cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
The Effectiveness of Sidearm Throw in Softball Players Irawan, Fajar Awang
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: The good throws need acceleration, and acceleration starts from maximum lateral rotation with the ball come quickly to the target. The aim of this study was to investigate the comparison between sidearm and overhand throws. Method: 60 players participate in this study (age 20.9±0.4, Height 168.9±5.3, Weight 58.8±5.3 and BMI 20.6±1.8). All participants are beginner and they are right handed. Throw test in this study were sidearm and overhand throws technique with ten meters in one minute. Stopwatch is used to calculate the time for sidearm throw and overhand throw, and Dartfish software version 4.5.2.0 is used to analyze throwing motion. The paired t-test in this study was p < 0.05 to analyze the data. Result: The sidearm and overhand throws had significant differences with the average in one minute was 18.08 times and overhand throw was 15.55 times. Base on the motion analysis view in Dartfish, sidearm throw is simpler and faster, which meant side arm throw was more easy to use than overhand throw by the players. Conclusion: sidearm throw more effective than overhand throw, because the movement is shorter and simpler.
Pengaruh Program Latihan Fisik Kombinasi Groundstroke terhadap Peningkatan Sistem Energi Pemain Tenis Lapangan Nugroho, Prapto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh latihan  sik kombinasi grounstrokes selama 12 kali perternuan terhadap perubahan peningkatan kemampuan  sik petenis lapangan SMARTS Club di Semarang sejumlah 20 orang. Rancangan penelitian dengan Randomized PretestPostest Control Group Design. Dilakukan tes / pengukuran awal terhadap kemampuan  sik 6 item tes yaitu ; tes reaksi, tes lari, tes power lengan, tes power tungkai, kelincahan, dan koordinasi. Setelah melakukan pretes sample dibagi 3 kelompok, masing-masing kelompok 7 orang untuk control hanya 6 orang. Kelompok 1 kontrol, kelompok 2 eksperimen mendapat perlakuan latihan  sik anerobik laktik kombinasi tehnik, kelompok 3 eksperimen latihan  sik anerobik alaktik kombinasi tehnik. Data hasil penelitian diolah menggunakan statistic uji t dengan taraf signi kansi 5 %. Hasil yang didapat bahwa latihan anerobik laktik yang dijalankan selama 12 kali pertemuan secara nyata atau signi kan dapat meningkatkan kemampuan  sik petenis lapangan dibandingkan dengan latihan  sik anedobik alaktik maupun kelompok kontrol.
Hubungan Motivasi, Tinggi Badan Dan Power Otot Tungkai Terhadap Keterampilan Bolabasket Kusuma, Hangga
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basketball is a sport that is very complex in his game. There are several factors that can relate to and influence the acquisition of skills in basketball. The purpose of this study was to determine the relationship between motivation and contribution, height and leg muscle power the basketball skills. The method used is the correlation method. The subject of the research: high school basketball extracurricular 2 Bae Kudus son, total 50 people. Assessment of motivation on the subject of the inquiry, the measurement of height and leg muscle power as well as basketball skills. From the results of this study concluded that there is a positive and significant relationship between motivation, height and leg muscle power on basketball skills with a contribution of 67%.
Efek Olahraga Ringan Pada Fungsi Imunitas Terhadap Mikroba Patogen : Infeksi Virus Dengue Sukendra, Dyah Mahendrasari
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunitas atau kekebalan pada tubuh manusia merupakan kemampuan tubuh untuk melawan berbagai mikroba patogen, misalnya virus dengue penyebab penyakit DBD. Kecenderungan anak-anak terhadap gadget  yang terkoneksi internet, membuat anak-anak lebih suka bermain dengan gadget. Sehingga muncul kecenderungan anak hanya diam dan kurang beraktivitas. Tubuh yang cenderung diam dan kurang beraktivitas dapat berpengaruh pada fungsi kekebalan tubuh. Aktivitas latihan fisik ringan lebih bermanfaat pada fungsi imunitas bila dibanding hanya melakukan aktivitas berupa duduk/tidak melakukan kegiatan apapun. Kekebalan tubuh dapat mudah ditingkatkan dengan melakukan latihan fisik/olahraga juga istirahat serta tidur cukup. Peningkatan jumlah leukosit dalam sirkulasi darah (utamanya limposit dan neutrofil) serta trombosit, dengan melakukan latihan fisik/olahraga ringan dipengaruh oleh intensitas dan durasi latihan. Terjadi pula peningkatan konsentrasi plasma dari berbagai substansi yang dikenal dengan efek fungsi leukosit, termasuk sitokin pada peradangan, seperti TNF-α, makrofag inflamatori protein-1, IL-1β; anti-inflamator sitokin IL-6, IL-10, dan IL-1-reseptor antagonist (IL-1ra); serta peningkatan kadar protein, termasuk C-reaktif protein (CRP). Mekanisme kenaikan atau penurunan imun saat latihan fisik/olahraga dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan dalam jangka panjang, hal ini berkaitan dengan pertahanan tubuh terhadap infeksi penyakit. Sehingga jika terjadi  infeksi mikroba patogen yaitu virus dengue, maka tubuh mampu melakukan pencegahan  infeksi virus dengue ke dalam tubuh.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MOTORIK BERBASIS PERMAINAN UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR USIA 9-10 TAHUN Riyanto, Ian Alfian
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 1 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran keterampilan motorik berbasis permainan yang sesuai untuk anak sekolah dasar usia 9-10 tahun serta mampu untuk mengembangkan aspek afektif (sikap), kognitif  (pengetahuan) dan psikomotorik (keterampilan). Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R & D), yang mengadaptasi penelitian dan pengembangan menurut Borg & Gall. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) wawancara dan observasi, (2) lembar observasi darft model, (3) lembar pengamatan aktifitas siswa, (4) lembar kuisioner siswa. Teknik analisis data dengan deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran keterampilan motorik berbasis permainan ini sangat sesuai untuk anak sekolah dasar usia 9-10 tahun serta sangat baik untuk mengembangkan aspek afektif (sikap), kognitif  (pengetahuan) dan psikomotorik (keterampilan). 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK DASAR MANIPULATIF MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA MELALUI MEDIA VISUAL PADA SISWA SDLB-B (TUNARUNGU) SLB NEGERI SRAGEN Nugroho, Dedy Agung
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 1 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar gerak dasar  manipulatif melempar dan menangkap bola melalui media visual pada siswa kelas III SDLB-B SLB Negeri Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDLB-B SLB Negeri Sragen. Sumber data berasal dari guru, siswa dan peneliti. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, angket, dan dokumentasi atau arsip. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan media visual dapat meningkatkan hasil belajar gerak dasar manipulatif melempar dan menangkap bola dari prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan hasil belajar keterampilan gerak dasar manipulatif melempar dan menangkap bola pada Siklus I 75% masuk kriteria tuntas dan pada Siklus II meningkat mencapai 100% atau semua siswa telah mencapai kreteria tuntas dengan KKM 75. Simpulan penelitian ini adalah dengan penerapan media visual dapat meningkatkan hasil belajar gerak dasar manipulatif melempar dan menangkap bola pada siswa kelas III SDLB-B SLB Negeri Sragen.
engaruh Latihan Interval dan Kapasitas Vital Paru terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Crawl Sungkowo, Sungkowo; Rahayu, Kaswarganti; Budianto, Kumbul Slamet
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh latihaninterval 1:1 dengan 1:2 dan kapasitas vital paru serta interaksi antara latihan interval terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawl. Sampel penelitian adalah atlet puteraKU II dan III Club Renang Shima Jeparakelompok umur II dan III usia antara 12-14 tahun berjumlah 8 orang. Sampel dikelompokkanmenjadi 2 (dua) kelompok yaitu sampel dengan kategori kapasitas vital parutinggi dan rendah. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif prosentase dan teknik analisis varians dua jalan dengan program SPSS. Hasil penelitian terdapat perbedaan pengaruh latihaninterval 1:1 dengan latihan interval 1:2 terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawldi peroleh f hitung (13,050) > f tabel (7,709), terdapat perbedaan kapasitas vital paru kategori tinggi dan kategori rendah terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawl diperoleh f hitung (11,057) > f tabel (7,709), tidak ada interaksi antara latihan interval dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang 50 m gaya crawl f hitung (1,858) f tabel (7,709). Simpulan terdapat pengaruh antara metode latihan interval 1:1 dengan 1:2 dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang 50 meter gaya crawl.Tidak terdapat interaksi antara metode latihan interval dan kapasitas vital paruparu terhadap hasil kecepatan renang 50 meter gayacrawl.
PARTISIPASI MASYARAKAT DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI BAGIAN DARI PEMBANGUNAN OLAHRAGA KABUPATEN WONOGIRI NATALIA, DESI
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development is an effort purposed at achieving better conditions. In the sector of sports, development not only based on the medals procuration in the competition multievent, but public paticipation in exercise and also the level of physical fitness is part of the Sport Development Index (SDI). The purpose of this study to determine the level of public participation and the level of physical fitness society of Wonogiri. This study is evaluation sport development by using a mixture of quantitative and qualitative evaluation context. Data collection technique used observation, questionnaires, Multistage Fitness Test (MFT), and documents. The subject of this study are consisted of the child (7-12 years) 30 people, adolescence (13-17 years) 30 people and adults (18-40 years) 30 people. each age group consisted of 15 men and 15 women. The subjects filled out questionnaires public participation in the sport before Multistage Fitness Test (MFT) to measure the level of physical fitness. Based on the result of study, it can be concluded that the public participation index of 0, 237 and physical fitness index of 0.315. If the terms of the norm Sport Development Index (SDI) is in the range from 0.000 to 0.499, which means public participation and level of physical fitness society of Wonogiri Regency that are in the low category. 
Perbedaan Kesegaran Jasmani Dilihat dari Kebiasaan Sarapan dan Status Gizi Mentari, Yulian Afrinda; Yosephin, Betty; Kusdalinah, Kusdalinah
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui kebiasaan sarapan dan status gizi dalam menentukan tingkat kesegaran jasmani siswa SMP Negeri 01 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah wawancara, tes lari 50 meter untuk kesegaran jasmani. Sampel penelitian adalah siswa SMP Negeri 01 Kota Bengkulu. Analisa data menggunakan uji t test Independen. Hasil penelitian menunjukan bahwa prevalensi tingkat kesegaran jasmani yang kurang adalah 96,55 %. Tidak ada perbedaan yang bermakna kebiasaan sarapan dan status gizi antara kelompok yang mempunyai tingkat kesegaran jasmani yang kurang dan baik (nilai p>0,05).
Nasionalisme Olahraga Qoriah, Anirotul
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu nilai Olimpisme menyebutkan bahwa olahraga seharusnya bebas dari kepentingan dan keterlibatan tujuan-tujuan politik dan dilakukan demi kesenangan partisipannya. Meski demikian, kenyataan di dunia olahraga tidaklah seperti itu. Fenomena nasionalisme olahraga menunjukkan bagaimana olahraga dan kepentingan politik saling berhubungan erat. Olahraga sering dijadikan alat pemerintah suatu negara untuk membangun nasionalisme bangsa dan sebaliknya pula, olahraga pun dimajukan dengan suntikan jiwa nasionalisme sebagai motivasi para olahragawan dan atlet. Tulisan ini merupakan kajian literatur tentang fenomena nasionalisme olahraga.Penulis membahas tentang konsep nasionalisme dan nasionalisme olahraga, kaitan nasionalisme dengan olahraga dan manifestasinya di lapangan, persoalan-persoalan nasionalisme olahraga, dan bagaimana memanfaatkan olahraga untuk membangun nasionalisme dan pula memanfaatkan nasionalisme untuk membangun olahraga di Indonesia

Page 10 of 48 | Total Record : 473