cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM PEMBELAJARAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS MELALUI PRAKTIKUM SKALA MIKRO Wardani, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan  berpikir  dan  proses  sains  haruslah  dikembangkan melalui pembelajaran  kimia  dengan model  tertentu  untuk membina  kemampuan mahasiswa memecahkan masalah. Metode praktikum merupakan metode yang sangat efektif untuk pembelajaran  kimia,  sebab  praktikum membantu mahasiswa  calon  guru  untuk mencari jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan data yang benar. Praktikum yang biasa dilakukan adalah skala makro, dalam hal ini kelemahanya adalah biaya tinggi dan limbah yang banyak. Pada penelitian ini dikembangkan metode praktikum KLT skala mikro agar lebih ekonomis dan mengembangkan  kreativitas mahasiswa  untuk mengembangkan  praktikum  yang lain. Penelitian diselenggarakan dengan subyek penelitian 31 mahasiswa program studi Pendidikan Kimia semester V. Materi praktikum yang dikenakan adalah kromatografi  lapis tipis (KLT) dengan skala mikro. Dari hasil uji-T, didapat hasil ada perbedaan yang signifi kan. Hal ini berarti pemahaman konsep dan keterampilan proses sains (KPS) meningkat setelah mahasiswa calon guru mengalami proses pembelajaran praktikum KLT skala mikro. Dari hasil rata-rata nilai pemahaman konsep, meningkat dari 77,48 menjadi 80,55 dan keterampilan proses  sains meningkat  nilai  rata-ratanya  dari  76,19 menjadi  82,16. Mahasiswa  calon guru 96% menanggapi positif, yaitu setuju dan sangat setuju bahwa proses pembelajaran praktikum KLT skala mikro dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep KLT pada mahasiswa calon guru kimia.  Kata Kunci : Keterampilan proses sains, skala mikro
ANALISIS PENGUASAAN MATERI DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN KIMIA LINGKUNGAN BERBASIS MASALAH UNTUK MATERI PENCEMARAN UDARA Nuswowati, M.; Permanasari, A.; Binadja, A.; Arifin, M.
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penguasaan materi dan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa setelah mengikuti perkuliahan Kimia Lingkungan berbasis masalah untuk materi pencemaran udara. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia di salah satu universitas di Semarang untuk mata kuliah Kimia Lingkungan pada semester genap tahun 2010-2011. Mahasiswa rombel 1 (20 orang) untuk kelas eksperimen diberi perkuliahan dengan pendekatan berbasis masalah. Rombel 2 (23 orang) untuk kelas kontrol diberi perkuliahan seperti yang biasa dilakukan selama ini. Data yang terkumpul selanjutnya dilakukan analisis secara deskriptif. Has ii penelitian menunjukkan N-gain penguasaan materi pencemaran udara mahasiswa kelompok eksperimen adalah sedang, demikian pula untuk kelompok kontrol. N-gain keterampilan berpikir kreatif untuk kelas eksperimen adalah tinggi, sedangkan untuk kelompok kontrol adalah sedang. Lebih dari 50% pendapat mahasiswa menyebutkan bahwa komponen materi, model, pedoman mahasiswa, LKM, suasana belajar dan strategi dosen dalam perkuliahan sangat menarik, sangat baru, dan sangat mudah. Agar N­ gain rerata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada indikator 3 tidak mengalami peningkatan paling sedikit, maka mahasiswa lebih dimotivasi dalam mencari sumber mutakhir tentang penyelesaian masalah pencemaran udara.The purpose of this study was to analyze students' material mastery and creative thinking skills after attending Environmental Chemistry-based lectures for a material issue of air pollution. This study was conducted on students of Chemistry Education at a university in Semarang for Environmental Chemistry courses in the second semester 2010-2011. Students of class 1 (20 people) as the experimental group were treated with a problem­ based approach. Class 2 (23 people) as the control group were treated with lectures as was done during this time. The collected data were then analyzed descriptively. The results showed that N -gain of matter mastery of air pollution of experimental group was moderate, as well as for the control group. N-gain of creative thinking skills for the experimental class was high, whereas for the control group was moderate. More than 50% of students said that the material component, models, students' guidance and creativity sheets, an atmosphere of learning, and lecturer's strategy in the lecture were very interesting, very new, and very easy. In order to gain the mean N-gain of the two groups at the third indicator did not have the least increase, the students were more motivated to look for on the newest source of air pollution problems.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK UNTUK MENGUKUR KOMPETENSI PESERTA DIDIK MATERI SENYAWA HIDROKARBON Nurjananto, Nino; Kusumo, Ersanghono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses penilaian diperlukan instrumen penilaian yang dapat mengukur semua aspek kompetensi peserta didik yang menuntut peserta didik untuk aktif, salah satunya dengan menerapkan penilaian autentik. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik suatu SMA di Bergas. Tujuan penelitian adalah mengembangkan instrumen penelitian autentik pada materi senyawa hidrokarbon yang valid, reliabel, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development. Prosedur pengembangan produk melalui tahap pendahuluan dan pengembangan. Pada tahap pendahuluan terbagi menjadi dua, yaitu studi empirik dan studi pustaka. Tahap pengembangan melalui beberapa bagian, yaitu 1) menyusun jenis instrumen, 2) validasi pakar, 3) uji coba skala kecil, 4) uji coba skala besar dan 5) implementasi produk. Pada penelitian ini disusun instrumen penilaian autentik pada materi senyawa hidrokarbon. Hasil analisis validasi pakar diperoleh nilai validasi instrumen 3,52 dengan kategori sangat baik. Hasil uji coba dan implementasi pada penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian autentik dinyatakan reliabel. Hasil analisis uji coba skala kecil menunjukkan reliabilitas instrumen sebesar 0,88 dan skala besar diperoleh sebesar 0,88. Hasil tahap implementasi diperoleh angka reliabilitas instrumen sebesar 0,86. Tingkat keefektifan instrumen pada tahap uji coba mencapai 95,67% dengan kategori sangat baik dan pada tahap implementasi mencapai 95,58% dengan kategori sangat baik. Hasil penelitian memperoleh instrumen penilaian autentik yang telah dinyatakan valid, reliabel, dan efektif. The assessment process required instruments that can measure all aspects of the competence of learners and they are actively involved in the assessment process by implementing one application of authentic assessment. The subjects is SMA in Bergas. The purpose of this research is to develop authentic research instruments to the hydrocarbon material in X grade are valid, reliable, and effective. This research is a Research and Development. Product development procedures phase through preliminary stage and development stage. Preliminary stage is divided into empirical studies and literature. Development stage is performed through several parts, 1) develop the type of instrument, 2) validation of experts, 3) small-scale trials, 4) large-scale trials and 5) the implementation of the product. In this study the type of instrument that is composed of authentic assessment instrument in hydrocarbon material. The results of the analysis of the expert validation instruments authentic assessment instrument validation value of 3.52 was obtained with a very good category. The results of the testing and implementation of this study indicate that the instrument can be declared reliable authentic assessment. The results of the analysis of smallscale trials showed reliability of the instrument was 0.88 and on a large-scale instrument reliability obtained by 0.88. The results obtained by the implementation phase of instrument reliability of the instrument was 0.86. The effectiveness of the instrument in the test phase reaches 95.67% with very good categories and at the implementation stage reached 95.58% with very good category. The results of the research and development of authentic assessment instruments have been declared valid, reliable, and effective.
KEBERKESANAN PEMBELAJARAN KIMIA MATERI IKATAN KIMIA BERVISI SETS PADA HASIL BELAJAR SISWA Binadja, Achmad; Wardani, Sri; Nugroho, Sigit
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran bervisi SETS dapatmenimbulkan kesan positif dan apakah kesan yang timbul akibat pembelajaran bervisi SETSberpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Pati pada kelasX. Desain penelitian adalah control group pretest-postest, sehingga terdapat dua kelompoksampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pada kelas eksperimen terjadi peningkatan kesan lebih baik daripada kelas kontroldengan ditunjukkan oleh hasil perhitungan hipotesis pertama menggunakan perhitunganT-tes. Teramati pula adanya hubungan antara kesan positif yang timbul dengan hasil belajarsiswa ditunjukkan oleh hasil perhitungan korelasi antara peningkatan kesan dengan hasilbelajar. Untuk kelas eksperimen didapatkan harga rxy sebesar 0,53 dan thitung 3,41 sedangkanuntuk kelas kontrol harga rxy 0,42 dan thitung 2,49. Kedua harga thitung ini ternyata leih besardaripada ttabel 2,04. Hal ini berarti terdapat hubungan antara kesan positif yang timbul denganhasil belajar siswa. Dari hasil perhitungan dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaranbervisi SETS membentuk kesan positif dalam diri siswa kelas X SMA Negeri 1 Pati dankesan positif yang timbul akibat pembelajaran bervisi SETS berpengaruh positif terhadaphasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Pati.Kata Kunci: Keberkesanan, pembelajaran bervisi SETS, hasil belajar
CHEMIST EDUCATION BLOG (CEB), EKSPOSITORI BERBANTUAN BLOG DALAM PEMBELAJARAN KIMIA Harjito, Harjito; Aeni, Nur; Subroto, Tjahyo
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini yaitu "Bagaimana pengaruh penggunaan model ekspositori dengan media Chemist Education Blog terhadap hasil belajar kimia SMA N 2 Batang kelas XI pada materi pokok larutan asam dan basa?". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model ekspositori dengan media Chemist Education Blog terhadap hasil belajar kimia SMA N 2 Batang kelas XI pada materi pokok larutan asam dan basa. Populasi dalam penelitian adalah siswa SMA Negeri 2 Batang kelas XI semester 2 dengan sampel kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Metode pengambilan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode tes, metode angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, setelah dilakukan pembelajaran, pada kelas eksperimen rata­ rata hasil post test mencapai 76.679 dan pada kelas kontrol mencapai 68.667. Hasil perhitungan uji t kesamaan dua rata-rata dua pihak diperoleh 1iimmg (3.938) > -\mis (-2,303) > tktitis (2,303), sedangkan hasil perhitungan uji t perbedaan dua rata-rata satu pihak kiri diperoleh 1iiitung (3.938) > - \mis (-2.003) ini berarti hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Besarnya pengaruh diuji dengan uji koefisien korelasi biserial diperoleh hasil sebesar 0.586, sehingga besamya koefisien detenninasi adalah 34.89%. Pada aspek psikomotorik dan afektif, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan model pembelajaran ekspositori dengan media Chemist Education Blog mampu menarik perhatian siswa sehingga dapat mengatasi kebosanan siswa dari pembelajaran yang monoton. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model ekspositori dengan media Chemist Education Blog berpengaruh terhadap hasil belajar kimia SMA N 2 Batang kelas XI pada materi pokok larutan asam dan basa dengan kontribusi sebesar 34.89%.
PENGEMBANGAN MEDIA SMILE-FLASH BERPENDEKATAN CHEMO-EDUTAINMENT PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Nurfitrasari, Yan Sandi; Sumarni, Woro
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media smile-flash merupakan media yang di dalamnya terdapat unsur simulasi, materi, dan lagu. Dengan menyisipkan lagu dalam pembelajaran, proses pembelajaran akan lebih menyenangkan sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh penggunaan media tersebut pada peningkatan pemahaman konsep, dan (2) mengetahui respon siswa terhadap menggunakan media tersebut dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan subjek penelitan adalah siswa kelas XI IPA di sebuah sekolah di Magelang. Objek penelitian adalah media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Tahap pengembangan media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment dilakukan dengan: (1) pendefinisian, (2) perancangan, dan (3) pengembangan. Instrumen penelitian berupa angket validasi, angket respon siswa dan soal-soal peningkatan pemahaman konsep. Media dinyatakan layak ditinjau dari aspek materi, media, dan bahasa dengan persentase rata-rata sebesar 82,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan media berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa, terbukti thitung (12,24) lebih besar dari tkritis (2,05) dan (2) pembelajaran menggunakan media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment mendapatkan respon positif dari siswa. Smile-flash media is a medium in which there is an element of simulation, material, and songs. By inserting song learning, the learning process will be more fun that is expected to increase students' understanding. This study aims to (1) know the influence of the media on an improved understanding of the concept, and (2) determine the response of students to use the media in learning. This study is a research & development (R & D) with a research subject is class XI IPA at a school in Magelang. The object of research is a medium-flash smile with chemo-edutainment approach to the material solubility and solubility product. Media development stage smile-flash with chemo-edutainment approach is done by: (1) definition, (2) the design, and (3) development. The research instrument is a validation questionnaire, student questionnaire responses and the questions increase understanding of the concept. Media declared eligible in terms of material aspects, media, and languages with an average percentage of 82.5%. The results showed that (1) the use of media a positive effect on students' understanding of concepts, proven tcount (12.24) is greater than the tcritic (2,05) and (2) learning to use media-flash smile with chemo-edutainment approach to get a positive response from students.
PENGARUH PENDEKATAN BRAIN-BASED TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA Prasetya, Hermawan Agung; Hadisaputro, Subiyanto
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 7, No 2 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of inquiry method assisted e-module on the student learning outcomes of chemistry. Population in this study is XI grader in Senior High School (SHS) in Kudus, school year 2011/2012. Student learning activity is less varied, so it need to improve the variety methods to help students to be more interested in studying chemistry. The determination of the sample with cluster random sampling system obtained two classes, one class as a experiment class that are treated using the approach of Brain-Based and one as a control class who received treatment using conventional method. The data in this research obtained by documentation, tests, questionnaires, observation method. The result showed that the experimental class had an average of 85,06 and a control class had an average of 79.03. The data analysis, showed that the experimental class is better than the control class, it is shown by t count (3.159)> t table (1.999). The conclusions of this research is the approach of Brain-Based Teaching gave the significant effect on student learning outcomes on colloid chemistry subject, which is indicated by the coefficient of correlation (rb ) of 0.47 and the influence of 22,50%.Keyword: Brain-Based Teaching Approach
EFEKTIVITAS METODE STUDENT CENTERED LEARNING YANG BERBASIS FUN CHEMISTRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA Sugiyo, Warlan; Kusuma, Ersanghono; Wahyuni, Purnami Tri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2009): July 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Student Centered Learning yang berbasis Fun Chemistry diharapkan dapatmembuat pembelajaran kimia menyenangkan dan aktif. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui efektivitas metode Student Centered Learning yang berbasis Fun Chemistrypada pokok bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan. Populasi dalam penelitian ini adalahsiswa kelas XI SMA Negeri 1 Purwareja Klampok tahun ajaran 2008/2009 yang terdiri atas4 kelas. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XIIPA 4 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI IPA 3 sebagai kontrol. Variabel yangditeliti adalah hasil belajar siswa, dengan desain eksperimen control-group pretest-posttest.Analisis awal, kedua kelompok berdistribusi normal, variansinya sama, dan rata-rata nilaitidak berbeda. Analisis akhir memberikan hasil belajar kedua kelompok berbeda secarasignifi kan. Hasil uji ketuntasan belajar kelompok eksperimen thitung (7,5072)>ttabel (2,0301)yang berarti pembelajaran dengan menggunakan metode Student Centered Learning yangberbasis Fun Chemistry telah mencapai ketuntasan belajar. Untuk kelompok kontrol thitung(-0,3241) < ttabel (2,0301), belum mencapai ketuntasan belajar. Dapat disimpulkan bahwapembelajaran dengan menggunakan metode Student Centered Learning yang berbasis FunChemistry efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: student centered learning, fun chemistry
PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN ORAL ACTIVITIES PADA MATERI POKOK REAKSI REDUKSI DAN OKSIDASI Wardani, Sri; Setiawan, Santi; Supardi, Kasmadi Imam
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran inkuiri terbimbing diharapkan dapat memberikan dorongan alami pada siswa untuk melakukan eksplorasi sehingga mampu meningkatkan aktivitas siswa dan prestasi belajar siswa.Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap pemahaman konsep dan keaktifan siswa.Penelitian dilaksanakan di suatu SMA Negeri di Salatiga pada tanggal 1 Februari sampai dengan 3 Maret 2016. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik purposive sampling, karena sampel mempunyai kemampuan akademik yang sama. Desain penelitian yang digunakan yaitu modified pretest-posttest groupcomparison design. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan rerata, analisis pengaruh antar variabel, dan penentuan koefisien determinasi. Hasil uji perbedaan rerata memperlihatkan thitung pemahaman konsep sebesar 2,43 lebih besar dari tkritis pada taraf signifikansi 5% yaitu 1,67. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai koefisien biserial sebesar 0,367.Perhitungan koefisien determinasi menunjukkan penerapan model inkuiri terbimbing berkontribusi sebesar 13,47% terhadap pemahaman konsep. Hasil observasi keaktifan siswa memperlihatkan bahwa proporsi siswa kelas eksperimen yang mencapai kategori sangat tinggi adalah 0,844 lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 0,156.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap pemahaman konsep dan keaktifan siswa pada materi pokok reaksi oksidasi dan reduksi.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BERPIKIR-BERPASANGAN-BEREMPAT BERBANTUAN CATATAN TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SMA NEGERI 1 UNGARAN Soeprodjo, Soeprodjo; Kusuma, Ersanghono; Khaerunisa, Esti Nastiti
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi pendahuluan pada SMAN 1 Ungaran kelas XI IPA tahun ajaran 200912010 menunjukan bahwa ketuntasan k/asikal siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kurang dari 85%. Peneliti menerapkan model pembelajaran Berpikir-Berpasangan-Berempat menggunakan media Catatan Terbimbing agar siswa dapat be/ajar bekerjasama, menghargai pendapat orang lain, tanggung jawab serta memaksimalkan waktu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model tersebut terhadap hasil be/ajar kimia dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Pengambi/an sampel di/akukan dengan teknik cluster random. Metode pengumpulan data antara lain dokumentasi, tes, observasi dan angket. Hasil uji ketuntasan be/ajar menunjukkan thitung (12,04) > ttabe,(2,02) pada kelompok eksperimen, sedangkan pada kelompok kontrol thitung (6, 78) > ttabeJ2,02). Pada uji proporsi didapatkan Zhitung (3, 115) > Ztabei (1. 64) pad a kelompok eksperimen, sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan Zhitung (-1, 015) < Ztabe1(1.64). Berdasarkan hasi/ uji perbedaan dua rata-rata dipero/eh thitun/3,376) > 1(1,664) dan uji nonnal gain dipero/eh kelompok eksperimen pada rentang tinggi (0, 70) sedangkan kelompok eksperimen pada rentang sedang (0,59). Hasil observasi terhadap ranah afektif dan ranah psikomotorik menunjukkan nilai rata-rata siswa kelompok eksperimen e" 65. Dari hasil angket tanggapan siswa terhadap pembelajaran, 78, 60% siswa tennotivasi be/ajar dan 16, 70% tidak tennotivasi, 73,80% siswa merasa senang be/ajar dan 4, 76% tidak merasa senang.

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue