cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KEBERBAKATAN OLAHRAGA Huda, Khoirul
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 1 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menemukan kebenaran tentang kerangka dasar kurikulum Sekolah Menengah Atas Keberbakatan Olahraga (2) Untuk menemukan kebenaran tentang struktur kurikulum Sekolah Menengah Atas Keberbakatan Olahraga. Lokasi penelitian di SMA Muhammadiyah 1 Klaten, SMA Negeri 1 Wonogiri, SMA Negeri 1 Slogohimo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada general.Hasil penelitian adalah (1) kerangka dasar kurikulum Sekolah Menengah Atas Keberbakatan Olahraga, mengacu pada Kurikulum 2013 baik secara filosofis maupun teoretis. (2) struktur kurikulum sekolah keberbakatan terdiri atas Kompetensi inti, Mata Pelajaran, Beban Belajar dan Evaluasi Pembelajaran.Kesimpulan bahwa SMA Keberbakatan Olahraga merupakan salah satu alternatif jalur pendidikan menengah yang diharapkan dapat memberikan peluang dan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik dan bakat olahraganya secara maksimal. SMA Keberbakatan Olahraga sebagai salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dengan dukungan dari Pemerintah Daerah, serta kalangan akademisi dan Praktisi akan dapat berhasil, apabila seluruh kalangan dapat bersinergi secara positif mendukung kebijakan dan implementasi kurikulum SMA Keberbakatan Olahraga.
Analisis Faktor Psikomotor Dominan Penentu Kemampuan Groundstroke Forehand Tenis Lapangan Pada Mahasiswa Pembinaan Prestasi Tenis Lapangan FKIP UNS Putra, Roy Try
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui faktor psikomotor yang menentukan kemampuan groundstroke forehand tenis lapangan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan analisis faktor konfirmatori. Data yang telah dikumpulkan akan diolah dan dianalisa menggunakan Program Statistik Komputerisasi dengan sistem SPSS (Statistical Product and Service Solutions) Versi 23 dan menggunakan uji Kaiser-Meyer-Olkin and Bartlett’s Test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pembinaan prestasi tenis lapangan FKIP UNS Surakarta yang berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: faktor psikomotor yang menentukan kemampuan groundstroke forehand tenis lapangan atau yang memiliki nilai komponen faktor ≥ │0,5│adalah: kecepatan dengan nilai komponen faktor sebesar (0,91), daya tahan kardiovaskular dengan nilai komponen faktor sebesar (0,79), kordinasi mata tangan dengan nilai komponen faktor sebesar (0,50), kelincahan dengan nilai komponen faktor sebesar (0,79), Faktor biomotor  dan psikomotor yang kurang dominan penentu kemampuan groundstroke forehand tenis lapangan adalah keseimbangan (0,37). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: faktor psikomotor yang menentukan kemampuan groundstroke forehand yang paling dominan psikomotor adalah kecepatan dengan nilai (0,91).
Pengaruh Latihan terhadap Jumlah Sel Natural Killer (NK) Sebagai Indikator Kekebalan Tubuh Latihan Supatmo, Yuswo; Susanto, Hardhono; Sugiharto, Sugiharto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh latihan SKJL 2010 terhadap jumlah sel NK pada lansia. Penelitian eksperimenpre test- post test control group design ini dengan subyek penelitian lansia usia 55-70 tahun di Kota Semarang. Dari 56 orang diteliti 30 orang secara random yang memenuhi kriteria inklusi dan terbagi dalam tiga kelompok, yaitu 10 orang pada kelompok P1 dengan perlakuan latihan 3 hari/minggu, 10 orang kelompok P2 dengan perlakuan latihan 4 hari/minggu dan 10 orang pada kelompok kontrol. Penelitian dilakukan selama 8 minggu dengan metode latihan SKJL. Pengukuran dilakukan sebelum perlakuan terhadap subyek penelitian dengan mengambil darah vena 3 mL, 30 menit setelah melakukan SKJL 2010 untuk menghitung jumlah sel NK. Setelah perlakuan selama 8 minggu, dilakukan pengukuran dengan protokol yang sama untuk mengambil data jumlah sel NK. Terdapat peningkatan jumlah rerata sel NK pada P1 (0,55%), kelompok P2 (1,18%) dan kelompok kontrol (0,33%), tetapi tidak ada perbedaan yang signi kan antara kelompok P1, P2 dan kelompok kontrol, pengaruh SKJL terhadap jumlah sel NK (p= 0,50). Latihan senam kesegaran jasmani lansia (SKJL) dapat meningkatkan jumlah sel NK, tetapi tidak ada perbedaan yang bermakna antar kelompok dengan latihan 2 hari/minggu, 3 hari/minggu dan 4 hari/minggu terhadap jumlah sel NK pada lansia.
The Influence of Traditional Approach, Movement Education in Learning of Physical Education, towards PhysicalFitness,Problem Solving Capabilities In Elementary School01,02,03 KemiriBanyumas Indonesia. sejati, Restian Gigih; sejati, Restian gigih
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purposes: (1) To know the difference of influences towards physical fitness between students who were taught using movement education approach with ones who were taught using traditional approach as well as the impacts on high class student groups, low class student groups. (2) To know the interaction ofphysical education learning approach towards physical fitness of student groups. (3) To know which one is the most effective advancement traditional approach or movement education. This research is experimental. The population: students of SD N 01,02,03Kemiri. 160 samples were collected (purposive sampling).  Free variables: traditional approach, movement education approach. Bound variables: physical fitness, and problem solving capabilities.Data collection: randomized group pre-test-post-test designs. Data analysis used (ANAVA). Conclusions: (1) There were different impacts between physical fitnessof  students being taught using movement education approach with students being taught using traditional education with significance value 0.000 is 0.05 of F=1.491 as well as differences of impacts on the high class group and low class group with significance value 0.0000 is = 0.05 F=1.7773 (3) There were interactions of physical education learning approach towards the physical fitness of a group of students. (4) There were differences of impacts on the problem solving capabilities between students being taught using movement education approach and students being taught using traditional approach. (5) There were interactions of physical education learning approach towards problem solving capabilities. Movement education approach student group was more advanced than traditional approach probability 0.002 from the Table of between subjects effects Fhitung.Keywords:physical fitness, problem solving capabilities
Penggunaan Narkotika dikalangan Olahragawan Malaysia Parnabas, Vincent A.; Abdullah, Nagoor Meera; Mahamood, Yahaya; Omar-Fauzee, M.S.; Nazaruddin, Mohamad Nizam; Parnabas, Julinamary A.
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenalpasti penggunaan narkotika dikalangan atlet mengikut kemahiran, iaitu yang mewakili peringkat Nasional (negara), negeri, daerah dan universiti. Selain itu, ia juga untuk melihat perbezaan penggunaan narkotika dikalangan atlet berdasarkan gender. Penelitian ini menggunakan sampel 111 atlet Malaysia (Negara = 31; Negeri = 35; Daerah = 19; Universitas = 26), yang dipilih secara random semasa pertandingan olahraga antara universitas. Manakala dari segi gender, atlet lelaki adalah 66 dan atlet perempuan adalah 45. Angket Penggunaan Narkotika (Drug Use Questionnaire) digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur tahap penggunaan narkotika. Hasil penelitian menunjukkan tujuan utama penggunaan narkotika adalah untuk menang. Selain itu, penggunaan narkotika dikalangan atlet lelaki lebih tinggi daripada perempuan. Hasil penelitian juga menunjukkan narkotika lebih tinggi diguna oleh olahragawan yang mewakili peringkat Nasional (Negara). Ahli-ahli psikologi olahraga harus memainkan peranan penting untuk menggurangkan ketagihan penggunaan narkotika dengan memberi terapi yang berkesan. Pemerintah Malaysia harus melarang olahragawan yang menggunakan narkotika terlibat dalam pertandingan olahraga.
Hubungan Antara Obesitas dan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Julianti, Azizah; Pangastuti, Retno; Ulvie, Yuliana Noor Setiawati
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dan aktivitas  sik dengan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Kotagede I Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi rawat jalan Puskesmas Kotagede I Kota Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan analisis korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian : status gizi pasien hipertensi dalam kategori obesitas sebesar 64,1%. Aktivitas  sik pada pasien hipertensi dalam kategori sedang sebesar 67,3%. Hasil analisisKendall’s Taudiperoleh nilai p valuesebesar 0,235 (p>0,05) tidak terdapat hubungan obesitas dengan tekanan darah. Hasil analisis Kendall’s Taudiperoleh nilai p value sebesar 0,651 (p>0,05) tidak terdapat hubungan antara aktivitas  sik dengan tekanan darah. Simpulan : tidak terdapat hubungan yang signi kan obesitas dan aktivitas  sik dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kotagede I Kota Yogyakarta.
Pengaruh Latihan Jump To Box, Front Box Jump, dan Depth Jump Terhadap Peningkatan Explosive Power Otot Tungkai dan Kecepatan Perikles, Eknal Yonsa
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 1 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKata Kunci:, Explosive Power, Kecepatan, Plyometric.Kondisi fisik merupakan salah satu faktor penting untuk diperhatikan dalam setiap cabang olahraga untuk mencapai prestasi tertinggi. Tujuan mempersiapkan fisik dalam latihan adalah meningkatkan komponen biomotor ke standar yang paling tinggi. Kemampuan biomotor explosive power dan kecepatan merupakan komponen penting yang diperlukan disetiap cabang olahraga. Latihan plyometric seperti jump to box, front box jump dan depth jump merupakan jenis latihan yang mampu mengembangkan kemampuan bimotor tersebut.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tentang: (1) pengaruh latihan jump to box terhadap explosive power, (2) pengaruh latihan jump to box terhadap kecepatan, (3) pengaruh latihan front box jump terhadap explosive power, (4) pengaruh latihan front box jump terhadap kecepatan, (5) pengaruh latihan depth jump terhadap explosive power, (6) pengaruh latihan depth jump terhadap kecepatan, (7) perbedaan pengaruh latihan jump to box,  front box jump dan depth jump terhadap explosive power, (8) perbedaan pengaruh latihan jump to box, front box jump dan depth jump terhadap kecepatan.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment). Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, analisis data menggunakan uji-t dan ANOVA. Proses pengambilan data pretest dan posttest dilakukan dengan pengukuran berat badan dan vertical jump untuk mengukur explosive power, kemudian dilakukan pengukuran lari cepat 30 meter untuk mengukur kecepatan.Hasil analisis data diperoleh data rata-rata antara pretest dan posttest masing-masing kelompok yaitu: (a) Kelompok eksperimen I untuk explosive power = 14,470 watt, sig.= 0,029 dan kecepatan = 0,035 m/second, sig = 0,001. (b) Kelompok eksperimen II untuk explosive power = 14,153 watt, sig.= 0,002 dan kecepatan = 0,035 m/second, sig = 0,000. (c) Kelompok eksperimen III untuk explosive power = 19,113 watt, sig.= 0,002 dan kecepatan = 0,048 m/second, sig = 0,000. (d) Kelompok kontrol untuk explosive power = 4,757 watt, sig.= 0,000 dan kecepatan = 0,020 m/second, sig = 0,003. Sedangkan perbedaan pengaruh antar kelompok memiliki sig. 0,040 pada explosive power sedangkan sig. 0,001 pada kecepatan.Simpulan hasil penelitian, terdapat pengaruh signifikan latihan jump to box, front box jump dan depth jump terhadap explosive power otot tungkai dan kecepatan. Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan jump to box, front box jump dan depth jump terhadap explosive power otot tungkai dan kecepatan. Latihan depth jump lebih baik dari latihan jump to box dan front box jump.
PENGARUH METODE LATIHAN BERBEBAN SQUATS, TERHADAP PRESTASI LOMPAT JANGKIT DITINJAU DARI RASIO PANJANG TELAPAK KAKI DAN TINGGI BADAN daryanto, daryanto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Pengaruh latihan berbeban  Squats terhadap  prestasi lompat jangkit. (2) Perbedaan   prestasi lompat jangkit antara mahasiswa yang memiliki rasio panjang telapak kaki dan tinggi badan, besar, sedang dan kecil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan factorial 1 X 3. Sempel penelitian adalah mahasiswa putra Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta sebanyak 15 mahasiswa. Variabel penelitian ini terdiri dari 2 variabel bebas dan 1 variabel terikat. Variable bebas dalam peneltian ini adalah : (1) metode latihan sebagai variable manipulatif, yaitu latihan  berbeban latihan berbeban squats (2) rasio panjang telapak kaki dan  tinggi badan besar, sedang, dan kecil. Variable terikat dalam peneltian ini adalah prestasi lompat jangkit. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Variansi dua jalur dan uji lanjut menggunakan uji-t metode LSD (Least Significant Difference), pada taraf signifikansi 5% (α=0,05). Komputasi pada Analisis Varians menggunakan bantuan program statistik SPSS 20. Hasil penelitian adalah :(1) Ada pengaruh metode latihan berbeban terhadap prestasi lompat jangkit. Metode latihan berbeban Squat memberikan pengaruh peningkatan sebesar 3% terhadap prestasi lompat jangkit. (2) Tidak ada perbedaan prestasi lompat jangkit antara mahasiswa yang memiliki rasio panjang telapak kaki dan tinggi badan kategori besar, sedang, dan kecil. 0,083 > 0.05. Kelompok mahasiswa yang memiliki rasio panjang telapak kaki dan tinggi badan kategori kecil dengan perlakuan metode latihan berbeban squat memiliki prestasi lompat jangkit paling baik di antara delapan kelompok lainnya, dengan rata-rata prestasi sebesar 1100 cm. 
Pendekatan Olah Raga Berbasis Sekolah dalam Mengatasi Obesitas pada Anak Indrawati, Fitri
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi obesitas pada anak-anak akhir ini terus meningkat. Pada anak sekolah, kejadian kegemukan dan obesitas merupakan masalah yang serius karena akan berlanjut hingga usia dewasa. Kegemukan dan obesitas terjadi akibat asupan energi lebih tinggi daripada energi yang dikeluarkan.Asupan energi tinggi oleh konsumsi makanan sumber energi dan lemak tinggi, sedangkan pengeluaran energi yang rendah disebabkan karena kurangnya aktivitas  sik dansedentary life style.Oleh karena itu dipandang perlu untuk mengembangkan intervensi dalam rangka mengurangi prevalensi obesitas pada anak-anak.Dengan demikian obesitas pada anak memerlukan perhatian yang serius dan penanganan yang tepat dengan melibatkan peran orang-orang yang dekat dalam lingkungan hidupnya seperti orang tua dan guru di sekolah.
PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN DIRECT INSTRUCTION (DI) DAN TEACHING GAME FOR UNDERSTANDING (TGFU) TERHADAP HASIL BERMAIN BOLA BASKET DITINJAU DARI MINAT SISWA Setiaji, Joko
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 6, No 1 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh pendekatan DI dan TGfU terhadap hasil bermain bola basket. (2) Perbedaan hasil bermain bola basket antara siswa yang memiliki minat bola basket tinggi, sedang dan rendah. (3) Pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran dan minat terhadap hasil bermain bola basket.Penelitian menggunakan metode eksperimen rancangan faktorial 2 X 3.  Populasi penelitian siswa kelas XI SMA Negeri 1 Cipari Kabupaten Cilacap yang berjumlah 80 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, besar sampel yang diambil yaitu sebanyak 30 siswa. Pengambilan data bermain bola basket dengan tes bermain bola basket. Pengambilan data dilakukan dengan Games Performance Assessment Instrument (GPAI). Pengambilan data minat siswa menggunakan angket. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis varians dua jalur dan uji rentang Newman Keuls, pada taraf signifikansi 5%.Kesimpulan: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pendekatan DI dan pendekatan TGfU terhadap hasil bermain bola basket.  Pengaruh pendekatan TGfU lebih baik dari pada dengan pendekatan DI. (2) Ada perbedaan yang signifikan pada hasil bermain basket antara siswa yang memiliki minat tinggi, sedang dan rendah. Peningkatan bermain bola basket pada siswa yang memiliki minat tinggi lebih baik dari pada yang memiliki minat sedang dan rendah. (3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara pendekatan pembelajaran dan minat terhadap permainan basket. (a) Siswa yang memiliki minat tinggi dan sedang lebih cocok jika diberikan pendekatan TGfU. (b) Sedangkan siswa yang memiliki minat basket rendah lebih cocok menggunakan pendekatan DI.

Page 11 of 48 | Total Record : 473