cover
Contact Name
-
Contact Email
deni.setiawan@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
deni.setiawan@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jl. Bringin Raya No. 15, Karanganyar, Ngaliyan, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
ISSN : 20872666     EISSN : 2580690     DOI : https://doi.org/10.15294/kreatif
Core Subject : Education,
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Pendidikan yang diterbitkan secara berkala 6 bulanan.
Articles 263 Documents
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) TEMATIK TERPADU MENGINTEGRASIKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) DAN LITERASI SISWA SD DI KOTA SEMARANG Sulistyorini, Harmanto, Zaenal Abidin, Jaino, Sri
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.003 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v9i1.16503

Abstract

Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) pada SD di Kota Semarang yang inovatif terintegrasi literasi dan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) belum dikembangkan. Selain itu LKPD yang digunakan di sekolah umumnya hanya berisi daftar pertanyaan dalam bentuk pilihan ganda dan essay, siswa ditugaskan untuk menjawabnya.  Kurikulum 2013 berorientasi pada penguatan karakter siswa, literasi dasar dan kompetensi abad 21 dengan 4C. Dengan demikian guru dituntut untuk mengintegrasikan PPK dan literasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan, keefektifan, dan kepraktisan LKPD tematik terpadu yang mengintegrasikan PPK dan literasi. Penelitian menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D).  Produk yang dihasilkan divalidasi oleh ahli materi dan ahli evaluasi. Uji coba kelompok kecil dan   pemakaian dilakukan di kelas IV SDN Tambakaji 05 Semarang.  Data diambil dari hasil belajar siswa, tanggapan siswa dan guru tentang LKPD terintegrasi PPK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen One Group Pretest Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan; (1) LKPD yang dikembangkan berkarakteristik terintegrasi literasi dan PPK; (2) LKPD terintegrasi literasi dan PPK dinyatakan valid, didapatkan persentase kriteria kelayakan validator 90% dan 89% (sangat layak); (3) LKPD terintegrasi literasi dan PPK memiliki pengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa hal ini ditunjukkan pada uji t diperoleh signifikansi 0.000 < 0.05. Uji gain sebesar 0,631 dengan kriteria sedang; (4) Persentase respon guru 95% (sangat positif) dan persentase respon siswa secara klasikal 93% (sangat positif). Simpulan penelitian, LKPD yang dikembangkan berkarakteristik terintegrasi literasi dan PPK, valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Saran yang disampaikan LKPD terintegrasi literasi dan PPK dapat digunakan alternatif dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN “WRITING “ BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI PGSD FIP UNNES Samadhy, Atip Nurharini, Munisah, Umar
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.355 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v8i2.16494

Abstract

Pendidikan di perguruan tinggi harus diselenggarakan secara sistematis guna mencapai tujuan.Hal tersebut berkaitan dengan pembentukan karakter mahasiswa sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan masyarakat. Proses pembelajaran di perguruan tinggi seharusnya mampu membentuk mahasiswa memiliki kemampuan teknis berkenaan dengan bidang ilmu yang mereka pelajari (hard skills) dan kemampuan non-teknis di luar bidang ilmu yang mereka perlukan di dunia kerja atau kehidupan bermasyarakat (soft skills). Namun, kenyataanya sebagian besar proses dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan dosen saat ini masih menekankan pada pencapaian kompetensi hardskills, dan kurang memperhatikan pencapaian kompetensi soft skills. Dalam rangka menyeimbangkan pencapaian hard skills dan soft skills mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran maka pengembangan suatu model pembelajaran yang memungkinkan dosen dan mahasiswa mencapai kedua jenis skills tersebut sangat diperlukan. Tujuan penelitian yaitu Mengembangkan model pembelajaran writing” berbasis karakter dan menguji keefektifan model pembelajaran writing” berbasis karakter di PGSD FIP UNNES. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan/Research and Development dengan Metode penelitian dan pengembangan yaitu Research and Development (R&D) untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kefektifan produk tertentu.Produk yang dikembangkan yaitu model pembelajaran writing berbasis pendidikan karakter.Hasil penelitian yaitu: 1). pengembangan model pembelajaran writing berbasis pendidikan karakter di PGSD FIP UNNES berhasil digunakan dalam kegiatan pembelajran writing dengan kriteria sangat berhasil. 2).  Model pembelajaran writing  berbasis pendidikan karakter di PGSD FIP UNNES telah layak di gunakan dalam kegiatan pembelajaran writing.
HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Sukmanasa, Elly
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.245 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v7i1.9363

Abstract

This research applies correlational and survey method to collect the data about the correlation between learning discipline and students’ learning outcome in Social Science subject. The finding shows that Ho : py = 0. It means there is no correlation between learning discipline (X) and learning outcome (Y). Ha : py > 0. It means there is a correlation between learning discipline (X) and learning outcome (Y). It can be concluded that there is a high correlation between learning discipline (X) and learning outcome (Y) 94%. The detail data are as follows: 1) the normal distribution of the two variables is Lcalculated < Ltable = 0,1208 < 0,1240. Therefore, the distribution of learning discipline and learning outcome is normal. 2) learning discipline and learning outcome is homogenous, it can be seen from the calculation Xcalculated<Xtable= 2,262 < 33,92. Thus the two variables are homogenous.. 3) there is a correlation between learning discipline and learning outcome on Social Science subject seen from the correlation coefficien value (r=0,967), the value of determination coefficient (r2=0,94). It indicates that the contribution of variable X and variable Y is 94% with the regresion Ŷ = -47+0,49
REVITALISASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI INTERNALISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN BUDAYA RELIGIUS Sunarso, Ali
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.572 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v10i2.23609

Abstract

Pendidikan karakter bukanlah hal yang baru dalam sejarah manusia. Orangtua, dengan berbagai cara sejak dulu sebelum ada lembaga pendidikan formal yang bernama sekolah seperti sekarang, sudah berusaha mendidik anak-anak mereka menjadi anak yang baik menurut norma-norma yang berlaku dalam budaya mereka. Penguatan pendidikan karakter dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang terjadi di negara kita. Diakui atau tidak saat ini terjadi krisis yang nyata dan mengkhawatirkan dalam masyarakat dengan melibatkan milik kita yang paling berharga, yaitu anak-anak. Akibat yang ditimbulakn cukup serius dan tidak dapat lagi dianggap sebagai suatu persoalan sederhana karena tindakan ini telah menjurus kepada tindakan criminal.Kondisi krisis dan dekadensi moral ini menandakan bahwa seluruh pengetahuan agama dan moral yang didapatkan di bangku sekolah ternyata tidak berdampak terhadap perubahan perilaku manusia Indonesia Bahkan yang terlihat adalah begitu banyaknya manusia Indonesia yang tidak konsisten, lain yang dibicarakan, dan lain pula tindakannya. Banyak orang berpandangan bahwa kondisi demikian diduga berawal dari apa yang dihasilkan oleh dunia pendidikan. Demoralisasi terjadi karena proses pembelajaran cenderung mengajarkan pendidikan moral dan budi pekerti sebatas teks dan kurang mempersiapkan  siswa untuk menyikapi dan menghadapi kehidupan nyata yang kontradiktif.
INSPIRATIVE CHARACTER STUDENTS DEPARTMENT PGSD FIP UNNES IN LEARNING GEOMETRY AND MEASUREMENT Sari, Trimurtini, Elok Fariha
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.457 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v8i1.16484

Abstract

Visi Universitas Negeri Semarang adalah menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Nilai Konservasi merupakan salah satu ciri khas dari Unnes. Dengan prinsip semua pengembangan kurikulum di setiap fakultas maupun jurusan harus berpijak dan dimaksudkan untuk pembentukan karakter bangsa yang berbudaya konservasi. Karakter inspiratif salah satu dari nilai konservasi, harus dimiliki oleh setiap mahasiswa Unnes. Pengembangan nilai konservasi inspiratif merupakan fokus dari pengembangan Fakultas Ilmu Pendidikan. Penelitian ini  bertujuan  untuk mendeskripsikan karakter inspiratif mahasiswa PGSD FIP Unnes dalam mengikuti perkuliahan pembelajaran geometri dan pengukuran SD. Karakter Inspiratif mahasiswa PGSD FIP Unnes diukur melalui 5 indikator pengamatan karakter inspiratif yang tercermin dalam karya mahasiswa berupa Lembar Kerja Siswa. Dari  kelima  indikator  pengamatan  tentang  karakter  inspiratif  yang tertuang dalam  tugas LKS yang dihasilkan oleh mahasiswa, diperoleh  rata-rata  2,84  dan  masuk  dalam  kategori  baik.  Sehingga  dapat  disimpulkan bahwa  karakter inspiratif  sudah muncul dengan baik dalam  diri  mahasiswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA LANCAR MELALUI PERMAINAN SCRABBLEPADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR (INCREASE READING CORECT THROUGH SCRABBLE GAMES THE STUDENTS OF FIRST CLASS ELEMENTARY SCHOOL) Aminah, Aminah
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.618 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v1i2.1677

Abstract

Problem formulation in the research of this class action is 1) why scrabble games can increase teacher skill in IC class SDN Petompon 02 Semarang? 2) Why scrabble games can increase student activities in IC class SDN Petompon 02 Semarang? 3) Why scrabble games can increase reading correct? 4) why scrabble games can be contain of the text has purposes increase vocabulary. The Research subjects were class I students who amounted 40 children consisted of 22 boys and 18 girls. The research lasted during three cycles. Variables /factors were investigated in this research are the skills of teachers, student learning activies, reading corect, and contain of the text. Comparing the results between cycles I, cycle II with the cycle III and during the implementation of research result, then discussed with colleagues who acted as observers. Results of this research indicate an increase in the quality of teacher skills, student learning activities, reading corect,and contain of the text  through scrabble games. The average skill of teachers increased from 72,22% to the category of sufficient (cycle I) to 80,56% good category (cycle II) and 86,12% with a very good category (cycle III). The average student activities increased from 68,67% to the category sufficient (cycle I), became75,25% with a good category (cycle II), and became 82,67% with a very good category (cycle III). Reaiding corect increas from skor 13,25 good category (cycle I) increased from 13,63% very good kategory.  The contain the text creased from 72,5% (cycle I), became 77,5%(cycle II), and became 80% (cycle III). Based on results of this reading through scrabble games increased of teacher skill, increased of  student learning activities, increased of reading corect, and increased contain of text. Key words: reading is corect, scrabble games
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU SAKU BERBASIS MIND MAPPING PADA PEMBELAJARAN IPS Ali, Kurniana Bektiningsih, Umar Samadhy, Fauzan Irsyad
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.377 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v10i1.25464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media buku saku berbasis mind mapping. Media buku saku berbasis mind mapping yang dikembangkan ini merupakan media untuk pembelajaran IPS. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Borg dan Gall. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV-B SD Negeri Purwoyoso 04 Kota Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku saku berbasis mind mapping dapat dikembangkan dalam pembelajaran IPS. Simpulan dari penelitian ini adalah media buku saku berbasis mind mapping sangat layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPS.
PENDIDIKAN LINGKUNGAN MELALUI PEMBELAJARAN IPS DENGAN PENDEKATAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENCIPTAKAN SEKOLAH HIJAU Munisah, Arini Estiastuti, Kurniana Bektiningsih, Atip Nurharini, Munisah
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.015 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v9i1.16508

Abstract

Pembelajaran IPS di sekolah merupakan salah satu mata pelajaran akademis yang sengaja dirancang dan dilaksanakan untuk mengembangkan cinta lingkungan warga negara Indonesia mulai dari tingkat usia dini, SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi. Pendidikan kepedulian lingkungan pada pembelajaran IPS dapat lebih berhasil apabila menerapkan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, komunikatif, dan bekerja keras. Adapun pendekatan tersebut adalah melalui model project based learning. Tujuan penelitian yaitu: penerapan pendidikan lingkungan melalui pembelajaran IPS dengan pendekatan Project based learning dalam menciptakan sekolah hijau. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan random sampling secara undian Jumlah sampel yaitu 40 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan merupakan suatu program pendidikan untuk membina siswa agar memiliki pengertian, kesadaran, sikap, dan perilaku yang rasional serta bertanggung jawab tentang pengaruh timbal balik antara warga sekolah dengan lingkungan sekolah dalam berbagai aspek kegiatan. Adapun kegiatan tersebut antara lain: 1. membiasakan sikap toleransi pada sesama, 2. membiasakan kepedulian terhadap lingkungan, 3. membiasakan rasa bangga, 4. sikap apresiatif, 5. membiasakan rasa gotong royong, 6. membiasakan sikap tanggung jawab, dan 7. Mengembangkan sikap disiplin.
APPLYING THE LEARNING MODEL STUDY CRUSH THE RIGHT TO INCREASE ACTIVITY AND ACHIEVEMENT STUDENTS CLASS IV STATE Klepu 02 SD TP SEMESTER II 2015/2016 Samain, Samain
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.467 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v7i2.9377

Abstract

The main problems faced in learning PKn is the low level of student involvement at a time when learning is taking place, especially to the study of the arrangement of the Central Government, the students looked enthusiastic to follow the lessons. The matter then raises the low learning achievement of students. The effort to enhance the learning of students in leraning PKn activities, particularly material about the arrangement of the Central Government, one of which can done by applying the model 3T. Class action research model Kemmis McTaggart was used in this research. Data collected through two techniques: observation and tests. The validity of the data specified with triangular. The analysis technique used is descriptive qualitative. Full length research with three cycle namely throuhg cycles of 1,2 and 3, with a very significant results as follows: first cycle of activities by students on average; 50.00%, test scores with a mean: 63.57%, cycle II students activities on average; 82.00%, with test scores average: 72.14%, cycle III the students activities with an average; 86.00%, with tes scores average: 83.50%. With the results of the study showed that by applying the learning model 3T and student learning outcomes activities increased.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TENTANG BILANGAN BULAT MELALUI TAHAPAN-TAHAPAN PENYAJIAN J. BRUNER PADA SISWA KELAS IV SD KUTUKAN 5 RANDUBLATUNG BLORA (Improving Study Achievement on Integer through J. Bruner’s Presentation Steps to Students of Year IV, Kutuk Murwatik, Murwatik
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.951 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v1i1.1668

Abstract

The background  of this research were dissatisfactory study achievement of the students of year IV, Kutukan 5 Primary School Randublatung Blora, and dissatisfactory capability of the teacher in teaching mathematic. The objective of this research was to improve students’ activity and study result, and also teacher’s capability in teaching integer by applying Bruner’s presentation steps. The results of this research showed that the use of Bruner’s presentation steps could improve students’ activity in learning integer. The data showed that students’ average score in activity improved, score 2.1 at cycle one, 2.3 at cycle two, and 2.4 at the last cycle. The second result was that the students’ achievement in mathematics improved. The data for this result was the students got average score 65 at cycle one, 69 at cycle two, and 80 at the last cycle. The last result of the research was that teacher’s capability in teaching integer also improved. In sequence he/she got score 1.4 at cycle one, 2.0 at cycle two, and 2.6 at cycle three. Keywords: students’ achievement in mathematics, integer, J. Bruner’s presentation steps  

Page 6 of 27 | Total Record : 263