cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
TABULARASA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
Pengaruh Keteladanan Kepala Sekolah, Iklim Kerja Organisasi, Kepuasan Kerja Terhadap Loyalitas Kerja Guru SMP Kecamatan Medan Amplas Zufani, Zufani; Manullang, Belferik; Sibuea, Abdul Muin
TABULARASA Vol 14, No 3 (2017): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui pengaruh keteladanan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja, pengaruh iklim kerja organisasi terhadap kepuasan kerja, pengaruh keteladanan kepala sekolah terhadap loyalitas kerja, pengaruh iklim kerja organisasi terhadap loyalitas kerja, dan pengaruh kepuasan kerja terhadap loyalitas kerja SMP Swasta Kecamatan Medan Amplas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, model yang digunakan adalah analisis jalur (Path Analysis). Jumlah guruSMP Swasta yang ada di Kecamatan Medan Amplas yang berjumlah 232 guru diperoleh jumlah sampel sebesar 147 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu  proportional random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Hasil dari penelitian ini ditemukan terdapat pengaruh langsung positif keteladanan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru sebesar 10 %, terdapat pengaruh langsung positif iklim kerja organisasi terhadap kepuasan kerja guru sebesar 6,76 %, terdapat pengaruh langsung positif keteladanan kepala sekolah terhadap loyalitas kerja guru sebesar 5,29%, terdapat pengaruh langsung positif iklim kerja organisasi terhadap loyalitas kerja guru sebesar 6,25%,  dan terdapat pengaruh langsung positif kepuasan kerja terhadap loyalitas kerja guru sebesar 3,24%.
Pengembangan Modul Kimia Larutan Yang Inovatif Terinternalisasi Karakter Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Karakter Siswa Purnama, Dian; Sudrajat, Ajat; Nurfajriani, Nurfajriani
TABULARASA Vol 14, No 2 (2017): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh modul kimia larutan yang inovatif terinternalisasi karakter. Jenis penelitian termasuk penelitian dan pengembangan (research and development). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA yang ada di MAN 1 Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA 7 dan kelas XI MIA 8 MAN 1 Medan. Sampel dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) uji kelayakan buku ajar kimia yang ada di sekolah berdasarkan standar BSNP, diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,39. Hal ini menunjukkan bahwa buku tersebut sudah cukup layak digunakan, hanya saja perlu direvisi (2) Berdasarkan validasi dari dosen dan guru kimia terhadap pengembangan modul kimia larutan yang inovatif terinternalisasi karakter, modul tersebut sudah sesuai dengan standar BSNP. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata perolehan nilai sebesar 3,75 (3) Berdasarkan validasi rubrik penilaian karakter dalam modul kimia larutan yang inovatif terinternalisasi karakter, nilai- nilai karakter yang ada pada modul berada pada kriteria sangat baik, hal ini ditunjukkan pada nilai rata-rata validasi oleh validator sebesar 4,42 (4) Hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran dengan menggunakan modul kimia larutan yang inovatif terinternalisasi karakter lebih baik dibandingkan dengan proses pembelajaran menggunakan buku di sekolah. Hal ini dapat dilihat dari nilai sign < 0,05 yaitu sebesar 0,001 (5) Tumbuh kembang karakter siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan modul kimia larutan yang inovatif terinternalisasi karakter diperoleh nilai rata-rata sebesar 84,11, sedangkan tumbuh kembang karakter siswa dengan menggunakan buku yang ada di sekolah diperoleh nilai rata-rata sebesar 81,38. Berdasarkan hasil penelitian, modul kimia larutan yang inovatif terinternalisasi karakter baik digunakan dalam proses pembelajaran pada materi larutan kelas XI SMA/MA.
MENINGKATAN KETERAMPILAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI CERPEN DENGAN STRATEGI THINK TALK WRITE PADA SISWA KELAS IX-B SMP N 1 KUALA Siswoyo, Siswoyo
TABULARASA Vol 13, No 2 (2016): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Babalan Kabupaten Langkat.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menggunakan strategi pembelajaran Think Talk Write. Melalui strategi pembelajaran Think Talk Write, peningkatan dapat dilihat secara proses maupun secara produk. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-2 yang terdiri atas 40 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan bercerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi Think-Talk-Write dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IX-B SMP Negeri 2 Babalan Kabupaten Langkat. Peningkatan baik secara produk maupun keterampilan bercerita dapat dilihat dari skor rata-rata dari pra-tindakan sampai siklus II. Pada pra-tindakan, skor rata-rata kelas yang diperoleh sebesar 16,84, kemudian meningkat menjadi 21,42 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 28,31 pada siklus II. Peningkatan skor rata-rata dari siklus I hingga siklus II sebesar 6,34 sedangkan skor rata-rata kelas dari pratindakan hingga siklus II sebesar 12,10.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Bukhori, Bukhori; Saragih, Sahat; Armanto, Dian; Supriatno, Supriatno
TABULARASA Vol 14, No 1 (2017): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika dan kemandirian belajar siswa, serta proses penyelesaian masalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Assafiiyah Internasional Medan yang terdiri dari 4 kelas paralel. Secara acak, dipilih 2 kelas, yakni siswa kelas VIII-A dan VIII-B sebagai kelas sampel. Kelas eksperimen diberi perlakuan pendekatan CTL, sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan Pembelajaran Biasa. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes kemampuan awal matematika, tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan angket kemandirian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diberi pendekatan CTL dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa dengan hasil uji anava 0,000<0,05. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diberi pendekatan CTL lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa. 2) Tidak terdapat interaksi antara pendekatan dengan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan hasil uji anava dengan nilai 0,700>0,05. 3) Terdapat perbedaan peningkatan kemandirian belajar siswa yang diberi pendekatan CTL dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa berdasarkan hasil uji anava dengan 0,027<0,05. Peningkatan kemandirian belajar siswa yang diberi pendekatan CTL lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa. 4) Tidak terdapat interaksi antara pendekatan dengan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa  berdasarkan hasil uji anava 0,428>0,05. Hasil rerata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberi pendekatan CTL dan pembelajaran biasa masing-masing sebesar 0,536 dan 0,411, dan rerata peningkatan kemandirian belajar matematika siswa yang diberi pendekatan CTL dan pembelajaran biasa masing-masing sebesar 0,358 dan 0,273. Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa proses penyelesaian jawaban siswa yang diberi pendekatan CTL lebih bervariasi dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran biasa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA SISWA KELAS VII-5 SMPN 2 BABALAN TAHUN AJARAN 2015/2016 Ridanti, Tiwi
TABULARASA Vol 13, No 1 (2016): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas , yang dilaksanakan di kelas VII-5 SMPN 2 Babalan yang terletak di kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII-5 SMPN 2 Babalan, melalui pembelajaran dengan Model pembelajaran Jigsaw.pada semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 41 siswa. Pada akhir siklus I Hasil belajar siswa menjadi kategori sangat baik 7,32%, kategori baik sebesar 75,61%. sedangkan untuk kategori cukup 17,07%. Hal ini berarti bahwa siswa dengan hasil belajar cukup dan kurang jumlahnya menurun. Pada akhir siklus II setelah dilakukan pengukuran hasil belajar keadaannya adalah kategori sangat baik 29,27%, kategori baik sebesar 68,29%. sedangkan untuk kategori cukup sebesar 2,44% dan kategori kurang tetap 0%. Peningkatan hasil belajar pada akhir siklus II dimana kelompok sangat baik meningkat sebesar 21,95%, kategori baik turun sebesar 7,32%, dan kategori cukup turun sebesar 14,63% . Berdasarkan itu ditarik kesimpulan model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil pelajaran IPS siswa kelas VII-5 SMPN 2 Babalan
Meningkatkan Minat Belajar Sains Dengan Model Pembelajaran Out Door Study Pada Kelas V SDN 053 973 Sendang Rejo Tahun ajaran 2014/2015 Suriadi, Suriadi
TABULARASA Vol 13, No 3 (2016): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, untuk mengatasi permasalahan dalam belajar IPA (Sains) pada siswa kelas V SDN 053973 Sendang Rejo.Pada penelitian ini jenis metode yang digunakan adalah yang berhubungan dengan pemanfaatan lingkungan sekitar.Melalui metode belajar Outdoo Study. Diharapkan dengan Metode iniminat belajar siswa akan meningkat. Berdasarkan penelitian yang telah disajikan dalam BAB IV dapat diambil kesimpulan bahwaPembelajaran dengan menggunakan metode Out Door Study dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari hasil pelaksanaan siklus I diperoleh tingkat ketuntasan belajar sebesar 10%. Dari hasil pelaksanaan siklus II diperoleh tingkat ketuntasan belajar sebesar 90%.
Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Metode Numbered Head Together Berbantuan Multimedia di SD Negeri 050748 Pangkalan Berandan Tahun Pelajaran 2016-2017 Masniah, Masniah
TABULARASA Vol 15, No 1 (2018): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn melalui metode Numbered Heads Together berbantuan multimedia pada siswa di SD Negeri 050748 Pangkalan Berandan Tahun ajaran 2016-2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Dari hasil penelitian dapat diketahui hasil belajar siswa mengalami peningkatan disetiap siklusnya. Hal itu dapat dilihat dari perolehan data pada siklus I yang nilai rata-ratanya mencapai 71,11 dengan persentase ketuntasan mencapai 66,66%. Dan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 80 dengan persentase ketuntasan mencapai 83,33%.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan menggunakan metode Numbered Heads Together berbantuan multimedia dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PKn pada siswa kelas V SD Negeri 050748 Pangkalan Berandan Tahun Pelajarn 2016-2017. Dari hasil yang diproleh, Metode Numbered Heads Together berbantuan multimedia bisa menjadi alternatif metode meningkatkan hasil belajar sisiwa
Peningkatan Kemampuan Menghitung Volume Bangun Ruang Menggunakan Pendekatan Kontekstual Pada Siswa SD Negeri 050517 Kwala Begumit Tahun Ajaran 2014/2015 Sujarno, Sujarno
TABULARASA Vol 13, No 2 (2016): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus.Tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 050517 Kwala Begumit. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi/pengamatan, kajian dokumen, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, (1) ada peningkatan kemampuan menghitung volume bangun ruang setelah dilaksanakan tindakan kelas melalui pendekatan kontekstual. Siklus I ada peningkatan kemampuan menghitung volume bangun ruang dari rata-rata 63,70 menjadi 73,02 dan dari pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 36% menjadi 68%. Siklus II terjadi peningkatan kemampuan menghitung volume bangun ruang dari rata-rata siklus I yaitu 73,02 menjadi 75,00 dan dari pencapaian KKM 68% menjadi 88%. (2) Cara mengatasi kendala yang terjadi dalam penerapan pendekatan kontekstual ini adalah: (a) pembentukan kelompok kerja dilakukan oleh siswa sendiri untuk mengatasi kendala kurang membaurnya siswa dalam mengerjakan tugas kelompok, (b) penggantian model dengan siswa yang jarang tampil di depan kelas untuk mengatasi kendala kurangnya perhatian siswa terhadap model yang ditampilkan, (c) pembelajaran dengan penerapan pendekatan kontekstual, (d) penambahan motivasi dari guru untuk mengatasi kendala ketidak beranian siswa untuk bertanya. Berdasarkan simpulan yang dibuat, dapat diajukan suatu rekomendasi bahwa pembelajaran Matematika melalui pendekatan kontekstual dapat meningkatkan siswa kemampuan menghitung volume bangun ruang.
Pengaruh Pembelajaran Interaktif Berbasis Web pada Materi Metabolisme Karbohidrat Terhadap Motivasi dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Hasibuan, Desy Rahmayanti; Riris, Ida Duma; Silaban, Ramlan
TABULARASA Vol 14, No 2 (2017): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perbaikan pembelajaran interaktif berbasis web dan pengaruhnya terhadap motivasi dan kemandirian belajar mahasiswa. Materi pembelajaran pada penelitian ini adalah metabolisme karbohidrat. Penelitian ini adalah  penelitian pengembangan (development research) yang bersifat deskriptif. Pengambilan  sampel dilakukan  dengan teknik purposive sampling di jurusan kimia Unimed. Sampel yang diujicobakan sebanyak 31 orang mahasiswa semester 4. Hasil yang dilihat diperoleh dari data angket motivasi, kemandirian belajar dan respon mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis web. Selanjutnya hasil belajar diperoleh dari data evaluasi (pretes-postes), tugas mahasiswa, nilai formatif. Soal yang digunakan sebanyak 15 soal multiple choice dan soalnya terlebih dahulu divalidasi. Hasil yang diperoleh dari angket motivasi 45.16% tergolong kategori tinggi,  kemandirian belajar 32.26% tergolong kategori tinggi, dan respon mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis web sebesar 51.61% tergolong kategori tinggi. Sedangkan dari hasil belajar rata-rata nilai pretes 30.90 dan postes 84.41, nilai tugas LKM rata-rata 78.60, CBR rata-rata 89.19, CJR rata-rata 80.65, nilai formatif rata-rata 87.78
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KOTA LANGSA TENTANG MANGROVE PEMECAHAN MASALAH EKOSISTEM HUTAN MANGROVE Husna, Asmaul
TABULARASA Vol 14, No 1 (2017): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengumpulkan dan melakukan pengujian yang berkenaan dengan: 1) Hubungan dan kontribusi tingkat pengetahuan tentang mangrove (X1) dengan kreativitas siswa (Y1); 2) Hubungan dan kontribusi keterampilan proses sains dalam pembelajaran (X2) dengan kreativitas siswa (Y1); 3) Hubungan dan kontribusi tingkat pengetahuan tentang mangrove(X1) dengan pemecahan masalah ekosistem hutan mangrove(Y2); 4) Hubungan dan kontribusi keterampilan proses sains dalam pembelajaran (X2) dengan pemecahan masalah ekosistem hutan mangrove (Y2); 5) Hubungan dan kontribusi tingkat pengetahuan tentang mangrove dan keterampilan proses sains dalam pembelajaran (X1X2) dengan kreativitas siswa (Y1); dan 6) Hubungan dan kontribusi tingkat pengetahuan tentang mangrove dan keterampilan proses sains dalam pembelajaran (X1X2) dengan pemecahan masalah ekosistem hutan mangrove (Y2). Penelitian bersifat deskriptif korelasional menggunakan metode survey terhadap populasi siswa SMA Negeri se kota Langsa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Sampel terdiri dari 2 SMA di wilayah Kota, 2 SMA di wilayah dataran, dan 1 SMA di wilayah pesisir dengan responden berasal dari siswa kelas X sebanyak 714 orang. Analisis data menggunakan analisis korelasi sederhana, dilanjutkan dengan regresi sederhana; dan analisis korelasi berganda dilanjutkan dengan regresi berganda. Hasil penelitian diperoleh: (1) Ada hubungan positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan siswa tentang ekosistem mangrove dengan kreativitas siswa; (2) Ada hubungan positif dan signifikan antara keterampilan proses sains dalam pembelajaran ekosistem dengan kreativitas siswa; (3) Tingkat pengetahuan siswa tentang ekosistem mangrove berkorelasi negatif yang tidak signifikan terhadap pemecahan masalah ekosistem mangrove; (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran ekosistem dengan pemecaham masalah ekosistem mangrove; (5) Ada hubungan positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan tentang ekosistem mangrove dan keterampilan proses sains dalam pembelajaran Ekosistem dengan kreativitas siswa. Sehingga disimpulkan, bahwa tingkat pengetahuan dan keterampilan proses berkorelasi positif dan signifikan terhadap kreativitas siswa, dan keterampilan proses sains berkorelasi positif dan signifikan terhadap pemecahan masalah mangrove oleh siswa SMA Negeri se Kota Langsa T.P 2015/2016.

Page 8 of 13 | Total Record : 124