cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Pendidikan Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 5 (2009)" : 7 Documents clear
Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif dalam Pembelajaran di Sekolah Mustaji,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 5 (2009)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kemampuan berpikir kristis dan kreatif serta memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan siswa  adalah penting. Kesadaran ini perlu dijadikan pijakan dalam pengembangan kurikulum dengan mengedepankan pembelajaran konstekstual. Untuk itu para guru perlu berbuat, merancang secara serius pembelajaran yang didasarkan pada premis proses belajar. Kemampuan berpikir kristis dan kreatif dapat dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran. Kemampuan itu mencakup beberapa hal, di antaranya,(1) membuat keputusan dan menyelesaikan masalah dengan bijak, (2) mengaplikasikan pengetahuan, pengalaman dan kemahiran berpikir secara lebih praktis baik di dalam atau di luar sekolah, (3) menghasilkan idea atau ciptaan yang kreatif dan inovatif, (4) mengatasi cara-cara berpikir yang terburu-buru, kabur dan sempit, (5) meningkatkan aspek kognitif dan afektif, dan (6) bersikap terbuka dalam menerima dan memberi pendapat, membuat pertimbangan berdasarkan alasan dan bukti, serta berani memberi pandangan dan kritik.
Proses Belajar dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Pembelajaran Berbasis Konstruktivistik pada siswa di Sekolah Dasar Supriyono,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 5 (2009)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran  bahasa Indonesia dewasa ini mulai dirasakan lebih variatif. Melalui pembelajaran kontekstual, pembelajaran bahasa memiliki kebermaknaan yang tinggi. Tentu saja semua itu harus disertai dengan penguasaan materi kebahasaan yang memadai. Pembelajaran tidak lagi berorientasi pada guru sebagai pusat sari segalanya. Paradigma siswa sebagai pusat aktivitas ternyata mampu membawa keberhasilan pembelajaran secara komprehensif. Verbalisme dalam pembelajaran tidak lagi sebagai suatu yang paling penting, karena berbuatlah yang diyakini mampu menghasilkan sesuatu lebih baik. Pembelajaran yang konstruktivistik mampu membangkitkan gairah yang luar biasa bagi siswa, dan pada gilirannya dapat mengoptimalkan kreasi siswa.
Peta Konsep untuk Pembelajaran Matematika Wiryanto,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 5 (2009)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak dapat terlepas dari matematika, bahkan matematika mempunyai andil yang cukup besar dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Obyek yang dipergunakan dalam matematika adalah sesuatu yang abstrak, sehingga dalam proses pemahamannya seringkali siswa mengalami kendala yang berkepanjangan. Seringkali siswa belum dapat memahami suatu materi diakibatkan ketidakpahamannya dalam materi penunjang sebelumnya, sehingga untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu penyusunan kurikulum yang memperhatikan peta konsep pelajaran. Tujuan dari peta konsep ini adalah agar para siswa dapat memperoleh ilmu matematika secara berjenjang mulai dari materi dasar hingga materi lanjutan.  Dalam penyusunan peta konsep ini diharapkan siswa mempunyai alur pikir yang benar dan sistimatis didalam menyelesaikan suatu soal matematika.  Peta konsep juga akan membuat suatu keterkaitan materi dapat tergambar dengan jelas dan bisa dipahami oleh para pendidik. Sehingga dalam pembuatan peta konsep diperlukan pemikiran yang mendalam tentang keterkaitan setiap bidang materi agar siswa bisa menerima dan memahaminya dengan mudah.
Penerapan Strategi K-W-L dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman Area Isi IPS pada Siswa Kelas V SDN Gading 6 Kecamatan Tambaksari Surabaya Masengut Sukidi,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 5 (2009)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pembelajaran membaca pemahaman area isi mata pelajaran IPS di kelas V SD terteliti dengan menggunakan strategi K-W-L yang mencakup (1) upaya persiapan mengajar, upaya implementasi pembelajaran, upaya evaluasi pembelajaran, dan (2) upaya mengatasi berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan pembelajaran. Dari  pelaksanaan kegiatan sampai dengan tiga siklus pembelajaran, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, guru telah memiliki kemampuan menyusun persiapan mengajar membaca pemahaman yang menggunakan strategi K-W-L serta pengimlementasiannya dalam pembelajaran.  Kedua, siswa dapat melakukan kegiatan membaca pemahaman yang menerapkan strategi K-W-L. Ketiga, kendala utama yang terjadi antara lain (1) sebagian siswa masih kurang mampu membaca, (2) pada umumnya siswa kurang mampu menemukan pesan implisit dari teks, dan (3) siswa kurang mampu dalam menyusun rangkuman. Hasil penelitian menyimpulkan (1) persiapan mengajar berisi komponen utana (1) Tujuan Pembelajaran yang baeisi Tujuan Pembelajaran Umum (TPU) dan Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK), (2) Proses Pembelajaran, dan (3) Evaluasi Pembelajaran. TPK mengacu pada tercapainya pemahaman literal, interpretive, dan Applied. Rancangan proses pembelajaran dibagi dalam tiga bagian, yaitu rancangan tahap K, rancangan tahap W, dan rancangan tahap L. Rancangan evaluasi ada dua macam, yakni evaluasi proses dan evaluasi hasil. Sesuai dengan persiapan mengajar yang telah disusun, implementasi pembelajaran dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap K, tahap W, dan tahap L.
Pembelajaran Kontekstual untuk Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Suhanadji,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 5 (2009)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kontekstual di Indonesia dewasa ini semakin maju pesat seiring dengan semakin sadarnya pelaku pendidikan terhadap kualitas pengajaran. Pembelajaran kontekstual dilaksanakan scara menyeluruh dalam pembelajaran IPS di SD dengan maksud agar kualitas pengajaran dapat dirasakan secara optimal, di samping mengenalkan kepada anak didik tentang sesuatu lebih realistis, apalagi untuk mata pelajaran IPS yang dituntut mendekatkan diri pada wujud dan lingkungan seasli-aslinya. Pola pembelajaran IPS di SD yang unik karena melibatkan disiplin ilmu yang beragam menuntut guru kreatif dalam menyampaikan materi. Penguasaan yang tinggi terhadap materi pelajaran menjadi tuntutan bagi guru apabila menginginkan pembelajaran lebih segar dan anak didik mampu mencerna secara cepat dan tepat
Pemanfaatan Objek-Objek Konkret untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi bagi Siswa Kelas V SD Negeri Kedurus 2 Surabaya Sri Hariani,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 5 (2009)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis puisi merupakan salah satu materi pembelajaran bahasa Indonesia yang diajarkan di klas V SD. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis, di klas V SDN Kedurus 2 Surabaya kemampuan menulis puisi di klas V kurang optimal. Oleh sebab itu, penulis bersama guru klas V SDN Kedurus 2  berkolaborasi berupaya mengatasi kesulitan tersebut dengan melakukan penelitian tindakan kelas. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini, adalah bagaimanakah memanfaatkan objek-objek konkret  untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi bagi siswa klas V SDN Kedurus 2 Surabaya. Adapun tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis puisi dengan memanfaatkan objek-objek konkret.Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur pelaksanaannya, adalah proses siklus atau daur ulang yang dimulai dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa klas V SDN Kedurus 2 Surabaya. Data yang diteliti adalah data proses dan hasil pembelajaran menulis puisi. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif.  Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis puisi dengan memanfaatkan objek-objek konkret dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis puisi. Peningkatan tersebut tampak dari adanya peningkatan siklus I, ke siklus II. Pada siklus I  siswa yang mendapat nilai  pada kualifikasi sangat baik sejumlah 2 siswa, kualifikasi baik 11 siswa, cukup 14 siswa, dan kurang 4 siswa. Pada siklus II siswa yang mendapat nilai  pada kualifikasi sangat baik sejumlah 12 siswa, kualifikais baik 17 siswa, dan cukup 2 siswa. Pada siklus I diperoleh total nilai 102 atau sama dengan 65,80 %. Sedangkan pada siklus II perolehan total nilai 130 sama dengan 83, 87 %.  Dengan demikian ada peningkatan dari siklus I ke siklus II  sebesar 18,07 %. Sedangkan perolehan nilai  siswa dalam unjuk kerja siklus I sebesar 111 atau  71,61 %, dan  pada siklus II sebesar 128 atau 82,58%. Dengan demikian ada pemingkatan kemampuan siswa dalam pascamenulis atau kemampuan publikasi sebesar 11%. Bertolak dari hasil penelitian ini, maka disarankan kepada guru SD hendaknya melaksanakan pembelajaran menulis puisi dengan memanfaatkan objek-objek konkret sebagai sarana dengan memperhatikan tahapan-tahapan dalam proses menulis.
Pengembangan Anekamedia Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Seni Tari dan Drama pada Jurusan PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya Hendratno,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 5 (2009)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyampaian materi dalam pembelajaran di perguruan tinggi memerlukan variasi yang menyenangkan apabila ingin menghasilkan sesuatu yang optimal. Variasi yang menyenangkan itu di antaranya adalah penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran yang baik diyakini akan dapat menambah gairah belajar mahasiswa yang pada gilirannya mampu meningkatkan pemahaman materi yang disajikan. Penelitian ini berusaha untuk memaksimalkan pembelajaran melalui penggunaan anekamedia pembelajaran untuk mata kuliah Pendidikan Seni Tari dan Drama pada mahasiswa PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya. Media yang digunakan di antaranya adalah media visual, audio, dan audio visual. Media visual dibuat dalam bentuk grafis dan gambar kartun untuk media ekspresi. Sedangkan media audio dan audio visual dibuat dalam bentuk rekaman kaset tape recorder dan rekaman dalam format VCD berupa suara binatang, alam, mesin, dan peralatan lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah adanya peningkatan minat dan disertai dengan peningkatan pemahaman terhadap materi yang disampaikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7