cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL FISIKA
ISSN : 20881509     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian konseptual Fisika Teoritik, Fisika Material, Fisika Medik, Fisika Nuklir, Fisika Komputasi dan Fisika Bumi.
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
Alat Deteksi Gas Buang Kendaraan Bermotor Berstruktur Transistor Efek Medan Sujarwata Sujarwata
Jurnal Fisika Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v5i1.7365

Abstract

Fabrikasi alat deteksi berstruktur FET menggunakan metode vakum evaporasi (VE), sedangkan proses perencanaan dengan teknik lithography. Tahapan pembuatan sensor gas sebagai berikut: permulaan dilakukan pencucian substrat Si/ SiO2 dengan etanol dalam ultrasonic cleaner, kemudian  dilakukan deposisi elektroda source dan drain di atas substrat, deposisi lapisan aktif   diantara source/ drain   dan diakhiri dengan deposisi gate. Hasil karakterisasi I-V menunjukkan  arus yang mengalis dari drain menuju  source  (IDS)dipengaruhi oleh adanya perubahan tegangan  gate  (VG). Tegangan VGsemakin besar maka IDS yang dihasilkan semakin meningkat. Karakterisasi alat deteksi diperoleh bahwa daerah aktif untuk VD adalah 2,79 V - 3,43 V dan arus ID  1,49 10-4  A - 1,49 10-4  A. Sedangkan daerah saturasi FET pada tegangan VD dari  3,43 V - 9 V dan ini merupakan daerah cut off. Pengujian kelayakan alat deteksi adalah menentukan: waktu tanggap (response time)dan waktu pemulihan(recovery time ). Waktu tanggap sensor terhadap gas buang kendaraan bermotor,dan COberturut-turut: 135 s. Sedangkan waktu pemulihan adalah  150 s. 
SINTESIS PIGMEN ALAMI DAUN TANAMAN ANDONG (CORDYLINE FRUTICOSA L.) SEBAGAI PEWARNA BATIK DAN ANALISIS SIFAT OPTIKNYA Nita Rosita; - Susanto; Andya Satya Purnomo Putro; Riameinda Br. Bangun; Agus Yulianto; Mahardika Prasetya Aji
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3832

Abstract

Pigmen alami dari daun tanaman Andong (Cordyline fruticosa L.) telah berhasil disintesis secara sederhana dengan merendamnya pada larutan 20 ml HCl 1,47 M. Massa daun dijadikan sebagai variabel bebas penelitian dimana 1 gram hingga 6 gram daun direndam pada larutan kemudian dianalisis sifat optik berupa transmitansi dan absorbansinya. Pigmen yang dihasilkan dalam penelitian ini berwarna merah. Hasil analisis menunjukkan bahwa transmitansi pigmen yang diperoleh menurun secara eksponensial dengan penambahan massa daun. Hasil tersebut menunjukkan pada massa daun 4 gram pigmen telah mengalami saturasi. Adapun absorbansi pigmen yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki spektrum absorbansi pada daerah UV hingga spektrum tampak yaitu pada panjang gelombang 200 – 700  nm. Dari hasil analisis absorbansi tersebut, pigmen yang dihasilkan dari penelitian ini secara umum merupakan pigmen jenis flavonoid.  Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa daun tanaman Andong berpotensi sebagai pewarna alami yang selanjutnya dapat diaplikasikan untuk pewarna batik.
Gerbang logika X-OR pada pandu gelombang optik single mode y-branching dengan menaruh sebagian bahan tak-linier di dalam cladding mutmainnah, mutmainnah
Jurnal Fisika Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v10i1.22793

Abstract

An Optical Logic X-OR gate in Y-Branching single mode waveguide which nonlinear material superimposed partially in the cladding region was analyzed by means of FD-BPM (Finite Difference Beam Propagation Method). The whole proposed waveguide dimension is 50 x 3900 µm and for each fixed parameters such as film width w = 2.0 µm, angle θ = 0.2290, film refractive index nf =1.552, cladding refractive index nc=1.550, λ=0.5145 µm, nonlinear coefficient (partially superimposed in the cladding region) a = 6.377x10-12 m2/V2 and propagation constant β/k0 =1.55087373.  Scheme of laser intensities propagation from input channel to the output channel showed  that the yield of the optical  logic  X-OR gate exhibited the following output powers.  
Meluruhkan Batu Ginjal dengan Menggunakan Kalium Sitrat pada Jeruk Nipis Saraswati Putri Budiyanto; Agus Yulianto; Mahardika Prasetya Aji
Jurnal Fisika Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v7i1.13367

Abstract

Batu ginjal terjadi karena adanya penumpukan limbah di dalam ginjal yang tidak terbuang dengan maksimal, penumpukan zat yang lama kelamaan akan mengeras sehingga menjadi seperti batu atau kristal. Jika urine terlalu banyak mengandung kristal, seperti kalsium, asam urat, oksalat, ataupun zat zat lain berbentuk kristal, bisa sangat sulit untuk disaring dan akan tertinggal di ginjal. Batu ginjal dapat diatasi dengan memberikan senyawa kalium sitrat. Senyawa tersebut memiliki potensi untuk mengendap dalam ginjal, dan senyawa tersebut dapat ditemukan pada jeruk nipis. Sehingga jeruk nipis dapat diharapkan dapat meluruhkan batu ginjal dalam tubuh. Penelitian ini dilakukan dengan cara merendam batu ginjal dengan ekstrak jeruk nipis, variasinya yaitu lama waktu perendaman dan keasaman (pH) dari ekstrak jeruk nipis. Kemudian dapat dilihat berapa massa awal dan akhir setelah perendaman. Hasil percobaan menghasilkan data waktu yang paling optimum untuk mempengaruhi peluruhan batu empedu adalah pada lama perendaman selama 144jam dengan banyaknya massa yang terluruh sebesar 0,35gram. Pada perendaman maksimal tersebut, seluruh batu ginjal bisa luruh dan tidak bersisa. Tingkat keasaman (pH) yang paling optimum untuk mempengaruhi peluruhan massa batu empedu adalah pada pH 2,35 dengan besar peluruhan massa nya sebanyak 0,05 gram.
SIMULASI PERHITUNGAN REFLEKSI CAHAYA OLEH PERMUKAAN SEL SURYA SILIKON : STUDI PENGARUH PENAMBAHAN LAPISAN ANTI REFLEKSI ZINC OKSIDA (ZnO) Andi Suhandi; Firmanul Catur Wibowo
Jurnal Fisika Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v3i1.3967

Abstract

Telah dilakukan simulasi perhitungan untuk mendapatkan gambaran pengaruh penambahan lapisan anti refleksi ZnO terhadap persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya Silikon. Proses perhitungan dilakukan dengan bantuan software Sigma Plot. Perhitungan menggunakan konsep-konsep dasar fisika terkait optika, diantaranya konsep refleksi dan transmisi gelombang cahaya ketika melewati bidang batas dua medium yang berbeda kerapatan optiknya, konsep polarisasi cahaya, dan konsep anti refleksi. Hasil simulasi perhitungan menunjukkan bahwa persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya silikon nilainya bergantung pada panjang gelombang cahaya datang (). Persen refleksi turun dari dari 38% ketika permukaan sel surya Silikon tidak dilapisi lapisan antirefleksi ZnO menjadi sekitar 15 % setelah permukaan sel surya silikon dilapisi lapisan ZnO dengan ketebalan sekitar 110 nm. Hasil lainnya menunjukkan bahwa persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya Silikon yang telah dilapisi lapisan anti refleksi ZnO nilainya bervariasi bergantung pada ketebalan lapisan anti refleksi yang digunakan. Dalam rentang data simulasi, ketika tebal lapisan anti refleksi ZnO ditingkatkan, persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya silikon nilainya turun, namun ketika ketebalan lapisan anti refleksi ditingkatkan lagi, ternyata persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya naik kembali. Keadaan ini menunjukkan adanya nilai ketebalan lapisan anti refleksi optimum yang menghasilkan persen refleksi cahaya oleh sel surya bernilai minimum. Penurunan persen refleksi cahaya oleh permukaan sel surya akan meningkatkan persen transmisi cahaya menuju lapisan aktif sel surya, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi konversi sel surya Silikon.
PEMODELAN RESISTIVITAS BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN METODE MAGNETOTELLURIK (STUDI DAERAH GUNUNGMERAKSA-TASIM, SUMATERA SELATAN) Endar Widi Sugiyo; Eddy Zulkarnaini Gaffar; Yayat Sudrajat
Jurnal Fisika Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v3i2.3823

Abstract

Geofisika merupakan ilmu yang mempelajari bumi dengan menggunakan prinsip-prinsip fisika, salah satu metode dalam geofisika adalah metode magnetotellurik yang memanfaatkan konsep elektromagnetik. Data magnetotellurik yang diperoleh dari akuisisi di lapangan tidak lepas dari gangguan noise sehingga perlu dilakukan pengolahan data. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengolahan data magnetotellurik sehingga diperoleh model penampang resistivitas secara 2-dimensi di daerah Gunung Meraksa-Tasim, Sumatera Selatan. Metode magnetotellurik merupakan metode eksplorasi geofisika pasif dimana dilakukan pengukuran medan listrik dan medan magnet alami yang berubah-ubah dalam fungsi waktu. Data akuisisi lapangan diolah dengan menggunakan software SSMT 2000 dan MT-Editor serta diinversi dengan menggunakan software WinGLink. Hasil pengolahan data berupa grafik apparent resistivity dan phase dalam fungsi frekuensi. Model resisitivitas terhadap kedalaman diperoleh dari hasil inversi yang menunjukan struktur berupa lipatan, pendugaan patahan dan struktur berlapis-lapis dari resisitivitas bawah permukaan daerah penelitian. Struktur berlapis-lapis disebabkan karena proses pembentukan daerah penelitian yang merupakan daerah cekungan sedimen.
ANALISIS INTERFERENSI CAHAYA LASER TERHAMBUR MENGGUNAKAN CERMIN DATAR “BERDEBU” UNTUK MENENTUKAN INDEKS BIAS KACA Emi Sulistri; - Masturi
Jurnal Fisika Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v3i1.3958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interferansi cahaya laser terhambur menggunakan cermin datar “berdebu”, untuk menentukan indeks bias kaca. Eksperimen yang instruktif dan ilustratif ini dapat dipersiapkan dengan peralatan yang sederhana dan murah, dan dapat dijadikan sebagai topik praktikum yang baik bagi mahasiswa. Dalam eksperimen ini, cermin datar yang bersih dikondisikan berdebu dengan menggunakan debu kapur tulis, tepung beras, dan bedak bayi. Variasi jenis partikel debu yang digunakan tidak berpengaruh pada geometri pola interferensi yang teramati, tetapi dapat berpengaruh pada kecerahannya. Hasil analisis didapatkan bahwa pola interferensi tercerah dimiliki oleh cermin datar yang ditaburi dengan bedak bayi. Indeks bias kaca yang diperoleh pada eksperimen ini dengan menggunakan laser He-Ne adalah nkaca = 1,57. Hasil ini sesuai dengan nilai indeks bias kaca yang telah dikenal luas yaitu sekitar 1,5. Sedangkan nilai indeks bias kaca yang dihasilkan dengan menggunakan laser dioda merah adalah nkaca = 1,64.
TENTANG SISTEM MEKANIK DENGAN KENDALA TAK HOLONOMIK M.F Rosyid
Jurnal Fisika Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v1i1.1649

Abstract

Dibicarakan perumusan matematis sistem mekanik dengan kendala tak holonomik jenis kedua. Kendala tak holonomik jenis kedua adalah kendala yang membatasi konfigurasi sistem mekanik pada subhimpunan terbuka dalam ruang konfigurasi sistem mekanik tersebut. Pembatasan dimodelkan dengan potensial bumper yang cukup tinggi di luar subhimpunan terbuka itu. Profil bumper menggambarkan jenis tumbukan dengan perbatasan. Sebuah contoh kasus bagi sistem mekanik semacam itu hendak dibicarakan. Kata kunci: kendala tak holonomik, ruang konfigurasi, fisika matematik
Analisis Kapilaritas Air pada Kain Ardiani, Septia; Rahmayanti, Handika Dany; Akmalia, Nurul
Jurnal Fisika Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v9i2.21394

Abstract

Kajian mengenai kapilaritas serapan air pada kain merupakan hal yang sifatnya sederhana namun penting dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai karakteristik kain serta demi berkembangnya penelitian mengenai daya serap berbagai jenis kain. Pada penelitian ini digunakan enam jenis kain yaitu kain satin, kain flanel, kain katun, kain sifon, kain crepe, dan kain jersey. Pada pengujian kapilaritas serapan air pada kain, besaran fisika yang dianalisis adalah ketinggian dan kelajuan serapan air. Berdasarkan hasil uji kapilaritas pada kain didapatkan bahwa ketinggian serapan air sebanding dengan kelajuan serapan air. Kelajuan serapan air menunjukkan kapilaritas serapan. Nilai ketinggian serapan air tertinggi adalah kain flanel yakni berkisar 5,1±0,2 cm sedangkan ketinggian serapan air terendah adalah kain satin yakni 2,4±0,2 cm. Kain katun, sifon, dan jersey memiliki ketinggian serapan air yang hampir sama. Kapilaritas tertinggi adalah kain flanel sebesar 0,086 cm/s sedangkan kapilaritas terendah adalah kain satin sebesar 0,040 cm/s. Kain  katun, sifon, dan jersey memiliki kapilaritas serapan air yang sama yaitu 0.070 cm/s.
Kajian Metode Analisa Data Goal Seek (Microsoft Excel) untuk Penyelesaian Persamaan Schrödinger Dalam Menentukan Kuantisasi Energi Dibawah Pengaruh Potensial Lennard-Jones Wahyu Kurniawan; Suryasatriya Trihandaru; Alvama Pattiserlihun
Jurnal Fisika Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v5i2.7423

Abstract

Penyelesaian persamaan Schrödinger dengan berbagai model potensial merupakan konsep dasar yang harus dipahami dengan baik oleh mahasiswa ketika belajar mekanika kuantum. Hal ini sangat penting dilakukan dengan tujuan memberikan gambaran perilaku zarah dibawah pengaruh potensial tersebut dimana solusi pemecahannya berupa fungsi gelombang yang memuat informasi penting tentang perilaku gelombang yang ditunjukkan dengan energi terikatnya. Seperti penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, pada penelitian ini kasus yang ingin diteliti adalah model potensial Lennard-Jones dengan menggunakan metode analisa goal seek yang tersedia pada Microsoft excel. Persamaannya dijabarkan dengan metode Euler terlebih dahulu dan syarat batas ditentukan agar ketelitian hasil diperoleh. Agar perhitungan goal seek  dapat dilakukan maka harus diubah dari besaran fisis menjadi besaran yang tidak berdimensi dimana parameter tersebut adalah v yang didefinisikan sebagai  dan nilai    yang akan menunjukkan kuantisasi energi. Parameter v ini menunjukkan keklasikan suatu sistem. Hasil yang diperoleh adalah bahwa dengan memasukkan parameter kontrol nilai v tertentu, telah diperoleh beberapa keadaan energi dengan batas zkiri dan zkanan tertentu. Ketika masukan parameter v yang diberikan semakin besar keadaan energinya pun lebih rapat (ditunjukkan energy state yang diperoleh semakin banyak) dibandingkan bila masukan v-nya lebih kecil. Penelitian ini bermanfaat untuk menyederhanakan kasus potensial yang lebih rumit, dimana solusinya dapat diperoleh dengan mudah dan konsep kuantisasi energi akibat model potensial L-J dapat dipahami secara utuh. 

Page 5 of 16 | Total Record : 153