cover
Contact Name
-
Contact Email
mipa.jurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mipa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences, D12 Building 1st Floor, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences
ISSN : 02159945     EISSN : 27747832     DOI : https://doi.org/10.15294/ijmns
Core Subject : Education,
The scope of the journal includes the following areas of research: Natural Sciences, Mathematics, and Applied Sciences
Articles 506 Documents
ADSORPSI KROM(VI) OLEH ARANG AKTIF SERABUT KELAPA SERTA IMOBILISASINYA PADA BATAKO Zuhroh, N.; Prasetya, A. T.; Haryani, S.
Jurnal MIPA Vol 39, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimobilisasi limbah arang aktif serabut kelapa yang telah menyerap ion logam Krom(VI) sebagai bahan campuran batako. Pada penelitian ini, arang dan arang aktif serabut kelapa dibandingkan kualitasnya dengan parameter uji kadar air, uji kadar abu dan uji daya adsorp iod. Krom(VI) diadsorpsi oleh arang aktif serabut kelapa untuk mengetahui pH optimum (1, 3 ,5, 7, dan 9) dan waktu kontak optimumnya (10, 30, 60, 120, dan 150 menit). Limbah arang aktif hasil adsorpsi selanjutnya dicampurkan pada batako. Batako direndam ke dalam larutan pendesorpsi pafa pH 1, 5, 7, 9, dan 13 selama satu minggu. Hasil penelitian menunjukkan arang aktif serabut kelapa memiliki kualitas yang lebih baik daripada arang serabut kelapa. Arang aktif serabut kelapa memiliki kadar air sebesar 4,57%, kadar abu sebesar 3,71% dan daya adsorp terhadap iod sebesar 414,9119 mg/g. Sedangkan pada arang serabut kelapa memiliki kadar air sebesar 9,10%, kadar abu sebesar 4,28% dan daya adsorp terhadap iod sebesar 302,9929 mg/g. pH dan waktu kontak optimum yang diperlukan arang aktif serabut kelapa untuk menurunkan kadar Krom(VI) adalah pada pH 3 dan pada waktu 2,5 jam. Konsentrasi Krom(VI) yang dilepaskan pada  pH 1, 5, 7, 9, dan 13 tidak terdeteksi sedangkan ketentuan baku mutu TCLP zat pencemar limbah untuk logam berat krom maksimal 5 ppm.This research aims to immobilize active charcoal of coconut fibers wich have adsorbed Chromium(VI) ion as a mixture of brick. In this research, active charcoal and charcoal of coconut fibers will be compared to determine its quality using parameter test of water content, ash content and iod adsorption. Chromium(VI) was adsorbed by activated charcoal of coconut fibers to determine the optimum pH (1, 3 ,5, 7 and 9) and optimum contact time (10, 30, 60, 120 and 150 minute). Then, the activated charcoal will be used to make the brick. The brick is soaked in the solution at pH 1, 5, 7, 9and 13 for one week. The result shows that activated charcoal of coconut fibers have better quality than charcoal of coconut fibers. The water content of activated charcoal of coconut fibers is 4.57%, the ash content is 3.71% and the absorption of iodine is 414.9119 mg/g. While the water content of charcoal of coconut fibers is 9.10%, the ash content is 4.28% and the absorption of iod is 302.9929 mg/g. The optimum pH and equilibrium time that are required by activated charcoal of coconut fibers to reduce levels of Chromium(VI) is  on pH 3 and time 2.5 hours. The concentration of Chromium(VI) at pH 1, 5, 7, 9 and 13 is not detected while the standard quality of provisions contaminants TCLP heavy metal chromium waste for a maximum of 5 ppm. 
BIOAKUMULASI KADMIUM PADA IKAN BANDENG DI TAMBAK DUKUH TAPAK SEMARANG Martuti, NKT; Sanjivanie, HA; Ngabekti, S
Jurnal MIPA Vol 39, No 2 (2016): October 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukuh Tapak merupakan muara dari Sungai Tapak yang sebagian besar wilayahnya berupa pertambakan ikan bandeng. Berkembangnya industri di daerah aliran sungai (DAS) Tapak, mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas perairan Tapak akibat adanya pencemaran limbah yang mengandung logam berat. Penurunan kualitas perairan tersebut akan mempengaruhi kualitas ikan bandeng yang dipelihara pada tambak-tambak di Dukuh Tapak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Cd dalam air dan ikan bandeng di tambak Dukuh Tapak Semarang. Penelitian bersifat observasional analitik menggunakan analisis komparatif. Analisis kadar Cd menggunakan AAS. Kandungan Cd pada air Sungai Tapak 0,004mg/l, nilai tersebut masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan PPRI No.82 Tahun 2001 yaitu sebesar 0,01mg/l. Rerata kandungan Cd pada air tambak Tapak 0,0045mg/l, melebihi ambang batas yang ditetapkan KepMen LH No.51 Tahun 2004 yaitu sebesar 0,001mg/l. Rerata kandungan Cd pada daging ikan bandeng di ketiga stasiun adalah 0,01mg/l, masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan SNI 7287:2009 yakni sebesar 0,1 mg/kg. Simpulan dari penelitian ini adalah kandungan Cd pada air tambak Tapak melebihi ambang batas yang sudah ditentukan, namun kandungan Cd pada ikan bandeng masih berada di bawah ambang batas. Meskipun demikian, perlu diwaspadai keberadaan logam berat Cd karena logam berat bersifat toksik dan akumulatif.District Tapak is an estuary of Tapak river which most of the area is formed of milk fish aqua farming region. Tapak watershed industry growth has affected in Tapak water degradation quality. Due to waste contamination containing heavy metals. It affects the quality of breeding milk fish. This research aims to discover Cadmium (Cd) content both in watershed and milk fish in district Tapak, Semarang. This observational analytic research using comparative analysis, purposive random sampling method. Data analysis method using AAS. Cadmium (Cd) content in Tapak river is <0,004mg/l, the grade is still below the qualification set by PPRI No. 82  year 2001 in the amount of 0,01mg/l. The average Cadmium (Cd) content in Tapak water pond is <0.0045mg/l, the grade has exceeded the limit set by KepMen LH No. 51 year 2004 in the amount of 0,001mg/l. The average Cadmium (Cd) content in fish meat on three stations is <0,01mg/l. The grade is still below the limit set by ISO 7287:2009 in amount of 0,1mg/kg. The conclusion of the research is Cadmium (Cd) content in Tapak water pond exceed the limit of the terms. However, Cadmium (Cd) content within the milk fish is below the limit of the terms, yet there should be a wary since Cadmium (Cd) is toxic and bioaccumulative heavy metal.
PENERAPAN ALGORITMA BAYESIAN REGULARIZATION BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI PENYAKIT DIABETES Suwarno, S; Abdillah, A A
Jurnal MIPA Vol 39, No 2 (2016): October 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2015, penderita diabetes di Indonesia sebanyak 10 juta jiwa. Banyaknya penderita diabetes ini semakin bertambah dari tahun ke tahun. Berdasarkan data International Diabetes Federation, diperkirakan pada tahun 2040 banyaknya penduduk Indonesia yang terkena penyakit diabates akan meningkat menjadi 16.2 juta jiwa penduduk. Upaya pendeteksian sejak dini penyakit diabetes perlu dilakukan. Hal ini untuk mengurangi komplikasi penyakit pada penderita pada masa yang akan datang. Neural network merupakan salah satu metode klasifikasi yang dapat digunakan untuk memprediksi penyakit diabetes. Penelitian ini bertujuan membuat sistem prediksi penyakit diabetes. Kinerja diagnostik sistem Jaringan syaraf tiruan dievaluasi menggunakan analisis Receiver Operating Characteristic (ROC) untuk mengetahui tingkat accuracy, sensitivity, dan specificity. Hasil evaluasi menunjukkan klasifikasi menggunakan sistem jaringan syaraf tiruan backpropagation masuk ke dalam kriteria good classification. Artinya, hasil klasifikasi ini dapat digunakan untuk membuat sistem prediksi penyakit diabates.As 2015, an estimated 10 million people had diabetes in Indonesia. Trends suggested the rate would continue to rise year by year. According to the latest International Diabetes Federation, people living with diabetes is expected to rise to 16.2 million by 2040.  Early detection of diabetes is needed to reduce number of people living with diabetes. Neural network classification is one method that can be used to predict diabetes. This research aims to make diabetes disease prediction systems. Artificial neural network diagnostic system performance was evaluated using analysis of Receiver Operating Characteristic (ROC) to determine the level of accuracy, sensitivity, and specificity. The results of the evaluation showed that the classification system using backpropagation neural network is good. The results of the classification is used to make diabetes disease prediction systems.
KAJIAN METODE ANALISA DATA GOAL SEEK (MICROSOFT EXCEL) UNTUK PENYELESAIAN PERSAMAAN SCHRÖDINGER DALAM MENENTUKAN KUANTISASI ENERGI DIBAWAH PENGARUH POTENSIAL LENNARD-JONES Kurniawan, W.; Trihandaru, S.; Pattiserlihun, A.
Jurnal MIPA Vol 39, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelesaian persamaan Schrödinger dengan berbagai model potensial sangat penting dilakukan untuk memberikan gambaran perilaku zarah di bawah pengaruh potensial tersebut. Solusinya berupa fungsi gelombang yang memuat informasi penting tentang perilaku gelombang yang ditunjukkan dengan energi terikatnya. Pada penelitian ini kasus yang ingin diteliti adalah model potensial Lennard-Jones dengan menggunakan metode analisa goal seek yang tersedia pada Microsoft excel. Persamaannya dijabarkan dengan metode Euler terlebih dahulu selanjutnya syarat batas ditentukan agar ketelitian hasil diperoleh. Agar perhitungan goal seek  dapat dilakukan maka harus diubah dari besaran fisis menjadi besaran yang tidak berdimensi dimana parameter v menunjukkan keklasikan suatu sistem dan nilai  ε   menunjukkan kuantisasi energi. Hasil yang diperoleh adalah bahwa dengan memasukkan parameter kontrol nilai v tertentu, telah diperoleh beberapa keadaan energi dengan batas zkiri dan zkanan tertentu. Ketika masukan parameter v yang diberikan semakin besar keadaan energinya pun lebih rapat (ditunjukkan energy state yang diperoleh semakin banyak) dibandingkan bila masukan v-nya lebih kecil. Penelitian ini bermanfaat untuk menyederhanakan kasus potensial yang lebih rumit, dimana solusinya dapat diperoleh dengan mudah dan konsep kuantisasi energi akibat model potensial L-J dapat dipahami secara utuh. Solution of the Schrödinger equation in various  potential model is very important in order to provide an overview of  behaviour’s particle under influence of potential model. The solution is a wave function that contains important information are shown by energy state. In this research, the investigated is Lennard Jones potential by using Goal Seek analysis which are available in Microsoft Excel. The equation is described by the Euler method and then boundary condition is determined to perecision result which are obtained. It must be changed in terms dimensionless where parameter v is represent a classical system and   as energy state. The obtained result is value of v that have been included with specific value, have been obtained several energy state with certain limit zleft and zright.When the parameter input v is greater the more dense its energy state ( it is shown by the more energy state that can be obtained) compare with the smaller v-output. This Research can be useful to simplify potential case a much complicated , where the solution can be obtained  easily and the concept of  energy quantized  of   L-J potential model can be understood as a whole. 
PENGARUH TEMPERATUR ANNEALING PADA SIFAT LISTRIK FILM TIPIS ZINC OKSIDA DOPING ALUMINIUM OKSIDA Sugianto, S; Zannah, R; Mahmudah, S N; Astuti, B; D.P, N M; Wibowo, A A; Marwoto, P; Ariyanto, D; Wibowo, E
Jurnal MIPA Vol 39, No 2 (2016): October 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penumbuhan film tipis zinc oksida di-doping aluminium oksida dengan variasi temperatur annealing menggunakan metode dc magnetron sputtering telah berhasil dilakukan. Pengaruh variasi temperature annealing pada struktur dan sifat listrik film tipis telah dipelajari dengan menggunakan XRD dan I-V meter. Berdasarkan karakterisasi XRD, film tipis yang dihasilkan memiliki struktur wurtzite dengan orientasi yang dominan adalah (002). Penambahan temperatur annealing pada proses penumbuhan meningkatkan intensitas orientasi (002). Selanjutnya analisis sifat listrik menggunakan I-V meter. Film tipis zinc oksida di-doping Al  pada temperatur annealing 300°C memiliki nilai resitivitas yang optimum yaitu 2,89 x 102  Wcm. Hal tersebut konsisten dengan hasil XRD yang menyatakan bahwa film tipis zinc oksida yang di doping  dengan  aluminium oksida pada temperature 300°C memiliki ukuran kristal yang semakin besar, kompak dan homogen.Growth of zinc oxide doped aluminum oxide thin film with annealing temperature variation using dc magnetron sputtering method has been done. Effect of annealing temperature variations on the structure and electrical properties of thin films has studied using XRD and I-V meter. According to XRD characterization, thin film was obtained has wurtzite structure with dominant orientation is (002). Increasing of annealing temperature on the growth process was increased the intensity of orientation (002). Furthermore, the electrical properties were measured using I-V meter.  Zinc oxide doped Al thin film shows the optimum resistivity around of 2.89 x 102 Wcm when the annealing temperature of 300 °C. This is consistent with XRD results which is the Zinc oxide doped aluminum oxide thin has a crystal size is getting bigger, dense, and homogeneous at annealing temperature 300°C.
MODEL VOLATILITAS GARCH(1,1) DENGAN ERROR STUDENT-T UNTUK KURS BELI EUR DAN JPY TERHADAP IDR Salim, F. C.; Nugroho, D. B.; Susanto, B.
Jurnal MIPA Vol 39, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyajikan model volatilitas Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH)(1,1) untuk returns keuangan yang mengasumsikan bahwa returns error berdistribusi Student-t. Parameter dari model volatilitas diestimasi menggunakan algoritma Markov Chain Monte Carlo (MCMC). Secara khusus, nilai-nilai parameter model dibangkitkan menggunakan metode adaptive random walk Metropolis dan independence chain Metropolis–Hasting (IC-MH) yang dikonstruksi dalam algoritma MCMC. Model dan metode diaplikasikan pada data kurs beli harian Yen Jepang (JPY) dan Euro (EUR) terhadap Rupiah Indonesia (IDR) pada periode Januari 2009 sampai dengan Desember 2014. Berdasarkan kriteria faktor Bayes, hasil empiris menunjukkan dukungan sangat kuat terhadap asumsi distribusi student-t untuk returns error.This study investigates a volatility GARCH(1,1) model with Student’s t-error distribution for financial return. The parameters of GARCH model are estimated by using Markov Chain Monte Carlo (MCMC) algorithm. Specifically, the draws are sampled using adaptive random walk Metropolis and independence chain Metropolis–Hastings (IC-MH) methods that constructed in the MCMC algorithm. The model and methods  are applied to the daily buying rate data of the Euro (EUR) and Japanese Yen (JPY) to Indonesian Rupiah (IDR) from January 2009 to December 2014. According to the Bayes factor criteria, empirical results shows a strong support to the assumption of Student’s t-error distribution.
AKUMULASI CADMIUM (CD) PADA IKAN WADER MERAH (PUNTIUS BRAMOIDES C.V), DI SUNGAI KALIGARANG Prabowo, R.; Purwanto, P.; Sunoko, H. R.
Jurnal MIPA Vol 39, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadmium merupakan bahan beracun yang menyebabkan keracunan kronik pada manusia, maka tingkat maksimun yang diperbolehkan di perairan adalah 0,01 mg/L (PP No 82 Th 2001 Tentang Kualitas Air). Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi gambaran umum kualitas air Sungai Kaligarang, (2) Mengidentifikasi konsentrasi logam berat Kadmium (Cd) di Sungai Kaligarang, serta (3) mengidentifikasi akumulasi logam berat Cd pada ikan wader merah (Puntius bramoides C.V) yang hidup di Sungai Kaligarang. Penelitian ini merupakan penelitian observasi eksploratif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan kandungan logam berat Cd pada air dan ikan wader merah di Sungai Kaligarang. Penentuan lokasi pengambilan sampel secara purposif sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter lingkungan berupa Suhu, pH, BOD, DO di Sungai Kaligarang tidak melebihi baku mutu berdasarkan mutu air penggolongan kelas I. Parameter logam berat Cd dalam air tidak melebihi aturan yang ditetapkan PP Nomor 82 Th 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Kadar logam berat yang terkandung pada ikan wader merah masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan baik dari FDR New Zealand, FAO, Serta SNI. 7387.2009, Tentang Batas Maksimum Cemaran logam Berat Dalam Pangan.Cadmium is a toxic substance that causes chronic poisoning in humans and the maximum permissible level in the water is 0.01 mg / L. (Th Government Regulation No. 82 of 2001 on water quality). This study aimes to (1) identify general description of Kaligarang water quality, (2) heavy metalconcentrations of Cadmium (Cd ) in Kaligarang river and (3) identifying Cd accumulation of heavy metal in red Wader fish. This research is an observational exploration with a quantitative approach that aims to describe the level of heavy metal Cd in water and wader in Kaligarang. The location is determined by sampling study with purposive sampling. The result shows that the environmental parameters such as temperature, pH, BOD, DO of Kaligarang does not exceed the quality standard as applied by the classification of water quality class I. Parameter of heavy metals Cd in the water does not exceed the rules as set by the PP . No. 82 Th 2001 on management of water quality and red water pollution control. Heavy metal levelcontained in red wader is still below the quality standard as set by both FDR New Zealand, FAO, and SNI.7387.2009 about maximum level of heavy metal pollution in food.
EKSISTENSI DAN KETUNGGALAN SOLUSI PERSAMAAN GELOMBANG AIRY MENGGUNAKAN PENDEKATAN SEMIGRUP C_0 Kiftiah, M; Partiwi, W B; Fran, F; Prihandono, B
Jurnal MIPA Vol 39, No 2 (2016): October 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semigrup  merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menunjukkan Masalah Nilai Awal (MNA) dari persamaan diferensial di Ruang Hilbert bersifat well posed. MNA dalam abstrak ini disebut Masalah Cauchy Abstrak. Semigrup pada Ruang Hilbert H merupakan keluarga operator linear  pada Ruang Hilbert H yang tertutup terhadap komposisi dan memiliki elemen identitas. Lebih lanjut, jika semigrup mempunyai turunan kanan di  maka turunannya disebut infinitesimal generator. Dalam hal ini, Teorema Lumer Philips memberikan ekivalensi antara infinitesimal generator dengan semigrup. Dalam hal tertentu semigrup dapat diperluas menjadi grup. Teorema Stone memberikan ekuivalensi antara generator dengan grup. Secara teknis, Teorema Lumer Philips mengatakan MNA bersifat well posed jika dan hanya jika infinitesimal generatornya bersifat m-dissipative. Selanjutnya, pendekatan semigrup diaplikasikan pada persamaan Airy.Semigroup  is one method used to show the Initial Value Problems (MNA)of differential equations in Hilbert space is well posed. In this research, MNA called Abstract Cauchy Problems. Semigroup is a family of linear operators  on Hilbert Space H which is closed under composition and has an identity element. Furthermore, if semigrup has a right derivative at  then it is called infinitesimal generator. In this case, the Lumer Philips Theorem provides the equivalence between infinitesimal generator and semigroup. In certain cases, semigroup can be expanded into a group. Stone Theorem gives the equivalence between generator and group. Then Lumer Philips Theorem said the MNA is well posed if and only if the infinitesimal generator is m-dissipative. Furthermore, semigroup approach was applied to the Airy equation.
RECOVERY LOGAM NIKEL DARI SPENT KATALIS NiO/Al2O3 DENGAN TEKNOLOGI LEACHING MENGGUNAKAN AMONIA-AMONIUM KARBONAT Yuliusman, Y
Jurnal MIPA Vol 39, No 2 (2016): October 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahun, limbah katalis NiO/Al2O3 dihasilkan oleh unit Hydrogen Plant UP VI Pertamina Balongan sebesar 100 ton mengandung Ni sekitar 10-25%. Melihat jumlah, potensi dan berbahayanya limbah katalis nikel, perlu dilakukan suatu proses memperoleh nikel dari limbah tersebut melalui proses leaching menggunakan amonia-amonium karbonat. Amonia-amonium karbonat dipilih karena memiliki sifat tidak korosif dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kondisi optimum proses leaching. Parameter yang akan diuji untuk proses leaching adalah konsentrasi leaching agent, suhu dan waktu proses, serta untuk proses ektraksi cair-cair adalah konsentrasi ekstraktan dan pH. Setiap variasi proses dilakukan secara sekuensial dengan pengujian AAS. Uji EDX dilakukan untuk membuktikan adanya kandungan nikel dalam limbah katalis NiO/Al2O3, hasilnya menunjukkan bahwa untuk logam nikel berada pada tingkat energi 7,477 dan 0,851 keV.  Hasil analisis AAS untuk konsentrasi logam nikel awal pada katalis adalah sebesar 15,62 %-wt. Dari hasil leaching diketahui bahwa semakin tinggi suhu dan waktu proses, perolehan nikel akan semakin tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum proses leaching adalah pada konsentrasi amonium karbonat 2 M, dengan suhu 60°C selama 5 jam, dengan rasio S/L sebesar 20 g/L, menghasilkan persentase leaching sebesar 29,31 % untuk sistem bejana terbuka.Annually, NiO/Al2O3 waste catalyst generated by Hydrogen Plant unit Pertamina at UP VI Balongan in the amount of 100 tonnes with Ni content of about 10-25%. Based on the number and dangerous waste nickel catalyst, it is necessary to do a recovery nickel process from that waste with leaching process using ammonia-ammonium carbonate. Ammonia-ammonium carbonate chosen because it has no corrosive properties and environmentally friendly. The purpose of this study is to obtain the optimum leaching conditions. The tested parameters for leaching processes are leaching agent concentration, temperature and processing time, and for liquid-liquid extraction process are the extractant concentration and pH. Each variation process was performed sequentially with AAS testing. EDX test was done to prove the existence of nickel content in the waste catalyst NiO/Al2O3, the results show that nickel at the level of energy 7.477 and 0.851 keV. AAS analysis results for the initial concentration of nickel metal in the catalyst was 15.62% -wt. From the leaching results was known that the higher temperature and processing time, the recovery of nickel will be higher. The results showed that the optimum conditions leaching process was at a concentration of 2 M ammonium carbonate, with  temperature was 60°C for 5 hours, and the ratio S/L was 20 g/L, resulting leaching percentage of 29.31% for open vessel system.
PENGENDALIAN KELAJUAN KENDARAAN MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROLLER (FLC) PADA SISTEM CRUISE KONTROL Susanto, S.; Sunarno, S.
Jurnal MIPA Vol 39, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian kelajuan kendaraan menggunakan FLC pada cruise control telah dilakukan dengan menginjeksi sistem fuzzy pada sistem gerak kendaraan. Sistem fuzzy terdiri dari dua himpunan masukan berupa error kelajuan dan laju error kelajuan sistem. Penambahan Fuzzy Logic Controller pada sistem gerak kendaraan berpengaruh terhadap respon sistem untuk mencapai kecepatan yang diinginkan. Dengan penambahan FLC respon kecepatan dalam mencapai kecepatan yang diinginkan semakin cepat sehingga sesuai untuk diterapkan pada cruise control.Control vehicle speed using the cruise control FLC has been done by injecting a fuzzy system on the vehicle motion system. The system consists of two sets fuzzy input is the speed error and the error rate of the speed of the system. The addition of Fuzzy Logic Controller in the vehicle motion system affect the response of the system to achieve the desired speed. With the addition of FLC response speed in reaching the desired speed more quickly so appropriate to be applied to the cruise control.

Page 11 of 51 | Total Record : 506