cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Intuisi
ISSN : 25412965     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah is the scientific publication media to accommodate ideas and innovation research results of psychology academicians and other experts who are interested in the field of Psychology. Vision intuition is to encourage the development of science-based psychology, indigenous psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 558 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DENGAN MINAT IBU MENYEKOLAHKAN ANAK DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Maharani, Refika; Deliana, Sri Maryati
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 4, No 3 (2012): November 2012
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v4i3.13346

Abstract

Abstrak. PAUD memiliki peran strategis dalam upaya pembinaan anak sejak dini untuk mempersiapkan generasi SDM di masa depan untuk bangsa Indonesia. Orang tua khususnya seorang ibu seharusnya memiliki pengetahuan tentang PAUD sehingga mampu mendidik anak dengan baik untuk disiapkan di masa mendatang. Namun pada kenyataannya di lapangan masih banyak ibu yang memiliki pengetahuan tentang PAUD yang rendah, serta minat yang rendah untuk menyekolahkan anaknya di lembaga PAUD. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan tentang PAUD dan minat ibu menyekolahkan anak di lembaga PAUD serta hubungan antara pengetahuan tentang PAUD dengan minat ibu menyekolahkan anak di lembaga PAUD.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian korelasional. Penelitian ini menggunakan studi populasi. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang tidak menyekolahkan anak di lembaga PAUD sebanyak 90 orang. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan minat. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes pengetahuan tentang PAUD dan skala minat. Tes pengetahuan tentang PAUD sebanyak 40 item dan skala minat sebanyak 48 item. Teknik uji validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment dan uji reliabilitas dilakukan dengan rumus Guttman Split Half untuk tes pengetahuan tentang PAUD dan menggunakan rumus Alpha Cronbach untuk skala minat. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik korelasi spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa “pengetahuan tentang PAUD masuk dalam kategori tinggi. Sedangkan minat ibu untuk menyekolahkan anak di lembaga PAUD masuk dalam kategori sedang. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = 0,759 dengan p = 0,00 (p < 0,05) yang artinya ada hubungan positif antara pengetahuan terntang PAUD dengan minat ibu untuk menyekolahkan anak di lembaga PAUD. Kata Kunci: pengetahuan, minat Abstract. PAUD has on to prepare human resource generations in the future for Indonesia. For parents, particularly a mother, should have knowledge of PAUD so she could educate her children well to be prepared for future. The objectives of this study are to describe about the description of PAUD and the mothers’ interest in schooling their children in PAUD and the relationship between knowledge of PAUD and mothers’ interest in schooling in PAUD. The research design used was correlation research. This research used the population study. The population of this research is the mothers who do not school their children in PAUD as much as 90 people. The variables of this research were knowledge and interest. The method of collecting data used was knowledge test of PAUD and psychology scale which was consisted of knowledge test of PAUD as much as 40 item and interest scale for 48 item. The technique of validity test used was the correlation formula of Product Moment  and the reliability test used was Guttman Split Half for knowledge test of PAUD strategic roles in the efforts of children development early and used Alpha Cronbach for interest scale. The method of analysis data in this research was the correlation statistic of Spearman. The result of this research showed that the knowledge of' PAUD belonged to the high category. On the other hand, the mothers’ interest in schooling their children in PAUD belonged to the medium category. The result of analysis correlation showed that the value of r = 0.759 with  p = 0.00 (p < 0.05 ). That mean that there was a positive correlation between knowledge of PAUD and the mothers’ interest in schooling their children in PAUD. 
PENGARUH PENGETAHUAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN MEMBELI PADA MAHASISWA KONSUMEN ORIFLAME DI UNNES Pratiwi, Pundani Eki; Stanislaus, Sugiyarta
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 4, No 2 (2012): Juli 2012
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v4i2.13337

Abstract

Abstrak. Konsumen melakukan pembelian dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang untuk membeli suatu produk, yaitu pengetahuan produk yang dimilikinya. Pengetahuan produk diperoleh melalui banyak cara. Informasi untuk mendapatkan pengetahuan produk diperoleh melalui media dan pengalaman pribadi. Mahasiswi konsumen Oriflame di UNNES kurang memperoleh infomasi yang memadai dan sesuai kebutuhan mereka, yang akan digunakan dalam mempertimbangkan pembelian produk Oriflame. Mahasiswi konsumen Oriflame di UNNES lebih mengutamakan kesenangan indera dan diskon harga dalam pertimbangan pengambilan keputusan membeli produk Oriflame. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dari pengetahuan produk terhadap keputusan membeli pada mahasiswi konsumen Oriflame di UNNES.            Responden pada penelitian ini adalah mahasiswi UNNES yang telah menggunakan produk Oiflame minimal 3 bulan sebanyak 120 mahasiswi. Penentuan responden dilakukan dengan teknik cluster ransom sampling dan purposive sampling. Metode pengumpulan data ini adalah skala pengetahuan produk dan skala keputusan membeli. Skala pengetahuan produk mempunyai koefisien validitas item dari 0,224 sampai dengan 0,654 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,932. Uji korelasi menggunakan teknik regresi dikerjakan menggunakan bantuan program SPSS 17.0 for windows. Hasil korelasi pengetahuan produk dengan rasional dalam keputusan membeli menunjukkan nilai r = 0,557 dan R = 0,310, pengetahuan produk dengan emosional menunukan nilai r = 0,620 dan R = 0,384, sedangkan pengetahuan produk dan keterlibatan menunjukan nilai r = 0,404 dan R = 0,163, dengan masing-masing p = 0,00 (p,0,01).Hasil penelitian menunjukan pengetahuan produk berada pada kategori sedang. Keputusan membeli konsumen paling banyak dilakukan secara keterlibatan dan emosional. Terdapat korelasi yang positif antara pengetahuan produk dengan keputusan membeli secara rasional, emosional, dan keterlibatan. Pengetahuan produk berpengaruh paling besar terhadap keputusan membeli secara emosinal, daripada pengaruh pengetahuan produk terhadap keputusan membeli secara rasional dan keterlibatan.Kata kunci: pegetahuan produk; kepuasan membeli; oriflame Abstract. Consumer purchases are influenced by several factors. One of the factors that predispose a person to buy a product, the product knowledge they have. Product knowledge gained through many ways. Infomation to gain product knowledge gained through media and personal experience. Oriflame in UNNES student consumers lacks sufficient  infomation and appropriate to their needs, which will be considering the purchase of Oriflame products. Oriflame in UNNES student consumers prefer the pleasure of the senses and the discounted price in consideration of the product purchase decision-making discretion. This study aims to find out is there any influence of product knowledge on consumer buying decisions on a student in UNNES Oriflame.Respondents in this study were students who had used UNNES Oriflame products at least 3 months a total of 120 students. Determination of the respondents was done by using cluster random sampling and purposive sampling. This data collection method is the knowledge scale and the scale of the decision to buy the product. .Product knowledge scale items have validity coefficient of 0.224 to 0.654 and the reliability coefficient of 0.925. While the scale of the decision to buy an item has a validity coefficient from 0.213 to 0.750 and the reliability coefficient of 0.932. Correlation test using the regression technique is done using SPSS 17.0 for windows. Correlation knowledge results in products with a rational buying decision demonstrated the value of r = 0.557 and R = 0.310, product knowledge with emotional show the value of r = 0.620 and R = 0.384, while the involvement of product knowledge and demonstrate the value of r = 0.404 and R = 0.163, with each respective p = 0.00 (p<0.01).The results demonstrate knowledge of the products in the category of being. Consumer purchase decisions are the most widely performed and emotional involvement. There is a positive correlation between knowledge of the product purchase decisions in a rational, emotional, and involvement. Knowledge of the most influential product of the buying decisions emotionally, rather than the influence of product knowledge on purchase decisions in a rational and involvement.
Efektifitas Teknik Relaksasi Pernafasan untuk Mengurangi Kecemasan Atlet Futsal yang Hendak Bertanding Ekawaldi, Ikromi Zufri; Liftiah, Liftiah Liftiah
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 6, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v6i1.11909

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi dari fenomena di dunia olahraga  yaitu kecemasan yang sering dirasakan para atlet saat menghadapi kompetisi olahraga. Sebelum berkompetisi para atlet biasanya mengalami beberapa gejala kecemasan, misalnya sulit berkonsentrasi, otot terasa tegang, dan takut mengecewakan orang-orang terdekat. Hal itu dapat dikurangi dengan melakukan sebuah teknik intervensi yaitu dengan mengolah nafas dan pemusatan pikiran yang diberi nama teknik relaksasi pernafasan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik relaksasi pernafasan dalam mengurangi kecemasan atlet futsal yang hendak bertanding. Subjek penelitian adalah atlet BATMAN F.C dan Mustika F.C yang hendak bertanding dalam turnamen BINPORA yang keseluruhan berjumlah 22 subjek. Subjek dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik unrandomized. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest-posttest control group. Data penelitian diambil menggunakan skala SAS-2 yang merupakan skala kecemasan atlet yang baku dan telah disempurnakan. SAS-2 terdiri dari  15 item dan validitasnya diukur dengan menggunakan profesional judgement dari para ahli psikologi olahraga serta dosen pembimbing dan koefisien alpha cronbach reliabilitasnya 0,822. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik Wilcoxon Mann-Whitney U-Test. Berdasarkan teknik analisis tersebut, diperoleh nilai p= 0,005 pada pretest dan posttest kelompok eksperimen dengan taraf signifikansi atau p < 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen yang berarti bahwa teknik relaksasi pernafasan efektif untuk mengurangi kecemasan atlet futsal yang hendak bertanding. Hasil penelitian ini memberikan masukan bagi atlet futsal BATMAN F.C dan Mustika F.C untuk dapat mengurangi kecemasannya sebelum menghadapi pertandingan dengan melakukan teknik relaksasi pernafasan agar dapat bermain dengan maksimal dan dapat mengeluarkan  potensi terbaiknya. Kata Kunci: Teknik relaksasi pernafasan, kecemasan atlet, atlet futsal AbstractThis research is motivated of the phenomenon in the world of sports is the anxiety that is often felt in the face of competition athletes sport . Before competing athletes usually experience some symptoms of anxiety , such as difficulty concentrating , muscle tense and afraid of upsetting the people closest . It can be reduced by performing an interventional technique , namely the process of concentration of breath and relaxation techniques breathing named.     This study is an experimental that aims to determine the effectiveness of breathing relaxation techniques to reduce anxiety futsal athletes who want to compete. Subjects were athletes BATMAN F.C. and  Mustika F.C. to be played in the whole tournament BINPORA totaling 22 subjects. Subjects were divided into two groups: an experimental group and a control group using techniques unrandomized. This study used a pretest - posttest experimental design of the control group . The data were taken using a scale which is SAS - 2 anxiety scale and a raw athlete who has perfected . SAS - 2 consists of 15 items and its validity was measured by using the professional judgment of the sports psychologists as well as lecturers and Cronbach alpha reliability coefficient of 0.822.   Methods of data analysis is a technique used Wilcoxon Mann - Whitney U - Test. Based on the analysis technique , the value of p = 0.005 on the pretest and posttest experimental group with a significance level or p < 0.05 . It shows that there is a difference between pretest and posttest in the experimental group , which means that the effective breathing relaxation techniques to reduce anxiety futsal athletes who want to compete . The results provide input for futsal athletes BATMAN FC and FC Mustika to reduce anxiety before taking the match with breathing relaxation techniques in order to play with and can issue a maximum potential. Keywords : breathing relaxation techniques , anxiety athlete , athletes futsal
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KOMUNIKASI ANAK DAN ORANG TUA DENGAN KEBIASAAN BELAJAR SISWA SMP N 13 SEMARANG TAHUN AJARAN 2011-2012 Rahmawati, Nurul; Budiningsih, Tri Esti
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 4, No 1 (2012): Maret 2012
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v4i1.13328

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan belajar siswa dan kualitas komunikasi anak dan orang tua pada siswa SMP Negeri 13 Semarang serta untuk mengetahui hubungan antara kualitas komunikasi antara anak dan orang tua dengan kebiasaan belajar siswa SMP Negeri 13 Semarang. Hipotesis pada penelitian ini adalah ada hubungan antara kualitas komunikasi anak dan orang tua dengan kebiasaan belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini berjumlah 72 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional stratified random sampling. Kebiasaan belajar diukur dengan skala kebiasaan belajar yang mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,97l. Skala kebiasaan belajar terdiri dari 66 aitem valid dengan rentang koefisien validitas dari 0,344 sampai dengan 0,852. Sedangkan kualitas komunikasi antara anak dengan orang tua diukur dengan menggunakan skala kualitas komunikasi antara anak dan orang tua yang mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,964. Skala kualitas komunikasi antara anak dan orang tua terdiri dari 45 item valid dengan rentang koefisien validitas dari 0,338 sampai dengan 0,771. Uji korelasi menggunakan teknik korelasi product moment yang dikerjakan menggunakan bantuan program SPSS I 7.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan variabel kebiasaan belajar siswa tergolong tinggi. Demikian juga variabel kualitas komunikasi antara anak dengan orang tua juga tergolong tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas komunikasi antara anak dan orang tua dengan kebiasaan belajar siswa. Korelasi kualitas komunikasi antara anak dan orang tua dengan kebiasaan belajar diperoleh koefisien r=0,717 dengan signifikansi atau p=0,000.AbstractThis study aims to determine students’ learning habits and quality of communication of children and parents on the students of SMP Negeri 13 Semarang as well as to determine the relationship between quality of communication between children and parents with the learning habits of students of SMP Negeri 13 Semarang. The hypothesis in this study is no relalionship between quality of communication with children and parents of students learning habits. Quantitative research is a correlational study. Subjects in this study amounted to 72 students. Sampling technique used is proportional stratified random sampling. study habits were measured by the scale of study habits that have a reliability coefficient of 0.97l. The scale consists of 66 study habits aitem valid with validity coefficients range from 0.344 to 0.852. While the quality of communication between children and parents were measured using a scale of quality of communication between children and parents who have a reliability cofficient of 0.964. The scale of the quality of communication between children and parents consisted of 45 aitem valid with validity coefficients range from 0.338 to 0.77 l. Correlation test using the product moment correlation technique is done using SPSS 17.0 for windows. Results showed students’ learning habit variables is high. Similarly, the variable quality of communication between children and parents are also quite high. The rerults showed that there is a relationship between quality of communication between children and parents with students’ learning habits. Correlation of quality of communication between children and parents with learning habits acquired cofficient r = 0.717 with a significance or p = 0.000.
KECENDERUNGAN ALIENASI POLITIK MAHASISWAUNNES (SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI POLITIK) Hikmawati, Silsilia; Hariyadi, Sugeng
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 7, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v7i1.11610

Abstract

Abstrak. Dewasa ini masyarakat Indonesia mempunyai kesempatan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi sosial politik dengan begitu mudah. Keterbukaan informasi sosial politik Indonesia memberi dampak pada masyarakat untuk ikut menilai kegiatan sosial politik yang sedang berlangsung. Masyarakat kerap mengalami langsung maupun mendapatkan informasi yang tidak menyenangkan dari pemberitaan media massa. Kasus korupsi, penyalahgunaan jabatan dan ketidakharmonisan antar pemegang kebijakan adalah beberapa kasus yang menjadi ‘suguhan drama’ yang lama kelamaan membosankan dan melelahkan untuk diikuti. Muluk (2010: 26) menyebut fenomena kelelahan politis ini sebagai alienasi politik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran kecenderungan alienasi politik mahasiswa UNNES. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa UNNES aktif Strata 1 (angkatan 2011, 2012, 2013) dengan subyek sampel sebanyak 307 mahasiswa UNNES. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah disproportionatestratified random sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan skala alienasi politik  berdasarkan dimensi-dimensi alienasi politik yang dikemukakan oleh Finifter yang terdiri atas 72 item. Subyek penelitian secara umum mempunyai tingkatan alienasi politik yang sedang. Subyek penelitian mempunyai keunikan yaitu dengan adanya alienasi politik yang mereka rasakan, mereka justru menunjukkan perilaku aktif dalam memberikan hak suara saat Pemilu dan mengajukan petisi. Kata Kunci: Alienasi Politik; Mahasiswa UNNES Abstract. Today, the people of Indonesia have the opportunity to obtain information about the social and political conditions so easily. This disclosure information impact on them to participate in assessing the socio-political activities ongoing. They often have direct or unpleasant information from the mass media. Corruption, abuse of office and disharmony between the policy holder are some cases that become ' drama ' which gradually tedious and tirin. Muluk (2010: 26) calls this political fatigue phenomenon as political alienation. The study aims to describe the trends of political alienation in UNNES student.This study is a descriptive quantitative research. The population was active UNNES students Strata-1 (class of 2011, 2012, and 2013) with sample subjectis 307 of them. The sampling technique used was disproportionate stratified random sampling. Data were taken by using a scale of political alienation based on the dimensions of political alienation expressed by Finifter. Scale of political alienation consisting of 72 items.The subjects of the study generally have moderate levels of political alienation. This study has a unique research subject that is it shows the presence of political alienation on them, but they  actually participate in elections and voting rights currently petitioning. Keywords: Political Alienation; UNNES Students
Pengaruh Religiusitas Terhadap Resiliensi Pada Pasien Rehabilitasi Narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang Suryaman, Muhammad Ari; Stanislaus, Sugiyarta; Mabruri, Moh Iqbal
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 6, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v6i2.13319

Abstract

Abstrak. Kemampuan resiliensi sangat dibutuhkan oleh pasien rehabilitasi narkoba agar mampu bangkit dari keterpurukan dan terbebas dari ketergantungan narkoba secara fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh religiusitas terhadap resiliensi pada pasien rehabilitasi narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini berjumlah 33 yang merupakan pasien rehabilitasi narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Uji pengaruh digunakan analisis regresi yang dikerjakan menggunakan bantuan program SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan variabel religiusitas dan resiliensi pada pasien rehabilitasi narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang tergolong pada kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh religiusitas terhadap resiliensi pasien rehabilitasi narkoba dengan R Square sebesar 40,5%. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh positif yang signifikan antara religiusitas terhadap resiliensi pada pasien rehabilitasi narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang.
DUKUNGAN SOSIAL PADA ISTRI YANG STUDI LANJUT Esmiati, Amy Novalia; Kusumadewi, Icha
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 9, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v9i2.11600

Abstract

Abstrak. Wanita berperan serta dalam setiap segi kehidupan masyarakat bahkan juga pemimpin perusahaan dan pemimpin negara sehingga pendidikan merupakan kebutuhan untuk menunjang peran tersebut. Sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2012 menunjukkan jumlah wanita yang masuk ke perguruan tinggi dari tahun ke tahun semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan sosial pada istri yang studi lanjut. Pendekatan yang dilakukan yaitu kualitatif fenomenologi. Responden dalam studi ini sebanyak dua responden yaitu mahasiswa wanita S2, orang, bekerja, sudah berkeluarga. Peneliti juga menggunakan beberapa sumber data pendukung yang berasal dari suami, teman kuliah, dan rekan kerja subjek. Terdapat 6 informan pendukung pada penelitian ini. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Bentuk wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara bebas terpimpin dan menggunakan observasi partisipan. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menemukan bahwa dua orang subjek dalam menjalani perannya sebagai seorang istri, karyawan, dan mahasiswa mampu menjalankan ketiga perannya tersebut dengan bantuan dari orang lain. Namun disamping bantuan orang lain, penelitian ini memberikan temuan baru bahwa keberhasilan subjek dipengaruhi adanya dukungan spiritual yang membuat subjek mampu bertahan membuat subjek mampu untuk melakukan tugasnya.Kata kunci: dukungan sosial, istri studi lanjut, peran banyak Abstract. Women participate in every aspect of community life, even corporate leaders and leaders of the country, so education is necessity to support that role. The central Bureau of Statistics ( (BPS) census in 2012 shows that the number of women entering college are increase from years to years. This study aimed to analyze social support on the wife who studies the master. The approach employed in this study was qualitative phenomenological. Samples in this study as many as two respondents, female students master, career woman, and married. In addition, there were secondary informants that comes from the husband, classmates, and coworkers subject. There are 6 secondary informants this research. Data were collected used interviews and observation. Forms interviews used in this study are free guided interviews and using participant observation. The validity of the data in this study using triangulation of sources and methods. The study found that two subjects in the lead role as a wife, staff, and students were able to run third that role with the help of others. But despite the help of others, this study provides new findings that the success of subjects affected their spiritual support that makes the subject able to survive to make the subject is able to do their job.Keywords: social support, wife of master study  
STRATEGI SELF REGULATED LEARNING DAN PROKRASTINASI AKADEMIK TERHADAP PRESTASI AKADEMIK Saraswati, Putri
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 9, No 3 (2017): November 2017
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v9i3.14112

Abstract

Abstrak.  Prokrastinasi (menunda pekerjaan untuk melakukan kegiatan lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan atau tugas yang harusnya diselesaikan) dapat berdampak pada beberapa masalah psikologis seperti tertekan, stres, dan juga depresi. Dalam setting pendidikan, prokrastinasi biasa disebut dengan prokrastinasi akademik dan hal tersebut dapat diminimalkan dengan menggunakan strategi self regulated learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan strategi self regulated learning, prokrastinasi dan prestasi akademik, serta mencari sumbangan masing-masing terhadap variabel Y. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik pemilihan sampel berupa stratified random sampling. Subjek pada penelitian ini sebanyak 222 orang terdiri dari 66 laki-laki dan 156 perempuan. Data penelitian ini, dianalisa dengan menggunakan teknik statistik regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan negatif dan sumbangan antara prokrastinasi akademik terhadap prestasi akademik (r=-0,199; r2=0,039). Strategi SLR tidak berhubungan dengan prestasi akademik namun berhubungan dengan prokrastinasi akademik (r=0,479 dan r2= 0,229) selain itu, penelitian ini menemukan bahwa jenis kelamin memiliki hubungan dan sumbangan terhadap prestasi akademik (r=0,267; r2=0,071). Kata Kunci : Strategi Self Regulated Learning, Prokrastinasi dan Prestasi Akademik Abstract. Procrastination (delaying tasks to doing other tasks does not correlation with tasks that have to done) can be impact to several psychological problems such as feeling intention, stress, depression. In educational setting, procrastination usually called as academic procrastionation. this is can be solved by self regulated learning strategy. This research to aim knows the relation of self regulated learning, procrastination and academic achievement, and to find the contribution each X variables to Y variable. Method of this research  is quantitative, with stratified random sampling. Sample of the research is 222 collages (66 men, and 156 woman). The Data analysis by regression statistic technique. The result shows negative correlation and contribution academic procrastination and academic achievement (r=-0,199; r2=0,039). There is no relation self regulation learning strategy and academic achievement, but positive correlation self regulation learning strategy and academic procrastination (r=0,479, r2= 0,229). Additional, there is positive correlation and contribution, gender and academic achievement (r=0,267; r2=0,071).
PERILAKU KOPING PADA LANSIA YANG MENGALAMI PENURUNAN GERAK DAN FUNGSI Fatmawati, Veni; Imron, Muhammad Ali
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 9, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v9i1.9569

Abstract

Abstrak. Menua adalah suatu kondisi yang pasti terjadi pada setiap orang. Kondisi ini ditandai dengan terjadinya banyak penurunan baik secara fisik, maupun psikis. Terjadinya penurunan ini akan membuat lansia melakukan koping terhadap penurunan yang terjadi pada diri mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi secara mendalam mengenai bentuk-bentuk perilaku koping pada lansia yang mengalami penurunan gerak dan fungsi. Adapaun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara langsung terhadap 4 orang lansia yang ada di desa guwosari Bantul DIY. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah secara umum lansia yang menjadi subjek dalam penelitian ini mengalami 2 permasalahan, yaitu fisik dan psikis. Pertama, permasalahan fisik; stroke, nyeri dari pinggang menjalar ke kaki, sering kesemutan pada kaki dan tangan, darah tinggi, sering pusing, pola tidur terganggu, dan kolestrol. Adapun perilaku koping yang dilakukkan lansia untuk mengatasi permasalahan fisik tersebut adalah; Planful problem solving, Distancing, Self-control, dan Positive reappraisal. Kedua, permasalahan  psikis, yaitu; merasa kesepian dan sedih. Adapun bentuk koping yang mereka lakukan; Seeking social support, Escape-avoidance, dan Positive reappraisal. Secara garis besar perilaku koping lansia yang mengalami penurunan gerak dan fungsi dapat dikelompokkan menjadi 2 bentuk; (1) Problem focused copying, dengan bentuk; Planfull problem solving,  Seeking social support, Positive reappraisal  dan  (2) Emotion focused copying dengan bentuk ; Distancing, Self control, Escape  avoidance.Abstract. Aging is a condition that must happen to everyone. This condition is characterized by the occurrence of many decline both physically, and psychologically. The decrease will make the elderly to cope against the decline that occurred to them. The purpose of this study was to explore in depth the forms of coping behaviors in elderly decreased motion and function. The methods used in this study is a direct interview to four elderly people in the village of Bantul DIY Guwosari. Results obtained in the study were generally elderly people who become subjects in the study had two problems: physical and psychological. First, the physical problems; stroke, pain radiating to the leg of the waist, often tingling in the feet and hands, high blood pressure, dizziness, disturbed sleep patterns, and cholesterol. The elderly coping behaviors undertaken to overcome the physical problems are; Planful problem solving, distancing, self-control, and Positive reappraisal. Second, psychological problems, namely; feel lonely and sad. The forms of coping that they did; Seeking social support, Escape-avoidance, and Positive reappraisal. Broadly speaking elderly coping behavior decreased motion and function can be classified into two forms; (1) Problem focused copying, with the form; Planfull problem solving, seeking social support, Positivereappraisal and (2) Emotion focused copying the shape; Distancing, self control, avoidance Escape.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT PARU dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA Pohan, Junita Agnes; Budiningsih, Tri Esti
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 4, No 3 (2012): November 2012
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v4i3.13342

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor  yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga pada tahun 2012. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, Pengambilan sampel berdasarkan kriteria-kriteria penelitian antara lain pasien yang tidak patuh, berusia dan terdaftar sebagai pasien di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga minimal 2 bulan waktu penelitian diadakan Jumluh sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan mengunakan angket, yaitu angket faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat yang kemudian dianalisis dengan baniuan (SPSS) versi 17.0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui dari sepuluh faktor diketahui ada tiga faktor yang paling dominan mempenguruhi ketidakpatuhan minum obat pasien tuberculosis di rumah sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga. Ketiga faktor itu antara lain faktor pengetahuam faktor sosio-ekonomi, faktor regimen obat, semua dalam kategori tinggi. Seiain itu ketujuh faktor yang lain dalam kategori rendah. Faktor itu antara lain faktor dukungan sosial, faktor pertimbangan keuntungan dan keefektifan, faktor sikap pertimbangan kerugian walau dan uang, faktor kepribadian, faktor dukungan petugas kesehatan, faktor komunikasi dokter dan pasien menjadi faklor kesepuluh dan menjadi faktor yang paling rendah. Disarankan kepada Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit tuberkulosis dan pengobatan yang harus diikuti pasien.Â