cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL FISIKA
ISSN : 20881509     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian konseptual Fisika Teoritik, Fisika Material, Fisika Medik, Fisika Nuklir, Fisika Komputasi dan Fisika Bumi.
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
Pengaruh Pola Kontur Hasil Kontinuasi Atas Pada Data Geomagnetik Intepretasi Reduksi Kutub Puguh Hiskiawan
Jurnal Fisika Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v5i2.7421

Abstract

Metode geomagnetik adalah salah satu metode geofisika yang digunakan untuk memeriksa struktur batuan di bawah permukaan bumi . Penelitian ini dipelajari dengan menggunakan pengaruh kontur kelanjutan atas didasarkan pada pengurangan data kutub . Penelitian ini menjelaskan untuk membandingkan pada pengukuran dan interpretasi data dengan beragam hasil kontur. Metode penelitian dilakukan studi lintasan-lintasan di daerah penelitian yang muncul geologi karakteristik fisik dalam pemantauan secara langsung dan pemantauan tidak langsung . Hasil penelitian ini disebut keuntungan dari nilai tertinggi yang masalah respon dari geomagnetik dan potensi konduktivitas contouring pada daerah diteliti paling tajam.
Identifikasi Sebaran Intrusi Air Laut di Sekitar Area Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah menggunakan Metode Resistivitas Muslim, Muslim; Azwar, Azrul; Muhardi, Muhardi
Jurnal Fisika Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v11i1.29138

Abstract

Penelitian intrusi air laut di daerah pesisir Desa Sungai Kunyit Laut, Kabupaten Mempawah telah dilakukan dengan menggunakan metode resistivitas konfigurasi Wenner–Schlumberger. Lokasi penelitian merupakan area di sekitar Pelabuhan Internasional Kijing, Propinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan 4 lintasan dengan panjang masing-masing 114 m dan jarak antar leketroda sejauh 5 m. Keempat lintasan masing-masing mewakili area yang berbeda, yaitu kurang lebih 25 m, 150 m, 520 m, dan 1 km dari garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai resistivitas sebesar 0,262 - 7,36 Ωm dengan kedalaman 1,25 m hingga lebih dari 28,7 m. Lapisan bawah permukaan di lokasi penelitian diinterpretasi tersusun atas 3 lapisan yaitu lapisan akuifer dangkal berupa pasir, lapisan lempung, dan lapisan setengah kedap air (akuitar) berupa lempung pasiran, pasir lempungan dan kerikil. Lapisan diduga sebagai akuifer dangkal dengan litologi berupa pasir telah terintrusi air laut dan menyebar hingga lebih dari 1 km dari garis pantai. 
Optimization of Trial Wave Function in Determining the Ground State Energy of Helium Atom Yacobus Yulianto; Zaki Su'ud
Jurnal Fisika Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v8i1.14614

Abstract

The atomic ground state properties of helium, especially with regard to the ground state energy, can be studied by using various methods. One such method is the variational method. In this study, the atomic ground state energy for helium was calculated by using the trial wave function with four various parameters. The optimization process was performed by using Nelder-Mead method implied in script-code of Fortran. From calculation results, the symmetry new wave function, which meets both Pauli exclusion principle and Hund’s rule, was obtained. This obtained wave function can be written as $\Psi=0.3891exp(-1.9240r_1-0.9301r_2)+0.3891exp(-0.9301r_1-1.9240r_2)$. The atomic ground state energy obtained by this trial wave function is in good agreement with experimental energy, i.e.  eV (with discrepancy of  from experimental result). It can be indicated that the obtained trial wave function is quite good in explaining the atomic ground state properties of helium. In addition, the Nelder-Mead method used in this study is quite good in optimizing the equation with four variation parameters.The atomic ground state properties of helium, especially with regard to the ground state energy, can be studied by using various methods. Such method is the variational method. In this study, the atomic ground state energy for helium was calculated by using the trial wave function with four various parameters. The optimization process was performed by using Nelder-Mead method implied in script-code of Fortran. From calculation results, the symmetry new wave function, which meets both Pauli exclusion principle and Hund’s rule, was obtained. This obtained wave function can be written as . The atomic ground state energy obtained by this trial wave function is  eV (with discrepancy of  from the experimental energy), where this result is in good agreement with the experimental energy. It can be inferred that the obtained trial wave function is quite good in explaining the ground state properties of helium atom. In addition, the Nelder-Mead method used in this study has good capability in optimizing the equation with four variation parameters.
Pemanfaatan Limbah Daun Jambu dan Polimer Alami Getah Karet Sebagai Bahan Alternatif Furniture Heru Damayanti; Masturi Masturi; Ian Yulianti
Jurnal Fisika Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v5i1.7368

Abstract

Limbah organik maupun anorganik seperti daun, kertas, sayuran, buah-buahan, styrofoam,dan plastik dapat digunakan sebagai sesuatu yang bermanfaat. Pada penelitian sebelumnya, sampah yang sering digunakan antara lain sampah styrofoam, sekam padi, kertas, plastik,dan serbuk kayu dapat dijadikan sebagai alternatif bahan bangunan, dan telah teruji kelebihannya, baik secara fisik maupun mekanik. Pada penelitian ini memanfaatkan sampah halaman yang kadang mengganggu dan tidak terkelola dengan baik, salah satunya adalah daun jambu. Komposit sampah daun jambu dapat digunakan sebagai bahan alternatif furniture seperti papan partikel yang berfungsi sebagai penyangga keyboard komputer, rak sepatu dan lain-lain. Daun jambu yang kering dibuat sebagai komposit dengan polimer alami getah pohon karet. Komposit dibuat dengan cara pencampuran sederhana (simple mixing) dengan perbandingan massa daun jambu dan getah karet masing–masing 5:1, 5:2, 5:3, 5:4 , 5:5 dan 5:6. Sampah daun kering yang sudah dihancurkan kemudian dipress dengan mesin pengepress  pada posisi berat 5 ton tekanan 39,81 MPa dan suhu kamar. Komposisi maksimum dari pencampuran komposit dengan polimer getah karet dapat diuji dengan melakukan uji kekuatan tekan. Kekuatan tekan yang paling baik menunjukkan bahwa komposit daun jambu dengan polimer getah karet layak untuk dijadikan sebagai bahan alternatif furniture pengganti kayu.
PENGARUH FREKUENSI RESONANSI TERHADAP PENURUNAN SUHU PADA SISTEM TERMOKLASTIK SEDERHANA Moh. Shofi Nur Utami; Nur Rohman Arif; Agus Yulianto
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3835

Abstract

Termoakustik merupakan fenomena fisis dimana perubahan temperatur dapat menyebabkan gelombang (akustik) bunyi atau sebaliknya gelombang (akustik) bunyi dapat menimbulkan perubahan temperatur. Sistem termoakustik sederhana yang menggunakan stack dari bahan plastik dengan panjang 10 cm dan pori-pori berbentuk lingkaran serta resonator tube dari bahan PVC dengan diameter 11⁄4 in. dioperasikan untuk mengetahui pengaruh frekuensi resonansi terhadap penurunan suhunya. Metode yang digunakan untuk frekuensi resonansi, yaitu dengan menentukan panjang resonator tube, kemudian memberikan perlakuan pada resonator tube dengan memberikan gelombang bunyi pada resonator tube, ketika tampilan spektrum pada CRO menampilkan puncak spektrum maksimum dapat dikatakan sudah terjadi resonansi. Transfer energi optimum terjadi pada saat resonansi. Frekuensi resonansi mempengaruhi panjang resonator tube, semakin tinggi frekuensi resonansi maka panjang resonator tube semakin pendek. Hal ini yang menyebabkan kecepatan transfer kalor pada frekuensi resonansi tinggi semakin cepat. Perubahan suhu terkecil terjadi pada frekuensi resonansi 90 Hz, yaitu 0,9 oC. Sedangkan perubahan suhu terbesar terjadi pada frekuensi resonansi 150 Hz, yaitu 1,9 oC dibagian tandon dingin sistem termoakustik sederhana.
Analisis Pengaruh Konsentrasi Natrium Hidroksida terhadap Sifat Mekanik Biokomposit Berpenguat Serat Sisal Kusmiran, Amirin; Desiasni, Rita
Jurnal Fisika Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v10i2.25462

Abstract

The mechanical properties of natural fibers are continuous development as the alternatively synthetic fibers because of the natural fibers are non-corrosive, lightweight, and environmental advantages. However, these fibers have poor interfacial adhesion properties as the fibers if used as bio-composite material. This problem can be solved by the surface modification method by the sodium hydroxide treatment used to improve the mechanical properties. A sodium hydroxide concentration which it used at 0 wt%, 5 wt%, 10 wt%, and 15 wt% and the sisal fibers were soaked in that a concentration for 2 hours. Furthermore, the bio-composite fabrication is conducted by hand lay-up technique which is using both sisals as the fibers and epoxy resin as the matrix. The tensile test RTG-1250 results show that the maximum mechanical properties, such as strains, Young's modulus, and elongation, was obtained at sodium hydroxide 5 wt% than others where the values of these mechanical properties were 25.334 MPa, 16.111 GPa, and 1.572%, respectively. The morphological evaluation carried out using a scanning electron microscope showed that the alkali sodium hydroxide treatment was improved interfacial adhesion between fiber and matrix. Finally, sodium hydroxide alkali treatment of more than 5% can be able to sisal fiber cracks so that the mechanical properties of bio-composite can decrease continuously.
Pigmen Antosianin Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) sebagai Tinta Organik Amanda Dhyan Purna Ramadhani; Khoirun Nuzulina; Agus Yulianto; Mahardika Prasetya Aji
Jurnal Fisika Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v7i2.13371

Abstract

Buah Naga banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki banyak manfaat. Tingginya tingkat konsumsi masyarakat membuat jumlah sampah organik terus meningkat. Salah satu upaya untuk mereduksi jumlah sampah organik adalah dengan cara memanfaatkan pigmen antosianin pada kulit buah naga menjadi tinta sehingga mempunyai nilai guna yang tinggi. Pembuatan tinta organic dengan cara ekstraksi kulit buah naga menjadi dye. Proses pembuatan tinta dilakukan dengan mencampur dye dengan Gum Arab dan Alkohol dengan variasi perlakuan pada kulit buah naga saat ekstraksi menjadi dye , yakni di oven dan tidak di oven. Variabel dalam penelitian ini adalah volume dye. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan nilai massa jenis Tinta berada antara 0,948 gram/ ml sampai 1,118 gram/ ml. Melalui uji intensitas cahaya, semakin banyak jumlah volume dye yang digunakan maka semakin banyak cahaya yang ditransmisikan. Berdasarkan uji Absorbansi, tinta menyerap panjang gelombang di kisaran 900 nm. Dengan hasil ini,sampah kulit buah naga dapat diaplikasikan menjadi tinta.
PENGARUH ORIENTASI AGREGAT SERAT BAMBU TERHADAP MORFOLOGI DAN KUAT LENTUR KOMPOSIT GEOPOLIMER BERBASIS METAKAOLIN - Nurhayati; - Subaer; Nur Fadillah
Jurnal Fisika Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v3i1.3970

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh orientasi agregat serat bambu terhadap morfologi dan kuat lentur komposit geopolimer berbasis metakaolin. Mineral metakaolin diperoleh melalui proses dehidroksilasi kaolin pada suhu 750oC selama 6 jam. Pasta geopolimer disintesis melalui metode aktivasi larutan alkali dan dicuring pada suhu 60oC selama 1 jam. Serat bambu diproduksi secara termo-mekanik dengan panjang sekitar 20,00 mm dan diameter 20 -100 ìm, digunakan sebagai agregat dengan susunan acak atau membanjar searah panjang sampel. Karakterisasi mikro bahan dasar dan material yang dihasilkan dilakukan dengan menggunakan scanning electron microscopy (SEM) yang dilengkapi dengan electron dispersive spectroscopy (EDS). Struktur kristal dan komposisi kimia bahan dasar dan sampel dikarakterisai dengan X-Ray Diffraction (XRD). Sifat termal serat bambu diukur dengan menggunakan differential scanning caloritmetry (DSC) 400 PerkinElmer. Hasil karakterisasi dengan SEM-EDS menunjukkan bahwa matriks geopolimer cukup homogen, namun ikatan antara matriks dengan agregat serat bambu tampak belum sempurna akibat kehadiran celah yang cukup besar pada daerah antar zona antara matriks dengan agregat serat bambu. Hasil karakterisasi dengan XRD memperlihatkan bahwa matriks komposit geopolimer yang dihasilkan bersifat amorf. Uji mekanik berupa three bending points flexural strength dilakukan terhadap 3 sampel untuk setiap jenis sampel memperlihatkan bahwa kehadiran agregat serat bambu, orientasi serat dan suhu curing sangat berpengaruh terhadap kuat lentur komposit geopolimer yang dihasilkan.
ALIH TEKNOLOGI PEMBUATAN TEROPONG BINTANG SEDERHANA UNTUK KEPERLUAN RU’YATUL HILAL BAGI REMAJA MASJID - Sehah; Abdullah Nur Aziz; Mukhtar Effendi
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3826

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Penerapan IPTEKS yang berjudul “Alih Teknologi Pembuatan Teropong Bintang Sederhana untuk Keperluan Ru’yatul Hilal bagi Remaja Masjid” telah dilakukan di Masjid Baitussalam Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Tujuan kegiatan adalah melakukan alih teknologi teknis pembuatan teropong bintang sederhana bagi Remaja Masjid. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, dan praktek. Setelah dilakukan alih teknologi, sebagian besar peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan PKM ini dan terdapat keinginan cukup kuat untuk menerapkan dan menyebarluaskan. Indeks capaian rata-rata keberhasilan kegiatan ini berdasarkan monitoring menggunakan kuisioner adalah 78,69%, dengan indeks capaian tertinggi 96,43% dan indeks capaian terendah 60,71%. Tingkat pemahaman peserta kegiatan PKM terhadap materi alih teknologi dan sosialisasi yang diberikan cukup optimal. Hal ini terlihat dari hasil rekapitulasi nilai pre-test maupun post-test, dimana nilai rata-rata pre-test adalah 4,95, sedangkan nilai rata-rata post-test adalah 7,86. Berdasarkan nilai-nilai yang diperoleh tersebut, terdapat kenaikan nilai pre-test ke post-test sebesar 58,58% yang menunjukkan bahwa penyerapan materi PKM oleh peserta sesuai dengan yang diharapkan
Penyerap Gelombang Mikro Berbasis Neodimium Barium Ferit Berbahan Dasar Pasir Besi Binangun Cilacap Aris Setiawan; Wahyu Widanarto; Mukhtar Effendi
Jurnal Fisika Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v7i1.13361

Abstract

Saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET), peralatan elektronik seperti microwave oven dan alat komunikasi seperti handphone merupakan sumber-sumber yang dapat menghasilkan radiasi gelombang elektromagnetik. Penggunaan perangkat elektronik yang jumlahnya semakin meningkat dapat mengakibatkan peningkatan gelombang elektromagnetik dalam bentuk radisasi gelombang mikro yang teradiasi ke lingkungan. Radiasi gelombang mikro tersebut dapat mengganggu kesehatan manusia, seperti meningkatnya detak jantung, timbul rasa gelisah dan tidak fokus. Selain itu, radiasi dari transmisi listrik tegangan tinggi dapat memicu seseorang mengidap leukemia, limfoma, infertilitas pada pria, serta neurosis atau gangguan saraf pada manusia. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan material yang mampu meredam atau menyerap gelombang mikro agar tidak berbahaya bagi manusia. Pasir besi merupakan sumberdaya alam yang memiliki potensi menjadi bahan industri bernilai tinggi apabila diolah berdasarkan sifat–sifat kemagnetannya. Sebuah material penyerap gelombang mikro neodimium barium ferit dengan komposisi kimia 0,8BaO : 0,2Nd2O3 : 6Fe2O3 berbahan dasar pasir besi Binangun, Cilacap dibuat menggunakan metode solid state reaction. Material ini dikarakterisasi menggunakan XRD, VSM, dan VNA. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa material neodimium barium ferit sudah tepat dijadikan sebagai material penyerap gelombang mikro. Hasil reflection loss microwave mencapai 25 dB, material tersebut sangat bagus untuk melakukan penyerapan gelombang mikro. Bahkan dapat juga digunakan sebagai material anti-radar. Tahap realisasi ke depan, material ini dapat dijadikan campuran pada cat tembok guna menyerap gelombang mikro yang ada di lingkungan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat umum.