Articles
734 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Introduksi Ayam Kampung Super Dibudidaya Semi Rens
Mege, Revolson A.;
Ngangi, Jantje;
Maramis, Alfonds;
Semuel, Mokosuli Yermia;
Mansyur, Djailani
Jurnal Abdimas Vol 25, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v25i1.33750
Desa Laikit Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara merupakan salah satu desa potensial sebagai lumbung pangan nabati maupun hewani untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di perkotaan maupun daerah kepulauan. Hal ini terlihat dari tingginya aktivitas masyarakat berusaha tani dan ternak. Salah satu usaha ternak yang banyak dikembangkan di desa Laikit dan sekitarnya adalah ternak ayam ras pedaging, petelur dan ayam kampung. Berdeda dengan usaha ayam ras pedaging dan petelur hampir tidak ada masalah prinsip karena pada umumnya dikelola secara intensif, sementara usaha budidaya ayam kampung pada umumnya masih dilakukan secara tradisional dengan produktivitas rendah akibat kurangnya asupan nutrisi dan terjadinya persilangan bebas (imbreeding) yang berimplikasi terjadinya degradasi mutu genetic ayam kampung lokal. Melalui program Deseminasi Produk Teknologi kepada Masyarakat (DPTM) telah dilaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui introduksi ayam kampung super dengan budidaya semi intensif. Kegiatan ini menggunakan kombinasi metode PRA (Participatory Rural Appraisal) dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa (Andragogik) sehingga lebih mudah memahami dan menciptakan kondisi masyarakat untuk mendukung terjadinya proses pemberdayaan dalam upaya memecahkan masalah secara bersama. Melalui kegiatan DPTM telah terfasilitasi: (1) peningkatan pengetahuan dan teknologi serta keterampilan budidaya ayam kampung super dan persilangannya dengan ayam kampung lokal. (2) peningkatan pengetahuan dan keterampilan manajemen perkandangan ayam kampung dengan sistem semi rens, (3) peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengolahan pakan berbasis bahan baku pakan lokal dan (4) peningkatan produksi daging dan telur hasil persilangan ayam kampung super dengan ayam kampung lokal.
IBM GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS ARTIKEL PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Farid Ahmadi;
Florentina Widihastrini;
Ghanis Putra Widhanarto
Jurnal Abdimas Vol 22, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v22i2.17465
Upaya meningkatkan penguasaan kemampuan menulis artikel bagi guru sekolah dasar mendesak dilakukan. Sebagian besar guru di Indonesia belum optimal dalam melaksanakan PTK, membuat laporan PTK, dan menghasilkan artikel berbasis PTK, serta mempublikasikannya melalui jurnal ilmiah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai PTK dan artikel ilmiah, serta menghasilkan artikel ilmiah dari hasil PTK guru SD Kecamatan Kaliwungu. Program IbM ini secara optimal dilakukan proses pendampingan bagi guru SD di Kecamatan Kaliwungu dari yang belum memiliki dasar penyusunan artikel ilmiah sampai peserta dibekali dengan beberapa materi untuk memperlancar proses penyusunan artikel ilmiah. Pendekatan personal dalam setiap pelatihan yang dilakukan diharapkan seluruh guru dapat menyusun artikel ilmiah dari laporan hasil PTK tanpa terkendala apapun dengan mengetahui ketentuan-ketentuan penyusunan artikel ilmiah. Pelatihan dinilai efektif karena sudah menghasilkan artikel peserta pengabdian yang telah disubmit di jurnal nasional dan melihat hasil perhitungan N-Gain yang telah mengalami kenaikan. Manfaat pengabdian ini membantu guru-guru SD Kecamatan Kaliwungu menyusun artikel ilmiah yang berkualitas agar dapat dipublikasikan di jurnal ilmiah nasional.
CAPACITY BUILDING KADER POSYANDU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEMATIAN IBU DI DESA TELUK PAKEDAI HULU KABUPATEN KUBU RAYA
Taufik, M;
Santoso, Purwa Indra
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16335
Abstrak. Desa Teluk Pakedai Hulu sebagai salah satu desa yang masih memerlukan sentuhan intervensi kesehatan, khususnya pada upaya peningkatan status kesehatan Ibu Hamil. Keberadaan kader Posyandu di suatu desa dirasakan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, masih banyak kader yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam melaksanakan tugasnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi kader posyandu dalam upaya mencegah terjadinya kematian Ibu di desa dan memberdayakan dirinya untuk turut berperan serta dalam peningkatan status kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan melalui capacity building dengan memberikan pelatihan yang di isi dengan ceramah, brainstorming dan membekali kader dengan keterampilan melakukan pemetaan terhadap keberadaan Ibu hamil di wilayah kerjanya masing-masing. Hasil dari kegiatan ini adalah dengan terselenggaranya kegiatan diskusi dan transfer pengetahuan tentang peran dan upaya kader dalam pencegahan kematian ibu. Kegiatan pengabdian ini juga telah menghasilkan kemampuan kader dalam melakukan pemetaan terhadap keberadaan ibu hamil yang berada di wilayahnya untuk memudahkan kader posyandu dalam memberikan motivasi serta KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) pada ibu hamil agar mendapatkan pelayanan yang tepat saat kehamilan dan persalinannya.
PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PENINGKATAN PEMAHAMAN BUDIDAYA PADI ORGANIK UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI
heryadi, dyadi;
Rofatin, Betty
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.18489
Padi organik SRI (System Rice of Intensification) dapat memberikan produktivitas dan harga yang lebih tinggi dibanding padi yang non-organik. Namun di wilayah lokasi PpM ITGbM perkembangannya belum memenuhi harapan. Salah satu penyebabnya adalah belum difahaminya teknis budidaya padi organik yang benar oleh para petaninya. Untuk itu diperlukan pemahaman yang lebih baik tentang teknik budidaya padi organik agar harapan para petani dalam peningkatan produktivitas untuk mendapatkan pendapatan yang lebih besar dari sebelumnya akan menjadi kenyataan. Solusinya diperlukan pembinaan yang berkelanjutan diantaranya melalui peningkatan penyebaran informasi, dan penyuluhan dan hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui program ITGbM LP2MP Universitas Siliwangi. Target luaran kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman teknik budidaya padi organik yang benar sesuai dengan kriteria/syarat sertidikasi dan publikasi ilmiah yang diterbitkan pada jurnal internal. Metode yang dilaksanakan terdiri dari Penyuluhan dan FGD/Focus on Group Discussion. Dilaksanakan sejak Maret 2017 di Kelompok Tani Jembar II dan Jembar Kahuripan Desa Margahayu Kec. Manonjaya Kab.Tasikmalaya. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan, evaluasi Pelaporan. Simpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman petani tentang teknik budidaya padi organik sesuai dengan yang dipersyaratkan lembaga sertifikasi. Pada akhirnya setelah petani memahami teknik budidaya padi organik akan dapat meningkatkan produktivitasnya dan diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Peningkatan Kualitas Media Promosi dan Pemberdayaan SDM Museum Keris Nusantara Produksi Buklet & Leaflet Dwibahasa Terbitan Tahun 2021
Murti, Bayu Dewa;
Budiharjo, Bayu;
Yuwono, Albertus Agung;
Nuraeni, Ardianna;
Saptaningsih, Nur;
Rusjayanti, Anita
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.33146
Museum Keris Nusantara (MKN) adalah museum yang mengoleksi dan merawat berbagai jenis keris dari berbagai daerah. Museum ini terletak di kota Surakarta. MKN memiliki koleksi keris yang sangat bervariatif dan sekaligus langka sehingga dapat menarik minat wisata dari penjuru daerah, bahkan dari luar negeri. Untuk dapat menjaring minat wisatawan lebih banyak, tentu saja didukung dengan promosi yang tepat dan atraktif. Dalam hal ini, buklet dan leaflet adalah media promosinya. Hal tersebut membuka peluang bagi tim pengabdi masyarakat untuk dapat meningkat kualitas kedua media promosi tersebut dalam dwibahasa (Indonesia – Inggris) melalui pelatihan dan pendampingan. Dalam kegiatan pelatihan, tim pengabdi masyarakat mengajak semua staf MKN mengembangkan lebih jauh tentang penulisan konten promosi pada buklet dan leaflet selama tiga hari berturut-turut. Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan untuk para staf MKN dalam memproduksi konten promosi pada buklet dan leaflet. Hasil dari kedua kegiatan tersebut, MKN berhasil memproduksi konten promosi yang tepat dan atraktif. Namun masih diperlukan pendampingan untuk konten dalam Bahasa Inggris.
PENCEGAHAN STROKE BERULANG MELALUI PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN MODIFIKASI GAYA HIDUP
Amila Amila;
Janno Sinaga;
Evarina Sembiring
Jurnal Abdimas Vol 22, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v22i2.15808
Orang yang telah mengalami serangan stroke lebih mudah terkena serangan ulang stroke dan dampaknya lebih parah dari serangan pertama dimana angka kematian dan kecacatan lebih tinggi. Karena itu, akan lebih mudah jika serangan ulang stroke dicegah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam deteksi tanda dan gejala stroke, pencegahan stroke berulang dan perubahan perilaku modifikasi gaya hidup. Hal ini karena hipertensi, DM merupakan penyakit terbanyak di Mutiara Home Care Medan yang merupakan faktor risiko stroke. Metode kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pendidikan kesehatan, pemeriksaan kesehatan untuk mengidentifikasi faktor risiko hipertensi/ stroke, pemberdayaan keluarga untuk mengenali tanda dan gejala stroke, pengendalian faktor risiko stroke dan modifikasi gaya hidup. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas responden memiliki jumlah serangan stroke 1 kali (60%), mayoritas keluarga memiliki pengetahuan cukup (60%) tentang pencegahan stroke berulang, mayoritas responden memiliki resiko rendah (50%). Peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga dalam deteksi tanda pencegahan faktor risiko stroke ditargetkan terjadi perubahan perilaku dan meningkatkan pola hidup sehat untuk mencegah stroke berulang.  ÂÂ
PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS HASIL RISET: KELAS TENSI (KELOMPOK LANSIA SADAR HIPERTENSI) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT JANTUNG KORONER
Awaludin, Sidik -
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i2.16741
Kejadian hipertensi di Indonesia cukup tinggi. Mayoritas penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang tinggi berisiko terjadi penyakit jantung koroner bahkan serangan jantung. Permasalahan Posyandu lansia RW 01dan kelompok hipertensi “Sehati†antara lain tidak menyadari sakit hipertensi, belum mengetahui cara pencegahan penyakit jantung koroner, belum mengetahui cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia, dan belum mengetahui cara menghilangkan nyeri kepala sebagai keluhan utama yang dirasakan penderitanya tanpa menggunakan obat kimia. Permasalahan tersebut diperlukan solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Solusi yang ditawarkan yaitu (1) Menyadarkan lansia bahwa dirinya sedang mengalami hipertensi melalui pendidikan kesehatan tentang hipertensi, mendampingi dan coaching sadar hipertensi (2) Membentuk “Kelas Tensi†(Kelompok Lansia Sadar Tensi) (3) Pendidikan kesehatan tentang cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia (4) Pendidikan kesehatan tentang cara menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi tanpa menggunakan obat kimia (5) Memberikan terapi komplementer (terapi humor) untuk menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi (6) pendidikan kesehatan tentang cara pencegahan penyakit jantung koroner.Target yang dicapai yaitu peningkatan sadar hipertensi 90%, Terdapat perbedaan tang bermakna sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia dan cara menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi (p 0,01) terbentuknya Kelas Tensi 100%, anggota kelas tensi menjalani terapi terapi humor100 %. Terdapat perbedaan yang bermakna tekanan darah sistolik pada pemantauan awal dan akhir kelas tensi (p=0,012). Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu leaflet sadar tensi, metode sadar tensi, paten kelas tensi
Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Melalui Instrumen Penilaian Kompetensi Berkarya Seni bagi Guru Seni Budaya SMP di Kabupaten Kudus
Triyanto, Triyanto;
Sugiarto, Eko;
Mujiyono, Mujiyono;
Pratiwinindya, Ratih Ayu
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v23i2.17881
Publik menyadari bahwa peran guru dalam proses pendidikan sangatlah penting, oleh sebab itu kompetensi evaluasi pembelajaran oleh guru perlu selalu ditingkatkan untuk mendukung tujuan pendidikan, tidak terkecuali guru seni  budaya di Kabupaten Kudus. Oleh sebab itu diperlukan pelatihan bagi guru seni budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dalam evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini memiliki dua luaran utama. Luaran utama yang diharapkan dalam pengabdian ini yaitu: (1) publikasi prosiding seminar nasional dan (2) modul pengembangan instrumen penilaian aspek keterampilan berkarya. Mitra kegiatan ini adalah Guru Seni budaya Kabupaten Kudus dengan lokasi kegiatan di SMP N 1 Kudus. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu pelatihan dengan prosedur sebagai berikut: (1) identifikasi pemahaman evaluasi Seni budaya, (2) FGD dengan pengurus MGMP, (3) pelatihan evaluasi Seni budaya, (4) penerapan hasil pelatihan, (5) monitoring dan evaluasi kegiatan. Kegiatan yang dilakukan telah menghasilkan peningkatan kompetensi evaluasi pembelajaran melalui pelatihan penilaian berkarya seni yang dapat dipahami guru pengampu mata pelajaran Seni budaya.
PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DAN KREASI DESAIN GERABAH DI DESA KESILIR KECAMATAN WULUHAN UNTUK MENDUKUNG INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN JEMBER
Setyati, Dwi
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.21097
Industri kreatif diyakini dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi suatu daerah. Industri kreatif berbasis kebudayaan dan kekayaan budaya lokal dinilai perlu untuk dikembangkan. Salah satu industri kreatif yang berkembang di  dusun Demangan Babatan- desa Kesilir-kecamatan Wuluhan kabupaten Jember adalah industri kerajinan gerabah, dengan produk utamanya berupa cobek, pot, kendi, gentong, wadah sambal, dan alat untuk membuat serabi. Jumlah pengrajin di dusun Demangan mencapai 40 KK, aktivitas membuat kerajinan tanah liat ini pun telah dilakukan secara turun temurun dan  mampu menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat. Kendala internal yang dihadapi pengrajin gerabah di desa tersebut adalah SDM yang masih rendah, design dan alat pemutar gerabahnya masih sederhana sehingga kualitas dan kuantitas produknya masih belum optimal serta tempat produksi gerabahnya sangat memprihatinkan. Dalam rangka untuk membantu pengembangan industri kreatif gerabah dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produkmaka diperlukan berbagai upaya. Upaya-upaya tersebut adalah melalui perbaikan proses produksi, dengan  penerapan teknologi tepat guna dan tepat sasaran yang berupa bantuan alat/mesin pemutar gerabah, perbaikan tempat produksi gerabah. Guna meningkatkan kualitas produksi gerabah maka dilakukan upaya pelatihan dan sekaligus pendampingan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi desain gerabah sehingga dapat dihasilkan  produk yang variatif  sehingga lebih diminati oleh konsumen dan laku di pasaran. Selain itu juga dilakukan pendampingan dalam hal pemasaran produk dengan strategi pemasaranberbasis E-Commersee. Pengembangan industri kreatif gerabah khas desa Kesilir, Wuluhan diharapkan dapat meningkatkan penghasilan pengrajin gerabah,  dan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Keberhasilan pengembangan industri kreatif gerabah khas Kabupaten Jember dapat menjadikan Desa Kesilir-Wuluhan sebagai desa percontohan yang dapat sukses berkembang dan mandiri dalam menciptakan industri kreatif. Â
Perluasan Kader Konservasi pada Masyarakat Nelayan melalui Pemberdayaan Kelompok Nelayan di Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal
Lestari, Eta Yuni
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v23i1.16402
Universitas Negeri Semarang (Unnes) telah menjadikan konservasi sebagai visi sejak tahun 2010, konsep konservasi dapat diterapkan melalui 7 (tujuh) pilar konservasi yang menjadi visi di Unnes yang meliputi; paperless, green archtechture, pengolahan limbah, nirkertas, internal transportation, konservasi moral dan budaya, dan energi bersih. Ketujuh pilar dapat diintegrasikan dalam kurikulum dan semua kegiatan tri dharma perguruan tinggi Program konservasi Unnes. Visi konservasi diharapkan tidak hanya dilaksanakan di Unnes saja melainkan diperluas ke wilayah yang membutuhkan visi konservasi untuk perkembangan daerah masing-masing. Salah satunya di masyarakat nelayan kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu, Pertama masyarakat nelayan melalui pemberdayaan kelompok nelayan dapat memiliki karakter peduli lingkungan untuk menjaga keberlangsungan kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Kedua, diperoleh Model atau program-program dalam upaya perluasan kader konservasi pada masyarakat nelayan di di kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Kegiatan pengabdian ini dibatasi pada perluasan kader konservasi pada masyarakat nelayan melalui pemberdayaan kelompok nelayan dengan  melaksanakan 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan refleksi. Sedangkan metode kegiatan dilaksanakan melalui kegaiatan sosialisasi yang diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan pada masyarakat nelayan di kawasan pantai. luaran hasil pengabdian ini diharapkan akan terbentuk desa konservasi yang berkarakter peduli terhadap lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas karakter bagi para nelayan dan masyakarat sekitar pantai, hingga mampu memanfaatkan kegiatan untuk menggali potensi yang dimiliki di desa nelayan untuk mempercepat proses kesejahteraan masyarakat desa nelayan. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, masyarakat menalayan menjadi paham akan pentingnya menjaga lingkungan terutama melaksanakan konservasi untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam yang merupakan sumber mata pencaharian mereka.