cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
RANCANG BANGUN PROTOTYPE SISTEM PENDETEKSIAN BAHAN METAL (LOGAM) DALAM TANAH MENGGUNAKAN MICROCONTROLLER ARDUINO UNO R3 DAN SENSOR NPN LJ12A3-4Z/BX NO (STUDI KASUS TANAH KERING) Adie Iman Nurzaman; Dede Ramdan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.873 KB)

Abstract

Logam merupakan suatu material padat yang memiliki banyak fungsi serta keuntungan bagi manusia. Banyaknya jenis logam yang telah dijadikan sebuah produk, menyebabkan adanya sampah logam dan pada akhirnya akan tertimbun oleh tanah. Ketika sebuah logam telah tertimbun di dalam tanah dalam waktu yang cukup lama, kita akan sulit untuk mengenali bahwa itu adalah logam murni ataukah bukan. Oleh karena itu harus ada sistem pendeteksian logam yang akurat dan dapat mengenali logam yang terdeteksi. Dalam penelitian ini telah dirancang sistem pendeteksian bahan metal (logam) dengan menggunakan microcontroller Arduino Uno R3 dan alat pendukung laiinya seperti Proximity Sensor Metal (NPN LJ12A3-4-Z/BX) NO, LCD i2C 16x2, Bread Board / Project Board, Micro Servo SG90, Buzzer, LED Lamp.Untuk mendeteksi keberadaan sebuah logam hanya tinggal mendekatkan detektor ke objek pendeteksian dengan jarak sensing yang sudah disesuaikan. Apabila detektor mendeteksi adanya logam, akan muncul suara beep panjang, indikator warna berubah dan LCD menampilkan tulisan “Logam Terdeteksi”.Kata kunci : Prototipe, Sensor Induktif,  Arduino Uno, Logam. 
OPTIMASI PROSES PEMBUATAN MEMBRAN SELULOSA DENGAN BAHAN PEMBAWA (CARRIER) Harianingsih Harianingsih; Heru Setiawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.043 KB)

Abstract

Teknologi membran selulosa semakin dikembangkan dibandingkan proses pmisahan yang lain  karena pemisahan ini dapat dilakukan secara kontinyu dan energi yang dibutuhkan rendah. Membran selulosa dapat dibuat dengan teknik morfologi asimetris yaitu metode inversi  yang  merupakan perubahan bentuk polimer dari fasa cair menjadi padatan dengan kondisi terkendali. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kinerja membran selulosa adanya bahan pembawa (carrier). Pada penelitian ini digunakan carboxymetil cellulosa(CMC)  dan pati sebagai bahan pembawa. Karakterisasi  membran selulosa dengan bahan pembawa cmc dan pati dilakukan uji selektivitas dan permeabilitas (fluks) yang dilakukan pada umpan media tumbuh bakteri yang sudah dikontaminasi dengan Escheria coli. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa membran selulosa dengan bahan pembawa cmc dan pati dapat digunakan untuk memisahkan bakteri. Kondisi terbaik dari percobaan diperoleh bahwa penggunaan(CMC) dengan konsentrasi 15% menghasilkan selektivitas 55,68% dan fluks 4,01 l.m-2 jam-1yang lebih baik dari carrier pati yaitu selektivitas 44,80% dan fluks 6,22l.m-2 jam-1pada konsentrasi yang sama. Kata kunci: carrier, cmc, selulosa
MANAJEMEN RISIKO TEKANAN KERJA PADA OPERATOR CALL CENTER INDOSAT OOREDO Naniek Utami Handayani; Diana Puspita Sari; AAS Manik Mahachandra; Bedietra Adriz Rachmania; Reza Trianto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.482 KB)

Abstract

Tingginya tingkat stres pada operator call center tinggi, membuat operator tidak betah dengan pekerjaannya, dan menyebabkan tingginya turnover karyawan pada perusahaan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi agen risiko dan membangun mitigasi risiko terhadap tingginya turnover pada call center Indosat Ooredoo yang disebabkan oleh tekanan kerja pada operator call center. Metode yang digunakan adalah risk assesment. Terdapat 15 job stressors pada pekerjaan operator call center. Risiko dievaluasi dengan penyebaran kuisioner untuk menilai tingkat keparahan dan tingkat kejadian dari masing masing job stressors. Teridentifikasi lima job stressors yang paling berat yaitu adanya konflik peran, jam kerja yang tidak fleksibel, posisi kerja statis, komputer yang lemot, dan pelanggan yang marah-marah. Mitigasi risiko terhadap job stressors diusulkan untuk mengurangi tekanan kerja pada operator call center Kata kunci : Job stressors, call center, risiko, turnover
PENETAPAN KRITERIA HARGA BIAYA ANGKUT TRANSPORTASI BAHAN BAKAR SOLAR SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN Siti Sopiah; Narto Narto; Fuad Achmadi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.472 KB)

Abstract

Penetapan harga merupakan faktor penting dalam mencapai keuntungan perusahaan dan memberikan kepuasan konsumen terkait dengan pelayanan transportasi. Penetapan harga biaya angkut transportasi yang ditetapkan perusahaan merupakan salah satu pengambilan keputusan untuk mengukur profitabilitas perusahaan. Perusahaan dalam menetapkan harga harus mempertimbangkan biaya-biaya antara lain tenaga kerja, energi, utilities, biaya variabel dan sebagainya karena dengan semakin ketatnya persaingan maka margin keuntungan tidak boleh terlalu besar untuk menghindari pelanggan berpindah ke pesaing. Kriteria penetapan harga disusun dengan menggunakan metode Delphi melalui kuisioner terbuka yang dibagikan kepada beberapa pelanggan besar dan muncul kriteria jarak, kuantiti,harga, dan pesaing. Sedangkan penentuan pembobotan dalam kriteria-kriteria tersebut menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Kriteria penetapan harga dari sudut pandang internal perusahaan  kriteria  empat terbesar adalah harga (57,3%), pesaing (30,9%), jarak (7,3%) dan kuantiti (4,5%). Sedangkan kriteria penetapan harga dari sudut pandang eksternal perusahaan  kriteria  empat terbesar adalah harga (62,9%), kuantiti (26,1%), jarak (7,1%) dan pesaing (3,9%). Hasil akhir dari penelitian ini adalah  penetapan harga dengan mempertimbangkan kombinasi dari nilai kriteria-kriteria tersebut. Dimana untuk mempertimbangkan harga yang murah diperlukan kombinasi antara kriteria tertinggi dengan kriteria berbobot rendah, dimana masing-masing kriteria memiliki nilai indeks yang menjadi parameter harga. Dengan demikian konsumen bisa memilih dan menyesuaikan dengan kemampuan finansialnya. Kata Kunci : harga, kriteria, profitabilitas, Delphi, AHP.
PENGOLAHAN LIMBAH LINDI TPA KOTA MADIUN MELALUI KOMBINASI METODE FILTRASI DAN FITOREMIDIASI SISTEM LAHAN BASAH BUATAN MENGGUNAKAN TUMBUHAN BAMBU AIR (Equisetum hyemale) Mahda Mumtahanah; Pujiati Pujiati; Cicilia Novi Primiani
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.654 KB)

Abstract

Lindi adalah limbah cair yang timbul akibat masuknya air eksternal ke dalam timbunan sampah, melarutkan dan menyiram materi-materi terlarut, termasuk juga materi organik hasil proses dekomposisi biologis. Pencemaran lindi merupakan masalah yang penting dalam pengelolaan limbah sampah di setiap TPA. Upaya dalam mengelola  lindi TPA Kota Madiun sudah dilaksanakan berupa penampungan lindi dalam 4 kolam, dua diantaranya kolam aerasi. Lindi yang mengalami 2 tahap aerasi dialirkan menuju selokan dan berwarna hitam keruh, sehingga diasumsikan kualitas air lindi tersebut belum sesuai dengan baku mutu lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah memperbaiki kualitas lindi TPA Kota Madiun dengan mengurangi kekeruhannya melalui kombinasi metode filtrasi dan fitoremediasi sistem lahan basah buatan menggunakan tumbuhan bambu air (Equisetum hyemale). Filtrasi menggunakan kerikil, sabut kelapa, arang, pasir dan batu zeolit.  Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan parameter perubahan pH sebagai indikator asam basa, suhu sebagai indikator kelarutan oksigen, Dissolve Oxigent (DO) sebagai indikator kelimpahan oksigen di perairan. Perlakuan penelitian terdiri dari perlakuan Kontrol (P0), Filtrasi (P1), Filtrasi (P2) dan Fitoremediasi 30 batang bambu air (P2), Filtrasi dan Fitoremediasi 60 bambu air (P3) dengan waktu tunggu 8 hari dengan 2 kali penyiraman sebanyak 2000 ml lindi pada tiap reaktor. Hasil penelitian menunjukan reaksi positif. pH mengalami kenaikan sebesar 6,43- 6,60 atau mendekati netral, suhu menurun sebesar 2,88°C - 2,84°C  dan DO meningkat sebesar 7,8 ppm - 14,05 ppm.Kata kunci: Equisetum hyemale, filtrasi, fitoremediasi.
PEMANFAATAN KARET ALAM PADA CAMPURAN BERASPAL AC-WC Iwan Susanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.254 KB)

Abstract

Kerusakan dini perkerasan jalan dipengaruhi oleh kualitas aspal. Disisi lain penurunan harga karet alam sangat membebani petani. Kandungan elastomer pada karet alam berpotensi untuk digunakan sebagai bahan modifikasi aspal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk evaluasi kinerja campuran beraspal AC-WC dengan menggunakan aspal karet. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pengujian laboratorium dan penerapan di lapangan. Berdasarkan pengujian marshall, campuran dengan aspal karet mempunyai nilai stabilitas yang lebih tinggi, yaitu 1100kg berbanding 1188kg, 1299kg, dan 1297kg. Penambahan karet alam juga berpengaruh positif terhadap ketahanan deformasi, yaitu meningkatkan nilai stabilitas dinamis yaitu 529 lintasan/mm berbanding 1041, 2135, dan 2864 lintasan/mm serta  menurunkan kecepatan deformasi yaitu 0,079mm/menit berbanding 0,040mm/menit, 0,020mm/menit, 0,010mm/menit. Hasil uji modulus resilent menunjukan aspal karet lebih tahan terhadap perubahan temberatur bila dibandingkan dengan aspal Pen. 60. Kadar paling efektif karet alam adalah 7% terhadap aspal Pen 60. Hasil uji ektraksi dari penerapan di lapangan menunjukan bahwa antara JMF dan lapangan masih masuk dalam range yang disyaratkan. Untuk uji ketidakrataan menunjukan nilai IRI antara <4 dan 4-8 yaitu kinerja baik dan sedang.Kata kunci: aspal karet, deformasi, stabilitas, marshall, modulus resilien 
TEXT MINING DALAM ANALISIS SENTIMEN ASURANSI MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER Luthfia Oktasari; Yulison Herry Chrisnanto; Rezki Yuniarti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.94 KB)

Abstract

Text mining adalah salah satu teknik penambangan data yang berupa teks. Analisis sentimen didefinisikan sebagai ilmu untuk  melakukan analisa dari pendapat, sikap, emosi seseorang ke dalam bahasa tertulis. Salah satu media yang dapat digunakan dalam melakukan analisis sentimen yaitu melalui media sosial yang menjadi sarana dalam menunjang perusahaan atau organisasi untuk kegiatan penyampaian informasi kepada masyarakat seperti yang dapat dilihat pada perusahaan penyedia layanan asuransi. Pendapat masyarakat terhadap jasa penyedia asuransi banyak disampaikan di media sosial salah satunya pada akun jejaring sosial facebook. Analisis sentimen dibutuhkan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan sebagai manajemen reputasi dan sarana evaluasi bagi perusahaan. Pada penelitian ini dibuat sistem dengan tujuan untuk menghasilkan informasi sentimen masyarakat yang mengarah ke sentimen positif dan negatif mengenai asuransi dengan menggunakan metode Naïve Bayes Classifier. Dari Pengujian yang telah dilakukan pada penelitian dengan pre-proses,pendekatan rule based dan klasifikasi menggunakan metode Naïve Bayes Classifier diperoleh hasil akurasi sebesar 95%. Kata kunci: Analisis sentimen, Asuransi, Naïve Bayes Classifier.
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF UNIT SECURITY AND SAFETY PADA PT. TELKOM KOTA BANDUNG Ludi Sheab Hamim; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Herdi Ashaury
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.148 KB)

Abstract

PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. PT. Telkom Indonesia mempunyai empat divisi besar dalam organisasinya, yaitu Bussiness & Planning, Payment & Collection, Human Capital, dan General Affair. Divisi General Affair terdapat lima unit salah satunya adalah unit Security and Safety. Unit Security and Safety (SAS) mengurusi pengamanan dan ketertiban terhadap instalasi-instalasi di unit kerja jajaran organisasi PT. Telkom. Unit SAS mempunyai sistem informasi Alat Produksi Tekom yang berisi data gedung, data property, dan data aset jaringan & server, lalu ada sistem informasi Keamanan yang berisi data keamanan gedung, data keamanan property, data keamanan aset jaringan &server. Informasi yang dihasilkan dari setiap data pada sistem informasi tidak mempunyai ragkuman atau kesimpulan kerja hasil dari data keseluruhan, sehingga menyulitkan pihak eksekutif dalam mempertimbangan pengambilan keputusan. Sistem Informasi Eksekutif merupakan sistem informasi yang dibutuhkan oleh pihak eksekutif unit SAS. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi eksekutif dimulai dari pengumpulan data, pengembangan perangkt lunak menggunakan metode waterfall lalu terakhir dokumentasi. Pembuatan sistem ini diharapkan pihak eksekutif unit SAS dapat mengetahui informasi keamanan dari setiap gedung Telkom kota Bandung, untuk dapat dievaluasi kinerja unit SAS dan mempermudah pihak eksekutif mendapatkan informasi keterangan Alat Produksi Telkom apa saja yang hilang atau rusak serta lokasi rawan hilang dan rusaknya. Kata kunci: Alat Produksi Telkom, Keamanan, Security and Safety, Sistem Informasi Eksekutif, Waterfall
DESAIN SISTEM PIROLISIS UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI PERAIRAN WAKATOBI Ari Kuncoro; Ma’muri Ma’muri; Susilo Wisnugroho
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.712 KB)

Abstract

Penemuan ikan paus yang mati di perairan Wakatobi dengan perut yang berisi sampah plastik, membuat miris insan perikanan. Penggunaan plastik yang semakin masif akan mencemari perairan. Ancaman terhadap ekosistem perairan akibat banyaknya sampah plastik di Indonesia sudah di depan mata. Saat ini jumlah sampah plastik di perairan telah mencapai angka 3,2 juta ton. Jumlah ini diperkirakan bertambah menjadi sekitar 30 juta ton pada 10 tahun mendatang. Salah satu cara menanggulangi pencemaran sampah plastik selain dengan mengurangi penggunaan plastik, adalah dengan mendaur ulang sampah plastik. Daur ulang ada 2 macam, yaitu daur ulang menjadi plastik kembali dan daur ulang menjadi energi. Salah satu energi yang dihasilkan dari daur ulang sampah plastik adalah bahan bakar minyak (BBM). Penelitian kali ini adalah merancang alat untuk mengurangi pencemaran sampah plastik, dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi BBM dengan sistem pirolisis. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan melakukan survey kondisi pesisir pantai di Wakatobi, kemudian melakukan analisis terhadap beberapa alat pirolisis yang sudah pernah dibuat. Dari hasil survey dan analisis ini, kemudian dilakukan perancangan alat pirolisis yang didesain sederhana, mudah dibuat dan murah sehingga bisa dibuat prototipenya.Kata kunci: sampah plastik, pencemaran, daur ulang,  pirolisis.
PENGARUH RASIO TEPUNG UBI JALAR DAN PATI SAGU TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA TEPUNG KOMPOSIT DAN KARAKTERISTIK FISIK ROTI YANG DIHASILKAN Eduard Fransisco Tethool; Angela Myrra Puspita Dewi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.642 KB)

Abstract

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor terigu, perlu dilakukan upaya diversifikasi bahan pembuat roti dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia. Diantaranya dengan pengembangan tepung komposit sebagai pengganti terigu. Perbedaan campuran bahan tepung komposit akan menghasilkan karakteristik tepung yang berbeda serta mempengaruhi kualitas roti yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio tepung ubi jalar dan pati sagu terhadap sifat fisikokimia tepung komposit bebas gluten, serta karakteristik fisik roti yang dihasilkan. Tepung komposit dibuat dengan perlakuan rasio campuran tepung ubi jalar : pati sagu, yaitu 90:10; 80:20; 70:30; 60:40; dan 50:50. Sebagai pembanding digunakan 100% terigu.  Karakteristik fisikokimia tepung komposit (daya pengembangan dan kelarutan, indeks penyerapan air dan minyak, derajat putih dan sifat pembentukan pasta) serta karakteristik  fisik roti (keempukan, aktivitas air, rasio pengembangan dan volume spesifik) yang dihasilkan diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi rasio pati sagu yang ditambahakan cenderung menurunkan daya pengembangan dan kelarutan, indeks penyerapan air dan indeks penyerapan minyak, serta viskositas pasta yang dihasilkan, namun cenderung meningkatkan suhu dan waktu gelatinisasi tepung komposit. Karakteristik fisik roti yang dihasilkan bahwa peningkatan rasio pati sagu menurunkan keempukan roti, rasio pengembangan, serta volume spesifik roti yang dihasilkan. Berdasarkan karakteristik roti yang dihasilkan maka rasio terbaik dari tepung komposit adalah 80% tepung ubi jalar daan 20% pati sagu. Kata kunci : tepung komposit, ubi jalar, sagu, rasio

Page 85 of 140 | Total Record : 1394