cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
Metode Resiprokal Dalam Pembelajaran Hitting Permainan Softball Irsyada, Roas; Rumini, Rumini; Aji Putra, Ranu Baskora
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 8, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v8i2.17521

Abstract

ABSTRAK Perlunya metode pembelajaran resiprokal dalam penguasaan teknik dasar memukul agar kemampuan memukul dapat lebih spesifik dalam melakukan evaluasi karena terdapatnya observer. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis logis yang bersifat deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi ketuntasan belajar mahasiswa pada materi hitting softball dengan nilai rata-rata kelas 80 dan tingkat kesesuain teknik  gerakan adalah 4.05 dengan kategori sangat sesuai. Kata kunci: resiprokal, hitting, softball ABSTRACT The need for reciprocal learning methods in mastering the basic techniques of hitting so that the ability to hit can be more specific in conducting evaluations because of the presence of observers. This research is an applied research with data analysis used in this study is a descriptive quantitative analysis. The results showed that the learning completeness of students in softball hitting material with an average grade of 80 and the level of conformity of movement techniques was 4.05 with a very suitable category Keyword : reciprocal, hitting, softball
Kombinasi Latihan Aerobik dan Asupan Kafein Untuk Menurunkan Body Mass Index dan Percent Body Fat Pada Wanita Overweight Listiarini, Dian; Junaidi, Said; Subiyono, Hadi Setyo
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 8, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v8i2.17523

Abstract

 ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi latiahan aerobic dan asupan kafein untuk menurunkkan Body Mass Index dan Percent Body Fat Pada Wanita Overweight. Penelitian eksperimental ini dilakukan pada 12 wanita usia 19-22  tahun. Desain penelitian Treatment by subject, perlakuan 1  Latihan Aerobik 14 kali sesi dan perlakuan 2 pemberian Kafein dan Latihan Aerobik 14 kali sesi. Subyek diukur BB, TB (BMI), PBF (skinfold callifer) sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian terjadi penurunan BMI pada P2 lebih  tinggi daripada P1 (0,75+0,39; 0,44+0,23), hasil uji t-test menunjukan hasil perbedaan yang signifikan 0,041 (p<0,05). Penurunan PBF pada P2 lebih tinggi dibandingkan P1 (0,84±0,23; 0,42±0,30), uji t-test menunjukan hasil perbedaan yang signifikan 0,001 (p<0,05). Simpulan dan saran: efek latihan aerobik dan pemberian kafein dapat menurunkan body mass index dan percent body fat pada wanita overweight usia 19-22 tahun. Kata kunci : BMI; kafein; latihan aerobik; overweight; PBF.  ABSTRACT Controlling body weight can be done with aerobic physical activity. Besides caffeine in the body's metabolism can also reduce body mass and percent fat, if both are combined can provide a more effective influence in reducing Body Mass Index and Percent Body Fat in Overweight of female. This experimental study was conducted on 12 women aged 19-22 years. Research design Treatment by subject, treatment 1; Aerobic exercise 14 sessions and treatment 2 Caffeine and Aerobic Exercise 14 sessions. Subjects measured BB, TB (BMI), PBF (skinfold callifer) before and after treatment. The results of the study showed a decrease in BMI in P2 higher than P1 (0.75 + 0.39; 0.44 + 0.23), the results of the t-test showed a significant difference of 0.041 (p <0.05). The decrease in PBF in P2 was higher than P1 (0.84 ± 0.23; 0.42 ± 0.30), the t-test showed a significant difference of 0.001 (p <0.05). Conclusion: the effect of the combination of aerobic exercise and caffeine intake is more effective in reducing body mass index and percent body fat in overweight of female. Keywords: aerobic exercise; BMI; caffeine; overweight; PBF.
Pengaruh Status Gizi, Tingkat Konsumsi Energi dan Protein terhadap VO2 Maks Widyastari, Hasty; Setiowati, Anies
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7893

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh status gizi , tingkat asupan energi (TKE) dan protein (TKP) terhadap VO2 maks. Penelitian ini merupakan observasional analitik ini dilakukan secara cross sectional pada 20 sampel yang diambil secara acak sederhana pada 50 orang populasi. Sebagai populasi adalah mahasiswa semester III PKG PGSD Jurusan PJKR UNNES berusia 20-30 tahun, sehat saat penelitian dan bersedia dijadikan sampel penelitian. Status Gizi dinilai berdasarkan IMT (BB/TB2 ), TKE dan TKP dari hasil recall 24 jam sedangkan VO2 Maks diukur dengan tes Balke lari 15 menit. Analisis univariat menggunakan nilai rerata IMT, TKE dan TKP serta distribusi frekuensi. Analisis bivariat dengan korelasi Pearson. Hasil penelitian :  rerata IMT 22,5 ± 2,9 kg/m2, asupan energi 1791,5 ± 428,8 kklal, asupan protein 40,6 ± 14,3 gram, VO2 maks 37,1 ± 6,2 ml/kgBB/menit, 60% mahasiswa mempunyai IMT normal, 90% TKE dan 70% TKP kurang. Hasil analisis korelasi pearson diperoleh hasil tidak terdapat hubungan antara  IMT , tingkat asupan energi, tingkat asupan protein dengan VO2 maks (IMT , p= 0,816 ; r= -0,056 ), (TKE, p= 0,142 ; r= -0,341), (TKP, p= 0,267 ;  r=-0,261. Simpulan: terdapat faktor-faktor lain yang berpengaruh pada VO2 maks selain IMT, TKE dan TKP.
Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Menunjang Produktivitas Atlet Santik, Yunita Dyah Puspita
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7880

Abstract

Karies merupakan kerusakan jaringan keras gigi yang disebabkan oleh asam dari bakteri yang dihasilkan dari proses fermentasi karbohidrat. Prevalensi karies di negara berkembang masih tinggi. Segala usia dapat mengalami karies, baik usia anak-anak, remaja maupun dewasa. Adanya karies maka akan menyebabkan ketidaknyamanan, mulai dari rasa nyeri saat terkena dingin atau manis, hingga sakit berdenyut yang terus menerus. Kondisi tersebut akan berdampak negartif terhadap produktivitas. Seorang atlet harus memiliki kondisi  sik yang sehat secara menyeluruh. Apabila seorang atlet terganggu kesehatan gigi dan mulutnya, maka produktivitasnya juga akan terganggu. Oleh karena itu diperlukan tindakan preventif maupun kuratif terhadap para atlet. Tindakan preventif yang dapat dilakukan diantaranya dengan memperbaiki perilaku pemeliharaan kesehatan gigi. Diantaranya mengetahui cara menyikat gigi yang tepat, frekuensi menyikat gigi yang tepat, dan waktu menyikat gigi yang sesuai. Selain itu juga banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang non kariogenik, serta rutin periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Tindakan kuratif yang dapat dilakukan dengan melakukan perawatan yang tepat terhadap masalah kesehatan gigi yang dihadapinya
Model Latihan Heading Sepakbola Berbasis Sirkuit Pada Sekolah Sepakbola Usia 14-17 Tahun Setiawan, Romli Riski
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 9, No 1 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v9i1.20352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model-model latihan heading sepakbola berbasis sirkuit untuk meningkatkan keakurasian heading  pada permainan sepakbola. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari Borg dan Gall dengan menggunakan 10 tahapan dan dengan subjek penelitian adalah atlet sepakbola berusia 14-17 tahun di sekolah sepakbola di Provinsi Jambi. Penelitian ini diawali dengan analisis kebutuhan, perencanaan, membuat produk, ujicoba, revisi dan produk final. Uji efektivitas model menggunakan Main Field Test yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan heading atlet sebelum dan sesudah pemberian perlakuan model latihan keterampilan heading sepakbola berbasis sirkuit yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk model latihan ini layak digunakan, pada hasil ujicoba kelompok kecil dan kelompok besar dapat menerangkan bahwa model tersebut secara keseluruhan dapat dilakukan dengan baik. Dalam hasil uji efektifitas menunjukan peningkatan latihan heading hasil tes awal dan tes akhir setelah diberi perlakuan model latihan, hasil tersebut menunjukan bahwa model latihan heading sepakbola berbasis sirkuit yang dihasilkan dapat digunakan dan efektif dapat meningkatkan kemampuan heading atlet usia 14-17 tahun. Berdasarkan hasil dari output dengan menggunakan SPSS 16 bahwa nilai rata-rata hasil heading  sepak bola sebelum diberikan model latihan adalah 18.04 dan setelah diberikan perlakuan dengan model latihan 23.78 artinya bahwa nilai rata-rata heading sepakbola adanya peningkatan
Membudayakan Jalan Kaki di Kampus Konservasi Wahyuningsih, A Setyo
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7889

Abstract

Kampus sebagai tempat penyelenggara kerja, mempunyai ribuan tenaga kerja dengan berbagai macam jenis pekerjaan, antara lain pengajar, karyawan administrasi dan operator komputer. Berdasarkan pengamatan di UNNES bulan Januari hingga April tahun 2010, didapatkan data bahwa sekitar 90 % karyawan, dosen, dan mahasiswa UNNES menggunakan kendaraan bermotor sebagai sarana transportasi dan mobilisasi baik dalam jarak dekat ( dalam satu fakultas ) maupun jarak jauh ( antar fakultas, menuju rektorat ). Status kesehatan para dosen dan karyawan di lingkungan kerja Universitas Negeri Semarang (UNNES) , didapatkan bahwa adanya peningkatan kasus – kasus tentang penyakit degenaratif akibat gangguan metabolik seperti ; kegemukan, hipertensi, hiperkolesterolemia, hiperuresemi, dan hiperlipidemi, serta penyakit jantung koroner. Jalan kaki merupakan aktifitas fisik yang paling mudah, murah, aman dan efektif untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh serta bersifat sebagai ketahanan dan kekuatan serta merupakan salah satu latihan aerobik paling sederhana dan teraman serta mampu mencegah munculnya penyakit. Pencanangan UNNES sebagai universitas konservasi yang salah satu misinya adalah melakukan konservasi energi sehingga tercipta UNNES yang bebas asap, asri, hijau, sejuk dan indah serta kualitas udara yang sehat maka kegiatan jalan kaki di lingkungan kampus bagi segenap warga kampus dalam beraktifitas kesehariannya merupakan upaya promotif dan preventif bagi kesehatan seluruh warga UNNES.
The Effectiveness of Sidearm Throw in Softball Players Irawan, Fajar Awang
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7894

Abstract

Introduction: The good throws need acceleration, and acceleration starts from maximum lateral rotation with the ball come quickly to the target. The aim of this study was to investigate the comparison between sidearm and overhand throws. Method: 60 players participate in this study (age 20.9±0.4, Height 168.9±5.3, Weight 58.8±5.3 and BMI 20.6±1.8). All participants are beginner and they are right handed. Throw test in this study were sidearm and overhand throws technique with ten meters in one minute. Stopwatch is used to calculate the time for sidearm throw and overhand throw, and Dartfish software version 4.5.2.0 is used to analyze throwing motion. The paired t-test in this study was p < 0.05 to analyze the data. Result: The sidearm and overhand throws had significant differences with the average in one minute was 18.08 times and overhand throw was 15.55 times. Base on the motion analysis view in Dartfish, sidearm throw is simpler and faster, which meant side arm throw was more easy to use than overhand throw by the players. Conclusion: sidearm throw more effective than overhand throw, because the movement is shorter and simpler.
Pengaruh Program Latihan Fisik Kombinasi Groundstroke terhadap Peningkatan Sistem Energi Pemain Tenis Lapangan Nugroho, Prapto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7881

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh latihan  sik kombinasi grounstrokes selama 12 kali perternuan terhadap perubahan peningkatan kemampuan  sik petenis lapangan SMARTS Club di Semarang sejumlah 20 orang. Rancangan penelitian dengan Randomized PretestPostest Control Group Design. Dilakukan tes / pengukuran awal terhadap kemampuan  sik 6 item tes yaitu ; tes reaksi, tes lari, tes power lengan, tes power tungkai, kelincahan, dan koordinasi. Setelah melakukan pretes sample dibagi 3 kelompok, masing-masing kelompok 7 orang untuk control hanya 6 orang. Kelompok 1 kontrol, kelompok 2 eksperimen mendapat perlakuan latihan  sik anerobik laktik kombinasi tehnik, kelompok 3 eksperimen latihan  sik anerobik alaktik kombinasi tehnik. Data hasil penelitian diolah menggunakan statistic uji t dengan taraf signi kansi 5 %. Hasil yang didapat bahwa latihan anerobik laktik yang dijalankan selama 12 kali pertemuan secara nyata atau signi kan dapat meningkatkan kemampuan  sik petenis lapangan dibandingkan dengan latihan  sik anedobik alaktik maupun kelompok kontrol.
Intensitas Olahraga Terhadap Perilaku Sosial Cendra, Romi; Gazali, Novri
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 9, No 1 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v9i1.20529

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas olahraga terhadap perilaku sosial dalam olahraga pada mahasiswa Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan untuk membuat deskripsi atau gambaran mengenai hubungan antara intensitas olahraga (variable bebas) dan perilaku sosial (variable terikat). Populasi berjumlah 193 orang dengan sampel 54 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yaitu kategori mahasiswa yang intensitas olahraga ditentukan sesuai dengan indikator kuisioner yang telah dibagikan kepada populasi. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dan angket. Teknik analisis data diperoleh dengan program SPSS. Dari hasil analisis data yang dihasilkan menunjukkan bahwa besarnya koefisien korelasi Rank Spearman antara intensitas olahraga terhadap perilaku sosial dalam berolahraga sebesar 0,966. Artinya terdapat hubungan sangat kuat antara intensitas olahraga terhadap perilaku sosial dalam berolahraga. Dimana hubungan antara variabel bersifat signifikan, hal ini diketahui dari angka tingkat signifikan (sig) sebesar 0,000 dengan korelasi signifikan 0,01 (2-tailed).
Efek Olahraga Ringan Pada Fungsi Imunitas Terhadap Mikroba Patogen : Infeksi Virus Dengue Sukendra, Dyah Mahendrasari
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7890

Abstract

Imunitas atau kekebalan pada tubuh manusia merupakan kemampuan tubuh untuk melawan berbagai mikroba patogen, misalnya virus dengue penyebab penyakit DBD. Kecenderungan anak-anak terhadap gadget  yang terkoneksi internet, membuat anak-anak lebih suka bermain dengan gadget. Sehingga muncul kecenderungan anak hanya diam dan kurang beraktivitas. Tubuh yang cenderung diam dan kurang beraktivitas dapat berpengaruh pada fungsi kekebalan tubuh. Aktivitas latihan fisik ringan lebih bermanfaat pada fungsi imunitas bila dibanding hanya melakukan aktivitas berupa duduk/tidak melakukan kegiatan apapun. Kekebalan tubuh dapat mudah ditingkatkan dengan melakukan latihan fisik/olahraga juga istirahat serta tidur cukup. Peningkatan jumlah leukosit dalam sirkulasi darah (utamanya limposit dan neutrofil) serta trombosit, dengan melakukan latihan fisik/olahraga ringan dipengaruh oleh intensitas dan durasi latihan. Terjadi pula peningkatan konsentrasi plasma dari berbagai substansi yang dikenal dengan efek fungsi leukosit, termasuk sitokin pada peradangan, seperti TNF-α, makrofag inflamatori protein-1, IL-1β; anti-inflamator sitokin IL-6, IL-10, dan IL-1-reseptor antagonist (IL-1ra); serta peningkatan kadar protein, termasuk C-reaktif protein (CRP). Mekanisme kenaikan atau penurunan imun saat latihan fisik/olahraga dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan dalam jangka panjang, hal ini berkaitan dengan pertahanan tubuh terhadap infeksi penyakit. Sehingga jika terjadi  infeksi mikroba patogen yaitu virus dengue, maka tubuh mampu melakukan pencegahan  infeksi virus dengue ke dalam tubuh.