cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 18581196     EISSN : 23553596     DOI : -
Core Subject : Health,
KEMAS Journal: Research Study in Public Health publishes the article based on research or equivalent to research results in public health or other disciplines related to public health that has not been loaded/published by other media. The journal contains articles about epidemiology and biostatistics, health policy and administration, public health nutrition, environmental health, occupational health and safety, health promotion, reproductive health, maternal and child health, and other related articles in public health. The journal can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who are interested in public health issues. The journal was first published in July 2005 and subsequently published twice a year, in July and January. KEMAS Journal is a peer review journal and can be accessed in http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas. Semarang State University (Unnes) is a leading university in Indonesia with the vision to become a world-class conservation university. The conservation vision is closely related to the study of public health sciences. Unnes also published high quality e-journal from various disciplines, integrated, and managed through Open Access Journals that can be accessed in http://journal.unnes.ac.id. The IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia/The Association of Indonesian Public Health Expert) is a non-profit membership association dedicated to advance public health as a scientific discipline and profession that serves public good for Indonesia and humanity.
Arjuna Subject : -
Articles 1,403 Documents
KONSISTENSI PENGGUNAAN KONDOM OLEH WANITA PEKERJA SEKS/ PELANGGANNYA Budiono, Irwan
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita pekerja  seksual  (WPS) merupakan perilaku berisiko  tinggi  terjadinya infeksi  HIV/AIDS.  Penelitian  terdahulu  di  resosialisasi  Argorejo  Semarang menunjukkan  rendahnya  konsistensi  penggunaan  kondom  pada WPS/pasangannya (hanya 56,3%) menjadi alasan perlunya dikaji kembali permasalahan ini. Penelitian melibatkan 140 WPS di resosialisasi Argorejo Semarang. Variabel  bebas penelitian meliputi pengetahuan tentang PMS dan HIV/AIDS,  sikap terhadap penggunaan kondom, akses  informasi  tentang  IMS dan HIV/AIDS, persepsi pelanggan tentang kemampuan melakukan hubungan seks aman, dan dukungan  germo.  Variabel  terikat  adalah  konsistensi  penggunaan  kondom. Hasil penelitian menunjukkan angka konsistensi penggunaan kondom sebesar 62,9 %. Faktor yang terbukti berhubungan dengan praktik penggunaan kondom adalah pengetahuan WPS  tentang  IMS dan HIV/AIDS,  sikap WPS  terhadap penggunaan  kondom,  akses  informasi  tentang  IMS dan HIV/AIDS, persepsi pelanggan  tentang kemampuan untuk melakukan perilaku seks  secara aman, serta dukungan germo.   Abstract Women of Sexual Workers (WSW)  is a high-risk behaviors of HIV/AIDS  infection. Previous research on the resocialization Argorejo Semarang showed low consistency of condom use on the WSW/partner (only 56,3%) the reason these problems need to be reviewed. The study involved 140 WPS in resocialization Argorejo Semarang. Independent variables include the study of knowledge about STDs and HIV/AIDS, attitudes toward condom use, access to information about STDs and HIV/AIDS, perception of customers about safe sex skills, and pimp support. Dependent variable is the consistent use of condoms. the results showed the consistency of condom use rate of 62,9%. Factors shown to be associated with condom use practices is WPS knowledge about STIs and HIV/AIDS, attitudes toward condom use WPS, access to information about STDs and HIV/AIDS, customer perceptions about the ability to perform safe sex behaviors, as well as pimp support.Keywords:Women sexual workers (WSW); HIV/AIDS; Consistency of condom use    
PENGARUH KONSUMSI IKAN DAN HASIL PERTANIAN TERHADAP KADAR Hg DARAH Setiyono, Andik
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hg bersifat  toksik untuk makhluk hidup dan menimbulkan kerusakan  tubuh permanen bila memajan dalam jumlah cukup dalam waktu lama. Amalgamasi  adalah  teknik  pengolahan  emas pada  tambang  tradisional  yang  dilakukan masyarakat dengan memanfaatkan Hg sebagai pengikat emas. Limbah  tailing yang masih mengandung Hg dibuang tanpa dilakukan pengolahan lebih dulu, sehingga mencemari  tanah  dan  air  tanah.  Tujuan  penelitian  ini  adalah mengetahui hubungan tingkat konsumsi ikan dan konsumsi hasil pertanian terhadap kadar Hg darah masyarakat. Desain yang digunakan belah  lintang. Recall makanan  selama  3 hari  tidak  berurutan digunakan untuk mengukur  tingkat konsumsi ikan dan hasil pertanian masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara (p=0,002) kadar Hg darah (p=0,0001), konsumsi makanan pokok, konsumsi sayuran(p=0,001), konsumsi umbi-umbian (p=0,002) dan konsumsi buah-buahan (p=0,002) dengan kadar Hg darah.     Abstract   Hg  compounds  are  toxic  to  human  beings  and may  cause  permanent  disorder when exposing  in suffcient quantities and periods. Amalgamation  is a gold mining processing techniques with Hg as gold binding. Tailing waste still contain Hg. Discarding without  removal  treatment may  contaminate  soil and  groundwater. This study determined the association of fish consumption and agricultural products consumption to blood Hg level. This was a cross-sectional study with 3-in consecutive-day recall to measure fish consumption and agricultural consumption. There was association between fish consumption (p=0,0001), staple consumption (p=0,002), vegetable consumption (p=0,001), tubers consumption (p=0,002), and fruits consumption and (p=0,002) with blood Hg levels.   Keywords :Toxic; Hg level; Blood
HUBUNGAN OBESITAS DAN STRESS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI GURU SD WANITA Korneliani, Kiki; Meida, Dida
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan  salah  satu  penyakit  kardiovaskuler  dengan  kematian tertinggi. Hipertensi dapat terjadi karena obesitas, dan tegang. Tujuan penelitian  ini untuk menganalisis hubungan antara obesitas dan  tegang dengan kejadian hipertensi pada Guru  SD Wanita  yang  ada di Kecamatan Kalipucang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional, dengan pendekatan belah lintang. Penelitian dilakukan pada wanita usia 40-55  yang bekerja sebagai Guru SD di wilayah Kecamatan Kalipucang dengan, sampel sebanyak 58 orang diambil dari 15 SD yang ada di Kecamatan Kalipucang. Data dianalisis dengan uji chi square pada alfa 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua variabel penelitian mempunyai hubungan dengan kejadian hipertensi yaitu variabel obesitas nilai p<0,03 dan nilai (POR:3,8; 95% CI POR:1,2-11,8), tegang dengan nilai  p<0,01  dan nilai    (POR:6,2;  95% CI POR:1,4-26,2). Disarankan  adanya upaya untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan dan kegiatan program dalam rangka menurunkan angka kejadian  hipertensi.     Abstract   Hypertension  is  one  of  the  cardiovascular  disease  causing  of  highest mortality. Hypertension may occur because of obesity, and job stress. The purpose of this research to analyze the relationship between family history of hypertension, obesity, stress with the occurrence of hypertension in Woman Elementary School Teachers in  Subdistrict Kalipucang. This  type  of  research  is  an  observational, with  cross sectional approach. The research was conducted in woman aged 40-55 years who has worked as an Elementary School Teacher in the Subdistrict Kalipucang with samples of 58 peoples. Data were analyzed with chi-square test at alpha 0,05. The results  showed that  two variables  that have a  research  relationship with  the occurences of hypertension  that  is variable obesity p<0,03 with a value  (POR:3,8; 95% CI POR:1,2-11,8), stress the value of p<0,01 with a value (POR: 6,2; 95% CI POR:1,4-26,2). Suggested that an effort to increase counseling activities and program activities in order to reduce the occurrences rate of hypertension.Keywords:Obesity; Stress; Hypertension School teacher
DETERMINAN STATUS GIZI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Pahlev, Andriani Elisa; Indarjo, Sofwan
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi buruk masih merupakan isu sentral. Ada berbagai faktor yang menyebabkan masalah  ini menjadi   sangat kompleks. Tujuan dari penelitian untuk menentukan  faktor  yang  berhubungan  dengan  status  gizi  pada  anak-anak  kelas 4, 5, dan 6 di Sekolah Dasar 02 Ngesrep Banyumanik, Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan belah  lintang. Populasi  sebanyak 64  siswa. Teknik sampling  purposif  digunakan  untuk  memperoleh  sampel  62  orang.  Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan data status gizi (W/A) dilakukan dengan pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan univariat dan bivariat  (menggunakan uji  chi  square). Faktor yang berhubungan dengan  status gizi adalah  tingkat pengetahuan  ibu (p=0,0001), pendidikan  ibu  (p=0,0001), pendapatan keluarga  (p=0,0001), penyakit menular  (p=0,001),  tingkat  konsumsi  energi  (p=0,0001),  tingkat  konsumsi protein (p=0,0001). Faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan status gizi adalah jumlah anggota keluarga (p=0,074).   Abstract   Malnutrition has been still a central  issue. Some  factors cause become complex. This  study analiyzed  the determinants of nutritional  status at 4th, 5th, and 6th grade  students of    Elementary  School  02 Ngesrep,  Banyumanik,  Semarang.  It was a cross-sectional study. Purposive sampling was applied and taken on 62 students of the 64 population students. Data was colected by interviewing, observing, and documentation. Nutritional status was measured by anthropometry method (BB/U). Chi Square Test was used to analyze the data. Mother’s knowledge level (p=0,0001), mother’s education level (p=0,0001), family income (p=0,0001), communicable diseases (p=0,001), energy consumption level (p=0,0001), and protein consumption  level  (p=0,0001)  had  significant  association  to  nutritional  status. There was no association between  the number  of  family and nutritional  status (p=0,074). Keywords:Nutritional status; Elementary school student
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN GIZI DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN GIZI ANAK SD Zulaekah, Siti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan gizi pada anak anemia di sekolah dasar diberikan dengan harapan pengetahuan gizi dan pola makan anak akan berubah sehingga asupan makan terutama asupan besi dan kadar hemoglobin anak akan meningkat. Penelitian ini bertujuan mempelajari efek pendidikan gizi  terhadap perubahan pengetahuan gizi anak sekolah dasar  yang anemia.Penelitian ini merupakan penelitian quasy  experiment dengan  rancangan pretest post-test  control  group. Penelitian dilakukan  terhadap  36  sampel.  Pendidikan  gizi  secara  komprehensif  dengan alat bantu booklet pada anak, orang tua dan guru kelas. Pendidikan gizi pada anak diberikan dua minggu sekali, sedangkan pada guru kelas dan orang tua diberikan empat minggu  sekali dalam 12 minggu. Pengetahuan gizi pada sampel mengalami peningkatan  (17,44 point). Secara  statistik ada perbedaan bermakna pengetahuan gizi anak SD yang anemia sebelum dan sesudah inter-vensi (p=0,0001).     Abstract   Nutrition education for anemia’s children in elementary schools are given the hope that knowledge about nutrition and diet of children is changed so that the intake of  food,  especially  the  intake  of  iron  and hemoglobin  levels  of  children will  increase. This research aims at studying the effects of nutrition education to changes in nutritional knowledge of elementary school children who anemia. This was   a research experiment with the design quasy pretest post-test control group. Research carried out on 36 samples. Nutrition education in a comprehensive booklet with tools for children, parents and classroom teachers. Nutrition education in children are given every two weeks, while the class teacher and parents are given every four weeks in 12 weeks. Knowledge of nutrition in the sample experienced an increase (17,44 point). Statistically significant differences of nutrition knowledge of elementary school children whose anemia before and after intervention (p= 0,0001).Keywords:Education nutrition; Anemia; Elementary schools children; Knowledge of nutrition
PENGARUH LATIHAN GERAK TERHADAP KESEIMBANGAN PASIEN STROKE NON-HEMORAGIK Irdawati, -
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latihan gerak mempercepat penyembuhan pasien  stroke, karena  akan mempengaruhi sensasi gerak di otak. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan perbedaan pengaruh  latihan gerak  terhadap keseimbangan pada pasien stroke  non-hemoragik  hemiparese  kanan  dibandingkan  dengan  hemiparese kiri.  Jenis  penelitiannyadalah  experimental  dengan  rancangan  two  group  pre test dan post test. Kelompok yang yang diteliti adalah pasien stroke non-hemoragik hemiparese kanan 20 pasien dan hemiparese kiri 20 pasien, diberi latihan gerak sesuai program fisioterapi rumah sakit dr. Moewardi Surakarta. Analisis data dilakukan dengan, uji hipotesis komparatif variabel numerik 2 kelompok dan uji hipotesis komparatif variable kategorikal tidak berpasangan. Pada hemiparese kanan  terjadi kenaikan  rata-rata nilai keseimbangan  sebesar 2,25, dan pada hemiparese kiri sebesar 1,70. hasil uji statistik Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna terhadap kenaikan nilai keseimbangan antara  hemiparese  kanan  dan  hemiparese  kiri  (p=0,377). Rata-rata  kenaikan nilai keseimbangan 1,40 % pada pasien stroke hemiparese kanan. Dan 18,06 % pada pasien stroke hemiparese kiri.     Abstract   Motion  exercises  for  stroke patients accelerate healing, because  it will affect  the sensation  of motion  in  cerebral.Goals  this  study was  to  prove  the  difference  in the effect of motion exercises on balance in patients with non-hemorrhagic stroke compared with hemiparese  right hemiparese  left . This  studied was  experimental design types with two group pre test and post test. Groups studied are non-hemorrhagic stroke patients hemiparese hemiparese right and left  20 patients 20 patients, given the appropriate motion exercise program Dr. hospital physiotherapy. Moewardi Surakarta. Data analysis was done with,  comparative  tests of hypothesis two groups of numeric variables and hypothesis testing comparative unpaired categorical variables. On the right there is an increase hemiparese average equilibrium value of 2,25, and on the left  hemiparese of 1,70. results of the Mann-Whitney statistical test showed no signi$ cant di! erence to the increase in the value of the balance between hemiparese hemiparese right and left  (p = 0,377). Average 1,40% increase in the value of balance in stroke patients hemiparese right. And 18,06% in stroke patients hemiparese left.Keywords:Motion exercise; Stroke; Non-hemorrhagic Balance
KAJIAN FAKTOR INDIVIDU TERHADAP KADAR FENOL URIN PEKERJA BAGIAN PENGELEMAN SANDAL Maywati, Sri
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benzena adalah senyawa yang terdapat dalam lem yang digunakan untuk proses pengeleman dalam kegiatan industri pembuatan sandal/sepatu. Benzena dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit dari lem yang melekat.Praktek membersihkan  sisa  lem menggunakan  bensin  atau minyak  tanah  justru  dapat meningkatkan  jumlah paparan pada  tubuh. Pengukuran paparan benzena dilakukan dengan mengukur metabolit hasil biotransformasinya yaitu  fenol dalam urin. Tujuan  penelitian  ini  untuk menganalisis  hubungan  faktor  individu  (tingkat pendidikan dan higiene perorangan) terhadap kadar fenol urin pekerja bagian pengeleman pada home  industri sandal Kota Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan  pendekatan  cross  sectional  dengan  sampel  sebanyak  57  orang yang  terpilih  secara  random  dari  populasi  68  orang  di  bagian  pengeleman. Hasil pengukuran kadar fenol urin minimal 19,62 mg/l dan maksimal 137,24 mg/l. Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kadar fenol urin. Ada hubungan signiĕ kan antara higiene perorangan dengan kadar  fenol urin (p=0,044).     Abstract   Benzene was a compound  contained  in glue used  for gluing process  in  sandals/shoes  industries. Benzene could entry  the body  through skin  from attached glue on skin. Cleaning the attached glue using gasoline or kerosene could increase the amount of benzene exposure. Benzene exposure was assessed assessing metabolite of biotransformation result, which was urinary phenol level. This study analyzed the  association between  individual  factors  (level of education and personal hygiene) and urinary phenol level in gluing workers at sandal’s home industry Tasikmalaya. It was cross sectional study with 57 samples  selected  randomly  from population of 68 people in gluing department. The minimum urinary phenol level was 19,62 mg/l and the maximal one was 137,24 mg/l. There was no association between level of education and urinary phenol level. There was signifi cant association between personal hygiene and urinary phenol level (p=0,044).Keywords:Benzene; Education; Personal hygiene; Urinary phenol level
HUBUNGAN ANTARA STRESS KERJA DENGAN PEMILIHAN STRATEGI COPING PADA DOSEN R. Rustian, Eunike; Hary Cahyati, Widya
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah analisis hubungan stress kerja  dengan  pemilihan  strategi  coping  pada  dosen-dosen  Fakultas  Ilmu Keolahragaan  Universitas  Negeri  Semarang.  Jenis  penelitian  ini  adalah  analitik  observasional  dengan  rancangan  penelitian  studi  belah  lintang.  Populasi dalam penelitian  ini  adalah  seluruh dosen Fakultas  Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang pada tahun 2007, sampel yang diambil sejumlah 30 orang menggunakan  teknik  accidental  sampling.  Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari catatan administrasi Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan α= 0,05. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa  tidak ada hubungan antara  stres kerja dengan  strategi coping berfokus masalah  (p= 0,057), dan  tidak ada hubungan antara  stres kerja dengan strategi coping berfokus emosi (p= 0,176) pada dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang.     Abstract This  study analyzed association between  job  stress and coping  strategy  selection on lecturers of Faculty of Sport Sciences, Semarang State University (Unnes). This was analytic observational  study with  cross-sectional design. The population  in this study was the lecturers of Sport Sciences Faculty, Semarang State University in 2007. Samples were taken from 30 peoples using accidental sampling technique. Instrument  in  this study was questionnaire. Primary data obtained  through observation and  interviews. Secondary data obtained  from administrative records of Sport Sciences Faculty Unnes. The data analyzed by chi square test. It was indicated that there was no association between job stress and problem focused coping strategies (p= 0,057), and there was no association between job stress and emotion focused coping strategies (p= 0,176) on lecturers of Sport Sciences Faculty UNNES.Keywords:Coping; Stress; Emotion
PENGARUH INSEKTISIDA SIPERMETHRIN 100 G/L TERHADAP NYAMUK DENGAN METODE PENGASAPAN Susanti, Lulus; Boesri, Hasan
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan  insektisida dalam pengendalian vektor  sudah  sejak  lama dilakukan. Malathion sebagai salah satu insektisida yang banyak digunakan kini mulai dilaporkan  terjadinya  resistensi nyamuk  terhadapnya. Maka diperlukan  jenis insektisida lain yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengendalikan vektor penyakit khususnya nyamuk yang dapat digunakan oleh Dinas Kesehatan maupun perusahaan. Dalam penelitian  ini  telah dilakukan uji  insektisida bahan aktif: sipermethrin 100 g/l, terhadap nyamuk vektor DBD (Ae. aegypti), filariasis perkotaan(Cx. quinquefasciatus) dan malaria (An. Aconitus) dengan aplikasi pengasapan (thermal fogging). Insektisida berbahan aktif Cypermethrin 100 g/l pada dosis 100; 150 dan 200 ml/ha dengan pelarut solar yang diaplikasikan secara pengasapan (thermal fogging), efektif digunakan untuk membunuh nyamuk vektor DBD Ae.aegypti, vektor filariasis Cx. quinqefasciatus dan vektor malaria An. aconitus di dalam dan di luar rumah  dengan tingkat kematian 100%.     Abstract   The use of insecticides in vector control has long been done. As one of the insecticide malathion are widely used now beginning to be reported the occurrence of mosquito resistance to it. It would require other types of insecticides that can be used as an alternative in controlling disease vectors, especially mosquitoes which can be used by the Department of Health and companies. In this study tests were conducted  insecticide  active  ingredients:  sipermethrin  100  g/l,  against  dengue mosquito vectors  (Ae. aegypti), urban filariasis  (Cx quinquefasciatus) and malaria (An. Aconitus) with the application of curing (thermal fogging). Contain active insecticide Cypermethrin 100 g/l at a dose of 100; 150 and 200 ml/ha with the applied diesel solvent evaporation (thermal fogging), effectively used to kill dengue mosquito vector Ae.aegypti, filariasis vector Cx. quinqefasciatus and malaria vector An. aconitus inside and outside the home with 100% mortality rate.Keywords:Insecticides; Ae.aegypti; An.aconitus; and Cx. Auinquefasciatus; Cypermethrin 100 g/l
DAERAH POSITIVE DEVIANCE SEBAGAI REKOMENDASI MODEL PERBAIKAN GIZI Kasmini Handayani, Okti Woro; Nita Prameswari, Galuh
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk memperbaiki status gizi balita dengan penerapan model daerah positive deviance atau daerah yang mempunyai kesenjangan antara keadaan status gizi dengan keadaan  lingkungannya, dan mendapatkan pemetaan daerah    positive  deviance  antara  status  gizi  balita dan  lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik purposif dan  snow ball  sampling.  Simpulan dari penelitian  ini  adalah: (1) peta daerah  positive  deviance  antara  status  gizi dan  lingkungan di Kabupaten  Boyolali  adalah  daerah  yang mempunyai  kesenjangan  antara  keadaan status gizinya dengan keadaan  lingkungannya, terdapat di wilayah Puskesmas Karanggede dan Puskesmas Juwangi, (2) hasil penelitian model daerah positive deviance, yang direkomendasikan dalam  jangka pendek adalah dengan memberdayakan  potensi masyarakat  terutama  dalam  bidang  sosial  budaya,  yang meliputi aspek organisasi kemasyarakatan, pengetahuan dan bahasa, mata pencaharian, serta teknologi dan peralatan.     Abstract This research aimed to improve nutritional status of toddler by applying positive deviance  areas model  and  to  establish  a  pilot model  of  positive  deviance  areas mapping between positive deviance good nutritional  statuses of  toddler and  the vulnerable nutritional status of toddler in Boyolali District. This study used quantitative and qualitative approaches, with purposive sampling and snow ball sampling technique. Conclusions of this study were (1) map of positive deviance regionbetween nutritional  status and  environmental Boyolali district, which was  in 2 areas namely Karanggede and  Juwangi health center,  (2)  the  short-term recommended model were improving nutritional status by empowering the people who possess the potential, especially in social and culture, which include aspects of social organization, knowledge and language, occupation, as well as technology and equipment. Keywords: Nutrition; Positive deviance; Environment

Page 3 of 141 | Total Record : 1403


Filter by Year

2009 2024