelanjutan (26,86%), sementara aspek ekonomi (54,35%), teknologi (64,95%), sosial (69,57%), dan kelembagaan (53,22%) tergolong cukup berkelanjutan. Secara keseluruhan, indeks keberlanjutan mencapai 56,25% (cukup berkelanjutan). Diperlukan pengelolaan yang lebih baik, khususnya pada aspek ekologi dan kelembagaan, untuk mendukung keberlanjutan perikanan dan kesejahteraan nelayan