cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
Search results for , issue "2009" : 149 Documents clear
Ekstraksi Fitur Bentuk Tumor Payudara Aviarini Indrati; Sarifuddin Madenda
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit penyebab kematian wanita kedua di dunia. Citra mamografi merupakan citrayang dapat digunakan sebagai alat bantu mendeteksi keberadaan penyakit tersebut. Keberadaan penyakittersebut ditunjukkan dalam karakteristik objek tumor payudara yang tampak pada citra mamografi. Oleh karenaitulah maka pada paper ini akan dikemukakan algoritma untuk mengekstraksi fitur bentuk tumor payudara yangtampak pada citra mamografi. Algoritma disusun tahap demi tahap diawali dengan memisahkan ataumelokalisasi area yang dicurigai terdapat tumor payudara sehingga diperoleh Region of Interest (ROI),kemudian dilanjutkan dengan mendeteksi tepi objek (edge detection) tumor payudara dan penipisan tepi objek(contour delimitation) tumor payudara.Kata Kunci: ekstraksi, mamografi, region of interest (roi), edge detection, contour delimitation
Sistem Informasi Mitra Pengawasan Pemilu Legislatif 2009 Partisipatif Mahasiswa Berbasis Web dan SMS Gateway M. Raf’ie Pratama; Arwan Ahmad Khoiruddin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilu Legislatif 2009 merupakan sebuah hajatan besar bagi bangsa Indonesia. Keberlangsungannya harusterjamin sesuai dengan segala peraturan yang berlaku dan juga memenuhi asas LUBER dan JURDIL. BadanPengawas Pemilu (BAWASLU) bekerjasama dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) mengadakan programpengawasan partisipatif mahasiswa yang diberi nama Mitra Pengawasan Pemilu Legislatif 2009 PartisipatifMahasiswa. Program ini melibatkan sekitar 3.000 mahasiswa untuk menjadi Mitra Pengawas Lapangan (MPL)Pemilu Legislatif 2009 yang bertugas membatu pengawasan jalannya Pemilu Legislatif 2009 di berbagai TPS diIndonesia.Untuk menjembatani proses pengawasan langsung di lapangan yang dilakukan oleh MPL Pemilu Legislatif2009 dengan pihak BAWASLU dan FRI yang berada di pusat data, diperlukan sebuah solusi TeknologiInformasi yang dapat memberikan berbagai macam kemudahan. Oleh karena itu, dibangunlah sebuah SistemInformasi Mitra Pengawas Lapangan Pemilu Legislatif 2009 Berbasis Web dan SMS Gateway yang dapatmemfasilitasi pengiriman dan pengolahan data, hingga penyajian informasi yang terkait dengan hasil-hasilpengawasan yang dilakukan oleh MPL Pemilu Legislatif 2009.Kata Kunci: Pemilu Legislatif 2009, Mitra Pengawas Lapangan (MPL), Sistem Informasi, Web, SMS Gateway
Analisis Algoritma Hybrid Ant Colony Optimization (ACO) dan Local Search untuk Optimasi Pemotongan Bahan Baku Warih Maharani
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan susunan pemotongan dalam proses pemotongan suatu objek/bahan baku sangat berpengaruhterhadap sisa hasil pemotongan. Susunan yang tidak optimal akan menyebabkan bahan yang terbuang tidakminimal. Masalah ini dapat dipecahkan menggunakan FFD (First Fit Decreasing) salah satu algoritmasederhana dan paling efektif. Algoritma ini tidak menjamin mendapatkan solusi yang optimal namun denganmetode ini dapat dihasilkan solusi yang dapat diterima dengan cepat. Penelitian ini menganalisis penggunaanalgoritma hybrid ant colony untuk mengoptimasi susunan potongan objek, kemudian akan dilakukanperbandingan hasil solusi yang dihasilkan dengan hasil solusi yang menggunakan algoritma FFD. Penelitianini menggunakan algoritma ant colony optimization digabungkan dengan algoritma local search. Pada awalnyaalgoritma ant colony optimization akan menghasikan suatu solusi awal setelah itu digunakan local search untukmengoptimasi solusi awal tersebut. Hanya semut terbaik yang dapat mengupdate pheromone trail yangdigunakan untuk iterasi selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma FFD jauh lebih cepatdibandingkan algoritma hybrid ant colony optimization, walaupun stock yang digunakan lebih besar.Parameter yang paling berpengaruh dalam algoritma hybrid ant colony adalah parameter nilai stock (k),dimana nilai k=2 dapat menghasilkan solusi yang optimal. Selain itu parameter jumlah semut dan iterasi jugamempengaruhi terhadap solusi yang dihasilkan.Kata Kunci: ffd (first fit decreasing), ant colony, local search
Simulasi Evakuasi Keadaan Darurat: Studi Kasus Apartemen XYZ, Surabaya Ahmad Saikhu; Joko Lianto Buliali; Cempaka A. Swastyastu
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cepat lambatnya proses evakuasi suatu gedung bertingkat menentukan tinggi rendahnya faktorkeselamatan manusia apabila sampai terjadi bencana seperti kebakaran pada gedng tersebut. Semakin pendekwaktu evakuasi, semakin tinggi faktor keselamatan manusia apabila terjadi bencana. Dengan demikianmengetahui seberapa banyak waktu yang diperlukan untuk evakuasi apabila terjadi bencana merupakan halyang penting untuk diketahui. Untuk mengetahui hal tesebut di atas, pada penelitian ini digunakan simulasi.Simulasi sesuai untuk permasalahan ini karena adanya sejumlah hal yang bersifat stokastik pada permasalahanini, seperti jumlah penghuni pada saat kejadian, dan beragamnya karakteristik (umur, jenis kelamin, danadanya faktor kepanikan penghuni apartemen saat ada bencana). Studi kasus yang diambil pada penelitian iniadalah sebuah apartemen bertingkat di kota Surabaya. Dari uji coba yang dilakukan, disimpulkan bahwa untukpenghuni pria dewasa, skenario 2 dan 3 lebih baik dalam kecepatan evakuasi. Untuk penghuni lain, skenario 3adalah terbaik.Kata Kunci: Simulasi, skenario, waktu, evakuasi, apartemen
Sistem Pemantauan Identitas Jaringan GSM Dedi.S Martua Gultom; Damar Widjaja
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah pengguna yang semakin banyak bisa menjadi penyebab penurunan kualitas layanan karena adanyakemungkinan peningkatan interferensi sinyal. Hal ini membuat operator Global System for MobileCommunication (GSM) harus menjaga kinerja jaringan pada tingkat kualitas yang memuaskan pelanggan.Sistem pengawasan identitas akan membantu operator dalam menjaga kualitas jaringan. Penelitian inimemberikan solusi akan ketersediaan perangkat pengawasan identitas jaringan GSM yang lengkap danekonomis. Perangkat lunak pengawasan identitas jaringan GSM terdiri dari dua bagian utama yaitu NetworkMonitoring dan Analyzer. Network Monitoring berfungsi untuk mengakusisi data – data identitas yang terdiridari time advance (TA), TMSI, time slot (TS), IMEI, Channel Number, Channel type, MCC, MNC, ProviderName, Provider Code, LAC, Cell ID, menampilkan data – data tersebut secara real time dan menyimpannyadalam database. Analyzer berfungsi untuk melakukan load data – data identitas dari database, mengolahnyadan menampilkannya dalam tampilan yang user friendly. Program pemantauan identitas pada jaringan GSMsudah berhasil dibuat dan dapat berjalan dengan baik dan mampu menampilkan data – data yang diinginkandengan benar.Kata Kunci: network monitoring, gsm, identitas sel
Penentuan Tingkat Buta Warna Berbasis HIS pada Citra Ishihara Rahmadi Kurnia
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buta warna adalah keadaan dimana seseorang tidak dapat membedakan warna tertentu yang dapat dilihatjelas oleh orang dengan mata normal. Untuk mengetahui keadaan buta warna pada seseorang selama iniadalah dengan menggunakan plates citra Ishihara. Plates Ishihara yang biasa digunakan masih terbatas padawarna merah dan hijau, sehingga belum dapat mengetahui tingkatan buta warna yang dialami oleh seseorang.Pada penelitian ini dilakukan manipulasi terhadap citra Ishihara yang berwarna merah-hijau menjadibiru-kuning. Program manipulasi dibuat dengan menggeser nilai hue, intensity, dan saturation (HIS) dari citraIshihara. Plates Ishihara merah-hijau dan biru-kuning kemudian dijadikan sampel pada simulasi pertama untuktes buta warna. Simpulan dari hasil simulasi pertama menjadi acuan bagi simulasi kedua yang menggunakansebuah citra warna. Hasil simulasi kedua ini merupakan simpulan akhir yang menentukan tingkat buta warnapada seseorang. Dari simulasi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibuat dapatmengklasifikasikan penderita buta warna sesuai dengan tingkatannya serta mampu memvisualisasikan warnawarnayang dilihat oleh penderitanya.Kata kunci: HIS, Ishihara, manipulasi, simulasi, tingkat buta warna
Modified Improved Particle Swarm Optimization for Optimal Generator Scheduling Maickel Tuegeh; Soeprijanto Soeprijanto; Mauridhi H Purnomo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator scheduling merupakan bagian penting dalam pengoperasian sistem tenaga listrik. Tidak adapenjadwalan yang baik dapat menyebabkan biaya yang sangat besar dalam proses pengoperasian terutamapada sisi pembangkitan, juga dapat menyebabkan tidak ada koordinasi dalam menyalurkan tenaga listrik.Optimasi penjadwalan dari generator diperoleh dengan kecerdasan buatan diantaranya menggunakan teknikmodified improved Particle Swarm Optimization (MIPSO). Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode yangdigunakan memberikan performa yang sangat baik dan hasil ini juga dibandingkan dengan metoda iterasilamda untuk melihat keakuratan dari hasil yang didapat. Metode ini diaplikasikan pada dua contoh sistem dandiselesaikan dengan menggunakan Matlab.Kata Kunci: Optimal Generator Scheduling, MIPSO.
Pengajaran Konsep Sistem Operasi dengan Memanfaatkan Perangkat Lunak Mesin Virtual dan Minix Heri Kurniawan; Rizal Fathoni Aji
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu materi adalah melalui praktikum.Sebelum praktikum dilaksanakan, sarana dan skenario praktikum harus dipersiapkan terlebih dahulu denganbaik agar tujuan praktikum dapat tercapai. Salah satu sarana dalam praktikum sistem operasi adalah mesinvirtual untuk menunjang serangkaian eksperimen seperti pemrograman kernel dan administrasi sistem. Denganmesin virtual, beberapa sistem operasi dapat diinstall dengan mudah tanpa harus menambah komputer baru.Tugas pemrograman dan debugging kernel sisitem operasi dapat dilakukan tanpa mempengaruhi penggunalain. Hal ini membuat penyelenggaraan praktikum menjadi lebih mudah. Pada paper, ini akan dibahas strategipemanfaatan mesin virtual dan sistem operasi minix untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsepsistem operasi.Kata Kunci: Mesin Virtual, Sistem Operasi
Algoritma Generalized Sequential Pattern untuk Menggali Data Sekuensial Sirkulasi Buku pada Perpustakaan UK Petra Gregorius Satia Budhi; Andreas Handojo; Christine Oktavina Wirawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan mengetahui pattern sekuensial peminjaman buku pada perpustakaan, banyak putusan/kebijakanstrategis yang dapat diambil oleh pimpinan perpustakaan, misalnya: memberi informasi pada customernyatentang buku-buku yang berelasi, menjaga ketersedian stok buku-buku yang berelasi agar berimbang,pengaturan peletakan buku-buku yang berelasi pada rak-rak buku, dan banyak putusan strategis lain yangbermanfaat. Oleh sebab itu peneliti mencoba memanfaatkan salah satu metode data mining, yaitu GeneralizedSequential Pattern (GSP) guna menggali informasi dari data transaksi peminjaman buku di perpustakaan UKPetra. Hasil dari penggalian ini adalah informasi tentang buku-buku yang sering dipinjam secara bersamaan(Association Rules) dan buku-buku yang sering dipinjam secara berurutan oleh peminjam yang sama(Sequential Pattern Rules). Dengan algoritma GSP kedua macam informasi tersebut akan didapat secarabersamaan dalam sekali proses. Dari pengujian disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil menggali informasiyang diinginkan dalam waktu singkat. Dari hasil survei pada para pengambil keputusan di perpustakaan UKPetra tentang kelayakan hasil penelitian ini diaplikasikan, didapat nilai rata-rata sebesar 88.34%.Kata Kunci: Data Mining, Generalized Sequential Pattern, Sirkulasi Buku
Penilaian Performansi Kerja Account Manager dengan Menggunakan Metode MBO (Management by Objective) dan Rich (Rank Inclusion in Criteria Hierarchies) Arki Rifazka; Dhinta Darmantoro; Erwin Budi Setiawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Management by Objectives (MBO) adalah metode penilaian kinerja karyawan yang berorientasi padapencapaian target kerja. Pada metode MBO, setiap individu karyawan diberikan target kerjanya masingmasing,yang bersesuaian dengan sasaran kerja unit dalam satu periode kerja. Penilaian kinerja dalam metodeMBO dilakukan di akhir periode mengacu pada realisasi target. Adapun Rank Inclusion in Criteria Hierarchies(RICH), metode yang dipergunakan pada proses pembobotan Key Performance Indicator (KPI) untukmemperoleh bobot prioritas atas sasaran kerja yang diberikan kepada karyawan. Dengan mengacu pada bobotsasaran kerja, maka sistem dapat melakukan komputasi atas performansi kerja pegawai.Penilaian performansi kerja karyawan ini mengambil lokasi pengamatan di PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.(Telkom). Posisi/jabatan karyawan yang dijadikan objek penilaian adalah Account Manager (AM). Yang manaAM merupakan ujung tombak Telkom dalam menjual produknya kepada Corporate Customer (CC).Dalam jurnal ini, aspek penilaian performansi kerja AM dikhususkan pada pencapaian revenue. Adapun prosesdalam menilai kinerja AM diperoleh yaitu; (i) penjabaran sasaran kerja unit, (ii) perumusan program kerja dansubprogram kerja, (iii) pemberian target pencapaian AM, (iv) penilaian SKI AM. Nilai akhir diperoleh daritotal nilai seluruh program kerja.Kata kunci : Penilaian Performansi Kerja Account Manager, Management By Objective, Rank InclusionCriteria Hierarchies

Page 2 of 15 | Total Record : 149