cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Intuisi
ISSN : 25412965     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah is the scientific publication media to accommodate ideas and innovation research results of psychology academicians and other experts who are interested in the field of Psychology. Vision intuition is to encourage the development of science-based psychology, indigenous psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 558 Documents
PELATIHAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL PADA ATASAN UNTUK PENINGKATAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN DI HOTEL “X” YOGYAKARTA Dewi, Ros Patriani; Astuti, Kamsih
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17384

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kepemimpinantransformasional pada atasan untuk peningkatan komitmen organisasi karyawan di hotel XYogyakarta. Subjek penelitian adalah 34 karyawan Hotel X Yogyakarta yang merupakansubordinat atau bawahan. Adapun intervensi yang diberikan berupa pelatihankepemimpinan transformasional kepada para Head of Departement (HOD) yangberjumlah 8 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala komitmenorganisasi yang mengacu pada organizational commitment questionnaire (OCQ) yangdikembangkan oleh Allen & Meyer (1990), yang terdiri dari tiga komponen yaitu:komponen afektif, komponen kontinuans, dan komponen normatif. Desain eksperimenyang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design dengananalisis data uji statistik parametrik, yaitu paired sample t-test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa t = 7,325, (p<0,001) sehingga hipotesis penelitian diterima. Artinya,ada perbedaan yang signifikan antara komitmen organisasi karyawan sebelum diberikanpelatihan kepemimpinan transformasional pada atasan dan setelah diberikan pelatihankepemimpinan transformasional pada atasan. Abstract. This study aims to analyze the effect of transformational leadership training to managersto enhance employee‟s organizational commitment at Hotel “X” Yogyakarta. Subjectswere 34 employees who are subordinates and 8 Head of Department (HOD) who weregiven intervention of transformational leadership training. Data collection that used inthis study is the scale of organizational commitment refers to the organizationalcommitment questionnaire (OCQ) developed by Allen & Meyer (1990), which consists ofthree components: affective component, continuans component, and normativecomponent. Experimental design used in this study is one group pretest-posttest designwith parametric statistical analysis of test data using Paired Sample T-Test. The resultsshowed that t = 7.325, (p<0.001), therefore the research hypothesis is accepted. Thisstudy concludes that there is a significant difference between the organizationalcommitment of employees before transformational leadership training given to themanagers and after being given the transformational leadership training to theirmanagers.
EFEKTIVITAS PENANAMAN LIMA WATAK UTAMA UNTUK MENGATASI INFERIORITAS PADA TUNA DAKSA Yuniati, Rosita; Andrianie, Prilya Shanty; Sulistyawati, Dewi
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17390

Abstract

Abstrak. Mengalami kecacatan bagi sebagian orang merupakan masalah yang sangat berat serta dapatmenghambat keinginan atau cita-cita. Orang yang mengalami kecacatan biasanya mengalamihambatan dalam berbagai aspek baik itu aspek fisik, psikologis maupun sosialnya. Hal tersebutmenyebabkan penyandang kecacatan atau tuna daksa akan mengalami minder atau inferior,rendah diri , patah semangat dan merasa tidak berharga, selain itu penyandang tuna daksa akanmengalami krisis kepercayaan diri. Berdasarkan hasil wawancara awal dengan beberapa orangpeyandang tuna daksa memperlihatkan bahwa peyandang tuna daksa mengalami inferioritasatau rendah diri yang dikarenakan keterbatasan fisik yang dialami .Dengan keadaan peyandangtuna daksa yang mengalami inferiotas akan membuat peyandang tuna daksa kesulitan dalamberinteraksi , bekerjasama dan mewujudkan cita-cita atau harapan hidupnya. Untuk itu perluadanya suatu tindakan intervensi untuk menangani masalah inferioritas pada penyandang tunadaksa tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menangani permasalahan inferioritaspada peyandang tuna daksa adalah dengan penanaman lima watak utama yaitu rila, narima, jujur,sabar, dan budi luhur . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya penurunan inferioritaspada Tuna Daksa melalui penanaman lima watak utama. Desain penelitian adalah trueeksperiment dengan pretest post-test control design. Penelitian ini membandingkan hasil posttestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis data menggunakanMainn Withney diperoleh Z = - 2,363 dengan sig 0,018 (p < 0,05) menunjukkan adanyapengaruh lima watak utama terhadap Inferioritas pada yang menunjukkan ada penurunaninferioritas subjek penelitian setelah diberikan penanaman lima watak utama. Abstract. Diffability for some people is a very tough problem which may hinder them from pursuing theirdesire of dream. Those people generally experience hindrances in various aspects, such asphysical, psychological, or social aspects. The aspects cause those people suffer from inferiority,hopelessness, and uselessness. Besides they will go through self confidence crisis. Based on theresults of the initial interview with several of the ones with physical diffability, it was revealedthat they suffered from inferiority because of their physical impairment. The condition led todifficulty in their interaction, cooperation, and dream or life goal chase. Therefore, anintervention is needed to cope with the problem of ones with inferiority, i.e. the five majorcharacters investment, such as willing, resigned, honest, patient, and virtuous. This research aimsat investigating the inferiority decrease on people with physical diffability through the five majorcharacters investment. It is a true experiment with pre test post test design. The researchcompares the post test results of the experimental and control group. Based on the data analysisusing Mainn Withney, it is resulted in Z = - 2,363 with sig 0,018 (p < 0,05). It shows that there isan effect of the five major characters to the inferiority on which means that there is a decrease ofsubjects‟ inferiority after the five major characters investment.
VALIDITAS KRITERIA TES POTENSI AKADEMIK UNJA (CRITERION RELATED VALIDITY OF TPA UNJA) Periantalo, Jelpa
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17380

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas TPA UNJA dengan variabel kriteria lainnya. Sebagai alat ukur kognitif potensial, TPA UNJA harus memiliki hubungan dengan kriteria yang menjadi variabel prediksinya. Teknik sampling yang digunakan adalah non-random sampling. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa dan mahasiswa yang mendapatkan tes seleksi, penempatan kelas, dan penjurusan kuliah oleh peneliti. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif antara TPA UNJA dan SPM dengan koefisien korelasi rxy 0,638 (p=0,000; p<0,01; N=210), serta antara TPA UNJA dan komponen Sains dan Teknologi pada Tes Minat Indonesia dengan rxy 0,112 (p=0,015; p<0,05; N=243). Hasil korelasi Skor TPA UNJA dengan Skala Sikap terhadap Pelajaran menunjukkan hubungan yang positif dengan Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Biologi; menunjukkan hubungan yang negatif dengan Bahasa Indonesia, PKN, Sosiologi, dan Sejarah; sedangkan tidak berkorelasi dengan Agama, Fisika, Ekonomi, Geografi dengan nilai p<0,05; N=256. Berdasarkan pendidikan orangtua, TPA UNJA memiliki hubungan positif dengan pendidikan ibu dengan rxy 0,312 dan ayah dengan rxy 0,205 (p=0,000; p<0,01; N=285). TPA UNJA memiliki hubungan yang positif dengan nilai UN Pusat (p<0,05: N=103); Matematika rxy 0,237; Bahasa Indonesia rxy 0,322 dan Bahasa Inggris rxy 0,200, namun tidak terdapat hubungan dengan nilai UN Fisika, Kimia dan Biologi. Penelitian selanjutkan melakukan validitas prediktif dengan prestasi belajar, lama studi maupun kepuasan belajar. Abstract. The purpose of this study to examine TPA UNJA with other variables. As a potential cognitivemeasurement, TPA UNJA must have a correlation with the criteria that would be predicted. Samplingtechnique used non-random sampling. Research subjects were students and university students who gotselection test, class placement, and majors college by researchers. The results of this research showedthat there was a positive correlation between TPA UNJA and SPM with correlation coefficient r¬xy0.638 (p=0.000, p<0.01; N=210), and between TPA UNJA with component Science and Technology ofIndonesian Interest Test with r¬xy 0.112 (p = 0.015; p<0.05; N=243). Correlation between TPA UNJAwith Attitude Scale to Lesson showed positive correlation toward English, Mathematics, Chemistry,Biology; There was a negative correlation to Indonesian, PKN, Sociology, and History lessons; and nocorrelation with Religion, Physics, Economics, Geography with value of p<0.05; N=256. Based onparental education, TPA UNJA had a positive correlation with mother education r¬xy=0.312 andfather r¬xy=0.205 (p=0.000; p<0.01; N=103). TPA UNJA had a positive correlation with nationalexamination score (p<0.05; N=103); Mathematics r¬xy=0.237; Indonesian r¬xy=0.322 and Englishr¬xy=0.200, but there was no correlation with Physics, Chemistry, and Biology. TPA UNJA wassupported by various external criteria, so it had a high level of validity. The next research to conductpredictive validity with GPA, length of study and learning satisfaction.
RELAKSASI GUIDED IMAGERY UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN BERTANDING PADA ATLET PENCAK SILAT Nurjanah, Ulfah; Andromeda, Andromeda; Rizki, Binta Mu’tiya
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17385

Abstract

Abstrak. Situasi pertandingan yang bersifat kompetitif akan memunculkan kecemasan bagi atlet pencak silatseperti perasaan takut, tegang, gelisah, sulit berkonsentrasi dan gangguan pencernaan sehinggamengganggu performa atlet menjelang pertandingan. Salah satu upaya sederhana dan mudah yang dapatdilakukan atlet untuk mereduksi atau menurunkan kecemasan adalah dengan melakukan kegiatankegiatanmenyenangkan dan menenangkan, salah satunya dengan melakukan Relaksasi Guided Imagery.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Relaksasi Guided Imagery efektif untuk menurunkankecemasan bertanding pada atlet. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet pencak silat yangtergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Purbalingga yang akan mengikutipertandingan usia pra-remaja atau setingkat SMP/MTS sederajat. Sampel penelitian yang digunakanadalah 28 atlet pencak silat yang kemudian dibagi ke dalam kelompok eksperimen (14 Atlet) dankelompok kontrol (14 Atlet) dengan teknik randomisasi. Desain penelitian yang peneliti gunakan adalahpretest-posttest control group design. Data penelitian diambil menggunakan skala kecemasan yangdimodifikasi dari Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk pretest dan posttest yang terdiri dari 43aitem dengan koefisien validitas aitem antara 0,273 sampai dengan 0.802 dan koefisien reliabilitassebesar 0,942. Uji hipotesis dengan analisis statistik Independent Sample T-Test dapat diketahui bahwaterdapat penurunan yang signifikan dari mean dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Nilaimean kelompok eksperimen sebesar 43.7143 sedangkan pada kelompok kontrol hasilnya menjadi10.7143. Sementara itu pada uji t-test diperoleh hasil nilai t sebesar -2,797 dengan taraf signifikansisebesar p = 0,010. Maka dapat dikatakan bahwa hipotesis diterima karena nilai signifikansi p = 0,010lebih kecil daripada α 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efek dari pemberian relaksasiguided imagery terhadap penurunan kecemasan pada kelompok eksperimen. Abstract. Competitive situations will create anxiety for pencak silat athletes such as fear, tension, anxiety,difficulty concentrating and indigestion that disrupt the performance of the athlete ahead of the game.One of the simple and easy efforts which can be done by the atheletes to reduce anxiety is by doing funand calm activities, one of them is by doing guided imagery. The purpose of this research is to find outwhether guided imagery relaxation is effective to reduce the anxiety of match on the athlete. Thepopulation of this research is all of the pencak silat athletes which join Persaudaraan Setia Hati Terate(PSHT) branch Purbalingga that will follow pre-teen competition or junior high school level. Thesample which is used is 28 pencak silat athletes and then it is divided into experimental group (14athletes) and control group (14 athletes) by using randomization technique. The research design whichis used is pretest-posttest control group design. The data were collected by using anxiety scale which isadapted from HARS to pretest and posttest consists of 43 items with coefficient validity is between 0.273to 0.802 and coefficient reliability is 0.942. The hypothesis analyzed by using independent sample t-testfound that there is a significant decrease from the mean from experimental group and control group.Mean score of the experimental group was 43.7143 while control group was only 10.7143. Besides, on ttestresult, it is obtained that t was -2,797 with significant level p= 0.010. therefore, it can be concludedthat the hypothesis is accepted since the significant value p = 0.010 is smaller that a 0.05. It can beconcluded that there is an effect from guided imagery relaxation towards the reduction of anxiety onexperimental.
TERAPI REALITAS SEBAGAI SARANA MENINGKATKAN RESILIENSI PADA PENYANDANG TUNA DAKSA (Reality Therapy as a Means of Increasing Resilience to Individual with Physichal Disabilities) Pratiwi, Lulun Rosana
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17381

Abstract

Abstrak. Individu dengan tuna daksa rentan memiliki resiliensi yang rendah. Penelitian inibertujuan untuk melihat pengaruh terapi realitas untuk meningkatkan resiliensi padapenyandang tuna daksa. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada perbedaan tingkatresiliensi antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan terapi realitas pada penyandangtuna daksa. Tingkat resiliensi pada penyandang tuna daksa setelah diberikan perlakuanterapi realitas lebih tinggi dibanding sebelum diberikan perlakuan terapi realitas.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala resiliensi. Skala resiliensi yangdigunakan mempunyai nilai reliabilitas sebesar 0,908. Subjek penelitian ini adalah 5orang penyandang tuna daksa yang mempunyai resiliensi rendah. Desain penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Analisis datayang digunakan adalah wilcoxon signed rank untuk melihat perbedaan skor pada subjeksebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan skorskala resiliensi antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan terapi realitas dengannilai Z = -2,023 (p < 0,05). Abstract. Indivual with physical disabilities are susceptible to low resilience. This researchaimed to look at the effect of reality therapy to improve resilience in individual withphysical disabilities. The hypothesis of this research is that there is difference ofresilience level before and after treatment of reality therapy given to individual withphysical disabilities, which resilience of individual with physical disabilities aftergiving reality therapy is higher than before giving reality therapy. Methods of datacollection used in this research are resilience scale. Resilience scale has a reliabilityvalue of 0.908. The subjects of this research were 5 persons with physical disabilitieswho had resilience in the low category. The research design used is a one grouppretest-posttest design. Data analysis used is Wilcoxon Signed Rank to see thedifference of score on subject before and after treatment given. Based on the dataanalysis Wilcoxon Signed Rank found difference of resilience scale score before andafter treatment of reality therapy given with value Z = -2,023 (p <0,05).
EFEKTIVITAS MEMBACA AL-QUR’AN UNTUK MENURUNKAN STRES AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KEBUMEN Nugraheni, Dian; Mabruri, Moh. Iqbal; Stanislaus, Sugiyarta
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17386

Abstract

Abstrak. Stres adalah suatu keadaan atau kondisi tertekan baik secara fisik maupun psikologis padaseseorang yang disebabkan karena ketidakyakinan atau ketidakmampuan dalam mengatasiperistiwa-peristiwa yang dialaminya. Sedangkan stres yang terjadi di lingkungan sekolah ataupendidikan disebut stres akademik, yang mana ada ketidaksesuaian kondisi atau keadaannyaantara tuntutan lingkungan dengan sumber daya aktual yang dimiliki siswa sehingga merekasemakin terbebani oleh berbagai tekanan dan tuntutan. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui efektivitas membaca Al-Qur‟an untuk menurunkan stres akademik. Membaca Al-Qur‟an merupakan salah satu metode untuk menurunkan stres. Penelitian ini ingin mengetahuikefektifan membaca Al-Qur‟an dalam menurunkan stres akademik. Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimen dengan desain yang digunakan yaitu Matched Statistic Group Design.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kebumen yang berjumlah 20 orang,yang dibagi menjadi 10 orang kelompok eksperimen dan 10 orang kelompok kontrol.Pengumpulan data dilakukan untuk mengungkap stres yang dialami pada subjek yaitu denganmenggunakan skala stres dari instrumen DASS milik Lovibond & Lovibond (1995) yang telahdiadaptasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji wilcoxon signd rank pada kelompokeksperimen sebesar z = -2,701 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0,007. Sedangkan padakelompok kontrol, nilai z = -2,264 dengan nilai signifikansi sebesar p = 0,024. Maka dapatdikatakan bahwa hipotesis diterima karena nilai signifikansi kelompok eksperiemn p = 0,007lebih kecil dari pada α = 0,05. Dan dapat disimpulkan bahwa membaca Al-Qur‟an efektif untukmenurunkan stres akademik pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kebumen. Abstract. Stress is a state or condition depressed both physically and psychologically to a person caused by aninability or inability to overcome the events that happened. While the stress that occurs in the schoolor educational environment called academic stress, which there is a mismatch condition orcircumstance between the demands of the environment with the actual resources owned students sothey are burdened by various pressures and demands. The purpose of this research is to determine theeffectiveness of reading the Qur'an to reduce academic stress. Reading the Qur'an is one method toreduce stress. This research wanted to know the effectiveness of reading the Qur'an in reducingacademic stress. This research is an experimental research with the design used is Matched StatisticGroup Design. The subjects of this study were students of class XI SMA Negeri 1 Kebumen whichamounted to 20 students, divided into 10 experimental group and 10 control group. Data collectionwas conducted to reveal the stress experienced on the subject by using the stress scale of the Lovibond& Lovibond (1995) DASS instrument that has been adapted. The result of research shows that theresult of wilcoxon signd rank test in the experimental group is z = -2,701 with significance level of p= 0,007. While in the control group, the value of z = -2.264 with a significance value of p = 0.024.Then it can be said that the hypothesis is accepted because the significance value of the experimentalgroup p = 0.007 is smaller than α = 0.05. And it can be concluded that reading Qur'an is effective toreduce academic stress in students of class XI SMA Negeri 1 Kebumen.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN ACCEPTANCE OF DISSABILITY PADA TUNADAKSA Putra, Cakra Handika; Novitasari, Resnia
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17382

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara dukungan sosial, dan acceptance of disability pada Tuna daksa. Populasi dari penelitian ini adalah penyandang cacat sebanyak 48 orang. Hipotesis penelitian ini memiliki hubungan positif antara dukungan sosial dan acceptance of disability pada tuna daksa. Untuk menguji hipotesis penelitian, peneliti melakukan pengumpulan data menggunakan Acceptance of Disability Scale (ADS) yang diterjemahkan dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support yang telah diterjemahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Dukungan Sosial dan Penerimaan pada Orang Cacat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi dari product moment. Analisis korelasi menunjukkan nilai koefisien r = 0,396 dengan signifikansi p = 0,003 (p <0,01) sehingga hipotesis diterima. Abstract. This study aimed to determined the relationship between Social Support and Acceptance of Disability at Handicapped. The population of this study were handicapped with 48 people. The hypothesis of this study had a positive relationship between Social Support and Acceptance of Disability at Handicapped. To test the hypothesis of the study, researchers conducted a data collection using translated Acceptance of Disability Scale (ADS) and translated Multidimensional Scale of Perceived Social Support. The results showed that there is a relationship between Social Support and Acceptance of Disability at Handicapped. Data analysis technique that used in this study is correlation technique from product moment. Correlation analysis showed the value of the coefficient r = 0.396 with significance p = 0,003 (p < 0,01) so that the hypothesis accepted.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN REMEDIAL DENGAN MEDIA PUZZLE ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1–5 PADA ANAK TUNAGRAHITA Yulianti, Ambarita; Dahriyanto, Luthfi Fathan; Sugiariyanti, Sugiariyanti
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17388

Abstract

Asbtrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang telah ditemukan bahwasiswa TKLB C yang belum mampu mencapai standar kompetensi dasar yangmengakibatkan anak hanya bisa menghafal angka 1 sampai 5 tetapi tidak dapatmembedakan antara angka 1,2,3,4, dan 5, selain itu anak juga belum mampumengurutkan angka, menghubungkan angka 1 sampai 5 dengan jumlahbendanya dan juga penerapan pembelajaran guru belum efektif bagi siswatunagrahita. Pendekatan pembelajaran remedial bertujuan untuk membantuanak berkebutuhan khusus dalam upaya mencapai kompetensi yang ditentukanmenggunakan suatu media belajar dengan lebih menekankan pada hambatanatau kekurangan yang ada pada anak. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui apakah pemberian pembelajaran remedial menggunakan mediapuzzle angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka 1 – 5 padaanak tunagrahita Di TKLB di SLB Negeri Semarang. Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimen kelompok tunggal dengan desain time series. Sampelpenelitian ini berjumlah 3 siswa yang diambil dari keseluruhan populasi yangada berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan. Perlakuan yang diberikandalam penelitian ini berupa pengenalan konsep angka 1 sampai 5 denganpembelajaran remedial menggunakan media puzzle angka. Penelitian dilakukansebanyak enam kali yang terdiri dari hari pertama dilakuakan pretest, dan limahari selanjutnya dilakukan perlakuan dan posttest. Soal pretest dan posttestberupa lembar kerja siswa berupa kartu gambar berisi angka dan jumlah yangbiasa disebut kartu gambar loto atau flashcard. Hasil dari penelitianmenunjukkan adanya perbedaan nilai pada saat pretest dan posttest yangmengalami peningkatan yaitu sebelum pemberian perlakuan diperoleh nilai rata– rata yang rendah yaitu 1 dan mendapat nilai setelah perlakuan yaitu 3 yangartinya anak sudah mampu mandiri dalam mengenal angka. akan tetapi dilihatdari hasil statistik nilai rata – rata dari kelima indikator ada 1 indikator yangmasih perlu diperhatikan oleh guru. Hal ini dapat disimpulkan jika mediapuzzle angka terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenalangka. Abstract. This research‟s background was TKLB C students could not reachdifferenciated number 1, 2, 3, 4, nor 5. Furthermore, the students could notarranging nor matching number 1 until 5. Otherwise, learning method whichused was not so effective to applied on mentally disabled students. Mentallydisabled students was a student had been experienced less intelligencedevelopment, so they need more helps to optimized their daily activity.Remedial approaches in this study was aimed for helping mentally disabledstudents to reach standard competence, which using a learning media thatemphasized on disability of the students. The purpose of this study was toknew wheter using number puzzle media based on remedial approach could73increase the ability of recognizing number 1-5 of mentally disabled studentson TKLB in SLB Negeri Semarang. This research was single groupexperimental research with time series design. The subjects of this study were3 students which choosen from the populations based on characeristics thatwas determined. The treatment of this study was recognition concept torecognized number 1-5 with remedial learning used number puzzle media.The treatment was given 5 times with pre-test was given before treatment.Post-test was given after the treatment everyday.The result of this studyshowed that there were a difference score from pre-test to post-test. The scoreincreased from average score 1 on pre-test, and became 3 on post-test. Itmeans that the students capable to recognized number independently.However, based on statistical result from all average score of the fifthindicators, there is one indicator that need more attention from teachers. Itcould be conclude that number puzzle media effectively proved can increasethe ability of the students to recognized numbers.
(NASKAH DITARIK) Hubungan Kelekatan terhadap Kepuasan Hubungan Romantis pada Mahasiswa Politeknik Kesehatan Dr. Soepraoen Malang yang Dimediasi oleh Kepercayaan Renanda, Shinta
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i2.17490

Abstract

Setelah melakukan evaluasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait. Redaksi Jurnal INTUISI menyatakan bahwa naskah dengan judul "Hubungan Kelekatan terhadap Kepuasan Hubungan Romantis pada Mahasiswa Politeknik Kesehatan Dr. Soepraoen Malang yang Dimediasi oleh Kepercayaan" yang ditulis oleh Shinta Renanda, kami TARIK dari publikasi di Volume 10 Nomor 2, Juli 2018. Alasan utama penarikan naskah tersebut adalah adanya bukti bahwa naskah telah dipublikasikan secara bersamaan (duplicate publication) di jurnal lain, sejak pengumuman ini dibuat. Hak publikasi penulis yang bersangkutan atas naskah tersebut telah kami cabut. Jurnal INTUISI juga menyatakan bahwa tidak ada permasalahan yang muncul dengan pengelola jurnal lainnya. Jurnal INTUISI berharap keputusan penarikan naskah ini dapat diterima dan dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Terima kasih.
STUDI PSIKOLOGI INDIGENOUS KONSEP BAHASA CINTA Surijah, Edwin Adrianta; Putri, Kadek Devi Aryawati; Waruwu, Dermawan; Aryanata, Nyoman Trisna
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i2.17524

Abstract

Abstrak. Konsep bahasa cinta yang dicetuskan oleh Chapman telah dikaji sebelumnya melalui pengujian konsistensi internal dan relasi dengan variabel lain. Studi terdahulu berawal dari gagasan Chapman yang kemudian diujicobakan pada sampel penelitian. Penelitian ini sebaliknya bertujuan untuk melihat dengan perspektif grounded theory hal-hal yang membuat seseorang merasa dicintai. Penelitian ini juga hendak mencari bahasa cinta yang kontekstual melalui pendekatan kualitatif. Jurnal harian (n = 36) serta kuesioner diisi oleh partisipan (n = 400). Data yang diperoleh kemudian diolah dengan proses coding. Untuk mencapai kredibilitas data, penulis melakukan analisis saturasi data yang diperoleh. Hasil penelitian memperoleh tujuh hasil coding yang menunjukkan bahasa cinta partisipan yaitu quality time, words of affirmation, acts of service, physical touch, sacrificial love, karakter dan temperamen, dan perasaan. Teori awal yang terdiri dari lima bahasa cinta terdukung oleh hasil temuan ini. Akan tetapi, perspektif indigenous mampu menunjukkan adanya elemen unik dari bahasa cinta seperti perasaan dicintai saat pasangan melakukan pengorbanan. Abstract. Love languages, originally penned by Chapman, was studied through internal consistency and relationship with other variables examination. Previous studies stemmed from Chapman’s own idea and was tested on research participants. This research on the other hand aims to view love languages as a construct through grounded perspective. It investigated what makes people feel loved over qualitative method. A self-monitoring journal (n=36) and open-ended questionnaire (n=400) were filled by participants as data gathering technique. Data were processed through coding course. To obtain data credibility, authors analyzed data saturation. Results showed there were seven coding outcome: quality time, words of affirmation, acts of service, physical touch, sacrificial love,character and temperament, and feelings. Partly, original theory of love languages were confirmed by this findings. However, indigenous point of view exhibited unique element of feeling loved such as sacrifices.