cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
Search results for , issue "2011" : 106 Documents clear
PROTOTYPE PENGHEMAT ENERGI DAN PENGAMAN RUANGAN Ipin Prasojo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penghematan energi listrik telah banyak disosialisasikan, tapi pada kenyataannya banyak mengalami kendala, oleh karena itu perlu dikembangkan sebuah sistem otomatis sebagai salah satu solusi penghematan energi listrik menggunakan mikrokontroler. Sistem ini menggunakan motion detector untuk membaca ada tidaknya penghunidalam ruangan, dan secara otomatis akan memadamkan peralatan listrik bila dalam ruangan tersebut tidak ada penghuni dan akan menyalakan peralatan listrik bila ada penghuni. Di samping penghematan energisistemini juga dilengkapi suatu sistem pengaman ruangan dari bahaya pencurian dengan menggunakan RFID, sehingga akan memberikan rasa aman bagi penghuninya.
TWO MAJOR ISSUES IN DATA GRID REPLICATION PROCESS Ahmad Raf’ie Pratama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses Data Grid as one of popular application of grid and cloud computing. In Data Grid, data are replicated among different nodes of the grid to increase the availability and efficiency. There are two mainissues regarding this replication process; how to do the replication (i.e. where and when to do replication) and how to synchronise all the replicas under heterogeneous database systems in grids to be always consistent. Thispaper explains those two major issues as well as some proposed methods and solutions in order to explore the next problems and challenges on this area. By identifying them, it can be useful to make some improvements inorder to give the best performance on the replication process, and hence can offer a better experience of Data Grid implementation to the users.
OPTIMASI KOMPOSISI BAHAN PAKAN IKAN AIR TAWAR MENGGUNAKAN METODE MULTI-OBJECTIVE GENETIC ALGORITHM Luh Kesuma Wardani; M Safrizal; Achmad Chairi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penentuan komposisi bahan pakan ikan merupakan permasalahan yang cukup penting karena tidaksemua komposisi akan memberikan hasil terbaik bagi pertumbuhan ikan dan efisiensi biaya produksi. Algoritmagenetika yang memiliki kehandalan dalam menghasilkan output yang optimal dapat dimanfaatkan untukmenyelesaikan masalah tersebut. Terdapat dua tujuan akhir, yaitu meminimalkan perbedaan kebutuhan nutrisidan efisiensi biaya yang dihasilkan. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dengan parameter algoritmagenetika yang bervariasi, penerapan metode ini pada aplikasi untuk ikan air tawar dapat bekerja dengan rataratatingkat keberhasilan pemenuhan nilai gizi mencapai 100% dan tingkat efisiensi biaya mencapai 46.5%.Kombinasi optimal untuk menghasilkan pakan sejumlah 6 kg tersebut dapat dicapai dengan menggunakanparameter panjang gen 5, jumlah kromosom 200, probabilitas crossover 0.01, probabilitas mutasi 0.2,probabilitas elitism 0.03, dan jumlah generasi 5.
PENGUKURAN SPEKTRUM PADA SISTEM PEMETAAN DAN PENGAWASAN FREKUENSI RADIO FM BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI WILAYAH D.I.YOGYAKARTA Sukma Meganova Effendi; A. Bayu Primawan; Wiwien Widyastuti
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya jumlah stasiun radio FM dan keterbatasan alokasi frekuensi radio FM mengharuskan penggunaan alokasi frekuensi radio tersebut diatur sesuai dengan yang berlaku dari International Telecommunication Union (ITU). Dengan adanya aturan tersebut, spektrum frekuensi radio juga memerlukan pengawasan secara periodik sekaligus untuk penertiban penggunaannya. Penertiban dilakukan secara periodik supaya penggunaan spektrum frekuensi tetap sesuai dengan aturan yang berlaku. Oleh sebab itu, sistem pemetaan dan pengawasan spektrum frekuensi radio FM berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untukpengukuran spektrum frekuensi radio FM dibuat.Sistem pengukuran spektrum frekuensi radio FM ini terdiri dari dua proses utama yaitu komunikasi spectrum analyzer (SPA) dengan laptop dan pengolahan data dari SPA yang ditampilkan dengan program visual. Komunikasi SPA dengan laptop digunakan untuk memperoleh file *.txt dan file *.bmp atau *.jpg. Pengolahan data digunakan untuk mengonversi file *.txt menjadi file *.xls.Program pengukuran spektrum frekuensi radio FM berhasil direalisasikan. Komunikasi antara SPA GwInstek dengan laptop berhasil dilakukan yang menghasilkan file *.txt dan *.bmp atau *.jpg. Program SPA GwInstek berhasil mengolah file *.txt menjadi file *.xls. Tampilan akhir gambar dari program SPA GwInstek adalah file *.bmp atau *.jpg hasil pengukuran SPA GwInstek.
APLIKASI SPEECH APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE (SAPI) 5.1 SEBAGAI PERINTAH UNTUK PENGOPERASIAN APLIKASI BERBASIS WINDOWS Abdusy Syarif; Tri Daryanto; M. Zaenal Arifin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penelitian pengenalan ucapan yang terkenal adalah yang dilakukan oleh Microsoft Corporation yang dikembangkan untuk sistem operasi Windows. Microsoft mengembangkan standar untuk mesin pengenalan ucapan, yaitu SAPI (Speech Application Programming Interface). SAPI memberikan kemampuan workstation untuk mengenali ucapan manusia sebagai masukan, dan membuat audio keluaran seperti suara manusia dari teks tertulis. Kemampuan ini menambahkan dimensi baru interaksi manusia dan komputer. Layanan pengenalan ucapan dapat digunakan untuk memperluas penggunaan komputer bagi mereka yang menemui bahwa mengetik terlalu sulit karena keterbatasan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Perintah Suarauntuk mengoperasikan aplikasi berbasis Windows guna memudahkan pengguna yang mempunyai keterbatasan fisik. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah model waterfall. Penjelasan rinci tentang algoritma pengenalan ucapan berada di luar cakupan makalah ini.
CHIEF INFORMATION OFFICER DAN PERANNYA DALAM AKTUALISASI MANAJEMEN STRATEGI Agung Darono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen strategi merupakan serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerjaorganisasi dalam jangka panjang. Perkembangan teknologi informasi (TI) juga memengaruhi perkembangankonsep dan implementasi manajemen strategi dalam organisasi. Sejalan dengan perubahan keberadaan fungsiTI dari level operasional menjadi strategis di beberapa organisasi, muncul pula satu fungsi manajerial baruyang disebut dengan Chief Information Officer (CIO). Tulisan ini akan menggunakan Strategic ManagementModel (Wheelen dan Hunger, 2004) sebagai kerangka kerja aktualisasi manajemen strategi. Sementara itu,peranan CIO akan menggunakan kerangka “Tiga Pasang Peran” (IBM Institute for Business Value, 2009).Tulisan ini memanfaatkan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana. Berdasarkan hasil analisisyang ada, peneliti memetakan dari setiap peran dari peran yang ada dalam “Tiga Pasang Peran” ke setiaptahapan yang ada dalam SMM. Hasil pemetaan tersebut menunjukkan, terdapat peran tertentu yang lebihbanyak diperlukan dalam aktualisasi manajemen strategi. Pendekatan pemetaan peran dalam tulisan inimempunyai keterbatasan karena masih sangat mengandalkan inter-subjektifitas peneliti dengan hanya berbasispada analisis teks, tanpa dilengkapi pendekatan partisipatif/survei. Penelitian selanjutnya diharapkan dapatmenggunakan metode penelitian lain yang memungkinkan generalisasi hasil penelitian secara lebih memadai.
PEMODELAN BISNIS PENYELENGARAAN PELAYANAN PERIJINAN TERPADU SATU PINTU SEBAGAI DASAR BAGI PEMBUATAN ENTERPRISE ARSITEKTUR PLANNING (EAP) Sri Agustina Rumapea; Humuntal Rumapea
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemodelan bisnis dibuat untuk menyediakan suatu dasar pengetahuan yang lengkap, menyeluruh, dankonsisten yang dapat digunakan untuk menetapkan rencana arsitektur dan implementasinya. Pemodelan bisnisakan dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap yaitu persiapan pembuatan model bisnis dan pembuatan model bisnisyang lengkap. Pada tahap persiapan pembuatan model bisnis dilakukan identifikasi terhadap fungsi-fungsiyang ada, membuat suatu deskripsi ringkas dari masing-masing fungsi dan mengidentifikasikan unit organisasiyang melaksanakan fungsi tersebut. Suatu model bisnis akan menentukan fungsi bisnis dari suatu organisasi.Model bisnis akan menjawab pertanyaan mengenai apa yang dilakukan oleh enterprise. Suatu fungsidinyatakan sebagai suatu kesatuan aksi yang dilakukan untuk memproduksi suatu hasil dalam mendukungtujuan-tujuan bisnis. Model bisnis yang telah ditetapkan akan terus dievaluasi selama enterprise berjalan.Model bisnis akan tetap sama walaupun terjadi perubahan selama enterprise berjalan, perubahan yang terjadiselama enterprise berjalan adalah perubahan terhadap fungsi bisnis yang detail tetapi secara kesuluruhanstruktur model bisnis secara esensial akan tetap sama. Informasi dari model bisnis adalah dasar bagi faseberikutnya dalam pembuatan EAP.
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI PADA INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI STUDI KASUS SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI DAN SEKRETARI TARAKANITA Yoseph Hendrik Maturbongs; Riri Satria
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SekolahTinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita merupakan salah satu lembaga pendidikan yangsudah berdiri sejak tahun 1968. Selama 41 tahun berdiri lembaga ini telah menghasilkan sekretaris yangprofesional dibidangnya. Belakangan ini mulai dirasakan adanya beberapa masalah seperti misalnyaperumusan strategi bisnis yang kurang didukung oleh analisis data yang handal, pelayanan terhadappelanggan, kurang optimalnya penggunaan sumber daya, serta jumlah lulusan yang juga semakin menurun.Dengan dibukanya Program Studi Komunikasi Bisnis pada tahun 2008 yang secara otomatis akanmengakibatkan aktivitas lembaga semakin bertambah, maka permasalahan itu perlu dibenahi secepatnya agarsasaran bisnis tetap dapat tercapai.Perencanaan strategis SI/TI merupakan aktivitas yang sangat penting bagi sebuah organisasi untuk mencapaisasaran bisnisnya(Ziyad, 2007) (Titthasiri, 2000). Penelitian ini mencoba untuk menelusuri masalah yangdihadapi oleh STIKS Tarakanita dan memberikan alternatif pemecahannya. Metodologi yang digunakanmerupakan modifikasi dari metodologi Price Waterhouse dengan masukan dari beberapa metodologi yang lainseperti Ward & Peppard, Tozer, James Martin, serta Titthasiri. Untuk mempertajam hasil analisis digunakantools, seperti: PEST, Matriks Pangsa Pasar, Five forces, Activity Chain, serta Critical Success Factor (CFS’S).Hasil perencanaan strategis ini dalam bentuk identifikasi kebutuhan SI/TI yang tergambarkan dalam portfolioaplikasi mendatang. Perencanaan strategis ini diharapkan dapat menjadi jawaban terbaik atas permasalahanyang dihadapi saat ini.
PEMODELAN JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MENGEVALUASI DAN MEMPREDIKSI SIFAT BAHAN PENDINGIN REAKTOR Mike Susmikanti
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa penelitian. campuran bahan Timbal-Bismuth (Pb-Bi) cair merupakan kandidat kuat untuk menjadi pendingin Fast Breeder Reactor (Reaktor Pembiak Cepat). Simulasi perhitungan Molekuler Dinamikterhadap Pb, Bi dan campuran Pb-Bi merupakan penelitian korosi baja dalam Pb-Bi cair. Sifat yang menguntungkan pada Pb-Bi cair sebagai pendingin reaktor nuklir mempunyai titik leleh pada temperatur123,50C dan titik didih mencapai temperatur 1670 0C. Kelemahan cairan logam ini, sangat cepat menyerap terhadap besi dan stainless steel terutama pada temperatur tinggi. Oleh karena itu dalam reaktor denganberpendingin Pb-Bi, stainless steel akan mengalami korosi. Penelitian fenomena korosi stainless steel dalam Pb-Bi cair umumnya dilakukan secara eksperimen. Kegiatan ini belum memungkinkan di Indonesia karena fasilitas belum memadai. Akan tetapi simulasi dengan komputer harus dilakukan sebagai faktor alternatif. Penelitian ini ditujukan mendukung pemahaman mekanisme atomik fenomena korosi stainless steel dalam Pb-Bi cair sebagai fungsi dari temperatur dengan Jaringan Syaraf Tiruan. Sebagai langkah awal akan diselidiki sifat pelelehan masing-masing bahan dengan simulasi molekuler dinamik menggunakan hasil paket program MOLDY melalui perhitungan Radial Distribution Function (RDF). Dalam identifikasi sifat material nuklir terhadap hasil simulasi digunakan metoda feedforward. Sebagai pembanding identifikasi digunakan metoda multilayer perceptron. Diperoleh hasil identifikasi pada temperatur tertentu, apakah material akan bersifat padat atau cair, sehingga dapat mendukung penelitian selanjutnya yang menyelidiki sifat material yang bersifatkorosif.
REVOLUSI INFORMASI: STUDI PENGARUH DIMENSI BUDAYA DAN MODEL EVOLUSI INFORMASI TERHADAP STRATEGI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI Gerald Kevin Suoth
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi dan sosial merupakan dua hal yang sangat berkaitan erat antara satu sama lain pada era revolusi informasi sekarang ini. Selama manusia masih bisa berkreasi maka ilmu pengetahuan dan teknologi akan terus berkembang, mengakibatkan kebijakan internasional juga terus mengalami perubahan, yang kemudian berpengaruh kepada kebiasaan dan perspektif manusia, serta kebijakan dan budaya di dalam organisasi yang ada saat ini, artinya informasi akan terus mengalami revolusi. Fenomena inilah yang sering dipakai para pimpinan organisasi sebagai model untuk menentukan kemampuan mengelola informasi sebagai suatu aset strategis bagi organisasi mereka, yaitu melihat empat dimensi berikut: Proses Pengetahuan, Infrastruktur, Modal Manusia, dan Budaya - disebut dengan Model Evolusi Informasi. Metode penelitian dalam makalah ini adalah studi eksplorasi literatur dan empiris tentang dimensi budaya di beberapa organisasi yang berada di Indonesia, dengan tujuan melihat pengaruhnya terhadap tingkat kemampuan mengelola informasi sebagai suatu aset strategis seperti yang terdapat dalam Model Evolusi Informasi, dan memberikan saran berupa strategipemanfaatan Teknologi Informasi (TI) untuk memaksimalkan aset strategis tersebut.

Page 5 of 11 | Total Record : 106